Interim report
Page 1
PT Amman Mineral Internasional Tbk Dan Entitas Anak/and Its Subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian Interim/ Interim Consolidated Financial Statements Pada Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025/ As of June 30, 2026 and December 31, 2025 Serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2026 dan Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2025 (Tidak diaudit)/ And for the Six-Month Period Ended June 30, 2026 and Six-Month Period Ended June 30, 2025 (Unaudited)
Page 3
MIRAWATI SENSI IDRIS Registered Pub lic Accountants Business License No. 1353/KM .l/2016 Inti land Tower, 8th Floor JI. Jenderal Sudirman, Kav 32 Jakarta -10220 INDONESIA T +62-21-570 8111 F +62-21-572 2737 Laporan Auditor lndependen No. 0100212.10901AU.111010148-411 llX/2026 Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi PT Amman Mineral lnternasional Tbk Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian interim PT Amman Mineral lnternasional Tbk ("Perusahaan") dan entitas anaknya ("Grup"), yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian interim tanggal 30 Juni 2026, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim, laporan perubahan ekuitas konsolidasian interim, dan laporan arus kas konsolidasian interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian interim terlampir menyajikan. secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian interim Grup tanggal 30 Juni 2026, serta kinerja keuangan konsolidasian interim dan arus kas konsolidasian interimnya untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim pada laporan kami. Kami independen terhadap Grup sesuai dengan Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik Indonesia, sebagaimana berlaku untuk audit atas laporan keuangan konsolidasian interim di Indonesia. Kami juga telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. MOORE Independent Auditors' Report No. 0100212.1090/AU.1/1010148-4/1/IX/2026 The Stockholders, Board of Commissioners, and Directors PT Amman Mineral lnternasional Tbk Opinion We have audited the interim consolidated financial statements of PT Amman Mineral lntemasiona/ Tbk ("the Company'} and its subsidiaries ("the Group'}, which comprise the interim consolidated statement of financial position as at June 30, 2026, and the interim consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income, interim consolidated statement of changes in equity and interim consolidated statement of cash flows for the six-month period then ended, and notes to the interim consolidated financial statements, including material accounting policy information. In our opinion, the accompanying interim consolidated financial statements present fairly, in all material respects, the interim consolidated financial position of the Group as at June 30, 2026 and its interim consolidated financial performance and its interim consolidated cash flows for the six-month period then ended in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Basis for Opinion We conducted our audit in accordance with Standards on Auditing established by the Indonesian Institute of Certified Public Accountants. Our responsibilities under those standards are further described in the Auditor's Responsibilities for the Audit of the Interim Consolidated Financial Statements section of our report. We are independent of the Group in accordance with Code of Ethics for Public Accountants established by the Indonesian Institute of Certified Public Accountants as applicable to audits of the interim consolidated financial statements in Indonesia. We have also fulfilled our other ethical responsibilities in accordance with these requirements. We believe that the audit evidence we have obtained is sufficient and appropriate to provide a basis for our opinion. An independent member of Moore Global Network Limited - members in principal cities throughout the world
Page 4
MIRAWATI SENSI IDRIS Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian interim periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan konsolidasian interim terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal audit utama yang diidentifikasi dalam audit kami adalah sebagai berikut: Kapitalisasi Biaya Penqupasan Lapisan T anah Mengacu pada Catatan 2t - Kebijakan Akuntansi atas Biaya Pengupasan Lapisan Tanah, Catatan 3d - Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi Manajemen atas Biaya Pengupasan Lapisan Tanah dan Catatan 11 - Biaya Pengupasan Lapisan Tanah yang Ditangguhkan, Bersih. Grup memilikl biaya pengupasan fapisan tanah yang ditangguhkan sebesar AS$ 2.708.539 ribu per 30 Juni 2026, sekitar 19,63% dari jumlah aset konsolidasian interim Grup, yang merupakan biaya yang dikeluarkan oleh Grup terkait pemindahan lapisan penutup dan material sisa dari lokasi tambang Batu Hijau. Kami mengidentifikasi kapitalisasi biaya pengupasan lapisan tanah sebagai hal audit utama karena materialitas dari jumlah yang terlibat dan penilaian kapital.isasi memerlukan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang signifikan. Pertimbangan dilakukan dalam penilaian apakah kriteria kapitalisasi berdasarkan persyaratan lnterpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") No. 120, "Biaya Pengupasan Lapisan Tanah dalam Tahap Produksi pada Tambang Terbuka" telah terpenuhi, yang mencakup penilaian apakah manfaat yang dihasilkan oleh aktivitas pengupasan lapisan tanah diharapkan dapat direalisasikan pada periode mendatang, sedangkan estimasi dan asumsi diperlukan dalam pengalokasian biaya pengupasan lapisan tanah antara persediaan yang dihasilkan dan biaya pengupasan lapisan tanah yang dikapitalisasi. Bagaimana Audit kami Merespon Hal Audit Utama Prosedur kami sehubungan dengan kapitalisasi biaya pengupasan lapisan tanah meliputi: • Menguji pengendalian manajemen atas kapitalisasi biaya pengupasan lapisan tanah. • Menilai kewajaran kapitalisasi berdasarkan pengetahuan kami tentang bisnis dan industri. • Mereviu kontrak dan perjanjian terkait pertambangan, dan anggaran Grup untuk biaya penambangan. • Memeriksa izin/lisensi untuk lokasi tambang Batu Hijau untuk memastikan jangka waktu atas hak Grup untuk melakukan kegiatan pertambangan di area tersebut belum berakhir, tidak akan berakhir dalam waktu dekat, dan akan dapat diperpanjang. - ii - MOORE Key Audit Matters Key audit matters are those matters that, in our professional judgment, were of most significance in our audit of the interim consolidated financial statements of the current period. These matters were addressed in the context of our audit of the interim consolidated financial statements as a whole, and in forming our opinion thereon, and we do not provide a separate opinion on these matters. The key audit matter identified in our audit is outlined as follows: Capitalization of Stripping Costs Refer to Note 2t - Accounting Policies on Stripping Cost, Note 3d - Management Use of Accounting Estimates, Judgments and Assumptions for Stripping Costs, and Note 11 - Deferred Stripping Costs, Net. The Group has deferred stripping costs amounting to US$ 2, 708,539 thousand as at June 30, 2026, comprising about 19. 63% of the Group's interim consolidated total assets which pertain to the costs incurred by the Group in removing the overburden and waste material from the Batu Hijau mine site. We identified the capitalization of stripping costs as a key audit matter because of the materiality of the amount involved and the capita,lization assessment requires significant judgment, estimation and assumptions. Judgment is exercised in the assessment as to whether the criteria for capitalization under the requirements of Interpretation of Financial Accounting Standard ("/SAK") No. 120, "Stripping Costs in the Production Phase of a Surface Mine" have been met which include assessment as to whether the benefit created by the stripping activity is expected to be realized in a future period, while estimation and assumptions are required in the allocation of the production stripping costs between the inventory produced and the stripping cost capitalized. How Our Audit Addressed the Key Audit Matter Our procedures in relation to the capitalization of stripping costs included: • Testing management controls over capitalization of stripping costs. • Assessing the reasonableness of the capitalization based on our knowledge of the business and the industry. • Reviewing mining-related contracts and agreements, and the Group's budget for mining costs. • Inspecting the licenses/permits for Batu Hijau mine site to determine that the period for which the Group has the right to conduct mining activities in the area has not expired, will not expire in the near future, and will be renewed accordingly.
Page 5
MIRAWATI SENSI IDRIS • Memperoleh salinan dan membaca laporan spesialis independen terkini atas cadangan bijih di lokasi tambang Batu Hijau dan menentukan apakah asumsi yang digunakan masih wajar untuk periode saat ini. • Mengevaluasi kelayakan biaya pengupasan lapisan tanah yang diakui, berdasarkan sampel, dengan memeriksa sifat biaya yang dikeluarkan dan mencocokkannya dengan faktur . Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian interim tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Grup dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan , sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak . yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung . jawab untuk mengawasi proses pelaporan keuangan Grup. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteks i kesalahan penyajian material ketika hal tersebuf ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga : - iii - MOORE • Obtaining a copy and reading the most recent independent specialist report on the ore reserve in the Batu Hijau mine site and determining whether the assumptions used are still reasonable for the current period. • Evaluating the appropriateness of stripping costs recognized, on a sample basis, by checking the nature of the expenses incurred and matching them with the invoices. Responsibilities of Management and Those Charged with Governance for the Interim Consolidated Financial Statements Management is responsible for the preparation and fair presentation of the interim consolidated financial statements in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards, and for such internal control as management determines is necessary to enable the preparation of the interim consolidated financial statements that are fre~ from material misstatement, whether due to fraud or error. In preparing the interim consolidated financial statements, management is responsible for assessing the Group's ability to c"ontinue as a going concern, disclosing, as applicable, matters related to going concern and using the going concern basis of accounting unless management either intends to liquidate the Group or to cease operations, or has no realistic alternative but to do so. Those charged with governance are responsible for overseeing the Group's financial reporting process. Auditor's Responsibilities for the Audit of the Interim Consolidated Financial Statements Our objectives are to obtain reasonable assurance about whether the interim consolidated financial statements as a whole are free from material misstatement, whether due to fraud or error, and to issue an auditor's report that includes our opinion. Reasonable assurance is a high level of assurance, but is not a guarantee that an audit conducted in accordance with Standards on Auditing will always detect a material misstatement when it exists. Misstatements can arise from fraud or error and are considered material if, individually or in the aggregate, they could reasonably be expected to influence the economic decisions of users taken on the basis of these interim consolidated financial statements . As part of an audit in accordance with Standards on Auditing, we exercise professional judgment and maintain professional skepticism throughout the audit. We also:
Page 6
MIRAWATI SENSI IDRIS • Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian interim, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, merancang dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut , serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan , penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal. • Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya , tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Grup. • Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen . • Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material , kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan konsolidasian interim atau, jika pengungkapan tersebut • tidak memadai , harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat rnenyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha. • Mengevaluasi penyajian , struktur, dan isi laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya , dan apakah laporan keuangan konsolidasian interim mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar. • Merencanakan dan melaksanakan audit grup untuk memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait informasi keuangan entitas atau unit bisnis dalam grup sebagai basis untuk merumuskan opini atas laporan keuangan grup. Kami bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan penelaahan atas pelaksanaan pekerjaan audit untuk tujuan audit grup. Kami tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas opini audit kami. - iv - MOORE • Identify and assess the risks of material misstatement of the interim consolidated financial statements , whether due to fraud or error, design and perform audit procedures responsive to those risks, and obtain audit evidence that is sufficient and appropriate to provide a basis for our opinion . The risk of not detecting a material misstatement resulting from fraud is higher than for one resulting from error, as fraud may involve collusion, forgery, intentional omissions, misrepresentations , or the override of internal control. • Obtain an understanding of internal control relevant to the audit in order to design audit procedures that are appropriate in the circumstances , but not for the purpose of expressing an opinion on the effectiveness of the Group's internal control. • Evaluate the appropriateness of accounting policies used and the reasonableness of accounting estimates and related disclosures made by management . • Conclude on the appropriateness of management's use of the going concern basis of accounting and, based on the audit evidence obtained, whether a material uncertainty exists related to events or conditions that may cast significant doubt on the Group's ability to continue as a going concern. lfwe conclude that a material uncertainty exists, we are required to draw attention in our auditors report to the related disclosures in the interim consolidated financial statements or, if such disclosures are inadequate, to modify our opinion. Our conclusions are based on the audit evidence obtained up to the date of our auditors report. However, future events or conditions may cause the Group to cease to continue as a going concern. • Evaluate the overall presentation , structure and content of the interim consolidated financial statements, including the disclosures, and whether the interim consolidated financial statements represent the underlying transactions and events in a manner that achieves fair presentation. • Plan and perform the group audit to obtain sufficient appropriate audit evidence regarding the financial information of the entities or business units within the group as a basis for forming an opinion on the group financial statements. We are responsible for the direction, supervision and review of the audit work performed for purposes of the group audit. We remain solely responsible for our audit opinion.
Page 7
MIRAWATI SENSI IDRIS Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit. Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, langkah yang diambil untuk menghilangkan ancaman atau pengamanan yang diterapkan. Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan konsolidasian interim periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. MIRAWATI SENSI IDRIS Yelly Warsono lzin Akuntan Publik No. AP.0148/ Certified Public Accountant License No. AP.0148 18 September 2026/September 18, 2026 - v - MOORE We communicate with those charged with governance regarding, among other matters, the planned scope and timing of the audit and significant audit findings, including any significant deficiencies in internal control that we identify during our audit. We also provide those charged with governance with a statement that we have complied with relevant ethical requirements regarding independence, and to communicate with them all relationships and other matters that may reasonably be thought to bear on our independence, and where applicable, actions taken to eliminate threats or safeguards applied. From the matters communicated with those charged with governance , we determine those matters that were of most significance in the audit of the interim consolidated financial statements of the current period and are therefore the key audit matters. We describe these matters in our auditors report unless law or regulation precludes public disclosure about the matter or when, in extremely rare circumstances, we determine that a matter should not be communicated in our report because the adverse consequences of doing so would reasonably be expected to outweigh the public interest benefits of such communication.
Page 8
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Financial Position June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of these interim consolidated financial statements. - 1 - 30 Juni/ 31 Desember/ Catatan/ June 30, December 31, Notes 2026 2025 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 4 818,937 676,829 Cash and cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya - bagian lancar 5 135,251 269,444 Restricted cash - current portion Piutang usaha 6 284,275 610,721 Trade receivables Aset derivatif - bagian lancar 18 15,336 6,368 Derivative assets - current portion Persediaan, bersih 7 688,672 510,794 Inventories, net Stockpiles - bagian lancar 7 801,818 535,176 Stockpiles - current portion Pajak penghasilan dibayar dimuka 8a - 60,516 Prepaid income tax Piutang pajak lainnya 8a 317,396 422,556 Other tax receivables Biaya dibayar dimuka dan Prepayments and aset lancar lainnya other current assets - Pihak ketiga 13 46,760 59,999 Third parties - Jumlah Aset Lancar 3,108,445 3,152,403 Total Current Assets ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS Kas yang dibatasi penggunaannya Restricted cash - bagian tidak lancar 5 244,225 167,563 - non-current portion Aset derivatif Derivative assets - bagian tidak lancar 18 2,895 4,645 - non-current portion Stockpiles - bagian tidak lancar 7 1,571,830 991,717 Stockpiles - non-current portion Piutang pajak penghasilan 8a 76,724 12,780 Income tax receivable Aset pajak tangguhan, bersih 8d 22 836 Deferred tax assets, net Aset tetap, bersih 9 5,540,783 5,634,565 Property, plant and equipment, net Properti pertambangan, bersih 10 135,910 177,745 Mining properties, net Biaya pengupasan lapisan tanah yang ditangguhkan, bersih 11 2,708,539 3,322,167 Deferred stripping costs, net Investasi jangka panjang 12 269,217 262,448 Long term investments Goodwill 14 47,712 47,712 Goodwill Aset tidak lancar lainnya Other non-current assets - Pihak ketiga 13 88,247 90,019 Third parties - - Pihak berelasi 13,28 6,048 6,048 Related parties - Jumlah Aset Tidak Lancar 10,692,152 10,718,245 Total Non-Current Assets JUMLAH ASET 13,800,597 13,870,648 TOTAL ASSETS
Page 9
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Financial Position June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of these interim consolidated financial statements. - 2 - 30 Juni/ 31 Desember/ Catatan/ June 30, December 31, Notes 2026 2025 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY LIABILITAS LIABILITIES LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Pinjaman bank jangka pendek 16 115,365 386,866 Short term bank loans Trade payables and Utang usaha dan beban akrual accrued expenses - Pihak ketiga 15 462,809 584,913 Third parties - - Pihak berelasi 15,28 1,760 1,688 Related party - Utang pajak penghasilan 8b 76,326 356 Income tax payable Utang pajak lainnya 8b 23,641 27,600 Other tax payables Liabilitas reklamasi dan penutupan Reclamation and closure liabilities tambang - bagian lancar 19 16,348 22,620 - current portion Liabilitas derivatif Derivative liabilities - bagian lancar 18 79,943 23,285 - current portion Pinjaman bank jangka panjang Long term bank loans - bagian lancar 17 75,384 164,901 - current maturities Liabilitas jangka pendek lainnya Other current liabilities - Pihak ketiga 258,957 187,500 Third parties - - Pihak berelasi 21,28 10,303 10,208 Related parties - Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,120,836 1,409,937 Total Current Liabilities LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES Pinjaman bank jangka panjang, bersih Long term bank loans, net - setelah dikurangi bagian lancar 17 5,653,955 5,880,598 - net of current maturities Liabilitas reklamasi dan penutupan Reclamation and closure liabilities tambang - bagian tidak lancar 19 429,613 416,791 - non-current portion Liabilitas imbalan kerja 20 9,678 8,810 Employee benefit liabilities Liabilitas pajak tangguhan, bersih 8d 472,670 460,270 Deferred tax liabilities, net Liabilitas derivatif Derivative liabilities - bagian tidak lancar 18 94,554 58,658 - non-current portion Liabilitas jangka panjang lainnya Other non-current liabilities - Pihak ketiga 129,464 171,875 Third parties - - Pihak berelasi 21,28 28,356 32,597 Related parties - Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 6,818,290 7,029,599 Total Non-Current Liabilities JUMLAH LIABILITAS 7,939,126 8,439,536 TOTAL LIABILITIES
Page 10
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Financial Position June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of these interim consolidated financial statements. - 3 - 30 Juni/ 31 Desember/ Catatan/ June 30, December 31, Notes 2026 2025 EKUITAS EQUITY Modal saham - nilai nominal Capital stock - par value Rp 125 (nilai penuh) per saham IDR 125 (full amount) per share Modal dasar - Authorized - 113.360.000.000 saham 113,360,000,000 shares Modal ditempatkan dan disetor - Issued and paid-up - 72.518.217.656 saham 22a 659,301 659,301 72,518,217,656 shares Tambahan modal disetor 22a 1,720,040 1,720,040 Additional paid-up capital Saham treasuri 22b (48,429) (48,429) Treasury stock Cadangan lainnya (116,553) (47,455) Other reserves Dampak dari transaksi ekuitas Effect of equity transactions of entitas anak (270,223) (270,223) a subsidiary Foreign exchange Selisih kurs karena penjabaran adjustment on translation laporan keuangan (4,999) (4,215) of financial statements Saldo laba Retained earnings Dicadangkan 22c 600 300 Appropriated Belum dicadangkan 3,826,406 3,328,777 Unappropriated Jumlah Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Total Equity Attributable to Entitas Induk 5,766,143 5,338,096 Owners of the Parent Entity Kepentingan nonpengendali 23 95,328 93,016 Non-controlling interests JUMLAH EKUITAS 5,861,471 5,431,112 TOTAL EQUITY JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 13,800,597 13,870,648 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Page 11
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income For the Six-month Periods Ended June 30, 2026 and 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of these interim consolidated financial statements. - 4 - Catatan/ 30 Juni/June 30, Notes 2026 2025*) PENJUALAN BERSIH 24 2,052,410 182,595 NET SALES BEBAN POKOK PENJUALAN 25 (1,088,256) (126,892) COSTS APPLICABLE TO SALES LABA KOTOR 964,154 55,703 GROSS PROFIT BEBAN OPERASIONAL OPERATING EXPENSES Beban akresi 19 (12,823) (12,724) Accretion expenses Beban eksplorasi (10,137) (9,953) Exploration expenses Beban pemasaran, umum Marketing, general and dan administrasi 26 (31,654) (63,236) administrative expenses Jumlah Beban Operasional (54,614) (85,913) Total Operating Expenses LABA/(RUGI) OPERASIONAL 909,540 (30,210) OPERATING PROFIT/(LOSS) PENDAPATAN/(BEBAN) LAIN OTHER INCOME/(EXPENSES) Bagian laba dari entitas asosiasi Share in profit of associate dan ventura bersama 12 16,613 6,643 and joint ventures Beban keuangan 16,17,21 (255,699) (167,633) Finance costs Pendapatan/(beban) lainnya, bersih 24,621 (341) Other income/(expenses), net Jumlah Beban Lain, Bersih (214,465) (161,331) Total Other Expenses, Net LABA/(RUGI) SEBELUM PAJAK 695,075 (191,541) PROFIT/(LOSS) BEFORE TAX (BEBAN)/MANFAAT PAJAK INCOME TAX PENGHASILAN 8c (140,823) 45,116 (EXPENSE)/BENEFIT LABA/(RUGI) PERIODE BERJALAN PROFIT/(LOSS) FOR THE PERIOD SEBELUM PENERIMAAN BEFORE NON-TAX NEGARA BUKAN PAJAK 554,252 (146,425) GOVERNMENT REVENUE Penerimaan negara bukan pajak 15 (50,566) - Non-tax government revenue LABA/(RUGI) PERIODE BERJALAN 503,686 (146,425) PROFIT/(LOSS) FOR THE PERIOD *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 12
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income For the Six-month Periods Ended June 30, 2026 and 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of these interim consolidated financial statements. - 5 - Catatan/ 30 Juni/June 30, Notes 2026 2025*) (RUGI)/PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE KOMPREHENSIF LAIN (LOSS)/INCOME Pos yang akan Items that will be reclassified direklasifikasi ke laba rugi subsequently to profit or loss Transaksi derivatif 18 (85,336) (9,804) Derivative transactions Pajak sehubungan dengan Related income tax on transaksi derivatif 8d 18,774 2,157 derivative transactions Bagian penyesuaian translasi Share in translation dari entitas asosiasi 12 (3,593) 560 adjustment of associate (70,155) (7,087) Pos yang tidak akan Items that will not be reclassified direklasifikasi ke laba rugi subsequently to profit or loss Pengukuran kembali Remeasurement of defined liabilitas imbalan kerja 20 (257) - employee benefit liabilities Pajak sehubungan dengan Related income tax on pengukuran kembali remeasurement of defined liabilitas imbalan kerja 8d,20 57 - employee benefit liabilities (200) - Jumlah Rugi Komprehensif Total Other Comprehensive Lain, Setelah Pajak (70,355) (7,087) Loss, Net of Tax JUMLAH PENGHASILAN/(RUGI) TOTAL COMPREHENSIVE KOMPREHENSIF INCOME/(LOSS) PERIODE BERJALAN 433,331 (153,512) FOR THE PERIOD JUMLAH LABA/(RUGI) PERIODE BERJALAN YANG DAPAT TOTAL PROFIT/(LOSS) FOR THE DIATRIBUSIKAN KEPADA: PERIOD ATTRIBUTABLE TO: Pemilik entitas induk 497,929 (148,720) Owners of the parent entity Kepentingan nonpengendali 5,757 2,295 Non-controlling interests 503,686 (146,425) JUMLAH PENGHASILAN/(RUGI) KOMPREHENSIF PERIODE TOTAL COMPREHENSIVE BERJALAN YANG DAPAT INCOME/(LOSS) FOR THE DIATRIBUSIKAN KEPADA: PERIOD ATTRIBUTABLE TO: Pemilik entitas induk 428,831 (156,004) Owners of the parent entity Kepentingan nonpengendali 23 4,500 2,492 Non-controlling interests 433,331 (153,512) LABA/(RUGI) PER SAHAM YANG EARNINGS/(LOSS) PER SHARE DAPAT DIATRIBUSIKAN ATTRIBUTABLE TO OWNERS KEPADA PEMILIK ENTITAS OF THE PARENT ENTITY INDUK (nilai penuh) 27 0.00688 (0.00205) (full amount) *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 13
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Changes in Equity For the Six-month Periods Ended June 30, 2026 and 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of thes e interim consolidated financial statements. - 6 - Selisih kurs Jumlah Dampak karena ekuitas dari penjabaran yang dapat transaksi laporan diatribusikan ekuitas keuangan/ kepada pemilik Modal Tambahan entitas anak/ Foreign Saldo laba/ entitas induk/ ditempatkan modal Effect of exchange Retained earnings Total equity Kepentingan dan disetor/ disetor/ Saham Cadangan equity adjustment Belum attributable nonpengendali/ Jumlah Issued and Additional Treasuri/ lainnya/ transactions on translation Dicadangkan/ dicadangkan/ to owners Non- ekuitas/ Catatan/ paid-up paid-up Treasury Other of a of financial Appro- Unappro- of the controlling Total Notes capital stock capital stock reserves subsidiary statements priated priated parent interests equity Saldo tanggal 1 Januari 2025 659,301 1,720,040 - (25,514) (270,223) (3,860) 150 3,079,948 5,159,842 88,558 5,248,400 Balance as of January 1, 2025 Rugi komprehensif Comprehensive loss Rugi periode berjalan - - - - - - - (148,720) (148,720) 2,295 (146,425) Loss for the period Penghasilan/(rugi) Other comprehensive komprehensif lain income/(loss) Bagian penyesuaian translasi Share in translation adjustment dari entitas asosiasi, bersih - - - 363 - - - - 363 197 560 of associate, net Transaksi derivatif, bersih 18 - - - (7,647) - - - - (7,647) - (7,647) Derivative transactions, net Jumlah rugi komprehensif - - - (7,284) - - - (148,720) (156,004) 2,492 (153,512) Total comprehensive loss Pembelian saham treasuri 22b - - (35,798) - - - - - (35,798) - (35,798) Purchase of treasury stock Cadangan opsi saham 22a - - - 484 - - - - 484 - 484 Share option reserves Pembagian dividen untuk Dividend distribution to kepentingan nonpengendali 23 - - - - - - - - - (1,144) (1,144) non-controlling interest Selisih kurs karena penjabaran Foreign exchange adjustment on laporan keuangan - - - - - (58) - - (58) - (58) translation of financial statements Pencadangan saldo laba 22c - - - - - - 150 (150) - - - Appropriation of retained earnings Saldo tanggal 30 Juni 2025*) 659,301 1,720,040 (35,798) (32,314) (270,223) (3,918) 300 2,931,078 4,968,466 89,906 5,058,372 Balance as of June 30, 2025*) *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 14
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Changes in Equity For the Six-month Periods Ended June 30, 2026 and 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of thes e interim consolidated financial statements. - 7 - Selisih kurs Jumlah Dampak karena ekuitas dari penjabaran yang dapat transaksi laporan diatribusikan ekuitas keuangan/ kepada pemilik Modal Tambahan entitas anak/ Foreign Saldo laba/ entitas induk/ ditempatkan modal Effect of exchange Retained earnings Total equity Kepentingan dan disetor/ disetor/ Saham Cadangan equity adjustment Belum attributable nonpengendali/ Jumlah Issued and Additional Treasuri/ lainnya/ transactions on translation Dicadangkan/ dicadangkan/ to owners Non- ekuitas/ Catatan/ paid-up paid-up Treasury Other of a of financial Appro- Unappro- of the controlling Total Notes capital stock capital stock reserves subsidiary statements priated priated parent interests equity Saldo tanggal 1 Januari 2026 659,301 1,720,040 (48,429) (47,455) (270,223) (4,215) 300 3,328,777 5,338,096 93,016 5,431,112 Balance as of January 1, 2026 Penghasilan komprehensif Comprehensive income Laba periode berjalan - - - - - - - 497,929 497,929 5,757 503,686 Profit for the period Penghasilan/(rugi) Other comprehensive komprehensif lain income/(loss) Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee imbalan kerja, bersih 20 - - - (200) - - - - (200) - (200) benefit liabilities, net Bagian penyesuaian translasi Share in translation adjustment dari entitas asosiasi, bersih - - - (2,336) - - - - (2,336) (1,257) (3,593) of associate, net Transaksi derivatif, bersih 18 - - - (66,562) - - - - (66,562) - (66,562) Derivative transactions, net Jumlah penghasilan komprehensif - - - (69,098) - - - 497,929 428,831 4,500 433,331 Total comprehensive income Pembagian dividen untuk Dividend distribution to kepentingan nonpengendali 23 - - - - - - - - - (2,188) (2,188) non-controlling interest Selisih kurs karena penjabaran Foreign exchange adjustment on laporan keuangan - - - - - (784) - - (784) - (784) translation of financial statements Pencadangan saldo laba 22c - - - - - - 300 (300) - - - Appropriation of retained earnings Saldo tanggal 30 Juni 2026 659,301 1,720,040 (48,429) (116,553) (270,223) (4,999) 600 3,826,406 5,766,143 95,328 5,861,471 Balance as of June 30, 2026
Page 15
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Interim Consolidated Statements of Cash Flows For the Six-month Periods Ended June 30, 2026 and 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. The accompanying notes to the interim consolidated financial statements form an integral part of these interim consolidated financial statements. - 8 - Catatan/ 30 Juni/June 30, Notes 2026 2025*) ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES Penerimaan dari pelanggan 6,21,24,25 2,506,338 386,356 Receipts from customers Pembayaran kepada pemasok (1,202,800) (715,991) Payments to suppliers Pembayaran royalti, pajak dan Payments of royalties, taxes and penerimaan negara bukan pajak (304,435) (151,552) non-tax government revenue Pembayaran beban keuangan 16,17,21 (236,487) (162,405) Payments of finance costs Kas bersih diperoleh dari/ Net cash (digunakan untuk) provided by/(used in) aktivitas operasi 762,616 (643,592) operating activities ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES Acquisitions of Perolehan aset tetap 9,31 (102,045) (693,811) property, plant and equipment Advance for acquisition of Uang muka perolehan aset tetap 13 (20,000) (18,000) property, plant and equipment Pembayaran untuk penambahan Payments for addition of properti pertambangan 10 (7,987) (7,248) mining properties Kas digunakan untuk aktivitas investasi (130,032) (719,059) Cash used in investing activities ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES Penerimaan dari pinjaman Proceeds from bank jangka pendek 16 115,482 256,064 short term bank loans Pembayaran untuk pinjaman Repayments of bank jangka pendek 16 (264,442) (270,572) short term bank loans Penerimaan dari pinjaman Proceeds from bank jangka panjang 17 209,855 1,795,138 long term bank loans Pembayaran untuk pinjaman Repayments of bank jangka panjang 17 (580,866) (1,893) long term bank loans Pembelian saham treasuri 22b - (35,798) Purchase of treasury stock Perubahan pada kas yang dibatasi penggunaannya 5 57,531 (111,190) Changes in restricted cash Kas bersih (digunakan untuk)/ diperoleh dari Net cash (used in)/provided by aktivitas pendanaan (462,440) 1,631,749 financing activities KENAIKAN BERSIH NET INCREASE IN CASH KAS DAN SETARA KAS 170,144 269,098 AND CASH EQUIVALENTS CASH AND CASH KAS DAN SETARA KAS EQUIVALENTS AT THE PADA AWAL PERIODE 676,829 754,280 BEGINNING OF THE PERIOD Pengaruh perubahan kurs Effect of foreign mata uang asing (28,036) (21,207) exchange rate changes KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS PADA AKHIR PERIODE 818,937 1,002,171 AT THE END OF THE PERIOD *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 16
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 9 - 1. UMUM 1. GENERAL a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information PT Amman Mineral Internasional Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 29 September 2015 dengan nama PT Amman Mineral Internasional dan berdasarkan Akta No. 30 dari Martina, S.H., notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU -2458437.AH.01.01.TAHUN 2015 tanggal 29 September 2015. PT Amman Mineral Internasional Tbk (the “ Company”) was established on September 29, 2015 under the name PT Amman Mineral Internasional and based on Notarial Deed No. 30 of Martina, S.H., notary in Jakarta, which was approved by the Minister of Law and Human Rights in Decree No. AHU -2458437.AH.01.01.TAHUN 2015 dated September 29, 2015. Anggaran Dasar Perusahaan telah diubah beberapa kali, dengan perubahan terakhir sebagaimana tertuang dalam Akta No. 52 tanggal 4 Juni 2026 dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Akta perubahan susunan Direksi ini telah diterima oleh Menteri Hukum melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU -AH.01.09- 0371048 tanggal 6 Juli 2026. The Company’s Articles of Association has been amended several times, where the latest was stated in Notarial Deed No. 52 dated June 4, 2026 made before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., a public notary in Jakarta. This deed of changes in the composition of the Board of Directors was accepted by the Minister of Law in Notification Acknowledgement No. AHU - AH.01.09-0371048 dated July 6, 2026. Aktivitas utama Perusahaan adalah sebagai perusahaan induk dan menyediakan aktivitas konsultasi manajemen lainnya. The principal activities of the Company are to act as a holding company and provide other management consultancy activities. Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Gedung Menara Karya, lantai 6 Unit A, B, C dan H, Jalan H.R. Rasuna Said Blok X -5 Kav. 1 -2, Jakarta 12950, Indonesia. The Company’s head office is located at Menara Karya, 6th floor Unit A, B, C and H, Jalan H.R. Rasuna Said Block X -5 Kav. 1-2, Jakarta 12950, Indonesia. Pihak pengendali dan pihak pemilik manfaat Perusahaan adalah Bapak Agoes Projosasmito. The controller and beneficial owner of the Company is Mr. Agoes Projosasmito. b. Penawaran Umum Efek Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares Perusahaan memperoleh Surat Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas No. S-03592/BEI.PP2/05/2023 tanggal 11 Mei 2023 dari Bursa Efek Indonesia (“ IDX”) dan Surat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran No. S-149/D.04/2023 tanggal 27 Juni 2023 dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana (“IPO”). Saham Perusahaan dicatatkan dan diperdagangkan di IDX mulai tanggal 7 Juli 2023. The Company received the Principle Approval Letter for the Listing of Equity Securities No. S -03592/BEI.PP2/05/2023 dated May 11, 2023 from the Indonesian Stock Exchange (“IDX”) and the Notification Letter for the Effectiveness of Registration Statement No. S -149/D.04/2023 dated June 27, 2023 from the Financial Services Authority (“ OJK”) to conduct an Initial Public Offering (“ IPO”). The listing and trading of the Company’s shares on the IDX commenced on July 7, 2023.
Page 17
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 10 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) c. Struktur Grup c. Group Structure Dalam laporan keuangan konsolidasian interim ini, Perusahaan dan entitas anak secara keseluruhan disebut sebagai “Grup”. In these interim consolidated financial statements, the Company and its subsidiaries are collectively referred to as the “Group”. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup telah mengkonsolidasi semua entitas anak sebagai berikut: As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Group has consolidated all of its subsidiaries as follows: Dimulainya Persentase kepemilikan efektif/ operasi Effective percentage komersial/ of ownership Jumlah aset/Total assets Start of 30 Juni/ 31 Desember/ 30 Juni/ 31 Desember/ Entitas anak/ Kegiatan usaha utama/ Domisili/ commercial June 30, December 31, June 30, December 31, Subsidiaries Principal activities Domicile operations 2026 2025 2026 2025 Kepemilikan langsung/Direct ownership PT Amman Mineral Pertambangan/Mining Indonesia 2000 99.99999 99.99999 12,138,675 11,950,945 Nusa Tenggara (“AMNT”) PT Amman Mineral Industri pengolahan Indonesia 2025 100.00 100.00 1,533,384 1,588,218 Industri logam/Metal processing (“AMIN”) **) industry PT Amman Fasilitas penyimpanan Indonesia 2026 100.00 100.00 227,284 233,989 Nusantara Gas dan regasifikasi LNG/ (“ANG”) **) LNG storage and regasification facility PT Amman Mineral Pertambangan, Indonesia 2018 100.00 100.00 9,136 8,452 Integrasi penyediaan dan pelatihan (“AMIG”) **) tenaga kerja dan lainnya/ Mining, manpower supply and training, etc. PT Amman Nusa Perusahaan induk, Indonesia - 100.00 100.00 8,617 8,640 Propertindo real estat/Holding (“ANP”) *) ***) company, real estate PT Amman Perusahaan induk/ Indonesia - 100.00 100.00 579 621 Aviasi Indonesia Holding company (“AAI”) *) ****) PT Amman Perdagangan/Trading Indonesia 2026 100.00 100.00 2,195 1,490 Swarna Abadi (“ASA”) **) PT Sumbawa Perusahaan induk/ Indonesia - 100.00 100.00 3,310 1,490 Nusantara Holding company Infrastruktur (“SNI”) *) **) Kepemilikan tidak langsung melalui AMNT/Indirect ownership through AMNT PT Amman Mineral Pertambangan, Indonesia - 100.00 100.00 6,160 6,498 Energi perdagangan, industri (“AME”) *) **) pengolahan logam, dan lainnya/Mining, trade, metal processing industry etc Amman Mineral Perusahaan induk/ Singapura/ 2017 100.00 100.00 145,605 145,605 Singapore Pte, Holding company Singapore Ltd (“AMSPL”) *) Tidak beroperasi pada tanggal 30 Juni 2026/Non-operating company as of June 30, 2026. **) % kepemilikan efektif adalah termasuk kepemilikan Perusahaan dan AMNT/Effective ownership % includes ownership of the Company and AMNT. ***) % kepemilikan efektif adalah termasuk kepemilikan Perusahaan dan AMIG/Effective ownership % includes ownership of the Company and AMIG. ****) % kepemilikan efektif adalah termasuk kepemilikan Perusahaan dan ANP/Effective ownership % includes ownership of the Company and ANP.
Page 18
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 11 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) c. Struktur Grup (lanjutan) c. Group Structure (continued) Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup telah mengkonsolidasi semua entitas anak sebagai berikut (lanjutan): As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Group has consolidated all of its subsidiaries as follows (continued): Dimulainya Persentase kepemilikan efektif/ operasi Effective percentage komersial/ of ownership Jumlah aset/Total assets Start of 30 Juni/ 31 Desember/ 30 Juni/ 31 Desember/ Entitas anak/ Kegiatan usaha utama/ Domisili/ commercial June 30, December 31, June 30, December 31, Subsidiaries Principal activities Domicile operations 2026 2025 2026 2025 Kepemilikan tidak langsung melalui ANP/Indirect ownership through ANP PT Pantai Real estat, perhotelan/ Indonesia - 100.00 100.00 2,858 3,041 Nawasena Real estate, hospitality Sekongkang (“PNS”) *) ****) PT Teluk Indah Real estat, perhotelan/ Indonesia - 100.00 100.00 3,016 3,209 Sekongkang Real estate, hospitality (“TIS”) *) ****) PT Segara Real estat/Real estate Indonesia - 100.00 100.00 1,870 1,936 Tentram Abadi (“STA”) *) ****) Kepemilikan tidak langsung melalui AAI/Indirect ownership through AAI PT Angkasa Aktivitas kebandarudaraan/ Indonesia 2026 100.00 100.00 174 180 Daya Nusa Airport services activity (“ADN”) *****) Kepemilikan tidak langsung melalui SNI/Indirect ownership through SNI PT Sumbawa Pemanfaatan hutan/ Indonesia - 100.00 100.00 1,120 1,192 Bumi Lestari Forest utilization (“SBL”) *) ******) PT Angkasa Angkutan udara niaga/ Indonesia - 100.00 100.00 3,310 1,792 Nusa Sarana Commercial aircraft (“ANS”) *) *******) transportation Kepemilikan tidak langsung melalui AMSPL/Indirect ownership through AMSPL Amman Mineral Perusahaan induk/ Singapura/ 2017 65.00 65.00 150,605 150,605 Contractors Holding company Singapore Singapore Pte, Ltd (“AMCSPL”) Kepemilikan tidak langsung melalui STA/Indirect ownership through STA PT Sakameri Real estat, perhotelan, Indonesia - 80.00 80.00 14 16 Sumbawa Barat restoran/Real estate, (“SSB”) *) hospitality, restaurant *) Tidak beroperasi pada tanggal 30 Juni 2026/Non-operating company as of June 30, 2026. ****) % kepemilikan efektif adalah termasuk kepemilikan Perusahaan dan ANP/Effective ownership % includes ownership of the Company and ANP. *****) % kepemilikan efektif adalah termasuk kepemilikan ANP dan AAI/Effective ownership % includes ownership of ANP and AAI. ******) % kepemilikan efektif adalah termasuk kepemilikan SNI dan AMNT/Effective ownership % includes ownership of SNI and AMNT. *******) % kepemilikan efektif pada tanggal 30 Juni 2026 adalah termasuk kepemilikan SNI dan ANP, sedangkan % kepemilikan efektif pada tanggal 31 Desember 2025 adalah termasuk kepemilikan ANP dan AAI/As of June 30, 2026 effective ownership % includes ownership of SNI and ANP, whilst as of December 31, 2025 effective ownership % include ownership of ANP and AAI.
Page 19
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 12 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries AMNT AMNT Pada tanggal 2 November 2016, Perusahaan mengakuisisi 82,2% saham AMNT dari pemegang saham lama AMNT, termasuk dari Nusa Tenggara Partnership BV ( “NTP BV”). Disamping itu, AMNT juga memiliki kewajiban pembayaran tertentu kepada Nusa Tenggara Holdings BV (“ NTH BV”), dahulu Newmont Nusa Tenggara Holdings BV, dan Nusa Tenggara Mining Corporation BV (“ NTMC BV ”), dua pihak penerima pengalihan dari NTP BV (Catatan 32b). On November 2, 2016, the Company acquired a total interest of 82.2% in shares of AMNT from AMNT’s predecessor shareholders, including from Nusa Tenggara Partnership BV (“ NTP BV”). In addition, AMNT is required to make certain payments to Nusa Tenggara Holdings BV (“NTH BV ”), formerly named Newmont Nusa Tenggara Holdings BV, and Nusa Tenggara Mining Corporation BV (“ NTMC BV ”), the two assigned parties of NTP BV (Note 32b). Pada bulan Desember 2020, Perusahaan mengakuisisi tambahan saham AMNT dari pemegang saham nonpengendali AMNT dan setelah akuisisi ini, Perusahaan memiliki 99,99999% saham AMNT. In December 2020, the Company acquired additional shares of AMNT from the non-controlling shareholder of AMNT and following this acquisition, the Company owns a total interest of 99.99999% in shares of AMNT. Informasi Umum AMNT General Information of AMNT AMNT (dahulu PT Newmont Nusa Tenggara atau “NNT”) didirikan pada tahun 1986 sebagai perseroan terbatas berdasarkan Undang Undang Penanaman Modal Asing tahun 1967 yang telah diubah dengan Undang Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. AMNT telah mengubah status dari perusahaan penanaman modal asing menjadi perusahaan penanaman modal dalam negeri pada tanggal 1 Desember 2016 berdasarkan Akta No. 7 oleh Aryanti Artisari S.H., notaris di Jakarta yang telah telah disetujui dan diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana telah tertuang dalam Surat Keputusan No. AHU-0026218.AH.01.02.TAHUN 2016 tanggal 24 Januari 2017 dan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0115454 tanggal 24 Januari 2017. AMNT (formerly PT Newmont Nusa Tenggara or “NNT”) was established in 1986 as a limited liability company under the Foreign Investment Law of 1967, as amended by Law No. 25 of 2007 regarding Capital Investment. AMNT has changed its status from a foreign investment company into a domestic investment company on December 1, 2016 based on Notarial Deed No. 7 of Aryanti Artisari S.H., a public notary in Jakarta, which has been approved and acknowledged by Minister of Law and Human Rights through Decision Letter No. AHU -0026218.AH.01.02.TAHUN 2016 dated January 24, 2017 and Notification Acknowledgement No. AHU -AH.01.03-0115454 dated January 24, 2017. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar AMNT, ruang lingkup kegiatan AMNT adalah operasi pertambangan dan AMNT (dahulu NNT) memulai operasi komersial pada bulan Maret 2000. As stated in Article 3 of AMNT’s Articles of Association, the principal activity of AMNT is mining operation and AMNT (formerly NNT) commenced its commercial operation in March 2000.
Page 20
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 13 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) AMNT (lanjutan) AMNT (continued) Informasi Umum AMNT (lanjutan) General Information of AMNT (continued) Pada tahun 1986, AMNT (dahulu NNT) menandatangani Kontrak Karya (“ KK”) dengan Pemerintah Indonesia, berdasarkan kerangka peraturan pertambangan Indonesia yang sebelumnya, yang mencakup wilayah pertambangan, termasuk Batu Hijau, dimana NNT memperoleh hak eksklusif untuk melakukan eksplorasi di wilayah kontrak, membangun fasilitas yang diperlukan, menggali dan memproses bahan mineral serta menjual dan mengekspor mineral yang diproduksi dengan persyaratan tertentu termasuk persetujuan Pemerintah Indonesia dan pembayaran royalti kepada Pemerintah. Berdasarkan KK, NNT dapat menjalankan operasi proyek tersebut selama tiga puluh tahun sejak dimulainya ma sa operasi, atau dapat diperpanjang dengan persetujuan Pemerintah Indonesia. In 1986, AMNT (formerly NNT) entered into a Contract of Work (“ COW”) with the Indonesian Government, under the former mining regulatory regime in Indonesia, covering mining areas, including Batu Hijau, under which NNT was granted the exclusive right to explore in the contract area, construct any required facilities, extract and process the mineralized materials, and sell and export the minerals produced, subject to certain requirements including Indonesian Government approvals and payment of royalties to t he Government. Under the COW, NNT has the right to continue operating the project for thirty years from operational start -up, or longer if approved by the Indonesian Government. Dengan adanya kerangka peraturan perundangan pertambangan Indonesia yang baru pada tahun 2009, AMNT telah mengikuti dan tunduk pada peraturan yang terbaru yaitu Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan telah memperoleh izin pertambangan yaitu Izin Usaha Pertambangan Khusus – Operasi Produksi (“IUPK”) No. 414K/30/MEM/2017 tanggal 10 Februari 2017. Dengan diperolehnya IUPK ini, AMNT dapat melakukan kegiatan operasi dan produksi sampai tanggal 28 Februari 2030 dan dapat melanjutkan kegiatan operasionalnya setelah 28 Februari 2030 dengan memperpanjang IUPK. Perpanjangan tersebut dapat dilakukan sebanyak dua kali, masing - masing untuk masa sepuluh tahun, sesuai yang diatur oleh artikel 47a pada Undang -Undang No. 2 Tahun 202 5 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (“ Undang- Undang Pertambangan”). Following the introduction of the new mining law regime in 2009, AMNT has secured and complied with the latest mining regulation in Indonesia, i.e. Mining Law No. 4 of 2009 regarding Mineral and Coal Mining, and has obtained its mining permit as stipulated in the Special Mining Business Permit (“IUPK”) – Production Operation No.414K/30/MEM/2017, dated February 10, 2017 (“Mining Permit ”). By having this Mining Permit, AMNT has the right to continue its operation and production until February 28, 2030 and can continue its operation beyond February 28, 2030 by extending its Mining Permit. Such extension is allowed twice, each for a ten -year period, as regulated by article 47a of Law No. 2 of 202 5 regarding Fourth Amendment on Law No. 4 of 2009 regarding Mineral and Coal Mining (“Mining Law”).
Page 21
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 14 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) AMNT (lanjutan) AMNT (continued) Informasi Umum AMNT (lanjutan) General Information of AMNT (continued) Per tanggal 30 Juni 2026 , AMNT mengoperasikan satu tambang, yaitu Batu Hijau, yang memiliki cadangan dan stockpile yang signifikan. Kegiatan eksplorasi juga telah dilakukan di area lain yang tercakup dalam Izin Pertambangan, termasuk area yang dikenal sebagai Elang. Area Elang terletak sekitar 60 kilometer di sebelah timur Batu Hijau dan memiliki kondisi geologi yang relatif serupa dengan Batu Hijau. As of June 30 , 202 6, AMNT operates a single mine, Batu Hijau, which contains significant deposits and stockpiles. Exploration work has also been conducted on other properties covered by the Mining Permit, including an area known as Elang. Located approximately 60 kilometers east of Batu Hijau, Elang prospect shares a relative similar geological setting. Pertambangan tembaga dan emas membutuhkan fasilitas serta teknologi yang terspesialisasi. AMNT sangat bergantung pada fasilitas -fasilitas tersebut untuk mencapai dan mempertahankan tingkat produksinya. Selain itu, arus kas dan profitabilitas operasi AMNT secara signifikan dipengaruhi oleh harga realisasi dari tembaga dan emas. Harga komoditas tersebut dapat berfluktuasi secara signifikan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berada di luar kendali AMNT. Copper and gold mining requires the use of specialized facilities and technology. AMNT relies heavily on such facilities to achieve and maintain its production levels. Also, the cash flow and profitability of AMNT’s operations are significantly dependent on the realized prices of copper and gold. Such commodity prices could fluctuate widely and are affected by numerous factors beyond AMNT’s control. AMNT memiliki kantor di Jakarta dan Mataram (Lombok), serta lokasi tambang dan pengolahan di Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. AMNT has offices in Jakarta and Mataram (Lombok), with its mine and mill site s in Batu Hijau, West Nusa Tenggara, Indonesia. Untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025, seluruh jumlah penjualan konsolidasian Grup mencerminkan seluruh penjualan tembaga dan emas yang dihasilkan AMNT (Catatan 24). For the six-month periods ended June 30, 2026 and 202 5, all of the Group’s consolidated sales amount reflect all of copper and gold sales produced by AMNT (Note 24).
Page 22
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 15 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) AMNT (lanjutan) AMNT (continued) Informasi Umum AMNT (lanjutan) General Information of AMNT (continued) Estimasi cadangan dan sumber daya untuk area Batu Hijau AMNT pada tanggal 30 Juni 2026 berdasarkan Laporan Sumber Daya Mineral dan Cadangan Bijih (“ Laporan JORC ”) yang diterbitkan oleh AMC Consultants Pty Ltd tertanggal 2 September 2026, adalah sebagai berikut: Estimated reserves and resources for AMNT’s Batu Hijau area as of June 30, 2026 based on the Mineral Resource and Ore Reserves Report (“JORC Report”) issued by AMC Consultants Pty Ltd dated September 2, 2026, are as follows: Bijih/Ore Kadar/Grades Kandungan/Contained Ton/ Tembaga/ Emas/ Perak/ Tembaga/ Emas/ Perak/ Tonnes Copper Gold Silver Copper Gold Silver Klasifikasi (Mt) (%) (g/t) (g/t) (Mlb) (Moz) (Moz) Classification Cadangan Bijih Ore Reserves Terbukti 338 0.35 0.34 1.06 2,630 3.6 11.5 Proved Terkira 123 0.30 0.22 0.84 815 0.9 3.3 Probable Jumlah 461 0.34 0.31 1.00 3,445 4.5 14.8 Total Stockpiles Stockpiles Terkira 316 0.33 0.14 0.65 2,309 1.4 6.6 Probable Jumlah 316 0.33 0.14 0.65 2,309 1.4 6.6 Total Jumlah Cadangan 777 0.34 0.24 0.86 5,754 5.9 21.4 Total Reserves Jumlah Sumber Daya*) 2,609 0.27 0.15 0.68 15,524 12.4 57.3 Total Resources*) *) Termasuk untuk cadangan bijih/Inclusive of the ore reserves. AMIN AMIN Pada tanggal 21 Juli 2017, Perusahaan mengakuisisi 99,98% saham AMIN dengan total harga akuisisi sebesar Rp 499.900.000 (nilai penuh) atau setara dengan jumlah nilai nominal dari saham yang diakuisisi. Sisa 1 saham AMIN dimiliki oleh AMNT. Setelahnya, AMIN beberapa kali meningkatkan modal disetor dengan menerbitkan saham baru yang semuanya diambil bagian dan disetor oleh Perusahaan. Peningkatan modal disetor yang terakhir dilakukan adalah pada bulan Desember 2023 dan setelahnya jumlah modal disetor AMIN men jadi Rp 7.090.449.500.000 (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 482.377. As of July 21, 2017, the Company acquired a total interest of 99.98% in shares of AMIN for a total acquisition price of IDR 499,900,000 (full amount) or equivalent to the total par value of the shares acquired. The remaining 1 share in AMIN is owned by AMNT. Subsequently, AMIN increased its paid -up capital several times by issuing new shares which all were subscribed and paid by the Company. The latest increase of AMIN’s paid -up capital occurred in December 2023 bringing the total paid -up capital of AMIN to IDR 7,090,449,500,000 (full amount) or equivalent to US$ 482,377.
Page 23
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 16 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) AMIN (lanjutan) AMIN (continued) AMIN telah mulai tahap operasi untuk: (i) pabrik pengolahan konsentrat tembaga menjadi katoda tembaga dan lumpur anoda (“ Smelter”), (ii) pabrik pemurnian lumpur anoda yang dihasilkan Smelter menjadi emas dan perak batangan (“Pemurnian Logam Mulia ”) dan (iii) seluruh infrastruktur pendukung untuk pengoperasian Smelter dan Pemurnian Logam Mulia tersebut. Lokasi proyek -proyek tersebut adalah dekat dan terintegrasi dengan lokasi tambang dan pabrik pengolahan AMNT. Produk katoda tembaga dan emas murni telah dihasilkan pertama kali oleh AMIN masing -masing pada akhir bulan Maret 2025 dan pertengahan bulan Juli 2025. AMIN has commenced operations of: (i) a copper concentrate smelter to produce copper cathode and anode slime (“Smelter”), (ii) a precious metal refinery to process anode slime from the Smelter and produce gold and silver bullion (“ Precious Metal Refinery ”) and (iii) all the supporting infrastructure for the Smelter and Precious Metal Refinery operations. The locations of these projects are in close vicinity to and integrated with AMNT’s mine and mill sites. Copper cathodes and refined gold were first produc ed by AMIN in late March 2025 and mid July 2025, respectively. ANG ANG Pada tanggal 18 September 2023, Perusahaan mengakuisisi 100% saham ANG (sebelumnya “PT Medco Sumbawa Gas”), perusahaan yang mengembangkan fasilitas terminal, penyimpanan dan regasifikasi LNG (“Fasilitas LNG”), dengan harga akuisisi sebesar Rp 2.500.000.000 (nilai penuh). On September 18, 2023, the Company acquired a total interest of 100% in shares of ANG (formerly “PT Medco Sumbawa Gas”), a company developing LNG terminal, storage and regasification facilities (“ LNG Facilities ”), for a total acquisition price of IDR 2,500,000,000 (full amount). Pada bulan Maret 2024, Perusahaan melakukan divestasi 1 saham ANG dan setelahnya memiliki 24.999 saham, ekuivalen dengan kepemilikan sebesar 99,99 6% di ANG sedangkan sisa 1 saham ANG dimiliki oleh AMNT. Peningkatan modal disetor yang terakhir dilakukan adalah pada bulan September 2024 dan setelahnya jumlah modal disetor ANG menjadi Rp 946.892.900.000 (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 61.422. Saat ini fasilitas terminal dan regasifikasi dari Fasilitas LNG ANG sedang dalam tahap peningkatan kemampuan , sedangkan tangki penyimpanan LNG dalam tahap konstruksi. Fasilitas LNG ANG berada dekat dan terintegrasi dengan lokasi tambang dan pabrik pengolahan AMNT dan lokasi Smelter AMIN. In March 2024, the Company divested 1 share of ANG retaining ownership of 24,999 shares equivalent to a 99.99 6% ownership interest in ANG, while the remaining 1 share in ANG is held by AMNT. The latest increase of ANG’s paid-up capital occurred in September 2024 bringing the total paid -up capital of ANG to IDR 946,892,900,000 (full amount) or equivalent to US$ 61,422. Currently, the LNG terminal and regasification facilities are in the ramp -up phase, whilst the LNG storage tank is under construction. ANG’s LNG Facilities are located in close vicinity to and integrated with AMNT’s mine and mill sites and AMIN’s Smelter sites. AMIG AMIG Pada tanggal 16 November 2017, Perusahaan mendirikan AMIG dengan modal ditempatkan sebanyak 104.000 saham. Perusahaan memiliki 103.999 saham dengan kepemilikan sebesar 99,99% di AMIG. Sisa 1 saham AMIG dimiliki oleh AMNT. On November 16, 2017, the Company established AMIG with an issued share capital of 104,000 shares. The Company owns 103,999 shares equivalent to 99.99% ownership interest in AMIG. The remaining 1 share in AMIG is owned by AMNT.
Page 24
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 17 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) ANP ANP Pada tanggal 30 September 2022, Perusahaan mendirikan ANP dengan modal ditempatkan sebanyak 250 saham. Perusahaan memiliki 249 saham dengan kepemilikan sebesar 99,60% di ANP. Sisa 1 saham ANP dimiliki oleh AMIG. On September 30, 2022, the Company established ANP with an issued share capital of 250 shares. The Company owns 249 shares equivalent to 99.60% ownership interest in ANP. The remaining 1 share in ANP is owned by AMIG. AAI AAI Pada tanggal 16 Oktober 2023, Perusahaan mendirikan AAI dengan modal ditempatkan sebanyak 10.000 saham. Perusahaan memiliki 9.900 saham dengan kepemilikan sebesar 99% di AAI. Sisa 100 saham AAI dimiliki oleh ANP. On October 16, 2023, the Company established AAI with an issued share capital of 10,000 shares. The Company owns 9,900 shares equivalent to 99% ownership interest in AAI. The remaining 100 shares in AAI are owned by ANP. ASA ASA Pada tanggal 30 Oktober 2025, Perusahaan mendirikan ASA dengan modal ditempatkan sebanyak 250.000 saham. Perusahaan memiliki 247.500 saham dengan kepemilikan sebesar 99% di ASA. Sisa 2.500 saham ASA dimiliki oleh AMNT. On October 30, 2025, the Company established ASA with an issued share capital of 250 ,000 shares. The Company owns 24 7,500 shares equivalent to 99% ownership interest in ASA. The remaining 2,500 shares in ASA are owned by AMNT. SNI SNI Pada tanggal 1 Oktober 2025, Perusahaan mendirikan SNI dengan modal ditempatkan sebanyak 250.000 saham. Perusahaan memiliki 249.999 saham dengan kepemilikan sebesar 99,9996% di SNI. Sisa 1 saham SNI dimiliki oleh AMNT. Setelahnya, SNI beberapa kali meningkatkan modal di tempatkan dengan menerbitkan saham baru yang semuanya diambil bagian oleh Perusahaan. Peningkatan modal ditempatkan yang terakhir dilakukan adalah pada bulan Mei 2026 dan setelahnya jumlah modal ditempatkan menjadi sebesar 297.020 saham. On October 1, 2025, the Company established SNI with an issued share capital of 250,000 shares. The Company owns 249,999 shares equivalent to 99.9996% ownership interest in SNI. The remaining 1 share in SNI is owned by AMNT. Subsequently, SNI increased its issued capital several times by issuing new shares which all were subscribed by the Company. The latest increase of SNI’s issued capital occurred in May 2026 bringing the total issued capital to 297,020 shares. AME AME Per tanggal 22 Desember 2017, AMNT mengakuisisi 99,99% saham AME dengan total harga akuisisi sebesar Rp 249.99 0.000 (nilai penuh) atau setara dengan nilai nominal dari saham yang diakuisisi. Sisa 1 saham AME dimiliki oleh Perusahaan. As of December 22, 2017, AMNT acquired a total interest of 99.99% in shares of AME for a total acquisition price of IDR 249,990,000 (full amount) or equivalent to the par value of the shares acquired. The remaining 1 share in AME is owned by the Company.
Page 25
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 18 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) AMSPL AMSPL Pada tanggal 5 April 2017, AMNT mendirikan AMSPL dengan modal ditempatkan sebanyak 1 saham sebesar AS$ 1 (nilai penuh) dengan kepemilikan sebesar 100% di AMSPL. Pada tanggal 8 Agustus 2017, AMSPL meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor menjadi sebesar AS$ 145.605 yang telah dibayar penuh oleh AMNT. On April 5, 2017, AMNT established AMSPL with an issued share capital of 1 share of US$ 1 (full amount) equivalent to 100% ownership interest in AMSPL. On August 8, 2017, AMSPL increased its issued and paid -up capital to US$ 145,605 which was fully paid by AMNT. PNS PNS Pada tanggal 9 Desember 2022, PNS didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 125 saham. ANP memiliki 124 saham dengan kepemilikan sebesar 99,20% di PNS. Sisa 1 saham PNS dimiliki oleh Perusahaan. On December 9, 2022, PNS was established with an issued share capital of 125 shares. ANP owns 124 shares equivalent to 99.20% ownership interest in PNS. The remaining 1 share in PNS is owned by the Company. TIS TIS Pada tanggal 9 Desember 2022, TIS didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 125 saham. ANP memiliki 124 saham dengan kepemilikan sebesar 99,20% di TIS. Sisa 1 saham TIS dimiliki oleh Perusahaan. On December 9, 2022, TIS was established with an issued share capital of 125 shares. ANP owns 124 shares equivalent to 99.20% ownership interest in TIS. The remaining 1 share in TIS is owned by the Company. STA STA Pada tanggal 20 Desember 2022, ANP mengakuisisi 99,99% saham STA dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp 1.250.000.000 (nilai penuh) atau setara nilai untuk saham yang diakuisisi. Sisa 1 saham STA dimiliki oleh Perusahaan. On December 20, 2022, ANP acquired a total interest of 99.99% in shares of STA with a total par value of IDR 1,250,000,000 (full amount) of the shares acquired. The remaining 1 share in STA is owned by the Company. ADN ADN Pada tanggal 20 Oktober 2023, ADN didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 3.000 saham. AAI memiliki 2.970 saham dengan kepemilikan sebesar 99% di ADN. Sisa 30 saham ADN dimiliki oleh ANP. On October 20, 2023, ADN was established with an issued share capital of 3,000 shares. AAI owns 2,970 shares equivalent to 99% ownership interest in ADN. The remaining 30 shares in ADN are owned by ANP. SBL SBL Pada tanggal 3 November 2025, SBL didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 200.000 saham. SNI memiliki 199.999 saham dengan kepemilikan sebesar 99,9995% di SBL. Sisa 1 saham SBL dimiliki oleh AMNT. On November 3, 2025, SBL was established with an issued share capital of 200,000 shares. SNI owns 199,999 shares equivalent to 99.9995% ownership interest in SBL. The remaining 1 share in SBL is owned by AMNT.
Page 26
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 19 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) d. Akuisisi dan Pendirian Entitas Anak (lanjutan) d. Acquisition and Establishment of Subsidiaries (continued) ANS ANS Pada tanggal 30 Oktober 2023, ANS didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 30.000 saham. AAI memiliki 29.700 saham dengan kepemilikan sebesar 99% di ANS. Sisa 300 saham ANS dimiliki oleh ANP. Pada bulan Mei 2026, AAI melakukan divestasi seluruh saham AN S sebesar 29.700 lembar saham dengan kepemilikan 99% kepada SNI. On October 30, 2023, ANS was established with an issued share capital of 30,000 shares. AAI own ed 29,700 shares equivalent to 99% ownership interest in ANS. The remaining 300 shares in ANS are owned by ANP. In May 2026, AAI divested all of its 29,700 shares in ANS equivalent to 99% ownership interest to SNI. AMCSPL AMCSPL Pada tanggal 5 April 2017, AMCSPL didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 100 saham senilai AS$ 100 (nilai penuh). Pada tanggal 8 Agustus 2017, AMCSPL meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor menjadi sebesar AS$ 150.605 yang telah dibayar penuh. AMSPL memiliki saham dengan kepemilikan sebesar 65% di AMCSPL. On April 5, 2017, AMCSPL was established with an issued share capital of 100 shares of US$ 100 (full amount) . On August 8, 2017, AMCSPL increased the issued share capital and the paid -up capital to US$ 1 50,605 which was fully paid. AMSPL has 65% ownership interest in AMCSPL. SSB SSB Pada tanggal 9 Agustus 2023, SSB didirikan dengan modal ditempatkan sebanyak 250 saham. STA memiliki 200 saham dengan kepemilikan sebesar 80% di SSB. On August 9, 2023, SSB was established with an issued share capital of 250 shares. STA owns 200 shares equivalent to 80% ownership interest in SSB. e. Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit e. Employees, Director, Commissioner and Audit Committee Pada tanggal 30 Juni 2026, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut: As of June 30 , 2026 , the Company’s Commissioners, Directors and Audit Committee are as follows: Dewan Komisaris Board of Commissioners Komisaris Utama Agoes Projosasmito President Commissioner Komisaris M. Teguh Pamuji Commissioner Komisaris Alexander Ramlie Commissioner Komisaris Independen Markus Permadi Independent Commissioner Komisaris Independen Teguh Boentoro Independent Commissioner Direksi Board of Directors Direktur Utama Arief Widyawan Sidarto President Director Direktur Lal Naveen Chandra Director Direktur Anthony R. Mathias*) Director Direktur Aditya Sasmito Director *) Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan Perusahaan/Director who is in charge of the Company’s accounting and finance matters. Komite Audit Audit Committee Ketua Teguh Boentoro Chairman Anggota Dr. Mulyono Members Anggota Devan Cesario Pasaribu Members
Page 27
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 20 - 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) e. Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit (lanjutan) e. Employees, Director, Commissioner and Audit Committee (continued) Pada tanggal 31 Desember 2025, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut: As of December 31, 2025 , the Company’s Commissioners, Directors and Audit Committee are as follows: Dewan Komisaris Board of Commissioners Komisaris Utama Agoes Projosasmito President Commissioner Komisaris M. Teguh Pamuji Commissioner Komisaris Alexander Ramlie Commissioner Komisaris Independen Markus Permadi Independent Commissioner Komisaris Independen Teguh Boentoro Independent Commissioner Direksi Board of Directors Direktur Utama Arief Widyawan Sidarto*) President Director Direktur David Alexander Gibbs Director Direktur Lal Naveen Chandra Director Direktur Irwin Ka Pui Wan Director Direktur Aditya Sasmito Director *) Juga Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan Perusahaan /Also Director who is in charge of the Company’s accounting and finance matters. Komite Audit Audit Committee Ketua Teguh Boentoro Chairman Anggota Dr. Mulyono Members Anggota Devan Cesario Pasaribu Members Personel manajemen kunci Grup terdiri dari Komisaris dan Direksi. Key management personnel of the Group consists of Commissioners and Directors. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup memiliki masing -masing 2.216 dan 2.010 karyawan tetap (tidak diaudit) dan masing - masing 3.805 dan 3.989 karyawan kontrak (tidak diaudit). As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Group has 2,216 and 2,010 permanent employees (unaudited), respectively, and 3,805 and 3,989 contracted employees (unaudited), respectively. f. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim f. Completion of Interim Consolidated Financial Statements Laporan keuangan konsolidasian interim PT Amman Mineral Internasional Tbk dan Entitas Anak pada tanggal serta untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 18 September 2026. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian interim tersebut. The interim consolidated financial statements of PT Amman Mineral Internasional Tbk and its Subsidiaries as of and for the six-month period ended June 30, 2026 were completed and authorized for issuance on September 1 8, 2026 by the Company’s Directors who are responsible for the preparation and presentation of the interim consolidated financial statements.
Page 28
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 21 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim a. Basis of Preparation of the Interim Consolidated Financial Statements Laporan keuangan konsolidasian interim disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan (“ SAK”) di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“ IAI”) dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. The interim consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (“ SAK”), which comprise the statements and interpretations issued by the Board of Financial Accounting Standards of the Institute of Indonesia Chartered Accountants (“IAI”) and Regulation No. VIII.G.7 regarding the Presentation Disclosures of Financial Statements of Listed Entity. Such consolidated financial statements are an English translation of the Group’s statutory report in Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian interim disusun berdasarkan konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang menggunakan metode tertentu sesuai dengan SAK di Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian interim ini juga disusun dengan menggunakan metode akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. These interim consolidated financial statements have been prepared under the historical cost convention, except for certain accounts that use certain methods in accordance with Indonesian SAK. These interim consolidated financial statements are also prepared using the accrual basis of accounting except for the consolidated statements of cash flows. Laporan arus kas konsolidasian interim disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, kas di bank, simpanan yang dimiliki di bank yang dapat dicairkan sewaktu - waktu dan investasi likuid jangka pendek lainnya dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang, setelah dikurangi cerukan. These interim consolidated statements of cash flows are prepared based on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating, investing and financing activities. For the purpose of the consolidated statements of cash flows, cash and cash equivalents include cash on hand, deposits held at call with banks and other short term highly liquid investments with original maturities of three months or less, net of bank overdrafts. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian pada 31 Desember 202 5 dan laporan keuangan konsolidasian interim untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2025. The accounting policies adopted in the preparation of the interim consolidated financial statements as of and for the six-month period ended June 30 , 202 6 are consistent with those adopted in the preparation of the consolidated financial statements as of December 31, 202 5 and interim consolidated financial statement s for the six-month period ended June 30, 2025.
Page 29
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 22 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) b. Standar Akuntansi Baru dan Revisi b. New and Amended Accounting Standards Diterapkan pada 2026 Adopted during 2026 Penerapan amandemen atas standar akuntansi berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 202 6, tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan pada laporan keuangan konsolidasian interim atas periode berjalan: The adoption of the following amendments to accounting standards which are effective from January 1, 202 6 did not result in substantial changes to the Group’s accounting policies, not applicable or had no material effect on the amounts reported in the interim consolidated financial statements for the current period: 1. Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan. 2. Amandemen PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” tentang kontrak yang mengacu pada listrik bergantung alam. 3. Amandemen PSAK 338, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” terkait perubahan rujukan pengukuran bisnis alihan dan penyajian informasi prakombinasi bisnis ketika terjadi ketidakpraktisan. 1. The Amendments to PSAK 109 “Financial Instruments” and PSAK 107 “Financial Instruments: Disclosure” about classification and measurement of financial instruments. 2. The Amendments to PSAK 109, “Financial Instruments” and PSAK 107, “Financial Instruments: Disclosure” about contracts referencing nature-dependent electricity. 3. The Amendment to PSAK 338, “Business Combinations of Entities Under Common Control” about changes in the reference for measuring transferred businesses and the presentation of pre -combination information when impracticable. Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif Issued but not yet effective Standar akuntansi keuangan baru yang telah diterbitkan tetapi berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah: The following new standard s to financial accounting standards issued but only effective for the financial year beginning or after: 1 Januari 2027 January 1, 2027 PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”. PSAK 118, “Presentation and Disclosure in Financial Statements”. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian interim, Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan PSAK baru dan amandemen tersebut pada laporan keuangan konsolidasian interim Grup. As of the date of these interim consolidated financial statements, the Group is still evaluating the potential impact of the above new PSAK and amendments to PSAK and has not yet determined the related effect on the Group’s interim consolidated financial statements.
Page 30
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 23 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) c. Prinsip-prinsip Konsolidasi c. Principles of Consolidation Entitas anak merupakan suatu entitas (termasuk entitas bertujuan khusus), dimana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan suatu entitas ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas tersebut dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal dimana pengendalian diperoleh Grup dan konsolidasi dihentikan saat Grup kehilangan kendali atas entitas anak. Subsidiary is an entity (including structured entities), over which the Group has control. The Group controls an entity when the Group is exposed to, or has rights to, variable returns from its involvement with the entity and has the ability to affect those returns through its power over the entity. Subsidiary is consolidated from the date on which control is obtained by the Group and ceases to be consolidated when the Group loses control of the subsidiary. Seluruh transaksi, saldo dan keuntungan dan kerugian antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi. Laporan keuangan konsolidasian interim disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam kondisi yang serupa. All intercompany transactions, balances and unrealized gains and losses on transactions between Group companies are eliminated. These interim consolidated financial statements have been prepared using uniform accounting policies for transactions and other events in similar circumstances. Grup mengakui Kepentingan Nonpengendali (“KNP”) pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional KNP atas aset neto teridentifikasi pihak yang diakuisisi. KNP disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. The Group recognizes any Non -controlling Interest (“NCI”) in the acquiree either at fair value or at the NCI proportionate share of the acquiree’s identifiable net assets. NCI is reported as equity in the consolidated statements of financial position, separate from the equity attributable to the owners of the parent entity. Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayarkan dengan porsi kepemilikan yang diperoleh atas nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas. Transactions with NCI that do not result in loss of control are accounted for as equity transactions. The difference between the fair value of any consideration paid and the relevant share acquired of the carrying value of net assets of the subsidiary is recorded in equity. Gains or losses on disposals to NCI are also recorded in equity.
Page 31
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 24 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) d. Kombinasi Bisnis d. Business Combinations Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari suatu akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya - biaya terkait akuisisi yang timbul dibebankan langsung ke laba rugi. Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is measured as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date fair value and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree’s identifiable net assets. Acquisition related costs incurred are directly charged to profit or loss. Ketika melakukan akuisisi atas suatu bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Grup memiliki opsi untuk menerapkan 'uji konsentrasi nilai wajar' yang memungkinkan penilaian yang disederhanakan apakah serangkaian aktivitas dan aset yang diakuisisi bukan merupakan bisnis. Uji konsentrasi dapat diterapkan pada basis transaksi per transaksi. Uji konsentrasi opsional dipenuhi jika secara substansial semua nilai wajar aset bruto yang diperoleh terkonsentrasi dalam satu aset teridentifikasi atau kelompok aset teridentifikasi serupa. When the Group acquires a business, it assesses the assets acquired and liabilities assumed for appropriate classification and designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as of the acquisition date. The Group has an option to apply a ‘fair value concentration test’ that permits a simplified assessment of whether an acquired set of activities and assets is not a business. The concentration test can be applied on a transaction-by-transaction basis. The optional concentration test is met if substantially all of the fair value of the gross assets acquired is concentrated in a single identifiable asset or group of similar identifiable assets. Jika pengujian tersebut terpenuhi, rangkaian aktivitas dan aset ditentukan bukan sebagai bisnis dan tidak diperlukan penilaian lebih lanjut. Jika pengujian tidak terpenuhi, atau jika Grup memilih untuk tidak menerapkan pengujian, penilaian rinci harus dilakukan dengan menerapkan persyaratan normal dalam PSAK 103. If the test is met, the set of activities and assets is determined not to be a business and no further assessment is needed. If the test is not met, or if the Group elects not to apply the test, a detailed assessment must be performed applying the normal requirements in PSAK 103. Setiap imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Any contingent consideration to be transferred by the acquirer is recognized at fair value at the acquisition date.
Page 32
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 25 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) d. Kombinasi Bisnis (lanjutan) d. Business Combinations (continued) Pada tanggal akuisisi, goodwill pertama kali diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai imbalan tersebut lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laba rugi. At acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the subsidiary acquired, the difference is recognized in profit or loss. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai, jika ada penurunan nilai goodwill tidak dipulihkan. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“ UPK”) dari Perusahaan dan/atau entitas anak yang diharapkan akan menerima manfaat dari kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang mengakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any accumulated impairment losses, if any impairment in goodwill is not reversed. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is, from the acquisition date, allocated to each of the Company and/or its subsidiaries Cash- Generating Units (“ CGU”) that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquirer are assigned to those CGUs. e. Penjabaran dan Saldo Mata Uang Asing e. Foreign Currency Translation and Balances Grup memelihara catatan akuntansi dalam Dolar Amerika Serikat (“ AS$” atau “ USD”), yang juga merupakan mata uang fungsional pemilik entitas induk dan mata uang penyajian Grup. Transaksi dalam mata uang lainnya dicatat dalam USD berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang lainnya dijabarkan ke dalam USD dengan kurs yang berlaku pada tanggal pelaporan, dan atas keuntungan atau kerugian yang timbul tersebut disajikan dalam laba rugi. The Group maintains its accounting records in United States Dollars (“ US$” or “ USD”), which is also the functional currency of the parent entity and the Group’s presentation currency. Transactions in other currencies are recorded in USD based on exchange rates prevailing at the time of such transactions. Monetary assets and liabilities denominated in other currencies are translated into USD at exchange rates prevailing on the reporting date, and any resulting gains or losses are reflected in profit or loss. Nilai tukar yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, adalah sebagai berikut (nilai USD penuh): Exchange rates used, based on the middle rates published by Bank Indonesia, were as follows (full USD amount): 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Rupiah 10.000 (“Rp”) 0.56 0.60 Rupiah 10,000 (“IDR”) Dolar Australia (“AUD”) 0.69 0.67 Australian Dollars (“AUD”) Euro (“EUR”) 1.14 1.18 Euro ("EUR") Dolar Singapura (“SGD”) 0.77 0.78 Singapore Dollars ("SGD")
Page 33
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 26 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) e. Penjabaran dan Saldo Mata Uang Asing (lanjutan) e. Foreign Currency Translation and Balances (continued) Kelompok Usaha Grup Group’s Companies Hasil usaha dan posisi keuangan dari kelompok usaha Grup yang memiliki mata uang fungsional yang berbeda dengan mata uang pelaporan, dijabarkan pada mata uang pelaporan sebagai berikut: The results and financial position of all the Group’s companies that have a functional currency different from the reporting currency are translated into the reporting currency as follows: a. aset dan liabilitas dari setiap laporan posisi keuangan yang disajikan, dijabarkan pada kurs penutup pada tanggal laporan posisi keuangan; a. assets and liabilities for each statement of financial position presented are translated at the closing rate at the date of that statement of financial position; b. penghasilan dan beban untuk setiap laporan laba rugi dijabarkan menggunakan kurs rata - rata; dan b. income and expenses for each statement of income are translated at average exchange rates; and c. seluruh selisih kurs yang timbul diakui dalam komponen ekuitas yang terpisah. c. all resulting exchange differences are recognized as a separate component of equity. f. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi f. Transaction with Related Parties Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan pada PSAK 224 , “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. The Group has transactions with related parties as defined in PSAK 224, “Related Part ies Disclosures”. Sifat dan cakupan transaksi dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian. The nature and extent of the transactions with related parties have been disclosed in the consolidated financial statements. g. Kas dan Setara Kas g. Cash and Cash Equivalents Kas dan setara kas meliputi semua saldo kas dan investasi yang sifatnya likuid dengan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang. Karena investasi ini memiliki jatuh tempo yang pendek, jumlah tercatat telah mendekati nilai wajarnya. Cash and cash equivalents consist of all cash balances and highly liquid investments with original maturities of three months or less. Because of the short maturity of these investments, the carrying amounts approximate their fair values. Dana yang tidak memenuhi kriteria kas dan setara kas dan memiliki pembatasan dalam penggunaannya disajikan sebagai “Kas yang dibatasi penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Funds that do not meet the criteria of cash and cash equivalents and have restrictions are presented as “Restricted cash” in the consolidated statements of financial position.
Page 34
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 27 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) h. Piutang Usaha h. Trade Receivables Piutang usaha adalah jumlah piutang dari pelanggan untuk produk yang terjual dalam kegiatan usaha . Jika penerimaan piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Trade receivables are amounts due from customers for products sold in the ordinary course of business. If collection is expected in one year or less (or in the normal operating cycle of the business if longer), they are classified as current assets. Otherwise, they are presented as non-current assets. Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi cadangan atas penurunan nilai, atau diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Trade receivables are recognized initially at fair value and subsequently measured at amortized cost using the effective interest rate method, less provision for impairment, or are measured at fair value through profit or loss. i. Aset dan Liabilitas Keuangan i. Financial Assets and Liabilities Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK 109, Instrumen Keuangan, dimana aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, sedangkan liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Tidak terdapat perubahan signifikan dalam klasifikasi dan pengukuran aset dan liabilitas keuangan Grup. The Group classifies its financial assets in accordance with PSAK 109, Financial Instruments, wherein the Group’s financial assets are classified as financial assets at amortized cost and financial assets at fair value through profit or loss, while the Group’s financial liabilities are classified as financial liabilities at amortized cost. There are no significant changes in the classification and measurement of the Group’s financial assets and liabilities. Aset keuangan Financial assets Setelah pengakuan awal, aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu: (a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan. After initial recognition, financial assets are subsequently measured at amortized cost, fair value through other comprehensive income or fair value through profit or loss, on the basis of both: (a) The Group’s business model for managing the financial assets; and (b) The contractual cash flow characteristics of the financial assets.
Page 35
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 28 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets and Liabilities (continued) 1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi 1. Financial assets at amortized cost Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan A financial asset shall be measured at amortized cost if both of the following conditions are met: (a) the financial asset is held within a business model whose objective is to hold financial assets in order to collect contractual cash flows; and (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. (b) the contractual terms of the financial assets give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Financial assets at amortized cost is measured at initial amount minus the principal repayments, plus or minus the cumulative amortization using the effective interest method of any difference between that initial amount and the maturity amount, adjusted for allowance for impairment. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 , kategori ini meliputi kas dan setara kas, kas yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha serta surat berharga investasi, piutang lainnya dan deposit dalam akun aset lainnya. As of June 30 , 2026 and December 31, 2025, this category includes cash and cash equivalents, restricted cash, trade receivables and investment securities, other receivables and deposit s included in other assets account. 2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 2. Financial assets at fair value through profit or loss Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi adalah aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki untuk diperdagangkan dan aset keuangan yang ditujukan pada pengakuan awal sebagai 'pada nilai wajar melalui laba rugi'. Aset keuangan yang digolongkan dimiliki untuk diperdagangkan adalah jika perolehannya terutama untuk tujuan menjual atau membeli kembali dalam waktu dekat dan ada bukti pola pengambilan keuntungan jangka pendek yang baru -baru ini terjadi. Derivatif juga dikategorikan dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditujukan sebagai lindung nilai. Financial assets at fair value through profit or loss are financial assets classified as held for trading and financial assets designated on initial recognition as ‘at fair value through profit or loss’. A financial asset is classified as held for trading if it is acquired principally for the purpose of selling or repurchasing it in the near term and for which there is evidence of a recent actual pattern of short term profit taking. Derivatives are also categorized as held for trading unless they are design ated as hedges.
Page 36
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 29 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets and Liabilities (continued) Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued) 2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) 2. Financial assets at fair value through profit or loss (continued) Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang ditetapkan saat pengakuan awal sebagai 'pada nilai wajar melalui laba rugi' saat penetapan tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi ketidakcocokan akuntansi, pada saat sekelompok aset keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi dengan nilai wajar sesuai dengan manajemen risiko yang terdokumentasi atau strategi investasi dan informasi mengenai kelompok ini diberikan atas dasar pengelolaan manajemen kunci, atau bila kontrak berisi derivatif melekat yang memenuhi persyaratan tertentu. Financial assets are classified as financial assets designated on initial recognition as ‘at fair value through profit or loss’ when the designation eliminates or significantly reduces an accounting mismatch, when a group of financial assets is managed and their performance is evaluated on a fair value basis in accordance with a documented risk management or investment strategy and information about this group is provided on that basis to the entity’s key management, or when a contract contains an embedded derivative that meets particular conditions. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar derivatif yang dikelola dalam hubungannya dengan aset keuangan yang ditentukan, termasuk dalam laba rugi. Gains and losses arising from changes in the fair value of derivatives that are managed in conjunction with designated financial assets are included in profit or loss. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, aset keuangan Grup yang ditetapkan pada pengakuan awal sebagai 'pada nilai wajar melalui laba rugi' terdiri dari piutang usaha tertentu dari penjualan tembaga atau emas sementara. As of June 30 , 2026 and December 31, 2025, the Group’s financial assets designated on initial recognition as ‘at fair value through profit or loss’ comprise certain trade receivables from provisional copper or gold sales. Liabilitas keuangan Financial liabilities Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar dari jumlah yang diterima dan, dalam hal pinjaman dan utang, dikurangi dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. The Group determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. Financial liabilities are recognized initially at the fair value of the consideration received and, in the case of loans and borrowings, less directly attributable transaction cost. - Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi - Financial liabilities at amortized cost Kategori ini merupakan liabilitas keuangan yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan atau pada saat pengakuan awal tidak ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. This category pertains to financial liabilities that are not held for trading or not designated at fair value through profit or loss upon the inception of the liability.
Page 37
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 30 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets and Liabilities (continued) Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued) - Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (lanjutan) - Financial liabilities at amortized cost (continued) Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi. Financial liabilities at amortized cost is measured at initial amount minus the principal repayments, plus or minus the cumulative amortization using the effective interest method of any difference between that initial amount and the maturity amount. The amortization of the effective interest rate is included in finance costs in profit or loss. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 , kategori ini terdiri dari utang usaha dan beban akrual, pinjaman bank serta liabilitas lainnya. As of June 30 , 2026 and December 31, 2025, this category includes trade payables and accrued expenses, bank loans and other liabilities. Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Financial assets and liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statements of financial position if, and only if, there is a currently enforceable right to offset the recognized amounts and there is intention to settle on a net basis, or to realize the asset and settle the liability simultaneously. Instrumen Keuangan Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai Derivative Financial Instruments and Hedging Activities Instrumen keuangan derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai wajar tanggal kontrak derivatif dimulai dan selanjutnya dinilai kembali sebesar nilai wajarnya. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang terjadi tergantung apakah derivatif tersebut merupakan instrumen lindung nilai dan jika demikian sifat objek yang dilindungi nilainya. Grup mengelompokkan derivatif tertentu sebagai (a) lindung nilai atas nilai wajar aset atau liabilitas yang diakui atau komitmen pasti yang belum diakui (lindung nilai wajar); atau (b) lindung nilai risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas atau transaksi yang diperkirakan kemungkin an besar terjadi (lindung nilai arus kas). Derivative financial instruments are initially recognized at fair value on the date on which a derivative contract is entered into and are subsequently remeasured at their fair values. The method of recognizing the resulting gain or loss depends on whether the derivative is designated as a hedging instrument and, if so, on the nature of the item being hedged. The Group designates certain derivatives as either (a) hedges of the fair value of recognized assets or liabilities or a firm commitment (fair value hedge); or (b) hedges of a particular risk associated with a recognized asset or liability or a highly probable forecast transaction (cash flow hedge).
Page 38
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 31 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets and Liabilities (continued) Instrumen Keuangan Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai (lanjutan) Derivative Financial Instruments and Hedging Activities (continued) Pada saat terjadinya transaksi, Grup mendokumentasi hubungan antara instrumen lindung nilai dan yang dilindung nilai, juga tujuan manajemen risiko dan strategi yang diterapkan dalam melakukan berbagai macam transaksi lindung nilai. Grup juga mendokumentasikan penilaiannya, pada saat terjadinya dan secara berkesinambungan, apakah derivatif yang digunakan untuk transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi dalam rangka saling hapus perubahan nilai wajar atau arus kas yang dilindung nilai. At the inception of the transaction, the Group documents the relationship between hedging instruments and hedging items, as well as its risk management objectives and the strategy for undertaking hedging transactions. The Group also documents its assessment, both at the hedge inception and on an ongoing basis, of whether the derivatives used in hedging transactions are highly effective in offsetting changes in the fair value of or the cash flow from hedged items. Bagian efektif perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian yang terkait bagian yang tidak efektif diakui dalam laba rugi, jika ada. The effective portion of changes in the fair value of derivatives that are designated and qualify as cash flow hedges is recognized in other comprehensive income. The gain or loss relating to the ineffective portion is recognized immediately in profit or loss, if any. Jumlah yang diakumulasikan dalam penghasilan komprehensif lain di ekuitas direklasifikasi ke laba rugi pada saat yang dilindung nilai mempengaruhi laba rugi. Keuntungan atau kerugian terkait bagian efektif lindung nilai arus kas diakui dalam laba rugi, di baris yang sama dengan yang dilindung nilai yang terkait. Akan tetapi, ketika proyeksi transaksi yang dilindung nilai menimbulkan aset non -keuangan (contohnya persediaan atau aset tetap), keuntungan dan kerugian yang sebelumnya ditangguhkan di ekuitas akan dialihkan dari ekuitas dan dimasukkan di dalam pengukuran awal harga perolehan aset tersebut. Jumlah yang ditangguhkan pada akhirnya diakui dalam akun beban pokok pendapatan apabila terkait dengan persediaan atau dalam akun beban penyusutan apabila terkait dengan aset tetap. Amounts accumulated in other comprehensive income within equity are reclassified to profit or loss in the period when the hedged item affects profit or loss. The gain or loss relating to the effective portion of the cash flow hedge is recognized in profit or loss in the same line as the hedged item to which it relates. However, when the forecast transaction that is being hedged results in the recognition of a non -financial asset (for example, inventory or property, plant and equipment), the gains and losses previously deferred in equity are transferred from equity and included in the initial measurement of the cost of the asset. The deferred amounts are ultimately recognized in the cost of revenue in the case of inventory or in depreciation expense in the case of property, plant and equipment. Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, atau ketika lindung nilai tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ada di ekuitas saat itu tetap berada di bagian ekuitas dan diakui pada saat prakiraan transaksi terjadi dalam laba rugi. Apabila prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan akan terjadi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah dicatat di bagian ekuitas segera dialihkan dalam laba rugi. When a hedging instrument expires or is sold, or when a hedge no longer meets the criteria for hedge accounting, any cumulative gain or loss existing in equity at that time remains in equity and is recognized when the forecast transaction is ultimately recognized in profit or loss. When a forecast transaction is no longer expected to occur, the cumulative gain or loss that was reported in equity is immediately transferred to profit or loss.
Page 39
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 32 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) i. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets and Liabilities (continued) Instrumen Keuangan Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai (lanjutan) Derivative Financial Instruments and Hedging Activities (continued) Perubahan nilai wajar dari derivatif yang tidak ditetapkan, atau tidak memenuhi kriteria untuk, akuntansi lindung nilai diakui secara langsung dalam laba rugi. Changes in the fair value of any derivative instruments that are not designated as, or do not qualify for, hedge accounting are recognized immediately in profit or loss. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup hanya memiliki instrumen lindung nilai arus kas. As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Group only had hedging instruments designated as cash flow hedges. j. Penurunan Nilai Aset Keuangan j. Impairment of Financial Assets Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah Kerugian Kredit Ekspektasian (“ ECL”). Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuanga n pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal. At each reporting date, the Group assesses whether the credit risk on a financial instrument has increased significantly since initial recognition. When making the assessment, the Group uses the change in the risk of a default occurring over the expected life of the financial instrument instead of the change in the amount of Expected Credit Loss (“ ECL”). To make that assessment, the Group compares the risk of a default occurring on the financial instrument as of the reporting date with the risk of a default occurring on the financial instrument as of the date of initial recognition and consider reasonable and supportable information, that is available without undue cost or effort at the reporting date about past events, current conditions and forecasts of future economic conditions, that is indicative of significant increases in credit risk since initial recognition. Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur ECL yang menggunakan cadangan ECL seumur hidup untuk seluruh saldo piutang usaha dan piutang lainnya dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya. Penelaahan ECL termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan tingkat kerugian ekspektasian. The Group applies the “simplified approach” to measuring ECL which uses a lifetime ECL allowance for all trade receivables, other receivables and contract assets without significant financing components and the “general approach” for all other financial assets. The general approach incorporates a review for any significant increase in counterparty credit risk since inception. The ECL reviews include assumptions about the risk of default and expected loss rates.
Page 40
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 33 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) k. Stockpiles dan Persediaan k. Stockpiles and Inventories Secara umum, biaya yang timbul untuk atau memberi manfaat proses produksi diakumulasikan sebagai stockpiles dan persediaan. Stockpiles dan persediaan dinyatakan sebesar harga perolehan rata-rata atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga penjualan produk masa depan berdasarkan harga logam saat ini dan jangka panjang, dikurangi estimasi biaya untuk menyelesaikan produksi dan menjadi barang siap dijual. Penurunan nilai stockpiles dan persediaan ke nilai realisasi bersih diakui sebagai komponen beban terkait penjualan. In general, costs that are incurred in or benefit the production process are accumulated as stockpiles and inventories. Stockpiles and inventories are carried at the lower of average cost or net realizable value. Net realizable value represents the estimated future sales price of the product based on current and long term metals prices, less the estimated costs to complete production and bring the product to sale. Write - downs of stockpiles and inventories to net realizable value are reported as a component of costs applicable to sales. Stockpiles dan persediaan jangka pendek ditentukan berdasarkan jumlah yang diharapkan untuk diproses dalam 12 bulan ke depan. Stockpiles dan persediaan yang tidak diharapkan akan diproses dalam 12 bulan ke depan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. The current portion of stockpiles and inventories is determined based on the expected amounts to be processed within the next 12 months. Stockpiles and inventories not expected to be processed within the next 12 months are classified as non-current. Klasifikasi utama adalah sebagai berikut: The major classifications are as follows: - Stockpiles - Stockpiles Stockpiles merupakan bijih yang telah diekstrak dari tambang dan tersedia untuk diproses lebih lanjut. Stockpiles diukur dengan memperkirakan jumlah ton yang ditambahkan dan dikeluarkan dari stockpiles, jumlah pon setara kandungan tembaga (berdasarkan data pengujian kadar logam) dan perkiraan tingkat pemulihan metalurgi (berdasarkan ekspektasi metode pemrosesan). Tonase bijih stockpile diverifikasi dengan survei periodik. Biaya dialokasikan ke stockpiles berdasarkan nilai relatif dari material yang ditimbun dan diproses menggunakan biaya saat ini yang timbul sampai ke titik penim bunan bijih, termasuk biaya overhead dan amortisasi yang berkaitan dengan operasi pertambangan, dan akan dikurangkan berdasarkan nilai perolehan rata-rata per unit yang dapat dipulihkan. Stockpiles represent ore that has been extracted from the mine and is available for further processing. Stockpiles are measured by estimating the number of tons added and removed from the stockpile, the number of contained copper equivalent pounds (based on assay data) and the estimated metallurgical recovery rates (based on the expected processing method). Stockpile ore tonnages are verified by periodic surveys. Costs are allocated to stockpiles based on relative values of material stockpiled and processed using current costs incurred up to the point of stockpiling ore, including applicable overhead and amortization relating to mining operations, and removed at the average cost per recoverable unit.
Page 41
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 34 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) k. Stockpiles dan Persediaan (lanjutan) k. Stockpiles and Inventories (continued) - Persediaan - dalam proses - mill - In-process inventories - mill Persediaan - dalam proses - mill merupakan material yang saat ini sedang dalam proses konversi untuk menjadi persediaan konsentrat. Proses konversi termasuk mill in -circuit material. Material dalam proses pengerjaan diukur berdasarkan pengujian bahan logam atas bahan yang dimasukkan ke dalam proses dan proyeksi nilai pemulihan dari pabrik pengolahan. Persediaan dalam p roses dinilai sebesar nilai perolehan rata-rata material yang dimasukkan ke dalam proses ditambah biaya dalam proses konversi, termasuk penyusutan dan amortisasi atas fasilitas yang digunakan dalam proses yang terjad i sampai dengan tahap tersebut. In-process inventories - mill represent materials that are currently in the process of being converted to a concentrate inventory . Conversion processes include mill in -circuit material. In-process material is measured based on assays of the material fed into the process and the projected recoveries of the processing plant. In -process inventories are valued at the average cost of the material fed into the process plus the in -process conversion costs, including applicable depreciation and amortization relating to the process facilities incurred to that point in the process. - Persediaan konsentrat - Concentrate inventories Persediaan konsentrat merupakan konsentrat tembaga yang mengandung tembaga, emas dan perak. Persediaan konsentrat dinilai pada harga perolehan rata- rata. Biaya -biaya ditambahkan ke dan dikurangkan dari persediaan konsentrat berdasarkan kandungan logam dalam ton konsentrat dan di nilai pada harga perolehan rata-rata atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Concentrate inventories represent copper concentrate that contain copper, gold and silver. The Group values concentrate inventory at the average cost. Costs are added to and removed from the concentrate inventory based on metal contained in the tons of concentrate and are valued at the lower of average cost or net realizable value. - Persediaan - dalam proses - Smelter - In-process inventories - Smelter Persediaan - dalam p roses - Smelter merupakan material yang sedang berada dalam proses pengolahan di fasilitas peleburan atau pemurnian dan belum dalam bentuk yang dapat dijual. Persediaan ini mencakup produk antara lain seperti anoda tembaga, lumpur anoda, dan material lain yang masih berada dalam tahap transisi antara proses peleburan dan pemurnian. Persediaan - dalam proses - Smelter diukur berdasarkan hasil uji kandungan dari konsentrat yang dimasukkan ke dalam proses serta proyeksi tingkat perolehan dari fasilitas peleburan dan pemurnian. Nilai persediaan - dalam proses - Smelter ditentukan berdasarkan biaya rata -rata konsentrat yang digunakan dalam proses peleburan dan pemurnian, ditambah dengan biaya konversi selama proses, termasuk bagian biaya peleburan dan pemurnian yang dapat dialokasikan serta penyusutan dan amortisasi atas fasilitas terkait yang terjadi hingga titik tersebut dalam proses. In-process inventories - Smelter represent materials currently undergoing processing in the smelter or refining plant that are not yet in a saleable form. This includes intermediate products such as copper anode, anode slime and other materials that are still in transition between the smelting and refining stages. In-process inventories - Smelter is measured based on assays of the concentrate inventories fed into the process and the projected recoveries of the smelting and refining plant. Inventories in -process inventories - Smelter is valued at the average cost of the concentrate inventories fed into the smelter and refining process plus the in - process conversion cost, including allocable portion of smelter and refinery costs and depreciation and amortization of related facilities incurred up to the point in the process.
Page 42
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 35 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) k. Stockpiles dan Persediaan (lanjutan) k. Stockpiles and Inventories (continued) - Persediaan katoda tembaga - Copper cathode inventories Persediaan katoda tembaga merupakan katoda tembaga hasil pemurnian yang telah selesai diproses dan siap untuk dijual atau dikirim. Persediaan katoda tembaga dinilai berdasarkan biaya rata -rata. Biaya ditambahkan dan dikurangkan dari persediaan katoda tembaga berdasarkan jumlah ton katoda tembaga, dan dinilai pada nilai terendah antara biaya rata -rata atau nilai realisasi bersih. Copper cathode inventories represent refined copper cathode that are completed and ready for sale or delivery. Copper cathode inventories are valued at the average cost. Costs are added to and removed from copper cathode inventories based on the tons of copper cathode and are valued at the lower of average cost or net realizable value. - Persediaan emas murni - Refined gold inventories Persediaan emas murni merupakan emas hasil pemurnian yang telah selesai diproses dan siap untuk dijual atau dikirim. Persediaan emas murni dinilai berdasarkan biaya rata -rata. Biaya ditambahkan dan dikurangkan dari persediaan emas murni berdasarkan jumlah ton emas, dan dinilai pada nilai terendah antara biaya rata -rata atau nilai realisasi bersih. Refined g old inventories represent refined gold that are completed and ready for sale or delivery. Refined gold inventories are valued at the average cost. Costs are added to and removed from refined gold inventories based on the tons of gold and are valued at the lower of average cost or net realizable value. - Material dan perlengkapan - Materials and supplies Material dan perlengkapan dinyatakan sebesar harga perolehan rata -rata atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya tersebut termasuk pajak terkait dan biaya pengiriman. Materials and supplies are valued at the lower of average cost or net realizable value. Cost includes applicable taxes and freight. Cadangan penurunan nilai untuk material dan perlengkapan yang usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau hasil penjualan masa depan dari masing -masing jenis persediaan. A provision for obsolete materials and supplies is determined on the basis of estimated future usage or sale proceeds of individual inventory items. l. Biaya Dibayar Dimuka l. Prepayments Biaya dibayar dimuka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya. Bagian jangka panjang dari biaya dibayar di muka, jika ada, disajikan sebagai bagian dari “Aset Tidak Lancar Lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian interim. Prepayments are amortized and charged to operations over the periods benefited. The long term portion of prepayments, if any, are presented as part of “Other Non -current Assets” account in the interim consolidated statements of financial position. m. Aset Tetap m. Property, Plant and Equipment Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan, dan selanjutnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan amortisasi dan penurunan nilai. Property, plant and equipment are initially recognized at cost and subsequently, carried at cost less accumulated depreciation and amortization and impairment loss.
Page 43
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 36 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) m. Aset Tetap (lanjutan) m. Property, Plant and Equipment (continued) Aset tetap disusutkan menggunakan estimasi masa manfaat aset dan metode penyusutan sebagai berikut: Property, plant and equipment are depreciated using the estimated assets useful life and depreciation method as follows: Masa manfaat/ Metode penyusutan/ Aset/Assets Useful life Depreciation method Pengembangan tanah/Land improvements Umur tambang/ Unit-produksi/Unit-of-production Life-of-mine Bangunan, fasilitas dan aset yang terkait/ 2 - 33 tahun/years Garis lurus/Straight-line Buildings, facilities and related assets Mesin dan peralatan/Machinery and equipment 2 - 34 tahun/years Garis lurus/Straight-line Biaya penghentian pemakaian aset/ Umur tambang/ Unit-produksi/Unit-of-production Asset retirement costs Life-of-mine Aset hak-guna/Right-of-use asset 5 - 20 tahun/years Garis lurus/Straight-line Biaya-biaya yang terjadi setelah pengakuan awal diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah, mana yang sesuai, hanya jika kemungkinan besar Grup memperoleh manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat dari komponen yang diganti dihentikan pengakuannya. Biaya perbaikan dan pemeliharaan lainnya dibebankan ke laba rugi dalam periode ketika biaya-biaya tersebut terjadi. Subsequent costs are included in the property, plant and equipment’s carrying amount s or recognized as a separate asset, as appropriate, only when it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the Group and the cost of the item can be measured reliably. The carrying amount of the replaced part is derecognized. All other repairs and maintenance are charged to profit or loss during the period in which they are incurred. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya -biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap yang sesuai pada saat proses konstruksi telah selesai dan aset baru tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan dan kondisi yang dimaksudkan oleh manajemen. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal tersebut. Construction-in-progress is stated at acquisition cost. Such costs are reclassified to the appropriate property, plant and equipment accounts when construction is completed and the new asset becomes ready to use in the manner and condition intended by management. Depreciation is charged from such date. Biaya keuangan yang dapat dialokasikan ke biaya pengembangan properti pertambangan dan pembangunan fasilitas baru dikapitalisasi sampai aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya. Keuntungan atau kerugian atas pelepasan aset diakui dalam laba rugi. Finance costs allocable to the cost of developing mining properties and to constructing new facilities is capitalized until assets are ready for their intended use. Gains or losses from normal asset disposals are recognized in profit or loss. Lihat Catatan 2u untuk biaya penghentian pemakaian aset. Refer to Note 2u for asset retirement cost.
Page 44
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 37 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) m. Aset Tetap (lanjutan) m. Property, Plant and Equipment (continued) Nilai sisa, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah dan disesuaikan secara prospektif, jika di perlukan, pada setiap akhir tahun buku. The residual values, useful lives and methods of depreciation of property, plant and equipment are reviewed, and adjusted prospectively if appropriate, at each financial year-end. n. Properti Pertambangan n. Mining Properties Biaya yang berkaitan dengan kegiatan eksplorasi, evaluasi dan pengembangan di setiap area pertambangan, sepanjang memenuhi kriteria untuk penangguhan, dikapitalisasi dan diamortisasi dengan menggunakan metode Unit - produksi berdasarkan estimasi setara tembaga yang dapat dipulihkan dari cadangan terbukti dan terduga. Costs relating to exploration, evaluation and development activities in each of the area of interest, as long as they meet the criteria for deferral, are capitalized and amortized using Unit- of-production method based on the estimated recoverable copper equivalent in proven and probable reserves. o. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama o. Investment in Associates and Joint Ventures Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian interim menggunakan metode ekuitas, kecuali investasi pada entitas asosiasi tertentu yang dimiliki secara tidak langsung melalui entitas yang merupakan organisasi modal ventura, reksa dana, unit perwalian atau entitas sejenis, yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali dalam hal investasi atau bagian dari investasi tersebut, diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan dengan demikian dicatat sesuai dengan PSAK 10 5, “Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan”. The results and assets and liabilities of associates or joint ventures are incorporated in these interim consolidated financial statements using the equity method of accounting, except for certain investments in associates held indirectly through an entity that is a venture capital organization, mutual fund, unit trust or similar entities which are measured at fair value through profit and loss, except when the investment, or a portion thereof, is classified as held for sale, in which case it is accounted f or in accordance with PSAK 105, “Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations”. Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian interim sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi atau ventura bersama adalah sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, maka Grup menghentikan pengakuannya atas rugi lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki kewajiban konstruktif atau hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama. Under the equity method, an investment in associate or joint venture is initially recognized in the interim consolidated statement of financial position at cost and adjusted thereafter to recognize the Group’s share of the profit or loss and other comprehensive income of the associate or joint venture. When the Group’s share of losses of associate or joint venture exceeds the Group’s interest in that associate or joint venture, the Group discontinues recognizing its share of further losses. Additional losse s are recognized only to the extent that the Group has incurred legal or constructive obligations or made payments on behalf of the associate or joint venture. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang harus diakui atas investasi Grup pada entitas asosiasi atau ventura bersama. The Group determines at each reporting date whether it is necessary to recognize any impairment loss with respect to the Group’s investment in associate or joint venture.
Page 45
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 38 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) o. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama (lanjutan) o. Investment in Associates and Joint Ventures (continued) Ketika entitas dalam Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama milik Grup, keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dari transaksi tersebut diakui dalam laporan keuangan konsolidasian interim Grup hanya sebatas kepentingan para pihak dalam asosiasi atau ventura bersama yang tidak terkait dengan Grup. When a Group entity transacts with an associate or joint venture of the Group, profits and losses resulting from the transactions with the associate or joint venture are recognized in the Group’s interim consolidated financial statements only to the extent of interests in the associate or joint venture that are not related to the Group. p. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan p. Impairment of Non-Financial Assets Grup melakukan evaluasi atas aset non - keuangan untuk menguji penurunan nilai ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi. The Group reviews and evaluates its non - financial assets for impairment when events or changes in circumstances indicate that the carrying amount may not be recoverable. An impairment loss is recognized for the amount by which the asset’s carrying amount exceeds its recoverable amount. The recoverable amount is the higher of an asset’s fair value less costs to sell and value in use. For the purposes of assessing impairment, assets are grouped at the lowest levels for which there are separately identifiable cash flows. Pemulihan penurunan nilai dicatat sebagai pendapatan pada periode ketika pemulihan terjadi. Rugi penurunan nilai atas goodwill tidak akan dipulihkan. Reversal of impairment is recorded as income in the period when the reversal occurs. Impairment losses relating to goodwill will not be reversed. q. Pinjaman q. Borrowings Pinjaman diakui pada awalnya sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya transaksi yang terjadi. Pinjaman kemudian dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi, dengan selisih antara hasil perolehan (dikurangi dengan biaya transaksi) dan nilai penarikan diakui dalam laba rugi selama periode pinjaman dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Borrowings are recognized initially at their fair value, net of any transaction costs incurred. Borrowings are subsequently carried at amortized cost, with any difference between the proceeds (net of transaction costs) and the redemption value recognized in profit or loss over the period of the borrowing, using the effective interest method. Biaya-biaya yang dibayar untuk mendapatkan fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman tersebut, apabila besar kemungkinan akan dilakukan penarikan atas sebagian atau seluruh fasilitas tersebut. Dalam hal ini, biaya tersebut ditangguhkan sampai dilakukan penarikan. Fees paid on the establishment of loan facilities are recognized as transaction costs of the loan to the extent that it is probable that some or all of the facilities will be drawn down. In this case, the fee is deferred until the drawdown occurs.
Page 46
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 39 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) r. Utang Usaha dan Liabilitas Lainnya r. Trade Payables and Other Liabilities Utang usaha dan liabilitas lainnya pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek apabila pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang setelah tanggal pelaporan. Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. Trade payables and other liabilities are recognized initially at fair value and subsequently measured at amortized cost using the effective interest method. Trade payables are classified as current liabilities if payment is due within one year of the reporting date. If not, they are presented as non-current liabilities. s. Pengakuan Pendapatan dan Beban s. Revenue and Expense Recognition Grup menerapkan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan melalui tahapan analisa berikut: The Group has applied PSAK 115 which recognized revenue using following steps of assessment: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang yang dijanjikan ke pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer. 2. Identify the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or services that are distinct. 3. Determine the transaction price. The transaction price is the amount of consideration to which an entity expects to be entitled in exchange for transferring promised goods to a customer. 4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan (jika ada) dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang berbeda yang dijanjikan di kontrak. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang tersebut) di suatu titik waktu. 4. Allocate the transaction price to each performance obligation (if any) on the basis of the relative stand -alone selling prices of each distinct goods promised in the contract. 5. Recognize revenue when performance obligation is satisfied by transferring promised goods to a customer (which is when the customers obtain control of those goods) which is at a point in time. Pendapatan Grup dari penjualan emas dan tembaga diakui, setelah dikurangi biaya pengolahan dan pemurnian, ketika terdapat bukti persuasif adanya kesepakatan yang mengikat, harga yang dapat ditentukan, barang telah dikirim, hak kepemilikan telah dialihkan ke pelanggan dan perolehan atas tagihan penjualan dapat dipastikan dengan andal. Pendapatan dari tembaga atau emas dicatat sebagai penjualan bersih, sedangkan pendapatan dari produk sampingan dikreditkan ke beban pokok penjualan. The Group’s copper and gold revenue is recognized, net of treatment and refining charges, from a sale when evidence of an arrangement exists, the price is determinable, the product has been delivered, the title has been transferred to the customer and collection of the sales price is reasonably assured. Revenues from copper or gold are credited to net sales and revenues from by-product sales are credited to cost applicable to sales as by-product credit.
Page 47
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 40 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) s. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) s. Revenue and Expense Recognition (continued) Penjualan konsentrat dan katoda tembaga Grup awalnya dicatat berdasarkan 100% dari harga penjualan sementara. Sebelum pelunasan akhir terjadi, penyesuaian atas harga penjualan sementara dibuat untuk memperhitungkan dampak perubahan pasar dengan menggunakan harga masa depan (forward) untuk estimasi bulan penerimaan. Apabila terjadi perubahan dalam kuantitas logam setelah diterimanya informasi baru dan hasil uji mineral, kuantitas penjualan sementara juga disesuaikan. Risiko utama yang berkaitan dengan pengakuan penjua lan dengan menggunakan dasar sementara tersebut termasuk fluktuasi harga logam yang terjadi dari tanggal awal pencatatan transaksi sampai tanggal pelunasan akhir. Jika penurunan yang signifikan dalam harga logam terjadi antara tanggal harga sementara dan tanggal pelunasan akhir, hal tersebut memungkinkan Grup dapat diminta untuk mengembalikan sebagian dari hasil penjualan yang telah diterima berdasarkan faktur sementara. The Group’s concentrate and copper cathode sales are initially recorded based on 100% of the provisional sales prices. Until final settlement occurs, adjustments to the provisional sales prices are made to take into account the mark -to- market changes based on the forward prices for the estimated month of settlement. For changes in metal quantities upon receipt of new information and assay, the provisional sales quantities are adjusted as well. The principal risks associated with recognition of sales on a provisional basis include metal price fluctuations between the date initially recorded and the date of final settlement. If a significant decline in metal prices occurs between the provisional pricing date and the final settlement date, it is reasonably possible that the Group could be required to return a portion of the sales proceeds received based on the provisional invoice. Penjualan konsentrat dan katoda tembaga Grup berdasarkan harga sementara mengandung derivatif melekat. Kontrak utama adalah piutang dari penjualan tembaga dengan harga masa depan (forward) London Metal Exchange (“LME”) serta penjualan emas dan perak dengan harga masa depan (forward) London Bullion Market Association (“LBMA”) pada saat penjualan. Derivatif melekat, yang tidak memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai, bersama dengan piutang utama sebagai kontrak utama merupakan aset keuangan yang di ukur pada nilai wajar melalui laba rugi sejak awal. Instrumen ini disesuaikan dengan harga pasar melalui pendapatan setiap periode sebelum pelunasan akhir. The Group’s concentrate and copper cathode sales are based on a provisional price contains an embedded derivative. The host contract is the receivable from the sale of the copper at the forward London Metal Exchange (“ LME”) price and the sale of the gold and silver at the forward London Bullion Market Association (“LBMA”) at the time of sale. The embedded derivative, which does not qualify for hedge accounting, together with the host receivable are designated as a financial asset carried at fair value through profit or loss since inception. The instrument is marked to market through earnings each period prior to final settlement. Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan metode akrual. Expenses are recognized as incurred on accrual basis.
Page 48
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 41 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) t. Biaya Pengupasan Lapisan Tanah t. Stripping Costs Untuk memenuhi persyaratan kapitalisasi sebagai aset aktivitas pengupasan lapisan tanah, biaya pengupasan pasca produksi harus memenuhi tiga kriteria berikut: In order to qualify for capitalization as a stripping activity asset, post -production stripping costs must meet three criteria: - harus memungkinkan bahwa manfaat ekonomis dapat direalisasi pada periode akuntansi mendatang sebagai hasil dari peningkatan akses ke badan bijih yang diperoleh dari aktivitas pengupasan lapisan tanah; - it must be probable that economic benefit will be realized in a future accounting period as a result of improved access to the ore body created by the stripping activity; - harus memungkinkan untuk dapat mengidentifikasi ‘komponen’ dari badan bijih sebagai hasil dari peningkatan akses; dan - it must be possible to identify the ‘component’ of the ore body for which access has been improved; and - harus memungkinkan untuk dapat mengukur dengan andal b iaya yang terkait dengan aktivitas pengupasan lapisan tanah. - it must be possible to reliably measure the costs that relate to the stripping activity. ‘Komponen’ adalah volume tertentu dari badan bijih yang dapat lebih mudah diakses melalui aktivitas pengupasan lapisan tanah. Komponen biasanya akan menjadi bagian dari badan bijih yang lebih besar yang dapat dibedakan berdasarkan masa manfaat ekonomis yang terpisah. A ‘component’ is a specific volume of the ore body that is made more accessible by the stripping activity. It will typically be a subset of the larger ore body that is distinguished by a separate useful economic life. Ketika biaya perolehan aktivitas pengupasan lapisan tanah terkait pengembangan yang memiliki manfaat masa depan tidak dapat dipisahkan dari biaya untuk memproduksi persediaan periode berjalan, misalnya terdapat campuran antara limbah yang diangkat saat mengekstrak bijih di periode berjalan dengan limbah yang diangkat agar dapat mengekstrak bijih di masa depan, biaya pengupasan lapisan tanah dialokasikan ke masing -masing aktivitas berdasarkan ukuran produksi yang relevan. Umumnya, ukuran produksi akan dihitu ng berdasarkan pada rasio (“ Rasio”) yang diperoleh dengan membagi tonase batu buangan (limbah) yang ditambang dari komponen selama periode tersebut dengan kuantitas mineral yang terkandung dalam bijih komponen yang ditambang. Biaya pengupasan lapisan tanah yang terjadi dalam periode yang terkait dengan komponen tersebut akan ditangguhkan selama Rasio periode berjalan melebihi Rasio masa manfaat komponen. Aset aktivitas pengupasan lapisan tanah diamortisasi menggunakan metode Unit-produksi berdasarkan perkir aan produksi kandungan mineral selama masa manfaat komponen. When the cost of stripping related to development which has a future benefit is not distinguishable from the cost of producing current inventories, i.e. there is a mixture of waste being removed to extract ore in the current period as well as waste being removed to allow extraction of ore in future periods, the stripping costs are allocated to each activity based on a relevant production measure. Generally, the measure would be calculated based on a ratio (“Ratio”) obtained by dividing the tonnage of waste mined for the component for the period by the quantity of minerals contained in the ore mined for the component. Stripping costs incurred in the period related to the component are deferred to the extent that the current period Ratio exceeds the life of component Ratio. The stripping activity asset is amortized on a Unit-of-production basis based on expected production of contained mineral over the life of the component.
Page 49
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 42 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) u. Liabilitas Reklamasi dan Penutupan Tambang u. Reclamation and Closure Liabilities Estimasi liabilitas reklamasi dan penutupan tambang di masa mendatang adalah berdasarkan ketentuan hukum dan kewajiban konstruktif. Biaya reklamasi dan penutupan tambang diakru dan dibebankan ke laba rugi selama estimasi masa operasi yang diharapkan dari aset tambang. Estimated future reclamation and closure liabilities are based principally on legal requirements and constructive obligations. Reclamation and closure costs are accrued and charged to operations over the expected operating life of the assets. Pencadangan untuk biaya pembongkaran, pemindahan dan restorasi merupakan kewajiban yang terkait dengan penghentian aset tambang dan fasilitas pabrik tertentu yang dihasilkan dari pembangunan, pengembangan dan operasi normal dari kegiatan operasi Batu Hijau. Kewajiban tersebut diakui sebagai liabilitas ketika kewajiban berdasarkan hukum atau kewajiban konstruktif sehubungan dengan penghentian pengakuan aset tersebut terjadi. Provision for decommissioning, demobilization and restoration provides for obligations associated with the retirement of certain mine and mill assets that resulted from the construction, development and the normal operation of the Batu Hijau operations. The obligations are recognized as liabilities when a legal or constructive obligation with respect to the retirement of an asset is incurred. Kewajiban ini diukur pada nilai kini dari pengeluaran yang diperkirakan akan dikeluarkan untuk menyelesaikan kewajiban tersebut menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar saat ini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik untuk kewajiban tersebut. Selain itu, biaya penghentian aset yang setara dengan jumlah liabilitas dikapitalisasi dan kemudian disusutkan atau dideplesikan selama masa manfaat aset. These obligations are measured at the present value of the expenditures expected to be required to settle the obligation using a pre -tax rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the obligations. In addition, an asset retirement cost equivalent to the liabilities is capitalized and is subsequently depreciated or depleted over the asset’s useful life. Perubahan dalam pengukuran kewajiban tersebut yang berasal dari perubahan estimasi waktu atau jumlah pengeluaran sumber daya ekonomis yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, atau perubahan tingkat diskonto akan ditambahkan atau dikurangkan dari harga perolehan aset yang bersangkutan pada periode berjalan. Jumlah yang dikurangkan dari harga perolehan aset tidak boleh melebihi jumlah tercatatnya. Jika biaya reklamasi dalam suatu periode melebihi jumlah tercatatnya, selisihnya langsung diakui d alam laba rugi. Jika penyesuaian tersebut menimbulkan tambahan harga perolehan aset, Grup akan mempertimbangkan apakah hal tersebut merupakan indikasi bahwa nilai tercatat baru dari aset tersebut mungkin tidak dapat sepenuhnya dipulihkan. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup melakukan uji penuru nan nilai aset tersebut dengan melakukan estimasi atas nilai yang dapat dipulihkan, dan akan mengakui kerugian penurunan nilai yang terjadi, jika ada. Changes in the measurement of these obligations that result from changes in the estimated timing or amount of the outflow of resources embodying economic benefits required to settle the obligation, or a change in the discount rate will be added to or deducted from, the cost of the relevant asset in the current period. The amount deducted from the cost of the asset should not exceed its carrying amount. If costs of reclamation in any period exceed the carrying amount, it is recognized immediately in profit o r loss. If the adjustment results in an addition to the cost of an asset, the Group will consider whether this is an indication that the new carrying amount of the asset may not be fully recoverable. If such an indication exists, the Group will test the asset for impairment by estimating its recoverable amount, and will account for any impairment loss incurred, if any.
Page 50
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 43 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) v. Liabilitas Imbalan Kerja v. Employee Benefit Liabilities Grup wajib menyediakan imbalan pasti dengan jumlah minimal berdasarkan pada undang- undang ketenagakerjaan yang berlaku. U ndang- undang ketenagakerjaan yang berlaku menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimum imbalan, yang pada dasarnya adalah program imbalan pasti. Program imbalan pasti adalah program imbalan yang menentukan jumlah imbalan pasti yang akan diberikan, biasanya sebagai fungsi atas satu atau beberapa faktor seperti usia, masa bekerja atau kompensasi. Kewajiban ditentukan secara periodik dengan perhitungan aktuaria. The Group is required to provide a minimum amount of defined benefits in accordance with prevailing labour laws. The prevailing labour laws set the formula for determining the minimum amount of benefits, which in substance represent defined benefit plans. The defined benefit plan is a plan that defines an amount of defined benefit to be provided, usually as a function of one or more factors such as age, years of service or compensation. The obligation is determined by periodic actuarial calculations. Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar nilai kini dari kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit . Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar di masa yang akan datang dengan menggunakan suku bunga obligasi korporasi yang berkualitas tinggi (atau obligasi Pemerintah, jika tidak ada pasar untuk obligasi korporasi kualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu liabilitas imbalan pasti. The liability recognized in the consolidated statements of financial position with respect to the defined benefit plan is the present value of the defined benefit obligation at the statement of financial position dates. The defined benefit obligation is calculated annually by independent actuaries using the projected unit credit method. The present value of the defined benefit obligation is determined by discounting the estimated future cash outflows using interest rates of high -quality corporate bonds (or Government bonds, if there is no deep market for high quality corporate bonds) that are denominated in the currency in which the benefit will be paid, and that have terms to maturity approximating the terms of the related defined benefit liability. Grup mengakui pesangon pemutusan hubungan kerja sebagai liabilitas dan beban jika, dan hanya jika, dapat dibuktikan salah satu hal ini: (a) pemutusan hubungan kerja atas karyawan atau kelompok karyawan sebelum tanggal pensiun normal; atau (b) menyediakan pesangon pemutusan hubungan kerja sebagai bentuk tawaran untuk mendorong pengunduran diri secara sukarela. Grup dianggap melakukan program pemutusan hubungan kerja jika, dan hanya jika, memiliki rencana resmi yang rinci atas pemutusan hubungan kerja dan ta npa kemungkinan realistis untuk dibatalkan. The Group shall recognize termination benefits as a liability and an expense when, and only when, it is demonstrably committed to either: (a) terminate the employment of an employee or group of employees before the normal retirement date; or (b) provide termination benefits as a result of an offer made in order to encourage voluntary redundancy. The Group is demonstrably committed to a termination when, and only when, it has a detailed formal plan for the termination and is without realistic possibility of withdrawal.
Page 51
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 44 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) w. Perpajakan w. Taxation Grup menghitung pajak penghasilan dengan menggunakan metode liabilitas, dengan mengakui perbedaan temporer antara dasar pelaporan keuangan dari aset dan liabilitasnya dengan dasar pajak penghasilan untuk aset dan liabilitas tersebut. Metode ini menghasilkan aset atau liabilitas pajak penghasilan tangguhan bersih untuk Grup, yang diukur dengan tarif pajak yang berlaku. Grup memperoleh manfaat atau beban pajak tangguhannya dengan cara membukukan perubahan baik aset atau liabilitas pajak tangguhan bersih untuk periode yang bersangkutan. The Group accounts for income taxes using the liability method, recognizing temporary differences between the financial reporting basis of its assets and liabilities and the related income tax basis of such assets and liabilities. This method generates either a net deferred income tax asset or liability for the Group, as measured by the statutory tax rates in effect. The Group derives its deferred income tax benefit or charge by recording the change in either the net deferred income tax asset or liability b alance for the period. Aset pajak penghasilan tangguhan diakui hanya jika besar kemungkinan penghasilan kena pajak di masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih dapat dimanfaatkan. Deferred income tax assets are recognized only to the extent that it is probable that future taxable profits will be available against which the temporary differences can be utilized. x. Provisi x. Provisions Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa di masa lalu, besar kemungkinannya Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group has present obligation (legal or constructive) as a result of a past event, it is probable that the Group will be required to settle the obligation, and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah estimasi terbaik atas pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut. The amount recognized as a provision is the best estimate of the consideration required to settle the obligation at the reporting date, taking into account the risks and uncertainties surrounding the obligation. y. Sewa y. Lease Sebagai lessee As a lessee Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. At the inception of a contract, the Group assesses whether the contract is, or contains, a lease. A contract is or contains a lease if the contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period of time in exchange for consideration.
Page 52
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 45 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) y. Sewa (lanjutan) y. Lease (continued) Sebagai lessee (lanjutan) As a lessee (continued) Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup mempertimbangkan apakah: To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, the Group considers whether: - Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan - Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. - the Group has the right to obtain substantially all the economic benefits from use of the asset throughout the period of use; and - the Group has the right to direct the use of the asset. Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak -guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna pada saat di awal, diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi: At the commencement date of the lease, the Group recognizes a right -of-use asset and a lease liability. The right -of-use asset is initially measured at cost, which comprises: - jumlah pengukuran awal liabilitas sewa; - pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi dengan insentif sewa; - biaya langsung awal yang dikeluarkan; dan - estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa. - the initial amount of the lease liability; - lease payment made at or before the commencement date, less any lease incentive; - initial direct cost incurred; and - an estimate of costs to dismantle and remove the underlying asset to the condition required by the terms and conditions of the lease. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak -guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset hak -guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak -guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak -guna atau akhir masa sewa. If the lease transfers ownership of the underlying asset to the Group by the end of the lease term or if the cost of the right -of-use asset reflects that the Group will exercise a purchase option, the Group depreciates the right-of-use asset from the commencement date to the end of the useful life of the underlying asset. Otherwise, the Group depreciates the right -of-use asset from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right -of-use asset or the end of the lease term. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments that are not paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily determined, using the incremental borrowing rate. Generally, the Group uses its incremental borrowing rate as the discount rate.
Page 53
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 46 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) y. Sewa (lanjutan) y. Lease (continued) Sebagai lessee (lanjutan) As a lessee (continued) Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini: Lease payments included in the measurement of the lease liability comprise the following: - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa; - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual; - harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan - pembayaran penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal. - fixed payments, including in -substance fixed payments less any lease incentive receivable; - variable lease payments that depend on an index or a rate, initially measured using the index or rate as of the commencement date; - amounts expected to be payable under a residual value guarantee; - the exercise price under a purchase option that the Group is reasonably certain to exercise; and - penalty payments for early termination of a lease unless the Group is reasonably certain not to terminate early. Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Each lease payment is allocated between the liability and finance cost. The finance cost is charged to profit or loss over the lease period so as to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. Grup menyajikan aset hak -guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. The Group presents right-of-use assets as part of “Property, plant and equipment” in the consolidated statements of financial position. Sewa jangka pendek dan sewa dengan nilai rendah Short term leases and low-value leases Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka - pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa. The Group has elected not to recognize right -of- use assets and lease liabilities for short term leases that have a lease term of 12 months or less. The Group recognizes the lease payments associated with these leases as an expense on a straight-line basis over the lease term. z. Distribusi Dividen z. Dividend Distribution Distribusi dividen kepada pemilik Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian interim Grup pada periode dimana dividen telah disetujui oleh pemegang saham Perusahaan dan belum dibayar. Dividend distribution to the Company’s shareholders is recognized as liability in the Group’s interim consolidated financial statements in the period in which the dividends are approved by the Company’s shareholders and yet to be paid.
Page 54
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 47 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) aa. Saham Treasuri aa. Treasury Stock Saham treasuri dicatat sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai pengurang modal saham di bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan. Selisih lebih penerimaan dari penjualan saham treasuri di masa yang akan datang atas biaya perolehan atau sebaliknya, akan diperhitungkan sebagai penambah atau pengurang akun tambahan modal disetor. Treasury stock is recorded at its acquisition cost and presented as a deduction from capital stock under equity section of statements of financial position. The excess of proceeds from future resale of treasury stock over the related acquisition cost or vice -versa shall be accounted for as an addition to or deduction from additional paid-up capital. Selisih antara harga perolehan saham treasuri dengan harga jualnya dibebankan atau dikreditkan ke tambahan modal disetor. Apabila selisih tersebut menghasilkan saldo negatif pada akun tambahan modal disetor karena transaksi perolehan kembali, saldo negatif tersebut dibebankan pada saldo laba. Saat saham treasuri dibatalkan, maka pencatatan transaksi ini dilakukan dengan mendeb it akun modal saham dan mengkredit saham treasuri, selisih antara harga perolehan saham treasuri dengan nominal modal saham akan dialokasikan antara pos tambahan modal disetor dan saldo laba. The difference between the acquisition cost and the selling price of treasury stock is charged or credited to additional paid-up capital. When the difference creates a negative balance in the additional paid-up capital account as a result of reacquisition transactions, such negative balance is charged to retained earnings. When the treasury s tock are cancelled, the transaction is recorded by debiting capital stock and crediting treasury stock, the difference between the acquisition cost of treasury s tock and par value is recognized under additional paid -up capital and retained earnings. ab. Laba per Saham ab. Earnings per Share Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata - rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode berjalan. Basic earnings per share are calculated by dividing profit for the period attributable to the owners of the parent entity by the weighted - average number of ordinary shares outstanding during the period. ac. Biaya Emisi Penerbitan Saham ac. Share Issuance Costs Biaya-biaya emisi saham berkaitan dengan IPO dikurangkan dari hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang pada akun tambahan modal disetor di bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Costs related to the IPO of shares are deducted from the proceeds and presented as a deduction of additional paid -up capital under the equity section in the consolidated statement of financial position. ad. Pembayaran Berbasis Saham ad. Share-based Payment Grup memberikan sejumlah skema pembayaran berbasis saham. Nilai wajar dari opsi saham tersebut diatribusikan selama periode vesting dan dibebankan atau dikreditkan pada laba rugi konsolidasian dengan metode garis lurus dan sebagai penambah atau pengurang pada akun cadangan lainnya di bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian. The Group granted equity -settled share -based payment arrangement. The fair value of the share option is attributed during the vesting period and charged or credited to consolidated profit or loss on a straight -line basis and the corresponding as an addition or deduction to other reserves account in the equity section of the consolidated statement of financial position.
Page 55
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 48 - 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued) ae. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar ae. Current and Non-current Classification Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi lancar atau tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila: The Group presents assets and liabilities in the consolidated statement of financial position based on current or non -current classification. An asset is current when it is: - akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal; atau - akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas dan setara kas, kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan. - expected to be realized or intended to be sold or consumed in the normal operating cycle; or - expected to be realized within 12 months after the reporting period, or cash and cash equivalents unless restricted from being exchanged or used to settle a liability for at least 12 months after the reporting period. Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar. All other assets are classified as non-current. Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila: A liability is current when it is: - akan dilunasi dalam siklus operasi normal; - akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau - tidak ada hak pada akhir periode pelaporan untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan. - expected to be settled in normal operating cycle; - due to be settled within 12 months after the reporting period; or - there is no right at the end of the reporting period to defer the settlement of the liability for at least 12 months after the reporting period. Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang. All other liabilities are classified as non-current. af. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan af. Events After the Reporting Date Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi keuangan konsolidasian pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian interim (peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian interim. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non -penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim. Post period -end events that provide additional information about the interim consolidated statements of financial position at the reporting date (adjusting events), if any, are reflected in the interim consolidated financial statements. Post period-end events that are not adjusting events are disclosed in the notes to interim consolidated financial statements when material.
Page 56
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 49 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS Penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan Grup untuk membuat estimasi, pertimbangan dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas dan pengungkapan terkait aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Estimasi, pertimbangan dan asumsi terus dievaluasi dan didasarkan pada pengalaman historis dan faktor - faktor lain, termasuk ekspektasi atas peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi yang ada. The preparation of the Group’s interim consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards requires the Group to make estimates, judgements and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and related disclosures of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the reported amounts of revenue and expenses during the reporting period. Estimates, judgments and assumptions are continually evaluated and are based on historical experience and other factors, including expectations of future events that are believed to be reasonable under the circumstances. Grup telah mengidentifikasi kebijakan akuntansi penting berikut, dimana terdapat e stimasi, pertimbangan dan asumsi yang signifikan dan hasil aktual mungkin akan berbeda dari estimasi tersebut berdasarkan asumsi dan kondisi yang berbeda dan dapat mempengaruhi secara material atas hasil keuangan atau posisi keuangan konsolidasian yang dilaporkan di masa mendatang. The Group has identified the following critical accounting policies under which significant estimates, judgments and assumptions are made and where actual results may differ from these estimates under different assumptions and conditions and may materially affect financial results or the consolidated financial position reported in future periods. Rincian lebih lanjut dari sifat asumsi dan kondisi ini juga dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim yang relevan. Further details of the nature of these assumptions and conditions may be found in the relevant notes to the interim consolidated financial statements. a. Alokasi Biaya Perolehan a. Purchase Price Allocation Akuntansi akuisisi mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi yang ekstensif untuk mengalokasikan harga pembelian ke nilai pasar wajar yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset tak berwujud. Acquisition accounting requires extensive use of accounting estimates to allocate the purchase price to the reliable fair market values of the assets and liabilities purchased, including intangible assets. b. Estimasi Cadangan b. Reserve Estimates Cadangan merupakan perkiraan dari jumlah produk yang secara ekonomis dan sah dapat diekstrak dari aset Grup. Grup menentukan dan melaporkan cadangan mineral sesuai dengan Pedoman Australasian Code untuk Pelaporan Sumber Daya Mineral dan Cadangan Bijih yang disusun oleh Joint Committee of the Australasian Institute of Mining and Metallurgy, Australian Institute of Geoscientists and Minerals Council of Australia (“ JORC”). Untuk memperkirakan cadangan mineral, asumsi yang diperlukan berasal dari berbagai faktor seperti geologi, teknis dan ekonomi, termasuk kuantitas, tingkat pemulihan, teknik produksi, rasio pengupasan lapisan tanah, biaya produksi, biaya transportasi, permintaan komoditas, harga komoditas dan nilai tukar. Reserves are estimates of the amount of product that can be economically and legally extracted from the Group’s properties. The Group determines and reports its mineral reserves in accordance with the Guidelines of the Australasian Code for Reporting Mineral Resources and Ore Reserves prepared by the Joint Committee of the Australasian Institute of Mining and Metallurgy, Australian Institute of Geoscientists and Minerals Council of Australia (“JORC”). In order to estimate mineral reserves, assumptions are r equired about a range of geological, technical and economic factors, including quantities, recovery rates, production techniques, stripping ratio, production costs, transport costs, commodity demand, commodity prices and exchange rates.
Page 57
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 50 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) b. Estimasi Cadangan (lanjutan) b. Reserve Estimates (continued) Untuk memperkirakan kuantitas dan/atau cadangan mineral yang dapat dipulihkan membutuhkan ukuran, bentuk dan kedalaman lapisan atau lapangan mineral yang akan ditentukan dengan menganalisis data geologi seperti sampel pengeboran. Proses ini mungkin memerlukan pertimbangan geologi yang kompleks dan sulit untuk menafsirkan data. Estimating the quantity and/or recoverable mineral reserves requires the size, shape and depth of mineral bodies or fields to be determined by analyzing geological data such as drilling samples. This process may require complex and difficult geological judgments to interpret the data. Karena asumsi ekonomi yang digunakan untuk memperkirakan cadangan berubah dari periode ke periode, dan karena data geologi tambahan yang dihasilkan selama operasi, perkiraan cadangan dapat berubah dari periode ke periode. Perubahan cadangan yang dilaporkan dapat mempengaruhi kinerja keuangan konsolidasian dan posisi keuangan konsolidasian Grup. Because the economic assumptions used to estimate reserves change from period to period, and because additional geological data is generated during the course of operations, estimates of reserves may change from period to period. Changes in reported reserves may affect the Group’s consolidated financial results and consolidated financial position. c. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap c. Estimated Useful Lives of Property, Plant and Equipment Masa manfaat dari masing -masing aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. The useful life of each of the items of the Group’s property, plant and equipment is estimated based on the period over which the asset is expected to be available for use. Such estimation is based on a collective assessment of similar business, internal technical evaluation and experience with similar assets. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor -faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap. The estimated useful life of each asset is reviewed periodically and updated if expectations differ from previous estimates due to physical wear and tear, technical or commercial obsolescence, and legal or other limits on the use of the asset. It is possible, however, that future results of operations could be materially affected by changes in the amounts and timing of recorded expenses brought about by changes in the factors mentioned above. A reduction in the estimated useful life of any item of property, plant and equipment would increase the recorded depreciation and decrease the carrying value of the property, plant and equipment.
Page 58
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 51 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) d. Biaya Pengupasan Lapisan Tanah d. Stripping Costs Biaya pengupasan tanah yang timbul pada periode yang terkait dengan komponen ditangguhkan sejauh rasio periode berjalan melebihi rasio masa manfaat komponen. Rasio masa manfaat komponen didasarkan pada cadangan terbukti dan dapat diperkirakan dari fase tambang dan rencana tahunan tambang; dan merupakan fungsi dari rancangan tambang dan oleh karena itu perubahan rancangan umumnya akan menghasilkan perubahan rasio. Perubahan parameter teknis atau ekonomi lainnya yang berdampak pada cadangan juga dapat berdampak pada rasio masa manfaat komponen, bahkan jika peru bahan-perubahan tersebut tidak mempengaruhi rancangan tambang. Perubahan rasio masa manfaat komponen dicatat secara prospektif. Stripping costs incurred in the period related to the component are deferred to the extent that the current period ratio exceeds the life of component ratio. The life of component ratio is based on proved and probable reserves of mine phases and the annual mine plan; it is a function of the mine design and therefore changes to that design will generally result in changes to the ratio. Changes in other technical or economic parameters that impact on reserves may also have an impact on the life of component r atio even if they do not affect the mine design. Changes to the life of component ratio are accounted for prospectively. e. Pengeluaran Eksplorasi dan Pengembangan Tambang e. Exploration and Mine Development Expenditures Kebijakan akuntansi Grup untuk pengeluaran eksplorasi dan pengembangan tambang mengakibatkan adanya pengeluaran tertentu yang dikapitalisasi untuk area tertentu dimana dianggap dapat dipulihkan melalui eksploitasi di masa depan. Kebijakan ini mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi tertentu untuk peristiwa dan keadaan di masa depan, khususnya apakah operasi ekstraksi yang ekonomis dapat dilakukan . Setiap estimasi dan asumsi tersebut dapat berubah apabila tersedia informasi baru. Apabila pengeluaran telah dikapitalisasi, kemudian terdapat pertimbangan bahwa pengeluaran tersebut tidak mungkin dipulihkan, jumlah yang dikapitalisasi akan dihapuskan ke laba rugi. The Group’s accounting policy for exploration and mine development expenditure results in certain items of expenditure being capitalized for an area of interest where it is considered likely to be recoverable by future exploitation. This policy requires management to make certain estimates and assumptions as to future events and circumstances, in particular whether an economically viable extraction operation can be established. Any such estimates and assumptions may change as new information becomes available. If, after having capitalized the expenditure under the policy, a judgment is made that recovery of the expenditure is unlikely, the relevant capitalized amount will be written off to profit or loss. f. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan f. Impairment of Non-Financial Assets Sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup, masing-masing aset atau unit penghasil kas dievaluasi setiap periode pelaporan untuk menentukan apakah ada indikasi penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, dilakukan estimasi formal jumlah yang dapat di pulihkan dan rugi penurunan nilai diakui sepanjang nilai tercatat melebihi jumlah yang dapat di pulihkan. Jumlah terpulihkan suatu aset atau kelompok aset penghasil kas diukur pada nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. In accordance with the Group’s accounting policy, each asset or CGU is evaluated every reporting period to determine whether there are any indications of impairment. If any such indication exists, a formal estimate of recoverable amount is performed and an impairment loss is recognized to the extent that carrying amount exceeds recoverable amount. The recoverable amount of an asset or CGU of assets is measured at the higher of fair value less costs to sell and value -in- use.
Page 59
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 52 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) f. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) f. Impairment of Non -Financial Assets (continued) Penentuan nilai wajar dan nilai pakai mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi tentang perkiraan produksi dan volume penjualan, harga komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan historis, tren harga dan faktor -faktor terkait), cadangan (lihat 'estimasi cadangan'), beban operasi, beban penutupan dan rehabilitasi tambang dan pengeluaran modal di masa depan. Estimasi dan asumsi tersebut mengandung risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat kemungkinan bahwa perubahan kondisi akan mengubah proyeksi yang dibuat, yang mungkin ber dampak pada jumlah terpulihkan dari aset. Dalam keadaan tersebut, beberapa atau seluruh nilai tercatat aset mungkin dapat mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai, dengan dampak yang diakui dalam laba rugi. The determination of fair value and value -in-use requires management to make estimates and assumptions about expected production and sales volumes, commodity prices (considering current and historical prices, price trends and related factors), reserves (see ‘reserve estimates’), operating costs, closure and rehabilitation costs and future capital expenditure. These estimates and assumptions are subject to risk and uncertainty; hence there is a possibility that changes in circumstances will alter these projections, which may have an impact on the recoverable amount of the assets. In such circumstances, some or all of the carrying value of the assets may be further impaired or the impairment charge reduced with the impact recorded in profit or loss. g. Penurunan Nilai Goodwill dan Aset Takberwujud Lainnya g. Impairment of Goodwill and Other Intangible Assets Aset takberwujud, selain goodwill, diuji penurunan nilai apabila indikasi penurunan nilai telah terjadi. Untuk goodwill, uji penurunan nilai wajib dilakukan sedikitnya setahun sekali tanpa memperhatikan apakah telah terjadi indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset takberwujud membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut (UPK) serta tingkat diskonto yang tepat untuk menghitung nilai kini. Intangible assets, other than goodwill, are reviewed for impairment whenever impairment indicators are present. While for goodwill, impairment testing is required to be performed at least annually irrespective of whether or not there are indications of impairment. Determining the value in use of assets requires the estimation of cash flows expected to be generated from the continued use and ultimate disposition of such assets (CGU) and a suitable discount rate in order to calculate the present value. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi -asumsi yang digunakan dalam estimasi nilai pakai dalam laporan keuangan konsolidasian interim adalah tepat dan wajar, namun demikian, perubahan signifikan dalam asumsi -asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup. While it is believed that the assumptions used in the estimation of the value in use of assets reflected in the interim consolidated financial statements are appropriate and reasonable, significant changes in this assumption may materially affect the assessment of recoverable values and any resulting impairment loss could have a material adverse impact on the results of the Group’s operations.
Page 60
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 53 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) h. Liabilitas Imbalan Kerja h. Employee Benefit Liabilities Nilai kini liabilitas imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan secara aktuaria dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya/(pendapatan) bersih untuk imbalan pasti termasuk tingkat diskonto, perubahan remunerasi masa depan, tingkat pengurangan karyawan, tingkat harapan hidup dan sisa masa kerja karyawan yang diharapkan. Setiap perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat liabilitas imbalan pasti. The present value of the defined benefit liabilities depends on a number of factors that are determined on an actuarial basis using a number of assumptions. The assumptions used in determining the net cost/(income) for defined benefit include the discount rate, future remuneration changes, employee attrition rates, life expectancy and expected remaining periods of service of employees. Any changes in these assumptions will have an impact on the carrying amount of defined benefit liabilities. Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada setiap akhir periode. Tingkat diskonto adalah suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini estimasi arus kas masa depan yang diharapkan akan diperlukan untuk memenuhi liabilitas imbalan pasti . Dalam menentukan tingkat diskonto yang sesuai, Grup mempertimbangkan suku bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi (atau obligasi Pemerintah, jika tidak terdapat pasar aktif untuk obligasi korporasi berkualitas tinggi) dalam mata uang yang mana imbalan akan dibayar, dan yang memiliki jangka waktu mendekati jangka waktu jatuh tempo liabilitas imbalan pasti yang bersangkutan. Asumsi utama lainnya untuk liabilitas imbalan pasti sebagian didasarkan pada kondisi pasar saat ini. The Group determines the appropriate discount rate at the end of each period. This is the interest rate that should be used to determine the present value of estimated future cash outflows expected to be required to settle the defined benefit liabilities. In determining the appropriate discount rate, the Group considers the interest rates of high-quality corporate bonds (or Government bonds, if there is no deep market for high quality corporate bonds) that are denominated in the currency in which the benefi ts will be paid and that have terms to maturity approximating the terms of the related defined benefit liabilities. Other key assumptions for defined benefit liabilities are based in part on current market conditions. i. Cadangan Penutupan dan Rehabilitasi Tambang i. Provision for Mine Closure and Rehabilitation Kebijakan akuntansi Grup untuk pengakuan cadangan penutupan dan rehabilitasi tambang membutuhkan estimasi dan asumsi yang signifikan seperti persyaratan hukum dan peraturan yang relevan , besarnya kemungkinan kontaminasi dan waktunya, luas dan biaya untuk penutupan dan rehabilitasi yang dibutuhkan. Ketidakpastian ini dapat mengakibatkan pengeluaran aktual di masa depan akan berbeda dengan jumlah yang saat ini dicadangkan. Cadangan yang telah diakui, ditelaah dan diperbarui secara berkala berdasarkan fakta da n keadaan yang tersedia pada saat itu. The Group’s accounting policy for the recognition of mine closure and rehabilitation provisions requires significant estimates and assumptions such as requirements of the relevant legal and regulatory framework , the magnitude of possible contamination and the timing, extent and costs of required closure and rehabilitation activity. These uncertainties may result in future actual expenditure differing from the amounts currently provided. The provision recognized is periodically reviewed and updated based on the facts and circumstances available at the time.
Page 61
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 54 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) j. Pajak Penghasilan j. Income Taxes Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan, antara lain, beban tertentu yang dapat dikurangkan pada saat menghitung estimasi pajak penghasilan. Terdapat banyak transaksi dan perhitungan yang penentuan pajak akhirnya tidak dapat ditentukan secara pasti dalam kegiatan usaha normal. Apabila hasil pajak final berbeda dengan jumlah yang sebelumnya dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada jumlah pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam periode dimana penentuan final tersebut dibuat. Judgment and assumptions are required in determining, amongst others, the deductibility of certain expenses during the estimation of the provision for income taxes. There are many transactions and calculations for which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of business. Where the final tax outcome of these matters is different from the amounts that were initially recorded, such differences will have an impact on the income tax and deferred income tax provision in the period in which such determination is made. Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan dan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang besar kemungkinan penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Asumsi tentang jumlah laba fiskal di masa mendatang tergantung pada estimasi manajemen atas arus kas masa depan. Asumsi manajemen tergantung pada estimasi di masa depan untuk produksi , volume penjualan, harga komoditas, cadangan, biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi ta mbang, belanja modal, dividen dan kebutuhan modal lainnya. Deferred tax assets are recognized for all unused tax losses and deductible temporary differences to the extent that it is probable that taxable profit will be available against which the losses can be utilized. Assumptions about the generation of future taxable profits depend on management’s estimates of future cash flows. These depend on estimates of future production, sales volumes, commodity prices, reserves, operating costs, closure and rehabilitation costs, capital expenditures, dividends and other ca pital management transaction. k. Stockpiles dan Persediaan k. Stockpiles and Inventories Stockpiles dan persediaan dinyatakan pada harga perolehan rata -rata atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga penjualan masa depan produk berdasarkan harga saat ini dan harga jangka panjang logam, dikurangi estimasi biaya untuk menyelesaikan produksi dan produk siap untuk dijual (Catatan 2k). Stockpiles and inventories are carried at the lower of average cost or net realizable value. Net realizable value represents the estimated future sales price of the product based on current and long term metals prices, less the estimated costs to complete production and bring the product to sale (Note 2k). l. Aset dan Liabilitas Keuangan l. Financial Assets and Liabilities Grup mengukur aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Walaupun komponen yang signifikan dari pengukuran nilai wajar ditentukan dengan menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, perubahan nilai wajar dapat berbeda jika Grup menggunakan metode penilaian yang berbeda. Setiap perubahan dalam nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dapat mempengaruhi laba rugi Grup. The Group carries certain financial assets and liabilities at fair value, which requires the use of accounting estimates. While significant components of fair value measurement were determined using verifiable objective evidence, the amount of changes in fair value could differ if the Group utilized a different valuation methodology. Any changes in fair value of these financial assets and liabilities could directly affect the Group’s profit or loss.
Page 62
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 55 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) m. Provisi untuk ECL terhadap Piutang Usaha m. Provision for ECL of Trade Receivables Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha. Tingkat provisi adalah berdasarkan hari jatuh tempo atas kelompok segmen pelanggan yang mempunyai karakteristik risiko kredit yang serupa (misalnya berdasarkan geografi, tipe produk, tipe dan/atau peringkat pelanggan, dan nilai pertanggungan dari letters of credit dan bentuk lain). The Group uses a provision matrix to calculate ECL for trade receivables. The provision rates are based on days past due for groupings of various customer segments that have similar credit risk characteristics (e.g., by geography, product type, customer type and/or rating, and coverage by letters of credit and other forms). Matriks provisi pada mulanya didasarkan pada tingkat gagal bayar historis Grup yang diobservasi. Grup akan memperbaharui matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi perkiraan masa depan. Sebagai contoh, jika perkiraan atas kondisi ekonomi diperkirakan memburuk selama periode selanjutnya, yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah gagal bayar, tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar historis diperbaharui dan perubahan es timasi perkiraan masa depan dianalisis. The provision matrix is initially based on the Group’s historical observed default rates. The Group will calibrate the matrix to adjust the historical credit loss experience with forward - looking information. For instance, if forecast economic conditions are expected to deteriorate over the next period, which can lead to an increased number of defaults, the historical default rates are adjusted. At every reporting date, the historical observed default rates are updated and changes in the forward -looking estimates are analyzed. Penilaian atas korelasi antara tingkat gagal bayar historis yang diobservasi, perkiraan atas kondisi ekonomi dan ECL merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah ECL paling dipengaruhi oleh perubahan keadaan dan perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi juga mungkin tidak menggambarkan gagal bayar aktual pelanggan di masa yang akan datang. The assessment of the correlation between historical observed default rates and forecast economic conditions and ECL is a significant estimate. The amount of ECL is sensitive to changes in circumstance and of forecast economic conditions. The Group’s historical credit loss experience and forecast of economic conditions may also not be representative of the customer’s actual default in the future. n. Sewa n. Leases Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomis dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Determining whether an arrangement is or contains a lease requires careful judgment to assess whether the arrangement conveys a right to obtain substantially all the economic benefits from use of the asset throughout the period of use and right to direct the use of the asset, even if the right is not explicitly specified in the arrangement.
Page 63
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 56 - 3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan) 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND ASSUMPTIONS (continued) n. Sewa (lanjutan) n. Leases (continued) Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk sampai pada tingkat diskonto akhir. Since the Group could not readily determine the implicit rate, management uses the Group’s incremental borrowing rate as a discou nt rate. There are a number factors to consider in determining an incremental borrowing rate, many of which need judgment in order to be able to reliably quantify any necessary adjustments to arrive at the final discount rates. Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan faktor - faktor utama berikut: risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu dimana sewa dimasukkan, dan mata uang dimana pembayaran sewa ditentukan. In determining incremental borrowing rate, the Group considers the following main factors: the Group’s corporate credit risk, the lease term, the lease payment term, the economic environment, the time at which the lease is entered into, and the currency in which the lease payments are denominated. Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan). In determining the lease term, the Group considers all facts and circumstances that create an economic incentive to exercise an extension option, or not exercise a termination option. Extension options (or periods after termination options) are only included in the lease term if the lease is reasonably certain to be extended (or not terminated). Untuk sewa bangunan dan peralatan, berikut merupakan faktor -faktor yang pada umumnya paling relevan: For leases of building and equipment, the following factors are normally the most relevant: - Jika terdapat penalti yang signifikan untuk mengakhiri (atau tidak memperpanjang), Grup biasanya cukup pasti untuk memperpanjang (atau tidak mengakhiri). - If there are significant penalties to terminate (or not extend), the Group is typically reasonably certain to extend (or not terminate). - Jika prasarana diperkirakan mempunyai nilai sisa yang signifikan, Grup biasanya cukup pasti untuk memperpanjang (atau tidak mengakhiri). - If any leasehold improvements are expected to have a significant remaining value, the Group is typically reasonably certain to extend (or not terminate). - Jika tidak, Grup mempertimbangkan faktor lain termasuk jangka waktu sewa historis dan biaya dan gangguan bisnis yang timbul untuk menggantikan aset sewa tersebut. - Otherwise, the Group considers other factors including historical lease durations and the costs and business disruption required to replace the leased asset.
Page 64
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 57 - 4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Kas Cash on hand Rupiah 25 27 Rupiah Kas di bank - pihak ketiga Cash in banks - third parties Dolar Amerika Serikat United States Dollars PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) *) 251,370 70,880 (“Bank Mandiri”) *) PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) *) 148,544 168,429 (Persero) Tbk (“BRI”) *) PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) *) 140,197 64,562 (Persero) Tbk (“BNI”) *) PT Bank CIMB Niaga Tbk 4,671 15,166 PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Mega Tbk (“Bank Mega”) 3,236 7,188 PT Bank Mega Tbk (“Bank Mega”) PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia (“Bank DBS”) *) 2,891 518 (“Bank DBS”) *) PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) *) 2,519 36,088 (“BCA”) *) PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk (“Bank Permata”) *) 2,381 21,255 (“Bank Permata”) *) PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia (“Bank UOB”) *) 1,126 25,861 (“Bank UOB”) *) Lainnya 10,237 15,568 Others Jumlah - Dolar Amerika Serikat 567,172 425,515 Total - United States Dollars Rupiah Rupiah Bank DBS 50,323 419 Bank DBS Bank Mega 31,034 - Bank Mega Bank UOB 30,934 41 Bank UOB BCA 24,996 2,766 BCA Bank Mandiri 23,333 200,373 Bank Mandiri BNI 18,308 8,424 BNI Bank Permata 15,278 1,488 Bank Permata BRI 14,942 16,486 BRI PT Bank KB Bukopin Tbk 7,827 459 PT Bank KB Bukopin Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk 6,171 6,663 PT Bank CIMB Niaga Tbk Lainnya 8,135 6,426 Others Jumlah - Rupiah 231,281 243,545 Total - Rupiah Euro Euro Bank Mandiri 4,102 4 Bank Mandiri Dolar Australia Australian Dollars Bank Mandiri 144 275 Bank Mandiri Jumlah kas di bank - pihak ketiga 802,699 669,339 Total cash in banks - third parties *) Termasuk penempatan wajib Devisa Hasil Ekspor (“ DHE”) pada rekening khusus DHE AMNT sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2023 beserta perubahannya (Catatan 33d) /Including mandatory placement of Export Proceeds (“ DHE”) in AMNT’s DHE special account in accordance with Government Regulations No. 36 of 2023 and its amendments (Note 33d).
Page 65
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 58 - 4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued) 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Deposito berjangka - pihak ketiga Time deposits - third parties Rupiah Rupiah BNI 11,201 7,463 BNI PT Bank Maspion Indonesia Tbk 5,012 - PT Bank Maspion Indonesia Tbk Jumlah deposito berjangka - pihak ketiga 16,213 7,463 Total time deposits - third parties Jumlah kas dan setara kas 818,937 676,829 Total cash and cash equivalents Suku bunga per tahun deposito berjangka Interest rate per annum on time deposits Rupiah 5.00%-6.75% 5.50%-6.25% Rupiah Deposito berjangka yang diklasifikasi sebagai kas dan setara kas memiliki jangka waktu jatuh tempo satu bulan atau kurang sejak tanggal penempatan. Time deposits classified as cash and cash equivalents have maturities of one month or less from the placement date. Kas dan setara kas tertentu yang dimiliki oleh AMNT, AMIN dan ANG pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 dijaminkan untuk fasilitas pinjaman dan fasilitas pembiayaan masing -masing yang diperoleh AMNT, AMIN dan ANG (Catatan 16, 17). Certain cash and cash equivalents of AMNT, AMIN and ANG as of June 30 , 2026 and December 31, 2025 are pledged as collateral for the l oan and financing facilities obtained by AMNT, AMIN and ANG, respectively (Notes 16, 17). 5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA 5. RESTRICTED CASH 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Lancar Current Bank - pihak ketiga Cash in banks - third parties Dolar Amerika Serikat United States Dollars Bank DBS 20,687 100,574 Bank DBS BRI 18,506 19,204 BRI Bank Mandiri 11,769 53,189 Bank Mandiri Bank Permata 5,385 8,445 Bank Permata Bank UOB 4,096 5,059 Bank UOB Lainnya 4,890 8,624 Others Jumlah - Dolar Amerika Serikat 65,333 195,095 Total - United States Dollars Rupiah Rupiah Bank Mandiri 19,589 19,340 Bank Mandiri BNI 14,666 31,516 BNI BCA 10,808 11,092 BCA PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk 7,396 - Negara (Persero)Tbk Lainnya 6,188 5,914 Others Jumlah - Rupiah 58,647 67,862 Total - Rupiah
Page 66
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 59 - 5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA (lanjutan) 5. RESTRICTED CASH (continued) 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Lancar (lanjutan) Current (continued) Cash in banks – Bank - pihak ketiga (lanjutan) third parties (continued) Euro Euro Bank Mandiri 11,271 6,487 Bank Mandiri Jumlah - bagian lancar 135,251 269,444 Total - current portion Tidak lancar Non-current Deposito berjangka - pihak ketiga Time deposits - third parties Dolar Amerika Serikat United States Dollars BNI 119,128 81,446 BNI BRI 103,662 64,682 BRI Bank Mandiri 21,435 21,435 Bank Mandiri Jumlah - bagian tidak lancar 244,225 167,563 Total - non-current portion Jumlah kas yang dibatasi penggunaannya 379,476 437,007 Total restricted cash Semua deposito berjangka dalam kas yang dibatasi penggunaannya memiliki jangka waktu dua belas bulan atau kurang dengan perpanjangan secara otomatis atas pokok jika deposito berjangka tersebut tidak dicairkan. All time deposits in restricted cash have terms of twelve months or less with automatic rollover for principal if not withdrawn. Klasifikasi kas yang dibatasi penggunaannya berdasarkan tujuannya adalah sebagai berikut: Classification of restricted cash based on its purpose are as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Lancar Current Cadangan wajib pinjaman (Catatan 17) 128,748 262,944 Debt service reserves (Note 17) Retensi pembangunan Smelter 6,503 6,500 Smelter construction retention Jumlah - bagian lancar 135,251 269,444 Total - current portion Tidak lancar Non-current Jaminan penutupan tambang Mine closure guarantee (Catatan 33c) 151,111 100,902 (Note 33c) Jaminan reklamasi (Catatan 33c) 93,114 66,661 Reclamation guarantee (Note 33c) Jumlah - bagian tidak lancar 244,225 167,563 Total - non-current portion Jumlah kas yang dibatasi penggunaannya 379,476 437,007 Total restricted cash Suku bunga per tahun deposito berjangka Interest rate per annum on time deposits Dolar Amerika Serikat 4.00%-4.25% 4.00%-5.00% United States Dollars
Page 67
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 60 - 5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA (lanjutan) 5. RESTRICTED CASH (continued) Cadangan wajib pinjaman yang dimiliki oleh AMNT, AMIN dan ANG pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5 dijaminkan untuk fasilitas pinjaman dan pembiayaan masing -masing yang diperoleh AMNT, AMIN dan ANG (Catatan 16,17). Debt service reserves of AMNT, AMIN and ANG as of June 30 , 2026 and December 31, 202 5 are pledged as collateral for the l oan and financing facilities obtained by AMNT, AMIN and ANG, respectively (Notes 16,17). Retensi pembangunan Smelter ditempatkan untuk kontrak Engineering, Procurement and Construction (“EPC”) Smelter AMIN. Jumlah retensi ini akan diserahkan kepada kontraktor EPC sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak EPC. The Smelter construction retention is placed with regard to AMIN’s Smelter Engineering, Procurement and Construction (“EPC”) contract. The amount will be released to the concerned EPC contractor as agreed in the EPC contract. 6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Glencore International AG Glencore International AG (“Glencore”) 200,187 350,165 (“Glencore”) PT Marubeni Indonesia 25,633 29,942 PT Marubeni Indonesia Trafigura Asia Trading Pte. Ltd. Trafigura Asia Trading Pte. Ltd. (“Trafigura”) 24,742 217,735 (“Trafigura”) PT Karya Sumiden Indonesia 21,935 5,268 PT Karya Sumiden Indonesia Lainnya 11,778 7,611 Others Jumlah piutang usaha 284,275 610,721 Total trade receivables Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5, seluruh piutang usaha Grup adalah piutang usaha AMNT yang seluruhnya merupakan piutang usaha dari pihak ketiga dan belum jatuh tempo serta tidak mengalami penurunan nilai. Disamping itu seluruh piutang usaha AMNT dijaminkan untuk fasilitas pinjaman dan pembiayaan yang diperoleh AMNT (Catatan 16, 17). As of June 30, 2026 and December 31, 2025, all trade receivables of the Group consists of AMNT’s trade receivables which all are due from third parties and neither past due nor impaired. In addition, all of AMNT’s trade receivables are pledged as collateral for the loan and financing facilities obtained by AMNT (Notes 16, 17). Berdasarkan hasil perhitungan ECL, manajemen Grup berpendapat bahwa penyisihan ECL untuk piutang usaha pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 tidak signifikan sehingga cadangan ECL tidak diperlukan. Based on ECL computation, the Group’s management believes that the provision for ECL of trade receivables as of June 30 , 2026 and December 31, 2025 is insignificant, and hence any provisioning for impairment is not considered necessary.
Page 68
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 61 - 7. PERSEDIAAN, BERSIH DAN STOCKPILES 7. INVENTORIES, NET AND STOCKPILES 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Persediaan, bersih Inventories, net Dalam proses - pengolahan 9,715 6,709 In-process - mill Konsentrat 78,132 31,030 Concentrate Dalam proses - Smelter 198,022 159,240 In-process - Smelter Produk akhir - katoda tembaga 13,225 14,652 Finished products - copper cathode Produk akhir - emas murni 47,513 7,007 Finished products - refined gold Material dan perlengkapan 348,209 296,911 Materials and supplies 694,816 515,549 Dikurangi: cadangan untuk Less: allowance material dan perlengkapan (6,144) (4,755) for materials and supplies Jumlah persediaan, bersih 688,672 510,794 Total inventories, net Stockpiles 2,373,648 1,526,893 Stockpiles Stockpiles - bagian lancar (801,818) (535,176) Stockpiles - current portion Stockpiles - bagian tidak lancar 1,571,830 991,717 Stockpiles - non-current portion Biaya persediaan dan stockpiles yang diakui sebagai beban dan termasuk dalam beban pokok penjualan pada laba rugi konsolidasian interim untuk periode - periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 adalah masing -masing sebesar AS$ 568.324 dan AS$ 41.090. The cost of inventories and stockpiles recognised as expense and included in costs applicable to sales in the interim consolidated profit or loss for the six-month periods ended June 30, 2026 and 2025 amounted to US$ 568,324 and US$ 41,090, respectively. Jumlah cadangan penurunan nilai persediaan usang yang timbul dari provisi atas material dan perlengkapan disajikan pada beban pokok penjualan dalam laba rugi konsolidasian. Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai ini telah memadai untuk menutupi kemungkinan rugi dari persediaan usang pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. The inventory obsolescence allowance arises from provisions for material and supplies and is presented under costs applicable to sales in the consolidated profit or loss. Management believes the allowance is adequate to cover possible losses from obsolete inventories as of June 30 , 2026 and December 31, 2025. Manajemen Grup berpendapat bahwa semua stockpiles dapat digunakan atau dijual dan nilai realisasi neto stockpiles masih melebihi nilai tercatat stockpiles. Dengan demikian tidak diperlukan adanya cadangan stockpiles usang dan penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. The Group’s management believes that the stockpiles can either be used or sold and that their net realizable value exceeds their carrying amount. Therefore, no provision for obsolete stockpiles and decline in value is considered necessary as of June 30 , 2026 and December 31, 2025. Persediaan Grup telah diasuransikan sebagai bagian dari polis asuransi kerusakan properti Grup dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar AS$ 2.579.781 dan AS$ 1.373.562 pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, kecuali untuk stockpiles dan konsentrat yang tidak diasuransikan. Manajemen berpendapat bahwa asuransi ini memadai untuk melindungi dari kemungkinan kerugian atas risiko-risiko yang dipertanggungkan tersebut. The Group’s inventories were insured as part of its property damage insurance policy with total coverage of US$ 2,579,781 and US$ 1,373,562 as of June 30, 2026 and December 31, 2025, respectively, except for stockpiles and concentrates which are not insured. Management believes this coverage is adequate to protect against possible losses from such insured risks.
Page 69
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 62 - 8. PERPAJAKAN 8. TAXATION a. Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka dan Piutang Pajak Lainnya a. Prepaid Income Tax and Other Tax Receivables 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Entitas anak Subsidiaries Bagian lancar: Current portion: Pajak penghasilan Income tax Pajak dibayar dimuka untuk: Prepaid tax for: Tahun pajak 2025 - 60,516 Fiscal year 2025 Piutang pajak lainnya Other tax receivables Tagihan untuk Pajak Claim for Value Pertambahan Nilai (“PPN") 309,034 413,475 Added Tax (“VAT”) Tagihan kelebihan pembayaran pajak 8,362 9,081 Claim for tax overpayment Jumlah piutang pajak lainnya 317,396 422,556 Total other tax receivables Jumlah - bagian lancar 317,396 483,072 Total - current portion Bagian tidak lancar : Non-current portion: Pajak penghasilan Income tax Piutang pajak sehubungan dengan: Tax receivable related to: Tahun pajak 2023 12,780 12,780 Fiscal year 2023 Tahun pajak 2025 63,944 - Fiscal year 2025 Jumlah - bagian tidak lancar 76,724 12,780 Total - non-current portion b. Utang Pajak b. Taxes Payable 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Entitas anak Subsidiaries Pajak penghasilan badan (“PPh Badan”) 76,326 356 Corporate income tax (“CIT”) Pajak lainnya Other taxes PPN 3,187 17,334 VAT Pasal 21 2,298 6,373 Article 21 Pasal 22 146 153 Article 22 Pasal 23/26 2,262 2,477 Article 23/26 Pasal 4(2) 314 1,220 Article 4(2) Pasal 15 32 43 Article 15 Lainnya 15,402 - Others Jumlah pajak lainnya 23,641 27,600 Total other taxes Jumlah utang pajak 99,967 27,956 Total taxes payable
Page 70
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 63 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) c. Pajak Penghasilan c. Income Tax 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Perusahaan Company Beban pajak kini - - Current tax expense Jumlah beban pajak Total income tax expense penghasilan Perusahaan - - of the Company Entitas anak Subsidiaries Beban pajak kini (108,778) (211) Current tax expense (Beban)/manfaat pajak tangguhan (32,045) 45,327 Deferred tax (expense)/benefit Jumlah (beban)/manfaat pajak Total income tax (expense)/benefit penghasilan entitas anak (140,823) 45,116 of the subsidiaries Jumlah (beban)/ Total income tax manfaat pajak penghasilan (140,823) 45,116 (expense)/benefit *) Tidak diaudit/Unaudited Rekonsiliasi antara laba/(rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim dengan rugi fiskal adalah sebagai berikut: A reconciliation between profit/(loss) before tax per interim consolidated statement s of profit or loss and other comprehensive income and fiscal loss is as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Laba/(rugi) sebelum pajak menurut Profit/(loss) before tax laporan laba rugi dan per interim consolidated penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss and konsolidasian interim 695,075 (191,541) other comprehensive income Ditambah/(dikurangi): Add/(deduct): (Laba)/rugi sebelum (Profit)/loss before pajak entitas anak (693,499) 185,598 tax of subsidiaries Penyesuaian konsolidasian (2,131) 63,657 Consolidation adjustment (Rugi)/laba sebelum pajak Perusahaan (555) 57,714 (Loss)/profit before tax of the Company Perbedaan tetap: Permanent differences: Penghasilan tidak kena pajak Non-taxable income and dan penghasilan terkena income subject to pemotongan pajak final (17) (58,547) final withholding tax Beban yang tidak dapat dikurangkan 71 484 Non deductible expenses Jumlah perbedaan tetap 54 (58,063) Total permanent differences Rugi fiskal (501) (349) Fiscal loss Beban pajak kini Perusahaan - - Current tax expense of the Company Beban pajak kini entitas anak (108,778) (211) Current tax expense of the subsidiaries *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 71
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 64 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued) Sesuai dengan peraturan perpajakan, rugi fiskal dapat dimanfaatkan melalui kompensasi terhadap laba kena pajak dalam masa lima tahun sejak timbulnya rugi fiskal. According to tax regulations, fiscal loss can be offset against taxable income immediately within a period of five years after such fiscal loss incurred. Rekonsiliasi antara total beban dan manfaat pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim adalah sebagai berikut: A reconciliation between the total tax expense and benefit and the amounts computed by applying the effective tax rates to profit or loss before tax per interim consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income is as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Laba/(rugi) sebelum pajak menurut Profit/(loss) before tax laporan laba rugi dan per interim consolidated penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss and konsolidasian interim 695,075 (191,541) other comprehensive income Ditambah/(dikurangi): Add/(deduct): (Laba)/rugi sebelum (Profit)/loss before pajak entitas anak (693,499) 185,598 tax of subsidiaries Penyesuaian konsolidasian (2,131) 63,657 Consolidation adjustment (Rugi)/laba sebelum pajak Perusahaan (555) 57,714 (Loss)/profit before tax of the Company Manfaat/(beban) pajak Tax benefit/(expense) dengan tarif yang berlaku - 22% 122 (12,697) at effective rate - 22% Pengaruh pajak atas perbedaan tetap: Tax effect on permanent differences: Penghasilan tidak kena pajak Non-taxable income and dan penghasilan terkena income subject to pemotongan pajak final 4 12,880 final withholding tax Beban yang tidak dapat dikurangkan (16) (106) Non deductible expenses Jumlah pengaruh pajak atas Total tax effect on perbedaan tetap (12) 12,774 permanent differences Aset pajak tangguhan yang tidak diakui 110 77 Unrecognized deferred tax asset Income tax expense Beban pajak Perusahaan - bersih - - of the Company - net (Beban)/manfaat pajak penghasilan Income tax (expense)/benefit entitas anak (140,823) 45,116 of the subsidiaries (Beban)/manfaat pajak penghasilan (140,823) 45,116 Income tax (expense)/benefit *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 72
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 65 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued) Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan tidak mengakui aset pajak tangguhan masing -masing sebesar AS$ 3.880 dan AS$ 4.064 yang timbul dari rugi fiskal. As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Company did not recognize deferred tax asset amounting to US$ 3,880 and US$ 4,064, respectively, arising from fiscal losses. Pajak kini dan tangguhan untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 telah dihitung dengan memperhitungkan tarif pajak yang berlaku. The current and deferred income taxes for the six-month periods ended June 30, 2026 and 2025 have been calculated with the applicable tax rate. d. Aset dan Liabilitas Pajak Tangguhan d. Deferred Tax Assets and Liabilities Aset dan liabilitas pajak tangguhan telah dihitung dengan memperhitungkan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada saat realisasi. Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut: Deferred tax assets and liabilities have been calculated taking into account tax rates expected to be prevailing at the time they are realized. The details of the Group’s deferred tax assets and liabilities are as follows: Dipindahkan ke/dari aset/ Dikreditkan/ (liabilitas) (dibebankan) pajak pada tangguhan/ laba rugi/ Dikreditkan Transfer Credited/ pada to/from (charged) OCI*)/ 1 Januari/ deferred to Credited 30 Juni/ January 1, tax assets/ profit to June 30, 2026 (liabilities) or loss OCI*) 2026 Aset pajak tangguhan, bersih Deferred tax asset, net Liabilitas imbalan kerja 70 (48) - - 22 Employee benefit liabilities Cadangan pajak lindung nilai 1,019 (1,019) - - - Tax reserve on hedging Property, plant Aset tetap (253) 253 - - - and equipment Jumlah aset pajak Total deferred tangguhan, bersih 836 (814) - - 22 tax asset, net Liabilitas pajak Deferred tax tangguhan, bersih liabilities, net Liabilitas reklamasi dan Reclamation and penutupan tambang 74,415 - 5,235 - 79,650 closure liabilities Cadangan pajak lindung nilai 14,586 1,019 - 18,774 34,379 Tax reserve on hedging Aset tetap dan properti Property, plant and equipment pertambangan 9,585 (253) 17,317 - 26,649 and mining properties Liabilitas sewa 6,437 - 46 - 6,483 Lease liabilities Liabilitas imbalan kerja 1,987 48 135 57 2,227 Employee benefit liabilities Cadangan untuk material Provision for obsolete dan perlengkapan usang 1,047 - 311 - 1,358 material and supplies Aset hak-guna (5,705) - - - (5,705) Right-of-use assets Persediaan dan stockpiles 168,254 - (190,087) - (21,833) Inventories and stockpiles Biaya pengupasan tanah yang ditangguhkan (730,876) - 134,998 - (595,878) Deferred stripping costs Jumlah liabilitas pajak Total deferred tangguhan, bersih (460,270) 814 (32,045) 18,831 (472,670) tax liabilities, net *)Penghasilan komprehensif lain/Other comprehensive income
Page 73
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 66 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) d. Aset dan Liabilitas Pajak Tangguhan (lanjutan) d. Deferred Tax Assets and Liabilities (continued) Rincian liabilitas pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut (lanjutan): The details of the Group’s deferred tax liabilities are as follows (continued): Dipindahkan ke/dari aset/ Dikreditkan/ (liabilitas) (dibebankan) pajak Penyesuaian pada tangguhan/ di laba laba rugi/ Dikreditkan Transfer rugi/ Credited/ pada 31 to/from Adjustment (charged) OCI*)/ Desember/ 1 Januari/ deferred in profit to Credited December January 1, tax assets/ or loss profit to 31, 2025 (liabilities) 2025 or loss OCI*) 2025 Aset pajak tangguhan, bersih Deferred tax asset, net Cadangan pajak lindung nilai - (2,003) - - 3,022 1,019 Tax reserve on hedging Liabilitas imbalan kerja - 22 - 45 3 70 Employee benefit liabilities Property, plant Aset tetap - - - (253) - (253) and equipment Jumlah aset pajak Total deferred tangguhan, bersih - (1,981) - (208) 3,025 836 tax asset, net Liabilitas pajak Deferred tax tangguhan, bersih liabilities, net Persediaan dan stockpiles 139,789 - - 28,465 - 168,254 Inventories and stockpiles Liabilitas reklamasi dan Reclamation and penutupan tambang 70,710 - - 3,705 - 74,415 closure liabilities Cadangan pajak lindung nilai 10,111 2,003 - - 2,472 14,586 Tax reserve on hedging Property, plant and Aset tetap dan properti equipment and pertambangan (15,719) - 536 24,768 - 9,585 mining properties Liabilitas sewa 7,230 - - (793) - 6,437 Lease liabilities Liabilitas imbalan kerja 1,671 (22) - 225 113 1,987 Employee benefit liabilities Cadangan untuk material dan Provision for obsolete perlengkapan usang 751 - - 296 - 1,047 material and supplies Aset hak-guna (6,566) - - 861 - (5,705) Right-of-use assets Biaya pengupasan tanah yang ditangguhkan (616,746) - - (114,130) - (730,876) Deferred stripping costs Jumlah liabilitas pajak Total deferred tangguhan, bersih (408,769) 1,981 536 (56,603) 2,585 (460,270) tax liabilities, net *)Penghasilan komprehensif lain/Other comprehensive income
Page 74
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 67 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) e. Hal Pajak Lainnya e. Other Tax Matter Surat Ketetapan Pajak Tax Assessment Letters Kantor pajak menerbitkan beberapa SKPKB tertanggal 26 November 2024 untuk perpajakan AMNT tahun fiskal 2021. Penetapan pajak kurang bayar di dalam SKPKB tersebut berkaitan dengan tambahan PPh Badan sebesar AS$ 23.312, pajak penghasilan pasal 26 sebesar Rp 43.864.050 ribu (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 2.756 dan PPN sebesar Rp 43.864.050 ribu (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 2.756. Pajak kurang bayar tersebut telah diselesaikan seluruhnya oleh AMNT pada bulan Desember 2024, kecuali untuk PPh Badan dimana AMNT melakukan penyelesaian sebesar AS$ 11.773. AMNT tidak setuju dengan sisa tambahan PPh Badan sebesar AS$ 11.539. AMNT kemudian mengajukan surat keberatan tertanggal 7 Februari 2025 kepada kantor pajak berkaitan dengan hal ini. Pada bulan November 2025, kantor pajak menerbitkan Surat Keputusan yang menolak seluruh keberatan AMNT. Pada bulan Desember 2025, AMNT mengajukan banding ke pengadilan pajak. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian interim Perusahaan, proses sidang pengadilan pajak untuk kasus keberatan yang diajukan tersebut masih berlanjut. The tax office issued several SKPKB dated November 26, 2024 for AMNT’s 2021 fiscal year taxation. The tax underpayment charges in these SKPKB were related to additional CIT of US$ 23,312, withholding tax article 26 of IDR 43,864,050 thousand (full amount) or equivalent to US$ 2,756 and VAT of IDR 43,864,050 thousand (full amount) or equivalent to US$ 2,756. These tax charges were fully settled by AMNT in December 2024, except for CIT where AMNT made a settlement of US$ 11,773. AMNT disputed the remaining CIT charge of US$ 11,539. AMNT then filed an objection letter dated February 7, 2025 to the tax office regarding this matter. In November 2025, the tax office issued its decision letter which fully rejected AMNT’s objection. In December 2025 AMNT filed an appeal to the tax court. As of the date of completion of the Company’s interim consolidated financial statements, the tax court hearing process on the objection case is still ongoing. Kantor pajak menerbitkan beberapa SKPKB tertanggal 17 April 2025 untuk perpajakan AMNT tahun fiskal 2023. Penetapan pajak kurang bayar di dalam SKPKB tersebut berkaitan dengan tambahan pajak penghasilan pasal 26 sebesar Rp 26.676.340 ribu (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 1.608 dan PPN sebesar Rp 24.241.581 ribu (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 1.461. AMNT telah menyelesaikan pajak-pajak kurang bayar tersebut pada bulan Mei 2025. Disamping itu, kantor pajak juga menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) tertanggal sama untuk PPh Badan AMNT tahun fiskal 2023 dengan pajak lebih bayar sebesar AS$ 31.401. AMNT tidak setuju dengan angka tersebut yang menurut AMNT seharusnya sebesar AS$ 44.181. Atas PPh Badan lebih bayar sebesar AS$ 31.401, telah dilakukan pengembalian oleh kantor pajak pada bulan Mei 2025. AMNT kemudian mengajukan surat keberatan kepada kantor pajak pada bulan Juni 2025 berkaitan dengan kekurangan atas PPh Badan lebih bayar sebesar AS$ 12.780. Pada bulan Februari 2026, kantor pajak menerbitkan Surat Keputusan yang menolak seluruh keberatan AMNT. Pada bulan Maret 2026, AMNT mengajukan banding ke pengadilan pajak. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian interim Perusahaan, proses sidang pengadilan pajak untuk kasus keberatan yang diajukan tersebut telah dimulai dan masih berlanjut. The tax office issued several SKPKB dated April 17, 2025 for AMNT’s 2023 fiscal year taxation. The tax underpayment charges in these SKPKB were related to additional withholding tax article 26 of IDR 26,676,340 thousand (full amount) or equivalent to US$ 1,608 and VAT of IDR 24,241,581 thousand (full amount) or equivalent to US$ 1,461. AMNT settled these tax charges in May 2025. In addition, the tax office also issued an Overpayment Tax Assessment Letter (“SKPLB”) dated the same related to AMNT’s 2023 CIT with a refundable amount of US$ 31,401. AMNT disputed this amount which according to AMNT should be US$ 44,181. The refundable CIT of US$ 31,401 was refunded by the tax office in May 2025. AMNT then filed an objection letter to the tax office in June 2025 regarding the under CIT refundable amount of US$ 12,780. In February 2026, the tax office issued its decision letter which fully rejected AMNT’s objection. In March 2026, AMNT filed an appeal to the tax court. As of the date of completion of the Company’s interim consolidated financial statements, the tax court hearing process on the objection case has commenced and is still ongoing.
Page 75
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 68 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) e. Hal Pajak Lainnya (lanjutan) e. Other Tax Matter (continued) Surat Ketetapan Pajak (lanjutan) Tax Assessment Letters (continued) Kantor pajak menerbitkan beberapa SKPKB tertanggal 19 Desember 2025 untuk perpajakan AMNT tahun fiskal 2022. Penetapan pajak kurang bayar di dalam SKPKB tersebut berkaitan dengan tambahan PPh Badan sebesar AS$ 39.819, pajak penghasilan pasal 26 sebesar Rp 41.292 juta (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 2.460 dan PPN sebesar Rp 45.421 juta (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 2.707. Pajak kurang bayar tersebut telah diselesaikan seluruhnya oleh AMNT pada bulan Desember 2025, kecuali untuk PPh Badan dimana AMNT melakukan penyelesaian sebesar AS$ 2.326. AMNT tidak setuju den gan sisa tambahan PPh Badan sebesar AS$ 37.493. AMNT kemudian mengajukan surat keberatan tertanggal 15 Januari 2026 kepada kantor pajak berkaitan dengan hal ini. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian interim Perusahaan, AMNT masih menanti surat keputusan kantor pajak berkaitan dengan keberatan tersebut. The tax office issued several SKPKB dated December 19, 2025 for AMNT’s 2022 fiscal year taxation. The tax underpayment charges in these SKPKB were related to additional CIT of US$ 39,819, withholding tax article 26 of IDR 41,292 million (full amount) or equivalent to US$ 2,460 and VAT of IDR 45,421 million (full amount) or equivalent to US$ 2,707. These tax charges were fully settled by AMNT in December 2025, except for CIT where AMNT made a settlement of US$ 2,326. AMNT disputed the remaining CIT charge of US$ 37,493. AMNT then filed an objection letter dated January 15, 2026 to the tax office regarding this matter. As of the date of completion of the Company’s interim consolidated financial statements, AMNT awaits for the tax office’s decision letter on this objection. Pajak Penghasilan Pilar Dua Pillar Two Income Tax Pada tanggal 31 Desember 2024, Menteri Keuangan menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (“PMK”) No. 136 Tahun 2024 tentang Pengenaan Pajak Minimum Global Berdasarkan Kesepakatan Internasional (“ PMK 136 ”) untuk implementasi aturan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) Pilar Dua di Indonesia. PMK 136 berlaku efektif untuk tahun fiskal mulai pada tanggal atau setelah tanggal 1 Januari 2025 dan mengatur mekanisme perpajakan baru yaitu Perusahaan Multinasional akan membayar pajak tambahan di suatu yurisdiksi jika tarif pajak efektif, yang ditentukan berdasarkan yurisdiksi , lebih rendah dari tarif minimum 15%. On December 31, 2024, the Minister of Finance issued Minister of Finance Regulation (“ MOFR”) No. 136 of 2024 regarding the Imposition of Global Minimum Tax based on International Agreements (“MOFR 136”) for the implementation of the Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) Pillar Two rules in Indonesia. Regulation 136 is effective for fiscal years beginning on or after January 1, 2025 and sets a new tax mechanism whereby Multinational Enterprises would pay a top -up tax in a jurisdiction if the effective tax rate, determined on a jurisdictional basis , is below a 15% minimum rate.
Page 76
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 69 - 8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued) e. Hal Pajak Lainnya (lanjutan) e. Other Tax Matter (continued) Pajak Penghasilan Pilar Dua (lanjutan) Pillar Two Income Tax (continued) Grup termasuk dalam lingkup peraturan PMK 136. Disamping itu, Grup menerapkan pengecualian untuk mengakui dan mengungkapkan informasi tentang aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan Pilar Dua mulai tanggal 1 Januari 2025. Grup sedang melakukan penilaian, termasuk aturan relaksasi Safe Harbour yang relevan, atas potensi eksposur Grup terhadap pajak penghasilan Pilar Dua. Berdasarkan informasi yang tersedia pada saat ini, Grup tidak memperkirakan adanya dampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian interim Grup pada tanggal 30 Juni 2026. The Group is in the scope of MOFR 136. In addition, the Group applies the exception from recognising and disclosing information regarding deferred tax assets and liabilities related to Pillar Two income tax starting January 1, 2025. The Group is performing an assessment, including the relevant Safe Harbour relief provisions, of the Group’s potential exposure to Pillar Two income taxes. Based on currently available information, the Group does not expect any material impact to the Group’s interim consolidated financial statements as of June 30, 2026. 9. ASET TETAP, BERSIH 9. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT, NET 1 Januari/ 30 Juni/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ June 30, 2026 Additions Deductions Reclassification 2026 Biaya perolehan Cost Kepemilikan langsung Direct ownership Tanah dan Land and pengembangan tanah 131,270 - - - 131,270 land improvements Bangunan, fasilitas dan Buildings, facilities and aset yang terkait 1,686,206 - - 48,104 1,734,310 related assets Mesin dan peralatan 3,175,554 - - 70,795 3,246,349 Machinery and equipment Biaya penghentian Asset retirement cost pemakaian aset ("ARC") 238,831 - - - 238,831 (”ARC”) Aset tetap dalam penyelesaian 3,108,939 92,303 - (118,899) 3,082,343 Construction-in-progress Sub-total 8,340,800 92,303 - - 8,433,103 Sub-total Aset hak-guna Right-of-use assets Mesin dan peralatan 43,201 - - - 43,201 Machinery and equipment Jumlah - biaya perolehan 8,384,001 92,303 - - 8,476,304 Total - cost Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation Kepemilikan langsung Direct ownership Tanah dan Land and pengembangan tanah (5,282) (149) - - (5,431) land improvements Bangunan, fasilitas dan Buildings, facilities and aset yang terkait (558,032) (34,877) - - (592,909) related assets Mesin dan peralatan (2,031,179) (131,860) - - (2,163,039) Machinery and equipment ARC (137,673) (17,243) - - (154,916) ARC Sub-total (2,732,166) (184,129) - - (2,916,295) Sub-total Aset hak-guna Right-of-use assets Mesin dan peralatan (17,270) (1,956) - - (19,226) Machinery and equipment Jumlah - akumulasi Total - accumulated penyusutan (2,749,436) (186,085) - - (2,935,521) depreciation Nilai tercatat 5,634,565 5,540,783 Net book value
Page 77
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 70 - 9. ASET TETAP, BERSIH (lanjutan) 9. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT, NET (continued) 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31, 2025 Additions Deductions Reclassification 2025 Biaya perolehan Cost Kepemilikan langsung Direct ownership Tanah dan Land and pengembangan tanah 131,270 - - - 131,270 land improvements Bangunan, fasilitas dan Buildings, facilities and aset yang terkait 642,736 - - 1,043,470 1,686,206 related assets Mesin dan peralatan 2,397,345 - (10,790) 788,999 3,175,554 Machinery and equipment ARC 221,583 - - 17,248 238,831 ARC Aset tetap dalam penyelesaian 3,517,871 1,423,537 - (1,832,469) 3,108,939 Construction-in-progress Sub-total 6,910,805 1,423,537 (10,790) 17,248 8,340,800 Sub-total Aset hak-guna Right-of-use assets Mesin dan peralatan 43,201 - - - 43,201 Machinery and equipment Jumlah - biaya perolehan 6,954,006 1,423,537 (10,790) 17,248 8,384,001 Total - cost Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation Kepemilikan langsung Direct ownership Tanah dan Land and pengembangan tanah (5,224) (58) - - (5,282) land improvements Bangunan, fasilitas dan Buildings, facilities and aset yang terkait (512,500) (45,532) - - (558,032) related assets Mesin dan peralatan (1,790,008) (251,961) 10,790 - (2,031,179) Machinery and equipment ARC (130,715) (6,958) - - (137,673) ARC Sub-total (2,438,447) (304,509) 10,790 - (2,732,166) Sub-total Aset hak-guna Right-of-use assets Mesin dan peralatan (13,358) (3,912) - - (17,270) Machinery and equipment Jumlah - akumulasi Total - accumulated penyusutan (2,451,805) (308,421) 10,790 - (2,749,436) depreciation Nilai tercatat 4,502,201 5,634,565 Net book value Beban penyusutan dan amortisasi disajikan sebagai bagian dari Beban Pokok Penjualan dalam laba rugi (Catatan 25) dan terdiri dari sebagai berikut: Depreciation and amortization expenses are presented as part of Costs Applicable to Sales in profit or loss (Note 25) and consist of the following: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Penyusutan dan amortisasi (termasuk Depreciation and amortization properti pertambangan (Catatan 10)) 233,951 130,770 (include mining properties (Note 10)) Aset hak-guna 1,956 1,956 Right-of-use assets Jumlah 235,907 132,726 Total *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 78
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 71 - 9. ASET TETAP, BERSIH (lanjutan) 9. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT, NET (continued) Aset tetap dalam penyelesaian Construction-in-progress Aset tetap dalam penyelesaian merupakan proyek yang tahap penyelesaiannya masih berlangsung pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dengan rincian sebagai berikut: Construction-in-progress represents projects that are in progress as of the date of the consolidated statements of financial position as follows: Persentase Akumulasi penyelesaian/ biaya/ Aset tetap Percentage of Accumulated Estimasi penyelesaian/ Construction- dalam penyelesaian completion costs Estimated completion in-progress 30 Juni 2026 June 30, 2026 Bangunan, fasilitas Kuartal 3 2026 – Kuartal 4 2027/ Buildings, facilities and dan aset lainnya 0.5%-99.4% 3,002,537 3rd quarter of 2026 – 4th quarter of 2027 related assets Kuartal 3 2026 – Kuartal 4 2027/ Mesin dan peralatan 2.6%-99.4% 79,806 3rd quarter of 2026 – 4th quarter of 2027 Machinery and equipment 3,082,343 31 Desember 2025 December 31, 2025 Bangunan, fasilitas Kuartal 1 2026 – Kuartal 4 2027/ Buildings, facilities and dan aset lainnya 0.1%-90.2% 3,018,272 1st quarter of 2026 – 4th quarter of 2027 related assets Kuartal 1 2026 – Kuartal 4 2027/ Mesin dan peralatan 0.1%-98.9% 90,667 1st quarter of 2026 – 4th quarter of 2027 Machinery and equipment 3,108,939 Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5, aset tetap tertentu yang dimiliki langsung oleh AMNT, AMIN dan ANG serta pertanggungan asuransi terkait dijaminkan untuk fasilitas-fasilitas pinjaman dan pembiayaan masing -masing yang diperoleh AMNT, AMIN dan ANG (Catatan 16, 17). As of June 30, 2026 and December 31, 2025, certain directly owned property, plant and equipment of AMNT, AMIN and ANG and the related insurance coverage are pledged as collateral for the loan and financing facilities obtained by AMNT, AMIN and ANG, respectively (Notes 16, 17). Aset tetap Grup telah diasuransikan sebagai bagian dari polis asuransi kerusakan properti Grup dengan jumlah nilai pertanggungan masing-masing sebesar AS$ 2.579.781 dan AS$ 1.373.562 pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 , kecuali tanah yang tidak diasuransikan. The Group’s property, plant and equipment were insured as part of its property damage insurance policy with total coverage of US$ 2,579,781 and US$ 1,373,562 as of June 30, 2026 and December 31, 2025 , respectively, except for land which are not insured. Sebagai tambahan, Grup juga telah memiliki polis asuransi untuk melindungi kerugian atau kerusakan yang timbul selama konstruksi, instalasi dan pemasangan mesin dan peralatan untuk program belanja modal proyek besar dengan jumlah nilai pertanggungan masing-masing sebesar AS$ 2.426.972 dan AS$ 3.454.405 pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. In addition, the Group also has insurance policy to cover any loss or damage incurred during the construction, installation and erection of machinery and equipment for its large project capital expenditure programs with total coverage of US$ 2,426,972 and US$ 3,454,405 as of June 30 , 2026 and December 31, 2025, respectively. Manajemen berpendapat bahwa asuransi tersebut memadai untuk melindungi dari kemungkinan kerugian atas risiko -risiko yang dipertanggungkan tersebut. Management believes the above coverage is adequate to protect against possible losses incurred from such insured risks.
Page 79
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 72 - 9. ASET TETAP, BERSIH (lanjutan) 9. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT, NET (continued) Manajemen melakukan pengujian penurunan nilai atas aset tetap bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak terpulihkan. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, tidak terdapat indikasi tersebut pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Management tests its property, plant and equipment for impairment whenever events or changes in circumstances indicate that the carrying amount may not be recoverable. Based on the Group’s assessment, no such indication exists as of June 30, 2026 and December 31, 2025. Untuk periode -periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025, beban pinjaman yang berasal dari Fasilitas Pinjaman Berjangka I AMIN (Catatan 17), yang dikapitalisasi ke dalam aset tetap, adalah masing -masing sebesar AS$ nihil dan AS$ 39.403. For the six-month periods ended June 30, 2026 and 2025, borrowing costs on AMIN Term Loan Facility I (Note 17), capitalized to property, plant and equipment, amounted to US$ nil and US$ 39,403, respectively. Untuk periode -periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025, beban pinjaman yang berasal dari Fasilitas Pinjaman I ANG (Catatan 17), yang dikapitalisasi ke dalam aset tetap, adalah masing- masing sebesar AS$ nihil dan AS$ 3.785. For the six-month periods ended June 30 , 2026 and 2025, borrowing costs incurred from ANG Loan Facility I (Note 17) and capitalized to property, plant and equipment amounted to US$ nil and US$ 3,785, respectively. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5, tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan diklasifikasikan sebagai aset dimiliki untuk dijual. As of June 30 , 2026 and December 31, 202 5, no property, plant and equipment had been discontinued from active use and classified as assets held for sale. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 , biaya perolehan aset tetap dengan nilai tercatat nihil yang masih digunakan adalah masing-masing sebesar AS$ 1.211.427 dan AS$ 1.127.249. As of June 30 , 2026 and December 31, 2025 , acquisition costs of property, plant and equipment with net book value of nil but are still in use amounted to US$ 1,211,427 and US$ 1,127,249, respectively. 10. PROPERTI PERTAMBANGAN, BERSIH 10. MINING PROPERTIES, NET Merupakan properti pertambangan dengan rincian sebagai berikut: This represents mining properties with details as follows: 1 Januari/ 30 Juni/ January 1, Penambahan/ June 30, 2026 Additions 2026 Area dengan sumber daya Area with measured and terukur dan terindikasi indicated resources - Batu Hijau Batu Hijau - Harga perolehan 588,347 7,987 596,334 Cost Akumulasi amortisasi (410,602) (49,822) (460,424) Accumulated amortization Jumlah 177,745 135,910 Total
Page 80
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 73 - 10. PROPERTI PERTAMBANGAN, BERSIH (lanjutan) 10. MINING PROPERTIES, NET (continued) Merupakan properti pertambangan dengan rincian sebagai berikut (lanjutan): This represents mining properties with details as follows (continued): 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ December 31, 2025 Additions 2025 Area dengan sumber daya Area with measured and terukur dan terindikasi indicated resources - Batu Hijau Batu Hijau - Harga perolehan 570,769 17,578 588,347 Cost Akumulasi amortisasi (391,854) (18,748) (410,602) Accumulated amortization Jumlah 178,915 177,745 Total Manajemen melakukan pengujian penurunan nilai atas properti pertambangan bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak terpulihkan. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, tidak terdapat indikasi tersebut pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Management tests its mining properties for impairment whenever events or changes in circumstances indicate that the carrying amount may not be recoverable. Based on management’s assessment, no such indication exists as of June 30, 2026 and December 31, 2025. 11. BIAYA PENGUPASAN LAPISAN TANAH YANG DITANGGUHKAN, BERSIH 11. DEFERRED STRIPPING COSTS, NET 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Saldo awal 3,322,167 2,803,393 Beginning balance Penambahan (Catatan 25) - 770,133 Additions (Note 25) Dikurangi: amortisasi (Catatan 25) (613,628) (251,359) Less: amortization (Note 25) Saldo akhir 2,708,539 3,322,167 Ending balance 12. INVESTASI JANGKA PANJANG 12. LONG TERM INVESTMENTS 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Investasi pada entitas asosiasi 263,531 256,928 Investment in associate Investasi pada ventura bersama 5,686 5,520 Investment in joint ventures Jumlah investasi jangka panjang 269,217 262,448 Total long term investments a. Investasi pada entitas asosiasi a. Investment in associate 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Macmahon Holdings Limited (“MAH”) 263,531 256,928 Macmahon Holdings Limited (“MAH”)
Page 81
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 74 - 12. INVESTASI JANGKA PANJANG (lanjutan) 12. LONG TERM INVESTMENTS (continued) a. Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan) a. Investment in associate (continued) MAH MAH Grup melalui AMCSPL, entitas anak, memiliki 44,27% saham pada MAH, pihak berelasi, yang dicatat dengan metode ekuitas (Catatan 32a). Mutasi investasi Grup pada MAH adalah sebagai berikut: The Group, through AMCSPL, a subsidiary, owns 44.27% of shares in MAH, a related party, which is accounted for using equity method (Note 32a). Movements in the Group’s investment in MAH were as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Saldo awal 256,928 244,195 Beginning balance Mutasi terkait investasi Movement related with pada entitas asosiasi 6,603 12,733 investment in associate Saldo akhir 263,531 256,928 Ending balance MAH adalah perusahaan publik terbuka dan berdiri di Australia yang bergerak dalam jasa penambangan, konsultasi dan pekerjaan sipil. MAH is a publicly listed company and incorporated in Australia, which is engaged in providing mining, consulting and civil services. Ringkasan informasi keuangan MAH *) (dikonversi ke USD), tanpa penyesuaian untuk proporsi kepemilikan Grup, pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: The summary of MAH financial information *) (converted into USD), not adjusted for the portion of ownership of the Group, as of and for the six- month period ended June 30, 2026 and as of and for the year ended December 31, 202 5 is as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026*) 2025*) Aset Assets Lancar 585,661 538,077 Current Tidak lancar 627,495 610,105 Non-current Jumlah aset 1,213,156 1,148,182 Total assets Liabilitas Liabilities Lancar 450,534 425,587 Current Tidak lancar 252,312 239,961 Non-current Jumlah liabilitas 702,846 665,548 Total liabilities Ekuitas 510,310 482,634 Equity *) Tahun buku MAH adalah dari tanggal 1 Juli sampai 30 Juni; untuk keperluan penyajian laporan keuangan ini, angka untuk tahun 2025 adalah dari tanggal 1 Januari sampai 31 Desember (direviu) dan angka untuk periode 2026 adalah adalah dari tanggal 1 Januari sampai 3 0 Juni (diaudit)/The financial year of MAH is from July 1 to June 30; for the purpose of presentation in these financial statements, figures of year 2025 are from January 1 to December 31 (reviewed) and figures of period 2026 are from January 1 to June 30 (audited).
Page 82
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 75 - 12. INVESTASI JANGKA PANJANG (lanjutan) 12. LONG TERM INVESTMENTS (continued) a. Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan) a. Investment in associate (continued) 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026*) 2025*) Laba dan (rugi)/penghasilan Profit and other komprehensif lainnya comprehensive (loss)/income Pendapatan, bersih 922,107 1,666,645 Revenues, net Beban, bersih (884,957) (1,608,185) Expenses, net Laba tahun berjalan 37,150 58,460 Profit for the year Rugi komprehensif lain (8,115) (8,802) Other comprehensive loss Jumlah penghasilan komprehensif 29,035 49,658 Total comprehensive Income *) Tahun buku MAH adalah dari tanggal 1 Juli sampai 30 Juni; untuk keperluan penyajian laporan keuangan ini, angka untuk tahun 2025 adalah dari tanggal 1 Januari sampai 31 Desember (direviu) dan angka untuk periode 2026 adalah adalah dari tanggal 1 Januari sampai 3 0 Juni (diaudit)/The financial year of MAH is from July 1 to June 30; for the purpose of presentation in these financial statements, figures of year 2025 are from January 1 to December 31 (reviewed) and figures of period 2026 are from January 1 to June 30 (audited). b. Investasi pada ventura bersama b. Investment in joint ventures 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 PT Medcopower Solar Sumbawa PT Medcopower Solar Sumbawa (“MPSS”) 4,421 4,355 (“MPSS”) PT Macmahon Labour Services PT Macmahon Labour Services (“MLS”) 1,265 1,165 (“MLS”) Jumlah 5,686 5,520 Total MPSS MPSS Perusahaan memiliki 50,00% saham pada MPSS yang dicatat dengan metode ekuitas pada laporan keuangan konsolidasian interim Grup. MPSS adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia yang bergerak dalam bidang pengoperasian instalasi penyediaan tenaga listrik. The Company owns 50.00% of shares in MPSS which is accounted for using equity method in the Group’s interim consolidated financial statements. MPSS is a company domiciled in Indonesia and engaged in operation of electricity power supply installations. MLS MLS Perusahaan memiliki 51,00% saham pada MLS. Berdasarkan anggaran dasar MLS, pengambilan keputusan terhadap aktivitas -aktivitas yang signifikan terhadap MLS dan relevan terhadap imbal hasil investor membutuhkan kuorum sebesar 52,00%. Investasi di MLS dicatat dengan metode ekuitas di dalam laporan keuangan konsolidasian interim Grup. MLS adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia yang bergerak dalam bidang penyediaan tenaga kerja. The Company owns 51.00% of shares in MLS. Based on MLS’ article of association, decision making for MLS’ significant activities and relevant to the investor return requires 52.00% of quorum. The investment in MLS is accounted for using equity method in the Group’s interim consolidated financial statements. MLS is a company domiciled in Indonesia and engaged in manpower supply.
Page 83
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 76 - 13. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN ASET LAINNYA 13. PREPAYMENTS AND OTHER ASSETS 30 June/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Biaya dibayar dimuka Prepayments Pihak ketiga Third parties Sewa, software dan operasional 17,250 31,643 Rent, software and operationals Asuransi 2,649 2,537 Insurance Jumlah – biaya dibayar dimuka 19,899 34,180 Total - prepayments Aset lainnya Other assets Pihak ketiga Third parties Surat berharga investasi 85,437 89,762 Investment securities Uang muka pemasok dan kontraktor 11,462 8,435 Advance to suppliers and contractors Investasi jangka panjang 718 718 Long term investment Lainnya 17,491 16,923 Others Jumlah - pihak ketiga 115,108 115,838 Total - third parties Pihak berelasi (Catatan 28) Related parties (Note 28) Deposit jasa pertambangan 4,354 4,354 Mining service deposit Deposit jasa tenaga kerja 1,694 1,694 Labour service deposit Jumlah - pihak berelasi 6,048 6,048 Total - related parties Jumlah - aset lainnya 121,156 121,886 Total - other assets Jumlah biaya dibayar dimuka dan aset lainnya 141,055 156,066 Total prepayments and other assets Dikurangi: bagian lancar (46,760) (59,999) Less: current portion Bagian tidak lancar 94,295 96,067 Non-current portion Surat berharga investasi Investment securities Pada bulan Oktober 2025, AMNT membeli surat utang jangka panjang Tahun 2025 Tahap I yang ditawarkan tanpa melalui penawaran umum dan diterbitkan oleh PT Danantara Investment Management (Persero), entitas anak dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), yaitu Seri A sebesar Rp 750 miliar (nilai penuh) yang jatuh tempo pada tanggal 22 Oktober 2030 (tenor 5 tahun) dan Seri B sebesar Rp 750 miliar (nilai penuh) yang jatuh tempo pada tanggal 21 Oktober 2032 (tenor 7 tahun) atau berjumlah Rp 1,5 triliun (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 8 5.437. Surat utang tersebut diterbitkan pada harga nominal (100%) dengan tingkat bunga 2% per tahun, dibayarkan setiap tahun, serta memperoleh hasil pemeringkatan kredit AAA(idn) ( triple A ) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Surat utang jangka panjang ini juga memiliki Opsi Beli, yang dapat dilaksanakan oleh penerbit setelah satu tahun, dimana penerbit dapat melakukan pelunasan lebih awal atas seluruh atau sebagian jumlah surat utang sebelum tanggal jatuh tempo masing -masing surat utang dengan harga nominal. In October 2025, AMNT purchased long term notes Year 2025 Phase 1 through a non-public offering and issued by PT Danantara Investment Management (Persero), a subsidiary of Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), consisting of Series A of IDR 750 billion (full amount) maturing on October 22, 2030 (5 year tenor) and Series B of IDR 750 billion (full amount) maturing on October 21, 2032 (7 year tenor) or a total of IDR 1.5 trillion (full amount) or equivalent to US$ 85,437. The long term notes were issued at par value (100%) with an interest rate of 2% per annum, payable annually, and with a credit rating of AAA(idn) from PT Fitch Ratings Indonesia. The long term notes also include a Call Option, exercisable by the issuer after one year, allowing the issuer to redeem all or any portion of the notes prior to their respective maturity dates at par value.
Page 84
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 77 - 14. GOODWILL 14. GOODWILL 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Harga perolehan Cost AMCSPL 47,712 47,712 AMCSPL Manajemen menentukan asumsi utama berdasarkan kombinasi pengalaman masa lalu dan sumber eksternal. Management determined the key assumptions based on a combination of past experience and external sources. Nilai wajar yang digunakan dalam perhitungan nilai aset yang dapat dipulihkan diklasifikasikan sebagai Level 3 dalam hierarki nilai wajar. The fair value used in calculating the recoverable amount of assets is classified as Level 3 in the fair value hierarchy. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, nilai terpulihkan goodwill ditentukan menggunakan perhitungan nilai pakai berdasarkan proyeksi arus kas masa depan. Nilai residu diperkirakan dengan menggunakan pendekatan konservatif tanpa asumsi tingkat pertumbuhan yang berkelanjutan. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas goodwill pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. For impairment testing purposes, the recoverable amount of goodwill was determined using value-in-use calculations based on future cash flow projections. A terminal value was estimated using a conservative approach, with no perpetual growth rate assumption. Management believes there was no impairment in the value of goodwill as of June 30, 2026 and December 31, 2025. 15. UTANG USAHA DAN BEBAN AKRUAL 15. TRADE PAYABLES AND ACCRUED EXPENSES 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Utang usaha Trade payables Pihak ketiga Third parties Rupiah 179,219 205,392 Rupiah Dolar AS 28,427 51,120 US Dollar AUD 2,649 5,573 AUD EUR 2,402 2,451 EUR Yuan Tiongkok (“CNY”) 747 3,468 Chinese Yuan (“CNY”) SGD 224 124 SGD Pound Sterling Britania Raya (“GBP”) 179 235 British Pound Sterling (“GBP”) Dolar Kanada (“CAD”) 16 - Canadian Dollar (“CAD”) Rupee India (“INR”) 4 4 Indian Rupees (“INR”) Jumlah - pihak ketiga 213,867 268,367 Total - third parties Pihak berelasi (Catatan 28) Related party (Note 28) Rupiah 852 766 Rupiah Jumlah - utang usaha 214,719 269,133 Total - trade payables
Page 85
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 78 - 15. UTANG USAHA DAN BEBAN AKRUAL (lanjutan) 15. TRADE PAYABLES AND ACCRUED EXPENSES (continued) 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Beban akrual Accrued expenses Pihak ketiga Third parties Biaya terkait operasi 149,418 207,280 Operating costs Belanja barang modal 99,524 109,266 Capital expenditures Jumlah - pihak ketiga 248,942 316,546 Total - third parties Pihak berelasi (Catatan 28) Related party (Note 28) Biaya terkait operasi 908 922 Operating costs Jumlah - beban akrual 249,850 317,468 Total - accrued expenses Jumlah - utang usaha Total - trade payables dan beban akrual 464,569 586,601 and accrued expenses Utang usaha terutama timbul atas jasa pertambangan, pembelian bahan bakar, suku cadang serta jasa perbaikan dan pemeliharaan. Trade payables balances largely consists of mining services, purchase of fuel, spare parts and repair and maintenance services. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, saldo beban akrual terkait operasi - pihak ketiga adalah termasuk beban akrual AMNT atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (“ PNBP”) terkait IUPK AMNT masing-masing sebesar AS$ 50.566 dan AS$ 24. 579. Jumlah beban PNBP yang dibebankan pada laba rugi konsolidasian untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 3 0 Juni 2026 dan 2025 adalah masing-masing sebesar AS$ 50.566 dan AS$ nihil. As of June 30 , 2026 and December 31, 2025, the amount of accrued operating costs - third parties includes AMNT’s accrued Non -tax Government Revenue (“ PNBP”) related to its IUPK amounted to US$ 50,566 and US$ 24,579, respectively. The total amount of PNBP charged to consolidated profit or loss for the six month periods ended June 30 , 202 6 and 2025 were US$ 50,566 and US$ nil, respectively. 16. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 16. SHORT TERM BANK LOANS 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 AMNT AMNT BNI 70,059 97,015 BNI Bank UOB 45,306 172,733 Bank UOB Bank Mega - 117,118 Bank Mega Jumlah 115,365 386,866 Total
Page 86
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 79 - 16. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 16. SHORT TERM BANK LOANS (continued) Beban keuangan terkait dengan pinjaman bank jangka pendek AMNT yang dibebankan pada Laba Rugi Konsolidasi adalah sebagai berikut: Finance costs related to AMNT’s short term bank loans and charged to Consolidated Profit or Loss are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Beban bunga 7,666 10,427 Interest expense *) Tidak diaudit/Unaudited a. Bank Mega a. Bank Mega Fasilitas Modal Kerja Working Capital Facility Pada tanggal 31 Oktober 2019, AMNT menandatangani perjanjian Fasilitas Modal Kerja sebesar AS$ 105.000 dengan Bank Mega yang berlaku selama satu tahun dan t anggal jatuh tempo fasilitas ini adalah 31 Oktober 2020 . Jaminan untuk pinjaman ini setingkat pari passu dengan jaminan untuk fasilitas pinjaman dan fasilitas pembiayaan lainnya yang diperoleh AMNT (Catatan 17). Suku bunga tahunan untuk fasilitas ini adalah berdasarkan London Interbank Offering Rate (“LIBOR”) tiga bulan ditambah marjin bank. On October 31, 2019, AMNT entered into a US$ 105,000 Working Capital Facility Agreement with Bank Mega for a one -year term with a facility maturity date of October 31, 2020. The collateral for this loan ranks pari passu with the collateral for the other loan and financing facilities obtained by AMNT (Note 17). The interest rate per annum is based on the three month London Interbank Offering Rate (“ LIBOR”) plus a bank margin. Fasilitas ini telah diubah beberapa kali , dengan perubahan terakhir pada Juni 2023 terkait perubahan suku bunga LIBOR menjadi suku bunga Secured Overnight Financing Rate (“SOFR”), marjin bunga yang lebih rendah dan penyesuaian atas masa berlaku fasilitas ini sampai tanggal 23 Desember 2027. Disamping itu, pada November 2024, limit fasilitas ini ditingkatkan menjadi AS$ 145.000. Fasilitas ini kemudian di lakukan novasi menjadi perjanjian Fasilitas Pinjaman VIII (Catatan 17). This facility agreement was amended several times, with the latest made in June 2023 , setting out the replacement of LIBOR with Secured Overnight Financing Rate (“ SOFR”), a reduced interest margin and adjustment on the facility availability period until December 23, 2027. In addition, in November 2024, the facility limit was increased to US$ 145,000. This facility was subsequently novated into Loan Facility VIII agreement (Note 17). b. Bank Permata b. Bank Permata Fasilitas Modal Kerja Working Capital Facility Pada tanggal 24 Agustus 2021, AMNT menandatangani perjanjian Fasilitas Modal Kerja sebesar AS$ 15.000 dengan Bank Permata yang berlaku selama t iga tahun dan jatuh tempo pada tanggal 24 Agustus 2024. Suku bunga tahunan adalah berdasarkan LIBOR tiga bulan ditambah marjin bank. Jaminan untuk pinjaman ini setingkat pari passu dengan jaminan untuk fasilitas pinjaman dan fasilitas pembiayaan lainnya yang diperoleh AMNT (Catatan 17). On August 24, 2021, AMNT entered into a US$ 15,000 Working Capital Facility Agreement with Bank Permata for a three -year term, maturing on August 24, 2024. The interest rate per annum is based on the three -month LIBOR plus a bank margin. The collateral for this loan ranks pari passu with the collateral for the other loan and financing facilities obtained by AMNT (Note 17).
Page 87
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 80 - 16. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 16. SHORT TERM BANK LOANS (continued) b. Bank Permata (lanjutan) b. Bank Permata (continued) Fasilitas Modal Kerja (lanjutan) Working Capital Facility (continued) Pada tanggal 23 Agustus 2023, perjanjian fasilitas ini telah diubah terkait dengan suku bunga LIBOR menjadi suku bunga SOFR dan marjin bunga menjadi lebih rendah. Pada tanggal 31 Mei 2024, perjanjian fasilitas ini telah diubah untuk memperpanjang masa berlaku hingga tanggal 24 Agustus 2027. Fasilitas pinjaman ini telah dihentikan pada tanggal 27 Maret 2025. On August 23, 2023, this facility agreement was amended to set out replacement of LIBOR with SOFR and a reduced interest margin. On May 31, 2024, this facility agreement was amended to extend the availability period until August 24, 2027. This loan facility was terminated on March 27, 2025. c. Bank UOB c. Bank UOB Fasilitas Modal Kerja Working Capital Facility Pada tanggal 29 Juli 2024, AMNT menandatangani perjanjian fasilitas modal kerja sebesar AS$ 175.000 dengan Bank UOB, dengan periode fasilitas berakhir pada tanggal 29 Juli 2026. Pada tanggal 8 Oktober 2025, limit fasilitas ini ditingkatkan menjadi AS$ 250.000 dan memperpanjang masa berlaku hingga tanggal 29 Juli 2027. On July 29, 2024, AMNT entered into a US$ 175,000 working capital agreement with UOB, with the facility period ending on July 29, 2026. On October 8, 2025, the limit of this facility was increased to US$ 250,000 and th e facility period was extended to July 29, 2027. Jaminan untuk pinjaman ini setingkat pari passu dengan jaminan untuk fasilitas pinjaman dan fasilitas pembiayaan lainnya yang diperoleh AMNT (Catatan 17). The collateral for this loan ranks pari passu with the collateral for the other loan and financing facilities obtained by AMNT (Note 17). Suku bunga tahunan fasilitas ini ditentukan berdasarkan suku bunga yang berlaku pada tanggal penarikan pinjaman ditambah marjin. The interest rate per annum of this facility is determined based on the prevailing interest rate at each loan utilization date, plus a margin. Untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 , AMNT melakukan penarikan pinjaman sebesar AS$ 45.306 dan AS$ 155.768. For the six -month periods ended June 30, 2026 and 2025, AMNT completed loan drawdowns amounting to US$ 45,306 and US$ 155,768, respectively. d. BNI - Fasilitas Modal Kerja d. BNI - Working Capital Facility Pada tanggal 15 Maret 2024, AMNT menandatangani perjanjian Fasilitas Modal Kerja sebesar AS$ 100.000 dengan BNI yang berlaku selama satu tahun. Jatuh tempo fasilitas ini adalah pada tanggal 15 Maret 2025 dengan suku bunga tahunan berdasarkan SOFR tiga bulan ditambah marjin bank. Jaminan untuk pinjaman ini setingkat pari passu dengan jaminan untuk fasilitas pinjaman dan fasilitas pembiayaan lainnya yang diperoleh AMNT (Catatan 17). On March 15, 2024, AMNT entered into a US$ 100,000 Working Capital Facility Agreement with BNI for a one -year term. This facility has a final maturity date of March 15, 2025, with an interest rate per annum based on three month SOFR plus a bank margin. The collateral for this loan ranks pari passu with the collateral for the other loan and financing facilities obtained by AMNT (Note 17).
Page 88
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 81 - 16. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 16. SHORT TERM BANK LOANS (continued) d. BNI - Fasilitas Modal Kerja (lanjutan) d. BNI - Working Capital Facility (continued) Pada tanggal 14 Maret 2025, perjanjian fasilitas ini telah diubah untuk memperpanjang masa berlaku hingga tanggal 14 Maret 2026. Pada tanggal 18 Juni 2025, perjanjian fasilitas ini telah diubah untuk meng konversi saldo terutang, menjadi Rp 1.628.100.000.000 (nilai penuh) dan mengubah suku bunga SOFR menjadi suku bunga compounded Indonesia Overnight Index Average (“Indonia”). Pada bulan Februari 2026 , perjanjian fasilitas ini telah diubah untuk meningkatkan nilai fasilitas menjadi sebesar Rp 3.331.000.000.000 (nilai penuh) dan memperpanjang masa berlaku fasilitas hingga tanggal 12 Desember 2026. Untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 , AMNT melakukan penarikan pinjaman masing-masing sebesar AS$ 70.176 dan AS$ 100.296. On March 14, 2025, this facility agreement was amended to extend the availability period until March 14, 2026. On June 18, 2025, th is facility agreement was further amended to convert the outstanding balance to be IDR 1,628,100,000,000 (full amount) and to set out the replacement of the SOFR based interest rate with a compounded Indonesia Overnight Index Average (“ Indonia”) based interest rate. In February 2026 , this facility agreement was amended to increase the facility amount to IDR 3,331,000,000,000 (full amount) and to extend the availability period until December 12, 2026. For the six-month periods ended June 30 , 202 6 and 202 5, AMNT completed loan drawdowns amounting to US$ 70,176 and US$ 100,296, respectively. Rincian pembayaran pokok pinjaman bank jangka pendek adalah sebagai berikut: The details of principal repayments of short term bank loans are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Bank Mega - Fasilitas Modal Kerja - 20 Bank Mega - Working Capital Facility Bank Permata - Fasilitas Modal Kerja - 15,000 Bank Permata - Working Capital Facility Bank UOB - Fasilitas Modal Kerja 172,733 155,552 Bank UOB - Working Capital Facility BNI - Fasilitas Modal Kerja 91,709 100,000 BNI - Working Capital Facility Jumlah 264,442 270,572 Total *) Tidak diaudit/Unaudited AMNT diwajibkan untuk memenuhi beberapa syarat, ketentuan dan beberapa rasio keuangan untuk Fasilitas Modal Kerja dengan Bank Mega, Bank Permata, Bank UOB dan BNI. Kewajiban tersebut adalah sama dengan ketentuan beberapa fasilitas pinjaman jangka panjang AMNT (Catatan 17). Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5, AMNT telah memenuhi persyaratan tersebut. AMNT is required to comply with certain terms, conditions and financial ratio requirements for its Working Capital Facilities with Bank Mega, Bank Permata, Bank UOB and BNI. These requirements are similar to those of AMNT’s several long term loan facilities (Note 17). As of June 30 , 2026 and December 31, 202 5, AMNT has met those required conditions.
Page 89
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 82 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH 17. LONG TERM BANK LOANS, NET 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 AMNT AMNT - Fasilitas Pinjaman Berjangka V 3,042,915 3,172,038 Term Loan Facility V - - Fasilitas Pinjaman Berjangka VI 173,446 191,575 Term Loan Facility VI - - Fasilitas Pinjaman Berjangka VII 1,318,830 1,331,676 Term Loan Facility VII - - Fasilitas Pinjaman Berjangka VIII 16,799 17,876 Term Loan Facility VIII - - Fasilitas Pinjaman I - 95,250 Loan Facility I - - Fasilitas Pinjaman II 10,000 30,000 Loan Facility II - - Fasilitas Pinjaman III 24,860 49,985 Loan Facility III - - Fasilitas Pinjaman IV - 62,500 Loan Facility IV - - Fasilitas Pinjaman V 52,083 58,992 Loan Facility V - - Fasilitas Pinjaman VI 69,269 - Loan Facility VI - - Fasilitas Pinjaman VII 96,455 - Loan Facility VII - - Fasilitas Pinjaman VIII 106,254 - Loan Facility VIII - - Fasilitas Pembiayaan I 25,044 25,107 Financing Facility I - - Fasilitas Pembiayaan II - 7,471 Financing Facility II - AMIN AMIN - Fasilitas Pinjaman Berjangka I 716,754 944,724 Term Loan Facility I - ANG ANG - Fasilitas Pinjaman I 141,000 145,550 Loan Facility I - Pinjaman bank jangka panjang 5,793,709 6,132,744 Long term bank loans Biaya keuangan yang belum diamortisasi (64,370) (87,245) Unamortized finance cost Pinjaman bank jangka panjang, bersih 5,729,339 6,045,499 Long term bank loans, net Dikurangi: bagian lancar (75,384) (164,901) Less: current maturities Bagian jangka panjang, bersih 5,653,955 5,880,598 Long term maturities, net Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut: Details of each loan facility are as follows: Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date AMNT – Fasilitas AS$ 200.000 dan Angsuran setiap kuartal3), AS$: SOFR + marjin 27 Juli 2023 Pinjaman Rp 2.250.000.000.000 Q123-Q423: 0,125%, Q124-Q424: 0,25%, Rp: suku bunga tetap sampai dengan Berjangka III2)/ (nilai penuh) dengan opsi Q125-Q425: 5%, Q126-Q426: 10%, EUR: Euro Interbank 23 Desember AMNT – untuk ditingkatkan Q127-Q327: 12,5% dan sisa saldo pinjaman Offered Rate 2027/ Term Loan menjadi AS$ 750.000 pada tanggal jatuh tempo/ (“EURIBOR”) + marjin/ July 27, 2023 to Facility III2) (atau setaranya)/ Installments in each quarter 3), US$: SOFR + margin December 23, US$ 200,000 and Q123-Q423: 0.125%, Q124-Q424: 0.25%, IDR: fixed rate 2027 IDR 2,250,000,000,000 Q125-Q425: 5%, Q126-Q426: 10%, EUR: Euro Interbank (full amount) with an Q127-Q327: 12.5% and the remaining Offered Rate option to increase to outstanding loan at maturity date. (“EURIBOR”) + margin up to US$ 750,000 (or its equivalent) 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 2) Fasilitas pinjaman berjangka yang ditandatangani dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan para kreditur/ Term loan signed by Bank Mandiri as facility agent and the lenders. 3) Hingga Desember 2025, AMNT melunasi lebih awal untuk seluruh pokok AMNT - Fasilitas Pinjaman Berjangka III sebesar setara AS$ 580.048 dan setelah pelunasan tersebut, pokok pinjaman adalah nihil/Up to December 2025, AMNT made early repayments for all of the outstanding principal of the AMNT - Term Loan Facility III amounted equivalent to US$ 580,048 and following the early repayments, loan principal amount of this facility was nil.
Page 90
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 83 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut (lanjutan): Details of each loan facility are as follows (continued): Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date AMNT – Fasilitas AS$ 250.000 Angsuran setiap kuartal4), Rp: suku bunga tetap/ 22 November 2023 Pinjaman (atau setaranya)/ Q124-Q424: 0,125%, Q125-Q425: 0,25%, IDR: fixed rate sampai dengan Berjangka IV2)/ US$ 250,000 Q126-Q426: 5%, Q127-Q427: 10%, 23 Desember AMNT – (or its equivalent) Q128-Q328: 12,5% dan sisa saldo pinjaman 2028/ Term Loan pada tanggal jatuh tempo/ November 22, Facility IV2) Installments in each quarter4), 2023 to Q124-Q424: 0.125%, Q125-Q425: 0.25%, December 23, Q126-Q426: 5%, Q127-Q427: 10%, 2028 Q128-Q328: 12.5% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas Rp 4.875.300.000.000 Angsuran setiap kuartal, AS$: SOFR + marjin 3 Juni 2024 Pinjaman (nilai penuh) dengan opsi Tranche 1: Q324-Q225: 0,01% Rp: Indonia + marjin sampai dengan Berjangka V2)/ untuk ditingkatkan Q325-Q226: 0,125%, Q326-Q227: 0,25%, atau suku bunga tetap Tranche 1: AMNT – menjadi AS$ 3.250.000 Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2% EUR: EURIBOR + marjin/ 23 Juni 20296) Term Loan (atau setaranya)5)/ dan sisa saldo pinjaman pada US$: SOFR + margin atau Tranche 2: Facility V2) IDR 4,875,300,000,000 tanggal jatuh tempo, IDR: Indonia + margin 23 Desember (full amount) with an Tranche 2: Q324-Q225: 0,01% or fixed rate 2031/ option to increase to Q325-Q226: 0,125%, Q326-Q227: 0,25%, EUR: EURIBOR + margin June 3, 2024 to up to US$ 3,250,000 Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2%, Tranche 1: (or its equivalent)5) Q229-Q230: 7,5%, Q330-Q231: 8%, June 23, 20296) Q331: 9,48% dan sisa saldo pinjaman or Tranche 2: pada tanggal jatuh tempo/ December 23, Installments in each quarter, 2031 Tranche 1: Q324-Q225: 0.01% Q325-Q226: 0.125%, Q326-Q227: 0.25%, Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2% and the remaining outstanding loan at maturity date, Tranche 2: Q324-Q225: 0.01% Q325-Q226: 0.125%, Q326-Q227: 0.25%, Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2%, Q229-Q230: 7.5%, Q330-Q231: 8%, Q331: 9.48% and the remaining outstanding loan at maturity date. 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 2) Fasilitas pinjaman berjangka yang ditandatangani dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan para kreditur/ Term loan signed by Bank Mandiri as facility agent and the lenders. 4) Hingga Desember 2025, AMNT melunasi lebih awal seluruh pokok pinjaman AMNT - Fasilitas Pinjaman Berjangka IV sebesar setara AS$ 246.926 dan setelah pelunasan tersebut, pokok pinjaman adalah nihil/ Up to December 2025 , AMNT made early repayments of all outstanding principal of AMNT - Term Loan Facility IV amounted equivalent to US$ 246,926 and following the early repayments, loan principal amount of this facility was reduced to nil. 5) Pada tanggal 3 0 Juni 2026, dari total limit, fasilitas yang belum dikomitmenkan sebesar setara AS$ 1.919 dan untuk fasilitas yang sudah dikomitmenkan dan belum ditarik sebesar setara AS$ 8.401/As of June 30 , 2026, from the total limit, the uncommitted facility amounted equivalent to US$ 1,919 and the committed and undrawn facility amounted equivalent to US$ 8,401. 6) Dengan opsi untuk diperpanjang sampai dengan tanggal jatuh tempo Tranche 2/With an option to extend the maturity to the Tranche 2 maturity date.
Page 91
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 84 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut (lanjutan): Details of each loan facility are as follows (continued): Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date AMNT – Fasilitas AS$ 60.000 dan Angsuran setiap kuartal, AS$: SOFR + marjin 28 Agustus 2024 Pinjaman Rp 150.000.000.000 Tranche 1: Q324-Q225: 0,125%, Rp: suku bunga tetap/ sampai dengan Berjangka VI2)/ (nilai penuh) dengan Q325-Q226: 0,25%, Q326-Q227: 1%, US$: SOFR + margin Tranche 1: AMNT – opsi untuk ditingkatkan Q327-Q228: 2%, Q328-Q229: 5% dan sisa IDR: fixed rate 23 September Term Loan menjadi AS$ 200.000 saldo pinjaman pada tanggal jatuh tempo, 20296) atau Facility VI2) (atau setaranya)7)/ Tranche 2: Q324-Q225: 0,125%, Tranche 2: US$ 60,000 and Q325-Q226: 0,25%, Q326-Q227: 1%, 23 September IDR 150,000,000,000 Q327-Q228: 2%, Q328-Q230: 5%, 2031/ (full amount) with an Q330-Q231: 7,5% dan sisa saldo pinjaman August 28, 2024 option to increase up to pada tanggal jatuh tempo/ to Tranche 1: US$ 200,000 Installments in each quarter, September 23, (or its equivalent)7) Tranche 1: Q324-Q225: 0.125%, 20296) or Q325-Q226: 0.25%, Q326-Q227: 1%, Tranche 2: Q327-Q228: 2%, Q328-Q229: 5% and the September 23, remaining outstanding loan at maturity date, 2031 Tranche 2: Q324-Q225: 0.125%, Q325-Q226: 0.25%, Q326-Q227: 1%, Q327-Q228: 2%, Q328-Q230: 5% Q330-Q231: 7.5% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas AS$ 2.000.000 Angsuran setiap kuartal, AS$: SOFR + marjin 27 Februari 2025 Pinjaman (atau setaranya)8)/ Tranche 1: Q225-Q126: 0,01% Rp: Indonia + marjin sampai dengan Berjangka VII2)/ US$ 2,000,000 Q226-Q127: 0,125%, Q227-Q128: 0,25%, EUR: EURIBOR + marjin/ Tranche 1: AMNT – (or its equivalent)8) Q228-Q129: 1%, Q229-Q429: 2% US$: SOFR + margin 23 Maret 20306) Term Loan dan sisa saldo pinjaman pada IDR: Indonia + margin atau Tranche 2: Facility VII2) tanggal jatuh tempo, EUR: EURIBOR + margin 23 September Tranche 2: Q225-Q126: 0,01% 2032/ Q226-Q127: 0,125%, Q227-Q128: 0,25%, February 27, Q228-Q129: 1%, Q229-Q429: 2%, 2025 to Q130-Q131: 7,5%, Q231-Q132: 8%, Tranche 1: Q232: 9,48% dan sisa saldo pinjaman March 23, 20306) pada tanggal jatuh tempo/ or Tranche 2: Installments in each quarter, September 23, Tranche 1: Q225-Q126: 0.01% 2032 Q226-Q127: 0.125%, Q227-Q128: 0.25%, Q228-Q129: 1%, Q229-Q429: 2% and the remaining outstanding loan at maturity date, Tranche 2: Q225-Q126: 0.01% Q226-Q127: 0.125%, Q227-Q128: 0.25%, Q228-Q129: 1%, Q229-Q429: 2%, Q130-Q131: 7.5%, Q231-Q132: 8%, Q232: 9.48% and the remaining outstanding loan at maturity date. 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 2) Fasilitas pinjaman berjangka yang ditandatangani dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan para kreditur/ Term loan signed by Bank Mandiri as facility agent and the lenders. 6) Dengan opsi untuk diperpanjang sampai dengan tanggal jatuh tempo Tranche 2/With an option to extend the maturity to the Tranche 2 maturity date. 7) Pada tanggal 30 Juni 2026, dari total limit, fasilitas yang belum dikomitmenkan sebesar setara AS$ 6.074/As of June 30, 2026, from the total limit, the uncommitted facility amounted equivalent to US$ 6,074. 8) Pada tanggal 3 0 Juni 2026, dari total limit, fasilitas yang belum dikomitmenkan sebesar setara AS$ 22.400 dan untuk fasilitas yang sudah dikomitmenkan dan belum ditarik sebesar setara AS$ 580.475/As of June 30 , 2026, from the total limit, the uncommitted facility amounted equivalent to US$ 22,400 and the committed and undrawn facility amounted equivalent to US$ 580,475.
Page 92
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 85 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut (lanjutan): Details of each loan facility are as follows (continued): Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date AMNT – Fasilitas Rp 300.000.000.000 Angsuran setiap kuartal, Suku bunga tetap/ 3 November 2025 Pinjaman (nilai penuh) dengan Tranche 1: Q126-Q426: 0,01% Fixed rate sampai dengan Berjangka VIII2)/ opsi untuk ditingkatkan Q127-Q427: 0,125%, Q128-Q428: 0,25%, Tranche 1: AMNT – menjadi AS$ 3.500.000 Q129-Q429: 1%, Q130-Q330: 2% 23 Desember Term Loan (atau setaranya)9)/ dan sisa saldo pinjaman pada 20306) Facility VIII2) Rp 300,000,000,000 tanggal jatuh tempo, atau Tranche 2: (full amount) with an Tranche 2: Q126-Q426: 0,01% 23 Juni 2033/ option to increase Q127-Q427: 0,125%, Q128-Q428: 0,25%, November 3, up to US$ 3,500,000 Q129-Q429: 1%, Q130-Q330: 2%, 2025 to (or its equivalent)9) Q430-Q331: 5%, Q431-Q132: 7,5%, Tranche 1: Q232-Q432: 8%, Q133: 9,48% dan December 23, sisa saldo pinjaman pada tanggal 20306) jatuh tempo/Installments in each quarter, or Tranche 2: Tranche 1: Q126-Q426: 0.01% June 23, 2033 Q127-Q427: 0.125%, Q128-Q428: 0.25%, Q129-Q429: 1%, Q130-Q330: 2% and the remaining outstanding loan at maturity date, Tranche 2: Q126-Q426: 0.01% Q127-Q427: 0.125%, Q128-Q428: 0.25%, Q129-Q429: 1%, Q130-Q330: 2%, Q430-Q331: 5%, Q431-Q132: 7.5%, Q232-Q432: 8%, Q133: 9.48% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas AS$ 120.000/US$ 120,000 Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin/ 25 Agustus 2023 Pinjaman I Q124-Q424: 0,125%, Q125-Q425: 5%, SOFR + margin sampai dengan (Bank Mega)/ Q126-Q426: 10%, Q127-Q327: 12,5% 23 Desember AMNT – Loan dan sisa saldo pinjaman pada 2027/ Facility I tanggal jatuh tempo/ August 25, 2023 (Bank Mega) Installments in each quarter, to December 23, Q124-Q424: 0.125%, Q125-Q425: 5%, 2027 Q126-Q426: 10%, Q127-Q327: 12.5% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas AS$ 30.000/US$ 30,000 Pada tanggal jatuh tempo/ SOFR + marjin/ 26 Juni 2024 Pinjaman II At maturity date SOFR + margin sampai dengan (KEB Hana)/ 26 Juni 2027/ AMNT – Loan June 26, 2024 to Facility II June 26, 2027 (KEB Hana) 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 2) Fasilitas pinjaman berjangka yang ditandatangani dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan para kreditur/ Term loan signed by Bank Mandiri as facility agent and the lenders. 6) Dengan opsi untuk diperpanjang sampai dengan tanggal jatuh tempo Tranche 2/With an option to extend the maturity to the Tranche 2 maturity date. 9) Pada tanggal 30 Juni 2026, dari total limit, fasilitas yang belum dikomitmenkan sebesar setara AS$ 3.481.955/As of June 30, 2026, from the total limit, the uncommitted facility amounted equivalent to US$ 3,481,955.
Page 93
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 86 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut (lanjutan): Details of each loan facility are as follows (continued): Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date AMNT – Fasilitas AS$ 50.000/US$ 50,000 Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin/ 19 Desember 2024 Pinjaman III Q125-Q425: 0,01%, Q126-Q426: 0,125%, SOFR + margin sampai dengan (Maybank)/ Q127-Q427: 0,25%, Q128-Q428: 1%, 23 Desember AMNT – Loan Q129-Q329: 2% dan sisa saldo pinjaman 202910)/ Facility III pada tanggal jatuh tempo/ December 19, (Maybank) Installments in each quarter, 2024 to Q125-Q425: 0.01%, Q126-Q426: 0.125%, December 23, Q127-Q427: 0.25%, Q128-Q428: 1%, 202910) Q129-Q329: 2% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas AS$ 62.500/US$ 62,500 Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin/ 2 Juni 2025 Pinjaman IV Q325-Q226: 0,125%, Q326-Q227: 0,25%, SOFR + margin sampai dengan (PT Allo Bank Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2%, 23 Desember Indonesia Tbk)/ Q229-Q130: 5%, Q230-Q330: 7,5% 2031/ AMNT – Loan Q430-Q231: 8%, Q331: 9,48% dan sisa June 2, 2025 to Facility IV saldo pinjaman pada tanggal jatuh tempo/ December 23, (PT Allo Bank Installments in each quarter, 2031 Indonesia Tbk) Q325-Q226: 0.125%, Q326-Q227: 0.25%, Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2%, Q229-Q130: 5%, Q230-Q330: 7.5%, Q430-Q231: 8%, Q331: 9.48% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas Rp 2.000.000.000.000 Angsuran setiap kuartal, Suku bunga tetap/ 9 September 2025 Pinjaman V (nilai penuh)11)/ Q425-Q126: 1%, Q226-Q127: 5% dan sisa Fixed rate sampai dengan (BCA)/ IDR 2,000,000,000,000 saldo pinjaman pada tanggal jatuh tempo/ 23 Juni 2027/ AMNT – Loan (full amount)11) Installments in each quarter, September 9, Facility V Q425-Q126: 1%, Q226-Q127: 5% and the 2025 to June 23, (BCA) remaining outstanding loan at maturity date 2027 AMNT – Fasilitas Rp 1.250.000.000.000 Angsuran setiap kuartal, Suku bunga tetap/ 24 Desember 2025 Pinjaman VI (nilai penuh)/ Tranche 1: Q126-Q429: 0,6% dan sisa Fixed rate sampai dengan (Mandiri)/ IDR 1,250,000,000,000 saldo pinjaman pada tanggal jatuh tempo, 23 Februari AMNT – Loan (full amount) Tranche 2: Q126-Q429: 0,45% dan sisa 203012)/ Facility VI saldo pinjaman pada tanggal jatuh tempo/ December 24, (Mandiri) Tranche 1: Q126-Q429: 0.6% and the 2025 to remaining outstanding loan at maturity date February 23, Tranche 2: Q126-Q429: 0.45% and the 203012) remaining outstanding loan at maturity date. AMNT – Fasilitas AS$ 101.000/ Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin/ 29 Januari 2026 Pinjaman VII US$ 101,000 Q226-Q127: 0,125%, Q227-Q128: 0,25%, SOFR + margin sampai dengan (Bank Mega)/ Q228-Q129: 1%, Q229-Q429: 2%, 23 September AMNT – Loan Q130-Q131: 7,5%, Q231-Q132: 8% 2032/ Facility VII Q232: 9,48% dan sisa saldo pinjaman January 29, (Bank Mega) pada tanggal jatuh tempo/ 2026 to Installments in each quarter, September 23, Q226-Q127: 0.125%, Q227-Q128: 0.25%, 2032 Q228-Q129: 1%, Q229-Q429: 2%, Q130-Q131: 7.5%, Q231-Q132: 8% Q232: 9.48% and the remaining outstanding loan at maturity date. 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 10) Dengan opsi untuk diperpanjang sampai dengan tanggal 23 Juni 2032 /With an option to extend the maturity to June 23, 2032. 11) Pada tanggal 30 Juni 2026, seluruh total limit fasilitas sudah dikomitmenkan sedangkan fasilitas yang belum ditarik sebesar Rp 1.000.000.000.000 (nilai penuh)/As of June 30, 2026, the total facility limit was committed whilst the undrawn facility amounted to IDR 1,000,000,000,000 (full amount). 12) Dengan opsi untuk diperpanjang sampai dengan tanggal 23 Desember 2030 untuk Tranche 1 dan 23 Desember 2032 untuk Tranche 2/With an option to extend the maturity to December 23, 2030 for Tranche 1 and December 23, 2032 for Tranche 2.
Page 94
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 87 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut (lanjutan): Details of each loan facility are as follows (continued): Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date AMNT – Fasilitas AS$ 145.000/ Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin/ 22 November 2024 Pinjaman VIII US$ 145,000 Q324-Q225: 0,01%, Q325-Q226: 0,125%, SOFR + margin sampai dengan (Bank Mega)13)/ Q326-Q227: 0,25%, Q327-Q228: 1%, 23 Desember AMNT – Loan Q328-Q129: 2%, Q229-Q130: 5%, 2031/ Facility VIII Q230-Q330: 7,5%, Q430-Q231: 8%, November 22, (Bank Mega)13) Q331: 9,48% dan sisa saldo pinjaman 2024 to pada tanggal jatuh tempo/ December 23, Installments in each quarter, 2031 Q324-Q225: 0.01%, Q325-Q226: 0.125%, Q326-Q227: 0.25%, Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2%, Q229-Q130: 5%, Q230-Q330: 7.5%, Q430-Q231: 8%, Q331: 9.48% and the remaining outstanding loan at maturity date. AMIN – Fasilitas AS$ 1.035.000 Angsuran sebagai berikut, SOFR + marjin/ 17 Mei 2022 Pinjaman (termasuk fasilitas Letter Q325: 4,85%, Q425: 2,53%, Q226: 5,29% SOFR + margin sampai dengan Berjangka I14)/ of Credit (“LC”) Q326-Q426: 2,765%, Q127-Q227: 2,815%, 31 Desember AMIN – sebesar AS$ 15.000)/ Q327-Q427: 2,950%, Q128-Q228: 3,010%, 2031/ Term Loan US$ 1,035,000 Q328-Q428: 3,135%, Q129-Q229: 3,200%, May 17, 2022 to Facility I14) (including Letter of Credit Q329-Q429: 3,350%, Q329-Q429: 3,350%, December 31, (“LC”) facility Q130-Q230: 3,485%, Q330-Q430: 3,640%, 2031 amounting to Q131-Q231: 3,695%, Q331: 11,62% US$ 15,000) dan sisa saldo pinjaman pada tanggal jatuh tempo/ Installments as follows, Q325: 4.85%, Q425: 2.53%, Q226: 5.29% Q326-Q426: 2.765%, Q127-Q227: 2.815%, Q327-Q427: 2.950%, Q128-Q228: 3.010%, Q328-Q428: 3.135%, Q129-Q229: 3.200%, Q329-Q429: 3.350%, Q130-Q230: 3.485%, Q330-Q430: 3.640%, Q131-Q231: 3.695%, Q331: 11.62% and the remaining outstanding loan at maturity date. 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 2) Fasilitas pinjaman berjangka yang ditandatangani dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan para kreditur/ Term loan signed by Bank Mandiri as facility agent and the lenders. 13) Fasilitas ini dinovasi yang sebelumnya fasilitas modal kerja menjadi fasilitas pinjaman jangka panjang (Catatan 16a)/ This facility being novated from previously working capital facility into long term loan facility (Note 16a). 14) Pada bulan Mei 2026, terdapat perubahan atas perjanjian fasilitas pinjaman yang antara lain mencakup penurunan marjin pinjaman serta perubahan jadwal pembayaran kembali dari setiap enam bulan menjadi setiap tiga bulan /In May 2026, there were amendments to the loan facility agreement including a reduction in the loan margin and changes in the repayment schedule from every six -month to every three-month.
Page 95
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 88 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian untuk masing -masing fasilitas pinjaman adalah sebagai berikut (lanjutan): Details of each loan facility are as follows (continued): Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal jatuh tempo/ Limit fasilitas/ Jadwal pembayaran kembali1)/ Tingkat suku bunga/ Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Repayment schedule1) Interest rate maturity date ANG – Fasilitas AS$ 150.000/ Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin/ 26 Maret 2024 Pinjaman I US$ 150,000 Q325-Q427: 1,5%, Q128-Q428: 3%, SOFR + margin sampai dengan (BRI)/ Q129-Q230: 4%, Q330-Q231: 4,5%, 24 Desember ANG – Loan Q331-Q332: 5% dan sisa saldo pinjaman pada 2032/ Facility I tanggal jatuh tempo/Installments in each quarter, March 26, 2024 (BRI) Q325-Q427: 1.5%, Q128-Q428: 3%, to December 24, Q129-Q230: 4%, Q330-Q231: 4.5%, 2032 Q331-Q332: 5% and the remaining outstanding loan at maturity date. 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). Rincian untuk masing -masing fasilitas pembiayaan adalah sebagai berikut: Details of each financing facility are as follows: Tanggal perjanjian sampai dengan tanggal Tingkat bagi hasil berakhir fasilitas/ Limit fasilitas/ indikasi/Indicated Agreement date to Fasilitas/Facility Facility limit Jadwal angsuran1)/Installment schedule1) profit sharing rate facility end date AMNT – Fasilitas Rp 400.000.000.000 Angsuran setiap kuartal, Tingkat tetap/ 27 Desember 2024 Pembiayaan I (nilai penuh)/ Q126-Q226: 0,125%, Q326-Q227: 0,25%, Fixed rate sampai dengan (BCA Syariah)/ IDR 400,000,000,000 Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2% 23 Juni 2029/ AMNT – (full amount) dan sisa saldo pinjaman pada tanggal December 27, Financing berakhir fasilitas/ 2024 to Facility I Installments in each quarter, June 23, 2029 (BCA Syariah) Q126-Q226: 0.125%, Q326-Q227: 0.25%, Q327-Q228: 1%, Q328-Q129: 2% and the remaining outstanding loan at facility end date. AMNT – Fasilitas AS$ 7.500/US$ 7,500 Angsuran setiap kuartal, SOFR + marjin / 31 Oktober 2024 Pembiayaan II Q324-Q125: 0,01%, Q225-Q126: 0,125%, SOFR + margin sampai dengan (Mega Syariah)/ Q226-Q127: 0,25%, Q227-Q128: 1%, 23 Juni 20292)/ AMNT – Q228-Q129: 2% dan sisa saldo pinjaman October 31, 2024 Financing pada tanggal berakhir fasilitas/ to June 23, 20292) Facility II Installments in each quarter, (Mega Syariah) Q324-Q125: 0.01%, Q225-Q126: 0.125%, Q226-Q127: 0.25%, Q227-Q128: 1%, Q228-Q129: 2% and the remaining outstanding loan at facility end date. 1) Khusus untuk pengungkapan ini kuartal akan disingkat menjadi (“ Q”)/For this disclosure purposes, quarter abbreviated as (“Q”). 2) Dengan opsi untuk diperpanjang sampai dengan tanggal 23 Juni 2031 /With an option to extend the maturity to June 23, 2031.
Page 96
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 89 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Rincian pembayaran pokok pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut: The details of principal repayments of long term bank loans are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) AMNT AMNT - Fasilitas Pinjaman Berjangka IV - 1,241 Term Loan Facility IV - - Fasilitas Pinjaman Berjangka V a) g) 91,654 133 Term Loan Facility V a) g) - - Fasilitas Pinjaman Berjangka VI a) g) 16,169 354 Term Loan Facility VI a) g) - - Fasilitas Pinjaman Berjangka VII a) g) 10,553 - Term Loan Facility VII a) g) - - Fasilitas Pinjaman Berjangka VIII 2 - Term Loan Facility VIII - - Fasilitas Pinjaman I b) g) 95,250 150 Loan Facility I b) g) - - Fasilitas Pinjaman II c) g) 20,000 - Loan Facility II c) g) - - Fasilitas Pinjaman III d) g) 25,125 5 Loan Facility III d) g) - - Fasilitas Pinjaman IV b) g) 62,500 - Loan Facility IV b) g) - - Fasilitas Pinjaman V 3,395 - Loan Facility V - - Fasilitas Pinjaman VI 755 - Loan Facility VI - - Fasilitas Pinjaman VII e) 4,545 - Loan Facility VII e) - - Fasilitas Pinjaman VIII f) 10,864 - Loan Facility VIII f) - - Fasilitas Pembiayaan I 63 - Financing Facility I - - Fasilitas Pembiayaan II b) g) 7,471 10 Financing Facility II b) g) - Jumlah AMNT 348,346 1,893 Total AMNT AMIN AMIN - Fasilitas Pinjaman Berjangka I h) 227,970 - Term Loan Facility Ih) - ANG ANG - Fasilitas Pinjaman I 4,550 - Loan Facility I - Jumlah 580,866 1,893 Total *) Tidak diaudit/Unaudited a) Dengan pembayaran ini, AMNT telah memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman untuk seluruh angsuran yang dijadwalkan jatuh tempo sampai dengan Desember 2027 atas seluruh pinjaman yang telah ditarik sepenuhnya/ Following this payment, AMNT has satisfied all scheduled principal loan repayments due through December 2027 for all loan that is fully drawn . b) Dengan pembayaran ini, pokok pinjaman adalah nihil/Following the repayments, loan principal amount of this facility was nil. c) Dengan pembayaran ini, AMNT telah memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman untuk seluruh angsuran yang dijadwalkan jatuh tempo sampai dengan Maret 2027/Following this payment, AMNT has satisfied all scheduled principal loan repayments due through March 2027 . d) Dengan pembayaran ini, AMNT telah memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman untuk seluruh angsuran yang dijadwalkan jatuh tempo sampai dengan September 2029/Following this payment, AMNT has satisfied all scheduled principal loan repayments due through September 2029. e) Dengan pembayaran ini, AMNT telah memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman untuk seluruh angsuran yang dijadwalkan jatuh tempo sampai dengan September 2028/Following this payment, AMNT has satisfied all scheduled principal loan repayments due through September 2028. f) Dengan pembayaran ini, AMNT telah memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman untuk seluruh angsuran yang dijadwalkan jatuh tempo sampai dengan Desember 2028/Following this payment, AMNT has satisfied all scheduled principal loan repayments due through December 2028. g) Pembayaran pokok pinjaman mencakup pelunasan dipercepat sebagian dengan total sebesar AS$ 340.022 /The principal repayments include early partial repayments with total amount of US$ 340,022. h) Pembayaran pokok pinjaman mencakup pelunasan dipercepat sebagian sebesar AS$ 174.012/The principal repayments include early partial repayments of US$ 174,012.
Page 97
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 90 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) Beban keuangan terkait fasilitas pinjaman jangka panjang Grup adalah sebagai berikut: Finance costs related to the Group’s long term loan facilities are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Beban bunga 219,578 148,644 Interest expense Amortisasi biaya keuangan 26,441 5,978 Amortization of finance cost Jumlah 246,019 154,622 Total *) Tidak diaudit/Unaudited Biaya keuangan yang belum diamortisasi termasuk biaya arrangement adalah sebesar AS$ 64.3 70 dan AS$ 87.245 masing -masing pada tanggal 30 Juni 2026 and 31 Desember 2025. Biaya tersebut disajikan secara neto terhadap saldo pinjaman bank jangka panjang. Amortisasi dimulai pada tanggal terpenuhinya persyaratan penarikan fasilitas dan berakhir pada tanggal pinjaman dan pembiayaan berakhir. Amortisasi biaya keuangan atas fasilitas pinjaman dan pembiayaan disajikan sebagai bagian dari “Beban keuangan” dalam laba rugi konsolidasian. Unamortized finance cost including arrangement fee amounted to US$ 64,3 70 and US$ 87,245 as of June 30, 2026 and December 31, 2025, respectively. These costs are presented as a net deduction from long term bank loans. Amortization commenced on the date when the conditions precedent of the credit facility had been satisfied and will continue until the end of the loan and financing period. Amortization of finance cost of the loan and financing facility is presented as part of “Finance costs” in consolidated profit or loss. AMNT AMNT Dana dari fasilitas pinjaman dan pembiayaan AMNT adalah untuk pembiayaan program belanja modal, aktivitas operasional dan penggunaan umum lainnya oleh AMNT. The proceeds from AMNT’s loan and financing facilities are for financing AMNT’s capital expenditure programs, operational activities and other general purposes. Fasilitas-fasilitas pinjaman berjangka yang dimiliki AMNT dijamin antara lain dengan jaminan atas aset tertentu yang dimiliki AMNT termasuk jaminan atas rekening bank, fidusia atas piutang dan tanah (Catatan 4, 5, 6, 9) serta fidusia atas penerimaan asuransi tertentu AMNT. AMNT’s loan and financing facilities are secured among others by certain assets of AMNT including security over bank accounts, fiducia over receivables and land (Notes 4, 5, 6, 9) and fiducia over certain insurance proceeds of AMNT. Berdasarkan perjanjian -perjanjian fasilitas pinjaman dan pembiayaan AMNT, AMNT dipersyaratkan untuk memenuhi syarat dan ketentuan tertentu antara lain terkait dengan rencana pertambangan, izin pertambangan, aktivitas keuangan dan sewa. Disamping itu, AMNT dipersyaratkan untuk memenuhi pembatasan tertentu yang berkaitan dengan ruang lingkup usaha, investasi dan hal lainnya. AMNT juga dipersyaratkan untuk memenuhi rasio keuangan tertentu. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, AMNT telah memenuhi persyaratan , ketentuan dan memperoleh persetujuan yang dibutuhkan dalam perjanjian-perjanjian pinjaman dan pembiayaan tersebut. Under AMNT’s loan and financing facility agreements, AMNT is required to comply with certain terms and conditions among others with regards to its mine plan, mining license, financing activities and leasing. In addition, AMNT is required to comply with certain restrictive covenants related to its nature of business, investments and other matters. AMNT is also required to maintain certain financial ratios . As of June 30 , 2026 and December 31, 202 5, AMNT has complied with the covenants required and has obtai ned necessary consents as required under the loan and financing agreements.
Page 98
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 91 - 17. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG, BERSIH (lanjutan) 17. LONG TERM BANK LOANS, NET (continued) AMIN AMIN Dana dari fasilitas pinjaman AMIN adalah untuk membiayai pengembangan proyek Smelter AMIN. The proceeds from AMIN loan facility are for financing the development of AMIN’s Smelter project. Fasilitas pinjaman yang dimiliki AMIN dijamin antara lain dengan jaminan atas aset tertentu yang dimiliki AMIN termasuk rekening bank, polis asuransi untuk proyek Smelter dan fidusia atas aset tetap dan piutang serta gadai saham AMIN yang dimiliki Perusahaan dan AMNT (Catatan 4, 5, 9). AMIN’s loan facility is secured among others by certain assets of AMIN including security over bank accounts and insurance policies related to the Smelter project, fiducia security over fixed assets and receivables and also pledges of shares in AMIN owned by the Company and AMNT (Notes 4, 5, 9). Berdasarkan perjanjian pinjaman berjangka, AMIN dipersyaratkan untuk memenuhi syarat dan ketentuan tertentu antara lain terkait dengan kepatuhan kepada peraturan Pemerintah, izin operasi dan aktivitas keuangan. Disamping itu, AMIN dipersyaratkan untuk memenuhi pembatasan tertentu yang berkaitan dengan ruang lingkup usaha, investasi dan hal lainnya, termasuk memenuhi rasio keuangan yaitu rasio kemampuan pembayaran utang. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5, AMIN telah memenuhi persyaratan dan kete ntuan dalam pinjaman berjangka ini. Under the term loan agreement, AMIN is required to maintain certain financial ratios and to comply with certain terms and conditions among others with regards to its compliance with Government regulations, operating license as well as financing activities. In addition, AMIN is required to comply with certain restrictive covenants related to the nature of its business, investments and other matters, including maintaining financial ratio of debt service coverage. As of June 30, 2026 and December 31, 202 5, AMIN has complied with the covenants required under the term loan. ANG ANG Dana dari fasilitas pinjaman ANG adalah untuk membiayai pembangunan Fasilitas LNG yang dimiliki ANG. The proceeds from ANG loan facility are for financing the development of ANG’s LNG Facilities. Fasilitas pinjaman yang dimiliki ANG dijamin antara lain dengan jaminan atas aset tertentu yang dimiliki ANG termasuk rekening bank, fidusia atas aset tetap dan piutang serta gadai saham ANG yang dimiliki Perusahaan (Catatan 4, 5, 9). ANG’s loan facility is secured among others by certain assets of ANG including security over bank accounts, fiducia security over fixed assets and receivables and also pledge of shares in ANG owned by the Company (Notes 4, 5, 9). Berdasarkan perjanjian pinjaman, ANG dipersyaratkan untuk memenuhi syarat dan ketentuan tertentu, pembatasan tertentu serta mulai kuartal keempat pada tahun 2025, memenuhi rasio keuangan tertentu seperti rasio kemampuan pembayaran utang dan rasio utang terhadap ekuitas . Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5, ANG telah memenuhi persyaratan dan ketentuan dalam pinjaman berjangka ini. Under the loan agreement, ANG is required to comply with certain terms and conditions, certain restrictive covenants and also commencing in the fourth quarter of 2025 such as debt service coverage and debt to equity ratio, maintaining certain financial ratios. As of June 30 , 2026 and December 31, 202 5, A NG has complied with the covenants required under the term loan.
Page 99
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 92 - 18. INSTRUMEN DERIVATIF 18. DERIVATIVE INSTRUMENTS 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Aset derivatif Derivative assets AMNT AMNT Swap tingkat bunga (“IRS”) 6,063 272 Interest rate swap (“IRS”) Cross currency swap (“CCS”) 5,289 7,561 Cross currency swap (“CCS”) Principal only swap (“POS”) 1,783 2,066 Principal only swap (“POS”) Jumlah AMNT 13,135 9,899 Total AMNT AMIN AMIN IRS 5,096 1,114 IRS Aset derivatif 18,231 11,013 Derivative assets Dikurangi: bagian lancar (15,336) (6,368) Less: current portion Aset derivatif bagian tidak lancar 2,895 4,645 Derivative assets non-current portion Liabilitas derivatif Derivative liabilities AMNT AMNT CCS 158,943 68,024 CCS POS 14,874 4,474 POS IRS 103 3,697 IRS Jumlah AMNT 173,920 76,195 Total AMNT AMIN AMIN IRS 577 5,748 IRS Liabilitas derivatif 174,497 81,943 Derivative liabilities Dikurangi: bagian lancar (79,943) (23,285) Less: current portion Liabilitas derivatif Derivative liabilities bagian tidak lancar 94,554 58,658 non-current portion Rincian instrumen derivatif adalah sebagai berikut: The details of derivative instruments are as follows: Tipe instrumen derivatif/ Nilai Entitas Derivative nosional/ anak/ instruments Notional Tanggal perjanjian/ Subsidiaries type amount*) Agreement date Tanggal jatuh tempo/Maturity date AMNT IRS 100,000 21 Desember 2023/December 21, 2023 23 September 2027/September 23, 2027 AMNT IRS 30,000 31 Juli 2024/July 31, 2024 25 Juni 2027/June 25, 2027 AMNT IRS 100,000 12 September 2024/ 23 Desember 2027/December 23, 2027 September 12, 2024 AMNT IRS 50,000 11 Maret 2025/March 11, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT IRS 50,000 3 April 2025/April 3, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 *) Dalam ribuan AS$ atau setaranya/In thousands of US$ or its equivalent.
Page 100
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 93 - 18. INSTRUMEN DERIVATIF (lanjutan) 18. DERIVATIVE INSTRUMENTS (continued) Rincian instrumen derivatif adalah sebagai berikut (lanjutan): The details of derivative instruments are as follows (continued): Tipe instrumen derivatif/ Nilai Entitas Derivative nosional/ anak/ instruments Notional Tanggal perjanjian/ Subsidiaries type amount*) Agreement date Tanggal jatuh tempo/Maturity date AMNT IRS 50,000 4 April 2025/April 4, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT IRS 50,000 8 April 2025/April 8, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT IRS 50,000 1 Juli 2025/July 1, 2025 22 Juni 2029/June 22, 2029 AMNT IRS 50,000 1 Juli 2025/July 1, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT IRS 50,000 14 Agustus 2025/August 14, 2025 22 Juni 2029/June 22, 2029 AMNT IRS 40,000 14 Agustus 2025/August 14, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT IRS 10,000 14 Agustus 2025/August 14, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT IRS 50,000 5 September 2025/September 5, 2025 22 Juni 2029/June 22, 2029 AMNT IRS 50,000 17 Oktober 2025/October 17, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT CCS 250,000 22 Desember 2022/December 22, 2022 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 75,000 8 Juni 2023/June 8, 2023 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 148,124 3 Agustus 2023/August 3, 2023 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 75,000 18 Agustus 2023/August 18, 2023 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 73,434 21 Agustus 2023/August 21, 2023 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 41,061 15 September 2023/ 23 Desember 2027/December 23, 2027 September 15, 2023 AMNT CCS 50,000 15 September 2023/ 23 Desember 2027/December 23, 2027 September 15, 2023 AMNT CCS 70,866 20 Oktober 2023/October 20, 2023 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 31,980 17 Januari 2024/January 17, 2024 22 Desember 2028/December 22, 2028 AMNT CCS 59,981 17 Januari 2024/January 17, 2024 23 Desember 2028/December 23, 2028 AMNT CCS 31,980 22 Januari 2024/January 22, 2024 22 Desember 2028/December 22, 2028 AMNT CCS 64,710 24 Januari 2024/January 24, 2024 26 Desember 2028/December 26, 2028 AMNT CCS 6,782 7 Februari 2024/February 7, 2024 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 34,079 4 Maret 2024/March 4, 2024 23 Desember 2028/December 23, 2028 AMNT CCS 25,437 4 Maret 2024/March 4, 2024 22 Desember 2028/December 22, 2028 AMNT CCS 134,156 16 April 2024/April 16, 2024 23 Desember 2027/December 23, 2027 AMNT CCS 25,107 26 November 2024/ 22 Juni 2029/June 22, 2029 November 26, 2024 AMNT CCS 110,000 24 Januari 2025/January 24, 2025 25 Juni 2029/June 25, 2029 AMNT CCS 18,431 31 Januari 2025/January 31, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 12,239 6 Februari 2025/February 6, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 25,000 25 Februari 2025/February 25, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 30,000 27 Februari 2025/February 27, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 20,000 11 Maret 2025/March 11, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 10,000 13 Maret 2025/March 13, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 20,000 19 Maret 2025/March 19, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 30,000 25 Maret 2025/March 25, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 25,000 21 April 2025/April 21, 2025 21 Desember 2029/December 21, 2029 AMNT CCS 50,000 11 Maret 2026/March 11, 2026 13 Maret 2030/March 13, 2030 AMNT CCS 25,000 15 April 2026/April 15, 2026 23 September 2032/September 23, 2032 AMNT CCS 25,000 29 April 2026/April 29, 2026 23 September 2032/September 23, 2032 AMNT CCS 25,000 6 Mei 2026/May 6, 2026 23 Maret 2030/March 23, 2030 AMNT CCS 25,000 12 Mei 2026/May 12, 2026 23 Maret 2030/March 23, 2030 AMNT CCS 25,000 12 Mei 2026/May 12, 2026 25 Maret 2030/March 25, 2030 AMNT POS 125,564 16 Juli 2024/July 16, 2024 23 Desember 2031/December 23, 2031 AMIN IRS 255,000 22 November 2022/ 30 Desember 2030/December 30, 2030 November 22, 2022 AMIN IRS 153,000 6 April 2023/April 6, 2023 30 Desember 2030/December 30, 2030 AMIN IRS 66,499 6 Juni 2024/June 6, 2024 30 Desember 2030/December 30, 2030 AMIN IRS 100,000 3 Oktober 2024/October 3, 2024 30 Desember 2030/December 30, 2030 AMIN IRS 107,671 8 April 2025/April 8, 2025 30 Desember 2030/December 30, 2030 AMIN IRS 82,830 3 Juli 2025/July 3, 2025 30 Desember 2030/December 30, 2030 *) Dalam ribuan AS$ atau setaranya/In thousands of US$ or its equivalent.
Page 101
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 94 - 18. INSTRUMEN DERIVATIF (lanjutan) 18. DERIVATIVE INSTRUMENTS (continued) AMNT dan AMIN masing -masing menandatangani kontrak-kontrak lindung nilai IRS, CCS dan POS dengan beberapa bank sebagai lindung nilai atas risiko tingkat suku bunga dan mata uang asing. Kontrak-kontrak ini didasari oleh fasilitas pinjaman dan pembiayaan yang masing -masing diperoleh AMNT dan AMIN (Catatan 17). AMNT and AMIN have entered into IRS, CCS and POS hedging contracts with several banks to hedge their interest and currency risks. The underlying of these contracts are the loan and financing facilities obtained by AMNT and AMIN, respectively (Note 17). Nilai nosional terutang kontrak -kontrak lindung nilai akan berkurang dari waktu ke waktu berdasarkan jadwal pembayaran kembali pinjaman yang ditentukan dalam fasilitas pinjaman dan pembiayaan yang diperoleh AMNT dan AMIN atau sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak -kontrak lindung nilai tersebut. The outstanding notional amount of the hedging contracts will decrease gradually inline with the payment schedule of loan and financing facilities obtained by AMNT and AMIN or until the hedging contracts’ maturity date. AMNT and AMIN menggunakan kontrak -kontrak IRS dalam mengendalikan risiko tingkat suku bunga dan transaksi tersebut merupakan lindung nilai arus kas yang efektif. Untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 202 5, AMNT mengakui keuntungan/(kerugian) derivatif dari transaksi IRS masing-masing sebesar AS$ 9.385 dan (AS$ 3.606) , sedangkan AMIN mengakui keuntungan/(kerugian) derivatif dari transaksi IRS masing -masing sebesar AS$ 9.153 dan (AS$ 10.944). AMNT and AMIN use IRS contracts in managing interest risk exposure and the transactions are effective cash flow hedges. For the six -month periods ended June 30, 2026 and 2025, AMNT recorded derivative gain/(loss) related to the IRS amounting to US$ 9,385 and (US$ 3,606), respectively, whilst AMIN recorded derivative gain/(loss) related to the IRS amounting to US$ 9,153 and (US$ 10,944), respectively. AMNT menggunakan kontrak -kontrak CCS dalam mengendalikan risiko tingkat suku bunga dan mata uang asing dan transaksi tersebut merupakan lindung nilai arus kas yang efektif. AMNT mengakui (kerugian)/keuntungan derivatif dari transaksi CCS masing-masing untuk periode -periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 sebesar (AS$ 93.191) dan AS$ 8.104. AMNT uses CCS contracts in managing interest and foreign currency risk exposures and the transactions are effective cash flow hedges For the six -month periods ended June 30, 2026 and 2025, AMNT recorded derivative (loss)/gain related to the CCS amounting to (US$ 93,191 ) and US$ 8,104, respectively. AMNT menggunakan kontrak -kontrak POS dalam mengendalikan risiko mata uang asing dan transaksi tersebut merupakan lindung nilai arus kas yang efektif. AMNT mengakui kerugian derivatif dari transaksi POS masing -masing untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 202 5 sebesar AS$ 10.683 dan AS$ 3.358. AMNT uses POS contracts in managing foreign currency risk exposure and the transactions are effective cash flow hedges. For the six -month periods ended June 30, 2026 and 2025, AMNT recorded derivative loss related to the POS amounting to US$ 10,683 and US$ 3,358, respectively.
Page 102
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 95 - 19. LIABILITAS REKLAMASI DAN PENUTUPAN TAMBANG 19. RECLAMATION AND CLOSURE LIABILITIES Kegiatan pertambangan dan eksplorasi Grup tunduk pada berbagai undang -undang dan peraturan Indonesia yang mengatur perlindungan lingkungan. Grup melaksanakan operasinya dengan cara yang melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan dan Grup percaya bahwa operasinya tersebut adalah taat pada undang -undang dan peraturan yang berlaku. Grup telah mengeluarkan dan akan mengeluarkan biaya di masa mendatang untuk memastikan memenuhi undang -undang dan peraturan, tetapi tidak dapat memprediksi jumlah pasti pengeluaran di masa mendatang tersebut. Estimasi biaya reklamasi di masa mendatang ditetapkan berdasarkan pada ketentuan hukum dan peraturan. The Group’s mining and exploration activities are subject to various Indonesian laws and regulations governing the protection of the environment. The Group conducts its operations in a manner that protects public health and the environment and believes it complies with all applicable laws and regulations. The Group has incurred, and expects to continue incurring in the future, expenditures to ensure compliance with such laws and regulations, but cannot predict the exact amount of such future expenditures. E stimated future reclamation costs are determined in accordance with legal and regulatory requirements. Berikut rekonsiliasi atas liabilitas reklamasi dan penutupan tambang: The following is a reconciliation of the reclamation and closure liabilities: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Saldo awal 439,411 412,279 Beginning balance Perubahan estimasi (Catatan 9) - 17,248 Change in estimate (Note 9) Biaya akresi 12,823 25,447 Accretion expense Liabilitas yang diselesaikan (6,273) (15,563) Liabilities settled Saldo akhir 445,961 439,411 Ending balance Dikurangi: bagian lancar (16,348) (22,620) Less: current portion Bagian tidak lancar 429,613 416,791 Non-current portion 20. LIABILITAS IMBALAN KERJA 20. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES Sejak tanggal 2 Februari 2021, Grup melakukan perhitungan liabilitas imbalan kerja berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta Kerja”) dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Kemudian pada tanggal 30 Desember 2022, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (“ Perpu No. 2/2022 ”) dimana mencabut Undang-Undang Cipta Kerja. Selanjutnya Perpu No. 2/2022 telah ditetapkan menjadi Undang -Undang pada tanggal 31 Maret 2023 berdasarkan Undang - Undang No. 6 Tahun 2023. Since February 2, 2021, the Group calculated the employee benefit liabilities based on the Law No. 11 of 2020 on Job Creation (the “ Job Creation Law ”) and Government Regulation No. 35 of 2021 regarding fixed-term employment contract, outsourcing, work time and rest time, and employment termination. On December 30, 2022, the Government issued Government Regulation in lieu of Law No. 2 of 2022 regarding Job Creation (“ Perpu No. 2/2022 ”) which revokes the Job Creation Law. Furthermore, Perpu No. 2/2022 has b een enacted into law on March 31, 2023 as stipulated in Law No. 6 of 2023.
Page 103
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 96 - 20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 20. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued) Putusan Mahkamah Konstitusi No. 168/PUU-XXI/2023 (“Putusan MK 168 ”) pada tanggal 31 Oktober 2024, yaitu judicial review atas Undang -Undang No. 6 Tahun 2023, mengubah materi pada bagian ketenagakerjaan khususnya terkait tenaga kerja asing, perjanjian kerja, waktu istirahat, pengupahan, dan pemutusan hubungan kerja tenaga kerja di Indonesia. Grup melakukan perhitungan liabilitas imbalan kerja berdasarkan ketentuan yang diatur oleh Putusan MK 168. The issuance of the Constitutional Court Decision No. 168/PUU -XXI/2023 (“Constitutional Court Decision 168”) on October 31, 2024, a judicial review of Law No. 6 of 2023, revises specific provisions in the employment section particularly related to foreign workers, employment agreements, rest periods, wages, and termination of employment in Indonesia. The Group calculates employee benefit liabilities based on the provisions regulated by Constitutional Court Decision 168. Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan kerja sebagai berikut: The Group recognized an employee benefit liabilities as below: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Liabilitas imbalan kerja 9,678 8,810 Employee benefit liabilities Jumlah-jumlah yang diakui dalam Iaporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut: The amounts recognized in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income was as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Biaya jasa: Service cost: Biaya jasa kini (726) (385) Current service cost Biaya jasa lalu 184 - Past service cost Biaya bunga neto (189) (57) Interest cost Dampak selisih kurs 120 (82) Foreign exchange impact Komponen biaya imbalan pasti Components of defined benefit costs yang diakui di laba rugi (611) (524) recognized in profit or loss Perubahan asumsi finansial (186) - Changes in financial assumption Penyesuaian pengalaman (71) - Experience adjustment Manfaat pajak tangguhan Deferred tax benefit on atas liabilitas imbalan kerja 57 - employee benefit liabilities Komponen biaya imbalan pasti Components of defined benefit yang diakui di penghasilan costs recognized in other komprehensif lain (200) - comprehensive gain *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 104
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 97 - 20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 20. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued) Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut: The movement in the employee benefit liabilities are as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Saldo awal 8,810 7,027 Beginning balance Biaya jasa kini 726 1,890 Current service cost Biaya jasa lalu (184) (374) Past service cost Biaya bunga 189 468 Interest cost Rugi komprehensif lain 257 527 Other comprehensive loss Pembayaran manfaat - (431) Benefits paid Dampak selisih kurs (120) (297) Foreign exchange impact Saldo akhir 9,678 8,810 Ending balance Analisa jatuh tempo dari kewajiban imbalan pensiun yang tidak terdiskonto adalah sebagai berikut: Expected maturity analysis of undiscounted pension benefits obligation is as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Kurang dari 1 tahun 2,217 1,893 Less than 1 year Antara 1-2 tahun 1,075 1,012 Between 1-2 years Antara 2-5 tahun 4,420 4,088 Between 2-5 years Antara 5-10 tahun 11,137 10,276 Between 5-10 years Lebih dari 10 tahun 47,493 45,968 More than 10 years Jumlah 66,342 63,237 Total Asumsi-asumsi utama yang digunakan adalah sebagai berikut: The principal assumptions used were as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Tingkat diskonto 4.81% - 7.06% 4.81% - 7.06% Discount rate Tingkat kenaikan gaji masa depan 3.00% 3.00% Future salary increases Tabel mortalitas TMI 2019 TMI 2019 Mortality table Umur pensiun 55 55 Retirement age Melalui program pensiun imbalan pasti, Grup menghadapi sejumlah risiko signifikan sebagai berikut: Through its defined benefit pension plans, the Group is exposed to a number of significant risks which are detailed below: 1) Perubahan tingkat diskonto Penurunan pada tingkat diskonto menyebabkan kenaikan liabilitas program. 2) Tingkat kenaikan gaji Semakin tinggi tingkat kenaikan gaji akan menyebabkan semakin besarnya liabilitas. 1) Changes in discount rate A decrease in discount rate will increase plan liabilities. 2) Salary growth rate Higher salary growth rate will lead to higher liabilities.
Page 105
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 98 - 20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 20. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued) Perubahan liabilitas imbalan kerja jika tingkat diskonto atau tingkat kenaikan gaji masa depan berubah sebesar 1% pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: The changes of employee benefit liabilities if the discount rate or future salary changes by 1% as of June 30, 2026 and December 31, 2025 are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 Tingkat pertumbuhan Tingkat diskonto/ gaji/Future salary Discount rate incremental Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/ Increase Decrease Increase Decrease Present value of Nilai kini kewajiban imbalan (496.0) 550.8 565.0 (515.3) the benefit obligation 31 Desember/December 31, 2025 Tingkat pertumbuhan Tingkat diskonto/ gaji/Future salary Discount rate incremental Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/ Increase Decrease Increase Decrease Present value of Nilai kini kewajiban imbalan (451.5) 501.3 514.3 (469.0) the benefit obligation 21. LIABILITAS LAINNYA 21. OTHER LIABILITIES 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Pihak berelasi (Catatan 28) Related parties (Note 28) Liabilitas sewa 27,514 29,261 Lease liabilities Liabilitas pembiayaan 11,145 13,544 Finance liabilities Jumlah – pihak berelasi 38,659 42,805 Total – related parties Pihak ketiga Third parties Uang muka pelanggan 388,421 359,375 Advances from customer Jumlah liabilitas lainnya 427,080 402,180 Total other liabilities Dikurangi: bagian lancar (269,260) (197,708) Less: current portion Bagian tidak lancar 157,820 204,472 Non-current portion
Page 106
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 99 - 21. LIABILITAS LAINNYA (lanjutan) 21. OTHER LIABILITIES (continued) Berikut adalah pembayaran minimum untuk liabilitas sewa dan pembiayaan di masa depan berdasarkan liabilitas sewa dan liabilitas pembiayaan Grup: The following are the future minimum lease and finance payments based on the Group’s lease liabilities and finance liabilities: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Kurang dari 1 tahun 13,585 13,834 Less than 1 year Antara 1-3 tahun 13,675 19,024 Between 1-3 years Lebih dari 3 tahun 31,400 32,400 More than 3 years Jumlah pembayaran 58,660 65,258 Total payments Dikurangi: bunga (20,001) (22,453) Less: interest Nilai kini pembayaran liabilitas Present value of minimum lease sewa dan pembiayaan minimum 38,659 42,805 and finance liabilities payments Dikurangi: bagian lancar (10,303) (10,208) Less: current portion Bagian tidak lancar 28,356 32,597 Non-current portion Beban keuangan dari liabilitas sewa dan pembiayaan untuk periode -periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 202 5 masing-masing sebesar AS$ 2.014 dan AS$ 2.584. Finance costs of lease and finance liabilities for the six-month periods ended June 30 , 202 6 and 202 5 amounted to US$ 2,014 and US$ 2,584, respectively. Liabilitas sewa Lease liabilities Grup melakukan beberapa perjanjian sewa terkait dengan sewa operasional peralatan dan kendaraan. Ketentuan sewa dinegosiasikan secara masing - masing kontrak dan mengandung syarat dan ketentuan yang berbeda. The Group entered into several lease agreements related to the rental of operational equipment and vehicles. Lease terms are negotiated on an individual basis and contain a wide range of different terms and conditions. 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 MPSS (Catatan 28, 33f) 21,250 21,557 MPSS (Notes 28, 33f) PT Macmahon Indonesia PT Macmahon Indonesia (“Macmahon Indonesia”) (“Macmahon Indonesia”) (Catatan 28, 33f) 6,264 7,704 (Notes 28, 33f) Jumlah 27,514 29,261 Total
Page 107
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 100 - 21. LIABILITAS LAINNYA (lanjutan) 21. OTHER LIABILITIES (continued) Liabilitas pembiayaan Finance liabilities 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Macmahon Indonesia (Catatan 28, 33f) 11,145 13,544 Macmahon Indonesia (Notes 28, 33f) Uang muka pelanggan Advances from customer Pada bulan Oktober 2025, AMNT dan Glencore, salah satu pelanggan AMNT, menandatangani Kontrak Pembelian yang Diam andemen dan Dinyatakan Kembali, di mana Glencore selaku pembeli akan membeli katoda tembaga atas komitmen kuantitas tertentu s ampai bulan Desember 2027, dan membayar uang muka sampai sebesar AS$ 500.000 kepada AMNT selaku penjual. Untuk setiap pengiriman katoda tembaga, pembayaran akan diselesaikan melalui pemotongan dari saldo uang muka secara propo rsional setiap bulannya . Pada bulan November 2025 dan April 2026, Glencore membayar uang muka masing-masing sebesar AS$ 375.000 dan AS$ 125.000 kepada AMNT. Saldo uang muka pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah masing-masing sebesar AS$ 388.393 dan AS$ 359.375. Jangka waktu kontrak berlaku hingga tanggal yang lebih akhir antara 31 Desember 2027, penyelesaian komitmen pengiriman untuk tahun 2025 hingga 2027, atau pelunasan penuh uang muka. Apabila AMNT tidak dapat memenuhi komitmen pengiriman katoda tembaga, maka AMNT wajib mengembalikan jumlah uang muka terkait ditambah bunga dalam bentuk kas. In October 2025, AMNT and Glencore, one of AMNT’s customers, signed an Amended and Restated Purchase Contract whereby Glencore as the buyer will purchase the specified copper cathodes with certain quantity commitments until December 2027 , and advance a prepayment of up to US$ 500,000 to AMNT as the seller. For each delivery of the copper cathodes, payments will be settled by making deductions from the prepayment balance proportionately on monthly basis . In November 2025 and April 2026, Glencore provided an advance of US$ 375,000 and US$ 125,000, respectively, to AMNT. The prepayment balance as of June 30, 2026 and December 31, 2025 were US$ 388,393 and US$ 359,375, respectively. The term of the contract is until the later of December 31, 2027, subject to completion of delivery commitments in 2025 to 2027, or full prepayment discharge. In the event AMNT is unable to fulfil its copper cathode delivery commitment, AMNT shall settle the relevant prepayment amount along with interest in cash.
Page 108
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 101 - 22. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI 22. CAPITAL STOCK AND TREASURY STOCK a. Modal Ditempatkan dan Disetor dan Tambahan Modal Disetor a. Share Issued and Paid -up and Additional Paid-up Capital Rincian modal saham Perusahaan p ada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5 adalah sebagai berikut: The details of the Company’s capital as of June 30 , 2026 and December 31, 202 5 are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 Jumlah lembar Persentase saham/ kepemilikan/ Ekuivalen/ Number of Ownership Jumlah/ Equivalent shares percentage Amount to % Rp (nilai penuh)/ AS$/US$ IDR (full amount) PT Sumber Gemilang PT Sumber Gemilang Persada (“SGP”) 23,332,191,394 32.1742 2,916,523,924,250 214,455 Persada (“SGP") PT Medco Energi PT Medco Energi Internasional Tbk Internasional Tbk (“MEI”) 15,167,510,552 20.9154 1,895,938,819,000 140,440 (“MEI”) PT AP Investment PT AP Investment (“API”) 11,204,682,720 15.4509 1,400,585,340,000 103,747 (“API”) SAJIR 9 LLC 3,702,033,990 5.1050 462,754,248,750 32,817 SAJIR 9 LLC Agoes Projosasmito*) 289,179,940 0.3988 36,147,492,500 2,538 Agoes Projosasmito*) Alexander Ramlie*) 185,777,760 0.2562 23,222,220,000 1,588 Alexander Ramlie*) Arief Widyawan Arief Widyawan Sidarto**) 79,056,600 0.1090 9,882,075,000 629 Sidarto**) Aditya Sasmito**) 72,886,700 0.1005 9,110,837,500 581 Aditya Sasmito**) Lal Naveen Chandra**) 52,161,300 0.0719 6,520,162,500 415 Lal Naveen Chandra**) Pemegang saham publik***) 18,326,932,900 25.2722 2,290,866,612,500 161,162 Public shareholders***) Jumlah Total saham beredar 72,412,413,856 99.8541 9,051,551,732,000 658,372 shares outstanding Saham treasuri 105,803,800 0.1459 13,225,475,000 929 Treasury stock Jumlah saham Total ditempatkan dan issued and paid-up disetor penuh 72,518,217,656 100.0000 9,064,777,207,000 659,301 capital stock *) Komisaris Perusahaan/Commissioner of the Company. **) Direktur Perusahaan/Director of the Company. ***) Kepemilikan masing-masing kurang dari 5%/Each less than 5% ownership.
Page 109
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 102 - 22. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI (lanjutan) 22. CAPITAL STOCK AND TREASURY STOCK (continued) a. Modal Ditempatkan dan Disetor dan Tambahan Modal Disetor (lanjutan) a. Share Issued and Paid -up and Additional Paid-up Capital (continued) Rincian modal saham Perusahaan p ada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 202 5 adalah sebagai berikut (lanjutan): The details of the Company’s capital as of June 30, 2026 and December 31, 202 5 are as follows (continued): 31 Desember/December 31, 2025 Jumlah lembar Persentase saham/ kepemilikan/ Ekuivalen/ Number of Ownership Jumlah/ Equivalent shares percentage Amount to % Rp (nilai penuh)/ AS$/US$ IDR (full amount) SGP 23,332,191,394 32.1742 2,916,523,924,250 214,455 SGP MEI 15,167,510,552 20.9154 1,895,938,819,000 140,440 MEI API 11,204,034,620 15.4500 1,400,504,327,500 103,741 API PT Pesona Sukses PT Pesona Sukses Cemerlang (“PSC”) 4,558,377,112 6.2858 569,797,139,000 40,411 Cemerlang (“PSC”) SAJIR 9 LLC 3,872,233,990 5.3397 484,029,248,750 34,326 SAJIR 9 LLC Agoes Projosasmito*) 289,179,940 0.3988 36,147,492,500 2,538 Agoes Projosasmito*) Alexander Ramlie*) 185,777,760 0.2562 23,222,220,000 1,588 Alexander Ramlie*) Arief Widyawan Arief Widyawan Sidarto**) 79,056,600 0.1090 9,882,075,000 629 Sidarto**) Aditya Sasmito**) 71,186,700 0.0982 8,898,337,500 566 Aditya Sasmito**) Lal Naveen Chandra**) 53,056,600 0.0732 6,632,075,000 422 Lal Naveen Chandra**) Irwin Ka Pui Wan**) 39,056,600 0.0539 4,882,075,000 311 Irwin Ka Pui Wan**) David Alexander David Alexander Gibbs**) 8,000,000 0.0110 1,000,000,000 64 Gibbs**) Pemegang saham publik***) 13,552,751,988 18.6887 1,694,093,998,500 118,881 Public shareholders***) Jumlah Total saham beredar 72,412,413,856 99.8541 9,051,551,732,000 658,372 shares outstanding Saham treasuri 105,803,800 0.1459 13,225,475,000 929 Treasury stock Jumlah saham Total ditempatkan dan issued and paid-up disetor penuh 72,518,217,656 100.0000 9,064,777,207,000 659,301 capital stock *) Komisaris Perusahaan/Commissioner of the Company. **) Direktur Perusahaan/Director of the Company. ***) Kepemilikan masing-masing kurang dari 5%/Each less than 5% ownership.
Page 110
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 103 - 22. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI (lanjutan) 22. CAPITAL STOCK AND TREASURY STOCK (continued) a. Modal Ditempatkan dan Disetor dan Tambahan Modal Disetor (lanjutan) a. Share Issued and Paid -up and Additional Paid-up Capital (continued) Pada awal bulan Juli 2023, Perusahaan melaksanakan IPO atas saham baru Perusahaan yang disetujui sebelumnya oleh pemegang saham Perusahaan sebagaimana tertuang dalam Akta No. 67 tanggal 16 Juni 2023 dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah disetujui dan diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No. AHU -0034009.AH.01.02 tanggal 16 Juni 2023 dan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU -AH.01.03-0079001 tanggal 16 Ju ni 2023. In early July 2023, the Company conducted its IPO by issuance of new shares which was pre-approved by its shareholders as stated in Notarial Deed No. 67 dated June 16, 2023 made before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notary in Jakarta, and approved and acknowledged by the Minister of Law and Human Rights in Decision Letter No. AHU -0034009.AH.01.02 dated June 16, 2023 and Notification Acknowledgement No. AHU -AH.01.03-0079001 dated June 16, 2023. Jumlah saham baru yang diterbitkan melalui IPO sebanyak 6.328.208.800 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 125 (nilai penuh) per saham dan harga penawaran sebesar Rp 1.695 (nilai penuh) per saham sehingga jumlah dana bruto yang diperoleh dari IPO adalah sebesar Rp 10.726.313.916.000 (nilai penuh) atau setara dengan AS$ 714.468. Penerbitan saham baru Perusahaan tertuang dalam Akta No. 57 tanggal 14 Agustus 2023 d ibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah diterima oleh Me nteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU -AH.01.03-0110720 tanggal 29 Agustus 2023. Saham Perusahaan dicatatkan dan diperdagangkan di IDX mulai tanggal 7 Juli 2023. Selanjutnya, seluruh realisasi penggunaan dana yang diperoleh dari IPO telah dilaporkan oleh Perusahaan kepada OJK sesuai ketentuan. Penggunaan dana tersebut antara lain, mencakup penyetoran modal kepada AMNT dan AMIN untuk membiayai operasional dan belanja modal proyek baru mereka . Disamping itu, kenaikan modal di AMNT terkait telah memperoleh persetujuan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (“ Menteri ESDM ”) sesuai ketentuan. The total new shares issued in the IPO were 6,328,208,800 shares with par value of IDR 125 (full amount) per share and offering price of IDR 1,695 (full amount) per share resulting in total gross IPO proceeds of IDR 10,726,313,916,000 (full amount) or equivalent to US$ 714,468. The issuance of the Company’s new shares is stated in Notarial Deed No. 57 dated August 14, 2023 made before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notary in Jakarta, and accepted by the Minister of Law and Human Rights in Notification Ack nowledgement No. AHU -AH.01.03-0110720 dated August 29, 2023. The listing and trading of the Company’s shares on IDX commenced on July 7, 2023. Subsequently, all utilizations of the IPO proceeds were reported by the Company to OJK as required. These utilizations included, among others, capital contributions to AMNT and AMIN to fund their operations and capital expenditures for new projects. In addition, the resulting capital increase in AMNT was approved by the Minister of Energy and Mineral Resources (“ MEMR”), as required.
Page 111
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 104 - 22. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI (lanjutan) 22. CAPITAL STOCK AND TREASURY STOCK (continued) a. Modal Ditempatkan dan Disetor dan Tambahan Modal Disetor (lanjutan) a. Share Issued and Paid -up and Additional Paid-up Capital (continued) Perusahaan telah memperoleh persetujuan Pencatatan Efek Dalam Rangka Management Stock Option Program (“MSOP”) Tahap I dari IDX berdasarkan Surat No.S -06911/BEI.PP2/08-2023 tanggal 16 Agustus 2023. Adapun jumlah saham baru yang dapat diterbitkan dalam program MSOP sebesar 602.336.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 125 (nilai penuh) per saham akan dikeluarkan dari saham dalam portepel Perusahaan atau sebesar 0,83% dari modal ditempatkan dan disetor Perusahaan. Hak opsi telah didistribusi kan pada tanggal 29 Agustus 2023, setelah Perusahaan memperoleh persetujuan pra -pencatatan dari IDX. Periode pelaksanaan program MSOP antara tanggal 5 Oktober 2023 sampai dengan 15 November 2023 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 2.120 (nilai penuh) per saham menggunakan harga rata -rata penutupan perdagangan saham harian untuk periode dari tanggal 7 Juli 2023 sampai dengan 11 Agustus 2023. The Company obtained approval for the Listing of Securities for the Management Stock Option Program (“ MSOP”) Phase I from IDX through letter No.S -06911/BEI.PP2/08-2023 dated August 16, 2023. The number of new shares that could be issued under the MSOP scheme were 602,336,000 registered common shares with a nominal value of IDR 125 (full amount) per share which will be part of the Company’s new issued shares and resulting in 0.83% of the Company’s issued and paid-up capital. The option rights were distributed on August 29, 2023, upon receipt of pre-listing approval from IDX. MSOP implementation period was scheduled between October 5, 2023 until November 15, 2023 with an exercise price of IDR 2,120 (full amount) per share based on average daily closing trading price for the period from July 7, 2023 until August 11, 2023. Pada tanggal 11 Oktober 2023, sebagian peserta program MSOP Perusahaan telah menggunakan hak opsinya untuk membeli saham Perusahaan dan pada tanggal tersebut, telah diterbitkan saham baru Perusahaan atas hasil pelaksanaan program MSOP sejumlah 496.927.200 saham. Penerbitan saham baru Perusahaan tertuang dalam Akta No. 104 tanggal 24 Oktober 2023 dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Penerimaan Pemberita huan Perubahan Anggaran Dasar No AHU -AH.01.03-0132845 tanggal 24 Oktober 2023. On October 11, 2023, several participants of the Company’s MSOP program exercised their option rights to purchase shares of the Company and on that date, 496,927,200 new shares of the Company has been issued for the implementation of the MSOP program. The issuance of the Company’s new shares is stated in Notarial Deed No.104 dated October 24, 2023 made before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notary in Jakarta, and accepted by the Minister of Law and Human Rights in acceptance letter No. AHU -AH.01.03-0132845 dated October 24, 2023. Pada tanggal 9 November 2023, satu peserta program MSOP Perusahaan telah menggunakan hak opsinya untuk membeli saham Perusahaan dan pada tanggal tersebut, telah diterbitkan saham baru Perusahaan atas hasil pelaksanaan program MSOP sejumlah 105.408.800 saham. Penerbitan saham baru Perusahaan tertuang dalam Akta No. 120 tanggal 22 November 2023 dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Penerimaan Pemberitahua n Perubahan Anggaran Dasar No. AHU -AH.01.03-0147421 tanggal 27 November 2023. On November 9, 2023, one more participant of the Company’s MSOP program exercised his option rights to purchase shares of the Company and on that date, 105,408,800 new shares of the Company has been issued for the implementation of the MSOP program. The issuance of the Company’s new shares is stated in Notarial Deed No.120 dated November 22, 2023 made before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notary in Jakarta, and accepted by the Minister of Law and Human Rights in acceptance letter No. AHU-AH.01.03- 0147421 dated November 27, 2023.
Page 112
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 105 - 22. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI (lanjutan) 22. CAPITAL STOCK AND TREASURY STOCK (continued) a. Modal Ditempatkan dan Disetor dan Tambahan Modal Disetor (lanjutan) a. Share Issued and Paid -up and Additional Paid-up Capital (continued) Dalam program MSOP terdapat pembatasan tertentu, seperti periode larangan pengalihan, yang diberlakukan kepada peserta program MSOP. Efektif pada tanggal 26 Mei 2025, pembatasan atas pengalihan saham program MSOP maupun pembebanan melalui gadai atau bentuk beban serupa atas saham tersebut telah dicabut untuk seluruh peserta program MSOP. The MSOP program includes certain restrictions, such as lock up period, imposed to the MSOP participants. Effective May 26, 2025, the restrictions on transfer of MSOP shares or encumbrance by way of pledge or other similar forms, have been lifted for all of MSOP programs participants. Tambahan modal disetor sebesar AS$ 998.341 pada tanggal 31 Desember 2022 timbul dari penerbitan saham baru Perusahaan yang diambil bagian dan dibayar oleh beberapa pemegang saham sebelum tanggal 1 Januari 2022. Kenaikan tambahan modal disetor untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 sebesar AS$ 721.699 timbul dari penerbitan saham baru dan penyetoran modal Perusahaan melalui IPO yang dilakukan Perusahaan pada bulan Juli 2023 dan program MSOP pada bulan Oktober dan November 2023, setelah dikurangi biaya emisi saham. The amount of additional paid -up capital of US$ 998,341 as of December 31, 2022 resulted from the subscription and payment towards the Company’s new shares issued to several shareholders prior to January 1, 2022. The increase of additional paid -up capital for the year ended December 31, 2023 of US$ 721,699 resulted from the subscription and payment towards the Company’s new shares issued as part of the IPO in July 2023 and MSOP program in October and November 2023, net of share issuance costs. b. Saham Treasuri b. Treasury Stock Pada tanggal 30 April 2025, Perusahaan mengumumkan rencana untuk melaksanakan program pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan berdasarkan peraturan OJK No. 13 dan 29 tahun 2023 serta Surat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon No. S -17/D.04/2025 tanggal 18 Maret 2025, dimana Perusahaan akan membeli kembali saham Perusahaan melalui IDX yang diperkirakan tidak lebih dari 0,17% dari jumlah saham Perusahaan yang telah ditempatkan dan disetor penuh dengan total biaya sebesar sampai dengan Rp 835 miliar (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 50.000. Program ini dilaksanakan selama periode 3 bulan sejak tanggal pengumuman sampai dengan 31 Juli 2025. On April 30, 2025, the Company announced its plan to conduct a shares buyback program under conditions of significant market fluctuations based on OJK regulation No. 13 and 29 of 2023 and Letter of the Executive Head of Capital Market, Derivative Finance, and Carbon Exchange Supervision No. S-17/D.04/2025 dated March 18, 2025, whereby the Company will repurchase shares through the IDX which is estimated to be no more than 0.17% from its total issued and paid-up capital stock with a total cost of up to IDR 835 billion (full amount) or equivalent to US$ 50,000. This program was executed for a 3 - month period from the date of announcement until July 31, 2025.
Page 113
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 106 - 22. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI (lanjutan) 22. CAPITAL STOCK AND TREASURY STOCK (continued) b. Saham Treasuri (lanjutan) b. Treasury Stock (continued) Sampai dengan bulan Juli 2025, Perusahaan telah membeli kembali saham Perusahaan berjumlah 105.803.800 saham dengan jumlah biaya sebesar Rp 788.287.796.030 (nilai penuh) atau ekuivalen dengan AS$ 48.429. Until July 2025, the Company repurchased its shares totaling 105,803,800 shares with a total cost of IDR 788,287,796,030 (full amount) or equivalent to US$ 48,429. c. Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya c. Appropriated Retained Earnings Undang – Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 mewajibkan adanya pembentukan cadangan umum dari laba bersih hingga mencapai sejumlah minimum 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Tidak ada batasan waktu tertentu untuk mencapai jumlah minimum cadangan umum tersebut. Pada tanggal 30 Jun i 2026 dan 31 Desember 2025, saldo laba yang dicadangkan Perusahaan adalah masing-masing sebesar AS$ 600 dan AS$ 300. The Limited Liability Company Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007 requires the establishment of a general reserve from profit amounting to at least 20% of a company’s issued and paid-up capital. There is no specified date by when the establishment of such reserve is to be made. The appropriated retained earnings of the Company as of June 30, 2026 and December 31, 2025 amounted to US$ 600 and US$ 300, respectively. 23. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 23. NON-CONTROLLING INTERESTS 30 Juni/June 30, 2026 Bagian atas jumlah penghasilan komprehensif/ Pembagian Saldo awal/ Share in total dividen/ Saldo akhir/ Beginning comprehensive Dividend Ending balance income distribution balance AMCSPL 93,013 4,500 (2,188) 95,325 AMCSPL SSB 3 - - 3 SSB Jumlah 93,016 4,500 (2,188) 95,328 Total 31 Desember/December 31, 2025 Bagian atas jumlah penghasilan komprehensif/ Pembagian Saldo awal/ Share in total dividen/ Saldo akhir/ Beginning comprehensive Dividend Ending balance income distribution balance AMCSPL 88,555 7,696 (3,238) 93,013 AMCSPL SSB 3 - - 3 SSB Jumlah 88,558 7,696 (3,238) 93,016 Total
Page 114
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 107 - 24. PENJUALAN BERSIH 24. NET SALES 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Penjualan domestik Domestic sales Produk akhir Finished products Katoda tembaga, bersih 430,708 - Copper cathode, net Emas murni 311,062 - Refined gold Jumlah penjualan domestik 741,770 - Total domestic sales Penjualan ekspor Export sales Konsentrat Concentrate Tembaga, bersih 491,523 (804) Copper, net Emas, bersih 586,920 1,724 Gold, net Jumlah penjualan konsentrat 1,078,443 920 Total concentrate sales Produk akhir Finished products Katoda tembaga, bersih 232,197 181,675 Copper cathode, net Jumlah penjualan ekspor 1,310,640 182,595 Total export sales Jumlah 2,052,410 182,595 Total *) Tidak diaudit/Unaudited Rincian penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan adalah sebagai berikut: The details of sales representing more than 10% of total sales are as follows: 30 Juni/ 30 Juni/ June 30, 2026 June 30, 2025*) Jumlah/ Jumlah/ % Amount % Amount Glencore 61.1% 1,254,159 55.8% 101,961 Glencore PT Aneka Tambang 15.1% 310,110 - - PT Aneka Tambang PT Marubeni Indonesia 11.3% 231,850 - - PT Marubeni Indonesia Trafigura 2.6% 52,711 44.2% 80,634 Trafigura Jumlah 1,848,830 182,595 Total *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 115
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 108 - 25. BEBAN POKOK PENJUALAN 25. COSTS APPLICABLE TO SALES 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Beban penambangan, pemrosesan dan operasi 747,803 507,336 Mining, processing and operating costs Mutasi biaya pengupasan lapisan tanah Movement of deferred stripping costs yang ditangguhkan (Catatan 11) 613,628 (481,453) (Note 11) Penyusutan dan amortisasi (Catatan 9) 235,907 132,726 Depreciation and amortization (Note 9) Royalti kepada Pemerintah 258,856 27,522 Government royalty Bea ekspor 87,415 930 Export duty Beban karyawan 44,162 40,307 Employee costs Beban pengangkutan dan pemasaran 23,185 3,597 Freight and marketing costs Kredit produk perak (73,033) 68 Silver credit Kredit produk selenium (1,133) - Selenium credit Kredit produk asam sulfat (24,286) (6,004) Sulfuric acid credit Pergerakan stockpiles dan persediaan Movement in stockpiles and produk (974,724) (157,893) product inventories Lainnya 150,476 59,756 Others Jumlah 1,088,256 126,892 Total *) Tidak diaudit/Unaudited Rincian pemasok yang memiliki transaksi pembelian lebih dari 10% dari total penjualan konsolidasian adalah sebagai berikut: Detail of supplier s with purchase transactions exceeding 10% of total consolidated sales are as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Pihak ketiga Third parties PT Merah Putih Petroleum 207,889 97,608 PT Merah Putih Petroleum PT Pertamina (Persero) 123,590 - PT Pertamina (Persero) Pihak berelasi Related party Macmahon Indonesia (Catatan 28) 45,618 89,743 Macmahon Indonesia (Note 28) *) Tidak diaudit/Unaudited Jumlah beban yang diakui oleh AMNT sehubungan dengan perjanjian -perjanjian dengan NTH BV (Catatan 32b) untuk periode-periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 202 5 adalah masing - masing sebesar AS$ 144.444 dan AS$ 50.784. The amount of expense recognized by AMNT in relation to the agreements with NTH BV (Note 32b) for the six-month periods ended June 30, 2026 and 2025 amounted to US$ 144,444 and US$ 50,784 , respectively. 26. BEBAN PEMASARAN, UMUM DAN ADMINISTRASI 26. MARKETING, GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Beban administrasi 22,742 56,036 Administrative expenses Beban sosial dan Social and corporate tata kelola perusahaan 6,514 6,170 governance expenses Lainnya 2,398 1,030 Others Jumlah 31,654 63,236 Total *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 116
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 109 - 27. LABA PER SAHAM 27. EARNINGS PER SHARE Perhitungan laba/(rugi) per saham dasar berdasarkan pada informasi berikut: The computation of basic earnings /(loss) per share is as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Laba/(rugi) periode berjalan yang Total profit/(loss) for the period yang dapat diatribusikan kepada attributable to owners pemilik entitas induk 497,929 (148,720) of the parent entity Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of shares beredar selama periode berjalan 72,412,413,856 72,518,217,656 outstanding during the period Earnings/(loss) Laba/(rugi) per saham (nilai penuh) 0.00688 (0.00205) per share (full amount) *) Tidak diaudit/Unaudited 28. SALDO DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 28. RELATED PARTY BALANCES AND TRANSACTIONS Saldo dan transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut: Related party balances and transactions are as follows: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Laporan posisi keuangan Consolidated konsolidasian statements of financial position Aset Assets Aset tidak lancar Non-current assets Aset lainnya (Catatan 13) Other assets (Note 13) Macmahon Indonesia 4,354 4,354 Macmahon Indonesia MLS 1,694 1,694 MLS Jumlah - aset tidak lancar 6,048 6,048 Total - non-current assets Jumlah - aset 6,048 6,048 Total - assets Persentase dari jumlah aset 0.04% 0.04% Percentage of total assets Liabilitas Liabilities Liabilitas jangka pendek Current liabilities Utang usaha (Catatan 15) Trade payables (Note 15) MLS 852 766 MLS Beban akrual (Catatan 15) Accrued expenses (Note 15) MLS 908 922 MLS Liabilitas lainnya (Catatan 21) Other liabilities (Note 21) Macmahon Indonesia 9,451 9,383 Macmahon Indonesia MPSS 852 825 MPSS Jumlah - liabilitas jangka pendek 12,063 11,896 Total - current liabilities
Page 117
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 110 - 28. SALDO DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI (lanjutan) 28. RELATED PARTY BALANCES AND TRANSACTIONS (continued) Saldo dan transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut (lanjutan): Related party balances and transactions are as follows (continued): 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2026 2025 Laporan posisi keuangan Consolidated statements of konsolidasian (lanjutan) financial position (continued) Liabilitas (lanjutan) Liabilities (continued) Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities Liabilitas lainnya (Catatan 21) Other liabilities (Note 21) MPSS 20,398 20,732 MPSS Macmahon Indonesia 7,958 11,865 Macmahon Indonesia Jumlah - liabilitas jangka panjang 28,356 32,597 Total - non-current liabilities Jumlah - liabilitas 40,419 44,493 Total - liabilities Persentase dari jumlah liabilitas 0.51% 0.53% Percentage of total liabilities 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Laporan laba rugi dan Consolidated penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss konsolidasian and other comprehensive income Penjualan bersih Net sales API 155 - API Persentase dari jumlah penjualan bersih 0.01% - Percentage of total net sales Beban pokok penjualan Costs applicable to sales Macmahon Indonesia (Catatan 25) 45,618 89,743 Macmahon Indonesia (Note 25) MLS 5,216 5,768 MLS Macmahon Contractors Macmahon Contractors Pty Ltd (“MCPL”) 315 588 Pty Ltd (“MCPL”) Jumlah - beban pokok penjualan 51,149 96,099 Total - costs applicable to sales Persentase dari Percentage of jumlah beban pokok penjualan 4.70% 75.73% total costs applicable to sales Remunerasi dan manfaat lainnya Remuneration and other benefit The Group's Komisaris dan Direksi Grup 9,245 13,730 Commissioners and Directors *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 118
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 111 - 28. SALDO DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI (lanjutan) 28. RELATED PARTY BALANCES AND TRANSACTIONS (continued) Sifat hubungan dan transaksi Nature of transaction and relationship Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Transaksi/ Related parties Nature of relationship Transactions API Pemegang saham/Shareholder Penjualan bersih/Net sales Macmahon Indonesia Entitas anak yang dimiliki entitas Jasa terkait penambangan (Catatan 32a), asosiasi/Subsidiary owned by liabilitas pembiayaan, liabilitas sewa/ associate Mining related services (Note 32a), finance liabilities, lease liabilities MCPL Entitas anak yang dimiliki entitas Jasa terkait penambangan/ asosiasi/Subsidiary owned by Mining related services associate MLS Ventura bersama/Joint venture Jasa ketenagakerjaan/Labour services MPSS Ventura bersama/Joint venture Liabilitas sewa/Lease liabilities Komisaris dan Direksi Grup/ Personil manajemen kunci/ Remunerasi dan manfaat lainnya/ The Group's Commissioners Key management personnel Remuneration and other benefit and Directors 29. ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN 29. FINANCIAL ASSETS AND FINANCIAL LIABILITIES Tabel berikut merupakan rincian atas aset keuangan dan liabilitas keuangan Grup: The following table represents a breakdown of the Group’s financial assets and financial liabilities: 30 Juni/June 30, 2026 Diukur pada nilai wajar melalui Diukur pada laba rugi/At fair biaya perolehan Jumlah/ value through diamortisasi/At Total profit or loss amortized cost Aset keuangan Financial assets Kas dan setara kas 818,937 - 818,937 Cash and cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya 379,476 - 379,476 Restricted cash Piutang usaha 284,275 23,326 260,949 Trade receivables Aset derivatif 18,231 18,231 - Derivative assets Aset lainnya 102,865 - 102,865 Other assets Jumlah aset keuangan 1,603,784 41,557 1,562,227 Total financial assets Liabilitas keuangan Financial liabilities Utang usaha dan Trade payables and beban akrual 464,569 - 464,569 accrued expenses Pinjaman bank jangka pendek 115,365 - 115,365 Short term bank loans Pinjaman bank jangka panjang 5,729,339 - 5,729,339 Long term bank loans Liabilitas derivatif 174,497 174,497 - Derivative liabilities Liabilitas lainnya 38,659 - 38,659 Other liabilities Jumlah liabilitas keuangan 6,522,429 174,497 6,347,932 Total financial liabilities
Page 119
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 112 - 29. ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) 29. FINANCIAL ASSETS AND FINANCIAL LIABILITIES (continued) Tabel berikut merupakan rincian atas aset keuangan dan liabilitas keuangan Grup (lanjutan): The following table represents a breakdown of the Group’s financial assets and financial liabilities (continued): 31 Desember/December 31, 2025 Diukur pada nilai wajar melalui Diukur pada laba rugi/At fair biaya perolehan Jumlah/ value through diamortisasi/At Total profit or loss amortized cost Aset keuangan Financial assets Kas dan setara kas 676,829 - 676,829 Cash and cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya 437,007 - 437,007 Restricted cash Piutang usaha 610,721 540,516 70,205 Trade receivables Aset derivatif 11,013 11,013 - Derivative assets Aset lainnya 105,748 - 105,748 Other assets Jumlah aset keuangan 1,841,318 551,529 1,289,789 Total financial assets Liabilitas keuangan Financial liabilities Utang usaha dan Trade payables and beban akrual 586,601 - 586,601 accrued expenses Pinjaman bank jangka pendek 386,866 - 386,866 Short term bank loans Pinjaman bank jangka panjang 6,045,499 - 6,045,499 Long term bank loans Liabilitas derivatif 81,943 81,943 - Derivative liabilities Liabilitas lainnya 42,805 - 42,805 Other liabilities Jumlah liabilitas keuangan 7,143,714 81,943 7,061,771 Total financial liabilities 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 30. RISK MANAGEMENT POLICIES Grup terekspos berbagai risiko keuangan, termasuk dampak nilai tukar mata uang asing, tingkat suku bunga dan harga komoditas. Keseluruhan program manajemen risiko Grup berfokus pada ketidakpastian harga komoditas dan berupaya untuk meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Grup. The Group is exposed to a variety of financial risks, including the effects of foreign currency exchange rates, interest rates and commodity prices. The Group’s overall risk management program focuses on the unpredictability of commodity prices and seeks to minimize potential adverse effects on the financial performance of the Group. Manajemen risiko dilakukan oleh Direksi Grup, yang mengidentifikasi, mengevaluasi dan melakukan lindung nilai risiko keuangan yang diperlukan dan juga memberikan prinsip pengelolaan risiko secara keseluruhan, termasuk risiko pasar, kredit, likuiditas dan modal. Risk management is carried out by the Group’s Board of Directors, which identifies, evaluates and hedges financial risks, where considered appropriate. In addition, it also provides principles for overall risk management, including market, credit, liquidity and capital risks.
Page 120
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 113 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) a. Risiko Pasar a. Market Risk i. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing i. Foreign Exchange Risk Seluruh p endapatan, pembiayaan dan pengeluaran tertentu Grup adalah dalam mata uang USD, yang secara tidak langsung merupakan lindung nilai alami terhadap eksposur fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Sehubungan dengan pembiayaan dalam mata uang Rupiah, Grup menandatangani kontrak CCS dan POS (Catatan 18) untuk meminimalisir risiko mata uang asing yang timbul dari fasilitas pinjaman dan pembiayaan, terutama atas fasilitas pinjaman dan pembiayaan bank jangka panjang dalam mata uang selain USD. Namun, Grup tetap terekspos terhadap risiko mat a uang asing di pengeluaran dan pajak tertentu yang terutama dalam mata uang Rupiah. Dalam rangka memenuhi kebutuhan Grup untuk mata uang selain USD, Grup membeli mata uang asing tersebut secara spot. Grup memonitor nilai tukar mata uang asing terus menerus. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, apabila terjadi perubahan mata uang asing pada instrumen keuangan sebesar 2%, maka Grup tidak terpengaruh secara signifikan oleh fluktuasi mata uang asing. All the Group’s revenue, certain financing and expenditures are denominated in USD, which indirectly represents a natural hedge on exposure to foreign exchange fluctuations. Related to financing in IDR, the Group entered into CCS and POS contracts (Note 18) to minimize foreign exchange risk arising from its loan and financing facilities, particularly for long term bank loan and financing facilities currencies other than USD. However, the Group is still exposed to foreign exchange risk in certain expenditures and taxes which mostly are denominated in IDR. In order to cover the Group’s requirements for the currencies other than USD, the Group purchases those currencies on a spot basis. The Group monitors the foreign exchange rate continuously. As on June 30 , 2026 and December 31, 2025, in the event that foreign currency exchange move up to 2%, the Group is not significantly impacted by foreign currency exchange fluctuations. ii. Risiko Harga ii. Price Risk Grup terekspos fluktuasi harga tembaga atau emas karena hampir seluruh kontrak penjualan tembaga atau emas Grup dinilai berdasarkan harga sementara pada saat pengiriman berdasarkan struktur yang telah lama lazim berlaku di dalam industri. Harga sementara tersebut akan difinalisasi dalam periode di masa depan yang telah disepakati dalam kontrak. Filosofi Grup adalah untuk memberikan manfaat kepada pemegang saham dengan menjual hasil produksi tembaga dan emas pada harga pasar serta terus berupaya untuk menjadi salah satu produsen tembaga dengan biaya terendah di dunia. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2 025, apabila harga pasar tembaga dan emas mengalami penurunan sebesar 2%, dampaknya terhadap profitabilitas adalah kemungkinan tidak signifikan. The Group is exposed to fluctuations in copper or gold prices as substantially all of the Group’s copper or gold sales are provisionally priced at the time of the shipment under the long -established structure prevalent in the industry. The provisional prices are finalized in a contractually specified future period. The Group’s philosophy is to provide shareholders with leverage to copper and gold prices by selling its copper and gold production at market prices as well as being one of the lowest cost prod ucers of copper in the world. As on June 30 , 2026 and December 31, 2025, in the event that copper and gold market prices decreased by 2%, the impact to profitability is unlikely to be significant.
Page 121
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 114 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) a. Risiko Pasar (lanjutan) a. Market Risk (continued) iii. Risiko Suku Bunga iii. Interest Rate Risk Risiko suku bunga Grup terutama timbul dari pinjaman jangka panjang dalam mata uang USD dan IDR dan pinjaman jangka pendek. Risiko suku bunga dari kas tidak signifikan. Pinjaman yang diterbitkan dengan tingkat bunga variabel mengekspos Grup terhadap risiko suku bunga arus kas. Grup mengelola risiko ini dengan menandatangani kontrak IRS dan CCS dari porsi pinjamannya untuk mengurangi pengaruh dari perubahan suku bunga mengambang (Catatan 18). The Group’s interest rate risk arises from long term borrowings denominated in USD and IDR and short term bank loans. The interest rate risk on cash is not significant. Borrowings issued at variable rates expose the Group to cash flow interest rate risk. The Group has managed this risk by entering into IRS and CCS contracts on a portion of its debt to reduce the impact of changes in interest rates on its floating rate debt (Note 18). Tabel berikut ini adalah nilai kontraktual berdasarkan jatuh tempo atas aset dan liabilitas keuangan Grup yang terkait risiko suku bunga. The following table sets out the contractual amount by maturity of the Group’s financial assets and liabilities that are exposed to interest rate risk. 30 Juni/June 30, 2026 Suku bunga mengambang/ Floating interest rate Kurang dari Lebih dari 1 tahun/ 1 tahun/ Less than More than Jumlah/ 1 year 1 year Total Liabilitas Keuangan Financial Liabilities Pinjaman bank jangka pendek 115,365 - 115,365 Short term bank loans Pinjaman bank jangka panjang 21,150 3,384,759 3,405,909 Long term bank loans Jumlah 136,515 3,384,759 3,521,274 Total 31 Desember/December 31, 2025 Suku bunga mengambang/ Floating interest rate Kurang dari Lebih dari 1 tahun/ 1 tahun/ Less than More than Jumlah/ 1 year 1 year Total Liabilitas Keuangan Financial Liabilities Pinjaman bank jangka pendek 386,866 - 386,866 Short term bank loans Pinjaman bank jangka panjang 60,983 3,800,052 3,861,035 Long term bank loans Jumlah 447,849 3,800,052 4,247,901 Total
Page 122
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 115 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) a. Risiko Pasar (lanjutan) a. Market Risk (continued) iii. Risiko Suku Bunga (lanjutan) iii. Interest Rate Risk (continued) Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, apabila suku bunga dalam mata uang USD mengalami kenaikan sebesar 0,1% dengan semua variabel konstan, dampaknya terhadap laba rugi konsolidasian adalah tidak signifikan. As on June 30 , 2026 and December 31, 2025, in the event that interest rates in USD is increased by 0.1% with all variables held constant, the impact to the consolidated profit or loss is not significant. b. Risiko Kredit b. Credit Risk Risiko kredit timbul dari kas di bank dan setara kas, kas yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, aset derivatif dan aset lainnya. Tidak ada aset keuangan yang mengalami penurunan nilai. Credit risk arises from cash in banks and cash equivalents, restricted cash, trade receivables, derivative assets and other assets. There are no financial assets that are impaired. Kas di bank dan setara kas dan kas yang dibatasi penggunaannya ditempatkan pada bank badan usaha milik negara di Indonesia atau bank lainnya yang memiliki reputasi dan disetujui oleh manajemen. Cash in banks and cash equivalents and restricted cash are placed in Indonesian state owned banks or reputable banks which are approved by management. Kebijakan umum Grup untuk penjualan tembaga dan emas kepada pelanggan baru dan yang sudah ada adalah sebagai berikut: The Group’s general policies for copper and gold sales to new and existing customers are as follows: 1. Memilih pelanggan dengan kondisi keuangan yang kuat dan reputasi yang baik. 1. Selecting customers with strong financial conditions and a good reputation. 2. Penerimaan pelanggan baru disetujui oleh personil yang berwenang sesuai dengan delegasi wewenang dalam Grup. 2. Acceptance of new customers is approved by authorized personnel according to the Group’s delegation of authority. Grup menjaga hubungan bisnis dengan para pelanggan yang tidak memiliki sejarah wanprestasi. The Group has maintained its business relation with those customers who have no recent history of default. Manajemen berkeyakinan bahwa mereka mampu untuk terus mengendalikan dan mempertahankan eksposur yang minimal terhadap risiko kredit mengingat bahwa Grup memiliki kebijakan yang jelas tentang pemilihan pelanggan, perjanjian yang mengikat secara hukum untuk transaksi penjualan dan tidak ada tingkat kredit macet secara historis. Management is confident in its ability to continue to control and sustain minimal exposure to credit risk given that the Group has clear policies on selection of customers, legally binding agreements in place for sales transactions and historically no bad debts.
Page 123
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 116 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued) Tabel berikut ini merupakan eksposur maksimum risiko kredit untuk komponen dari laporan posisi keuangan konsolidasian: The table below shows the maximum exposure to credit risk for the component of the consolidated statements of financial position: 30 Juni/June 30, 2026 Belum Telah jatuh Telah jatuh tempo tempo jatuh dan tidak dan tidak tempo dan mengalami mengalami mengalami penurunan penurunan penurunan nilai/ nilai/ nilai/ Neither past Past due Past due Jumlah/ due nor but not and Total impaired impaired impaired Aset Keuangan Financial Assets Cash in banks and Kas di bank dan setara kas 818,912 818,912 - - cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya 379,476 379,476 - - Restricted cash Piutang usaha 284,275 284,275 - - Trade receivables Aset derivatif 18,231 18,231 - - Derivative assets Aset lainnya 102,865 102,865 - - Other assets Jumlah aset keuangan 1,603,759 1,603,759 - - Total financial assets 31 Desember/December 31, 2025 Belum Telah jatuh Telah jatuh tempo tempo jatuh dan tidak dan tidak tempo dan mengalami mengalami mengalami penurunan penurunan penurunan nilai/ nilai/ nilai/ Neither past Past due Past due Jumlah/ due nor but not and Total impaired impaired impaired Aset Keuangan Financial Assets Cash in banks and Kas di bank dan setara kas 676,802 676,802 - - cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya 437,007 437,007 - - Restricted cash Piutang usaha 610,721 610,721 - - Trade receivables Aset derivatif 11,013 11,013 - - Derivative assets Aset lainnya 105,748 105,748 - - Other assets Jumlah aset keuangan 1,841,291 1,841,291 - - Total financial assets
Page 124
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 117 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) c. Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk Risiko likuiditas muncul dalam situasi dimana Grup memiliki kesulitan dalam memperoleh pendanaan. Kehati-hatian dalam manajemen risiko likuiditas bertujuan menjaga kas dan setara kas yang memadai. Grup mengelola risiko likuiditas dengan terus memantau perkiraan arus kas dan arus kas aktual, menyelaraskan waktu jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan dan memperoleh fasilitas pinjaman. Liquidity risk arises in situations where the Group has difficulties in obtaining funding. Prudent liquidity risk management implies maintaining sufficient cash and cash equivalents. The Group manages liquidity risk by continuously monitoring forecast and actual cash flows, matching the maturity profiles of financial assets and liabilities and obtaining credit facilities. Tabel di bawah ini menganalisis liabilitas keuangan Grup dan liabilitas keuangan derivatif yang diselesaikan secara neto dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan. The table below analyzes the Group’s financial liabilities and net -settled derivative financial liabilities into relevant maturity groupings based on the remaining period to the contractual maturity date. The amounts disclosed in the table are the contractual undiscounted cash flows. 30 Juni/June 30, 2026 Lebih dari 1 tahun dan tidak lebih Kurang dari 3 tahun/ dari More than Lebih dari 1 tahun/ 1 year and 3 tahun/ Less than no later than More than Jumlah/ 1 year 3 years 3 years Total Utang usaha dan Trade payables and beban akrual 464,569 - - 464,569 accrued expenses Pinjaman bank jangka pendek 115,365 - - 115,365 Short term bank loans Pinjaman bank jangka panjang 449,580 2,469,261 4,203,738 7,122,579 Long term bank loans Liabilitas derivatif 79,943 66,839 27,715 174,497 Derivative liabilities Liabilitas lainnya 13,585 13,675 31,400 58,660 Other liabilities Jumlah 1,123,042 2,549,775 4,262,853 7,935,670 Total 31 Desember/December 31, 2025 Lebih dari 1 tahun dan tidak lebih Kurang dari 3 tahun/ dari More than Lebih dari 1 tahun/ 1 year and 3 tahun/ Less than no later than More than Jumlah/ 1 year 3 years 3 years Total Utang usaha dan Trade payables and beban akrual 586,601 - - 586,601 accrued expenses Pinjaman bank jangka pendek 386,866 - - 386,866 Short term bank loans Pinjaman bank jangka panjang 587,317 1,505,976 5,874,615 7,967,908 Long term bank loans Liabilitas derivatif 23,285 50,041 8,617 81,943 Derivative liabilities Liabilitas lainnya 13,834 19,024 32,400 65,258 Other liabilities Jumlah 1,597,903 1,575,041 5,915,632 9,088,576 Total
Page 125
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 118 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) d. Manajemen Risiko Modal d. Capital Risk Management Tujuan Grup mengelola permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha agar dapat memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya dan mempertahankan struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal. The Group’s objective when managing capital is to safeguard the Group’s ability to continue as a going concern in order to provide returns for shareholders and benefits for other stakeholders and to maintain an optimal capital structure to reduce the cost of capital. Untuk menjaga atau menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, mengembalikan modal kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru atau melunasi utang. In order to maintain or adjust the capital structure, the Group may adjust the amount of dividends paid to shareholders, return capital to shareholders, issue new shares or repay debt. e. Pengukuran Nilai Wajar e. Fair Value Measurement Grup menetapkan hirarki nilai wajar yang mengutamakan input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam mengukur nilai wajar dari instrumen keuangan. Hirarki nilai wajar memberikan prioritas tertinggi untuk kuotasi harga tanpa penyesuaian di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (pengukuran Level 1) dan prioritas terendah untuk input yang tidak dapat diobservasi (pengukuran Level 3). Tiga level hirarki nilai wajar dijelaskan di bawah ini: The Group establishes a fair value hierarchy that prioritizes the inputs to valuation techniques used to measure fair value of the financial instruments. The hierarchy gives the highest priority to unadjusted quoted prices in active markets for identical assets or liabilities (Level 1 measurements) and the lowest priority to unobservable inputs (Level 3 measurements). The three levels of the fair value hierarchy are described below: Level 1 Harga kuotasian tanpa penyesuaian di pasar aktif yang dapat diakses pada tanggal pengukuran atas aset atau liabilitas identik yang tidak memiliki pembatasan; Level 1 Unadjusted quoted prices in active markets that are accessible at the measurement date for identical, unrestricted assets or liabilities; Level 2 Harga kuotasian di pasar yang tidak aktif atau input yang dapat diobservasi, baik secara langsung atau tidak langsung, sepanjang jangka waktu dari aset atau liabilitas tersebut; dan Level 2 Quoted prices in markets that are not active, or inputs that are observable, either directly or indirectly, for substantially the full term of the asset or liability; and Level 3 Harga atau teknik penilaian yang membutuhkan input yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dan tidak dapat diobservasi (didukung oleh sedikit atau tidak adanya aktivitas pasar). Level 3 Prices or valuation techniques that require inputs that are both significant to the fair value measurement and unobservable (supported by little or no market activity). Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan jangka pendek mendekati nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Management believes that the carrying values of its current financial assets and liabilities approximate the fair value of the financial assets and liabilities as of June 30 , 2026 and December 31, 2025.
Page 126
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 119 - 30. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 30. RISK MANAGEMENT POLICIES (continued) e. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) e. Fair Value Measurement (continued) Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas tertentu Grup: The following table provides the fair value measurement of the Group’s certain assets and liabilities: 30 Juni/June 30, 2026 Jumlah/ Level 1/ Level 2/ Level 3/ Total Level 1 Level 2 Level 3 Aset/(liabilitas) yang diukur Assets/(liabilities) pada nilai wajar: measured at fair value: Piutang usaha dari Trade receivables from penjualan tembaga copper or gold atau emas, bersih 23,326 23,326 - - sales, net Aset derivatif 18,231 - 18,231 - Derivative assets Liabilitas derivatif (174,497) - (174,497) - Derivative liabilities 31 Desember/December 31, 2025 Jumlah/ Level 1/ Level 2/ Level 3/ Total Level 1 Level 2 Level 3 Aset/(liabilitas) yang diukur Assets/(liabilities) pada nilai wajar: measured at fair value: Piutang usaha dari Trade receivables from penjualan tembaga copper or gold atau emas, bersih 540,516 540,516 - - sales, net Aset derivatif 11,013 - 11,013 - Derivative assets Liabilitas derivatif (81,943) - (81,943) - Derivative liabilities 31. INFORMASI ARUS KAS 31. CASH FLOW INFORMATION a. Transaksi Non-kas a. Non-cash Transactions Tabel dibawah menunjukkan transaksi non -kas Grup untuk periode -periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 sebagai berikut: The table below shows the Group’s non -cash transactions for the six-month periods ended June 30, 2026 and 2025 as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Acquisition of Akuisisi aset tetap property, plant and equipment melalui mutasi liabilitas (9,742) (76,987) through movement of liabilities Acquisition of Akuisisi aset tetap property, plant and equipment melalui realisasi uang muka - (52,111) through realization of advances *) Tidak diaudit/Unaudited
Page 127
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 120 - 31. INFORMASI ARUS KAS (lanjutan) 31. CASH FLOW INFORMATION (continued) b. Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan b. Reconciliation of Liabilities Arising from Financing Activities Tabel berikut menjelaskan perubahan pada liabilitas Grup yang timbul dari aktivitas pendanaan untuk periode -periode enam bulan yang berakhir 3 0 Juni 2026 dan 202 5 sebagai berikut: The table below details changes in the Group’s liabilities arising from financing activities for the six-month periods ended June 30, 2026 and 2025 as follows: 30 Juni/June 30, 2026 2025*) Utang bank jangka pendek Short term bank loans Saldo awal 386,866 406,942 Beginning balance Arus kas (148,960) (14,508) Cash flow Perubahan non-kas: Non-cash changes: Reklasifikasi (117,118) - Reclassification Pengaruh kurs mata uang asing (5,423) - Foreign exchange impact Saldo akhir 115,365 392,434 Ending balance Utang bank jangka panjang Long term bank loans Saldo awal 6,045,499 3,878,534 Beginning balance Arus kas (371,011) 1,793,245 Cash flow Perubahan non-kas: Non-cash changes: Reklasifikasi 117,118 - Reclassification Biaya penerbitan utang 22,875 (14,494) Debt issuance cost Pengaruh kurs mata uang asing (85,142) 150 Foreign exchange impact Saldo akhir 5,729,339 5,657,435 Ending balance *) Tidak diaudit/Unaudited 32. PERJANJIAN PENTING LAINNYA 32. OTHER SIGNIFICANT AGREEMENTS a. Perjanjian dengan MAH a. Agreement with MAH Pada tanggal 4 Mei 2017, AMNT, API, AMCSPL, Macmahon Indonesia dan MAH menandatangani perjanjian dimana AMNT akan menunjuk Macmahon Indonesia untuk menyediakan jasa pekerjaan pemindahan tanah dan pertambangan di Batu Hijau (dan berpotensi, untuk menyediakan jasa serupa atas prospek lain yang mungkin akan dikembangkan oleh AMNT di area pertambangan yang sama dengan Batu Hijau) sesuai dengan persyaratan kontrak aliansi pertambangan selama umur tambang. On May 4, 2017, AMNT, API, AMCSPL, Macmahon Indonesia and MAH entered into an agreement whereby AMNT engages Macmahon Indonesia to provide earthmoving and mining services at Batu Hijau mine (and potentially, other prospects which may be developed by AMNT in the same mining area as Batu Hijau mine) pursuant to the terms of the life of mine, alliance style mining contract. Berdasarkan perjanjian tersebut, Macmahon Indonesia mengakuisisi peralatan pertambangan bergerak tertentu dari AMNT dan sebagai imbalan atas akuisisi tersebut, MAH menerbitkan saham baru. Saham baru tersebut diambil bagian oleh AMCSPL sehingga AMCSPL memiliki 44,27% saham di MAH. Transaksi tersebut telah diselesaikan pada tanggal 8 Agustus 2017. Based on the agreement, Macmahon Indonesia acquired certain mobile mining equipment from AMNT and as consideration for such acquisition, MAH issued new shares. The new shares were subscribed by AMCSPL resulting in AMCSPL having a 44.27% shareholding in MAH. The transaction was completed on August 8, 2017.
Page 128
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 121 - 32. PERJANJIAN PENTING LAINNYA (lanjutan) 32. OTHER SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued) a. Perjanjian dengan MAH (lanjutan) a. Agreement with MAH (continued) Di dalam perjanjian tersebut juga diatur mengenai pencalonan Direksi MAH oleh AMNT, melalui AMCSPL, selama masa berlakunya perjanjian, termasuk antara lain ketentuan untuk mayoritas Direksi adalah terdiri dari Direktur Independen dan Ketua Direksi adalah Direktur Independen. Berdasarkan pengaturan tersebut, investasi di MAH bersifat memiliki pengaruh yang signifikan dan bukan bersifat pengendalian atas MAH. Dengan demikian, investasi di MAH dicatat berdasarkan metode ekuitas di dalam laporan keuangan konsolidasian interim Grup. The agreement also stipulates the arrangement for AMNT, through AMCSPL, to nominate members of the Board of Directors of MAH for the duration of the agreement which include, among others, the requirement for the majority of the Board of Directors must comprise of Independent Directors with an Independent Chairman. Under such agreement, the investment in MAH merely indicates a significant influence and not control in MAH. Accordingly, the investment in MAH is accounted for under the equity method in the Group’s interim consolidated financial statements. Berkaitan dengan perjanjian di atas, AMNT menandatangani kontrak jasa pertambangan dan sewa dengan Macmahon Indonesia (“ Perjanjian Jasa Pertambangan ”), dimana secara substansial seluruh kegiatan pertambangan AMNT pada Tahap 7 dilaksanakan oleh Macmahon Indonesia. Berdasarkan Perjanjian Jasa Pertambangan, pada tanggal 5 Agustus 2022, AMNT akan membayar kepada Macmahon Indonesia nilai penghentian yang telah disepakati sebelumnya sebesar nilai peralatan tambang bergerak yang dihapuskan oleh Macmahon Indonesia yang peralatan tersebut digunakan di area tambang Batu Hijau untuk jasa pertambangan yang kemudian akan dipindahtangankan kepada AMNT pada saat pembayaran nilai penghentian tersebut. Following the agreement described above, AMNT entered into a mining and leasing services contract with Macmahon Indonesia (“ Mining Services Agreement ”), pursuant to which substantially all of AMNT mining operation in Phase 7 are conducted by Macmahon Indonesia. Based on the Mining Services Agreement, on August 5, 2022 AMNT is required to pay Macmahon Indonesia a pre -agreed cessation amount equivalent to the written down values of Macmahon Indonesia’s mobile mining equipment used at Batu Hijau mining site in the performance of the services, which will be transferred to AMNT upon payment of the cessation amount. Pada bulan Februari 2023, AMNT dan Macmahon Indonesia menandatangani perjanjian pengakhiran atas Perjanjian Jasa Pertambangan yang akan digantikan dengan perjanjian jasa pertambangan dan sewa baru (“ Perjanjian Jasa Pertambangan Baru ”), untuk mencakup jasa penambangan lanjutan Tahap 7 yang belum termasuk dalam Perjanjian Jasa Pertambangan. Para Pihak juga menetapkan mekanisme pemindahan peralatan tambang bergerak Macmahon Indonesia kepada AMNT yang tidak akan digunakan dalam Perjanjian Jasa Pertambangan Baru. In February 2023, AMNT and Macmahon Indonesia signed a termination agreement of the Mining Services Agreement which will be replaced with a new mining services and rental agreement (“ New Mining Service Agreement ”) to include mining services provided as extension in Phase 7 which were not included in the Mining Services Agreement. Both parties also defined transfer mechanism of Macmahon Indonesia’s mobile mining equipment to AMNT which will not be used as part of the New Mining Services Agreement.
Page 129
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 122 - 32. PERJANJIAN PENTING LAINNYA (lanjutan) 32. OTHER SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued) a. Perjanjian dengan MAH (lanjutan) a. Agreement with MAH (continued) Penandatanganan Perjanjian Jasa Pertambangan Baru dilakukan oleh AMNT dan Macmahon Indonesia pada saat bersamaan di Februari 2023 (Catatan 33f). Sesuai dengan syarat dari Perjanjian Jasa Pertambangan Baru ini, Macmahon Indonesia hanya akan melanjutkan kepemilikan peralatan pertambangan bergerak yang akan digunakan untuk lingkup jasa pertambangan lanjutan yang disepakati. Perjanjian ini memiliki beberapa kondisi yang harus dipenuhi untuk berlaku secara efektif. Pad a bulan Februari 2023 , kondisi pada perjanjian ini telah terpenuhi termasuk efektivitas dari perjanjian sewa sehingga timbul pengakuan atas liabilitas pembiayaan (Catatan 21). The signing of New Mining Services Agreement was done between AMNT and Macmahon Indonesia at the same time in February 2023 (Note 33f). As per terms of New Mining Services Agreement, Macmahon Indonesia will only continue to own mobile mining equipment as required for agreed mining service to be provided within the agreed extension program. This agreement had certain stipulated conditions to be fulfilled for it being effective. As of February 2023, these stipulated conditions were fulfilled including the effectiveness of the lease agreement resulting in the recognition of finance liability (Note 21). b. Perjanjian dengan NTH BV b. Agreements with NTH BV AMNT memiliki kewajiban untuk membayar kepada NTH BV dan NTMC BV (Catatan 1d), sebagai berikut: AMNT is required to pay to NTH BV and NTMC BV (Note 1d), the following: 1. maksimum sekitar AS$ 229.717, yang dimulai pada kuartal kedua setelah tanggal transaksi akuisisi, apabila harga rata -rata triwulan tembaga di LME melebihi suatu tingkat tertentu pada triwulan tersebut, berdasarkan suatu rumus perhitungan tertentu, yang terkait dengan volume tembaga yang dikirim dan dihasilkan dari tambang Batu Hijau; 1. capped at approximately US$ 229,717, commencing in the second quarter after the acquisition transaction date, if the LME quarterly average copper price is above a certain level in that quarter, calculated under certain formula, related to the volume of copper shipments produced from the Batu Hijau mine; 2. sekitar AS$ 203.682 terutang pada tanggal ulang tahun pertama dari pengiriman konsentrat pertama (dari setiap bentuk produk tembaga, emas atau perak yang dapat dijual) dari area Elang; dan 2. approximately US$ 203,682 payable by first anniversary of first shipment of concentrate (of any form of saleable copper, gold or silver product) from the Elang area; and 3. maksimum sekitar AS$ 225.000, terutang apabila harga rata -rata tahunan tembaga di LME melebihi suatu tingkat tertentu pada periode yang telah disetujui, berdasarkan suatu rumus perhitungan tertentu, dimana terdapat (i) produksi dari Tahap 7 di tambang Batu Hijau dan (ii) pengiriman konsentrat pertama yang dihasilkan dari area Elang. 3. capped at approximately US$ 225,000, payable if the LME annual average copper price is above a certain level in the agreed period, calculated under a certain formula, in which there is (i) production from Phase 7 of Batu Hijau mine and (ii) first shipment of concentrate produced from the Elang area. Pada bulan Maret 2023, NTMC BV melakukan novasi atas perjanjian (Catatan 1d) kepada Sumitomo Corporation. Pada bulan September 2024, Sumitomo Corporation melakukan novasi atas perjanjian kepada NTH BV. Pada bulan Maret 2026, para pihak telah mengakhiri semua perjanjian-perjanjian yang disebutkan diatas dengan penyelesaian akhir yang dibayarkan oleh AMNT. In Marc h 2023, NTMC BV novated the agreements (Note 1d) to Sumitomo Corporation. In September 2024, Sumitomo Corporation novated the agreements to NTH BV. In March 2026, the parties have terminated all the above listed agreements for a final settlement consideration payable by AMNT.
Page 130
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 123 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES a. Undang-Undang Pertambangan dan Peraturan Terkait Lainnya a. Mining Law and Related Regulations Pada tanggal 12 Januari 2009, Pemerintah Indonesia menerbitkan Undang -Undang Pertambangan No. 4 Tahun 2009 (“ Undang- Undang Pertambangan ”) yang berisi ketentuan mengenai jenis kegiatan pertambangan, komoditas tambang, wilayah eksplorasi dan kegiatan produksi pertambangan. Undang - Undang Pertambangan juga mendorong untuk melakukan hilirisasi kegiatan pertambangan untuk meningkatkan nilai produk tambang dalam jangka waktu tertentu sebagaimana diatur dalam undang-undang dan peraturan pelaksanaannya lebih lanjut. On January 12, 2009, the Indonesian Government issued Mining Law No. 4 of 2009 (“Mining Law ”) containing provisions related to mining activities, mining commodities, exploration areas and production activities. The Mining Law also promotes downstream processing to enhance the value of intermediate and final mining products within a specified timeframe as stipulated in the law and its further implementing regulations. Pada tanggal 10 Juni 2020, Pemerintah Indonesia menerbitkan Undang -Undang No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang - Undang Pertambangan sebagaimana terakhir kali diubah dengan Undang -Undang No. 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang - Undang Pertambangan (“ Undang-Undang Pertambangan Baru ”). Dengan tunduk pada pemenuhan persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang -undangan yang berlaku, Undang-Undang Pertambangan Baru ini memberikan kepastian mengenai perpanjangan izin pertambangan hingga du a kali, masing - masing untuk jangka waktu sepuluh tahun. Undang-Undang Pertambangan Baru mengakui upaya kegiatan hilirisasi untuk meningkatkan nilai produk tambang, dengan kriteria tertentu, dan tunduk pada peraturan pelaksanaan lebih lanjut. On June 10, 2020, the Indonesian Government issued Law No. 3 of 2020 regarding the Amendment of Mining Law with the latest amendment made through Law No. 2 of 2025 regarding the Fourth Amendment of Mining Law (“New Mining Law ”). Subject to the fulfillment of the requirements in accordance with the prevailing laws and regulations, this New Mining Law provides certainty regarding mining permit extensions, allowing up to two times, each for a ten-year period. The New Mining Law acknowledges the spirit of downs tream processing to increase the value of mining products, with certain criteria, and subject to further implementing regulation on it. Pada tanggal 4 Maret 2025, Menteri ESDM menetapkan Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2025 yang mengubah Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2024 tentang Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Pemurnian Mineral Logam di Dalam Negeri (“Peraturan 6/2025 ”). Dengan Peraturan 6/2025 ini, Pemerintah memberikan kesempatan penjualan ekspor konsentrat dalam jumlah tertentu dan waktu tertentu bagi pemegang IUPK yang telah selesai membangun fasilitas pemurnian namun tidak dapat beroperasi dan memerlukan penyelesaian perbaikan akibat kondisi tertentu. On March 4, 2025, MEMR issued MEMR Regulation No. 6 of 2025 which amended MEMR Regulation No. 6 of 2024 regarding The Completion of Construction of Domestic Refinery Facilities (“Regulation 6/2025 ”). Under Regulation 6/2025, the Government provides the opportunity to export concentrate with a certain quantity and for a specified period to IUPK holders who have completed the construction of their refining facilities but are unable to operate and require completion of repairs due to certain conditions.
Page 131
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 124 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) a. Undang-Undang Pertambangan dan Peraturan Terkait Lainnya (lanjutan) a. Mining Law and Related Regulations (continued) Pada tanggal 10 Maret 2025, Menteri Perdagangan menetapkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 9 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Perdagangan No. 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor (“Peraturan 9 ”) untuk melengkapi Peraturan 6/2025 yang ditetapkan oleh Menteri ESDM. Peraturan 9 memberikan pengecualian terhadap batas waktu ekspor konsentrat yang sebelumnya ditetapkan hingga 31 Desember 2024, serta mengatur pemberian persetujuan ekspor konsentrat dalam keadaan tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan di bidang energi dan sumber daya mineral. Berdasarkan Peraturan 9, pada tanggal 5 November 2025, AMNT memperoleh izin ekspor untuk konsentrat tembaga berlaku hingga 30 April 2026. On March 10, 2025, the Minister of Trade issued Minister of Trade Regulation No. 9 of 2025 (“Regulation 9 ”) on the Third Amendment to Minister of Trade Regulation No. 23 of 2023 regarding Policy and Guidelines for Export to complement Regulation No. 6 /2025 issued by the MEMR. Regulation 9 provides an exemption from the previous concentrate export deadline of December 31, 2024 and sets out the framework for granting concentrate export approvals in certain circumstances in accordance with the provisions of laws and regulations in the energy and mineral resources sector. Based on Regulation 9, on November 5, 2025, AMNT was granted the export permit for copper concentrates valid until April 30, 2026. Pada tanggal 31 Mei 2024, Menteri Keuangan menetapkan PMK No. 38 Tahun 2024 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar (“ PMK 38 ”) yang mengubah PMK No. 71 Tahun 2023, tentang hal yang sama. PMK 38 mengatur mengenai perubahan tarif bea keluar menjadi 7,5% untuk konsentrat tembaga yang berlaku sejak tanggal 3 Juni 2024. AMNT telah memenuhi kewajiban bea keluar sebesar 7,5% sebagaimana ditetapkan dalam PMK 38 untuk periode dari 5 November 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dan untuk periode 6 bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2026. On May 31, 2024, the Minister of Finance issued MOFR No. 38 of 2024 regarding Stipulation of Exported Goods Subject to Export Duty and the Rates of Export Duty (“ MOFR 38 ”) which supersedes MOFR No. 71 of 2023 regarding the same matter . MOFR 38 sets a revised export duty rate of 7.5% for copper concentrate effective from June 3, 2024. AMNT has complied with the export duty requirements of 7.5% as stipulated in MOFR 38 for the period from November 5, 2025 until December 31 , 202 5 and for the six month period ended June 30, 2026.
Page 132
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 125 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) a. Undang-Undang Pertambangan dan Peraturan Terkait Lainnya (lanjutan) a. Mining Law and Related Regulations (continued) Pada tanggal 11 April 2025, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2025 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (“ PP 19 ”) yang menggantikan Peraturan Pemerintah sebelumnya tentang hal yang sama. PP 19 berlaku pada tanggal 26 April 2025 dan mengatur mengenai tarif baru penerimaan negara bukan pajak yang secara umum mengalami kenaikan, diantaranya royalti untuk (i) konsentrat tembaga (berkisar 7,00% -10,00% dari harga jual, sebelumnya 4,00%), (ii) emas (sebagai ikutan konsentrat tembaga) (berkisar 7,00%-16,00% dari harga jual, sebelumnya 3,75%-10,00%), (iii) perak (sebag ai ikutan konsentrat tembaga) (5,00% dari harga jual, sebelumnya 4,00%), (iv) katoda tembaga (berkisar 4,00% -7,00% dari harga jual, sebelumnya 2,00%), (v) emas sebagai logam utama (berkisar 7,00% -16,00% dari harga jual, sebelumnya 3,75% -10,00%), serta (vi) perak sebagai logam utama (5,00% dari harga jual, sebelumnya 3,25%). On April 11, 2025, the Government issued Government Regulation No. 19 of 2025 regarding Types and Tariffs on Non -Tax Government Revenues Applicable to the Ministry of Energy and Mineral Resources (“ GR 19 ”) which supersedes the previous Government Regulation regarding the same matter. GR 19 takes effect on April 26, 2025 and sets updated rates for non -tax government revenues which have generally increased, including royalties for (i) copper concentrate (ranges between 7.00% -10.00% of the selling price, previ ously 4.00%), (ii) gold (as copper concentrate’s by -product) (ranges between 7.00% -16.00% of the selling price, previously 3.75% -10.00%), (iii) silver (as copper concentrate’s by -product) (5.00% of the selling price, previously 4.00%), (iv) copper cathodes (ranges between 4.00% -7.00% of the selling price, previously 2.00%), (v) gold as main metal product (ranges between 7.00% -16.00% of the selling price, previously 3.75% -10.00%), as well as (vi) silver as main metal product (5.00% of the selling price, previously 3.25%). Pada tanggal 17 November 2025, Menteri Keuangan menetapkan PMK No. 80 Tahun 2025 tentang Penetapan Barang Ekspor Berupa Emas yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar (“PMK 80 ”). PMK 80 mengatur mengenai perubahan tarif bea keluar untuk barang emas (sebelumnya nol %) yang berlaku sejak tanggal 23 Desember 2025 sebagai berikut: • Dore dalam bentuk bongkah, ingot, batang tuangan, dan bentuk lainnya sebesar 12,5% - 15%. • Emas atau paduan emas dalam bentuk tidak ditempa berbentuk granules dan bentuk lainnya, tidak termasuk dore sebesar 10% - 12,5%. • Emas atau paduan emas dalam bentuk tidak ditempa berbentuk bongkah, ingot, dan cast bars, tidak termasuk dore sebesar 7,5%-10%. • Minted bars sebesar 7,5%-10%. On November 17, 2025, the Minister of Finance issued MOFR No. 80 of 2025 regarding Stipulation of Exported Gold Subject to Export Duty and the Rates of Export Duty (“ MOFR 80”). MOFR 80 sets a revised export duty rate for gold products (previously nil %) effective from December 23, 2025 as follows: • Dore in the form of lumps, ingots, cast rods, and other forms of 12.5%-15%. • Gold or gold alloys in un wrought form in the form of granules and other forms, excluding dore of 10%-12.5%. • Gold or gold alloys in un wrought form in the form of lumps, ingots, and cast bars, excluding dore of 7.5%-10%. • Minted bars of 7.5%-10%.
Page 133
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 126 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) a. Undang-Undang Pertambangan dan Peraturan Terkait Lainnya (lanjutan) a. Mining Law and Related Regulations (continued) Pada tanggal 11 September 2025, Pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 (“ PP 39 ”) tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. PP 39 mengatur antara lain, ketentuan persyaratan bagi pemegang IUPK untuk dapat memperpanjang masa berlaku IUPK. Grup mengantisipasi kemungkinan penerbitan peraturan pelaksana terkait dengan PP 39. Grup terus memantau peraturan -peraturan dan menganalisis dampaknya terhadap operasional Grup, termasuk kewajiban yang mungkin timbul yang perlu dilaksanakan dalam prosesnya. On September 11, 2025, the Government stipulated Government Regulation No. 39 of 2025 regarding Second Amendment to Government Regulation Number 96 of 2021 (“ GR 39 ”) regarding the Implementation of Mineral and Coal Mining Business Activities. GR 39 introduces provisions, among others, the requirements for IUPK holders for extending the validity period of their IUPK. The Group is anticipating the possibility of the issuance of any implementing regulations related to GR 39. The Group closely monitors the regulations and analyze the impact on the Group’s operations, including any required obligation that may need to be adopted into its processes. b. Undang-Undang Cipta Kerja b. Job Creation Law Pada tanggal 2 November 2020, Undang-Undang Cipta Kerja telah diundangkan. Tujuan dari Undang-Undang Cipta Kerja adalah untuk mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja dengan merampingkan regulasi dan menyederhanakan proses perizinan untuk meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia. Undang -Undang Cipta Kerja mengubah beberapa undang -undang yang berlaku di Indonesia, antara lain, di bidang energi dan sumber daya mineral, kehutanan, penataan ruang, perpajakan dan ketenagakerjaan. Beberapa peraturan pelaksana a tas Undang - Undang Cipta Kerja juga telah diterbitkan. On November 2, 2020, the Job Creation Law has been promulgated. The aim of the Job Creation Law is to bolster investment and create jobs by streamlining regulations and simplifying the licensing process to improve the ease of doing business in Indonesia. The Job Creation Law amends several existing laws in Indonesia among others, in the fields of energy and mineral resources, forestry, spatial planning, taxation and manpower. Several implementation of the Job Creation Law also have been issued. Pada tanggal 30 Desember 2022, Pemerintah mengeluarkan Perpu No. 2/2022 sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi No. 91/PUUXVIII/2020 yang antara lain, memerintahkan perubahan atas Undang-Undang Cipta Kerja dalam jangka waktu maksimal 2 (dua) tahun setelah putusan pada tanggal 25 November 2021. Dalam Perpu No. 2/2022, dilakukan perubahan dan penggantian terhadap Undang-Undang Cipta Kerja, dengan cakupan antara lain, peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berbisnis, ketenagakerjaan, kemudahan berbisnis, dorongan pada riset dan inovasi, pengadaan tanah dan kawasan ekonomi. Dengan diterbitkannya Perpu No. 2/2022 sebagaimana telah ditetapkan menjadi undang -undang melalui Undang-Undang No. 6 tahun 2023 pada 31 Maret 2023, Undang -Undang Cipta Kerja dicabut dan tidak berlaku lagi. On December 30, 2022, the Government enacted Perpu No. 2/2022 as a follow up to the Constitutional Court Decision No. 91/PUUXVIII/ 2020 which, among others, orders amendments to the Job Creation Law within a maximum period of 2 (two) years after the decision was pronounced on November 25, 2021. In Perpu No. 2/2022, amendments and replacements have been made to the Job Creation Law, with the scope, among others, improvement to the investment ecosystem and business activities, employment, ease of doing busin ess, encouragement to research and innovation, land acquisition and economic zones. With the enactment of Perpu No. 2/2022 and established as a law through Law No. 6 of 2023 on March 31, 2023, the Job Creation Law is revoked and no longer valid.
Page 134
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 127 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) b. Undang-Undang Cipta Kerja (lanjutan) b. Job Creation Law (continued) Pada tanggal 31 Oktober 2024, Mahkamah Konstitusi melalui Putusan MK 168 telah melakukan judicial review atas Undang -Undang No. 6 tahun 2023. Putusan MK 168 tersebut mengubah materi pada bagian ketenagakerjaan Undang-Undang No. 6 tahun 2023 yang meliputi tenaga kerja asing, perjanjian kerja, waktu istirahat, pengupahan, dan pemutusan hubungan kerja tenaga kerja di Indonesia. Grup saat ini terus memonitor perkembangan peraturan pelaksana dan/atau putusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang No. 6 tahun 2023 tersebut dan akan mempertimbangkan dampaknya terhadap kegiatan operasional Grup, jika ada. On October 31, 2024, the Constitutional Court of Indonesia issued Constitutional Court Decision 168 following a judicial review of Law No. 6 of 2023. Constitutional Court Decision 168 revises specific provisions in the employment section of Law No. 6 of 2023, affecting provisions on foreign labor, employment contracts, rest periods, wages, and termination procedures for workers in Indonesia. The Group is currently closely monitoring the progress of the implementation and/or Constitutional Court’s decision related to Law No. 6 of 2023 and will consider the impact on the Group’s operations, if any. c. Reklamasi dan Jaminan Pasca Tambang c. Reclamation and Post Mining Guarantee Pada tanggal 20 Desember 2010, Pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010 yang berkaitan dengan kewajiban untuk menyediakan rencana reklamasi, rencana penutupan tambang, dan jaminan reklamasi dan pasca tambang, untuk IUP - Eksplorasi, IUP -Operasi Produksi, dan Pemegang KK (yang relevan). Sehubungan dengan peraturan ini, pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, AMNT telah menempatkan jaminan untuk kewajiban penutupan tambang berupa deposito berjangka (Catatan 5). Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, AMNT telah menempatkan deposito berjangka untuk jaminan kewajiban reklamasi (Catatan 5). On December 20, 2010, the Indonesian Government issued Government Regulation No. 78 of 2010 that mandates the obligation to provide a reclamation plan, post mining plan and reclamation and post -mine guarantees, for holders of IUP -Exploration, IUP -Production Operation, and COW (as applicable). In compliance with this regulation, as of June 30, 2026 and December 31, 2025, AMNT has made mine closure guarantees in the form of time deposits (Note 5). As of June 30, 2026 and December 31, 2025, AMNT has placed t ime deposits for its reclamation guarantee (Note 5). d. Peraturan Lainnya d. Other Regulations Menteri ESDM menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No. 11 Tahun 2018 pada tanggal 19 Februari 2018 tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Pelaporan pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara dan Peraturan Menteri ESDM No. 25 Tahun 2018 pada tanggal 3 Mei 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara. MEMR issued MEMR Regulation No. 11 of 2018 dated February 19, 2018 regarding the Procedure for Granting Mining Concessions, Permits and Reporting in Mineral and Coal Mining Business and MEMR Regulation No. 25 of 2018 dated May 3, 2018 regarding Mineral and Coal Mining Business.
Page 135
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 128 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) d. Peraturan Lainnya (lanjutan) d. Other Regulations (continued) Menteri ESDM menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2020 tanggal 6 Maret 2020 yang mencabut Peraturan Menteri ESDM No. 11 Tahun 2018 yang menambahkan prosedur yang disederhanakan untuk perubahan Rancangan Kerja dan Anggaran Biaya (“ RKAB”) dan pelaporan untuk perubahan dalam komposisi dewan direksi dan komisaris perusahaan tambang. MEMR issued MEMR Regulation No. 7 of 2020 dated March 6, 2020, which revoked MEMR Regulation No. 11 of 2018 by introducing a simplified procedure for amending the Work and Budget Allocation Planning (“ RKAB”) and reporting for changes in the composition of the board of directors and commissioners of mining companies. Menteri ESDM kemudian menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No. 10 Tahun 2023 yang mulai berlaku pada tanggal 8 September 2023 (“Peraturan 10 ”), yang pada dasarnya merevisi beberapa pasal dalam Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2020 tanggal 6 Maret 2020 dan merubah masa perencanaan dan masa berlakunya RKAB. MEMR subsequently issued MEMR Regulation No. 10 of 2023 which came into effect on September 8, 2023 (“Regulation 10 ”), revising several articles within MEMR Regulation No. 7 of 2020 dated March 6, 2020 and regulating the duration of planning and validity of RKAB. Ketentuan Peraturan 10 kemudian dicabut dengan Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 yang mulai berlaku pada tanggal 3 Oktober 2025 sebagaimana terakhir kali diubah dengan Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2026, dimana peraturan tersebut mewajibkan RKAB untuk disusun setiap tahun. The provisions of Regulation 10 were then revoked by the MEMR Regulation No. 17 of 2025 which came into effect on October 3, 2025, as lastly amended by the MEMR Regulation No. 6 of 2026, where the regulation requires the RKAB to be prepared every year. Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2023 tentang penempatan Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam (“ Peraturan 36 ”) dalam rangka upaya meningkatkan cadangan devisa negara dan peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus 2023. Peraturan 36 mewajibkan perusahaan yang memperoleh devisa hasil ekspor sumber daya alam, dengan nilai transaksi lebih dari AS$ 250.000, untuk menempatkan paling sedikit 30% dari devisa hasil ekspornya di Rekening Khusus di Indonesia selama jangka waktu minimum 3 bulan. The Government issued Government Regulation No. 36 of 2023 regarding the Placement of Foreign Exchange Export Proceeds from Activities of Exploitation, Management and/or Processing of Natural Resources (“Regulation 36”) which aims to strengthen the Country’s foreign exchange reserves and this regulation became effective on August 1, 2023. Regulation 36 stipulates the requirements for companies that receive foreign exchange proceeds from natural resource exports for any transactions exceeding US$ 250,000, to place at least 30% of their foreign exchange export proceeds into a Special Bank Account in Indonesia for a minimum period of 3 months.
Page 136
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 129 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) d. Peraturan Lainnya (lanjutan) d. Other Regulations (continued) Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2025 sebagai perubahan atas Peraturan 36 (“ Peraturan 8 ”) yang mengatur bahwa eksportir untuk sektor sumber daya alam (terkecuali minyak bumi dan gas) diwajibkan untuk menempatkan 100% DHE dalam mata uang asing pada sistem keuangan nasional selama 12 bulan di Rekening Khusus pada bank nasional. Peraturan 8 mulai berlaku pada tanggal 1 Maret 2025. Pencairan dana dari rekening DHE sebelum 12 bulan dapat dilakukan untuk keperluan tertentu, dan ketentuan in i kemudian diubah dalam Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2026 yang dijelaskan dalam paragraf berikutnya di bawah ini. The Government issued Government Regulation No. 8 of 2025 as amendment to Regulation 36 (“Regulation 8 ”), which mandates exporters in the natural resources sector (excluding oil and gas) to deposit 100% of their DHE into the national financial system for 12 months in a Special Bank Account in national banks. Regulation 8 became effective on March 1, 2025. Withdrawal of funds from the required DHE account earlier than 12 months is permitted for certain purposes, and these requirements were then amended in th e subsequent Government Regulation No. 2 of 2026 as described in the next paragraph below. Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2026 (“ Peraturan 2”) dan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2026 (“ Peraturan 21”) sebagai perubahan masing -masing kedua dan ketiga atas Peraturan 36 dan mulai berlaku masing-masing pada tanggal 26 Februari 2026 dan 1 Juni 2026. Perubahan peraturan tersebut termasuk DHE yang wajib ditempatkan adalah di Rekening Khusus pada bank devisa yang merupakan badan usaha milik negara. Disamping itu, pencairan dana dan pengunaannya dari rekening DHE sebelum 12 bulan dapat dilakukan untuk keperluan tertentu termasuk: (i) pembayaran dalam valuta asing untuk kewajiban pajak, pendapatan negara bukan pajak dan kewajiban lainnya kepada Pemerintah, (ii) pembayaran dividen dalam valuta a sing, (iii) pembayaran untuk pengadaan barang berupa bahan baku, bahan penolong atau barang modal dan jasa dalam bentuk valuta asing, (iv) pembayaran kembali atas pinjaman untuk pengadaan barang modal dan modal kerja dalam valuta asing, dan/atau (v) penukaran ke Rupiah di bank devisa yang merupakan badan usaha milik negara dimana jumlah penukaran tersebut maksimum 50% dari jumlah DHE. AMNT telah memenuhi ketentuan penempatan DHE yang diwajibkan tersebut. The Government issued Government Regulation No. 2 of 2026 (“ Regulation 2”) and Government Regulation No. 21 of 2026 (“ Regulation 21 ”) as second and third amendments, respectively, to Regulation 36 and became effective on February 26, 2026 and June 1, 2026, respectively. The amendments include the requirement to deposit the DHE into a Special Bank Account in state - owned foreign exchange banks . In addition, withdrawal and use of funds from the required DHE account earlier than 12 months is permitted for certa in purposes which include: (i) foreign currency payments for tax obligations, non -tax Government revenue, and other obligations to the Government, (ii) dividend payments in foreign currency, (iii) payments for procurement for raw materials, auxiliary materials or capital goods and services in foreign currency, (iv) repayments of loan for capital goods procurement and working capital in foreign currency, and/or (v) conversions into Rupiah in state -owned foreign exchange banks whereby such conversions are not more than 50% of the DHE amount. AMNT has complied with these DHE placement requirements. Grup terus memantau peraturan -peraturan dan menganalisis dampaknya terhadap operasional Grup, termasuk kewajiban yang mungkin timbul yang perlu dilaksanakan dalam prosesnya. The Group closely monitors the regulations and analyze the impact on the Group’s operations, including any required obligation that may need to be adopted into its processes.
Page 137
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 130 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) e. Fasilitas NCL e. NCL Facilities AMNT - Bank Mandiri AMNT - Bank Mandiri Pada tanggal 8 November 2019, AMNT menandatangani perjanjian NCL dengan Bank Mandiri dengan limit fasilitas sebesar AS$ 100.000. Fasilitas NCL ini berakhir pada tanggal 15 Juli 2022. Fasilitas ini telah diubah beberapa kali dengan perubahan terakhir pada tanggal 15 Juli 2025 untuk meningkatkan limit fasilitas ini menjadi AS$ 160.000 dan tanggal 24 Juli 2026 untuk memperpanjang periode fasilitas sampai dengan 15 Juli 202 7. Pada tanggal 30 Juni 2026, jumlah fasilitas NCL yang telah digunakan oleh AMNT adalah sebesar AS$ 39.616 dalam bentuk Standby LC untuk pemasok AMNT. On November 8, 2019, AMNT entered into an NCL agreement with Bank Mandiri with a facility limit of US$ 100,000. The facility matured on July 15, 2022. This facility agreement was amended several times with the latest made on July 15, 202 5 to increase the facility limit to US$ 160,000 and on July 24, 2026 for extending the facility period until July 15, 202 7. As of June 30, 2026, AMNT had utilized US$ 39,616 of this NCL facility in the form of Standby LC for AMNT’s suppliers. AMNT - BRI AMNT - BRI Pada bulan Desember 2022, AMNT menandatangani perjanjian NCL dengan BRI. Dengan limit fasilitas sebesar AS$ 50.000. Fasilitas NCL ini berakhir pada tanggal 29 Desember 2023. Fasilitas ini telah diubah beberapa kali dengan perubahan terakhir pada tanggal 3 Juni 2026 untuk memperpanjang periode fasilitas sampai tanggal 7 September 2026. Pada tanggal 30 Juni 2026, jumlah fasilitas NCL yang telah digunakan oleh AMNT adalah sebesar AS$ 29.920 dalam bentuk Standby LC untuk pemasok AMNT. In December 2022, AMNT entered into an NCL agreement with BRI with a limit of US$ 50,000. The facility matured on December 29, 2023. This facility agreement was amended several times with the latest one made on June 3 , 202 6 extending the facility period to September 7, 2026. As of June 30 , 202 6, AMNT had utilized US$ 29,920 of this NCL facility in the form of Standby LC for AMNT’s suppliers. Jaminan untuk fasilitas NCL Bank Mandiri dan BRI setingkat pari passu dengan jaminan untuk fasilitas pinjaman dan pembiayaan AMNT (Catatan 17). The collateral for the NCL facilities with Bank Mandiri and BRI ranks pari passu with the collateral for AMNT’s loan and financing facilities (Note 17). AMIN AMIN Pada bulan Mei 2022, AMIN memperoleh fasilitas LC yang merupakan bagian dari Fasilitas Pinjaman Berjangka I AMIN (Catatan 17) dengan limit fasilitas LC sebesar sampai dengan AS$ 15.000. Fasilitas LC ini akan berakhir pada tanggal jatuh tempo Fasilitas Pinjaman Berjangka I AMIN. Pada tanggal 3 0 Juni 2026, jumlah fasilitas LC yang digunakan oleh AMIN adalah sebesar AS$ 1.320. In May 2022, AMIN obtained an LC facility as part of the AMIN Term Loan Facility I (Note 17) with a limit of up to US$ 15,000. The LC facility will mature on the same date as the AMIN Term Loan Facility I. As of June 30, 2026, the amount of this LC facility utilized by AMIN was US$ 1,320.
Page 138
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 131 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) f. Perjanjian Penyediaan Barang dan Jasa f. Goods and Services Supply Agreements Pihak lawan/ Tanggal perjanjian/ Masa akhir kontrak/ Counterparties Jenis perjanjian/Agreement type Agreement date Contract period end PT Orica Jasa peledak/Explosives services 1 Januari 2018/ 31 Desember 2027/ Mining Services January 1, 2018 December 31, 2027 PT Pindad (Persero) Kontrak pembelian produk dan aksesoris 1 Januari 2018/ 31 Desember 2027/ peledak/Explosive product and January 1, 2018 December 31, 2027 accessories purchase contract PT Trakindo Utama Perbaikan dan pemeliharaan dan sewa 29 November 2018/ 30 Juni 2029/ peralatan berat/Repair and maintenance November 29, 2018 June 30, 2029 and heavy equipment rental PT Vector Utama Kontrak pemulihan korosi struktural/ 12 September 2019/ 31 Desember 2026/ Indonesia Corrosion structural remediation September 12, 2019 December 31, 2026 contract MPSS Perjanjian sewa, pengoperasian dan 28 Februari 2020/ 20 tahun dari tanggal pemeliharaan solar photovoltaik/ February 28, 2020 Berita Acara The lease, operation and Pengoperasian maintenance of solar photovoltaic Solar Photovoltaik/ agreement 20 years from the date of Minutes of Solar Photovoltaic Operation PT Merah Putih Penyedia bahan bakar diesel/Diesel 1 Maret 2020/ 31 Mei 2030/ Petroleum fuel supply March 1, 2020 May 31, 2030 MLS Jasa tenaga kerja/Labour services 1 September 2020/ 31 Agustus 2030/ September 1, 2020 August 31, 2030 China Nonferrous Perjanjian penyediaan peralatan dan 10 Desember 2021/ Akhir tanggal akseptasi Metal Industry’s material/Equipment and material December 10, 2021 (di luar periode Foreign Engineering supply agreement garansi)/End of and Construction acceptance date Co., Ltd. (exclude warranty period) PT Pengembangan Perjanjian EPC untuk Smelter/ 10 Desember 2021/ Akhir tanggal akseptasi Industri Logam EPC agreement for Smelter December 10, 2021 (di luar periode garansi)/End of acceptance date (exclude warranty period) Bridgestone Kontrak pembelian ban OTR 1 Januari 2022/ 31 Desember 2027/ Corporation dan Earthmover/OTR and Earthmover January 1, 2022 December 31, 2027 tire purchase contract
Page 139
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 132 - 33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued) f. Perjanjian Penyediaan Barang dan Jasa (lanjutan) f. Goods and Services Supply Agreements (continued) Pihak lawan/ Tanggal perjanjian/ Masa akhir kontrak/ Counterparties Jenis perjanjian/Agreement type Agreement date Contract period end Goodyear Kontrak pembelian ban Goodyear/ 1 Januari 2022/ 31 Desember 2026/ Earthmover Pty Ltd Goodyear tire purchase contract January 1, 2022 December 31, 2026 PT Krakatau Perjanjian pembelian air desalinasi dan 7 April 2022/ 30 tahun dari tanggal Tirta Industri air demineralisasi/Desalination water April 7, 2022 pengiriman produk and demineralized water product pertama/30 years purchase agreement from scheduled first delivery of product date PT JGC Indonesia Perjanjian EPC/EPC agreement 29 April 2022/ Akhir tanggal akseptasi April 29, 2022 (di luar periode garansi)/End of acceptance date (exclude warranty period) PT Jurong Perjanjian EPC/EPC agreement 26 Agustus 2022/ 31 Desember 2026/ Engineering Lestari August 26, 2022 December 31, 2026 PT ISS Kontrak jasa camp dan katering/ 1 September 2022/ 31 Desember 2028/ Indonesia Camp and catering services contract September 1, 2022 December 31, 2028 PT Adaro Indonesia Kontrak pembelian batubara/Coal 1 Oktober 2022/ 30 September 2026/ purchase contract October 1, 2022 September 30, 2026 Macmahon Kontrak jasa pertambangan dan sewa/ 20 Februari 2023/ Umur tambang Batu Indonesia Mining and leasing services contract February 20, 2023 Hijau/Batu Hijau life of mine PT JGC Indonesia Perjanjian EPC untuk Proyek LNG/ 15 Agustus 2023/ Akhir tanggal akseptasi EPC agreement for LNG Project August 15, 2023 (di luar periode garansi)/End of acceptance date (exclude warranty period) PT Pengembangan Perjanjian konstruksi untuk processing 10 Agustus 2024/ Akhir tanggal akseptasi Industri Logam plant/Construction agreement for August 10, 2024 (di luar periode processing plant garansi)/End of acceptance date (exclude warranty period) PT Pertamina Perjanjian jual-beli LNG/LNG sales 20 Desember 2024/ 31 Desember 2027/ (Persero) and purchases agreement December 20, 2024 December 31, 2027
Page 140
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 133 - 34. ASET DAN LIABILITAS MONETER BERSIH DALAM MATA UANG ASING 34. NET MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES Berikut adalah posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Grup: The following table shows the Group’s monetary assets and liabilities in foreign currencies: 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, 2026 December 31, 2025 Mata uang asing Mata uang asing (dalam ribuan)/ (dalam ribuan)/ Foreign Ekuivalen/ Foreign Ekuivalen/ currency Equivalent currency Equivalent (in thousand) AS$/US$ (in thousand) AS$/US$ Aset Assets Cash and Kas dan setara kas IDR 4,419,699,264 247,519 4,212,869,370 251,035 cash equivalents EUR 3,597 4,102 3 4 AUD 209 144 410 275 Kas yang dibatasi penggunaannya IDR 1,047,200,832 58,647 1,138,860,084 67,862 Restricted cash EUR 9,885 11,271 5,511 6,487 Piutang usaha IDR 1,059,242,717 59,320 718,622,022 42,821 Trade receivables Aset lainnya IDR 2,288,299,968 128,153 2,170,869,174 129,357 Other assets CNY 20,155 2,967 17,483 2,501 EUR 1,874 2,137 1,620 1,907 Piutang pajak lainnya IDR 5,667,422,976 317,396 7,091,334,792 422,556 Other tax receivables Jumlah Aset 831,656 924,805 Total Assets Liabilitas Liabilities Utang usaha IDR 3,215,347,776 180,071 3,459,743,556 206,158 Trade payables AUD 3,841 2,649 8,310 5,573 EUR 2,106 2,402 2,082 2,451 CNY 5,074 747 24,243 3,468 SGD 290 224 159 124 GBP 136 179 174 235 CAD 23 16 - - INR 379 4 379 4 Beban akrual IDR 10,792,182 604 177,418,501 10,572 Accrued expenses Utang pajak IDR 423,955,008 23,743 469,157,592 27,956 Tax payables Pinjaman bank jangka pendek IDR 1,250,973,504 70,059 1,628,100,000 97,015 Short term bank loan Pinjaman bank jangka panjang IDR 23,680,537,920 1,326,195 38,616,909,162 2,301,091 Long term bank loan Liabilitas imbalan kerja IDR 172,810,368 9,678 147,849,420 8,810 Employee benefit liabilities Liabilitas lainnya IDR 491,289,984 27,514 491,058,102 29,261 Other liabilities Jumlah Liabilitas 1,644,085 2,692,718 Total Liabilities Liabilitas bersih (812,429) (1,767,913) Net liabilities
Page 141
PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain) Notes to the Interim Consolidated Financial Statements June 30, 2026 and December 31, 2025 (Expressed in Thousands of United States Dollars, Unless Otherwise Stated) - 134 - 35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 35. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD a. Pada bulan Agustus 2026 , AMNT menandatangani perjanjian Fasilitas Modal Kerja sebesar AS$ 25.000 dengan PT Bank ICBC Indonesia yang berlaku selama tiga tahun dan tanggal berlaku fasilitas ini adalah sampai dengan 28 Agustus 2029. Suku bunga tahunan untuk fasilitas ini adalah berdasarkan compounded daily SOFR tiga bulan ditambah marjin bank. Pada bulan September 2026, AMNT telah melakukan penarikan atas seluruh fasilitas tersebut. a. In August 2026 , AMNT entered into a US$ 25,000 Working Capital Facility agreement with PT Bank ICBC Indonesia for a three-year term with a facility availability date until August 28, 202 9. The interest rate per annum is based on three month compounded daily SOFR plus a bank margin. In September 2026, AMNT fully drew down the facility. b. Pada bulan Agustus 2026 , AMNT dan kreditur menandatangani pemberitahuan fasilitas inkremental berkaitan dengan Fasilitas Pinjaman Berjangka VIII AMNT (Catatan 17) dimana jumlah komitmen pinjaman ditingkatkan sebesar AS$ 50.000. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian interim Perusahaan, belum dilakukan penarikan pinjaman atas tambahan komitmen pinjaman tersebut. b. In August 2026 , AMNT and a lender signed an incremental facility notice with respect to the AMNT Term Loan Facility VIII (Note 17) of which the loan commitment amount was increased in an amount of US$ 50,000. As of the date of completion of the Company’s interim consolidated financial statements, no drawdown was made yet for this additional loan commitment. c. Pada bulan September 2026, AMNT melakukan penarikan atas Fasilitas Modal Kerja dengan Bank UOB (Catatan 16) sebesar AS$ 42.194. c. In September 2026, AMNT drew down US$ 42,194 from the Working Capital Facility with Bank UOB (Note 16). *****