Interim report
Page 1
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT. INDIKA ENERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)/ AS OF SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED)
Page 2
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK PT. INDIKA ENERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS Halaman/ Page SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT LETT ER LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN – Tanggal 30 September 2025 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2024 dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025 dan 2024 (tidak diaudit) CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS – As of September 30, 2025 (unaudited) and December 31, 2024 and for the nine-month periods ended September 30, 2025 and 2024 (unaudited) Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 Consolidate d Statements of Financial Position Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3 Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4 Consolidated Statements of Changes in Equity Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Cash Flows Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 Notes to Consolidated Financial Statements
Page 5
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK PT. INDIKA ENERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) DAN 31 DESEMBER 2024 AND DECEMBER 31, 2024 30 September/ 31 Desember/ Catatan/ September 30, December 31, Notes 2025 2024 US$ US$ ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 5 477.207.910 455.00 9.407 Cash and cash equivalents Aset keuangan lainnya - jatuh tempo dalam satu tahun 6 25.394.469 122.309.017 Other financial assets - current maturities Piutang usaha 7 Trade accounts receivable Pihak berelasi 52 78.146.763 69.251.806 Related parties Pihak ketiga - setelah dikurangi Third parties - net of allowance cadangan kerugian kredit sebesar for credit losses of US$ 708,188 US$ 708.188 tanggal 30 September 2025 as of September 30, 2025 (December 31, 2024: (31 Desember 2024: US$ 772.948) 304.320.971 300.897.924 US$ 772,948) Aset kontrak 8 61.259.338 66.150.926 Contract asset Piutang lain-lain yang jatuh tempo dalam satu tahun 9 Current maturities of other accounts receivable Pihak berelasi 52 - 1.288.616 Related parties Pihak ketiga 9.517.706 22.080.058 Third parties Persediaan 10 50.657.510 51.659.858 Inventories Pajak dibayar dimuka 11 58.749.434 9 2.682.494 Prepaid taxes Aset biologis 12 716.577 739.544 Biological assets Aset lancar lainnya 13 104.210.185 89.5 68.684 Other current assets 1.170.180.863 1.271.638.334 Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual 22 1.933.660 - Non-current assets held-for-sale Jumlah Aset Lancar 1.172.114.523 1.271.638.334 Total Current Assets ASET TIDAK LANCAR NONCURRENT ASSETS Aset keuangan lainnya - setelah dikurangi bagian Other financial assets - net of current yang jatuh tempo dalam satu tahun 6 62.777.467 61.144.605 maturities Piutang lain-lain setelah dikurangi bagian 9 Other accounts receivable - net of yang jatuh tempo dalam satu tahun current maturities Pihak berelasi 52 17.550.384 16.815.497 Related parties Pihak ketiga 12.239.923 5.393.812 Third parties Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama 14 266.956.384 267.972.941 Investments in associates and joint ventures Klaim pengembalian pajak 15 20.910.559 24.796.551 Claims for tax refund Aset eksplorasi dan evaluasi 16 135.474.796 114.939.193 Exploration and eva luation assets Properti pertambangan 17 7.102.347 6.194.766 Mining properties Tanaman produktif 20 4.382.866 12.457.637 Bearer plants Aset tetap 21 424.966.608 390.205.566 Property, plant and equipment Aset hak-guna 23 18.954.531 12.806.64 6 Right-of-use assets Aset tidak berwujud 24 36.619.444 37 .522.199 Intangible assets Goodwill 25 650.709.908 650.080.866 Goodwill Uang jaminan 3.044.462 2.307.966 Refundable deposits Aset pajak tangguhan 47 17.177.738 17 .725.031 Deferred tax assets Uang muka dan aset tidak lancar lainnya 19 96.063.660 70.762.199 Advance s and other noncurrent assets Jumlah Aset Tidak Lancar 1.774.931.077 1. 691.125.475 Total Noncurrent Assets JUMLAH ASET 2.947.045.600 2.962.763.809 TOTAL ASSETS Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the co nsolidated financial statements. - 1 -
Page 6
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK PT. INDIKA E NERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPT EMBER 30, 2025 (UNAUDITED) DAN 31 DESEMBER 2024 AND DECEMBER 31, 2024 30 September/ 31 Desember/ Catatan/ September 30, December 31, Notes 2025 2024 US$ US$ LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Pinjaman jangka pendek 27 30.196.031 70.004.194 Short-term loans Utang usaha 28 Trade accounts payable Pihak berelasi 52 5.150.900 3.882.04 2 Related parties Pihak ketiga 294.533.570 298.257.720 Third parties Liabilitas kontrak 8 3.465.679 3.065 .239 Contract liabilities Utang pajak 29 18.069.290 13.183.307 Taxes payable Utang lain-lain kepada pihak ketiga dan biaya Other accounts payable to third parties and masih harus dibayar 30 118.635.900 120. 365.248 accrued expenses Uang muka dari pihak ketiga 5.201.795 10.090.138 Advances from third p arties Utang dividen 39 975.540 - Dividends payable Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Current maturities of long-term liabilities Pinjaman jangka panjang 31 Long-term loans Pihak berelasi 52 585.295 21.738 Related parties Pihak ketiga 73.332.489 56.892.368 Third parties Liabilitas sewa 33 8.569.787 8.867.1 64 Lease liabilities Utang obligasi - bersih 34 17.571.566 6.512.538 Bonds payable - net Jumlah Liabilitas Lancar 576.287.842 591.141.696 Total Current Liabilities LIABILITAS JANGKA PANJANG NONCURRENT LIABILITIES Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Long-term liabilities - net of current maturities Pinjaman jangka panjang 31 Long-term loans Pihak berelasi 52 - 1. 054.663 Related party Pihak ketiga 450.027.528 445.004.953 Third parties Pinjaman yang dapat dikonversikan 32 29.087.286 28.528.752 Convertible l oans Liabilitas sewa 33 8.197.441 4.234.1 58 Lease liabilities Utang obligasi - bersih 34 448.639.440 447.680.894 Bonds payable - net Utang jangka panjang lainnya - pihak ketiga 510.924 2.370.068 Othe r long-term liability - third party Provisi rehabilitasi tambang, penutupan Provision fo r mine rehabilitation, mine closure tambang dan pembongkaran 35 44.005.706 43.105.706 and decommissioning Liabilitas pajak tangguhan 47 8.471.622 9.486.823 Deferred tax liabili ties Liabilitas derivatif 26, 32 20.817.419 9.294.353 Derivative liabilities Imbalan kerja 36 26.403.242 25.674.80 8 Employee benefits Jumlah Liabilitas Tidak Lancar 1.036.160.608 1.016.435.178 Total Noncurrent Liabi lities Jumlah Liabilitas 1.612.448.450 1.607.576.874 Total Liabilities EKUITAS EQUITY Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham Capital stock - Rp 100 par value per share Modal dasar - 17.000.000.000 saham Authorized - 17,000,000,000 shares Modal ditempatkan dan disetor dan saham treasuri Subscribed and paid-up and treasury shares - 5.210.192.000 saham pada 30 September 2025 - 5,210 ,192,000 shares as of September 30, 2025 (31 Desember 2024: 5.210.192.000 saham) 37 56.892.154 56.892.154 (Decemb er 31, 2024: 5,210,192,000 shares) Tambahan modal disetor 38 253.826.135 2 53.826.135 Additional paid-in capital Komponen ekuitas lainnya 5.412.128 13.969.827 Other components of equity Saham treasuri 1c (359.945) (359.9 45) Treasury shares Saldo laba Retained earnings Dicadangkan 59 11.378.431 11.378.431 Appropriated Tidak dicadangkan 865.243.346 869.806.121 Unappropriated Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan Total equity attributable to owners kepada pemilik entitas induk 1.192.392.249 1.205.512.723 of the Company Kepentingan non-pengendali 39 142.204.901 149.674.212 Non-controlling intere sts Jumlah Ekuitas 1.334.597.150 1.355.186.935 Total Equity JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 2.947.045.600 2.962.763.809 TOTAL LIABILITIES AND E QUITY Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the co nsolidated financial statements. - 2 -
Page 7
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK PT. INDIKA ENERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATE MENTS OF PROFIT OR LOSS KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENS IVE INCOME UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR FOR THE N INE-MONTH PERIODS ENDED 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK AUDIT) SEPTEMBER 3 0, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) Catatan/ Notes 2025 2024 US$ US$ PENDAPATAN 40,52 1.442.963.864 1.784.167.627 REVENUES BEBAN POKOK KONTRAK DAN PENJUALAN 41,52 (1.249.224.665) (1.514.774.273) COST OF CONTRACTS AND GOODS SOLD LABA KOTOR 193.739.199 269.393.354 GROSS PROFIT Bagian laba bersih entitas asosiasi dan Equity in ne t profit of associates and ventura bersama 14 8.654.331 14.445.558 joint ventures Bagian rugi bersih ventura bersama - - Equity in ne t loss of joint venture entity Amortisasi aset tidak berwujud 24 (1.123.614) (981.258) Amortization of intangi ble assets Beban penjualan, umum dan administrasi 42 (112.761.95 5) (133.146.323) Selling, general and administrative expenses Pendapatan investasi 43,52 20.033.167 16.40 1.114 Investment income Beban keuangan 44,52 (53.395.326) (71.757.86 8) Finance costs Beban pajak final 46 (5.597.154) (5.834.61 7) Final tax Kerugian penurunan nilai - (2.077.946) Impairment loss Lain-lain - bersih 45 (2.789.980) 8.771.27 8 Others - net LABA SEBELUM PAJAK 46.758.668 95.213.292 PROFIT BEFORE TAX BEBAN PAJAK 47 (32.769.361) (42.882.722) INCOME TAX EXPENSE LABA BERSIH PERIODE BERJALAN 13.989.307 52 .330.570 PROFIT FOR THE PERIOD PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHEN SIVE INCOME (LOSS) Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: Item that will not be reclassified subsequently t o profit or loss: Pengukuran kembali atas kewajiban imbalan pasti 36,3 9 54.095 217.596 Rem easurement of defined benefits obligation Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: Item s that may be reclassified subsequently to profit or loss: Akumulasi selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 39 279.423 146.612 Cumulative translation adjustments Kerugian yang belum direalisasi atas instrumen keuangan derivatif Unrealized loss o n derivative financial instrument (hedging reserve) 14,26,39 (13.028.384) (7.517.105) (hedging reserve) Kerugian yang belum direalisasi atas investasi pada nilai wajar melalui Unrealized loss on investment stated at fair penghasilan komprehensif lainnya 39 (319.778) (3.272.793) value through other c omprehensive income Jumlah penghasilan komprehensif lain periode Total o ther comprehensive income for the period, berjalan setelah pajak (13.014.644) (10.425 .690) net of tax JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR PERIODE BERJALAN 974.663 41.904.880 THE PERIOD LABA PERIODE BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: PROFIT FOR THE PERIOD ATTRIBUT ABLE TO: Pemilik entitas induk 48 479.123 34.40 8.565 Owners of the Company Kepentingan non-pengendali 39 13.510.184 17 .922.005 Non-controlling interests Jumlah 13.989.307 52.330.570 Tot al JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE PERIOD PERIODE BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: AT TRIBUTABLE TO: Pemilik entitas induk (8.078.576) 29.458 .171 Owners of the Company Kepentingan non-pengendali 39 9.053.239 1 2.446.709 Non-controlling interests Jumlah 974.663 41.904.880 T otal LABA PER SAHAM 48 EARNINGS PER SHARE Dasar 0,0001 0,0066 Basic Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the co nsolidated financial statements. - 3 -
Page 8
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK , PT. INDIKA ENERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATE D STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR FOR THE N INE-MONTH PERIODS ENDED 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) Keuntungan (kerugian) Pengukuran kembali Akumulasi keuntu ngan Selisih nilai yang belum atas program imbalan (kerugian) yang belum t ransaksi direalisasi atas Akumulasi pasti sesuai dengan direal isasi atas investasi ekuitas dengan instrumen keuangan selisih kurs PSAK 24, pada nilai waja r melalui kepentingan derivatif Modal lain-lain - penjabaran Imbalan Kerja/ penghasila n komprehensif non-pengendali/ Ekuitas yang dapat Tambahan (hedging reserve )/ opsi saham laporan Remeasurement of lainnya/ Cumulative Difference in value diatribusikan kepada modal Unrealized gain (loss) karyawan/ keuangan/ defined benefits unrealized gain (loss) on of equity pemilik entitas induk/ Kepentingan disetor/ on derivative Other capital - Cumulative liability in accordance investment stated at fair transactions wi th Ekuitas Equity attributable non-pengendali/ Catatan/ Modal disetor/ Additional Saham Treasuri/ financial instrument employee translation with PSAK 24, value through other non-controlling lainnya/ Dicadangkan/ Tidak dicadangkan/ to owners of Non-controlling Jumlah ekuitas/ Notes Capital stock paid-in capital Treasuri shares (h edging reserve) stock option adjustments Employee Bene fits comprehensive income interests Other equity Approp riated Unappropriated the Company interests Total equit y US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ Saldo per 1 Januari 2024 56.892.154 253.826.135 (359.945) 4.642.549 7.816.296 (2.230.664) 3.245.833 10.789.513 (2.087.585) (34.285.087) 11.378.431 923.214.754 1.232.842.384 144.295.066 1.377.137.450 Balance as of January 1, 2024 Laba bersih periode berjalan - - - - - - - - - - - 34.408.565 34.408.565 17.922.005 52.330.570 Profit for the period Penghasilan (rugi) komprehensif lain Other comprehensive income (loss) Pengukuran kembali atas Remeasurement of defined benefits kewajiban manfaat pasti 36,39 - - - - - - 217.596 - - - - - 217.596 - 217.596 obligation Kerugian yang belum direalisasi Unrealized loss on derivative atas instrumen keuangan financial instrument (hedging derivatif (hedging reserve) 14,26,39 - - - (2.431.156) - - - - - - - - (2.431.156) (5.085.949) (7.517.105) reserve) Akumulasi selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 39 - - - - 535.959 - - - - - - 535.959 (389.347) 146.612 Cumulative translation adjustments Kerugian yang belum direalisasi atas investasi pada nilai wajar Unrealized loss on investment melalui penghasilan komprehensif stated at fair value through other lainnya 39 - - - - - - - (3.272.793) - - - - (3.272.793) - (3.272.793) comprehensive income Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif - - - (2.431.156) - 535.959 217.596 (3.272.793) - - - 34.408.565 29.458.171 12.446.709 41.904.880 Total comprehensive income (loss) Akuisisi saham di GSI 1,39 - - - - - - - - - - - - 1.602.419 1.602.419 Acquisition of shares in GSI Penurunan investasi IPA 1,39 - - - - - - - - 837.613 - - 837.613 605.661 1.443.274 Decrease of investment in IPA Divestasi entitas anak 33.492.429 - (33.492.429) - (548.408) (548.408) Divestment of subsidiary Dividen entitas anak 39 - - - - - - - - - - - - - (21.390.869) (21.390.869) Dividends of subsidiaries (30.000.000) (30.000.000) - (30.000.000) Dividend Dividen 59 Saldo per 30 September 2024 56.892.154 253.826.135 (359.945) 2.211.393 7.816.296 (1.694.705) 3.463.429 7.516.720 (2.087.585) 44.955 11.378.431 894.130.890 1.233.138.168 137.010.578 1.370.148.746 Balance as of September 30, 2024 Saldo per 1 Januari 2025 56.892.154 253.826.135 (359.945) 5.228.130 7.816.296 (6.145.127) 4.043.666 7.276.646 (4.294.739) 44.955 11.378.431 869.806.121 1.205.512.723 149.674.212 1.355.186.935 Balance as of January 1, 2025 Laba bersih periode berjalan - - - - - - - - - - - 479.123 479.123 13.510.184 13.989.307 Profit for the period Penghasilan (rugi) komprehensif lain Other comprehensive income (loss) Pengukuran kembali atas Remeasurement of defined benefits kewajiban manfaat pasti 36,39 - - - - - - 54.095 - - - - - 54.095 - 54.095 obligation Kerugian yang belum Unrealized loss on derivative direalisasi atas instrumen keuangan financial instrument (hedging derivatif (hedging reserve) 14,26,39 - - - (7.636.494) - - - - - - - - (7.636.494) (5.391.890) (13.028.384) reserve) Akumulasi selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 39 - - - - - (655.522) - - - - - - (655.522) 934.945 279.423 Cumulative translation adjustments Kerugian yang belum direalisasi atas investasi pada nilai wajar Unrealized loss on investment melalui penghasilan komprehensif stated at fair value through other lainnya 39 - - - - - - - (319.778) - - - - (319.778) - (319.778) comprehensive income Jumlah penghasilan komprehensif - - - (7.636.494) - (655.522) 54.095 (319.778) - - - 479.123 (8.078.576) 9.053.239 974.663 Total comprehensive income Dividen entitas anak 39 - - - - - - - - - - - (16.522.550) (16.522.550) Dividends of subsidiaries Dividen 59 - - - - - - - - - - - (5.041.898) (5.041.898) - (5.041.898) Dividend Saldo per 30 September 2025 56.892.154 253.826.135 (359.945) (2.408.364) 7.816.296 (6.800.649) 4.097.761 6.956.868 (4.294.739) 44.955 11.378.431 865.243.346 1.192.392.249 142.204.901 1.334.597.150 Balance as of September 30, 2025 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated fin ancial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements. Komponen Ekuitas Lainnya/Other Components of Equity Saldo laba/ Retained earnings - 4 -
Page 9
PT. INDIKA ENERGY Tbk DAN ENTITAS ANAK PT. INDIKA ENERGY Tbk AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) 2025 2024 US$ US$ ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Penerimaan kas dari pelanggan 1.425.012.903 1.731.003.883 Cash receipts from customers Pengeluaran kas kepada pemasok (1.033.230.303) (1.214.233.851) Cash paid to suppliers Pengeluaran kas kepada direktur, komisaris dan karyawan (90.808.440) (83.538.137) Cash paid to directors, commissioners and employees Pembayaran royalti kepada Pemerintah (215.579.634) (368.121.307) Payments of royalty to Government Kas yang diperoleh dari operasi 85.394.526 65.110.588 Cash generated from operations Penerimaan klaim pengembalian pajak 51.600.880 29.902.383 Receipt from claims for tax refund Penghasilan bunga 14.517.746 15.871.129 Interest received Pembayaran beban keuangan (46.883.738) (57.689.627) Finance costs paid Pembayaran klaim pengembalian pajak - (8.442.566) Payment of claims for tax refund Pembayaran pajak penghasilan dan pajak lainnya (73.827.907) (97.254.736) Income and other taxes paid Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 30.801.507 (52.502.829) Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Pencairan aset keuangan lainnya 184.502.391 319.616.173 Withdrawal of other financial assets Hasil penjualan aset tetap dan asset tidak lancar Proceeds from sale of property, plant and equipment and non-current yang dimiliki untuk dijual 39.170 13.558.569 assets held-for-sale Penerimaan dividen 3.805.000 3.007.674 Dividends received Penerimaan pengembalian piutang lain-lain dari pihak berelasi 1.288.616 3.340.000 Proceeds from repayment of other accounts receivable from related parties Payment for exploration and evaluation assets and properti pertambangan dan aset tetap (45.729.958) (55.467.936) mining property and property and equipment Akuisisi entitas anak, setelah dikurangi dengan kas yang diperoleh (2.474.941) (13.164.350) Acquisition of subsidiaries net off cash acquired Perolehan aset tidak berwujud (714) (1.016.909) Acquisition of intangible assets Penerimaan bersih dari divestasi entitas anak, setelah biaya transaksi 277.511 200.996.448 Net proceed from divestment of subsidiaries, net of transaction costs Penerimaan uang muka dan aset tidak lancar lainnya 2.094.315 - Proceeds of advances and other noncurrent assets Pembayaran uang muka dan aset tidak lancar lainnya (12.821.129) (18.391.093) Payment of advances and other noncurrent assets Penempatan aset keuangan lainnya (89.108.436) (265.518.927) Placement of other financial assets Kenaikan investasi di entitas asosiasi - (1.274.554) Increase in investments in associates Kenaikan piutang lain-lain dari pihak berelasi - (123.167) Increase of other accounts receivable from related party Likuidasi entitas asosiasi - 48.147 Liquidation of an associate entity Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Investasi 41.871.825 185.610.075 Net Cash Provided by Investing Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Penerimaan bersih pinjaman jangka pendek, pinjaman yang dapat Net proceeds of short-term loans, convertible loan and dikonversikan dan utang jangka panjang, setelah biaya transaksi 306.650.154 524.874.079 long-term loans, net off loan issuance costs Penerimaan dari penerbitan saham baru - 1.443.274 Proceed from issuance of new shares Penerimaan bersih dari penerbitan utang obligasi, Net proceeds from issuance of bonds payable, setelah biaya emisi obligasi - 450.669.267 net off with bond issuance cost Pembayaran utang obligasi dan premi - (629.368.753) Payments of bonds payable and premium Pembayaran dividen entitas anak kepada Payment of dividends by subsidiaries to kepentingan non-pengendali (15.547.010) (17.340.894) non-controlling interests Pembayaran dividen (5.041.898) (30.000.000) Dividend payment Pembayaran pinjaman jangka pendek, utang jangka Payments of short-term loans, long-term loans panjang dan sewa pembiayaan (331.368.130) (175.263.592) and lease liabilities Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (45.306.884) 125.013.381 Net Cash Provided by (Used in) Financing Activities KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 27.366.448 258.120.627 NET INCREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS CASH AND CASH EQUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 455.009.407 449.204.420 AT BEGINNING OF PERIOD Pengaruh perubahan kurs mata uang asing (5.167.945) (978.253) Effects of changes in foreign exchange rate CASH AND CASH EQUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 477.207.910 706.346.794 AT END OF PERIOD Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements. Pembayaran aset eksplorasi dan evaluasi dan - 5 -
Page 10
- 6 - PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) 1. UMUM 1. GENERAL a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information PT. Indika Energy Tbk. (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 31 tanggal 19 Oktober 2000 oleh Hasanal Yani Ali Amin, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C-13115 HT.01.01.TH.2001 tanggal 18 Oktober 2001 serta diumumkan dalam Berita Negara No. 53, Tambahan No. 6412 tanggal 2 Juli 2002. Akta Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir sehubungan dengan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagaimana tercantum di dalam Akta No. 7 tanggal 5 Mei 2025 yang dibuat oleh Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta Selatan. Akta perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.09-0259664 tanggal 23 Mei 2025. PT. Indika Energy Tbk. (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 31 dated October 19, 2000 by Hasanal Yani Ali Amin, S.H., public Notary in Jakarta. The Deed of Establishment was approved by the Minister of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia in his Decree No. C-13115 HT.01.01.TH.2001 dated October 18, 2001, and was published in State Gazette No. 53, Supplement No. 6412 dated July 2, 2002. The Company’s Deed has been amended several times, and most recent amendment is related to amendment of composition of Board of Commissioners and Board of Directors of the Company as reflected in the Deed No. 7 dated May 5, 2025 by Aulia Taufani, S.H., Notary in South Jakarta. Such amendment has been received by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Receipt of Notification to Amendment of the Company’s Data No. AHU-AH.01.09-0259664 dated May 23, 2025. Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama meliputi bidang perdagangan, pembangunan, pertambangan, pengangkutan dan jasa. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2004. Pada tanggal 30 September 2025, Grup mempunyai karyawan sebanyak 4.417 (termasuk 1.898 pegawai tidak tetap) (31 Desember 2024: 3.864 (termasuk 1.536 pegawai tidak tetap)) In accordance with Article 3 of the Company’s Articles of Association, the scope of its activities is mainly to engage in trading, construction, mining, transportation and services. The Company started its commercial operations in 2004. As of September 30, 2025, the Group had total number of employees of 4,417 (including 1,898 non- permanent employees) (December 31, 2024: 3,864 (including 1,536 non-permanent employees)). Perusahaan berdomisili di Jakarta, dengan kantor pusatnya berlokasi di Gedung Mitra, Lantai 11, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 21, Jakarta. The Company is domiciled in Jakarta, and its head office is located at Mitra Building, 11 th Floor, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 21, Jakarta. Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha (grup) Indika Energy. Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: The Company belongs to a group of companies owned by Indika Energy. The Company’s management at September 30, 2025 and December 31, 2024 consists of the following:
Page 11
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 7 - Susunan ketua dan anggota komite audit adalah sebagai berikut: The chairman and members of the audit committee are as follows: Pada tanggal 30 September 2025, Sekretaris Perusahaan adalah Adi Pramono. As of September 30, 2025, the Company’s Corporate Secretary is Adi Pramono. Pada tanggal 30 September 2025, kepala Internal Audit Perusahaan adalah Einstein Erlangga. As of September 30, 2025, the Company’s Head of Internal Audit is Einstein Erlangga. b. Penawaran Umum Efek Perusahaan b. Public Offering of Shares of the Company Pada tanggal 2 Juni 2008, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dengan Surat No. S-3398/BL/2008 untuk melakukan penawaran umum atas 937.284.000 saham Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 11 Juni 2008 saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. On June 2, 2008, the Company obtained the notice of effectivity from the Chairman of the Capital Markets and Financial Institution Supervisory Agency in his Letter No. S-3398/BL/2008 for its public offering of 937,284,000 shares. On June 11, 2008, these shares were listed on the Indonesia Stock Exchange. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 seluruh saham Perusahaan atau sejumlah masing-masing 5.210.192.000 telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. As of September 30, 2025 and December 31, 2024, all of the Company's 5,210,192,000 outstanding shares were listed on the Indonesia Stock Exchange. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 Komisaris Utama Agus Lasmono Agus Lasmono President Co mmissioner Wakil Komisaris Utama Wishnu Wardhana Richard Bruce N ess Vice President Commissioner Komisaris Nurcahya Basuki Indracahya Basuki Commission er Komisaris Independen M. Arsjad Rasjid P.M. Farid Hari anto Independent Commissioners Farid Harianto Eko Putro Sandjojo Eko Putro Sandjojo - Direktur Utama Azis Armand M. Arsjad Rasjid P.M Presid ent Director Wakil Direktur Utama - Azis Armand Vice President Dire ctor Direktur Retina Rosabai Retina Rosabai Director Direktur Johanes Ispurnawan Purbaja Pantja Director Direktur Kamen Kamenov Palatov Kamen Kamenov Palatov Director Direktur Deddy Hariyanto - Director Ketua Chairman Anggota Members 30 September/September 30, 2025 dan/and 31 Desember/December 31, 2024 Eko Putro Sandjojo Osman Sitorus Harry Ponto Suhardi Alius Tonyadi Halim
Page 12
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 8 - c. Pembelian Kembali Saham Perusahaan c. Share Buyback of the Company Pada tanggal 8 April 2020, Perusahaan mengumumkan rencananya untuk melakukan pembelian kembali saham Perusahaan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2/POJK.04/2013 Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan dan Surat Edaran OJK No. 3/SEOJK.04/2020 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Signifikan Dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik (“SEOJK No.3/SEOJK.04/2020”). Pembelian kembali atas saham akan dilakukan oleh Perusahaan, dengan jumlah sebanyak-banyaknya US$ 20.000.000 atau setara dengan Rp 300.000.000.000 dengan asumsi nilai tukar Dolar Amerika Serikat ke Rupiah adalah Rp 15.000. On April 8, 2020, the Company announced that it was planning to do buyback of its shares which have been issued and listed in Indonesia Stock Exchange with reference to OJK Rule No. 2/POJK.04/2013 on Buyback of Shares in Significantly Fluctuating Market Conditions and OJK Circular Letter No. 3/SEOJK.04/2020 on Other Conditions Constituting Significantly Fluctuating Market Conditions Allowing for Buyback of Shares (“SEOJK No. 3/SEOJK.04/2020”). Share buyback will be conducted by the Company, in the amount of up to US$ 20,000,000 or equivalent to Rp 300,000,000,000 assuming that United States Dollar to Indonesia Rupiah exchange rate of Rp 15,000. Setelah pengumuman Perusahaan pada bulan April 2020 mengenai rencananya untuk melakukan pembelian kembali saham, Perusahaan telah menyelesaikan pembelian kembali sebanyak 7.500.000 lembar saham pada bulan Juli 2020, dengan kisaran harga per lembar sebesar Rp 680 – Rp 700 dan nilai transaksi sebesar Rp 5.206.807.413 (setara dengan US$ 359.945) (termasuk pajak dan biaya). Tidak terdapat mutasi saham treasuri sampai dengan tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Following the Company’s announcement in April 2020 of its plan to do share buyback, the Company has subsequently completed 7,500,000 share buy back in July 2020, at the price ranging from Rp 680 to Rp 700 per share totaling to Rp 5,206,807,413 (equivalent to US$ 359,945) (including tax and brokerage fees). There is no movement of treasury stock until September 30, 2025 and December 31, 2024.
Page 13
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 9 - d. Entitas Anak d. Subsidiaries Perusahaan secara langsung atau tidak langsung memiliki saham entitas anak berikut: The Company has ownership interest, directly or indirectly, in the following subsidiaries: Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Indika Inti Corpindo (IIC) dan entitas anak/ Jaka rta/ Investasi dan perdagangan umum/ 99,99% 99,99% 1 998 1 .202.862.403 1 .241 .224.409 and subsidiaries Jakarta Investment and general trading PT Citra Indah Prima (CIP) dan entitas anak/ Ja karta/ Investasi/ - 99,92% Telah dilikuidasi/ - 99.1 41 and subsidiaries *) Jakarta Investment Has been liquidated Indika Capital Pte. Ltd. (ICPL) dan entitas anak/ Singapura/ Pemasaran dan investasi/ 99,99% 99,99% 2 009 345.752.61 0 295.879.274 and subsidiary *) Singapore Marketing and investment Indika Capital Resources Limited (ICRL) *) Kepulauan Pembiayaan / 99,99% 99,99% 2009 2.523.657 2.468.1 51 Virgin Britania/ Financing British Virgin Islands PT Kideco Jaya Agung (KJA) *) Jakarta/ Pertamba ngan/ 91 ,00% 91 ,00% 1 982 537.299.893 624.542.306 Jakarta Mining PT Indy Properti Indonesia (IPY) Jakarta/ Pembangunan , jasa dan perdagangan/ 1 00% 1 00% 201 5 2.622.71 1 1 .992.650 Jakarta Development, services and trading PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan entitas anak/ Jakarta/ Pertambangan dan perdagangan dasar/ 1 00% 1 0 0% 2009 1 01 .801 .523 86.432.6 48 and subsidiaries Jakarta Mining and trading Indika Capital Investments Pte. Ltd (ICI) *) Si ngapura/ Perdagangan batubara dan mineral 1 00% 1 00% 201 5 58.41 4.793 53.983.279 Singapore serta perdagangan umum/ Coal and mineral trading and general trading activities Indika Energy Trading Pte. Ltd. (IETPL) dan Si ngapura/ Perdagangan batubara dan mineral 60% 60% 201 6 29.050.895 28.983.871 entitas anak/and subsidiary *) Singapore serta perdagangan umum/ Coal and mineral trading and general trading activities PT Indika Energi Trading (IET) *) Jakarta/ Perdagangan/ 1 00% 1 00% 201 9 1 1 .248.986 5.81 4.997 Jakarta Trading PT Tripatra Multi Energi (TIME) dan entitas anak/ Ja karta/ Perdagangan, pembangunan, perindustrian, 1 00% 1 00% 201 2 498.650.069 491 .450.29 5 and subsidiaries Jakarta pertanian, percetakan, perbengkelan, pengangkutan dan jasa/ Trading, development, industrial, agriculture, printing, workshop, transportation and services PT Tripatra Engineers and Constructors (TPEC) J akarta/ Jasa konsultasi, konstruksi, bisnis, 1 00% 1 00% 1 989 230.343.1 08 236.1 42.557 dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta perdagangan dan industri/ Provision of consultancy services, construction business and trading Tripatra (Singapore) Pte. Ltd (TS) *) Sing apura/ Investasi/ 1 00% 1 00% 2006 1 6.549.595 1 5.851 .686 dan entitas anak/and subsidiary Singapore Investment Tripatra Investment Limited (TRIL) *) Kepulauan Investasi/ 1 00% 1 00% 2007 1 5.752.81 2 1 5.600.507 Virgin Britania/ Investment British Virgin Islands PT Tripatra Engineering (TPE) Jakarta/ Jasa kon sultasi untuk bidang- 1 00% 1 00% 1 971 28.401 .031 35.985.526 dan entitas anak/ and subsidiary Jakarta bidang konstruksi, industri dan infrasruktur/ Consultation services for construction, industry and infrastructure Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion Persentase Kepemilikan/
Page 14
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 10 - Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Tripatra Bioenergi Angkasa (TBA) Jakarta/ Usaha industri kimia organik yang menghasil kan 1 00% - Tahap pengembangan/ 6.720.627 - Jakarta bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu, Development stage getah (um) dan minyak nabati PT Indika Multi Energi Internasional (IMEI) Jak arta/ Perdagangan, pembangunan, 1 00% 1 00% 2023 1 62.425. 1 44 1 66.1 05.733 dan entitas anak/and subsidiary *) Jakarta perindustrian, pertanian, percetakan, perbengkelan, pengangkutan dan jasa/ Trading, development, industrial, agriculture, printing,workshop, transportation and services PT Prasarana Energi Indonesia (PEI) Jakart a/ Perdagangan, pembangunan, 25% 25% 2023 1 62.423.678 1 66.089.825 dan entitas anak/and subsidiary **) Jakarta perindustrian, pertanian, percetakan, perbengkelan, pengangkutan dan jasa/ Trading, development, industrial, agriculture, printing,workshop, transportation and services PT Prasarana Energi Cirebon (PEC) *) Jakarta/ Perdagangan, pembangunan, 25% 25% 2023 1 62.092 .432 1 65.748.243 Jakarta perindustrian, pertanian, percetakan, perbengkelan, pengangkutan dan jasa/ Trading, development, industrial, agriculture, printing,workshop, transportation and services Indika Power Investments Pte. Ltd. (IPI) Singap ura/ Investasi/ 1 00% 1 00% 2006 62.454.01 7 60.243.975 Singapore Investment PT Indika Infrastruktur Investindo (III) Jakart a/ Investasi/ 1 00% 1 00% 2007 21 .341 .21 7 20.561 .074 Jakarta Investment PT Indika Energy Infrastructure (IEI) Jakarta/ Perdag angan, pembangunan 1 00% 1 00% 201 0 21 1 .302.960 1 99.280.057 dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta dan jasa/Trading, development and services PT Interport Mandiri Utama (IMU) Jakarta/ Jasa m anajemen dan perdagangan/ 1 00% 1 00% 2020 201 .098.897 1 94.655.430 dan entitas anak/and subsidiaries *) Jakarta Management services and t rading PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) *) Jakarta/ Pengelolaan pelabuhan/ 1 00% 1 00% 201 1 45. 824.025 47.21 0.645 Jakarta Port operation PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia Batam/ Manajemen pelabuhan/ 1 00% 1 00% Tahap penge mbangan/ 1 .1 79.690 1 .2 90.528 (ISII) dan entitas anak/ and its subsidiaries *) Batam Port management Development stage PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) *) Batam/ Manajemen pelabuhan/ 25% 1 00% - - 1 .244.243 (Catatan 1 4/Note 1 4) Batam Port management PT Interport Mandiri Abadi (IMA) Jakarta/ Perdagangan umum, jasa penyewaan dan leasing, 1 00% 1 0 0% 2020 94.635.563 46.083.08 0 dan entitas anak/and subsidiaries *) Jakarta jasa profesional, ilmiah dan teknis, perumahan, jas a keuangan dan asuransi, serta aktivitas perusahaan i nduk/ General trading, rental services and leasing, profe ssional, scientist and technical services, real estate, fina nce services and insurance, and holding company activit ies PT Interport Patimban Agung Jakarta/ Ko nsultasi transportasi, konsultasi manajemen 50,02% 5 0,02% 2022 953.392 1 . 249.906 Jakarta lainnya, aktivitas kantor pusat dan perdagangan besar atas dasar balas jasa atau kontrak/ providing consulting for transportation and others management, head office activities and trading based on fee or contract Persentase Kepemilikan/ Jumlah Aset Sebelum Eliminas i/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion
Page 15
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 11 - Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Kariangau Gapura Terminal Energi (KGTE) Jakarta/ Jasa pengurusan transportasi, perdaga ngan 1 00% 1 00% 2020 81 .991 .856 89.491 .638 Jakarta dan jasa lainnya /Transportation management services, trading and other services PT Pahala Globalindo Energi (PGE) Tan ah Paser/ Pengecer bahan bakar/ 1 00% 1 00% 2020 1 2.373.87 5 250.1 04 Tanah Paser Fuel retailer PT Cotrans Asia (CTA) Kalimantan Timur / Jasa pengangkutan batubara/ 55% 55% 2004 27.862.775 31 .079.753 East Kalimantan Coal transportation and transshipment service PT Interport Multi Niaga (IMN) (dahulu/ J akarta/ Jasa pengurusan transportasi, perdagangan 1 00 % 1 00% 201 9 3.551 .074 3.2 57.498 formerly PT Indika Multi Niaga) Jakarta dan jasa lainnya /Transportation management dan entitas anak/and subsidiary *) services, trading and other servic es PT Mitra Baruna Nusantara (MBN) *) Ja karta/ Jasa bongkar muat/ Stevedoring services 1 00% 1 00% 2020 570.31 6 553.782 Jakarta PT Elang Mas Andalan (EMA), sebelumnya/ Jakarta/ Jasa pengurusan transportasi/ 1 00% 1 00% Tah ap pengembangan/ 1 2.686 1 3.037 previously PT Interport Praba Prasarana Jakarta Transportation management services Developmen t stage PT Interport Reksa Bumi (IRB) (dahulu/ Jakarta/ Jasa pengelolaan limbah/ 1 00% 1 00% 201 6 308.945 340.267 formerly PT POSB Reksa Bumi (PRI)) Jakarta Waste management services PT Interport Sarana Baruna (ISB) dan entitas anak/ Jakarta/ Manajemen pelabuhan khusus/ 1 00% 1 00 % 201 9 20.1 89.901 1 0.31 5.3 32 and subsidiary Jakarta Specific port management PT Interport Dirandra Syandana (INDIS) Jakarta/ Jakarta Angkutan dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri, dan angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus/d omestic sea transportation for general goods, domestic sea transportation for port waters, and domestic sea transportation for special Goods. 1 00% - Tahap Pengembangan/ Development Stage 1 .761 .806 - Indika Energy Capital Pte. Ltd. (IECPL) dan entitas anak/ Singapura/ Jasa konsultasi bisnis dan manajeme n/ 1 00% 1 00% 201 7 9.91 7.091 9.850.978 and subsidiaries Singapore Business and manageme nt consultancy services Indika Energy Capital III Pte. Ltd. (IECPL III) *) Singapura/ Jasa konsultasi bisnis dan manajemen/ 1 00% 1 00% 201 7 787.595 787.263 Singapore Business and management consultancy servic es Indika Energy Capital IV Pte. Ltd. (IECPL IV) *) Singapura/ Jasa konsultasi bisnis dan manajemen/ 1 0 0% 1 00% 2020 8.651 .647 8. 588.076 Singapore Business and management consultancy servic es PT Indika Multi Properti (IMP) dan entitas anak/ Jak arta/ Konstruksi, real estate , dan perdagangan/ 1 00% 1 00% 201 9 85.039.576 83.834.406 and subsidiaries Jakarta Constructions, real est ate and trading PT Jaya Bumi Paser (JBP) *) Jakarta/ Jas pertanian, perkebunan dan peternakan/ 99,00% 99,00% Tahap pengembangan/ 21 .1 61 .385 22.545.1 57 Jakarta Agricultural, plantation and farming service s Development stage PT Telaga Mas Kalimantan (TMK) *) Kalimant an Timur/ Pengusahaan hutan/ 95,6% 95,6% Tahap pengemba ngan/ 2.397.1 88 2.31 7.8 06 East Kalimantan Forest exploitation Development stage Persentase Kepemilikan/ Jumlah Aset Sebelum Eliminas i/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion
Page 16
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 12 - Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Diva Perdana Pesona (DPP) Jakarta/ Pembangunan, pertambangan, perdagangan, 75% 75% Tahap pengembangan/ 253.384 304.391 Jakarta perindustrian, pengangkutan, pertanian/ Development stage peternakan/perkebunan, percetakan, perbengkelan dan jasa/ Development, mining, trading, industrial, transportation, agricultural/farming/plantation, printing, workshop and services PT Laras Ekosistem Organik (Laras) Jakarta/ Perdagang an besar, aktivitas profesional, ilmiah 1 00% 1 00% Ta hap pengembangan/ 5.704.922 5.570.939 Jakarta dan teknis/ Development stage Trading, professional, science and technical activities PT Natura Aromatik Nusantara (NAN) Jakarta/ Industri pengolahan/ 1 00% 1 00% 201 4 28.091 .902 23.498.777 Jakarta Processing industry PT Indika Digital Teknologi (IDT) dan entitas anak/ Jakarta/ Jasa, perdagangan umum, percetakan dan 1 00% 1 00% 201 8 43.564.249 45.1 80.5 90 and subsidiaries Jakarta jasa lainnya/ Services, general trading, printing and other services PT Zebra Cross Teknologi (ZCT) *) Jakarta/ Jasa informasi komunikasi, jasa profesional, 1 00% 1 00% 201 8 1 .996.536 2.088.663 Jakarta ilmiah dan teknis, konstruksi, industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran dan aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan usaha penunjang lainnya/ Providing information and communication services, professional, scientific and technical services, construction, processing industry, general trading and retail and rental and lease wihout option, manpower, travelling agent and other supporting activities PT Xapiens Teknologi Indonesia (XTI) *) Jakarta / Jasa teknologi digital/ 1 00% 1 00% 201 9 1 2.982.1 21 1 4.426.674 Jakarta Digital technology services Indika Ventures Pte. Ltd. (IDV) *) Singapura/ Ja sa konsultasi manajemen/ 1 00% 1 00% 201 9 28.637.891 28.690.571 Singapore Management consultancy services Jakarta/ Jakarta 1 00% 1 00% 4.1 52.907 4.81 1 .675 PT Indika Mineral Investindo (IMI) dan entitas anak/ Jakarta/ Perawatan mobil dan sepeda motor; jasa 1 00% 1 00% 201 9 41 4.045.556 31 5.924. 237 and subsidiary Jakarta penyewaan dan leasing; jasa profesional, ilmiah dan teknis; pertambangan dan penggalian; jasa keuangan dan asuransi; serta aktivitas jasa lainnya/ Lease, technical inst alation, trading and vehicle repair maintenance; rental serv ices and leasing; professional; scientist and technical services; mining; finance service and insurance; and other services Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion PT Indika Tenaga Baru (ITB) Pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, perdagangan besar dan eceran, aktivitas profesional , ilmiah dan teknis serta aktivitas penyewaan dan sew a guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya./ Procurement of electricity, gas, steam/ hot water a nd air, trading, professional, scientific and technical act ivities and lease without any option, labor, travel agent a nd other support business. 2021 Persentase Kepemilikan/
Page 17
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 13 - Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ Nusantara Resources Limited (Nusantara) dan entitas anak/ Australia/ Eksplorasi pertambangan dan mi neral/ 1 00% 1 00% Tahap Pengembangan/ 347.692.632 268.81 9.302 and subsidiary Australia Mining and mineral exploration Development Stage Salu Siwa Pty Limited (SSPL) Australia/ Investa si/Investment 1 00% 1 00% Tahap Pengembangan/ 6.831 .538 6.375.000 Australia Development Stage PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) Sulawesi Selat an Pertambangan emas/ 1 00% 1 00% Tahap Pengembangan/ 334. 025.232 253.1 70.071 South Sulawesi Gold mining Development Stage PT Rockgeo Energi Nusantara (REN) Jakarta/ Penga ngkutan dan penjualan komoditas 1 00% 1 00% 2021 2.222.5 52 2.1 81 .534 Jakarta tambang mineral logam/ Transportation and selling of metal mineral commodities PT Perkasa Investama Mineral (PIM) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta Perdagangan besar logam dan bijih logam, aktivitas konsultasi manajemen lainnya, perdagangan besar bahan bakar padat, cair dan gas, perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak/ General trading metal and metal ore, management consultancy acvtivities, general trading of solid f uel, liquid fuel and gas, trading based on fee or contra ct 1 00% 1 00% 2022 36.71 0.879 1 9 .651 .1 07 PT Mekko Metal Mining (MMM) Jakarta/ Per tambangan bijih bauksit/ 1 00% 1 00% 2022 20.754.1 06 1 9.484.976 Jakarta Bauxite mining PT Perkasa Alumina Indonesia (PAI) Jaka rta/ Industri pembuatan logam dasar bukan besi/ 1 00% 1 00% Tahap Pengembangan/ 795.91 0 794.731 Jakarta Non- ferrous base metal manufacturing industr y Development Stage PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, industry pengolahan, perdagangan besar dan eceran, pengadaan listrik, gas, uap/ air panas dan udara di ngin, serta aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya/ Professional, scientific and technical activities, manufacturing industry, general trading and retail, procurement of electricity, gas, steam/ hot water a nd air, and lease without any option, labor, travel agent a nd other support business 1 00% 1 00% 2022 76.21 4.080 94 .484.749 PT Ilectra Motor Group (IMG) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, industry pengolahan, perdagangan besar dan eceran, pengadaan listrik, gas, uap/ air panas dan udara di ngin, serta aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya/ Professional, scientific and technical activities, manufacturing industry, general trading and retail, procurement of electricity, gas, steam/ hot water a nd air, and lease without any option, labour, travel agent and other support business 1 00% 1 00% 2022 34.688.534 46. 833.1 24 PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI) Jaka rta/ Jakarta Perdagangan besar dan eceran serta aktivitas profesional, ilmiah dan teknis/ 1 00% 1 00% 20.848.877 22.586. 367 Trading, professional, scientific and technical act ivities Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion 2022 Persentase Kepemilikan/
Page 18
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 14 - Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Electra Distribusi Indonesia (EDI) Jak arta/ Jakarta Perdagangan besar, terutama perdagangan besar sepda motor, suku cadang sepeda motor dan aksesorisnya/ General trading business industry, mainly for two- wheeler motor vehicle and its related spare parts a nd accessories 1 00% 1 00% 2022 1 0.352.372 1 3.1 35.776 PT Electra Auto Indonesia (EAI) Jakarta/ Jakarta Perdagangan eceran sepeda motor, suku cadang sepeda motor atau aksesorisnya dan (2) reparasi ser ta perawatan sepeda motor/ Retail trading business for two- wheeler motor vehicle and its spare parts or accessories and (2) repair maintenance for twowheeler motor vehicles. 1 00% 1 00% 2022 6.1 54.691 6.045.783 PT Mitra Motor Group (MMG) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, industry pengolahan, perdagangan besar dan eceran, pengadaan listrik, gas, uap/ air panas dan udara di ngin, serta aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya/ professional, scientific and technical activities, manufacturing industry, general trading and retail, procurement of electricity, gas, steam/ hot water a nd air, and lease without any option, labor, travel agent a nd other support business. 1 00% 1 00% 2023 1 1 .333.367 1 5.31 9.730 PT Foxconn Indika Motor (FIM) Jakarta/ Jakarta Melakukan kegiatan manufaktur kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan Melakukan kegiatan manufaktur batu baterai/ Conduct manufacturing business for four or more whe els vehicle and Conduct manufacturing of battery . 60% 60% Tahap Pengembangan/ Development Stage 388.675 477.694 PT Energi Makmur Buana Jakarta/ Jakarta Industri pengolahan, pengadaan listrik, gas, uap/ai r panas dan udara dingin, perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda mot or, pembangunan charger listrik dan pengadaan bus listr ik/ Manufacturing industry, procurement of electricity, gas, steam/hot water and cold air, wholesale and retail trade, repair and maintenance of cars and motorbikes, construction of electric chargers and procurement of electric buses. 1 00% 1 00% 201 5 1 0.302.21 9 1 3.993.954 PT Kalista Nusa Armada/ dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta (1 ) aktivitas penyewaan, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; (2) perdagangan, reparasi dan perawatan mobil dan seped a motor dan (3) pengadaan listrik, gas, uap/ air pana s dan udara dingin/ (1 ) leasing activities, labor, travel agent and other supporting business activities; (2) trading, repair and maintenance for vehicle and motorcycles and (3) procurement of electricity, gas, steam/ hot water, and cold air 1 00% 1 00% 2023 30.748.240 32. 255.785 Persentase Kepemilikan/ Jumlah Aset Sebelum Eliminas i/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion
Page 19
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 15 - Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Kalista Rotom Orbita (KRO) Jak arta/ Jakarta (1 ) aktivitas penyewaan, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; (2) perdagangan, reparasi dan perawatan mobil dan seped a motor dan (3) pengadaan listrik, gas, uap/ air pana s dan udara dingin/ (1 ) leasing activities, labor, travel agent and other supporting business activities; (2) trading, repair and maintenance for vehicle and motorcycles and (3) procurement of electricity, gas, steam/ hot water, and cold air 1 00% 1 00% 2023 1 4.558 1 4.436 PT Kalista Soter Hastia (KSH) Jak arta/ Jakarta (1 ) aktivitas penyewaan, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; (2) perdagangan, reparasi dan perawatan mobil dan seped a motor dan (3) pengadaan listrik, gas, uap/ air pana s dan udara dingin/ (1 ) leasing activities, labor, travel agent and other supporting business activities; (2) trading, repair and maintenance for vehicle and motorcycles and (3) procurement of electricity, gas, steam/ hot water, and cold air 1 00% 1 00% 2024 25.644.051 1 3 .389.1 62 PT Kalista Nayara Dayautama (KND) Jakarta/ Jakarta (1 ) aktivitas penyewaan, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; (2) perdagangan, reparasi dan perawatan mobil dan seped a motor dan (3) pengadaan listrik, gas, uap/ air pana s dan udara dingin/ (1 ) leasing activities, labor, travel agent and other supporting business activities; (2) trading, repair and maintenance for vehicle and motorcycles and (3) procurement of electricity, gas, steam/ hot water, and cold air 1 00% 1 00% 2024 3.629.357 3 .888.884 PT Kalista Biru Nusantara (KBN) J akarta/ Jakarta Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjan g usaha lainnya/ rental and leasing activities without option rights, labor, travel agents and other suppo rting business activities. 1 00% 1 00% 2024 1 5.457.1 92 1 6.508.365 PT Industri Baterai Nusantara (IBN) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta (1 ) industri pengolahan mencakup pembuatan segala macam baterai untuk kendaraan bermotor listrik; (2) aktivitas profesional, ilmiah dan teknis dan (3) perdagangan, reparasi dan perawatan mobil dan seped a motor/ (1 ) manufacturing industry covering manufacturing of all batteries for electric vehicles; (2) professional, scientific and technical activities and (3) trading, repair an d maintenance for vehicle and motorcycles 1 00% 1 00% Tahap Pengembangan/ Development Stage 347.836 373.1 36 PT Manufaktur Teknologi Baterai (MTB) Jakarta/ Jakarta Industri baterai untuk kendaraan bermotor listrik, mencakup pembuatan segala macam baterai untuk kendaraan bermotor listrik./ battery industry for electric vehicles, including manufacturing of all batteries for electric vehicle s 1 00% 1 00% Tahap Pengembangan/ Development Stage 336.583 361 .571 Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion Persentase Kepemilikan/
Page 20
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 16 - *) Pemilikan tidak langsung *) Indirect ownership **) Pada tanggal 1 Agustus 2016, IMEI dan IEI, en titas anak, telah menandatangani Akta Jual Beli Saham (AJB) dengan PT Imeco Multi Pr asarana (Imeco) – pihak berelasi, atas saham-saham milik IMEI dan IEI pada PEI, masing-masing sejumlah 2.099 dan 1 lembar saham, yang seluruhnya mewakili 75% saham di PEI. Setelah penandatanganan AJB tersebut, IMEI memiliki 25% sah am di PEI. Berdasarkan perjanjian kontrak antara IMEI dan Imeco, IMEI memi liki hak suara cukup dominan dan kuasa untuk menunjukkan dan memberhentikan dewa n direksi dan dewan komisaris PEI yang memiliki pengaruh untuk mengelol a dan mengawasi operasional PEI. Untuk kebijakan yang memerlukan pe rsetujuan pemegang saham, setidaknya 80% hak suara diperlukan yang berarti IM EI juga harus menyetujui kebijakan tersebut. Oleh karena itu, IMEI memiliki kontrol atas PEI, meskipun secara hukum hanya memiliki 25% kepemilikan. **) On August 1, 2016, IMEI and IEI, both subsidia ries, entered into Sales and Purchase Deed (SPD) with PT Imeco Multi Prasarana ( Imeco), a related party, for 2,099 shares owned by IMEI and 1 share owned by IEI in PEI, which in total represents 75% of ownership in PEI. After the signi ng of the SPD, IMEI effectively retained 25% of share ownership in PEI. Based on the contractual agreement between IMEI and Imeco, IMEI has sufficie ntly dominant voting interests and the power to appoint and remove the m ajority of the board of directors and board of commissioners of PEI that ha s the power to direct and supervise the relevant activities of PEI. For the a ctions that require Shareholders approval, the voting requirements is 80% meaning th at IMEI should also approve the relevant actions. Therefore it was asse ssed that IMEI has control over PEI, although it legally owns only 25% ownersh ip interest. ***) BIG, perusahaan patungan yang didirikan oleh Perusahaan, melalui anak perusahaannya, yaitu IMAN bersama-sama dengan Bione er Corporation pada tahun 2023, secara operasional masih dikelola oleh Perusahaan sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, sehingg a dikonsolidasi oleh Perusahaan. ***) BIG, a joint venture between the Company throu gh its subsidiary, IMAN and Bioneer Corporation Korea established in 2023, is o perationally directed by the Company until the date of these consolidated financ ial statements and therefore being consolidated to the Company. Tahun Operasi Komersial/ Nama Entitas/ Domisili/ Jenis Usaha/ 30 September/ 31 D esember/ Start of Commercial 30 September/ 31 Desember/ Name of Entities Domicile Nature of Business September 30, 2025 December 31 , 2024 Operations September 30, 2 025 December 31 , 2024 US$ US$ PT Indika Medika Nusantara (IMAN) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta Konsultasi manajemen, ilmiah dan teknis, manufaktur untuk alat kesehatan dan obat farmasi, pedagangan besar untuk alat kesehatan dan obat farmasi, serta aktivitas penunjang jasa kesehatan lainnya/ management consultancy services, scientific and technical activities, manufacturing business for me dical equipment and pharmaceutical drug, wholesale tradin g for medical equipment and pharmaceutical drug, and other healthcare supporting service. 1 00% 1 00% 2023 7.784.1 49 9.067.220 PT Bioneer Indika Group (BIG) dan entitas anak/and subsidiaries Jakarta/ Jakarta Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, yaitu usa ha jasa konsultasi manajemen lainnya, khususnya di bidang kesehatan/ professional, scientific and technical activities namely other management consulting services, specifically in health sector 50% 50% 2023 3.337.238 3.6 22.522 PT Bioneer Indika Diagnostika (BID) Jakarta/ Jakarta Distribusi alat kesehatan/ distribution of medical equipment 50% 50% 2023 1 .904.1 92 2 .054.1 58 PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) Jakarta/ Jakarta Perdagangan, aktivitas profesional, ilmiah dan tekn is, aktivitas kesehatan manusia dan aktivitas sosial se rta pendidikan/ trading, professional, scientific and technical activities, human health activities and s ocial activities as well as education. 68.6% 68.6% 2020 4.21 4.662 5.245.666 Persentase Kepemilikan/ Jumlah Aset Sebelum Eliminas i/ Percentage of Ownership Total Assets Before Eliminat ion
Page 21
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 17 - Tahun 2025 Pendirian entitas anak Year 2025 Establishment of subsidiary i. PT Tripatra Bioenergi Angkasa (“TBA”) Pada tanggal 04 September 2025, PT Tripatra Engineering (“TPE”) dan PT Tripatra Multi Energi (“TIME”) mendirikan entitas baru dengan nama PT Tripatra Bioenergi Angkasa (“TBA”) berdasarkan Akta No. 33 tanggal 04 September 2025 yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn Notaris di Jakarta. Pendirian ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AH0075833.AH.01.01.TAHUN 2025 tanggal 04 September 2025. TPE memiliki 99,97% saham TBA sedangkan sisanya dimiliki oleh TIME. i. PT Tripatra Bioenergi Angkasa (“TBA”) On September 04, 2025, PT Tripatra Engineering (“TPE”) and PT Tripatra Multi Energi (“TIME”), established new legal entity namely PT Tripatra Bioenergi Angkasa (“TBA”), based on Deed No. 33 dated September 04, 2025 made by Jimmy Tanal, S.H., M.Kn Notary in Jakarta. The establishment was approved by Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Letter No. AHU0075833.AH.01.01.TAHUN 2025 dated September 04, 2025. TBE owns 99.97% shares of TBA, while the rest is owned by TIME. TBA akan menjalankan aktivitas usaha pada bidang industri kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian. TBA will carry out business activities in the fields of organic basic chemical industry, sourced from agricultural products. ii. PT Interport Dirandra Syandana (“INDIS”) Pada tanggal 19 Maret 2025, PT Interport Mandiri Utama (“IMU”) dan PT Interport Sarana Baruna (“ISB”) mendirikan entitas baru dengan nama PT Interport Dirandra Syandana (“INDIS”) berdasarkan Akta No. 29 tanggal 19 Maret 2025 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn Notaris di Jakarta. Pendirian ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-0023832.AH.01. 01.Tahun 2025 tanggal 19 Maret 2025. ISB memiliki 99,9% saham INDIS sedangkan sisanya dimiliki oleh IMU. ii. PT Interport Dirandra Syandana (“INDIS”) On March 19, 2025, PT Interport Mandiri Utama (“IMU”) and PT Interport Sarana Baruna (“ISB”), established new legal entity namely PT Interport Dirandra Syandana (“INDIS”), based on Deed No. 29 dated March 19, 2025 made by Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn Notary in Jakarta. The establishment was approved by Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Letter No. AHU-0023832.AH.01. 01.Tahun 2025 dated March 19, 2025. ISB owns 99.9% shares of INDIS, while the rest is owned by IMU. INDIS akan menjalankan aktivitas usaha pada bidang (i) Angkutan Dalam Negeri untuk Barang Umum; (ii) Angkutan Laut Perairan Pelabuhan Dalam Negeri dan (iii) Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Khusus. INDIS will carry out business activities in the fields of (i) Domestic Sea Transportation for General Goods; (ii) Domestic Sea Transportation for Port Waters and (iii) Domestic Sea Transportation for Special Goods. Tahun 2024 Pendirian entitas anak i. PT Batu Ampar Container Terminal (“BACT”) Berdasarkan Akta Notaris No.1 tanggal 2 Desember 2024 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Bekasi, PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (ISII) dan PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) mendirikan entitas anak baru, yaitu PT Batu Ampar Container Terminal (“BACT”) dengan modal dasar Year 2024 Establishment of subsidiaries i. PT Batu Ampar Container Terminal (“BACT”) Based on the Notarial Deed No. 1 dated December 2, 2024, made before Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., a Notary in Bekasi, PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (ISII) and PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) established a new subsidiary namely PT Batu Ampar Container Terminal (“BACT”) with authorized capital of
Page 22
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 18 - Rp 81.000.000.000 dan modal yang ditempatkan sebesar Rp 20.251.000.000, dimana ISII memiliki 99.9% saham dan sisanya dimiliki oleh ILSS. Akta tersebut telah didaftarkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan diterima berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-0095810.AH.01.01 dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Daftar Perseroan No. AHU-0260876.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 2 Desember 2024. Rp 81,000,000,000 and issued capital of Rp 20,251,000,000, wherein ISII owned 99.9% shares and the rest is owned by ILSS. The deed has been registered with the Minister of Law and Human Rights of Republic Indonesia and received based on Receipt of Notification No. AHU-0095810. AH.01.01 and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Company Register No. AHU- 0260876.AH.01.11.TAHUN 2024 dated December 2, 2024. Sesuai anggaran dasarnya, BACT melakukan kegiatan usaha di bidang pengangkutan dan pergudangan. In accordance with its articles of association, BACT conducts business activities in the field of transportation and warehousing. ii. PT Kalista Biru Nusantara (“KBN”) KSH bersama dengan Kalista Nusa Armada (“KNA”), entitas anak Perusahaan, mendirikan entitas anak baru, yaitu PT Kalista Biru Nusantara (“KBN”), sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 81 tertanggal 24 Juli 2024 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Timur, dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Keputusan No. AHU-0058368.AH.01.01.TAHUN 2024 tertanggal 2 Agustus 2024. ii. PT Kalista Biru Nusantara (“KBN”) KSH together with Kalista Nusa Armada (“KNA”), subsidiaries of the Company, established a new subsidiary namely PT Kalista Biru Nusantara (“KBN”) as evidenced by Deed No. 81 dated July 24, 2024 made before Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notary in East Jakarta, and approved by the Ministry of Law and Human Rights through its Decree AHU-0058368.AH.01.01.TAHUN 2024 dated August 2, 2024. Modal dasar KBN adalah Rp 25.000.000.000 atau setara dengan US$ 1.546.838, sementara modal ditempatkan dan disetor adalah Rp 6.250.000.000 atau setara US$ 386.709, yang terbagi atas 6.250 saham di mana sejumlah 6.249 saham dengan nilai sebesar Rp 6.249.000.000 (US$ 386.647) dimiliki oleh KSH dan 1 saham dengan nilai sebesar Rp 1.000.000 dimiliki oleh KNA. The authorized capital in KBN is Rp 25,000,000,000 or equivalent to US$ 1,546,838 while the issued and paid-up capital is Rp 6,250,000,000 or equivalent to US$ 386,709 which are issued through 6,250 shares where 6,249 shares amounting to Rp 6,249,000,000 (US$ 386,647) are owned by KSH and 1 share amounting to Rp 1,000,000 is owned by KNA. Maksud dan tujuan KBN adalah berusaha dalam bidang aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, KBN menjalankan usaha aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus, truk dan sejenisnya. The goals and objective of KBN is to do business in the field of rental and leasing activities without option rights, labor, travel agents and other supporting business activities. To achieve these goals and objectives, KBN engages in the rental and leasing activities such as car, buses, truck and similar vehicles. iii. PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia Berdasarkan Akta Notaris No.26 tanggal 22 November 2024 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Timur, ILSS dan IMU mendirikan entitas anak baru, yaitu PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (“ISII”) dengan modal dasar sebesar Rp 4.000.000.000 dan modal ditempatkan sebesar Rp 1.000.000.000, dimana sebesar 99,9% saham dimiliki oleh ILSS sedangkan sisanya dimiliki oleh IMU. Akta tersebut telah didaftarkan kepada Menteri Hukum dan Hak iii. PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia Based on Notarial Deed No. 26 dated November 22, 2024 made before Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., a Notary in East Jakarta, ILSS and IMU established a new subsidiary, namely PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (“ISII”) with authorized capital of Rp 4,000,000,000 and paid-up capital of Rp 1,000,000,000, wherein 99.9% shares is owned by ILSS and the rest is owned by IMU. The deed has been registered with the Minister of Law and Human Rights of Republic of Indonesia and has been
Page 23
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 19 - Asasi Manusia Republik Indonesia dan telah diterima berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-0093096.AH.01.01. dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Daftar Perseroan No. AHU-0253464.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 20 November 2024. received based on Receipt of Notification No. AHU-0093096.AH.01.01. and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Company Register AHU-0253464.AH.01.11.TAHUN 2024 dated November 20, 2024. Sesuai anggaran dasarnya, ISII melakukan kegiatan usaha konsultasi transportasi, konsultansi manajemen lainnya, usaha pengangkutan, pergudangan dan penyimpanan. In accordance with its articles of association, ISII’s business activities is transportation consulting activities, other management consultancy, transportation, warehousing and storage. Akuisisi entitas anak perusahaan i. PT Natura Aromatik Nusantara (“NAN”) Pada tanggal 27 Maret 2024, PT Indika Multi Properti (“IMP”) dan PT Laras Ekosistem Organik (“Laras”), entitas anak Perusahaan, telah melaksanakan pengambilalihan saham tambahan di PT Natura Aromatik Nusantara (“NAN”), entitas asosiasi (Catatan 14) dari para pemegang saham awal, Novotel International Care Extracts Limited (“NICE”), PT Esensi Natura Nusantara (“ENN”), Modiwati Karunia Mulia (“MKM”), Yohannes Satyawan (“YS”), dan Mafruhin Joko Nugroho (“MJN”) (“Pengambilalihan Saham Tambahan”). Sebelum Pengambilalihan Saham Tambahan, IMP memiliki 46,001% saham di NAN. Acquisition of subsidiaries i. PT Natura Aromatik Nusantara (“NAN”) On March 27, 2024, PT Indika Multi Properti ("IMP") and PT Laras Ekosistem Organik (“Laras”), the Company's subsidiaries, have conducted additional shares acquisition in PT Natura Aromatik Nusantara ("NAN"), an associate (Note 14) from the original shareholders, Novotel International Care Extracts Limited (“NICE”), PT Esensi Natura Nusantara (“ENN”), Modiwati Karunia Mulia (“MKM”), Yohannes Satyawan (“YS”), and Mafruhin Joko Nugroho (“MJN”) (“Additional Shares Acquisition”). Prior to Additional Shares Acquisition, IMP hold 46.001% shares in NAN. Pengambilalihan Saham Tambahan dilakukan dengan rincian sebagai berikut: The Additional Shares Acquisition was conducted with the following details: IMP melakukan pembelian saham milik NICE sebesar 34,567% dengan nilai transaksi sebesar US$ 8.130.378, berdasarkan Akta Pengalihan Saham No. 40 tanggal 27 Maret 2024, dibuat dihadapan Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notaris di Bekasi; IMP purchased NICE’s shares in the amount of 34.567% with the transaction value of US$ 8,130,378, based on Deed of Share Transfer No. 40 dated March 27, 2024, made before Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notary in Bekasi; IMP melakukan pembelian saham milik ENN sebesar 17,101% dengan nilai transaksi sebesar Rp 63.388.285.680 yang setara dengan US$ 4.018.801, berdasarkan Akta Pengalihan Saham No. 41 tanggal 27 Maret 2024, dibuat dihadapan Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notaris di Bekasi; IMP purchased ENN’s shares in the amount of 17.101% with the transaction value of Rp 63,388,285,680 as equivalent to US$ 4,018,801, based on Deed of Share Transfer No. 41 dated March 27, 2024, made before Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notary in Bekasi; IMP melakukan pembelian saham milik MKM sebesar 0,863% dengan nilai transaksi sebesar Rp 3.197.247.318 yang setara dengan US$ 202.705, berdasarkan Akta Pengalihan Saham No. 42 tanggal 27 Maret 2024, dibuat dihadapan Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notaris di Bekasi; IMP purchased MKM’s shares in the amount of 0.863% with the transaction value of Rp 3,197,247,318 as equivalent to US$ 202,705, based on Deed of Share Transfer No. 42 dated March 27, 2024, made before Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notary in Bekasi; IMP melakukan pembelian saham milik YS sebesar 0,791% dengan nilai transaksi sebesar Rp 2.930.811.876 yang setara dengan US$ 185.813, berdasarkan Akta Pengalihan Saham No. 43 tanggal 27 Maret IMP purchased YS’ shares in the amount of 0.791% with the transaction value of Rp 2,930,811,876 as equivalent to US$ 185,813, based on Deed of Share Transfer No. 43 dated March 27, 2024,
Page 24
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 20 - 2024, dibuat dihadapan Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notaris di Bekasi; dan made before Ungke Mulawanti, SH, MKn , Notary in Bekasi; and Laras melakukan pembelian saham milik MJN sebesar 0,647% dengan nilai transaksi sebesar Rp 2.397.933.654 yang setara dengan US$ 152.028, berdasarkan Akta Pengalihan Saham No. 44 tanggal 27 Maret 2024, dibuat dihadapan Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notaris di Bekasi. Laras purchased MJN’s shares in the amount of 0.647% with the transaction value of Rp 2,397,933,654 as equivalent to US$ 152,028, based on Deed of Share Transfer No. 44 dated March 27, 2024, made before Ungke Mulawanti, SH, MKn, Notary in Bekasi. Sebelum pengendalian diperoleh, kepemilikan 46,001% atas NAN dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Sebagai bagian dari akuntansi kombinasi bisnis, IMP mengukur kembali kepemilikan sebelumnya pada nilai wajar dan menggunakan nilai tersebut untuk menentukan nilai goodwill. Nilai wajar atas kepemilikan sebelumnya didasarkan imbalan yang dialihkan atas pembelian 54% kepemilikan saham atas NAN. Keuntungan dan kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba atau rugi. Prior to control being obtained, the 46 .001% ownership interest in NAN was accounted for using the equity method. As part of accounting for the business combination, IMP remeasures any previously held interest at fair value and takes this amount into account in the determination of goodwill. The fair value of previously held interest was determined based on the consideration transferred for the purchase of the 54% ownership interest in NAN. Any resultant gain or loss is recognised in profit or loss. Kerugian dari penilaian nilai wajar kepemilikan sebelumnya atas NAN oleh IMP adalah sebagai berikut: Loss on revaluation from fair value of IMP’s previously held ownership interest in NAN is as follows: Pada tanggal efektif akuisisi, IMP memiliki 100% kepemilikan saham NAN. On the effective date of the acquisition, IMP owns 100% of NAN's ownership interest. Pada saat tanggal akuisisi, inisial akuntansi dan penentuan nilai wajar aset bersih NAN yang diakuisisi adalah sebagai berikut: As of the acquisition date, in itial accounting and determination of fair value of identifiable net assets acquired of NAN is as follows: Goodwill atas akuisisi NAN ditentukan sebagai berikut: Goodwill from the acquisition of NAN is determined as follows: US$ Nilai wajar atas 46% kepemilikan saham 10.809.765 Fair value of the 46% ownership interest yang sebelumnya dimiliki previously held Dikurangi: nilai tercatat investasi NAN Less: carrying amount of investment in NAN per 31 Maret 2024 (11.880.835) as of March 31, 2024 Kerugian yang diakui dalam laba atau rugi (catatan 45) (1.071.070) Loss recognized in profit or loss (Note 45) US$ Kas dan setara kas 75.887 Cash and cash equivalents Piutang Usaha 4.918.881 Trade accounts receivables Persediaan 5.392.851 Inventories Aset lancar 750.943 Current assets Aset tetap (Catatan 21) 6.812.682 Property, plant and equipment (Note 21) Aset tidak berwujud (Catatan 24) 3.817.300 Intangible assets (Note 24) Aset tidak berwujud lainnya (Catatan 24) 149.451 Other intangible assets (Note 24) Aset tidak lancar 1.545.580 Noncurrent assets Liabilitas pajak tangguhan (952.938) Deferred tax liabilities Liabilitas lancar (879.262) Current liabilities Liabilitas tidak lancar (272.732) Non-current liabilities Aset bersih 21.358.643 Net assets
Page 25
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 21 - Pada awal tahun 2025, IMP melakukan perhitungan final nilai wajar aset bersih NAN yang diakuisisi dan terdapat tambahan goodwill sebesar US$ 629.042 (Catatan 25). In the beginning 2025, IMP made final calculations of fair value of the identifiable net assets acquired of NAN and resulted in additional goodwill of US$ 629,042 (Note 25). Goodwill yang timbul dalam kombinasi bisnis karena biaya perolehan kombinasi termasuk suatu premi pengendalian. Selanjutnya, imbalan yang dibayar untuk kombinasi secara efektif termasuk jumlah yang terkait dengan sinergi yang diharapkan, pertumbuhan pendapatan, pengembangan pasar yang akan datang, kumpulan tenaga kerja dan aset tak berwujud tertentu. Manfaat ini tidak diakui terpisah dari goodwill karena manfaat tersebut tidak memenuhi kriteria pengakuan untuk aset tak berwujud yang dapat diidentifikasi. Goodwill arose in the business combination because the cost of the combination included a control premium. In addition, the consideration paid for the combination effectively included amounts in relation to the benefit of expected synergies, revenue growth, future market development, assembled workforce and certain intangible assets. These benefits are not recognized separately from goodwill because they do not meet the recognition criteria for identifiable intangible assets. ii. PT Genomik Solidaritas Indonesia (“GSI”) Pada tanggal 14 Juni 2024, IMAN (entitas anak Perusahaan) menandatangani beberapa Akta Jual Beli Saham untuk mengakuisisi 68,6% saham di PT Genomik Solidaritas Indonesia (“GSI”) dari beberapa pemegang saham GSI dengan harga pembelian sebesar Rp 18.738.110.485 atau setara dengan US$ 1.150.566. Setelah tanggal efektif Akta, IMAN memiliki 68,6% saham di GSI, sedangkan saham lainnya dimiliki oleh Yayasan Indika Untuk Indonesia, pihak berelasi. ii. PT Genomik Solidaritas Indonesia (“GSI”) On June 14, 2024, IMAN (a subsidiary of the Company) entered into several Share Sale and Purchase Deeds to acquire 68.6% share ownership in PT Genomik Solidaritas Indonesia (“GSI”) from several existing shareholders of GSI with total considerations of Rp 18,738,110,485 or equivalent to US$ 1,150,566. After the effective date of the Deeds, IMAN owns 68.6% shares in GSI, while the remaining shares are owned by Yayasan Indika Untuk Indonesia, a related company. Akuisisi ini dicatat dengan menggunakan metode pembelian berdasarkan nilai wajar aset bersih yang dapat diidentifikasi dari GSI, berdasarkan laporan keuangan GSI tanggal 30 Juni 2024. Pada tanggal akuisisi, akuntansi awal dan penentuan nilai wajar aset bersih GSI yang diakuisisi adalah sebagai berikut: This acquisition was accounted for using the purchase method based on the fair value of the identifiable net assets of GSI, based on its June 30, 2024 financial statements. As of the acquisition date, initial accounting and determination of fair value of identifiable net assets acquired of GSI is as follows: US$ Pembayaran Kas 12.689.724 Cash considerations paid Nilai wajar 46% saham NAN yang Fair value 46% shares of NAN owned by IMP dimiliki IMP 10.809.765 Jumlah 23.499.489 Total Dikurangi: nilai wajar aset bersih yang Less: Fair value of the identifiable net assets diakuisisi (21.358.643) acquired Goodwill (Catatan 25) 2.140.846 Goodwill (Note 25)
Page 26
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 22 - Akuisisi mengakui keuntungan pembelian dengan diskon sebesar Rp US$ 2.351.718, terdiri dari (1) imbalan yang dialihkan sebesar US$ 1.150.566; (2) kepentingan non- pengendali sebesar US$ 1.602.419; dan (3) nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh sebesar US$ 5.104.703. The acquisition results in gain from a bargain purchase of US$ 2,351,718, consisted of (1) consideration transferred amounted US$ 1,150,566; (2) noncontrolling interest amounted to US$ 1,602,419; and (3) fair value of identifiable net assets acquired amounted US$ 5,104,703. Arus kas keluar sehubungan dengan akuisisi adalah sebesar: Net cash outflow on the acquisition amounted to: US$ Arus kas keluar bersih (1.150.566) Net cash ou tflow on the acquisition Kas dan setara kas diperoleh 614.210 Cash a nd cash equivalent acquired Bersih (536.356) Net iii. PT Interport Patimban Agung (“IPA”) Pada tanggal 28 Juni 2024, PT Interport Patimban Agung (IPA, entitas anak tidak langsung yang sepenuhnya dimiliki) menerbitkan 120 lembar saham Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp 23.700.000.000 (setara dengan US$ 1.443.274) dan telah dipesan oleh PT Infura Sejahtera Abadi (ISA). Setelah penempatan, ISA memiliki 48,98% saham IPA sementara sisanya dimiliki oleh IMU dan ILSS. iii. PT Interport Patimban Agung (“IPA”) On June 28, 2024, PT Interport Patimban Agung (IPA, an indirectly fully owned subsidiary) issued additional 120 new shares of Series B at a par value of Rp 23,700,000,000 (equivalent to US$ 1,443,274) and were fully subscribed by PT Infura Sejahtera Abadi (ISA). After the subscription, ISA owns 48.98% share ownership in IPA while the rest is owned by IMU and ILSS. Selisih antara hasil penerbitan saham dan investasi sebesar US$ 837.613 dan dicatat sebagai bagian dari ekuitas lain-lain. The difference between proceed from shares subscription and carrying investment was US$ 837,613 and recorded as part of other equity. iv. PT Pahala Globalindo Energi (“PGE”) Berdasarkan Akta Notaris No. 46 tanggal 20 Desember 2024 yang dibuat di hadapan Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Timur, IMA dan IMU mengakuisisi seluruh saham PT Pahala Globalindo Energi (“PGE”), suatu perusahaan pengecer bahan bakar, dari pemegang saham terdahulu dengan iv. PT Pahala Globalindo Energi (“PGE”) Based on Notarial Deed No. 46 dated December 20, 2024 made before Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., a Notary in East Jakarta, IMA and IMU acquired all shares of PT Pahala Globalindo Energi (“PGE”), a company engaged as fuel retailer, from the previous shareholders at the acquisition price 30 Juni/ June 30 2024 US$ Aset Assets Kas dan setara kas 614.210 Cash and cash equivalents Piutang Usaha 120.764 Trade accounts receivables Pajak dibayar di muka 895.934 Prepaid taxes Persediaan 320.324 Inventories Aset lancar lainnya 223.945 Other current assets Aset tetap (Catatan 21) 3.620.293 Property, plant dan equipment (Note 21) Aset tidak berwujud (Catatan 24) 11.804 Intangible assets (Note 24) Aset pajak tangguhan 328.779 Deferred tax assets Liabilitas Liabilities Utang usaha 530.514 Trade payable Utang pajak 50.958 Tax payable Liabilitas lancar lainnya 449.878 Other current liabilities Aset bersih 5.104.703 Net assets
Page 27
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 23 - harga akuisisi sebesar Rp 7.200.000.000 (setara dengan US$ 448.100). of Rp 7,200,000,000 (equivalent to US$ 448,100). Akta tersebut di atas telah didaftarkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan diterima berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0292664 dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Daftar Perseroan No. AHU-0282361.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 24 Desember 2024. The deed has been registered with the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia and received based on Receipt of Notification No. AHU-AH.01.09- 0292664 and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through the Company Register No. AHU-0282361.AH.01.11.TAHUN 2024 dated December 24, 2024. Setelah akuisisi tersebut, IMA memiliki 99.9% saham PGE sedangkan sisanya dimiliki oleh IMU. After the acquisition, IMA owns 99.9% shares of PGE, while the rest is owned by IMU. Manajemen IMA telah melakukan evaluasi dan menentukan bahwa akuisisi diatas bukan merupakan akuisisi bisnis, melainkan akuisisi aset, sehingga tidak terdapat pengakuan goodwill. IMU mengidentifikasi dan mengakui aset tetap berupa bangunan sebagai aset teridentifikasi sehingga mengalokasi selisih antara harga akuisisi dan nilai wajar aset yang diperoleh terhadap aset tetap tersebut. Management of IMA assessed and determined that the above acquisition is not a business combination, but acquisition of assets, hence no goodwill is recognized. IMU identified and recognized property in form of buildings as the identifiable assets hence allocated the excess of acquisition cost against the fair value of acquired assets to that respective property. Aset dan liabilitas teridentifikasi pada tanggal akusisi adalah sebagai berikut: Details of identifiable assets and liabilities as at acquisition date is as follows: Tahun 2024 Pelepasan entitas anak Year 2024 Disposal of subsidiaries i. Divestasi MUTU i. Divestment of MUTU Pada tanggal 22 September 2023, PT Indika Indonesia Resources (“IIR”) dan Indika Capital Investment Pte. Ltd. (“ICI”), bersama-sama sebagai Penjual, telah menandatangani suatu Perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (“PJK”) dan/atau afiliasinya, selaku pembeli, sehubungan dengan rencana penjualan seluruh saham milik IIR dan ICI di PT Multi Tambangjaya Utama (“MUTU”) kepada PJK (“CSPA”). On September 22, 2023, PT Indika Indonesia Resources (“IIR”) and Indika Capital Investment Pte. Ltd. (“ICI”), both as Sellers, have entered into a Conditional Sale and Purchase Agreement with PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (“PJK”) and/or its affiliates, as the purchaser, with regards to the proposed sale of all shares of IIR and ICI in PT Multi Tambangjaya Utama (“MUTU”) to PJK (“CSPA”). Berdasarkan CSPA tersebut, (i) Para Penjual bermaksud untuk menjual keseluruhan 2.263.030.000 lembar saham yang mewakili 100% kepemilikan tidak langsung Perusahaan di MUTU kepada PJK (Penjualan Saham) dan With regards to the CSPA, (i) the Sellers wish to sell all of their 2,263,030,000 shares representing the Company’s 100% indirect ownership in MUTU to PJK (Share Sale) and (ii) ICI wishes to assign all of its rights and Selisih harga akuisisi terhadap nilai/ Difference between Jumlah harga acquisition price and teralokasi/ Nilai/ Value value Allocated price US$ US$ US$ Kas dan setara kas 64 - 64 Cash and cash equivalents Pajak dibayar di muka 1.140 - 1.140 Prepaid taxes Biaya dibayar di muka 118.060 - 118.060 Prepaid expenses Property, plant and equipment - Aset tetap - bersih (Catatan 21) 131.612 198.059 329.671 net (Note 21) Aset hak guna (Catatan 23) 117.288 - 117.288 Right-of-us e-assets (Note 23) Liabilitas sewa (118.123) - (118.123) Lease liabilities Bersih 250.041 198.059 44 8.100 Net
Page 28
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 24 - (ii) ICI bermaksud untuk mengalihkan seluruh hak dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Jasa Pemasaran kepada PJK (Pengalihan Hak Pemasaran, bersama-sama dengan Penjualan Saham, Transaksi). obligations under the Marketing Services Agreement to PJK (Assignment of Marketing Rights, along with the Share Sale, Transaction). Nilai yang disepakati untuk Transaksi adalah sebesar jumlah nilai US$ 218.000.000, dimana pada tanggal 2 Oktober 2023, IIR telah menerima uang muka pembayaran sebesar Rp 154.518.000.000 (setara dengan US$ 10.000.000) dari PJK. Agreed consideration for the Transaction is in the total amount of US$ 218,000,000, wherein on October 2, 2023, IIR received an advance payment of Rp 154,518,000,000 (equivalent to US$ 10,000,000) from PJK. Kelompok aset dan liabilitas utama MUTU per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: Major classes of assets and liabilities of MUTU as of December 31, 2023 are as follows: Nilai/Amount US$ Kas dan setara kas 100.233.622 Cash and cas h equivalents Aset keuangan lainnya 23.002.656 Other fi nancial assets Piutang usaha - bersih 12.665.030 Trade a ccounts receivable - net Piutang lain-lain 9.569 Other acc ounts receivable Persediaan 7.824.408 Inventories Pajak dibayar dimuka*) 15.609.546 Prepaid taxes*) Aset lancar lainnya 1.431.049 Other cu rrent assets Aset eksplorasi dan evaluasi - bersih 8.974.570 Exploration and evaluation assets - net Properti pertambangan - bersih 13.475.360 Mining properties - net Aset aktivitas pengupasan lapisan tanah 1.096.078 Stripping activity assets Aset tetap - bersih 35.254.156 Property, plant and equipment - net Aset hak guna - bersih 378.801 Right- of-use-assets - net Aset tidak berwujud - bersih 38.354.366 I ntangible assets - net Uang jaminan 43.202 Refundable depo sit Total aset yang diklasifikasikan Total asset classi fied as tersedia untuk dijual 258.352.413 held-for- sale Utang usaha (7.281.507) Trade accounts p ayable Utang lain-lain (560.920) Other accoun ts payable Biaya yang masih harus dibayar (24.405.701) Accrued expenses Utang pajak (6.828.889) Taxes payable Liabilitas lancar lainnya (9.895) Other current liabilities Liabilitas imbalan kerja (559.283) Emp loyee benefit obligation Liabilitas pajak tangguhan (6.101.474) D eferred tax liabilities Provisi rehabilitasi tambang, penutupan Provision fo r mine rehabilitation, mine closure tambang dan pembongkaran (1.238.708) and decommissioning Liabilitas tidak lancar lainnya (378.800) Other non-current liabilities Total liabilitas yang diklasifikasikan tersedia untuk dijual (47.365.177) Total liabilitie s classified as held-for-sale Aset bersih grup yang dilepas 210.987.236 N et assets of disposal group *) Saldo pajak dibayar dimuka termasuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar US$ 2.323.817. Pada bulan Juni 2023, MUTU menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) untuk PBB tahun 2023 sebesar Rp 83.799.848.588, yang mana berbeda dengan perhitungan MUTU. MUTU telah melakukan pembayaran atas SPPT tersebut pada bulan November dan Desember 2023. MUTU tidak menyetujui SPPT dan mengajukan gugatan ke pengadilan pajak pada bulan Desember 2023 untuk nilai sebesar Rp 35.823.970.929 atau setara dengan US$ 2.323.817. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, proses gugatan tersebut masih berjalan. *) Prepaid taxes include land and building tax (PBB) amounted to US$ 2,323,817. In June 2023, MUTU received a Notice of Tax Due (SPPT) for 2023 land and building tax amounting to Rp 83,799,848,588, which was different from the MUTU's calculation. MUTU has made payments for the SPPT in November and December 2023. MUTU did not agree to the SPPT and filed a appeal to the tax court in December 2023 for a value of Rp 35,823,970,929 or the equivalent of US$ 2,323,817. As of the date of issuance of these consolidated financial statements, the appeal process is still ongoing. Pada tanggal 26 Februari 2024, IIR, ICI dan PJK dan/atau afiliasinya telah menyelesaikan Penjualan Saham, sebagai kelanjutan dari On February 26, 2024, IIR, ICI and PJK and/or its affiliates have completed the Share Sale, as a continuation of the completion of all
Page 29
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 25 - terpenuhinya seluruh prasyarat pendahuluan dari CSPA, termasuk persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM) untuk Penjualan Saham melalui surat ESDM tertanggal 15 Februari 2024. Jumlah nilai transaksi atas Penjualan Saham adalah US$ 203.000.000. the conditions precedent in the CSPA, including approval from Ministry of Mines and Energy of the Republic of Indonesia (ESDM) for Share Sale through its letter dated February 15, 2024. Total transaction amount for Share Sale is US$ 203,000,000. Lebih lanjut, ICI dan PJK juga telah menyelesaikan pengalihan seluruh hak dan kewajiban ICI berdasarkan Perjanjian Jasa Pemasaran kepada PJK dengan nilai sebesar US$ 15.000.000, efektif pada tanggal 4 Maret 2024. Further, ICI and PJK also have completed the transfer of all ICI’s rights and obligations under the Marketing Service Agreement to PJK for a consideration of US$ 15,000,000 effective on March 4, 2024. Sebagaimana diatur di dalam CSPA, penyelesaian Penjualan Saham MUTU dan pengalihan Perjanjian Jasa Pemasaran oleh ICI kepada PJK juga tunduk pada penilaian pengurangan yang dilakukan oleh konsultan keuangan pihak ketiga yang ditunjuk secara bersama-sama oleh IIR dan PJK. As governed under the CSPA, the completion of the Shares Sale of MUTU and the transfer of Marketing Rights Agreement of ICI to PJK shall also be subject to further leakage assessment conducted by an independent third party financial consultant, which is jointly appointed by IIR and PJK. Setelah penilaian yang dilakukan oleh konsultan independen, PJK dan Penjual menandatangani perjanjian penyelesaian tertanggal 1 Juli 2024, dimana para pihak setuju bahwa jumlah klaim jaminan yang harus dibayar oleh Penjual kepada PJK sebesar Rp 40,9 miliar dan US$ 7,0 juta. Klaim jaminan ini dibayarkan secara neto dengan lebih bayar pajak yang ditetapkan oleh kantor pajak atas kewajiban pajak MUTU untuk tahun pajak 2018 - 2021. Ketetapan pajak adalah sebesar Rp 214,8 juta untuk kurang bayar pajak penghasilan pasal 21 dan US$77,6 ribu untuk lebih bayar pajak badan. Klaim jaminan ini telah dibayarkan oleh Penjual pada tanggal 11 Juli 2024. Post assessment of the independent consultant, PJK and the Sellers signed a settlement agreement dated July 1, 2024, wherein the parties agreed on the amounts of warranty claim, that needs to be paid by the Sellers to PJK, amounted to Rp 40.9 billion and US$ 7.0 million. Payment of such warranty claim was net off with tax overpayment assessed by tax office for MUTU’s tax obligation for fiscal years 2018 - 2021. The tax assessments resulted in underpayment of withholding article 21 of Rp 214.8 million and overpayment of corporate income tax totaling to US$77.6 thousand. The warranty claim was paid by the Sellers on July 11, 2024. Biaya terkait transaksi adalah sebesar US$ 764.687 dan dibebankan langsung pada laba rugi saat terjadi. Cost related to the transaction amounted to US$ 764,687 and was charged directly to profit and loss when incurred. Perhitungan kerugian Transaksi (Catatan 4 5) adalah sebagai berikut: Calculation of loss on Transaction (Note 45) is as follows: 30 Juni/ June 30, 2024 US$ Aset bersih Grup yang dilepas Net assets of disposal Group pada tanggal 31 Desember 2023 210.987.236 as of December 31, 2023 Bagian laba bersih MUTU Equity in net income of MUTU selama Januari - Februari 2024 1.527.849 during January - February 2024 Aset bersih Grup yang dilepas Net assets of disposal Group pada tanggal pelepasan 212.515.085 as of disposal date Harga pelepasan 218.000.000 Price consider ation Klaim jaminan - bersih (9.387.913) Warr anty claim - net Kerugian pelepasan 3.902.998 Loss on divestment Perusahaan berkeyakinan bahwa Transaksi dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perusahaan serta untuk The Company believes that the Transaction is made in accordance with the Company’s diversification strategy and to ensure that the
Page 30
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 26 - memastikan agar Perusahaan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan. Company focuses on the implementation of sustainability of the business activities of the Company. ii. PT Trisetia Citagraha (“TCG”) ii. PT Trisetia Citagraha (“TCG”) Pada tanggal 5 Juli 2024, TCG (entitas anak) membuat pengumuman koran bahwa seluruh pemegang saham TCG bermaksud untuk menjual seluruh kepemilikan saham mereka di TCG kepada pihak ketiga, tunduk kepada penerimaan keberatan tertulis dari kreditur atau pihak ketiga lainnya dalam waktu 14 hari setelah pengumuman. Pengumuman ini dibuat untuk memenuhi Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan perubahannya. On July 5, 2024, TCG (a subsidiary) has made announcement in newspaper that all of TCG’s shareholders intend to sell all of their ownership in TCG to a third party, subject to receipt of written objection from any creditors or third parties within 14 days after the announcement. This announcement is made to comply with Law No. 40 year 2007 regarding Limited Liability Company and its amendments. Berdasarkan nilai pasar indikatif investasi, IMP selaku pemegang saham TCG, telah mengantisipasi kerugian divestasi dan mencadangkan estimasi provisi penurunan nilai sebesar US$ 2.077.946 per 30 Juni 2024. Based on indicative market value of the investment, IMP as the shareholder of TCG, has anticipated a loss on divestment and provide estimated provision for impairment at the amount of US$ 2,077,946 as of June 30, 2024. Kelompok aset dan liabilitas utama TCG per tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut: Major classes of assets and liabilities of TCG as of June 30, 2024 are as follows: Kerugian penurunan nilai dialokasikan terlebih dahulu untuk mengurangi nilai tercatat goodwill yang dialokasikan ke unit tersebut dan kemudian ke aset tidak berwujud beserta dengan liabilitas pajak tangguhan terkait. Rincian alokasi penurunan nilai atas goodwill sebesar US$ 1.224.188 (Catatan 25) dan aset tidak berwujud sebesar US$ 853.758, dikurangi dengan liabilitas pajak tangguhan terkait sebesar US$ 174.856. The impairment loss was allocated first to reduce the carrying amount of goodwill allocated to the unit and then to intangible assets and the associated deferred tax liabilities. Details of impairment allocation to goodwill was US$ 1,224,188 (Note 25) and intangible assets of US$ 853,758, netting off with the associated deferred tax liability of US$ 174,856. Selanjutnya, pada tanggal 26 September 2024, IMP menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat dengan PT Barito Pacific Lumber ("BPL") dan/atau pihak berelasi ("Pembeli"), mengenai pengalihan seluruh saham milik IMP di TCG sebesar 6.332 lembar saham yang mewakili On 26 September 2024, IMP signed the Conditional Sale Purchase Agreement with PT Barito Pacific Lumber (“BPL”) and/or its related companies (the “Purchasers”), in relation to the sale of all shares of IMP in TCG in the amount of 6,332 shares representing 30 Juni/ June 30, 2024 US$ Aset lancar 96.368 Current assets Goodwill 1.224.188 Goodwill Aset tetap (Catatan 21) 7.584 Pro perty, plant and equipment (Note 21) Aset tidak berwujud - bersih (Catatan 24) 2.477.053 Intangible assets - net (Note 24) Aset tidak lancar lainnya 1.122.897 Ot her non-current assets Liabilitas lancar 48.309 Current l iabilities Liabilitas pajak tangguhan 544.952 D eferred tax liabilities Liabilitas tidak lancar lainnya 5.352 Other non-current liabilities Kepentingan non-pengendali 621.058 No n-controlling interest Aset bersih yang dilepaskan 3.708.419 Net assets divested Harga Transaksi 1.630.473 Transaction Price Kerugian penurunan nilai 2.077.946 Impairment loss
Page 31
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 27 - 80% kepemilikan di TCG kepada Pembeli ("Transaksi"). 80% ownership in TCG to the Purchasers (the “Transaction”). Nilai yang disepakati untuk Transaksi adalah sebesar Rp 26.774.000.000 (ekuivalen dengan US$ 1.630.473), yang akan diselesaikan melalui dua tahap: 1. Tahap I dengan nilai Rp 22.298.000.000 untuk nilai pengalihan hak atas uang muka penyetoran modal dan pengalihan 60% saham IMP kepada BPL yang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 26 September 2024 dan telah tertuang dalam Perjanjian Jual Beli Saham; dan 2. Tahap II dengan nilai Rp 4.476.000.000 untuk pengalihan 20% saham IMP kepada Pembeli dan dicatat sebagai bagian dari piutang lain – lain (Catatan 9) sebesar US$ 276.496 pada tanggal 31 Desember 2024 dan telah dilunasi pada tahun 2025. Agreed consideration for the Transaction is Rp 26,774,000,000 (equivalent to US$ 1,630,473), which will be conducted in two stages: 1. Stage I in the amount of Rp 22,298,000,000 for the transfer of rights over capital advance and the 60% sale of shares of IMP to the BPL, which was completed on September 26, 2024 and concluded through Share Sale Purchase Agreement; and 2. Stage II in the amount of Rp 4,476,000,000 for the 20% sale of shares of IMP to the Purchasers and was presented as part of other receivables (Note 9) of US$ 276,496 as of December 31, 2024 and was settled in 2025. Transaksi ini tidak akan berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perusahaan. This Transaction will not have an impact on the operational activities, legal, financial condition, or business continuity of the Company. Perusahaan berkeyakinan bahwa Transaksi dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perusahaan serta untuk memastikan agar Perusahaan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan. The Company believes that the Transaction is made in accordance with the Company’s diversification strategy and to ensure that the Company focuses on the implementation of sustainability of the business activities of the Company. iii. PT Mitra Energi Agung (“MEA”) iii. PT Mitra Energi Agung (“MEA”) Pada bulan Maret 2024, IIR menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Bersyarat (PPJB) untuk seluruh sahamnya sebesar 60% atau setara dengan 3.060 saham, di PT Mitra Energi Agung (“MEA”). Nilai total untuk kepemilikan 100% di MEA adalah Rp 25.000.000.000 (ekuivalen dengan US$ 1.546.838). Penyelesaian penjualan ini tergantung pada pemenuhan persyaratan dan kondisi, sebagaimana diatur lebih lanjut dalam PPJB. In March 2024, IIR signed a conditional sales and purchase agreement (CSPA) for all of its entire 60% shares or amounting to 3,060 shares, in PT Mitra Energi Agung (“MEA”). The total consideration for the 100% stake in MEA is Rp 25,000,000,000 (equivalent to US$ 1,546,838). The completion of the sale is subject to fulfilment of certain terms and condition, as further stipulated under the CSPA. Sampai dengan 30 April 2024, IIR telah menerima uang muka sebesar 90% dari nilai transaksi, yang dicatat sebagai bagian dari uang muka diterima dari pihak ketiga. As of April 30, 2024, IIR has received down payment of 90% from the transaction price, which was recorded as part of advance received from third parties. Selanjutnya pada tanggal 3 Oktober 2024, IIR telah menyelesaikan PPJB dan menandatangani Akta Jual Beli Saham dengan PT Niaga Gilang Persada mengenai pengalihan seluruh saham miliknya di MEA (“Transaksi”). Further, on October 3, 2024, IIR concluded the CSPA and signed a Deed of Sale of Shares with PT Niaga Gilang Persada in relation to the sale of its shares of MEA (the “Transaction”). Pada tanggal Transaksi, nilai buku investasi di MEA tercatat sebesar US$ 22.161, setelah mengakui penurunan nilai oleh manajemen IIR (Catatan 16, 21 dan 24). Keuntungan penjualan atas Transaksi sebesar US$ 961.639, As of Transaction date, net assets value of investment in MEA was US$ 22,161, after recognized impairment made by management of IIR (Notes 16, 21 and 24). Gain recognized
Page 32
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 28 - dicatat sebagai bagian dari Lain -Lain bersih pada tahun 2024. from the Transaction was US$ 961,639, recorded as part of Others – net in 2024. e. Entitas anak dijaminkan terhadap obligasi dan fasilitas pinjaman e. Subsidiaries collateralized to bonds and loan facilities Kepemilikan langsung dan tidak langsung Perusahaan di IIC, TPE, TPEC, TRIS dan KJA dijadikan jaminan dengan hak prioritas utama atas utang obligasi (Catatan 34) yang dijaminkan pari passu dengan pinjaman sindikasi Perusahaan (Catatan 31 dan 54). The Company’s direct and indirect ownership in IIC, TPE, TPEC, TRIS and KJA were used as security for the bonds payable on first priority basis (Note 34), which was shared pari passu with the Company’s syndicated loans (Notes 31 and 54). Kepemilikan saham di IPI dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh pihak berelasi (Catatan 54). The share ownership in IPI was used as collateral in relation to a related party’s loan facility (Note 54). Kepemilikan tidak langsung Perusahaan di CEPR dijadikan jaminan kepada PT Bank Mizuho Indonesia (Catatan 54). The Company’s indirect ownership in CEPR was pledged with PT Bank Mizuho Indonesia (Note 54). f. Restrukturisasi entitas sepengendali f. Restructuring under common control Grup menyelesaikan beberapa transaksi entitas sepengendali guna mengintegrasikan dan mengoptimalisasi layanan terhadap klien dan guna mendukung pengembangan bisnis: The Group finalized several common control transactions to be able to integrate and optimize services to clients and to support business development: Tahun 2023 Year 2023 Pada tanggal 13 Februari 2023, PT Interport Mandiri Utama (“IMU”) menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham sehubungan dengan saham dalam PT Cotrans Asia (“CTA”) dengan PT Tripatra Engineers and Constructors (“TPEC”), dimana TPEC sepakat untuk menjual 1.800 lembar saham (mewakili 45% kepemilikan) dalam CTA kepada IMU dan IMU bersedia membeli saham tersebut dengan harga transaksi sebesar Rp 31.950.000.000 atau setara dengan US$ 2.113.095. On February 13, 2023, PT Interport Mandiri Utama (“IMU”) signed Share Sales and Purchase Agreement relating to shares in PT Cotrans Asia (“CTA”) with PT Tripatra Engineers and Constructors (“TPEC”), wherein TPEC agreed to sell its 1,800 shares (representing 45% of ownership) in CTA to IMU and IMU agreed to purchase the shares at the transaction price of Rp 31,950,000,000 or equivalent to US$ 2,113,095. Pada tanggal 13 Februari 2023, PT Interport Mandiri Utama (“IMU”) menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham sehubungan dengan saham dalam CTA dengan PT Kalimantan Citra Bara (“KCB”), dimana KCB sepakat untuk menjual 392 lembar saham (mewakili 9,8% kepemilikan) dalam CTA kepada IMU dan IMU bersedia membeli saham tersebut dengan harga transaksi sebesar Rp 6.958.000.000 atau setara dengan US$ 460.185. On February 13, 2023, PT Interport Mandiri Utama (“IMU”) signed Share Sales and Purchase Agreement relating to shares in CTA with PT Kalimantan Citra Bara (“KCB”), wherein KCB agreed to sell its 392 shares (representing 9.8% of ownership) in CTA to IMU and IMU agreed to purchase the shares at the transaction price of Rp 6,958,000,000 or equivalent to US$ 460,185. Tahun 2022 PT Electra Mobilitas Indonesia (“EMI”) Pada tanggal 4 Juli 2022, Perusahaan menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham dengan PT Ilectra Motor Group (entitas anak) (“IMG”), dimana Perusahaan setuju untuk mengalihkan 39.999 lembar saham miliknya di EMI kepada IMG dengan harga jual sebesar Rp 40.500.000.000 miliar or equivalent to US$ 2.574.534 dan (2) IMG setuju untuk mengembalikan uang muka modal sebesar Year 2022 PT Electra Mobilitas Indonesia (“EMI”) On July 4, 2022, the Company entered into Share Sales and Purchase Agreement with PT Ilectra Motor Group (a subsidiary) (“IMG”) wherein (1) the Company agreed to sell its 39,999 shares in EMI to IMG at a selling price of Rp 40,500,000,000 billion or equivalent to US$ 2,574,534 and (2) IMG agreed to reimburse advance for share capital of Rp 10,000,000,000, which was injected by the Company in EMI.
Page 33
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 29 - Rp 10.000.000.000, yang telah disetorkan oleh Perusahaan di EMI. Perjanjian Jual Beli Saham diaktakan dalam akta No. 3 tanggal 4 Juli 2022 dari Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Bekasi. Such Share Sales and Purchase Agreement was notarized under deed No. 3 dated July 4, 2022, of Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notary in Bekasi. g. Pembelian saham non-pengendali entitas anak g. Purchase of shares from non-controlling interest of subsidiary Tahun 2024 Pada tanggal 23 Desember 2024, MMG dan SMI, entitas anak, menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (PJB) dengan PT Buana Auto Sejahtera (“BAS”), pihak non-pengendali 49% (atau 14.000 lembar) saham EMB, atas transaksi berikut ini: Year 2024 On December 23, 2024, MMG and SMI, subsidiaries, entered into Share Sales and Purchase Agreement (SPA) with PT Buana Auto Sejahtera (“BAS”), a 49% (or 14,000 shares) non- controlling interest of EMB, in relation to the following transactions: MMG membeli tambahan 13.999 lembar saham pada EMB dari BAS, dimana MMG sebelumnya telah memiliki 14.572 lembar saham pada EMB (atau 51% kepemilikan) dengan harga transaksi sebesar Rp 39.997.142.857 (setara dengan US$ 2.474.764) SMI membeli 1 lembar saham pada EMB dari BAS dengan harga transaksi sebesar Rp 2.857.143 (setara dengan US$ 177). MMG acquired additional 13,999 shares of EMB from BAS, wherein MMG has currently had 14,572 shares of EMB (or 51% ownership) at a transaction cost of Rp 39,997,142,857 (equivalent to US$ 2,474,764) SMI acquired 1 share of EMB from BAS at transaction cost of Rp 2,857,143 (equivalent to US$ 177). Setelah penandatanganan kedua PJB tersebut, MMG dan SMI memiliki 100% kepemilikan saham di EMB. Transaksi perubahan pemegang saham EMB telah dinyatakan dalam Akta Notaris No. 58 tanggal 23 Desember 2024 dari Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., notaris di Bekasi dan telah didaftarkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan diterima berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0294285 dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Daftar Perseroan No. AHU-0285962.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 31 Desember 2024. After signing of the two SPAs, MMG and SMI hold 100% ownership in EMB. Change of shareholders of EMB has been notarized through deed No. 58 dated December 23, 2024 of Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., a notary in Bekasi and has been registered with the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia and received based on Receipt of Notification No. AHU- AH.01.09-0294285 and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through the Company Register No. AHU-0285962.AH.01.11.TAHUN 2024 dated December 31, 2024. Tidak terdapat keuntungan dan kerugian yang diakui dalam transaksi di atas tetapi diakui sebagai transaksi ekuitas. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar sebesar US$ 2.207.154 diakui sebagai komponen ekuitas lainnya. No gain or loss was recognized from the above transaction, instead it was accounted for as an equity transaction. The difference between the amount by which the non-controlling interests are adjusted and the fair value of the consideration paid amounting to US$ 2,207,154 was recognized in other component of equity. Tahun 2018 Pada tanggal 29 November 2018, ICI menandatangani perjanjian dengan Prime Empire Investments Pte. Ltd. atas akuisisi 2.625.000 saham PT Multi Tambangjaya Utama senilai US$ 9.900.000. Transaksi tersebut telah disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berdasarkan surat Year 2018 On November 29, 2018, ICI entered into agreement with Prime Empire Investments Pte. Ltd. for acquisition of 2,625,000 shares of PT Multi Tambangjaya Utama for US$ 9,900,000. The transaction was approved by The Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) based on its letter No. 176/30/MEM.B/2019 dated May 13,
Page 34
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 30 - No. 176/30/MEM.B/2019 tanggal 13 Mei 2019. Pada tanggal 17 Juli 2019, semua kondisi yang menjadi persyaratan dalam perjanjian sudah dipenuhi. Sesudah transaksi tersebut efektif, Perusahaan telah sepenuhnya memiliki MUTU, 85% melalui IIR dan 15% melalui ICI. 2019. On July 17, 2019, all conditions precedents have been fulfilled. After the effective of this transaction, the Company has fully owned MUTU, through IIR with 85% of ownership and ICI with 15% of ownership. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan non- pengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar sebesar US$ 33.492.429 diakui sebagai komponen ekuitas lainnya. The difference between the amount recognized by which the non-controlling interest are adjusted and the fair value of the consideration paid amounting to US$ 33,492,429 was recognized in other component of equity. Dengan penyelesaian transaksi penjualan saham MUTU pada tahun 2024, Perusahaan melakukan reklasifikasi komponen ekuitas lainnya sebesar US$ 33.492.429, sebagaimana dijelaskan di atas, langsung ke laba ditahan. With the completion of sale of shares in MUTU in 2024, the Company reclassified other components of equity of US$ 33,492,429 described above directly to retained earnings. Tahun 2017 Pada tanggal 15 September 2017, IIR dan IETPL, entitas anak, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (PJB) dengan PT Mitra Paramarta Prima (“MPP”), pihak non-pengendali, atas saham-saham milik MPP pada IET, masing-masing sejumlah 300 dan 900 lembar saham, yang seluruhnya mewakili 40% saham di IET. Year 2017 On September 15, 2017, IIR and IETPL, both subsidiaries, entered into Sales and Purchase Agreement (SPA) with PT Mitra Paramarta Prima (“MPP”) as non-controlling interest, for 300 shares and 900 shares owned by MPP in IET, respectively, which in total represents 40% of ownership in IET. Pada tanggal yang sama, ICI sebagai pemilik 60% saham di IET, menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (PJB) dengan IETPL, pihak berelasi, atas saham-saham milik ICI pada IET, sejumlah 1.800 lembar saham. On the same date, ICI, with 60% ownership in IET, entered into Sales and Purchase Agreement (SPA) with IETPL, related party, for 1,800 shares owned by ICI in IET. Setelah penandatanganan kedua PJB tersebut, IETPL dan IIR memiliki masing-masing 90% dan 10% saham di IET. After the signing of the SPA, IETPL and IIR effectively retained 90% and 10% of share ownership in IET, respectively. Berdasarkan PJB, jumlah harga pembelian saham oleh IIR dan IETPL sebesar Rp 1.200.000.000 (setara dengan US$ 85.076). Tidak terdapat keuntungan dan kerugian yang diakui dalam transaksi di atas tetapi diakui sebagai bagian dari ekuitas. Based on the SPA, total purchase price of shares by IIR and IETPL amounted to Rp 1,200,000,000 (equivalent to US$ 85,076). No gain or loss recognized from the above transaction which was accounted for as an equity transaction. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan non - pengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar sebesar US$ 932.505 diakui sebagai komponen ekuitas lainnya. The difference between the amount by which the non-controlling interests are adjusted and the fair value of the consideration paid amounting to US$ 932,505 was recognized in other component of equity. h. Izin Usaha Pertambangan Khusus h. Special Mining Business License Pada tanggal 16 Desember 2022, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (“MESDM”) memberikan persetujuan Izin Usaha Pertambangan Khusus (“IUPK”) kepada KJA sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian yang berlaku sampai dengan 13 Maret 2033 dan dapat diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. On December 16, 2022, the Minister of Energy and Mineral Resources (“MoEMR”) granted The Special Mining Business License (“IUPK”) as a Continuation of the Contract/Agreement to Operate, which is valid until March 13, 2033 and can be extended in accordance with prevailing regulation. Setelah memperoleh IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, ketentuan perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akan dilaksanakan oleh KJA sesuai dengan Upon obtaining the IUPK as a Continuation of the Contract/Agreement to Operate, the provisions on taxation and/or Non-Tax State Revenues (PNBP)
Page 35
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 31 - ketentuan yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2023. will be implemented by KJA in accordance with prevailing regulations starting January 1, 2023. Berdasarkan IUPK, KJA dapat melakukan kegiatan operasi produksi pada wilayah pertambangan seluas 33.887 hektar (Tidak diaudit) di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Indonesia. Based on IUPK, KJA may do operation production on mining areas covering an area of 33,887 hectares (Unaudited) located in Paser district, East Kalimantan, Indonesia. Ketentuan-ketentuan keuangan penting dalam IUPK meliputi: Significant financial provisions of the IUPK include: Iuran tetap Dead rent KJA wajib membayar iuran tetap dengan tarif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan di bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang berlaku pada saat IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian diterbitkan. KJA shall pay dead rent with rate in accordance with applicable laws of Non-Tax State Revenue from Ministry of Energy and Mineral Resources that prevail when IUPK as Continuation of the Contract/Agreement issued. Iuran Produksi atau royalty Tarif iuran produksi atau royalti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. Production fees or royalty Production fees rate or royalty are in accordance with applicable laws of Non-Tax State Revenue from Ministry of Energy and Mineral Resources. Barang Milik Negara Tarif pemanfaaatan barang milik negara eks PKP2B dihitung dengan formula 0,21% dikalikan harga jual. State-Owned Assets The rate of State-Owned Assets utilization from ex CCoW is calculated with 0.21% multiplied by the sales price. Penerimaan Negara Bukan Pajak Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak berupa penjualan hasil tambang per ton dihitung berdasarkan ketentuan: Non-Tax State Revenue Non-Tax State Revenue from sale of mining results per tonne is calculated based on the following requirements: i. Untuk penjualan batubara yang menggunakan harga yang lebih tinggi antara: Harga yang lebih rendah antara harga patokan batubara atau indeks harga batubara pada saat transaksi; dan Harga sesungguhnya atau seharusnya yang diterima atau diperoleh penjual. i. For the sale of coal using the higher price between: Lower price between coal benchmark prices or coal price index at the time of transaction; and Actual price or the price that should be received by seller. Maka tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak dihitung sebesar: Harga Batubara Acuan (HBA) < USD 70 per ton, tarif 14% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 70 per ton sampai dengan < USD 80 per ton, tarif 17% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. Non-Tax State Revenue is calculated by: Coal Benchmark Price (HBA) < USD 70 per tonne, rate of 14% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 70 per tonne until < USD 80 per tonne, rate of 17% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne.
Page 36
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 32 - HBA ≥ USD 80 per ton sampai dengan < USD 90 per ton, tarif 23% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 90 per ton sampai dengan < USD 100 per ton, tarif 25% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 100 per ton, tarif 28% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 80 per tonne until < USD 90 per tonne, rate of 23% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 90 per tonne until < USD 100 per tonne, rate of 25% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 100 per tonne, rate of 28% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. ii. Untuk penjualan batubara yang menggunakan harga sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Mineral dan Batubara dalam hal tertentu, tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak dihitung sebesar 14% dikalikan harga jual dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. ii. For the sale of coal using price in accordance with laws and regulation in Mineral and Coal Mining in certain cases, Non-Tax State Revenue is calculated with rate of 14% multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State- Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. Bagian pemerintah pusat dan pemerintah daerah Penerimaan Negara Bukan Pajak berupa bagian pemerintah pusat sebesar 4% dari keuntungan bersih pemegang IUPK dan bagian pemerintah daerah sebesar 6% dari keuntungan bersih pemegang IUPK. Central and local government shares Non-Tax State Revenue consists of central government share amounting 4% from IUPK holder net income and local government share amounting 6% from IUPK holder net income. Pajak penghasilan badan Pajak penghasilan atas laba tahunan KJA dihitung sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia yaitu tarif pajak penghasilan Badan sebesar 22% dari penghasilan kena pajak. Corporate income tax Corporate income taxes in respect of the annual profits of KJA should be computed in accordance with the prevailing laws and regulations in Indonesia with the corporate tax rate 22% of the taxable income. Mata Uang Pembukuan KJA sebagai pemegang IUPK menyelenggarakan pembukuan dalam mata uang Dollar Amerika Serikat (U.S. Dollar atau US$) sebagaimana diwajibkan dalam PKP2B selama satu tahun pajak setelah IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian diterbitkan. Currency KJA as IUPK holder maintains its accounting records in in United States Dollar (U.S. Dollar or US$) as required under the CCoW for one fiscal year after IUPK as a Continuation of the Contract/Agreement issued. Setelah satu tahun pajak tersebut, KJA akan menyampaikan pemberitahuan tertulis terkait penggunaan mata uang Dollar Amerika Serikat (U.S. Dollar atau US$) sebagai mata uang pembukuan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan. After one fiscal year, KJA will submit written notice regarding the usage of United States Dollar (U.S. Dollar or US$) as accounting currency in accordance with prevailing tax laws and regulation. Ketentuan perpajakan lainnya Ketentuan perpajakan lainnya yang berlaku antara lain: Other taxation provisions Other prevailing taxation provisions are as follow:
Page 37
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 33 - i. Pajak penghasilan pemotongan dan pemungutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Pajak Penghasilan. ii. Pajak pertambahan nilai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Pajak Pertambahan Nilai Barang. iii. Pajak karbon sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pajak Karbon. iv. Bea Meterai sesuai dengan perundang- undangan di Bidang Bea Meterai. v. Bea masuk dan bea keluar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Kepabeanan. vi. Cukai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Cukai. vii. Pajak daerah dan retribusi daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan di bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. i. Withholding taxes are in accordance with laws and regulation of income tax. ii. Value Added Tax is in accordance with with laws and regulation of Value Added Tax. iii. Carbon Tax is in accordance with with laws and regulation of Carbon Tax. iv. Stamp Duty is in accordance with with laws and regulation of Stamp Duty. v. Import duty and export duty are in accordance with with laws and regulation of customs. vi. Customs are in accordance with with laws and regulation of Customs. vii. Local Taxes and Retributions are in accordance with with laws and regulation of Local Taxes and Retributions. KJA mengoperasikan enam tambang batubara aktif dalam wilayah konsesinya, dimana cadangan batubara terkira dan terbukti diestimasi sebesar 569 juta ton dan perkiraan sumber daya batubara, termasuk cadangan batubara, adalah sebesar 1.625 juta ton per tanggal 31 Desember 2017, berdasarkan laporan JORC yang disusun oleh PT Runge Pincock Minarco pada tanggal 30 Januari 2019. Laporan JORC tersebut telah diperbaharui beberapa kali oleh konsultan yang sama, terakhir melalui laporan per tanggal 11 April 2024, dimana sumber daya dan cadangan batubara KJA diestimasi sebesar 1.449 juta ton dan 468,2 juta ton per tanggal 31 Desember 2023. Total produksi batubara KJA untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025 adalah 22.2 juta ton, dengan akumulasi produksi 729.60 juta ton per 30 September 2025 efektif dari tanggal dimulainya produksi komersial KJA pada tahun 1993. KJA operates six active mines at its concession areas, where aggregate probable and proved coal reserves were estimated to be 569 million tons and the total estimated coal resources, including coal reserves, were 1,625 million tons as of December 31, 2017, according to a JORC compliant report prepared by PT Runge Pincock Minarco dated January 30, 2019. Such JORC report has been updated several times by the same consultant, most recently through its report dated April 11, 2024, wherein total coal resources and reserves of KJA were estimated at 1,449 million tons and 468.2 million tons as at December 31, 2023. KJA’s total coal production for the nine-month period ended September 30, 2025 was 22,2 million tons, with accumulated production of approximately 729,60 million tons as at September 30, 2025 effective from its commercial production in 1993. i. Kontrak Karya Emas i. Gold Contract of Work Masmindo melakukan penambangan emas dan perak (beserta dengan mineral terkait) dalam area Kontrak Karya (CoW) yang telah disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia, dengan luas wilayah kerja sebesar 14.390 hektar (tidak diaudit) di Latimojong, Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. CoW diberikan kepada Masmindo pada tanggal 19 Februari 1998 dan amandemen terhadap CoW untuk menyesuaikan kembali dengan peraturan yang berlaku telah ditandatangani pada tanggal 13 Maret 2018. Masmindo is engaged in the gold and silver (and its associated mineral) mining activities in a Contract of Work (CoW) area as approved by the Government of the Republic of Indonesia, with working area of 14,390 hectares (unaudited) in Latimojong District, Luwu Regency, South Sulawesi Province, Indonesia. The CoW was granted to Masmindo on February 19, 1998, and an amendment to closely align the CoW to prevailing regulations was signed on March 13, 2018. Pada tanggal 17 Juni 2015, Masmindo memperoleh persetujuan atas Laporan Final Studi Kelayakan Techno-economy berdasarkan keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Direktorat Jendral Mineral dan Batubara (“ESDM”) No. 1082/30/DBM/2015. Pada tanggal 17 Mei 2017, Masmindo mendapatkan persetujuan final atas Studi Kelayakan berdasarkan keputusan ESDM No. 1056/30/DJB2017. Pada tanggal 9 Juli 2019, Masmindo memperoleh persetujuan atas On June 17, 2015, Masmindo obtained Approval on Final Feasibility Study Techno-economy Report based on the decision of Ministry of Energy and Mineral Resources Republic of Indonesia, Directorate General Mineral and Coal (“ESDM”) No. 1082/30/DBM/2015. On May 17, 2017, Masmindo obtained Final Approval on Feasibility Study based on the decision of ESDM No. 1056/30/DJB2017. On July 9, 2019, Masmindo obtained Approval on Addendum of
Page 38
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 34 - Adendum Studi Kelayakan berdasarkan keputusan ESDM No. 1160/31.02/DBM.PE/2019. Feasibility Study based on the decision of ESDM No. 1160/31.02/DBM.PE/2019. Pada tanggal 20 April 2022, Masmindo memperoleh persetujuan atas adendum studi kelayakan berdasarkan keputusan ESDM No. T-1000/MB.04/DBM.PE/2022. On April 20, 2022, Masmindo obtained approval on addendum of feasibility study based on the decision of ESDM No. T-1000/MB.04/DBM.PE/2022. Pada tanggal 12 April 2017, Masmindo memperoleh Persetujuan AMDAL dan Izin Lingkungan masing-masing berdasarkan ketetapan Gubernur Sulawesi Selatan No. 3/M.02a.NP/P2T/03/2017 dan ketetapan No. 2/M.02b.P/P2T/03/2017. Pada tanggal 17 Oktober 2019, Masmindo memperoleh Adendum Persetujuan AMDAL dan Ijin Lingkungan masing-masing berdasarkan ketetapan Gubernur Sulawesi Selatan No. 14/M.02a/PTSP/2019 dan ketetapan No. 15/M.02b/PTSP/2019. On April 12, 2017, Masmindo obtained AMDAL Approval and Environmental Permit based on the Governor of South Sulawesi Decree No. 3/M.02a.NP/P2T/03/2017 and Decree No. 2/M.02b.P/P2T/03/2017, respectively. On October 17, 2019, Masmindo obtained Addendum AMDAL Approval and Environmental Permit based on the Governor of South Sulawesi Decree No. 14/M.02a/PTSP/2019 and Decree No. 15/M.02b/PTSP/2019, respectively. Pada tanggal 20 Juni 2017, Masmindo memperoleh izin konstruksi selama 3 (tiga) tahun berdasarkan Ketetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 318.K/30/DJB/2017. On June 20, 2017, Masmindo obtained construction permit for 3 (three) years based on the Decree of Minister of Energy and Mineral Resources Republic of Indonesia No. 318.K/30/DJB/2017. Pada tanggal 16 Januari 2018, masa konstruksi Masmindo digabung dengan masa operasi dan produksi berdasarkan Ketetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 171.K/30/DJB/2018. On January 16, 2018, Masmindo’s construction period was merged to the operation and production period based on the Decree of Minister of Energy and Mineral Resources Republic of Indonesia No. 171.K/30/DJB/2018. j. Ijin Pertambangan Bauksit j. Bauxite Mining Permit PT Mekko Metal Mining (Mekko) memiliki izin pertambangan bauksit (IUP-OP) dengan total konsesi 5.050 hektar di Ngabang, Landak, Kalimantan Barat. Tambang ini memiliki sumber daya 30 juta ton washed bauxite dan cadangan 5,7 juta ton. Mekko mulai beroperasi pada 2023 dengan kapasitas produksi 500.000 ton per tahun. PT Mekko Metal Mining (Mekko) holds a bauxite mining permit (IUP-OP) with a total concession area of 5,050 hectares in Ngabang, Landak, West Kalimantan, valid until May 20, 2032. The mine has 30 million tons of washed bauxite resources and 5.7 million tons of reserves. Operations began in 2023 with a production capacity of 500,000 tons per year. Pada tanggal 18 September 2025, ESDM menetapkan Sanksi Penghentian Sementara Kegiatan Penambangan terhadap Mekko terkait dengan kewajiban penempatan jaminan reklamasi. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, Mekko sedang menunggu persetujuan dari ESDM terkait rencana reklamasi yang disampaikan. On September 18, 2025, ESDM issued Temporary Suspension Sanctions for Mining Activities against Mekko related to its obligation to place reclamation guarantee. As of the date of these consolidated financial statements, Mekko is still waiting for approval from ESDM related to its submitted reclamation plan. k. Program Opsi Saham Karyawan dan Manajemen k. Employee and Management Stock Option Program Pada bulan Februari 2008, para pemegang saham menyetujui Program Pemilikan Saham Karyawan dan Manajemen (EMSOP). Program EMSOP ini diberikan dalam 3 tahap. Peserta EMSOP akan ditetapkan oleh direksi Perusahaan selambat- lambatnya 14 hari sebelum penerbitan opsi untuk masing-masing tahap. Jumlah opsi sebanyak 104.142.000 atau 2% dari seluruh jumlah saham In February 2008, the stockholders approved the Employee and Management Stock Option Program (EMSOP). Issuance and distribution of options related to the EMSOP program will be implemented in 3 stages. Eligible participants in the EMSOP will be announced by Board of Directors at the latest 14 days prior to the issuance of options during each stage. The total
Page 39
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 35 - ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum saham (IPO) dan dialokasikan dalam 3 tahap yaitu: tahap I dan II masing-masing sebanyak 31.242.500 opsi dan tahap III sebanyak 41.657.000 opsi. options amounted to 104,142,000 or 2% of the post-IPO issued and paid-up shares allocated to three stages: first and second stages with 31,242,500 each and third stage with 41,657,000 options. Opsi ini tidak dapat dialihkan dan diperdagangkan. Setiap opsi yang didistribusikan pada setiap tahap berlaku untuk jangka waktu 5 tahun sejak tanggal penerbitan. Opsi tersebut memiliki masa tunggu satu tahun, dimana selama masa tunggu tersebut, peserta tidak dapat melaksanakan opsinya. The options are non-transferable and non- tradeable. Each of the option distributed in each stage is valid for 5 years as of the date of its issuance. The options are subject to a one year vesting period, during which the participant is not able to exercise the option. Harga pelaksanaan opsi akan ditetapkan berdasarkan Peraturan Pencatatatan Efek No. 1-A, Lampiran Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) No. KEP-305/BEJ/07-2004, tanggal 19 Juli 2004, yang mengatur bahwa harga pelaksanaan adalah minimum 90% dari harga rata-rata 25 hari bursa sebelum pemberitahuan Perusahaan kepada BEI mengenai dibukanya periode pelaksanaan. Periode pelaksanaan maksimum 2 kali dalam setahun. The exercise price for the option will be determined based on the Listing Rule No. 1-A, as attached to the Decree of the Board of Directors of Indonesia Stock Exchange (IDX) No. KEP-305/BEJ/07-2004 dated July 19, 2004, which regulates that the exercise price is at least 90% of the average price of the shares during a 25-days period prior to the Company's announcement to IDX at the start of an exercise window. There will be at most, two exercise period per year. Berdasarkan surat keputusan Direksi No. 234/IE- BOD/VIII/2009 tanggal 11 Agustus 2009 kepada Direksi Bursa Efek Indonesia, direksi Perusahaan menetapkan harga pelaksanaan opsi sebesar Rp 2.138. Nilai wajar opsi diestimasi pada tanggal pemberian opsi dengan menggunakan model Black - Scholes Option Pricing . Asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan nilai wajar opsi adalah sebagai berikut: Based on Director's Decision Letter No. 234/IE- BOD/VIII/2009 dated August 11, 2009 to the Director of Indonesia Stock Exchange, the Directors of the Company have agreed on the exercise price of Rp 2,138. The fair value of the option is estimated on the grant date using the Black - Scholes Option Pricing model. Key assumptions used in calculating the fair value of the options were as follows: Tingkat suku bunga bebas risiko 9,67% Risk - free int erest rate Periode opsi 5 tahun/years Option period Perkiraan volatilitas harga saham 69,80% Expected sto ck price volatility Perkiraan dividen 5,30% Expected dividend Tidak terdapat pemberian opsi beban kompensasi program saham karyawan selama periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025 dan 2024. There are no compensation expenses for employee and management stock option during the nine-month period ended September 30, 2025 and 2024. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo komponen ekuitas lainnya atas opsi saham karyawan sebesar US$ 7.816.296. As of September 30, 2025 and December 31, 2024, other components of equity for employee stock options amounted to US$ 7,816,296. 2. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI (”PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (”ISAK”) 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”) AND INTERPRETATIONS OF PSAK (“ISAK”) a. Amendemen/ Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan a. Amendments/ Improvements to Standards Effective in the Current Year Dalam periode berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah In the current year, the Group has applied a number of amendments/ improvements to PSAK that are relevant to its operations and effective for accounting period beginning on or after January
Page 40
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 36 - 1 Januari 2025. Penerapan atas amandemen/ penyesuaian tersebut tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki pengaruh signifikan atas pengungkapan atau jumlah yang dicatat di dalam laporan keuangan konsolidasian pada periode berjalan dan tahun-tahun sebelumnya. 1, 2025. The adoption of these amendments/ improvements does not result in changes to the Group's accounting policies and has no material impact to disclosures or on the amounts recognized in the current year and prior years consolidated financial statements. PSAK 117 Kontrak Asuransi • PSAK 117 (amandemen) Kontrak Asuransi: Penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi Komparatif • PSAK 221 (amandemen) Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing : Kekurangan Ketertukaran • PSAK 117 Insurance Contracts • PSAK 117 (amendment) Insurance Contracts: Initial application of PSAK 117 and PSAK 109 - Comparative Information • PSAK 221 (amendment) The effects of changes in foreign exchange rates: Lack of Exchangeability b. Standar dan Amendemen/Penyesuaian Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan b. Standard and Amendments/ Improvements to Standards Issued not yet Adopted Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, standar, interpretasi dan amandemen-amandemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: At the date of authorization of these consolidated financial statements, the following standard, interpretation and amendments to PSAK relevant to the Group were issued but not effective, with early application permitted: Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026: • Amandemen dan Penyesuaian Tahunan PSAK 109 Instrumen Keuangan • Amandemen dan Penyesuaian Tahunan PSAK 107 Instrumen Keuangan: Pengungkapan • Penyesuaian Tahunan PSAK 110 Laporan Keuangan Konsolidasian • Penyesuaian Tahunan PSAK 207 Laporan Arus Kas Effective for periods beginning on or after January 1, 2026: • Amendment to and Annual Improvement PSAK 109 Financial Instruments • Amendment to and Annual Improvement PSAK 107 Financial Instruments: Disclosure • Annual Improvement PSAK 110 Consolidated Financial Statements • Annual Improvement PSAK 207 Statement of Cash Flows Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen. As of the issuance date of the consolidated financial statements, the effects of adopting these amendments and interpretations on the consolidated financial statements are not known nor reasonably estimable by management. 3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. The consolidated financial statements of the Group have been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. b. Dasar Penyusunan b. Basis of Preparation
Page 41
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 37 - Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, kecuali properti dan instrumen keuangan tertentu yang diukur pada jumlah revaluasian atau nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi di bawah ini, dan basis akrual kecuali untuk penyusunan laporan arus kas konsolidasian pada setiap periode pelaporan. The consolidated financial statements have been prepared on the historical cost basis except for certain properties and financial instruments that are measured at revalued amounts or fair values at the end of each reporting period, as explained in the accounting policies below, and using accrual basis except for the consolidated statement of cash flow at the end of each reporting date. Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai wajar dari imbalan yang diberikan dalam pertukaran barang dan jasa. Historical cost is generally based on the fair value of the consideration given in exchange for goods and services. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari apakah harga tersebut dapat diamati secara langsung atau diestimasi menggunakan teknik penilaian lain. Dalam mengestimasi nilai wajar dari suatu aset atau liabilitias, Grup memperhitungkan karakteristik aset atau liabilitas jika pelaku pasar akan memperhitungkan karakteristik tersebut ketika menentukan harga aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk tujuan pengukuran dan/atau pengungkapan pada laporan keuangan konsolidasian ditentukan atas dasar tersebut, kecuali untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang merupakan ruang lingkup PSAK 102 Pembayaran Berbasis Saham, transaksi sewa yang merupakan ruang lingkup PSAK 116, dan pengukuran yang memiliki kemiripan dengan nilai wajar namun bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai realisasi bersih dalam PSAK 202 Persediaan atau nilai pakai dalam PSAK 236. Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date, regardless of whether that price is directly observable or estimated using another valuation technique. In estimating the fair value of an asset or a liability, the Group takes into account the characteristics of the asset or liability if market participants would take those characteristics into account when pricing the asset or liability at the measurement date. Fair value for measurement and/or disclosure purposes in these consolidated financial statements is determined on such a basis, except for share-based payment transactions that are within the scope of PSAK 102 Share-based Payment, leasing transactions that are within the scope of PSAK 116, and measurements that have some similarities to fair value but are not fair value, such as net realizable value in PSAK 202 Inventories or value in use in PSAK 236. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating, investing and financing activities. Direksi memiliki, pada saat persetujuan laporan keuangan konsolidasian, suatu ekspektasi yang memadai bahwa Grup memiliki sumber daya yang cukup untuk melanjutkan keberadaan operasinya untuk di masa yang akan datang. Sehingga, mereka melanjutkan penerapan dasar akuntansi kelangsungan usaha dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian. The directors have, at the time of approving the consolidated financial statements, a reasonable expectation that the Group has adequate resources to continue in operational existence for the foreseeable future. Thus, they continue to adopt the going concern basis of accounting in preparing the consolidated financial statements. c. Dasar Konsolidasian c. Basis of Consolidation Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh Grup (termasuk entitas terstruktur). Pengendalian tercapai jika Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. The consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Company and entities (including structured entities) controlled by the Group. Control is achieved where the Company has the power over the investee; is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the investee; and has the ability to use its power to affect its returns.
Page 42
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 38 - Perusahaan menilai kembali apakah Perusahaan mengendalikan investee jika fakta dan keadaan yang mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang disebutkan di atas. The Company reassesses whether or not it controls an investee if facts and circumstances indicate that there are changes to one or more of the three elements of control listed above. Ketika Perusahaan memiliki hak suara kurang dari mayoritas di- investee, ia memiliki kekuasaan atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS sebelumnya. When the Company has less than a majority of the voting rights of an investee, it has power over the investee when the voting rights are sufficient to give it the practical ability to dire ct the relevant activities of the investee unilaterally. The Company considers all relevant facts and circumstances in assessing whether or not the Company’s voting rights in an investee are sufficient to give it power, including (i) the size of the Company’s holding of voting rights relative to the size and dispersion of holding of the other vote holders; (ii) potential voting rights held by the Company, other vote holders or other parties; (iii) rights arising from other contractual arrangements; and (iv) any additional facts and circumstances that indicate that the Company has, or does not have, the current ability to direct the relevant activities at the time that decisions need to be made, including voting patterns at previous shareholders’ meetings. Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal diperolehnya pengendalian Grup sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk mengendalikan entitas anak. Consolidation of a subsidiary begins when the Company obtains control over the subsidiary and ceases when the Company loses control of the subsidiary. Specifically, income and expense of a subsidiary acquired or disposed of during the year are included in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income from the date the Group gains control until the date when the Company ceases to control the subsidiary. Laba atau rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan jumlah penghasilan komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit. Profit or loss and each component of other comprehensive income are attributed to the owners of the Company and to the non- controlling interest. Total comprehensive income of subsidiaries is attributed to the owners of the Company and the non-controlling interest even if this results in the non-controlling interest having a deficit balance. Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. When necessary, adjustment are made to the financial statements of subsidiaries to bring their accounting policies in line with the Group accounting policies. Seluruh aset dan liabilitas dalam intra Grup, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan dengan transaksi dalam Grup dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian. All intragroup assets and liabilities, equity, income, expenses and cash flows relating to transactions between members of the Group are eliminated in full on consolidation.
Page 43
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 39 - Kepentingan non -pengendali di entitas anak diidentifikasi secara terpisah dari ekuitas Grup yang ada. Kepentingan pemegang saham nonpengendali yang merupakan kepentingan kepemilikan yang memberikan pemiliknya hak terhadap bagian proporsional aset bersih pada saat likuidasi pada awalnya dapat diukur sebesar nilai wajar atau bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dibuat untuk masing-masing akuisisi. Kepentingan nonpengendali lain awalnya diukur sebesar nilai wajar. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan nonpengendali adalah jumlah kepentingan tersebut pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan nonpengendali dari perubahan selanjutnya di ekuitas. Non-controlling interests in subsidiaries are identified separately from the Group’s equity therein. Those interests of non-controlling stockholders that are present ownership interests entitling their holders to a proportionate share of net assets upon liquidation may initially be measured at fair value or at the non-controlling interests’ proportionate share of the fair value of the acquiree’s identifiable net assets. The choice of measurement is made on an acquisition-by- acquisition basis. Other non-controlling interests are initially measured at fair value. Subsequent to acquisition, the carrying amount of non- controlling interests is the amount of those interests at initial recognition plus the non- controlling interests’ share of subsequent changes in equity. Perubahan kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan kehilangan pengendalian Grup atas entitas anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jumlah tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan non-pengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Changes in the Group’s ownership interest in subsidiaries that do not result in the Group losing control over the subsidiaries are accounted for as equity transactions. The carrying amounts of the Group’s interest and the non-controlling interest are adjusted to reflect the changes in their relative interest in the subsidiaries. Any difference between the amount by which the non-controlling interest are adjusted and the fair value of the consideration paid or received is recognized directly in equity and attributed to owners of the Company. Ketika Grup kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari aset (termasuk goodwill), dikurangi liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan/diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku). Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK 109, ketika berlaku, biaya perolehan pada saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. When the Group lose control of a subsidiary, a gain or loss is recognized in profit or loss and is calculated as the difference between (i) the aggregate of the fair value of the consideration received and the fair value of any retained interest and (ii) the previous carrying amount of the assets (including goodwill), less liabilities of the subsidiary and any non-controlling interest. All amounts previously recognized in other comprehensive income in relation to that subsidiary are accounted for as if the Group had directly disposed of the related assets or liabilities of the subsidiary (i.e. reclassified to profit or loss or transferred to another category of equity as specified/ permitted by applicable accounting standards). The fair value of any investment retained in the former subsidiary at the date when control is lost is regarded as the fair value on initial recognition for subsequent accounting under PSAK 109, when applicable, the cost on initial recognition of an investment in an associate or a joint venture. d. Kombinasi Bisnis d. Business Combinations Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak Acquisitions of businesses are accounted for using the acquisition method. The consideration transferred in a business combination is measured at fair value, which is calculated as the sum of the acquisition-date fair values of the assets transferred by the Group, liabilities incurred by the Group, to the former owners of
Page 44
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 40 - yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya- biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi pada saat terjadinya. the acquiree, and the equity interests issued by the Group in exchange for control of the acquiree. Acquisition-related costs are recognized in profit or loss as incurred. Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar, kecuali untuk: At the acquisition date, the identifiable assets acquired and the liabilities assumed are recognized at their fair value, except that: Aset atau liabilitas pajak tangguhan yang berkaitan dengan pengaturan imbalan kerja diakui dan diukur masing-masing berdasarkan PSAK 212 Pajak Penghasilan dan PSAK 219 Imbalan Kerja; Deferred tax assets or liabilities and assets or liabilities related to employee benefit arrangements are recognized and measured in accordance with PSAK 212 Income Taxes and PSAK 219 Employee Benefits, respectively; Instrumen liabilitias atau ekuitas yang berkaitan dengan perjanjian pembayaran berbasis saham dari pihak yang diakuisisi atau pengaturan pembayaran berbasis saham Grup yang dibuat untuk menggantikan pengaturan pembayaran berbasis saham dari pihak yang mengakuisisi diukur berdasarkan PSAK 109 pada tanggal akuisisi; dan Liabilities or equity instruments related to share-based payment arrangements of the acquiree or share-based payment arrangements of the Group entered into to replace share-based payment arrangements of the acquirer are measured in accordance with PSAK 109 at the acquisition date; and Aset (atau kelompok lepasan) yang diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual berdasarkan PSAK 105 Aset tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan diukur sesuai dengan standar tersebut. Assets (or disposal groups) that are classified as held for sale in accordance with PSAK 105 Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations and are measured inaccordance with that standard. Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon. Goodwill is measured as the excess of the sum of the consideration transferred, the amount of any non-controlling interests in the acquiree, and the fair value of the acquirer’s previously held equity interest in the acquire (if any) over the net of the acquisition-date amounts of the identifiable assets acquired and the liabilities assumed. If, after the reassessment, the net of the acquisition-date amounts of the identifiable assets acquired and liabilities assumed exceeds the sum of the consideration transferred, the amount of any non-controlling interests in the acquiree and the fair value of the acquirer’s previously held interest in the acquiree (if any), the excess is recognized immediately in profit or loss as gain from a bargain purchase. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen ( contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. When the consideration transferred by the Group in a business combination includes assets or liabilities resulting from a contingent consideration arrangement, the contingent consideration is measured at its acquisition-date fair value and included as part of the consideration transferred in a business combination. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai Changes in the fair value of the contingent consideration that qualify as measurement
Page 45
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 41 - penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi. period adjustments are adjusted retrospectively, with corresponding adjustments against goodwill. Measurement period adjustments are adjustments that arise from additional information obtained during the measurement period (which cannot exceed one year from the acquisition date) about facts and circumstances that existed at the acquisition date. Perlakuan akuntansi selanjutnya untuk perubahan nilai wajar dari imbalan kontinjensi yang tidak memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjensi diklasifikasikan. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada setiap tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi lain diukur ulang ke nilai wajar pada tanggal pelaporan selanjutnya dengan perubahan nilai wajar diakui di laba rugi. The subsequent accounting for changes in the fair value of the contingent consideration that do not qualify as measurement period adjustments depends on how the contingent consideration is classified. Contingent consideration that is classified as equity is not remeasured at subsequent reporting dates and its subsequent settlement is accounted for within equity. Other contingent consideration is remeasured to fair value at subsequent reporting dates with changes in fair value recognized in profit or loss. Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya, jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual. When a business combination is achieved in stages, the Group’s previously held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date and the resulting gain or loss, if any, is recognized in profit or loss. Amounts arising from interests in the acquiree prior to the acquisition date that have previously been recognized in other comprehensive income are reclassified to profit or loss where such treatment would be appropriate if that interests were disposed of. Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut. If the initial accounting for a business combination is incomplete by the end of the reporting period in which the combination occurs, the Group report provisional amounts for the items for which the accounting is incomplete. Those provisional amounts are adjusted during the measurement period, or additional assets or liabilities are recognized, to reflect new information obtained about facts and circumstances that existed as of the acquisition date that, if known, would have affected the amount recognized as of that date. e. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali e. Business Combination Under Common Control Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan dimana aset dan liabilitas yang diperoleh dari kombinasi bisnis dicatat oleh pengakuisisi pada jumlah tercatatnya. Business combination of entities under common control that qualifies as a business are accounted for under pooling of interest method where assets and liabilities acquired in the business combination are recorded by the acquirer at their book values. Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat disajikan sebagai tambahan modal disetor dan tidak diakui ke laba rugi ketika hilang sepengendalian. The difference between the transfer price and the book value is presented as Additional Paid-in Capital and is not recycled to profit and loss when control is lost. Metode penyatuan kepemilikan diterapkan seolah-olah entitas telah bergabung sejak The pooling of interest method is applied as if the entities had been combined from the period
Page 46
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 42 - periode dimana entitas yang bergabung berada dalam sepengendali. in which the merging entities were placed under common control. f. Transaksi dan Penjabaran Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Asing f. Foreign Currency Transactions and Translation Laporan keuangan individu masing-masing entitas dalam Grup diukur dan disajikan dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan konsolidasian Grup disajikan dalam mata uang Dollar Amerika Serikat (U.S. Dollar atau US$) yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian. The individual financial statements of each entity within the Group are measured and presented in the currency of the primary economic environment in which the entity operates (its functional currency). The consolidated financial statements of the Group are presented in United States of America Dollar (U.S. Dollar or US$), which is the functional currency of the Company and the presentation currency for the consolidated financial statements. Dalam penyusunan laporan keuangan setiap entitas Grup, transaksi dalam mata uang asing selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos non- moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak dijabarkan kembali. In preparing the financial statements of each Group entities, transactions in currencies other than the entity’s functional currency (foreign currencies) are recognized at the rates of exchange prevailing at the dates of the transactions. At the end of each reporting period, monetary items denominated in foreign currencies are retranslated at the rates prevailing at that date. Non-monetary items carried at fair value that are denominated in foreign currencies are retranslated at the rates prevailing at the date when the fair value was determined. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost in a foreign currency are not retranslated. Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi pada periode saat terjadinya kecuali untuk: Exchange differences on monetary items are recognized in profit or loss in the period in which they arise except for: Selisih kurs atas pinjaman valuta asing yang berkaitan dengan aset dalam konstruksi untuk penggunaan yang produktif di masa depan, termasuk dalam biaya perolehan aset tersebut ketika dianggap sebagai penyesuaian atas biaya bunga atas pinjaman dalam valuta asing; Exchange differences on foreign currency borrowing relating to assets under construction for future productive use, which are included in the cost of those assets when they are regarded as an adjustment to interest costs on those foreign currency borrowing; Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan untuk tujuan lindung nilai risiko valuta asing tertentu; dan Exchange differences on transaction entered into in order to hedge certain foreign currency risks; and Selisih kurs atas pos moneter piutang atau utang dari kegiatan usaha luar negeri yang penyelesaiannya tidak direncanakan atau tidak mungkin terjadi (karena membentuk bagian dari investasi bersih dalam kegiatan usaha luar negeri), yang pada awalnya diakui pada penghasilan komprehensif lain dan direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada pembayaran kembali pos moneter. Exchange differences on monetary items receivable from or payable to a foreign currency operation for which settlement is neither planned nor likely to occur (therefore forming part of the net investment in the foreign operation), which are recognized initially in other comprehensive income and reclassified from equity to profit or loss on repayment of the monetary items. Selisih nilai tukar yang muncul dari penjabaran kembali pos-pos nonmoneter, di mana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Exchange differences arising on the retranslation of non-monetary items carried at fair value, of which gains and losses are recognized in other
Page 47
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 43 - Untuk pos-pos nonmoneter tersebut, setiap keuntungan atau kerugian dari komponen pertukaran tersebut juga diakui dalam penghasilan komprehensif lain. comprehensive income. For such non - monetary items, any exchange component of that gain or loss is also recognized in other comprehensive income. Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas kegiatan usaha luar negeri Grup dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Pos penghasilan dan beban dijabarkan menggunakan kurs rata-rata untuk periode tersebut, kecuali kurs berfluktuasi secara signifikan selama periode tersebut, dalam hal ini kurs yang berlaku pada tanggal transaksi yang digunakan. Selisih kurs yang timbul diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas (dan diatribusikan pada kepentingan non- pengendali). For the purposes of presenting these consolidated financial statements, the assets and liabilities of the Group’s foreign operations are translated into U.S. Dollar using exchange rates prevailing at the end of each reporting period. Income and expense items are translated at the average exchange rates for the period, unless exchange rates fluctuate significantly during that period, in which case the exchange rates at the dates of the transactions are used. Exchange differences arising, if any, are recognized in other comprehensive income and accumulated in equity (and attributed to non-controlling interests as appropriate). Pembukuan entitas anak serta perusahaan asosiasi berikut ini diselenggarakan dalam mata uang fungsionalnya yaitu Rupiah (Rp): The books of accounts of the following subsidiaries and associates are maintained in their functional currency, which is the Indonesian Rupiah (Rp): PT Cirebon Power Services, PT Cotrans Asia, PT Indy Properti Indonesia, PT POSB Reksabumi Indonesia, PT Indika Digital Teknologi, PT Zebra Cross Teknologi, PT Xapiens Teknologi Indonesia, PT Indika Multi Properti, PT Telaga Mas Kalimantan, PT Jaya Bumi Paser, PT Diva Perdana Pesona PT Sumber Multi Energi Penajam, PT Interport Patimban Agung, PT Indika Tenaga Baru, PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya, PT Electra Mobilitas Indonesia, PT Solusi Mobilitas Indonesia, PT Ilectra Motor Group, PT Electra Distribusi Indonesia, PT Electra Auto Indonesia, PT Mitra Motor Group, PT Foxconn Indika Motor, PT Energi Makmur Buana, PT Indika Medika Nusantara, PT Perkasa Investama Mineral, PT Mekko Metal Mining, PT Bioneer Indika Group, PT Bioneer Indika Diagnostik, PT Empat Mitra Indika Mentari, PT Kalista Nusa Armada, PT Kalista Rotom Orbita, PT Kalista Soter Hastia, PT Kalista Nayara Dayautama, PT Industri Baterai Nusantara, PT Manufaktur Teknologi Baterai, PT Laras Ekosistem Organik, PT Natura Aromatik Nusantara, PT Interport Dirandra Syandana PT Genomik Solidaritas Indonesia; dan/ and PT Kalista Biru Nusantara
Page 48
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 44 - g. Transaksi Pihak-Pihak Berelasi g. Transactions with Related Parties Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor): A related party is a person or entity that is related to the Group (the reporting entity): a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: a. A person or a close member of that person's family is related to a reporting entity if that person: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor; i. has control or joint control over the reporting entity; ii. memiliki pengaruh signifikan entitas pelapor; atau ii. has significant influence over the reporting entity; or iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. iii. is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: b. An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions applies: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). i. The entity, and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). ii. One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. iii. Both entities are joint ventures of the same third party. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. iv. One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. v. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). vi. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen vii. A person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management
Page 49
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 45 - kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). personnel of the entity (or a parent of the entity). viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. viii. The entity, or any member of a group of which it is a part, provides key management personnel services to the reporting entity or to the parent of the reporting entity. Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian. Significant transactions with related parties, whether or not made at similar terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the consolidated financial statements. h. Instrumen Keuangan h. Financial Instrument Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada saat Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Financial assets and financial liabilities are recognized on the consolidated statement of financial position when the Group becomes a party to the contractual provisions of the instrument. Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba rugi. Financial assets and financial liabilities are initially measured at fair value. Transaction costs that are directly attributable to the acquisition or issue of financial assets and financial liabilities are added to or deducted from the fair value of the financial assets and financial liabilities, as appropriate, on initial recognition. Transaction costs directly attributable to the acquisition of financial assets or financial liabilities at fair value through profit or loss are recognized immediately in profit or loss. Aset keuangan Financial assets Klasifikasi aset keuangan Classification of financial assets Instrumen utang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jika memenuhi kedua kondisi berikut ini: Debt instruments that meet the following conditions are subsequently measured at amortized cost: Aset keuangan dikelola dalam model yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan The financial asset is held within a business model whose objective is to hold financial assets in order to collect contractual cash flows; and Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest (“SPPI”) on the principal amount outstanding. Instrumen utang selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), jika memenuhi kondisi berikut ini: Debt instruments that meet the following conditions are subsequently measured at fair value through other comprehensive income (“FVTOCI”): Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan tercapai dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan The financial asset is held within a business model whose objective is achieved by both collecting contractual cash flows and selling the financial assets; and
Page 50
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 46 - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”). By default, all other financial assets are subsequently measured at fair value through profit or loss (“FVTPL”). Meskipun telah disebutkan sebelumnya, Grup dapat menetapkan pilihan tak terbatalkan pada saat pengakuan awal aset keuangan sebagai berikut: Despite the foregoing, the Group may make the following irrevocable election/designation at initial recognition of a financial asset: Menyajikan perubahan selanjutnya nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain jika kriteria tertentu dipenuhi; dan To present subsequent changes in fair value of an equity investment in other comprehensive income if certain criteria are met; and Menetapkan instrumen utang yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI diukur pada FVTPL, jika penetapan itu mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan (accounting mismatch). To designate a debt investment that meets the amortized cost or FVTOCI criteria as measured at FVTPL if doing so eliminates or significantly reduces an accounting mismatch. Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku bunga efektif Amortized cost and effective interest method Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan dalam menghitung biaya perolehan instrumen utang dan dalam pengalokasian pendapatan bunga selama periode yang relevan. The effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a debt instrument and of allocating interest income over the relevant period. Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif adalah tingkat suku bunga yang secara tepat mendiskontokan penerimaan kas masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit ekspektasian, melalui umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika tepat, periode yang lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto instrumen utang pada saat pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan, termasuk estimasi kerugian kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen utang pada pengakuan awal. For financial instruments other than purchased or originated credit-impaired financial assets, the effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts (including all fees and points paid or received that form an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or discounts) excluding expected credit losses, through the expected life of the debt instrument, or, where appropriate, a shorter period, to the gross carrying amount of the debt instrument on initial recognition. For purchased or originated credit-impaired financial assets, a credit adjusted effective interest rate is calculated by discounting the estimated future cash flows, including expected credit losses, to the amortized cost of the debt instrument on initial recognition. Biaya perolehan diamortisasi aset keuangan adalah jumlah aset keuangan yang diukur saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh tempo aset keuangan, disesuaikan dengan The amortized cost of a financial asset is the amount at which the financial asset is measured at initial recognition minus the principal repayments, plus the cumulative amortisation using the effective interest method of any difference between that initial amount and the maturity amount, adjusted for any loss
Page 51
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 47 - penyisihan kerugian. Selain itu, jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian. allowance. On the other hand, the gross carrying amount of a financial asset is the amortized cost of a financial asset before adjusting for any loss allowance. Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVTOCI. Interest income is recognized using the effective interest method for debt instruments measured subsequently at amortized cost and at FVTOCI. Untuk instrumen keuangan lain, kecuali aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan. For financial instruments other than purchased or originated credit-impaired financial assets, interest income is calculated by applying the effective interest rate to the gross carrying amount of a financial asset. Untuk aset keuangan yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika pada periode pelaporan keuangan selanjutnya, risiko kredit aset keuangan tersebut membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan. For financial assets that have subsequently become credit-impaired, interest income is recognized by applying the effective interest rate to the amortized cost of the financial asset. If, in subsequent reporting periods, the credit risk on the credit-impaired financial instrument improves so that the financial asset is no longer credit-impaired, interest income is recognized by applying the effective interest rate to the gross carrying amount of the financial asset. Untuk aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit yang berasal atau berasal, Grup mengakui pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan kredit ke biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sejak pengakuan awal. Perhitungan tidak kembali ke basis bruto bahkan jika risiko kredit dari aset keuangan selanjutnya membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit. For purchased or originated credit-impaired financial assets, the Group recognises interest income by applying the credit-adjusted effective interest rate to the amortized cost of the financial asset from initial recognition. The calculation does not revert to the gross basis even if the credit risk of the financial asset subsequently improves so that the financial asset is no longer credit-impaired. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi. Interest income is recognized in profit and loss. Aset Keuangan pada FVTOCI Penentuan nilai wajar investasi pada FVTOCI dijelaskan pada Catatan 49. Investasi ini pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai tercatat investasi yang disebabkan oleh keuntungan atau kerugian kurs mata uang asing (lihat di bawah), kerugian penurunan nilai atau keuntungan (lihat di bawah) dan pendapatan bunga yang dihitung menggunakan suku bunga efektif (lihat di atas) diakui pada laba rugi. Jumlah yang diakui pada laba rugi adalah jumlah yang sama dengan jumlah yang akan tercatat dalam laba rugi jika investasi ini diukur menggunakan biaya perolehan yang diamortisasi. Perubahan lainnya pada nilai tercatat investasi diakui pada pendapatan komprehensif lainnya. Pada saat investasi dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang Financial Assets at FVTOCI Fair value of investments classified as FVTOCI is determined in the manner described in Note 49. Such investments are initially measured at fair value plus transaction costs. Subsequently, changes in the carrying amount of these investments as a result of foreign exchange gains and losses (see below), impairment gains or losses (see below), and interest income calculated using the effective interest method (see above) are recognised in profit or loss. The amounts that are recognised in profit or loss are the same as the amounts that would have been recognised in profit or loss if these investments had been measured at amortised cost. All other changes in the carrying amount of these investments are recognised in other comprehensive income. When these investments are derecognised, the cumulative gains or losses previously recognised in other
Page 52
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 48 - sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lainnya direklasifikasi ke laba rugi. comprehensive income are reclassified to profit or loss. Aset keuangan pada FVTPL Financial assets at FVTPL Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI diukur pada FVTPL, khususnya: Financial assets that do not meet the criteria for being measured at amortized cost or FVTOCI are measured at FVTPL, specifically: Investasi dalam instrumen ekuitas diklasifikasi sebagai FVTPL, kecuali Grup menetapkan investasi ekuitas yang dimiliki tidak untuk diperdagangkan dan bukan merupakan imbalan kontinjen dari kombinasi bisnis, sebagai FVTOCI pada pengakuan awal. Investments in equity instruments are classified as at FVTPL, unless the Group designate an equity investment that is neither held for trading nor a contingent consideration arising from a business combination as at FVTOCI on initial recognition. Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, diklasifikasi sebagai FVTPL. Sebagai tambahan, instrumen utang yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan yang timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian dengan basis berbeda. Grup tidak menetapkan instrumen utang sebagai FVTPL. Debt instruments that do not meet the amortized cost criteria or the FVTOCI criteria are classified as at FVTPL. In addition, debt instruments that meet either the amortized cost criteria or the FVTOCI criteria may be designated as at FVTPL upon initial recognition if such designation eliminates or significantly reduces a measurement or recognition inconsistency that would arise from measuring assets or liabilities or recognising the gains and losses on them on different bases. The Group have not designated any debt instruments as at FVTPL. Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sepanjang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditetapkan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga yang diperoleh atas aset keuangan dan dimasukkan dalam pos “keuntungan atau kerugian lain-lain”. Financial assets at FVTPL are measured at fair value as at each reporting date, with any fair value gains or losses recognized in profit or loss to the extent they are not part of a designated hedging relationship. The net gain or loss recognized in profit or loss includes any dividend or interest earned on the financial asset and is included in the “other gains and losses” line item. Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing Foreign exchange gains and losses Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang tersebut dan dijabarkan dengan menggunakan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan. Secara spesifik: The carrying amount of financial assets that are denominated in a foreign currency is determined in that foreign currency and translated at the spot rate as at each reporting date. Specifically: Untuk aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos “lain-lain bersih”; For financial assets measured at amortized cost that are not part of a designated hedging relationship, exchange differences are recognized in profit or loss in the “others- net” line item; Untuk instrumen utang diukur pada FVTOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen hutang diakui dalam laba rugi pada pos “lain-lain bersih”. Perbedaan nilai For debt instruments measured at FVTOCI that are not part of a designated hedging relationship, exchange differences on the amortized cost of the debt instrument are recognized in profit or loss in the “others- net” line item. Other exchange differences
Page 53
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 49 - tukar lainnya diakui pada pendapatan komprehensif lain dalam cadangan revaluasi investasi; are recognized in other comprehensive income in the investments revaluation reserve; Untuk aset keuangan diukur pada FVTPL yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos “lain- lain bersih”; dan For financial assets measured at FVTPL that are not part of a designated hedging relationship, exchange differences are recognized in profit or loss in the “others- net” line item; and Untuk instrumen ekuitas diukur pada FVTOCI, selisih kurs diakui pada penghasilan komprehensif lain dalam cadangan revaluasi investasi. For equity instruments measured at FVTOCI, exchange differences are recognized in other comprehensive income in the investments revaluation reserve. Lihat kebijakan akuntansi lindung nilai mengenai pengakuan perbedaan nilai tukar dimana komponen risiko mata uang asing dari aset keuangan ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing. See hedge accounting policy regarding the recognition of exchange differences where the foreign currency risk component of a financial asset is designated as a hedging instrument for a hedge of foreign currency risk. Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets Grup mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas investasi pada instrumen utang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset kontrak. Jumlah kerugian kredit ekspektasian diukur pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal instrumen keuangan tersebut. The Group recognised a loss allowance for expected credit losses (“ECL”) on investments in debt instruments that are measured at amortized cost. No impairment loss is recognized for contract assets. The amount of expected credit losses is updated at each reporting date to reflect changes in credit risk since initial recognition of the respective financial instrument. Grup selalu mengakui ECL sepanjang umur untuk piutang usaha dan aset kontrak. Kerugian kredit ekspektasian dari aset keuangan tersebut diestimasi menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit secara historis dari Grup, disesuaikan dengan faktor- faktor spesifik terkait debitur, kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi sekarang maupun perkiraan arah kondisi pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu dari uang jika perlu. The Group always recognizes lifetime ECL for trade receivable and contract assets. The expected credit losses on these financial assets are estimated using a provision matrix based on historical credit loss experience of the Group, adjusted for factors that are specific to the debtors, general economic conditions and an assessment of both the current as well as the forecast direction of conditions at the reporting date, including time value of money where appropriate. Untuk semua instrumen keuangan, Grup mengakui ECL sepanjang umur, bila terdapat peningkatan risiko kredit sejak pengakuan awal. Jika, disamping itu, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pangakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan sejumlah ECL 12 bulan. For all other financial instruments, the Group recognises lifetime ECL when there has been a significant increase in credit risk since initial recognition. However, if the credit risk on the financial instrument has not increased significantly since initial recognition, the Group measures the loss allowance for that financial instrument at an amount equal to 12-month ECL. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan merupakan porsi dari ECL sepanjang umur yang diperkirakan timbul dari peristiwa gagal bayar instrumen keuangan Lifetime ECL represents the expected credit losses that will result from all possible default events over the expected life of a financial instrument. In contrast, 12 months ECL represents the portion of lifetime ECL that is expected to result from default events on a
Page 54
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 50 - yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. financial instrument that are possible within 12 months after the reporting date. Peningkatan signifikan risiko kredit Significant increase in credit risk Dalam menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup membandingkan risiko gagal bayar instrumen keuangan yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, Grup mempertimbangkan baik informasi kuantitatif maupun informasi kualitatif yang wajar dan terdukung, termasuk pengalaman historis dan informasi bersifat perkiraan masa depan, yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. In assessing whether the credit risk on a financial instrument has increased significantly since initial recognition, the Group compare the risk of a default occurring on the financial instrument as at the reporting date with the risk of a default occurring on the financial instrument as at the date of initial recognition. In making this assessment, the group considers both quantitative and qualitative information that is reasonable and supportable, including historical experience and forward looking information that is available without undue cost or effort. Secara khusus, informasi berikut ini diperhitungkan ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal: In particular, the following information is taken into account when assessing whether credit risk has increased significantly since initial recognition: penurunan signifikan aktual atau yang diharapkan pada peringkat instrumen keuangan eksternal (jika tersedia) atau kredit internal; an actual or expected significant deterioration in the financial instrument’s external (if available) or internal credit rating; penurunan signifikan dalam indikator pasar eksternal risiko kredit untuk instrumen keuangan tertentu, mis. peningkatan yang signifikan dalam spread kredit, harga swap default kredit untuk debitur, atau lamanya waktu atau sejauh mana nilai wajar dari aset keuangan kurang dari biaya diamortisasi; significant deterioration in external market indicators of credit risk for a particular financial instrument, e.g. a significant increase in the credit spread, the credit default swap prices for the debtor, or the length of time or the extent to which the fair value of a financial asset has been less than its amortized cost; perubahan merugikan yang ada atau yang diperkirakan dalam kondisi bisnis, keuangan, atau ekonomi yang diperkirakan akan menyebabkan penurunan signifikan dalam kemampuan debitur untuk memenuhi kewajiban utangnya; existing or forecast adverse changes in business, financial or economic conditions that are expected to cause a significant decrease in the debtor’s ability to meet its debt obligations; penurunan signifikan aktual atau yang diharapkan dalam hasil operasi debitur; an actual or expected significant deterioration in the operating results of the debtor; peningkatan risiko kredit yang signifikan pada instrumen keuangan lain dari debitur yang sama; dan significant increases in credit risk on other financial instruments of the same debtor; and perubahan merugikan signifikan aktual atau yang diharapkan dalam lingkungan peraturan, ekonomi, atau teknologi dari debitur yang menghasilkan penurunan signifikan dalam kemampuan debitur untuk memenuhi kewajiban utangnya. an actual or expected significant adverse change in the regulatory, economic, or technological environment of the debtor that results in a significant decrease in the debtor’s ability to meet its debt obligations. Terlepas dari hasil penilaian di atas, Grup mengasumsikan bahwa risiko kredit pada aset keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal ketika pembayaran kontrak lebih dari 30 hari lewat jatuh tempo, Irrespective of the outcome of the above assessment, the Group presumes that the credit risk on a financial asset has increased significantly since initial recognition when contractual payments are more than 30 days
Page 55
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 51 - kecuali jika Grup memiliki alasan yang masuk akal dan dapat didukung informasi yang menunjukkan sebaliknya. past due, unless the Group has reasonable and supportable information that demonstrates otherwise. Meskipun demikian, Grup mengasumsikan bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal jika instrumen keuangan tersebut ditetapkan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ditetapkan memiliki risiko kredit rendah jika: Despite the foregoing, the Group assumes that the credit risk on a financial instrument has not increased significantly since initial recognition i f the financial instrument is determined to have low credit risk at the reporting date. A financial instrument is determined to have low credit risk if: a. instrumen keuangan memiliki risiko gagal bayar yang rendah; a. the financial instrument has a low risk of default; b. debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam waktu dekat; dan b. the debtor has a strong capacity to meet its contractual cash flow obligations in the near term; and c. perubahan yang merugikan dalam kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak harus, mengurangi kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. c. adverse changes in economic and business conditions in the longer term may, but will not necessarily, reduce the ability of the borrower to fulfil its contractual cash flow obligations. Grup menganggap aset keuangan memiliki risiko kredit rendah ketika aset memiliki peringkat kredit eksternal 'peringkat investasi' sesuai dengan definisi yang dipahami secara global atau jika peringkat eksternal tidak tersedia, aset tersebut memiliki peringkat internal 'performing'. Performing berarti bahwa rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan tidak ada jumlah yang lewat jatuh tempo. The Group considers a financial asset to have low credit risk when the asset has external credit rating of ‘investment grade’ in accordance with the globally understood definition or if an external rating is not available, the asset has an internal rating of ‘performing’. Performing means that the counterparty has a strong financial position and there is no past due amounts. Grup secara teratur memantau keefektifan kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo. The Group regularly monitors the effectiveness of the criteria used to identify whether there has been a significant increase in credit risk and revises them as appropriate to ensure that the criteria are capable of identifying significant increase in credit risk before the amount becomes past due. Definisi gagal bayar Definition of default Grup mempertimbangkan informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur tidak mungkin membayar krediturnya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa memperhitungkan agunan yang dipegang oleh Grup) sebagai sebuah peristiwa yang menegaskan peristiwa gagal bayar sehubungan dengan tujuan manajemen risiko kredit internal karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset keuangan tersebut umumnya tidak dapat dipulihkan. The Group considers Information developed internally or obtained from external sources indicates that the debtor is unlikely to pay its creditors, including the Group, in full (without taking into account any collateral held by the Group) as constituting an event of default for internal credit risk management purposes as historical experience indicates that financial assets are generally not recoverable. Terlepas dari analisis di atas, Grup menganggap bahwa default telah terjadi ketika aset keuangan telah lewat lebih dari 90 hari, kecuali jika Grup memiliki informasi yang masuk akal Irrespective of the above analysis, the Group considers that default has occurred when a financial asset is more than 90 days past due unless the Group has reasonable and supportable information to demonstrate that a
Page 56
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 52 - dan dapat didukung untuk menunjukkan bahwa kriteria default yang lebih lambat lebih tepat. more lagging default criterion is more appropriate. Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit Credit-impaired financial assets Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai termasuk data yang dapat diobservasi tentang peristiwa berikut: A financial asset is credit-impaired when one or more events that have a detrimental impact on the estimated future cash flows of that financial asset have occurred. Evidence that a financial asset is credit-impaired includes observable data about the following events: kesulitan keuangan yang signifikan dari penerbit atau peminjam significant financial difficulty of the issuer or the borrower pelanggaran kontrak, seperti kejadian default atau lewat jatuh tempo a breach of contract, such as a default or past due event pemberi pinjaman peminjam, karena alasan ekonomi atau kontrak terkait dengan kesulitan keuangan peminjam the lender(s) of the borrower, for economic or contractual reasons relating to the borrower’s financial difficulty telah memberikan kepada peminjam suatu konsesi yang tidak akan dipertimbangkan oleh pemberi pinjaman having granted to the borrower a concession(s) that the lender(s) would not otherwise consider menjadi mungkin bahwa peminjam akan mengalami kebangkrutan atau reorganisasi keuangan lainnya it is becoming probable that the borrower will enter bankruptcy or other financial reorganisation hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu karena kesulitan keuangan. the disappearance of an active market for that financial asset because of financial difficulties. Kebijakan penghapusan Write-off policy Grup menghapus aset keuangan ketika terdapat informasi yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, mis. ketika debitur telah ditempatkan dalam likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapusbukukan masih dapat dikenakan kegiatan penegakan hukum berdasarkan prosedur pemulihan Grup, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang dilakukan diakui dalam laba rugi. The Group writes off a financial asset when there is information indicating that the debtor is in severe financial difficulty and there is no realistic prospect of recovery, e.g. when the debtor has been placed under liquidation or has entered into bankruptcy proceedings. Financial assets written off may still be subject to enforcement activities under the Group’s recovery procedures, taking into account legal advice where appropriate. Any recoveries made are recognized in profit or loss. Pengukuran dan pengakuan atas kerugian kredit yang diharapkan Measurement and recognition of expected credit losses Pengukuran kerugian kredit yang diharapkan adalah fungsi dari probabilitas default, loss diberikan default (mis. besarnya kerugian jika ada default) dan eksposur pada default. Penilaian probabilitas default dan kerugian yang diberikan default didasarkan pada data historis yang disesuaikan dengan informasi berwawasan ke depan seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur pada default, untuk aset keuangan, ini diwakili oleh jumlah tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah yang ditarik pada tanggal pelaporan, bersama dengan jumlah tambahan yang diperkirakan akan ditarik di masa depan dengan tanggal The measurement of expected credit losses is a function of the probability of default, loss given default (i.e. the magnitude of the loss if there is a default) and the exposure at default. The assessment of the probability of default and loss given default is based on historical data adjusted by forward-looking information as described above. As for the exposure at default, for financial assets, this is represented by the assets’ gross carrying amount at the reporting date; for financial guarantee contracts, the exposure includes the amount drawn down as at the reporting date, together with any additional amounts expected to be drawn down in the future by default date determined based on
Page 57
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 53 - default yang ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman Grup tentang pembiayaan masa depan yang spesifik kebutuhan debitur, dan informasi berwawasan ke depan lainnya yang relevan. historical trend, the Group’s understanding of the specific future financing needs of the debtors, and other relevant forward-looking information. Untuk aset keuangan, kerugian kredit ekspektasian merupakan selisih antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo kepada Grup sesuai dengan kontrak, dan arus kas yang diperkirakan akan diterima Grup, didiskontokan dengan suku bunga efektif awal. For financial assets, the expected credit loss is estimated as the difference between all contractual cash flows that are due to the Group in accordance with the contract and all the cash flows that the Group expect to receive, discounted at the original effective interest rate. Apabila kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur diukur secara kolektif untuk memenuhi dimana bukti kenaikan signifikan risiko kredit pada level instrumen invidual tidak tersedia, dalam hal ini instrumen keuangan dikelompokkan dengan dasar sebagai berikut: Where lifetime ECL is measured on a collective basis to cater for cases where evidence of significant increases in credit risk at the individual instrument level may not yet be available, the financial instruments are grouped on the following basis: Jenis instrumen keuangan (piutang usaha, piutang lain-lain, piutang sewa pembiayaan, investasi dalam convertible promissory notes dan jumlah tagihan kepada pelanggan yang masing-masing dinilai sebagai grup terpisah. Piutang pihak berelasi yang dinilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas dasar individual); Nature of financial instruments (i.e. the Group’s trade and other receivables, finance lease receivables, investment in convertible promissory notes and amounts due from customers are each assessed as a separate group. Loans to related parties are assessed for expected credit losses on an individual basis); Status jatuh tempo; Past-due status; Sifat, besaran dan jenis industri debitur; Nature, size and industry of debtors; Sifat jaminan untuk piutang sewa pembiayaan; dan Nature of collaterals for finance lease receivables; and Peringkat risiko kredit jika tersedia. External credit ratings where available. Pengelompokan ditelaah secara teratur oleh manajemen untuk memastikan setiap kelompok mempunyai karakteristik risiko yang sama. The g rouping is regularly reviewed by management to ensure the constituents of each group continue to share similar credit risk characteristics. Jika Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan pada jumlah yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur periode pelaporan sebelumnya, namun menentukan bahwa untuk periode sekarang, kondisi kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur tidak terpenuhi lagi, maka Grup mengukur penyisihan kerugian pada jumlah yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian 12 bulan pada periode pelaporan berjalan. If the Group have measured the loss allowance for a financial instrument at an amount equal to lifetime ECL in the previous reporting period, but determines at the current reporting date that the conditions for lifetime ECL are no longer met, the Group measure the loss allowance at an amount equal to 12 months ECL at the current reporting date. Grup mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua instrumen keuangan dengan menyesuaikan jumlah tercatat melalui akun penyisihan kerugian. The Group recognise an impairment gain or loss in profit or loss for all financial instruments with a corresponding adjustment to their carrying amount through a loss allowance. Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets Grup menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau aset keuangan dialihkan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan dialihkan ke pihak lain. Jika Grup tidak mentransfer atau menahan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan dan mempertahankan pengendalian atas aset yang ditransfer, maka The Group derecognise a financial asset only when the contractual rights to the cash flows from the asset expire, or when it transfers the financial asset and substantially all the risks and rewards of ownership of the asset to another party. If the Group neither transfer nor retain substantially all the risks and rewards of ownership and continues to control the transferred asset, the Group recognise their retained interest in the asset and an associated
Page 58
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 54 - Grup mengakui hak dalam aset yang ditahan dan mengakui kewajiban sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup menahan secara substansil seluruh risiko dan manfaat atas pemilikan aset keuangan yang ditransfer, maka Grup tetap mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman terjamin sebesar dana diterima. liability for amounts it may have to pay. If the Group retain substantially all the risks and rewards of ownership of a transferred financial asset, the Group continues to recognise the financial asset and also recognises a collateralised borrowing for the proceeds received. Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, selisih antara jumlah tercatat aset dan jumlah pembayaran diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. On derecognition of a financial asset measured at amortized cost, the difference between the asset’s carrying amount and the sum of the consideration received and receivable is recognized in profit or loss. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Financial Liabilities and Equity Instruments Klasifikasi sebagai utang atau ekuitas Classification as debt or equity Instrumen utang atau ekuitas yang diterbitkan oleh Grup direklasifikasi sebagai liabilitas keuangan atau ekuitas sesuai substansi pengaturan kontraktual dan sesuai dengan definisi dari liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Debt and equity instruments issued by the Group are classified as either financial liabilitie s or as equity in accordance with the substance of the contractual arrangements and the definitions of a financial liability and an equity instrument. Instrumen ekuitas Equity instruments Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang membuktikan hak residual dalam aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas yang diterbitkan suatu grup entitas diakui sebesar dana diterima, setelah dikurangi biaya langsung penerbitannya. An equity instrument is any contract that evidences a residual interest in the assets of an entity after deducting all of its liabilities. Equi ty instruments issued by a group entity are recognized at the proceeds received, net of direct issue costs. Pembelian kembali instrumen ekuitas sendiri diakui dan dikurangkan langsung dalam ekuitas. Tidak ada keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi atas pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan instrumen ekuitas sendiri. Repurchase of the company’s own equity instruments is recognized and deducted directly in equity. No gain or loss is recognized in profit or loss on the purchase, sale, issue or cancellation of the company’s own equity instruments. Instrumen keuangan majemuk Bagian komponen instrumen keuangan majemuk (pinjaman konversi) yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan secara terpisah sebagai liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi liailitas keuangan dan instrument keuangan. Opsi konversi yang akan diselesaikan dengan pertukaran sejumlah kas atau asset keuangan lainnya untuk sejumlah instrument ekuitas Grup yang telah ditetapkan merupakan instrumen ekuitas. Compound instruments The component parts of compound instruments (convertible loans) issued by the Group are classified separately as financial liabilities and equity in accordance with the substance of the contractual arrangements and the definitions of a financial liability and an equity instrument. A conversion option that will be settled by the exchange of a fixed amount of cash or another financial asset for a fixed number of the Group’s own equity instruments is an equity instrument.
Page 59
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 55 - Pada tanggal penerbitan, nilai wajar komponen liabilitas diestimasikan menggunakan suku Bunga pasar yang berlaku untuk instrumen non-konversi serupa. Jumlah ini dicatat sebagai liabilitas dengan dasar biaya diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif sampai dihentikan pengakuannya pada saat konversi atau pada tanggal jatuh tempo instrumen. At the date of issue, the fair value of the liability component is estimated using the prevailing market interest rate for similar non-convertible instruments. This amount is recorded as a liability on an amortized cost basis using the effective interest method until extinguished upon conversion or at the instrument’s maturity date. Opsi konversi yang diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas ditentukan dengan mengurangkan jumlah komponen liabilitas dari nilai wajar instrumen majemuk secara keseluruhan. Jumlah ini diakui dan dicatat dalam ekuitas, neto setelah dampak pajak penghasilan, dan selanjutnya tidak diukur ulang. Sebagai tambahan, opsi konversi yang diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas akan tetap di dalam ekuitas hingga opsi konversi belum dieksekusi, dalam kasus tersebut, jumlah yang diakui di ekuitas akan dialihkan ke “tambahan modal disetor”. Ketika opsi konversi masih tidak dieksekusi pada tanggal jatuh tempo obligasi konversi, jumlah yang diakui di ekuitas akan dialihkan ke saldo laba/cadangan lainnya. Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui di laba rugi pada saat konversi atau kadaluarsa opsi konversi. A conversion option classified as equity is determined by deducting the amount of the liability component from the fair value of the compound instrument as a whole. This is recognized and included in equity, net of income tax effects, and is not subsequently remeasured. In addition, the conversion option classified as equity will remain in equity until the conversion option is exercised, in which case, the balance recognized in equity will be transferred to “additional paid-in capital”. Where the conversion option remains unexercised at the maturity date of the convertible notes, the balance recognized in equity will be transferred to retained earnings/others equity. No gain or loss is recognized in profit or loss upon conversion or expiration of the conversion option. Biaya transaksi yang berasal dari penerbitan pinjaman konversi dialokasikan ke liabilitas dan komponen ekuitas sebesar proporsi terhadap alokasi hasil bruto. Biaya transaksi terkait komponen ekuitas diakui secara langsung di ekuitas. Biaya transaksi terkait komponen liabilitas diperhitungkan dalam jumlah tercatat komponen liabilitas dan diamortisasi sepanjang umur obligasi konversi menggunakan metode suku bunga efektif. Transaction costs that relate to the issue of the convertible loans are allocated to the liability and equity components in proportion to the allocation of the gross proceeds. Transaction costs relating to the equity component are recognized directly in equity. Transaction costs relating to the liability component are included in the carrying amount of the liability component and are amortized over the lives of the convertible notes using the effective interest method. Liabilitas keuangan Financial liabilities Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif atau diukur pada FVTPL. All financial liabilities are subsequently measured at amortized cost using the effective interest method or at FVTPL. Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan berlaku, dan kontrak jaminan keuangan yang dikeluarkan oleh Grup, diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi khusus yang dijabarkan di bawah ini. However, financial liabilities that arise when a transfer of a financial asset does not qualify for derecognition or when the continuing involvement approach applies, and financial guarantee contracts issued by the Group, are measured in accordance with the specific accounting policies set out below.
Page 60
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 56 - Liabilitas keuangan pada FVTPL Financial liabilities at FVTPL Liabilitas keuangan diklasifikasi FVTPL ketika liabilitas keuangan 1) imbalan kontinjen yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 103 diterapkan, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL. Financial liabilities are classified as at FVTPL when the financial liability is 1) contingent consideration of an acquirer in a business combination to which PSAK 103 applies, 2) held for trading, or 3) it is designated as at FVTPL. Liabilitas keuangan diklasifikasi sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika: A financial liability is classified as held for tr ading if: Diperoleh terutama untuk dijual kembali dalam waktu dekat; atau It has been acquired principally for the purpose of repurchasing it in the near term; or Pada pengakuan awal merupakan bagian portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti pola aktual terkini ambil untung jangka pendek; atau On initial recognition it is part of a portfolio of identified financial instruments that the Group manages together and has a recent actual pattern of short-term profit-taking; or Merupakan derivatif, kecuali derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. It is a derivative, except for a derivative that is a financial guarantee contract or a designated and effective hedging instrument. Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan dimiliki untuk diperdagangkan atau imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis dapat ditetapkan sebagai FVTPL saat pengakuan awal jika: A financial liability other than a financial liabi lity held for trading or contingent consideration of an acquirer in a business combination may be designated as at FVTPL upon initial recognition if: Penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan; atau Such designation eliminates or significantly reduces a measurement or recognition inconsistency that would otherwise arise; or Liabilitas keuangan merupakan bagian dari kelompok aset keuangan atau liabilitas keuangan atau keduanya, yang dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi terdokumentasi, dan informasi tentang pengelompokan disediakan secara internal atas dasar itu; atau The financial liability forms part of a group of financial assets or financial liabilities or both, which is managed and its performance is evaluated on a fair value basis, in accordance with the Group’s documented risk management or investment strategy, and information about the Grouping is provided internally on that basis; or Merupakan bagian kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 109 mengijinkan seluruh kontrak gabungan ditetapkan sebagai FVTPL. It forms part of a contract containing one or more embedded derivatives, and PSAK 109 permits the entire combined contract to be designated as at FVTPL. Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan pada FVTPL Subsequent measurement of financial liabilities at FVTPL Liabilitas keuangan di FVTPL diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang timbul atas perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut tidak menjadi bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan (lihat Kebijakan akuntansi lindung nilai). Financial liabilities at FVTPL were measured at fair value, with any gains or losses arising on changes in fair value recognized in profit or loss to the extented that they are not part of a designated hedging relationship (see Hedge accounting policy).
Page 61
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 57 - Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam bagian “keuntungan dan kerugian lain-lain” (Catatan 44) dalam laporan laba rugi. The net gain or loss recognized in profit or loss incorporates any interest paid on the financial liability and is included in the “other gains and losses” line item (Note 44) in profit or loss. Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit liabilitas tersebut diakui dalam pendapatan komprehensif lain, kecuali pengakuan dampak dari liabilitas keuangan tersebut, perubahan risiko kredit liabilitas dalam pendapatan komprehensif lain akan menciptakan atau memperbesar ketidaksesuaian akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan dari nilai wajar atas liabilitas akan diakui dalam laporan laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko kredit liabilitas keuangan diakui dalam pendapatan komprehensif lain tidak kemudian direklasifikasi ke laba rugi; sebaliknya, perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan. However, for financial liabilities that are designated as at FVTPL, the amount of change in the fair value of the financial liability that i s attributable to changes in the credit risk of that liability is recognised in other comprehensive income, unless the recognition of the effects of changes in the liability’s credit risk in other comprehensive income would create or enlarge an accounting mismatch in profit or loss. The remaining amount of change in the fair value of liability is recognized in profit or loss. Changes in fair value attributable to a financial liability ’s credit risk that are recognised in other comprehensive income are not subsequently reclassified to profit or loss; instead, they are transferred to retained earnings upon derecognition of the financial liability. Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi Financial liabilities measured at amortized cost Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Financial liabilities that are not 1) contingent consideration of an acquirer in a business combination, 2) held-for-trading, or 3) designated as at FVTPL, are subsequently measured at amortized cost using the effective interest method. Metode suku bunga efektif Effective interest method Metode suku bunga efektif merupakan suatu metode penghitungan biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan pengalokasian beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (termasuk imbalan dan komisi dibayar atau diterima yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premi dan diskonto lainnya) selama umur dari liabilitas keuangan, atau (jika perlu) selama periode lebih pendek, dengan biaya diamortisasi dari liabilitas keuangan. The effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial liability and of allocating interest expense over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash payments (including all fees and points paid or received that form an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or discounts) through the expected life of the financial liability, or (where appropriate) a shorter period, to the amortized cost of a financial liability. Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing Foreign exchange gains and losses Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan atau kerugian kurs mata uang asing ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dari instrumen. Keuntungan atau kerugian kurs mata uang asing diakui dalam For financial liabilities that are denominated in a foreign currency and are measured at amortized cost as at each reporting date, the foreign exchange gains and losses are determined based on the amortized cost of the instruments. These foreign exchange gains and losses are recognized in profit or loss for financial liabilities
Page 62
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 58 - laba rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan. Bagi mereka yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah. that are not part of a designated hedging relationship. For those which are designated as a hedging instrument for a hedge of foreign currency risk, foreign exchange gains and losses are recognized in other comprehensive income and accumulated in a separate component of equity. Nilai wajar liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan pada kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL, komponen nilai tukar mata uang asing merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan diakui dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan. The fair value of financial liabilities denominate d in a foreign currency is determined in that foreign currency and translated at the spot rate at the end of the reporting period. For financial liabilities that are measured as at FVTPL, the foreign exchange component forms part of the fair value gains or losses and is recognized in profit or loss for financial liabilities that are n ot part of a designated hedging relationship. Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Derecognition of financial liabilities Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset nonkas yang ditransfer atau liabilitas yang ditanggung, diakui dalam laba rugi. The Group derecognises financial liabilities when, and only when, the financial liabilities are discharged, cancelled or they expire. The difference between the carrying amount of the financial liability derecognized and the consideration paid, including any non-cash assets transferred or liabilities assumed, is recognized in profit or loss. Ketika Grup bertukar dengan pemberi pinjaman yang ada, satu instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai pelunasan liabilitas keuangan asli dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Grup memperhitungkan modifikasi substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai pelepasan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai sekarang yang didiskontokan dari arus kas berdasarkan ketentuan yang baru, termasuk biaya yang dibayarkan setelah dikurangi biaya yang diterima dan didiskontokan menggunakan tarif efektif asli sekurang-kurangnya 10 persen berbeda dari hadiah yang didiskontokan. nilai sisa arus kas dari liabilitas keuangan asli. Jika modifikasi tidak substansial, perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai sekarang dari arus kas setelah modifikasi diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi dalam keuntungan dan kerugian lainnya. When the Group exchanges with the existing lender one debt instrument into another one with the substantially different terms, such exchange is accounted for as an extinguishment of the original financial liability and the recognition of a new financial liability. Similarly, the Group accounts for substantial modification of terms of an existing liability or part of it as an extinguishment of the original financial liability and the recognition of a new liability. It is assumed that the terms are substantially different if the discounted present value of the cash flows under the new terms, including any fees paid net of any fees received and discounted using the original effective rate is at least 10 percent different from the discounted present value of the remaining cash flows of the original financial liability. If the modification i s not substantial, the difference between: (1) the carrying amount of the liability before the modification; and (2) the present value of the cash flows after modification is recognized in profit or loss as the modification gain or loss within other gains and losses. i. Instrumen Keuangan Derivatif i. Derivative financial instruments Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif cross currency swap untuk mengelola eksposur atas risiko selisih kurs dan suku bunga. The Company enters into cross currency swap derivative financial instruments to manage its exposure to foreign exchange and interest rate risk.
Page 63
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 59 - Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak dilakukan dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya pada setiap tanggal pelaporan. Keuntungan atau kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi, kecuali apabila derivatif telah ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai, yang mana pengakuan keuntungan atau kerugian tergantung dari hubungan lindung nilai tersebut. Derivatives are recognised initially at fair value at the date a derivative contract is entered into and are subsequently remeasured to their fair value at each reporting date. The resulting gain or loss is recognised in profit or loss immediately unless the derivative is designated and effective as a hedging instrument, in which event the timing of the recognition in profit or loss depends on the nature of the hedge relationship. Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan, sedangkan derivatif dengan nilai wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling hapus dalam laporan keuangan kecuali apabila Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum serta berniat untuk melakukan saling hapus. Suatu derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka panjang jika sisa jatuh tempo dari instrumen lebih dari 12 bulan dan tidak diharapkan akan direalisasi atau diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan. A derivative with a positive fair value is recognised as a financial asset whereas a derivative with a negative fair value is recognised as a financial liability. Derivatives are not offset in the financial statements unless the Group has both legal right and intention to offset. A derivative is presented as a non‑current asset or a non ‑current liability if the remaining maturity of the instrument is more than 12 months and it is not expected to be realised or settled within 12 months. Derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika jatuh tempo instrumennya lebih dari 12 bulan dan tidak akan direalisasikan atau dibayarkan dalam 12 bulan. Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar atau liabilitas jangka pendek. A derivative is presented as a non-current asset or a non-current liability if the remaining maturity of the instrument is more than 12 months and it is not due to be realized or settled within 12 months. Other derivatives are presented as current assets or current liabilities. j. Akuntansi Lindung Nilai j. Hedge Accounting Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif – cross currency swap untuk mengelola eksposur atas risiko selisih kurs dan suku bunga. The Company enters into derivative financial instruments – cross currency swaps to manage its exposure to foreign exchange and interest rate. Pada saat dimulainya hubungan lindung nilai, Perusahaan mendokumentasi hubungan antara instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan lindung nilai. Selanjutnya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkelanjutan, Perusahaan mendokumentasikan apakah instrumen lindung nilai sangat efektif dalam rangka saling hapus perubahan dalam nilai wajar atau perubahan arus kas dari item yang dilindung nilai yang dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai. At the inception of the hedge relationship, the Company documented the relationship between the hedging instrument and the hedged item, along with its risk management objectives and its strategy for undertaking various hedge transactions. Furthermore, at the inception of the hedge and on an ongoing basis, the Company documented whether the hedging instrument was highly effective in offsetting changes in fair values or cash flows of the hedged item attributable to the hedged risk. Lindung Nilai atas Arus Kas Cash flow hedges Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi pada cadangan lindung nilai arus kas. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif langsung diakui dalam laba rugi, dan termasuk dalam ”keuntungan dan kerugian lainnya – bersih”. The effective portion of changes in the fair value of derivatives that were designated and qualified as cash flow hedges was recognized in other comprehensive income and accumulated under the heading of cash flow hedging reserve. The gain or loss relating to the ineffective portion was recognized immediately in profit or loss, and is included in the “other gains and losses – net” line item. Jumlah yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi pada periode ketika item yang dilindung nilai diakui dalam laba rugi, di pos yang sama dari laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan item yang dilindung nilai. Amounts previously recognized in other comprehensive income and accumulated in equity were reclassified to profit or loss in the periods when the hedged item was recognized in profit or loss, in the same line of the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income as the recognized
Page 64
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 60 - Namun, ketika suatu lindung nilai atas prakiraan transaksi yang kemudian menimbulkan pengakuan aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan, keuntungan dan kerugian yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi di ekuitas dipindahkan dari ekuitas dan termasuk dalam pengukuran awal biaya dari aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan. hedged item. However, when the hedged forecast transaction resulted in the recognition of a non-financial asset or a non-financial liability, the gains and losses previously recognized in other comprehensive income and accumulated in equity were transferred from equity and included in the initial measurement of the cost of the non-financial asset or non- financial liability. Akuntansi lindung nilai dihentikan pada saat Perusahaan membatalkan hubungan lindung nilai, ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau dijual, dihentikan atau digunakan, atau ketika tidak lagi memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi di ekuitas saat itu tetap berada di bagian ekuitas dan akan diakui pada saat prakiraan transaksi yang pada akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan akan terjadi, akumulasi keuntungan atau kerugian dalam ekuitas langsung diakui dalam laba rugi. Hedge accounting was discontinued when the Company revoked the hedging relationship, when the hedging instrument expired or was sold, terminated, or exercised, or it no longer qualified for hedge accounting. Any gain or loss recognized in other comprehensive income and accumulated in equity at that time remained in equity and was recognized when the forecast transaction was ultimately recognized in profit or loss. When a forecast transaction was no longer expected to occur, the gain or loss accumulated in equity was recognized immediately in profit or loss. k. Saling hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan k. Netting of Financial Assets and Financial Liabilities Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika Grup tersebut memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus dapat ada pada saat ini dari pada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan atau kebangkrutan. Financial assets and financial liabilities are off set and the net amount presented in the statement of financial position when the Groups has a legally enforceable right to set off the recognized amounts; and intends either to settle on a net basis, or to realise the asset and settle the liability simultaneously. A right to set-off must be available today rather than being contingent on a future event and must be exercisable by any of the counterparties, both in the normal course of business and in the event of default, insolvency or bankruptcy. l. Kas dan Setara Kas l. Cash and Cash Equivalents Untuk penyajian laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. For cash flow presentation purposes, cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months or less from the date of placement.
Page 65
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 61 - m. Kepemilikan dalam Operasi Bersama m. Interest in Joint Operations Operasi bersama adalah pengaturan bersama dimana para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait dengan pengaturan tersebut. Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan yang ada hanya ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian. A joint operation is a joint arrangement whereby the parties that have joint control of the arrangement have rights to the assets, and obligations for the liabilities, relating to the arrangement. Joint control is the contractually agreed sharing of control of an arrangements, which exists only when decisions about the relevant activities require unanimous consent of the parties sharing control. Ketika entitas Grup melakukan kegiatan berdasarkan operasi bersama, Grup sebagai operator bersama mengakui hal berikut terkait dengan kepentingannya dalam operasi bersama: When the Group undertakes their activities under joint operations, the Group as a joint operator recognizes in relation to their interest in a joint operation: Aset, mencakup bagiannya atas setiap aset yang dimiliki bersama; Their assets, including their share of any assets held jointly; Liabilitas, mencakup bagiannya atas liabilitas yang terjadi bersama; Their liabilities, including their share of any liabilities incurred jointly; Pendapatan dari penjualan bagiannya atas ouput yang dihasilkan dari operasi bersama; Their revenue from the sale of their share of the output arising from the joint operation; Bagiannya atas pendapatan dari penjualan output oleh operasi bersama; dan Their share of the revenue from the sale of the output by the joint operation; and Beban, mencakup bagiannya atas setiap beban yang terjadi secara bersama-sama. Their expenses, including its share of any expenses incurred jointly. Grup mencatat aset, liabilitas, pendapatan dan beban terkait dengan kepemilikannya dalam operasi bersama sesuai dengan PSAK yang berlaku untuk aset, liabilitas, pendapatan dan beban tersebut. Group account for the assets, liabilities, revenues and expenses relating to their interest in a joint operation in accordance with the PSAKs applicable to the particular assets, liabilities, revenues and expenses. Ketika Grup melakukan transaksi dengan operasi bersama dimana entitas Grup tersebut bertindak sebagai salah satu operator bersamanya (seperti penjualan atau kontribusi aset), Grup melakukan transaksi dengan pihak lain dalam operasi bersama dan, dengan demikian, keuntungan dan kerugian yang dihasilkan dari transaksi diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian Grup tersebut hanya sebatas kepentingan para pihak lain dalam operasi bersama. When the Group transactions with a joint operation in which a group entity is a joint operator (such as a sale or contribution of assets), the Group are considered to be conducting the transaction with the other parties to the joint operation, and gains and losses resulting from the transactions are recognized in the Group’ consolidated financial statements only to the extent of other parties’ interests in the joint operation. Ketika Grup melakukan transaksi dengan operasi bersama yang entitas tersebut bertindak sebagai salah satu operator bersamanya (seperti pembelian aset), Grup tidak mengakui bagian keuntungan dan kerugiannya sampai Grup menjual kembali aset tersebut kepada pihak ketiga. When the Group transactions with a joint operation in which a group entity is a joint operator (such as a purchase of assets), the Group does not recognize their share of the gains and losses until they resell those assets to a third party.
Page 66
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 62 - n. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama n. Investments in Associates and Joint Ventures Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. An associate is an entity over which the Group has significant influence and that is neither a subsidiary nor an interest in a joint venture. Significant influence is the power to participate in the financial and operating policy decisions of the investee but is not control or joint control over those policies. Ventura bersama adalah pengaturan bersama dimana para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset bersih pengaturan bersama. Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan yang ada hanya ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian. A joint venture is a joint arrangement whereby the parties that have joint control of the arrangement have rights to the net assets of the joint arrangement. Joint control is the contractually agreed sharing of control of an arrangement, which exists only when decisions about the relevant activities require unanimous consent of the parties sharing control. Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 105 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan . Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi yang terjadi setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama melebihi kepentingan Grup pada entitas asosiasi atau ventura bersama (yang mencakup semua kepentingan jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari investasi bersih Grup dalam entitas asosiasi atau ventura bersama), Grup menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya. Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat hukum atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama. The results of operations and assets and liabilities of associates incorporated in these consolidated financial statements using the equity method of accounting, except when the investment is classified as held for sale, in which case, it is accounted for in accordance with PSAK 105 Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations . Under the equity method, an investment in an associate or a joint venture initially recognized in the consolidated statement of financial position at cost and adjusted thereafter to recognize the Group’s share of the profit or loss and other comprehensive income of the associate or joint venture. When the Group’s share of losses of an associate or a joint venture exceeds the Group’s interest in that associate or joint venture (which includes any long-term interests that, in substance, form part of the Group’s net investment in the associate or joint venture) the Group discontinues recognizing its share of further losses. Additional losses are recognized only to the extent that the Group has incurred legal or constructive obligations or made payments on behalf of the associate or joint venture. Investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi entitas asosiasi atau ventura bersama. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosias i yang diakui pada tanggal akuisisi diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Grup dari nilai wajar bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali, An investment in an associate or a joint venture is accounted for using the equity method from the date on which the investee becomes an associate or a joint venture. Any excess of the cost of acquisition over the Group’s share of the net fair value of identifiable assets and liabilities of an associate recognized at the date of acquisition is recognized as goodwill, which is included within the carrying amount of the investment. Any excess of the Group’s share of the net fair value of the identifiable assets and liabilities over the cost of acquisition, after reassessment, is recognized immediately in
Page 67
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 63 - segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya. profit or loss in the period in which the investment is acquired. Persyaratan dalam PSAK 236 Penurunan Nilai Aset (“PSAK 236”), diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. Bila diperlukan, jumlah tercatat investasi (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 236, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai diakui langsung pada nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 236 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat. The requirements of PSAK 236 Impairment of Assets (“PSAK 236”) are applied to determine whether it is necessary to recognize any impairment loss with respect to the Group’s investment in an associate or a joint venture. When necessary, the entire carrying amount of the investment (including goodwill) is tested for impairment in accordance with PSAK 236, as a single asset by comparing its recoverable amount (higher of value in use and fair value less costs to sell) with its carrying amount. Any impairment loss recognized forms part of the carrying amount of the investment. Any reversal of that impairment loss is recognized in accordance with PSAK 236 to the extent that the recoverable amount of the investment subsequently increases. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Grup mempertahankan kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dan sisa investasi tersebut merupakan aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa investasi pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 109. Selisih antara jumlah tercatat pada asosiasi atau ventura bersama pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan hasilkan dari pelepasan sebagian kepentingan dalam asosiasi atau ventura bersama termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian pada pelepasan asosiasi atau ventura bersama. Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian metode ekuitas. The Group discontinues the use of the equity method from the date when the investment ceases to be an associate or a joint venture, or when the investment is classified as held for sale. When the Group retains an interest in the former associate or a joint venture and the retained interest is a financial asset, the Group measures any retained investment at fair value at that date and the fair value is regarded as its fair value on initial recognition in accordance with PSAK 109. The difference between the carrying amount of the associate or a joint venture at the date the equity method was discontinued, and the fair value of any retained interest and any proceeds from disposing of a part of interest in the associate or a joint venture is included in the determination of the gain or loss on disposal of the associate or joint venture. In addition, the Group accounts for all amounts previously recognized in other comprehensive income in relation to that associate on the same basis as would be required if that associate had directly disposed of the related assets or liabilities. Therefore, if a gain or loss previously recognized in other comprehensive income by that associate or joint venture would be reclassified to profit or loss on the disposal of the related assets or liabilities, the Group reclassifies the gain or loss from equity to profit or loss (as a reclassification adjustment) when the equity method is discontinued. Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi menjadi investasi pada ventura bersama. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat perubahan kepentingan. The Group continues to use the equity method when an investment in an associate becomes an investment in a joint venture. There is no remeasurement to fair value upon such changes in ownership interests. Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi atau ventura bersama tetapi Grup tetap menerapkan metode ekuitas, Grup When the Group reduces its ownership interest in an associate or a joint venture but the Group continues to use the equity method, the Group
Page 68
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 64 - mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait.) reclassifies to profit or loss the proportion of the gain or loss that had previously been recognized in other comprehensive income relating to that reduction in ownership interest (if that gain or loss would be reclassified to profit or loss on the disposal of the related assets or liabilities). Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama, keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama yang tidak terkait dengan Grup. When the Group entity transacts with an associate or a joint venture, profits and losses resulting from the transactions with the associate or joint venture are recognized in the Group’s consolidated financial statements only to the extent of its interest in the associate or joint venture that are not related to the Group. o. Persediaan o. Inventories Persediaan batubara dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan yang mencakup alokasi komponen biaya bahan baku, tenaga kerja, penyusutan dan biaya tidak langsung yang berkaitan dengan aktivitas penambangan, ditentukan dengan metode rata- rata tertimbang. Persediaan kendaraan bermotor dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak. Persediaan terkait dengan minyak atsiri dan bahan aroma kimia dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan. Coal inventories are recognized at the lower of cost and net realizable value. Cost, which includes an appropriate allocation of material costs, labor costs and overhead costs related to mining activities, is determined using the weighted average method. Motor vehicle inventories are stated at cost or net realizable value, whichever is lower. Cost is determined using the moving average method. Inventories related to essential oils and aroma chemicals are stated at cost or net realizable value, whichever is lower. Cost is determined using the weighted average method. Net realizable value is the estimated sales price in the ordinary course of business, less estimated costs of completion and costs necessary to make the sale. Suku cadang dan bahan pembantu, bahan bakar diesel dan minyak, minyak pelumas dan bahan peledak dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan atas suku cadang dan bahan pembantu serta minyak pelumas ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang sedangkan bahan bakar diesel dan minyak ditentukan dengan metode FIFO. Penyisihan untuk persediaan usang dan yang pergerakannya lambat ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang. Bahan pendukung kegiatan pemeliharaan dicatat sebagai beban pokok kontrak dan penjualan dan beban usaha pada periode yang digunakan. Spare parts and supplies, diesel fuel and fuel, lubricants and blasting materials are stated at cost or net realizable value, whichever is lower. Cost for spare parts and supplies as well as lubricants are determined using the weighted average method while diesel fuel and fuel are determined using the First-in-First-out (FIFO) method. The provision for obsolete and slow moving inventories is determined on the basis of estimated future usage of individual inventory items. Supplies of maintenance materials are charged to cost of contracts and goods sold and operating expenses in the period in which they are used. p. Biaya Dibayar Dimuka p. Prepaid Expenses Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method.
Page 69
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 65 - q. Aset Tetap q. Property, Plant and Equipment Aset tetap lainnya selain aset tanaman Property, Plant and Equipment other than bearer plants Aset tetap dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Property, plant and equipment are stated at cost, less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. Penyusutan diakui dengan metode garis lurus setelah memperhitungkan nilai residu berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: Depreciation is recognized so as to write off the cost of assets less residual values using the straight-line method based on the estimated useful lives of the assets as follows: Bangunan infrastruktur, prasarana dan Buildings infrastructure, leasehold and perbaikan bangunan improvements Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor lainnya Office furniture, fixtures and other equipment Kendaraan bermotor Motor vehicles Mesin dan peralatan Machinery and equipment Kapal Vessels Alat berat, peralatan, pengangkutan dan kendaraan Plant, equipment, heavy equipment and vehicles3 - 8 Tahun/ Years 5 - 30 2 - 10 3 - 8 4 - 20 15 - 18 Beberapa komponen dari alat berat, peralatan dan kendaraan disusutkan atas dasar penggunaan jasa kerja selama taksiran umur operasi komponen tersebut. Certain component of plant, equipment and vehicle are depreciated using hourly utilization basis over their estimated operating life. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan. Land is stated at cost and is not depreciated. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. The cost of maintenance and repairs is charged to profit or loss as incurred. Other costs incurred subsequently to add to, replace part of, or service an item of property, plant and equipment, are recognized as asset if, and only if it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the entity and the cost of the item can be measured reliably. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak ada manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan timbul dari penggunaan aset secara berkelanjutan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau penghentian pengakuan suatu aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laba rugi. An item of property, plant and equipment is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected to arise from the continued use of the asset. Any gain or loss arising on the disposal or retirement of an item of property, plant and equipment is determined as the difference between the sales proceeds and the carrying amount of the asset and is recognized in profit or loss. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. Construction in-progress is stated at cost and transferred to the respective property, plant and equipment account when completed and ready for use. Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direview setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. The estimated useful lives, residual values and depreciation method are reviewed at each year end, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis.
Page 70
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 66 - Tanaman Produktif Bearer Plants Tanaman produktif adalah tanaman hidup yang digunakan dalam produksi atau penyediaan produk agrikultur; diharapkan untuk menghasilkan produk untuk jangka waktu lebih dari satu periode. Tanaman produktif dibagi menjadi tanaman produktif belum menghasilkan dan tanaman produktif menghasilkan yang diharapkan menghasilkan produk agrikultur untuk jangka waktu lebih dari satu periode. Bearer plants are living plants used in the production or supply of agricultural produce; are expected to bear produce for more than one period. Bearer plants are classified into immature bearer plants and mature bearer plants that are used and expected to bear agricultural produce for more than one period. Tanaman produktif belum menghasilkan dinyatakan sebesar harga perolehan yang meliputi biaya persiapan lahan, penanaman, pemupukan dan pemeliharaan dan biaya tidak langsung lainnya yang dialokasikan berdasarkan luas hektar tertanam. Pada saat tanaman sudah menghasilkan, akumulasi harga perolehan tersebut akan direklasifikasi ke tanaman produktif menghasilkan. Secara umum, tanaman produktif kaliandra memerlukan waktu sekitar 12 sampai dengan 15 bulan sejak penanaman bibit untuk menjadi tanaman produktif menghasilkan. Immature bearer plants are stated at acquisition costs which include costs incurred for field preparation, planting, fertilizing, and maintenance, and allocation of other indirect costs based on planted hectares. When the plantations mature, the accumulated costs are reclassified to mature bearer plants. In general, a calliandra bearer plants takes about 12 to 15 months to reach maturity from the time of planting the seedlings to the field. Penyusutan tanaman produktif menghasilkan dimulai pada tahun tanaman tersebut menghasilkan dengan menggunakan metode garis lurus selama taksiran masa manfaat produktif yaitu 12 tahun. Kaliandra dinyatakan menghasilkan bila telah berumur 12 sampai dengan 15 bulan. Depreciation of mature bearer plants commences in the year when the plantations mature using the straight-line method over the estimated productive life of 12 years. Calliandra are considered mature within 12 to 15 months after planting and generating. r. Aset Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan r. Asset Held for Sale and Discontinued Operation Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual (atau kelompok lepasan) diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada melalui pemakaian berlanjut. Kondisi ini dianggap terpenuhi hanya ketika aset (atau kelompok lepasan) berada dalam keadaan segera dapat dijual dengan syarat-syarat yang biasa dan umum yang diperlukan dalam penjualan aset (atau kelompok lepasan) tersebut dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi. Manajemen harus memiliki komitmen untuk menjual dan penjualan diharapkan untuk diselesaikan dalam waktu satu tahun sejak tanggal klasifikasi. Non-current assets (or disposal groups) are classified as held for sale if their carrying amount will be recovered principally through a sale transaction rather than through continuing use. This condition is regarded as met only when the asset (or disposal group) is available for immediate sale in its present condition subject only to terms that are usual and customary for sales of such asset (or disposal group) and its sale is highly probable. Management must be committed to the sale, which should be expected to qualify for recognition as a completed sale within one year from the date of classification Ketika Grup berkomitmen terhadap rencana penjualan yang mengakibatkan kehilangan pengendalian atas entitas anak, seluruh aset dan liabilitas entitas anak tersebut diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual ketika kriteria yang dijelaskan di atas terpenuhi, terlepas pada apakah setelah penjualan tersebut Grup masih memiliki kepentingan nonpengendali dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas anak atau tidak. When the Group is committed to a sale plan involving loss of control of a subsidiary, all of the assets and liabilities of that subsidiary are classified as held for sale when the criteria described above are met, regardless of whether the Group will retain a non-controlling interest in its former subsidiary after the sale.
Page 71
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 67 - Kerugian penurunan nilai awal atau selanjutnya diakui atas penurunan nilai aset (atau kelompok lepasan) ke nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual aset. Keuntungan diakui atas peningkatan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset (atau kelompok lepasan), tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya. Keuntungan atau kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada tanggal penjualan aset tidak lancar (atau kelompok lepasan) diakui pada tanggal penghentian pengakuan. An impairment loss is recognized for any initial or subsequent write-down of the asset (or disposal group) to fair value less costs to sell. A gain is recognized for any subsequent increases in fair value less costs to sell of an asset (or disposal group), but not in excess of any cumulative impairment loss previously recognized. A gain or loss not previously recognized by the date of the sale of the noncurrent asset (or disposal group) is recognized at the date of derecognition. Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan aset dalam kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual disajikan secara terpisah dari aset lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Liabilitas dalam kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual disajikan secara terpisah dari liabilitas lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Non-current assets classified as held for sale and the assets of a disposal group classified as held for sale are presented separately from the other assets in the consolidated statement of financial position. The liabilities of a disposal group classified as held for sale are presented separately from other liabilities in the consolidated statement of financial position. Operasi yang dihentikan adalah komponen entitas yang telah dilepaskan atau diklasifikasikan sebagai (a) dimiliki untuk dijual dan mewakili lini usaha atau area geografis operasi utama yang terpisah, (b) merupakan bagian dari suatu rencana tunggal terkoordinasi untuk melepaskan lini usaha atau area operasi, atau (c) merupakan suatu entitas anak yang diperoleh secara khusus dengan tujuan dijual kembali. A discontinued operation is a component of the entity that has been disposed of or is classified as held for sale and that represents (a) a separate major line of business or geographical area of operations, (b) is part of a single coordinated plan to dispose of such a line of business or area of operations, or (c) is a subsidiary acquired exclusively with a view to resale. s. Sewa s. Leases Grup sebagai penyewa The Group as lessee Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa terkait semua perjanjian sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek (masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa dengan aset pendasar bernilai rendah. Untuk kontrak sewa ini, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa, kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati pengguna. The Group assesses whether a contract is or contains a lease, at inception of the contract. The Group recognises a right-of-use asset and a corresponding lease liability with respect to all lease arrangements, except for short-term leases (defined as leases with a lease term of 12 months or less) and leases of low value assets. For these leases, the Group recognise the lease payments as an operating expense on a straight-line basis over the term of the lease unless another systematic basis is more representative of the time pattern in which economic benefits from the leased assets are consumed. Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka Grup menggunakan suku bunga pinjaman incremental khusus untuk penyewa. The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments that are not paid at the commencement date, discounted by using the rate implicit in the lease. If this rate cannot be readily determined, the Group use the incremental borrowing rate specific to the leasee. Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi: Lease payments included in the measurement of the lease liability comprise:
Page 72
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 68 - Pembayaran tetap (termasuk secara substansi pembayaran tetap), dikurangi insentif sewa; Fixed lease payments (including in- substance fixed payments), less any lease incentives; Pembayaran variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga, awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; Variable lease payments that depend on an index or rate, initially measured using the index or rate at the commencement date; Jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual; The amount expected to be payable under residual value guarantees; Harga eksekusi opsi beli, jika cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan The exercise price of purchase options, if it is reasonably certain to exercise the options; and Pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika ketentuan sewa merefleksikan eksekusi opsi untuk menghentikan sewa. Payments of penalties for terminating the lease, if the lease term reflects the exercise of an option to terminate the lease. Liabilitas sewa disajikan secara terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. The lease liability is presented as a separate line in the consollidated statement of financial position. Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa (dengan menggunakan metode suku bunga efektif) dan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. The lease liability is subsequently measured by increasing the carrying amount to reflect interest on the lease liability (using the effective interest method) and by reducing the carrying amount to reflect the lease payments made. Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terhadap aset hak guna terkait) apabila: Group remeasures the lease liability (and makes a corresponding adjustment to the related right- of-use asset) whenever: Masa sewa dirubah atau terdapat kejadian signifikan atau perubahan keadaan yang mengakibatkan perubahan penilaian atas opsi membeli aset pendasar, dalam hal ini liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian dengan tingkat diskonto revisian; The lease term has changed or there is a significant event or change in circumstances resulting in a change in the assessment of exercise of a purchase option, in which case the lease liability is remeasured by discounting the revised lease payments using a revised discount rate; Pembayaran sewa berubah akibat perubahan indeks atau suku bunga atau perubahan jumlah pembayaran yang diharapkan dalam nilai residual terjamin, yang dalam hal ini, liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian dengan tingkat diskonto awal (kecuali perubahan pembayaran sewa berasal dari perubahan suku bunga mengambang, dalam hal ini digunakan tingkat diskonto revisian); atau The lease payments change due to changes in an index or rate or a change in expected payment under a guaranteed residual value, in which cases the lease liability is remeasured by discounting the revised lease payments using the initial discount rate (unless the lease payments change is due to a change in a floating interest rate, in which case a revised discount rate is used); or Kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tersebut tidak dicatat sebagai sewa terpisah, yang dalam hal ini liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian dengan tingkat diskonto revisian pada tanggal efektif modifikasi. A lease contract is modified and the lease modification is not accounted for as a separate lease, in which case the lease liability is remeasured by discounting the revised lease payments using a revised discount rate at the effective date of the modification. Grup tidak melakukan penyesuaian seperti itu selama periode yang disajikan. The Group did not make any such adjustments during the periods presented.
Page 73
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 69 - Aset hak guna meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi dengan insentif sewa diterima, dan biaya langsung awal. Selanjutnya, aset hak guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi depresiasi dan kerugian penurunan nilai. The right-of-use assets comprise the initial measurement of the corresponding lease liability, lease payments made at or before the commencement day, less any lease incentives received and any initial direct costs. The right- of-use assets are subsequently measured at cost less accumulated depreciation and impairment losses. Apabila Grup mempunyai kewajiban untuk biaya membongkar dan memindahkan aset pendasar, merestorasi tempat aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, sepanjang menyangkut aset hak guna, maka biaya-biaya tersebut dimasukkan sebagai biaya perolehan, kecuali biaya-biaya tersebut dikeluarkan untuk menghasilkan persediaan. Whenever the Group incur an obligation for costs to dismantle and remove a leased asset, restore the site on which it is located or restore the underlying asset to the condition required by the terms and conditions of the lease, to the extent the costs are related to a right-of-use asset, the costs are included in the related right-of-use asset, unless those costs are incurred to produce inventories. Aset hak guna didepresiasi selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak guna merefleksikan bahwa Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka aset hak guna didepresiasi selama masa manfaat aset pendasar. Depresiasi dimulai dari tanggal permulaan sewa. Right-of-use assets are depreciated over the shorter period of lease term and useful life of the underlying asset. If a lease transfers ownership of the underlying asset or the cost of the right- of-use asset reflects that the Group expects to exercise a purchase option, the related right-of- use asset is depreciated over the useful life of the underlying asset. The depreciation starts at the commencement date of the lease. Aset hak guna disajikan terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. The right-of-use assets are presented as a separate line in the consolidated statement of financial position. Grup menerapkan PSAK 236 untuk menentukan apakah terdapat penurunan nilai aset hak guna dan pencatatan atas penurunan nilai aset tetap seperti yang dijelaskan pada kebijakan akuntansi atas penurunan aset. The Group applies PSAK 236 to determine whether a right-of-use asset is impaired and accounts for any identified impairment loss as described in the impairment of assets policy. Sewa variabel yang tidak tergantung pada suatu indeks atau suku bunga, tidak dimasukkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak guna. Pembayaran tersebut dicatat sebagai beban pada periode kejadian atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dimasukkan dalam ‘Lain-lain-bersih’ dalam laporan laba rugi konsolidasian. Variable rents that do not depend on an index or rate are not included in the measurement of the lease liability and the right-of-use asset. The related payments are recognized as an expense in the period in which the event or condition that triggers those payments occurs and are included in the line ‘Others-net’ in the consolidated statement of profit or loss. Sebagai tindakan praktis, PSAK 106 memungkinkan penyewa untuk tidak memisahkan komponen non-sewa, dan sebagai gantinya memperhitungkan setiap sewa dan komponen non-sewa terkait sebagai pengaturan tunggal. Grup belum menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang mengandung komponen sewa dan satu atau lebih komponen sewa atau non-sewa tambahan, Grup mengalokasikan pertimbangan dalam kontrak untuk setiap komponen sewa berdasarkan harga relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan dudukan agregat harga -sendiri komponen non-sewa. As a practical expedient, PSAK 106 permits a lessee not to separate non-lease components, and instead account for any lease and associated non-lease components as a single arrangement. The Group has not used this practical expedient. For a contracts that contain a lease component and one or more additional lease or non-lease components, the Group allocates the consideration in the contract to each lease component on the basis of the relative stand- alone price of the lease component and the aggregate stand-alone price of the non-lease components.
Page 74
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 70 - Grup sebagai pesewa The Group as lessor Grup melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan beberapa kapal. The Group enters into lease agreements as a lessor with respect to some of vessels. Sewa di mana Grup sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Leases for which the Group is a lessor are classified as operating leases. Whenever the terms of the lease transfer substantially all the risks and rewards of ownership to the lessee, the contract is classified as a operating leases. Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan sebagai jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa. Rental income from operating leases is recognized on a straight-line basis over the terms of the relevant lease. Initial direct costs incurred in negotiating and arranging an operating lease are added to the carrying amount of the leased assets and recognized on a straight-line basis over the lease term. Jual dan sewa-balik Sale and leaseback Pada saat Grup mengalihkan aset ke entitas lain dan menyewa kembali aset tersebut, Grup mencatat kontrak pengalihan aset dan sewa, dengan terlebih dahulu menerapkan persyaratan PSAK 115 ketika kewajiban pelaksanaan terpenuhi untuk menentukan apakah pengalihan aset tersebut dapat diakui sebagai penjualan. When the Group transfers an asset to another entity and leases that asset back, the Group accounts for the transfer contract and th lease, by first applying the requirements of PSAK 115 when a performance obligation is satisfied to determine whether the transfer of the asset is accounted for as a sale. Jika pengalihan aset memenuhi persyaratan PSAK 115 untuk dicatat sebagai penjualan aset, maka transaksi tersebut dicatat sebagai berikut: If the transfer of asset satisfies the requirements of PSAK 115 to be accounted for as a sale, the transaction is accounted for as follows: Grup mengukur aset hak pakai yang timbul dari sewa-balik sebesar proporsi nilai tercatat sebelumnya dari aset yang terkait dengan hak-guna yang dimiliki oleh Grup. Oleh karena itu, Grup hanya mengakui keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak yang dialihkan. The Group measures the right-of-use asset arising from the leaseback at the proportion of the previous carrying amount of the asset that relates to the right-of-use assets retained by the Group. Accordingly, the Group recognizes only the amount of any gain or loss that relates to the rights transferred. Jika nilai wajar imbalan penjualan aset tidak sama dengan nilai wajar aset, atau jika pembayaran sewa tidak menggunakan harga pasar, Grup membuat penyesuaian berikut untuk mengukur hasil penjualan pada nilai wajar: If the fair value of the consideration for the sale of an asset does not equal the fair value of the asset, or if the payments for the lease are not at market rates, the Group makes the following adjustments to measure the sale proceeds at fair value: Seluruh keadaan below-market diakui sebagai pembayaran di muka; dan Any below-market terms accounted for as a prepayment of lease payments; and Seluruh keadaan above-market diakui sebagai tambahan pembiayaan dari lessor kepada lessee. Any above-market terms accounted for as additional financing provided by the lessor to the lessee. Jika pengalihan aset tidak memenuhi persyaratan PSAK 115 untuk dicatat sebagai penjualan, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan dan mengakui liabilitas keuangan yang setara dengan hasil transfer. If the transfer of asset does not satisfy the requirements of PSAK 115 to be accounted for as a sale, the Group continues to recognize the transferred asset and recognizes a financial liability equal to the transfer proceeds.
Page 75
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 71 - t. Aset Tidak Berwujud t. Intangible Assets Aset tidak berwujud yang diperoleh dari kombinasi bisnis, diidentifikasi dan diakui terpisah dari goodwill apabila definisi aset tidak berwujud dipenuhi dan nilai wajarnya dapat diukur secara andal. Biaya perolehan aset tidak berwujud adalah nilai wajar pada tanggal perolehan. Setelah pengakuan awal, aset tidak berwujud yang diperoleh dari kombinasi bisnis dilaporkan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi penurunan nilai. Intangible assets acquired in a business combination are identified and recognized separately from goodwill when they satisfy the definition of an intangible asset and their fair value can be measured reliably. The cost of such intangible assets is their fair value at the acquisition date. Subsequent to initial recognition, intangible assets acquired in a business combination are reported at cost less accumulated amortization and accumulated impairment losses. Aset tidak berwujud diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama estimasi masa manfaatnya. Estimasi masa manfaat dan metode amortisasi ditelaah pada setiap akhir periode laporan keuangan dan pengaruh perubahan estimasi diperhitungkan secara prospektif. Intangible assets are amortized on a straight- line basis over their estimated useful lives. The estimated useful life and amortization method are reviewed at the end of each annual reporting period, with the effect of any changes in estimate being accounted for on a prospective basis. Aset tidak berwujud atas hak pertambangan, pengembangan sistem dan perangkat lunak komputer, dan lainnya termasuk seluruh biaya langsung terkait persiapan untuk tujuan penggunaan dan diamortisasi selama 4 sampai 30 tahun dengan menggunakan metode garis lurus. Intangible assets, comprising of mining rights, system development and computer software, and others include all direct costs related to preparation of the asset for its intended use and is amortized over 4 to 30 years using the straight-line method. u. Goodwill u. Goodwill Goodwill timbul atas akuisisi dari suatu bisnis dicatat pada biaya perolehan yang ditetapkan pada tanggal akuisisi bisnis tersebut dikurangi akumulasi penurunan nilai, jika ada. Goodwill arising on an acquisition of a business is carried at cost as established at the date of acquisition of the business less accumulated impairment losses, if any. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari Grup (atau kelompok unit penghasil kas) yang diperkirakan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Unit penghasil kas yang telah memperoleh alokasi goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih sering jika terdapat indikasi bahwa unit penghasil kas tersebut mungkin mengalami penurunan nilai. Jika jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai dialokasikan pertama kali untuk mengurangi jumlah tercatat atas setiap goodwill yang dialokasikan pada unit penghasil kas dan kemudian ke aset lain dari unit penghasil kas secara prorata berdasarkan jumlah tercatat dari setiap aset dalam unit penghasil kas tersebut. Setiap kerugian penurunan nilai goodwill diakui secara langsung dalam laba rugi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dapat dibalik pada periode berikutnya. For the purpose of impairment testing, goodwill is allocated to each of the Group’s cash- generating units (or group of cash-generating units) expected to benefit from the synergies of the combination. A cash-generating unit to which goodwill has been allocated is tested for impairment annually, or more frequently when there is an indication that the unit may be impaired. If the recoverable amount of the cash- generating unit is less than its carrying amount, the impairment loss is allocated first to reduce the carrying amount of any goodwill allocated to the unit and then to the other assets of the unit pro-rata on the basis of the carrying amount of each asset in the unit. Any impairment loss for goodwill is recognized directly in profit or loss in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income. An impairment loss recognized for goodwill is not reversed in subsequent periods.
Page 76
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 72 - Pada pelepasan unit penghasil kas yang relevan, jumlah yang dapat diatribusikan dari goodwill termasuk dalam penentuan laba rugi atas pelepasan. On disposal of the relevant cash-generating unit, the attributable amount of goodwill is included in the determination of the profit or loss on disposal. Kebijakan Grup atas goodwill yang timbul dari akuisisi entitas asosiasi dijelaskan pada Catatan 3n. The Group’s policy for goodwill arising on the acquisition of an associate is described in Note 3n. v. Aset Tak Berwujud - Hak Atas Tanah v. Intangible Assets - Land rights Biaya legal pengurusan hak atas tanah pada saat perolehan tanah tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah aset tetap. The legal cost of land rights upon acquisition of the land is recognized as part of the cost of land under property, plant and equipment. Biaya pembaruan atau pengurusan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi selama periode hak atas tanah sebagaimana tercantum dalam kontrak atau umur ekonomis aset, mana yang lebih pendek. The cost of renewal or extension of legal rights on land is recognized as an intangible asset and amortized over the period of land rights as stated in the contract or economic life of the asset, whichever is shorter. w. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan Kecuali Goodwill w. Impairment of Non-Financial Assets Except Goodwill Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai atau kemungkinan untuk pemulihan atas penurunan nilai yang telah dicatat sebelumnya. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu aset individu, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. At the end of each reporting period, the Group review the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss or possibility to reverse the impairment that was previously recorded. If any such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Group estimate the recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Estimated recoverable amount is the higher of fair value less cost to sell and value in use. In assessing value in use, the estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset for which the estimates of future cash flows have not been adjusted. Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi. If the recoverable amount of the non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized immediately against earnings. Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui When an impairment loss subsequently reverses, the carrying amount of the asset (or a cash-generating unit) is increased to the revised estimate of its recoverable amount, but so that the increased carrying amount does not exceed the carrying amount that would have been
Page 77
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 73 - untuk aset (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. determined had no impairment loss been recognized for the asset (or cash-generating unit) in prior years. A reversal of an impairment loss is recognized immediately in profit or loss, unless the relevant asset is carried at a revalued amount, in which case the reversal of the impairment loss is treated as a revaluation increase. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3h; penurunan nilai untuk goodwill dijelaskan dalam Catatan 3u. Accounting policy for impairment of financial assets is discussed in Note 3h; while impairment for goodwill is discussed in Note 3u. x. Aset Eksplorasi dan Evaluasi x. Exploration and Evaluation Assets Aktivitas eksplorasi dan evaluasi meliputi pencarian sumber daya mineral, penentuan kelayakan teknis dan penilaian komersial atas sumber daya mineral spesifik. Exploration and evaluation activity involves the search for mineral resources, determination of the technical feasibility and assessment of the commercial viability of the mineral resource. Pengeluaran eksplorasi dan evaluasi meliputi biaya yang berhubungan langsung dengan: Exploration and evaluation expenditures comprise of costs that are directly attributable to: perolehan hak untuk eksplorasi; kajian topografi, geologi, geokimia, dan geofisika; pengeboran eksplorasi; pemaritan dan pengambilan contoh; dan aktivitas yang terkait dengan evaluasi kelayakan teknis dan komersial atas penambangan sumber daya mineral. acquisition of rights to explore; topographical, geological, geochemical and geophysical studies; exploratory drilling; trenching and sampling; and activities involved in evaluating the technical feasibility and commercial viability of extracting mineral resources. Biaya eksplorasi dan evaluasi yang berhubungan dengan suatu area of interest dibebankan pada saat terjadinya kecuali biaya tersebut dikapitalisasi dan ditangguhkan, berdasarkan area of interest, apabila memenuhi salah satu dari ketentuan berikut ini: Exploration and evaluation expenditures related to an area of interest is written off as incurred, unless they are capitalized and carried forward, on an area of interest basis, provided one of the following conditions is met: (i) biaya tersebut diharapkan dapat diperoleh kembali melalui keberhasilan pengembangan dan eksploitasi di area of interest tersebut atau melalui penjualan atas area of interest tersebut; atau (i) the costs are expected to be recouped through successful development and exploitation of the area of interest or, alternatively, by its sale; or (ii) kegiatan eksplorasi dalam area of interest tersebut belum mencapai tahap yang memungkinkan penentuan adanya cadangan terbukti yang secara ekonomis dapat diperoleh, serta kegiatan yang aktif dan signifikan dalam atau berhubungan dengan area of interest tersebut masih berlanjut. (ii) exploration activities in the area of interest have not yet reached the stage which permits a reasonable assessment of the existence or otherwise of economically recoverable reserves and active and significant operations in or in relation to the area of interest are continuing. Biaya yang dikapitalisasi mencakup biaya-biaya yang berkaitan langsung dengan aktivitas eksplorasi dan evaluasi pada area of interest yang relevan. Biaya umum dan administrasi dialokasikan sebagai aset eksplorasi atau evaluasi hanya jika biaya tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas operasional pada area of interest yang relevan. Capitalized costs include costs directly related to exploration and evaluation activities in the relevant area of interest. General and administrative costs are allocated to an exploration or evaluation asset only to the extent that those costs can be related directly to operational activities in the relevant area of interest.
Page 78
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 74 - Aset eksplorasi dan evaluasi dicatat sebesar harga perolehan dikurangi kerugian penurunan nilai. Karena belum siap untuk digunakan, aset tersebut tidak disusutkan. Exploration and evaluation assets are recorded at cost less impairment charges. As the asset is not available for use, it is not depreciated. Aset eksplorasi dan evaluasi diuji penurunan nilainya ketika fakta dan kondisi mengindikasikan adanya penurunan nilai. Aset eksplorasi dan evaluasi juga diuji penurunan nilainya ketika terjadi penemuan cadangan komersial, sebelum aset tersebut ditransfer ke properti pertambangan. Exploration and evaluation assets are assessed for impairment if facts and circumstances indicate that impairment may exist. Exploration and evaluation assets are also tested for impairment once commercial reserves are found, before the assets are transferred to mining properties. y. Properti Pertambangan y. Mining Properties Ketika biaya pengembangan lebih lanjut atas properti pertambangan terjadi setelah dimulainya aktivitas produksi, maka biaya tersebut akan ditangguhkan sebagai bagian dari properti pertambangan apabila terdapat kemungkinan besar manfaat ekonomi masa depan tambahan sehubungan dengan biaya tersebut akan mengalir ke Grup. Jika tidak, biaya tersebut dibebankan sebagai biaya produksi. When further development expenditures are incurred on a mining property after the commencement of production, the expenditures are carried forward as part of the mining property when it is probable that additional future economic benefits associated with the expenditure will flow to the Group. Otherwise these expenditures are classified as a cost of production. Properti pertambangan (termasuk biaya eksplorasi, evaluasi dan pengembangan, dan pembayaran untuk memperoleh hak atas mineral dan sewa) diamortisasi menggunakan metode unit produksi, dengan perhitungan terpisah untuk setiap area of interest. Basis unit produksi menghasilkan pembebanan amortisasi secara proporsional berdasarkan deplesi cadangan terbukti dan cadangan terduga. Mining properties (including exploration, evaluation and development expenditures, and payments to acquire mineral rights and leases) are amortized using the units-of-production method, with separate calculations being made for each area of interest. The units-of- production basis results in an amortization charge proportional to the depletion of the proved and probable reserves. Properti pertambangan diuji penurunan nilai berdasarkan kebijakan pada Catatan 3w. Mining properties are tested for impairment in accordance with the policy described in Note 3w. z. Provisi z. Provision Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group have a present obligation (legal or constructive) as a result of a past event, it is probable that the Group will be required to settle the obligation, and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas. The amount recognized as a provision is the best estimate of the consideration required to settle the present obligation at the end of the reporting period, taking into account the risks and uncertainties surrounding the obligation. Where a provision is measured using the cash flows estimated to settle the present obligation, its carrying amount is the present value of those cash flows. Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal. When some or all of the economic benefits required to settle a provision are expected to be recovered from a third party, a receivable is recognized as an asset if it is virtually certain that reimbursement will be received and the amount of the receivable can be measured reliably.
Page 79
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 75 - aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban aa. Revenue and Expense Recognition Penjualan Batubara Sale of coal Grup memperoleh pendapatan dengan menambang dan kemudian menjual batubara secara lokal dan ekspor ke pelanggan dengan berbagai persyaratan komersial. The Group earns revenue by mining and subsequently selling coal by local and export to customers under a range of commercial terms. Pendapatan dari penjualan batubara diakui pada saat kontrol telah dialihkan kepada pelanggan, tidak ada pekerjaan atau pemrosesan lebih lanjut yang diperlukan oleh Grup, kuantitas dan kualitas barang telah ditentukan dengan akurasi yang wajar, dan kolektibilitas cukup terjamin. Hal ini biasanya terjadi ketika kepemilikan berpindah. Revenue from the sale of coal is recognized at the point in time when control has been transferred to the customer, no further work or processing is required by the Group, the quantity and quality of the goods has been determined with reasonable accuracy, and collectability is reasonably assured. This is generally when title passes. Sebagian besar perjanjian penjualan Grup menetapkan bahwa kepemilikan berpindah ketika barang diserahkan ke tujuan yang ditentukan oleh pelanggan, yang biasanya adalah kapal dimana barang akan dikirimkan. Dalam setiap kontrak untuk menjual barang komoditas, setiap barang yang dikirim adalah kewajiban pelaksanaan terpisah. Pendapatan umumnya diakui pada harga kontrak yang mencerminkan harga jual tersendiri. The majority of the Group’s sales agreements specify that title passes when the product is delivered to the destination specified by the customer, which is typically the vessel on which the product will be shipped. Within each contract to sell a commodity product, each unit of product shipped is a separate performance obligation. Revenue is generally recognized at the contracted price at this reflects the stand- alone selling price. Grup menjual beberapa batubara dengan CIF (Cost, Insurance and Freight ) Incoterm, yang berarti bahwa Grup bertanggung jawab untuk menyediakan layanan pengiriman dan asuransi setelah tanggal dimana kepemilikan berpindah. Oleh karena itu, Grup memiliki kewajiban pelaksanaan yang terpisah untuk pengangkutan dan layanan asuransi yang disediakan dalam penjualan batubara berdasarkan CIF Incoterm. Pengangkutan dan pendapatan asuransi dialokasikan dari harga kontrak keseluruhan pada harga jual tersendiri (jika dapat diketahui) atau sebaliknya dengan perkiraan biaya ditambah margin. Pengakuan pendapatan pengiriman dan asuransi ditangguhkan, jika signifikan, sampai barang diserahkan bukan saat barang dikirim. The Group sells certain of its coal on a CIF (Cost , Insurance and Freight) Incoterm, which means that the Group is responsible for providing freight and insurance services after the date at which title of the goods passes. The Group therefore has separate performance obligation for freight and insurance service provided for sale of coal under CIF Incoterm. Freight and insurance revenue is allocated from the overall contract price at its stand-alone selling price (where observable) or otherwise at its estimated cost plus margin. The recognition of freight and insurance revenue is deferred, where significant, until the product is delivered rather than when the product is shipped. Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisis sebagai berikut: In determining revenue recognition, the Group perform the following transaction analysis: 1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan yang memenuhi semua kriteria berikut: 1. Identify contracts with customers that meet all the following criteria: Para pihak dalam kontrak telah menyetujui kontrak, The parties to the contract have approved the contract, Grup dapat mengidentifikasi hak setiap pihak mengenai barang atau jasa yang akan dialihkan, The Group can identify each party’s rights regarding the goods and services to be transferred, Grup dapat mengidentifikasi jangka waktu pembayaran barang dan jasa yang akan dialihkan, The Group can identify the payment terms for the goods or services to be transferred, Kontrak memiliki substansi komersial, dan The contract has commercial substance, and
Page 80
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 76 - Kemungkinan besar Grup akan menagih imbalan dalam pertukaran barang atau jasa yang kan dialihkan ke pelanggan; It is probable that the Group will collect the consideration in exchange for the goods or services to be transferred to the customers; 2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan; 2. Identify performance obligations; 3. Menentukan harga transaksi; 3. Determine the transaction price; 4. Mengalokasikan harga transaksi terhadap kewajiban pelaksanaan; dan 4. Allocate the transaction price to performance obligations; and 5. Mengakui pendapatan. 5. Recognise revenue. Grup mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah diselesaikan dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. The Group recognise revenue when the performance obligation has been satisfied by transferring a promised goods or services to the customer. Pendapatan diukur berdasarkan jumlah imbalan yang ditentukan dalam kontrak dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Revenue is measured based on the consideration specified in the contract and excludes amounts collected on behalf of third parties. Pendapatan jasa Rendering of services Grup memperoleh pendapatan dari penyediaan logistik dan layanan pendukung untuk sektor minyak dan gas. The Group generates revenue from providing logistics and support services to the oil and gas sector. Grup membuat kontrak layanan jangka pendek dan jangka panjang dengan pelanggan. Berdasarkan ketentuan kontrak, Grup menambah aset yang dikendalikan pelanggan atau pelanggan secara bersamaan menerima dan mengkonsumsi manfaat dari kinerja Grup. Oleh karena itu, pendapatan dari kontrak jasa diakui sepanjang waktu berdasarkan tahap penyelesaian kontrak pada akhir periode pelaporan. The Group enters into short- and long-term service contracts with customers. Under the terms of the contracts, the Group enhances assets which the customers control or the customers simultaneously receive and consume the benefit of the Group’s performance. Revenue from service contracts is therefore recognized over time based on the stage of completion of the contract at the end of the reporting period. Tingkat penyelesaian dapat ditentukan dengan metode yang dapat mengukur secara andal jasa yang diberikan. Bergantung pada jenis jasa dan sifat transaksi, metode tersebut dapat mencakup: The stage of completion may be determined based on methods that can reasonably measure the services performed. Depending on nature of the service contracts the methods may include: a. Survei pekerjaan yang telah dilaksanakan; a. Surveys of work performed; b. Nilai pekerjaan yang diselesaikan ditentukan berdasarkan harga untuk setiap kegiatan yang dilakukan yang mengidentifikasi nilai pekerjaan yang dilakukan dan oleh karena itu nilai pendapatan harus diakui; b. Value of work completed determined based on schedule of rates for each of the activities performed which identify value for the work performed and hence the value of the revenue to be recognized; c. Jasa yang dilakukan hingga saat ini sebagai persentase dari jumlah jasa yang telah dilakukan; atau c. Services performed to date as a percentage of total services to be performed; or d. Proporsi biaya kontrak yang timbul untuk pekerjaan yang dilaksanakan sampai saat ini relatif terhadap estimasi jumlah biaya kontrak. d. The proportion of contract costs incurred for work performed to date relative to the estimated total contract costs.
Page 81
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 77 - Pendapatan dari kontrak konstruksi Revenue from construction contracts Grup membuat kontrak konstruksi jangka panjang dengan pelanggan. Kewajiban pelaksanaan keseluruhan proyek, yang diatur dalam kontrak, mengingat bahwa jasa yang berbeda saling bergantung, terintegrasi, dan ditujukan untuk transfer proyek ke pelanggan secara keseluruhan, mewakili hasil gabungan yang terdapat di kontrak oleh pelanggan. The Group enters into long-term construction contracts with customers. The performance obligation is usually the entire project, as provided for in the contract, given that the different services are highly interdependent, integrated, and are aimed at transferring the project to the customer as a whole, representing the combined output for which the customer has contracted. Berdasarkan persyaratan kontrak, Grup meningkatkan aset yang dikendalikan oleh pelanggan. Oleh karena itu, pendapatan dari kontrak konstruksi diakui sepanjang waktu dengan metode input biaya-ke-biaya, yaitu berdasarkan proporsi biaya kontrak yang terjadi untuk pekerjaan yang dilaksanakan hingga saat ini dibandingkan dengan estimasi jumlah biaya kontrak. Manajemen menganggap bahwa metode ini adalah ukuran yang tepat untuk kemajuan dalam memenuhi kewajiban kinerja untuk kontrak konstruksi jangka panjang Grup. Under the terms of the contracts, the Group enhances assets which the customers control. Revenue from construction contracts is therefore recognized over time on a cost–to– cost input method, i.e. based on the proportion of contract costs incurred for work performed to date relative to the estimated total contract costs. Management considers that this input method is an appropriate measure of the progress towards complete satisfaction of these performance obligations for long-term construction contracts of the Group. Jika hasil dari kewajiban pelaksanaan tidak dapat diukur secara wajar, dan biaya yang terjadi dalam memenuhi kewajiban pelaksanaan diperkirakan dapat dipulihkan, maka pendapatan diakui hanya sejumlah biaya yang terjadi. Where the outcome of a performance obligation cannot be reasonably measured, and the costs incurred in satisfying the performance obligation are expected to be recoverable, the revenue is recognized only to the extent of the costs incurred. Jika kemungkinan besar biaya yang terjadi untuk memenuhi kewajiban pelaksanaan akan melebihi pendapatan kontrak, kerugian segera diakui. When it is probable that the cost incurred in satisfying a performance obligation will exceed the contract revenue, the expected loss is recognized immediately. Tidak terdapat komponen pembiayaan yang signifikan dalam kontrak konstruksi karena rata- rata jangka waktu kredit adalah 30 hari. There is not considered to be a significant financing component in construction contracts as the average credit term is 30 days. Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi sepanjang waktu dalam kontrak konstruksi dengan pelanggan, Grup memenuhi kewajiban kinerja pada suatu titik waktu. Pendapatan diakui ketika aset atau jasa yang dijanjikan dialihkan kepada pelanggan dan pelanggan memperoleh kendali atas aset tersebut. If performance obligation is not satisfied over time in a construction contract with customer, the Group satisfies the performance obligation at a point in time. Revenue is recognized when a promised asset or service is transferred to a customer and the customer obtains control on that asset. Grup menyajikan saldo kontraknya, berdasarkan basis per kontrak, dalam posisi aset kontrak atau liabilitas bersih, secara terpisah dari piutang usaha. Aset kontrak dan piutang usaha keduanya merupakan hak atas imbalan sebagai imbalan atas barang atau jasa yang telah dialihkan Grup kepada pelanggan. Namun, klasifikasi tersebut bergantung pada apakah hak tersebut hanya tergantung pada kondisi waktu (piutang usaha) atau apakah juga tergantung pada hal lain (aset kontrak), seperti pemenuhan kewajiban pelaksanaan selanjutnya berdasarkan kontrak. Kewajiban kontrak adalah jumlah kumulatif yang diterima dan piutang kontraktual oleh Grup yang melebihi hak The Group presents its contract balances, on a contract-by-contract basis, in a net contract asset or liability position, separately from its trade receivables. Contract assets and trade receivables are both rights to consideration in exchange for goods or services that the Group has transferred to a customer; however, the classification depends on whether such right is only conditional on the passage of time (trade receivables) or if it is also conditional on something else (contract assets), such as the satisfaction of further performance obligations under the contract. A contract liability is the cumulative amount received and contractually receivable by the Group that exceeds the right
Page 82
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 78 - imbalan yang dihasilkan dari kinerja Grup berdasarkan kontrak tertentu. to consideration resulting from the Group’s performance under a given contract. Pendapatan sepeda motor listrik Grup mengakui pendapatan yang berasal dari penjualan sepeda motor listrik. Pendapatan diukur berdasarkan pertimbangan yang ditentukan dalam kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang dikumpulkan atas nama pihak ketiga. Perusahaan mengakui pendapatan Ketika kendali atas produk atau jasa kepada pelanggan dialihkan. Grup secara umum menyimpulkan bahwa Grup merupakan prinsipal dalam pengaturan pendapatannya dan mencatat pendapatan secara bruto karena Grup mengendalikan barang dan jasa sebelum mentransfernya ke pelanggan. Sale of electric motorcycles The Group recognizes revenue from sale of electric motorcycles. Revenue is measured based on the consideration specified in a contract with a customer and excludes amounts collected on behalf of third parties. The Company recognizes revenue when it transfers control of a product or service to a customer. The Group has generally concluded that it is the principal in its revenue arrangements and records revenue on a gross basis because it typically controls the goods and services before transferring them to the customer. Pendapatan lainnya Other revenues Pendapatan diukur berdasarkan jumlah imbalan yang ditentukan dalam kontrak dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup memenuhi kewajiban kinerja pada suatu titik waktu. Pendapatan diakui ketika aset atau jasa yang dijanjikan dialihkan kepada pelanggan dan pelanggan memperoleh kendali atas aset tersebut Revenue is measured based on the consideration specified in the contract and excludes amounts collected on behalf of third parties. The Group satisfies the performance obligation at a point in time. Revenue is recognized when a promised asset or service is transferred to a customer and the customer obtains control on that asset. Beban Expenses Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses were recognized when incurred. bb. Biaya Pinjaman bb. Borrowing Costs Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi, atau pembuatan aset kualifikasian, yaitu aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan sesuai dengan intensinya atau dijual, dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset, sampai saat dimana aset tersebut telah siap untuk digunakan sesuai dengan intensinya atau dijual. Penghasilan investasi atas investasi sementara dari pinjaman tersebut sementara menunggu pengeluaran atas aset kualifikasian dikurangkan dari biaya pinjaman yang dikapitalisasi. Borrowing costs directly attributable to the acquisition, construction or production of qualifying assets, which are assets that necessarily take a substantial period of time to get ready for their intended use or sale, are added to the cost of those assets, until such time as the assets are substantially ready for their intended use or sale. Investment income earned on the temporary investment of specific borrowings pending their expenditure on qualifying assets is deducted from the borrowing costs eligible for capitalization. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya. All other borrowing costs are recognized in profit or loss in the period in which they are incurred. cc. Imbalan Pasca Kerja cc. Employee Benefits Kewajiban imbalan pasca kerja Defined post-employment benefits Grup membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawannya sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan. Tidak terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Grup sehubungan dengan imbalan pasca kerja ini. The Group provide defined post-employment benefits to their employees in accordance with Labor Law. No funding has been made by the Group to the defined benefit plans.
Page 83
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 79 - Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba dan tidak akan direklas ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode amendemen program. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: The cost of providing benefits is determined using the projected unit credit method, with actuarial valuations being carried out at the end of each annual reporting period. Remeasurement, comprising actuarial gains and losses, the effect of the changes to the asset ceiling (if applicable) and the return on plan assets (excluding interest), is reflected immediately in the consolidated statement of financial position with a charge or credit recognized in other comprehensive income in the period in which they occur. Remeasurement recognized in other comprehensive income is reflected as a separate item under other components of equity and will not be reclassified to profit or loss. Past service cost is recognized in profit or loss in the period of a plan amendment. Net interest is calculated by applying the discount rate at the beginning of the period to the net defined benefit liability or asset. Defined benefit costs are categorised as follows: Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) Beban atau pendapatan bunga neto Pengukuran kembali Service cost (including current service cost, past service cost, as well as gains and losses on curtailments and settlements) Net interest expense or income Remeasurement Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. The Group present the first two components of defined benefit costs in profit or loss. Curtailment gains and losses are accounted for as past service costs. Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan defisit atau surplus aktual dalam program imbalan pasti Grup. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program. The retirement benefit obligation recognized in the consolidated statement of financial position represents the actual deficit or surplus in the Group’ defined benefit plans. Any surplus resulting from this calculation is limited to the present value of any economic benefits available in the form of refunds from the plans or reductions in future contributions to the plans. Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait. A liability for a termination benefit is recognized at the earlier of when the entity can no longer withdraw the offer of the termination benefit and when the entity recognizes any related restructuring costs. Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term benefits Perhitungan imbalan kerja jangka panjang ditentukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit . Biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian aktuarial diakui langsung pada tahun yang bersangkutan. The cost of providing long-term benefits is determined using the Projected Unit Credit Method. Past service cost and actuarial gains or losses are recognized immediately in profit or loss. Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan kerja jangka panjang lainnya di laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan nilai kini kewajiban imbalan kerja jangka panjang. The long-term employee benefits obligation recognized in the consolidated statements of financial position represents the present value of the long-term employee benefits obligation.
Page 84
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 80 - dd. Program Opsi Saham Karyawan dan Manajemen dd. Employee and Management Stock Option Program Program Opsi Saham Karyawan dan Manajemen (EMSOP) adalah suatu penetapan pemberian kompensasi yang diselesaikan dengan pemberian ekuitas berbasis saham yang ditentukan sebesar nilai wajar atas instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pemberian kompensasi. Nilai wajar tersebut dibebankan dengan menggunakan metode garis lurus selama periode vesting berdasarkan estimasi manajemen atas instrumen ekuitas tersebut yang pada akhirnya akan diberikan. Pada setiap tanggal pelaporan, pihak manajemen akan merevisi estimasi atas jumlah instrumen ekuitas yang diharapkan akan diberikan. Jika terdapat pengaruh atas revisi terhadap estimasi awal akan diakui dalam laba rugi selama sisa periode vesting dengan menyesuaikan akun Opsi Saham yang merupakan bagian dari ekuitas. Employee and Management Stock Option Program (EMSOP), an equity-settled share based payment arrangement, is measured at the fair value of the equity instrument at grant date. The fair value determined at grant date is expensed on a straight-line basis over the vesting period, based on management estimate of equity instruments that will eventually vest. At reporting dates, management revises its estimate of the number of equity instruments expected to vest. The impact of the revision of the original estimate, if any, is recognized in profit and loss over the remaining vesting period, with a corresponding adjustment in Stock Option account under equity. ee. Pajak Penghasilan ee. Income Tax Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak kini terutang dan pajak tangguhan. Income tax expense represents the sum of the tax currently payable and deferred tax. Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan pos- pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. The tax currently payable is based on taxable profit to the year. Taxable profit differs from profit before tax as reported in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income because of items of income or expense that are taxable or deductible in other years and items that are never taxable or deductible. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using prevailing tax rates. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill. Deferred tax is recognized on temporary differences between the carrying amounts of assets and liabilities in the consolidated financial statements and the corresponding tax bases used in the computation of taxable profit. Deferred tax liabilities are generally recognized for all taxable temporary differences. Deferred tax assets are generally recognized for all deductible temporary differences to the extent that is probable that taxable profits will be available against which those deductible temporary differences can be utilized. Such deferred tax assets and liabilities are not recognized if the temporary differences arises from the initial recognition (other than in a business combination) of assets and liabilities in a transaction that affects neither the taxable profit nor the accounting profit. In addition, deferred tax liabilities are not recognized if the temporary differences arises from the initial recognition of goodwill.
Page 85
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 81 - Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply in the period in which the liability is settled or the asset realized, based on the tax rates (and tax laws) that have been enacted, or substantively enacted, by the end of the reporting period. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. The measurement of deferred tax assets and liabilities reflects the tax consequences that would follow from the manner in which the Group expects, at the end of the reporting period, to recover or settle the carrying amount of their assets and liabilities. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at the end of each reporting period and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profits will be available to allow all or part of the asset to be recovered. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode berjalan, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui, di luar laba rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis. Current and deferred tax are recognized as an expense or income in profit or loss, except when they relate to items that are recognized outside of profit or loss (whether in other comprehensive income or directly in equity), in which case the tax is also recognized outside of profit or loss, or where they arise from the initial accounting for a business combination. In the case of a business combination, the tax effect is included in the accounting for the business combination. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan. Deferred tax assets and liabilities are offset when there is legally enforceable right to set off current tax assets against current tax liabilities and when they relate to income taxes levied by the same taxation authority on either the same taxable entity or different taxable entities when there is an intention to settle its current tax assets and current tax liabilities on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously, in each future period in which significant amounts of deferred tax liabilities or assets are expected to be settled or recovered.
Page 86
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 82 - ff. Pajak Final ff. Final Tax Atas pendapatan dari jasa konstruksi, kapal dan sewa gedung dikenakan pajak penghasilan final, beban pajak diakui secara proporsional dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final terutang dengan jumlah yang dibebankan sebagai pajak kini pada perhitungan laba rugi diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. Akun pajak penghasilan final dibayar dimuka disajikan terpisah dari utang pajak penghasilan final. Tax expense on revenues from construction services, vessels and office rental are subject to final tax which is recognized proportionately based on the revenue recognized in the current period. The difference between the final tax paid and current tax expense in profit or loss is recognized as prepaid tax or tax payable. Prepaid final tax is presented separately from final tax payable. gg. Laba per Saham gg. Earnings per Share Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Basic earnings per share is computed by dividing net income attributable to owners of the Company by the weighted average number of shares outstanding during the year. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa bersifat dilutif. Diluted earnings per share is computed by dividing profit or loss attributable to owners of the Company by the weighted average number of shares outstanding as adjusted for the effects of all dilutive potential ordinary shares. hh. Informasi Segmen hh. Segment Information Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara regular di review oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Operating segments are identified on the basis of internal reports about components of the Group that are regularly reviewed by “the chief operating decision maker” in order to allocate resources to the segments and to assess their performances. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of an entity: a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); a) that engages in business activities from which it may earn revenue and incur expenses (including revenue and expenses relating to the transaction with other components of the same entity); b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan b) whose operating results are reviewed regularly by the entity’s chief operating decision maker to make decision about resources to be allocated to the segments and assess its performance; and c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. c) for which discrete financial information is available. Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk. Information reported to the chief operating decision maker for the purpose of resource allocation and assessment of their performance is more specifically focused on the category of each product.
Page 87
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 83 - Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam menyusun informasi segmen sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan konsolidasian. The accounting policies used in preparing segment information are the same as those used in preparing the consolidated financial statements. ii. Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup ii. Estimated Liability for Environmental Management and Reclamation Restorasi, rehabilitasi dan biaya lingkungan hidup lainnya yang timbul selama tahap produksi dibebankan sebagai bagian dari biaya produksi. Restoration, rehabilitation and other environmental costs incurred during the production phase of exploration are expensed as part of production costs. Grup memiliki liabilitas tertentu untuk restorasi dan rehabilitasi daerah pertambangan sesudah produksi selesai. Grup menghitung besarnya liabilitas tersebut yang mencukupi untuk memenuhi liabilitas yang timbul ketika produksi sudah selesai. Perubahan taksiran biaya restorasi dan lingkungan hidup yang akan terjadi dihitung secara prospektif berdasarkan sisa umur tambang. The Group have certain obligations to restore and rehabilitate mining areas following the completion of production. Such obligations are accrued, so that the accrual will be adequate to meet those obligations once the production process is fully completed. Changes in estimated restoration and environmental costs to be incurred are accounted for on a prospective basis over the remaining life of the mine. Kewajiban lingkungan terdiri dari biaya-biaya yang berkaitan dengan reklamasi tambang selama masa operasi, penutupan tambang dan pembongkaran dan pemindahan fasilitas dan aktivitas penutupan lainnya. The environmental obligations consist of costs associated with mine reclamation during mine operation, mine closure and decommissioning and demobilisation of facilities and other closure activities. Provisi untuk estimasi biaya reklamasi tambang dan penutupan tambang dicatat pada saat: Perusahaan memiliki kewajiban hukum atau konstruktif yang timbul sebagai akibat dari peristiwa yang terjadi dimasa lalu; besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya; dan jumlahnya dapat diestimasi dengan andal. Provision for estimated costs of mine reclamation and mine closure is recorded when: the Company has a present legal or constructive obligation as a result of past events; it is probable that an outflow of resources will be required to settle the obligation; and the amount can be reliably estimated. Provisi diukur pada nilai kini dari perkiraan pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban, menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban tersebut. Peningkatan provisi karena berlalunya waktu diakui pada laporan laba rugi sebagai beban keuangan. Perubahan atas estimasi waktu, jumlah pengeluaran atau tingkat diskonto diperlakukan sebagai perubahan atas nilai tercatat aset terkait. Pada kondisi di mana penurunan nilai provisi lebih besar daripada sisa nilai tercatat aset terkait yang belum disusutkan, nilai tercatat aset tersebut dikurangkan menjadi nihil dan penyesuaian sisanya dicatat dalam laporan laba rugi. Provision is measured at the present value of expenditure expected to be required to settle the obligation using a pre-tax rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the obligation. The increase in the provision due to passage of time is recognised in profit or loss under finance charges. Changes in the estimated timing or amount of the expenditure or discount rate are accounted for as a change in the corresponding capitalised costs. At the time where a reduction in the provision is greater than the undepreciated capitalised cost of the related assets, the capitalised cost is reduced to nil and the remaining adjustment is recognised in profit or loss. Provisi untuk pembongkaran, pemindahan, dan restorasi dicatat untuk mengakui kewajiban hukum yang berkaitan dengan penarikan aset tetap yang berasal dari akuisisi, pembangunan atau pengembangan dan/atau operasi normal Provision for decommissioning, demobilisation and restoration provides for legal obligations associated with the retirement of a tangible long-lived asset that results from the acquisition, construction or development and/or
Page 88
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 84 - aset tetap. Penarikan aset tetap ini termasuk penjualan, peninggalan, pendaurulangan atau penghapusan dengan cara lain, bukan dikarenakan penghentian sementara pemakaian. the normal operation of a long-lived asset. The retirement of a long-lived asset includes its sale, abandonment, recycling or disposal in some other manner, other than temporary removal from service. Untuk hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan yang mungkin tidak berkaitan dengan penarikan aset, dimana Perusahaan merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kewajiban tersebut dan kewajiban tersebut ada dan jumlahnya bisa diukur, Perusahaan mencatat estimasi kewajiban tersebut. Dalam menentukan keberadaan kewajiban yang berkaitan dengan lingkungan tersebut, Perusahaan mengacu pada kriteria pengakuan kewajiban sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. For environmental issues that may not involve the retirement of an asset, where the Company is a responsible party and it is determined that a liability exists, and amounts can be quantified, the Company accrues for the estimated liability. In determining whether a liability exists in respect of such environmental issues, the Company applies the criteria for liability recognition under applicable accounting standards. jj. Pembagian hasil produksi jj. Sharing of production KJA mengakui bagian Pemerintah sebagai pendapatan penjualan dan kewajiban pembayaran ke Pemerintah diakui dengan basis akrual sebagai beban royalti sebagai bagian dari beban pokok penjualan. Jumlah pembayaran ditentukan dengan mengurangi biaya tertentu dari jumlah penjualan. KJA recognises the Government’s share as part of sales revenue, and the obligation to make payment to the Government on an accrual basis as royalty expense as part of cost of sales. The amount of the cash payment has been determined by deducting certain expenses from the sales amount. 4. PERTIMBANGAN KRITIS DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENT AND ESTIMATES Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 3, Manajemen diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi terkait didasarkan pada pengalaman historis dan faktor- faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut. In the application of the Group’s accounting polic ies, which are described in Note 3, Management is required to make judgments, estimates and assumptions about the carrying amounts of assets and liabilities that are not readily apparent from other sources. The estimates and associated assumptions are based on historical experience and other factor s that are considered to be relevant. Actual results may differ from these estimates. Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revi si hanya mempengaruhi periode tersebut, atau pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode saat ini dan masa depan. The estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the period which the estimate is revised if the revision affects only th at period, or in the period of the revision and future periods if the revision affects both current and future periods. Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi Critical Judgments in Applying Accounting Policies Selain yang melibatkan estimasi (lihat dibawah), tidak terdapat pertimbangan kritis yang dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup dan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan. Apart from those involving estimation (see below), there are no critical judgments that the management has made in the process of applying the Group’s accounting policies and that have the most significant effect on the amounts recognised in the financial statements.
Page 89
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 85 - Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi Key Sources of Estimation Uncertainty Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama ketidakpastian estimasi lainnya pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini: The key assumptions concerning future and other ke y sources of estimation uncertainty at the end of the reporting period that may have a significant risk o f causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities within the next financial period are discussed below: Perhitungan Cadangan Kerugian Calculation of Loss A llowance Ketika mengukur ECL, Grup menggunakan informasi perkiraan masa-depan yang wajar dan terdukung, berdasarkan asumsi pergerakan masa depan atas penentu ekonomi dan bagaimana penentu tersebut akan saling mempengaruhi satu dengan lainnya. When measuring ECL, the Group uses reasonable and supportable forward-looking information, which is based on assumptions for the future movement of different economic drivers and how these drivers wi ll affect each others. Kerugian saat gagal bayar adalah estimasi kerugian yang timbul pada saat gagal bayar. Loss given default dihitung dari selisih antara arus kas kontraktual d an arus kas yang diekspektasi diterima oleh pemberi pinjaman, dengan memperhitungkan arus kas dari penjualan agunan dan peningkatan kredit. Loss given default is an estimate of the loss arising on default. It is based on the difference between the contractual cash flows due and those that the lender would expect to receive, taking into account cash flows from collateral and integral credit echancements. Probabilitas gagal bayar merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar adalah estimasi kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya mencakup data historis, asumsi dan ekspektasi dari kondisi masa depan. Probability of default constitutes a key input in measuring ECL. Probability of default is an estimat e of the likelihood of default over a given time horizon, the calculation of which includes historical data, assumptions and expectations of future conditions. Aset tak berwujud dan penurunan nilai goodwill Intangible asset and goodwill impairment Akuntansi akuisisi mewajibkan penggunaan ekstensif estimasi akuntansi untuk mengalokasikan harga pembelian dalam memastikan nilai wajar aset dan liabilitas yang dibeli, termasuk aset tak berwujud. Berdasarkan PSAK 103, “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan merupakan subyek uji penurunan nilai. Acquisition accounting requires extensive use of accounting estimates to allocate the purchase price to the reliable fair market values of the assets and liabilities purchased, including intangible assets. Under PSAK 103, “Business Combinations”, goodwill is not amortized and is subject to an annual impairment testing. Uji penurunan nilai dilakukan ketika terdapat indikator penurunan nilai tertentu. Dalam kaitannya dengan goodwill dan aset tak berwujud, aset tersebut adalah subyek uji penurunan nilai secara tahunan dan juga bila terdapat indikasi bahwa aset tersebut memiliki kemungkinan penurunan nilai; manajemen menggunakan pertimbangannya dan asumsinya dalam mengestimasi nilai terpulihkan dan menentukan besaran penurunan nilai. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto dan pertumbuhan pendapatan tahunan. Impairment test is performed when certain impairment indicators are present. In case of goodwill and intangible assets, such asset is subject to annual impairment test and whenever there is an indication that such asset may be impaired; management uses its judgment and assumptions in estimating the recoverable value and determining the amount of impairment. Those assumptions include among others, discount rate and annual revenue growth. Jumlah tercatat aset tak berwujud dan goodwill diungkapkan pada Catatan 24 dan 25. The carrying amount of intangible asset and goodwil l is disclosed in Notes 24 and 25. Liabilitas Imbalan Kerja Employee Benefits Obligation Penentuan liabilitas imbalan pas ca kerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Walaupun asumsi Grup dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan dalam asumsi yang digunakan dapat The determination of post -employment benefits obligation is dependent on selection of certain assumptions used by actuaries in calculating such amounts. Those assumptions include among others, discount rate and rate of salary increase. While it is believed that the Group’s assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in actual experience or significant changes in assumptions may
Page 90
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 86 - berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan pasca kerja Grup. Detail atas liabilitas imbalan pasca kerja diungkapkan dalam Catatan 36. materially affect the Group’s employment benefit obligations. Details of post-employment benefits obligation are disclosed in Note 36. Kontrak Konstruksi Berdasarkan Metode Persentase Penyelesaian Construction Contracts in Progress Measured at Percentage-of-Completion Penentuan persentase penyelesaian suatu kontrak konstruksi dalam tahap penyelesaian tergantung pada pertimbangan dan estimasi engineers . Meskipun asumsi entitas anak dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada keadaan aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap pengakuan pendapatan Grup. Penyajian dalam laporan keuangan konsolidasian yang terkait dengan kontrak kontruksi telah diungkapkan dalam Catatan 8 dan 40. The determination of percentage of completion of construction contracts in progress is dependent on the judgment and estimations of the engineers. Even it is believed that the subsidiaries assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in actual experience or significant change in assumptions may materially affect the Group’s revenue recognition. The items in the consolidated financial statements related to construction contracts are disclosed in Notes 8 and 40.
Page 91
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 87 - 5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Kas Cash on hand Dollar Amerika Serikat 1.444.292 1.717.753 U.S. Dollar Rupiah 602.731 693.003 Rupi ah Dollar Singapura 380.738 362.116 Singapore Dollar Riyal Qatar 1.919 1.917 Qatar Riyal Dollar Australia 1.598 1.515 Australian Dollar Rupee India 953 988 Indian Rupee Kas di bank- Pihak Ketiga Cash in banks - third part ies Rupiah Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 76.822.000 79. 844.641 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank KB Indonesia Tbk 50.395.253 3.403.88 3 PT Bank KB Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3.566.172 2.884.427 PT Bank Negara Indonesi a (Persero) Tbk PT Bank UOB Indonesia 3.420.459 87.459 PT Bank UOB Indonesia PT Bank DBS Indonesia 2.140.470 2.597.278 PT Bank DBS Indonesia PT Bank Central Asia Tbk 1.109.420 198.848 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk 728.515 432.452 PT Bank OCBC NISP Tbk Standard Chartered Bank 325.826 396.449 Standard Chartered Bank PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 290.420 391.855 PT Bank Rakyat Indonesi a (Persero) Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk 280.378 1 .056.214 PT Bank Syariah Indonesia Tbk The Hongkong and Shanghai The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 68.430 58. 892 Banking Corporation Limited PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk 55.265 56.707 PT Bank Woori Saudar a Indonesia 1906 Tbk PT Bank Artha Graha International Tbk 54.088 169.407 PT Bank Artha Graha Int ernational Tbk PT Bank KEB Hana Indonesia 15.606 16. 688 PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank Danamon Indonesia Tbk 11.646 76.649 PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk 9.563 3.207 PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Permata Tbk 3.554 3.698 PT Bank Permata Tbk PT Bank Oke Indonesia Tbk 3.017 590 PT Bank Oke Indonesia Tbk PT Bank DKI 2.713 75.718 PT Bank DKI PT Bank Sulselbar 2.150 49.135 PT Bank Sulselbar PT Bank Maspion Indonesia Tbk 330 298 PT Bank Maspion Indonesia Tb k PT Bank BPD Bali - 141 PT Bank BPD Bali Citibank, N.A - 2.249 Citibank, N.A Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 90.795.925 39. 919.262 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank KB Indonesia Tbk 38.173.952 15.711.1 51 PT Bank KB Indonesia Tbk PT Bank Maspion Indonesia Tbk 28.615.459 42. 487.813 PT Bank Maspion Indonesia Tbk United Overseas Bank Ltd. 18.142.321 23.552. 352 United Overseas Bank Ltd. PT Bank UOB Indonesia 9.573.922 5.156.047 PT Bank UOB Indonesia Standard Chartered Bank, Singapura 5.081.931 53.172 Standard Chartered Bank, Singapore UBS AG 4.392.096 5.031.460 UBS A G PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3.129.660 2.852.442 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 2.783.864 8.994.083 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank DBS Indonesia 2.553.649 2.455.802 PT Bank DBS Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rak yat Indonesia (Persero) Tbk, cabang Singapura 1.211.893 - Singapore branch DBS Bank Ltd. 989.647 321.331 DBS Bank Ltd. PT Bank Artha Graha International Tbk 875.571 880.992 PT Bank Artha Graha Inter national Tbk PT Bank Central Asia Tbk 550.940 36.455 PT Bank Central Asia Tbk Standard Chartered Bank 526.479 2.016.3 35 Standard Chartered Bank PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk 409.905 394.432 PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank KEB Hana Indonesia 298.180 255.3 56 PT Bank KEB Hana Indonesia JP Morgan Chase Bank, N. A. 93.561 93. 706 JP Morgan Chase Bank, N. A. The Hongkong and Shanghai The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 53.783 234 .096 Banking Corporation Limited PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Pers ero) Tbk, cabang Singapura 26.827 - Singapore branch PT Bank QNB Indonesia Tbk 10.098 - PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank Sulselbar 2.487 2.497 PT Bank Sulselbar PT Bank Danamon Indonesia Tbk 2.312 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Pembangunan Daerah Bali 1.835 - PT Bank Pembangunan Daera h Bali Citibank, N.A. - 4.444.225 Citibank, N.A. Citibank, Singapura - 475.639 Citibank, Singapore Dilanjutkan 350.033.803 249.952.825 Forw ard
Page 92
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 88 - Dollar Singapura Singapore Dollar PT Bank UOB Indonesia 724.606 220.439 PT Bank UOB Indonesia DBS Bank Ltd. 257.075 466.235 DBS Bank Ltd. United Overseas Bank Ltd. 182.751 548.56 2 United Overseas Bank Ltd. UBS AG 711 664 UBS AG Standard Chartered Bank - 11.053 Standard Chartered Bank Dollar Australia Australian Dollar The Hongkong and Shanghai The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 21.518 28.773 Banking Corporation Limited Euro Euro PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 136.325 6.366 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk JPY JPY PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 600 570 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PGK PGK PT Bank ANZ Indonesia 4.054 23.348 PT Bank ANZ Indonesia Kina Bank Limited - 113 Kina Bank Limited Deposito berjangka - Pihak Ketiga Time deposits - Th ird Parties Rupiah Rupiah PT Bank KB Indonesia Tbk 23.800.959 52.283.1 33 PT Bank KB Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 18.721.049 31.881.817 PT Bank Rakyat Indonesia ( Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 6.866.213 13.233.568 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Central Asia Tbk 2.475.227 683.681 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Oke Indonesia Tbk 1.717.470 1.608.712 PT Bank Oke Indonesia Tbk PT BPR Bina Dana Cakrawala 1.237.964 1.370.772 PT BPR Bina Dana Cakrawala PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 658.321 1.236.507 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1.807 - PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank KEB Hana Indonesia - 30.9 36.765 PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank Maspion Indonesia Tbk - 3.403.044 PT Bank Maspion Indonesia Tbk PT Bank DKI - 247.494 PT Bank DKI Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar PT Bank QNB Indonesia Tbk 42.000.000 - PT Bank QNB Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 7.037.520 5.851.755 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Pers ero) Tbk, cabang Singapura 6.500.000 - Singapore branch PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Raky at Indonesia (Persero) Tbk, cabang Singapura 5.000.000 5.000.000 Singapore branch UBS AG 3.962.069 3.876.268 UBS AG PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.902.880 3.078.024 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank KEB Hana Indonesia 1.356.250 20.38 0.000 PT Bank KEB Hana Indonesia PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk 800.000 800.000 PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 313.588 7.314.084 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Artha Graha International Tbk 250.000 250.000 PT Bank Artha Graha International Tbk PT Bank KB Indonesia Tbk 197.300 20.000. 000 PT Bank KB Indonesia Tbk Standard Chartered Bank 15.113 41.912 Standard Chartered Bank Citibank, N.A - 200.000 Citibank, N.A PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 42.099 PT Bank Danamon Indonesia Tbk Dollar Australia Australian Dollar The Hongkong and Shanghai The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 32.737 30. 824 Banking Corporation Limited Jumlah 477.207.910 455.009.407 Total Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Interest rates per annum on time deposits Rupiah 2% - 7% 2,25% - 6,75% Rupiah Dollar Amerika Serikat 1,00% - 4,25% 1,00% - 6,00% U .S. Dollar Dollar Australia 0,01% 0,01% Australian Dollar
Page 93
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 89 - 6. ASET KEUANGAN LAINNYA 6. OTHER FINANCIAL ASSETS Untuk tujuan penilaian penurunan nilai, investasi pada instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit yang rendah. Oleh karena itu, untuk tujuan penilaian penurunan nilai atas instrumen utang, penyisihan kerugian diukur pada jumlah yang sama dengan ECL selama 12 bulan. For purpose of impairment assessment, the investments in debt securities are considered to have low credit risk. Accordingly, for the purpose of impairment assessment for these debts instruments, the loss allowance is measured at an amount equal to 12-months ECL. Dalam menentukan ECL, manajemen telah memperhitungkan pengalaman historis gagal bayar, laporan keuangan rekanan, serta prospek industri penerbit instrumen utang di masa depan yang diperoleh dari laporan pakar ekonomi, laporan analis keuangan, dan pertimbangan berbagai sumber eksternal dari informasi ekonomi, baik itu aktual maupun perkiraan, dalam mengestimasi probabilitas gagal bayar masing-masing aset keuangan yang terjadi dalam jangka waktu penilaian kerugian, serta kerugian saat gagal bayar. In determining the ECL, management has taken into account the historical default experience, the financial position of the counterparties, as well as the futu re prospects of the industries in which the issuers of these debt instruments obtained from economic expert reports, financial analyst reports and considering various external sources of actual and forecast economic information, as appropriate, in estimating the probability of default of each of th ese financial assets occurring within their respective loss assessment time horizon, as well as the loss upon default in each case. Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau asumsi signifikan yang dibuat selama periode pelaporan berjalan dalam menilai cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut. There has been no change in the estimation techniques or significant assumptions made during the current reporting period in assessing the loss allowance for these financial assets. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Jaminan atas pinjaman bank Guarantee deposits for ba nk loans Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.152.123 2.239.529 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank DBS Indonesia 349.728 - PT Bank DBS Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 102 29.565 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Rupiah Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.796.107 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Investasi pada pihak ketiga Investments in third parties Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar PT Majoris Asset Management (MAM) 10.347.585 9.734.485 PT Majoris Asset Management (MAM) Damon Inc 51.410 642.621 Damon Inc Rupiah Rupiah PT Majoris Asset Management (MAM) 2.037.187 2.176.344 PT Majoris Asset Management (MAM) Rekening bank dibatasi penggunaannya - pihak ketiga Restricted cash in banks - third parties Rupiah Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.744.178 62 5.996 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Raky at Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 54) 43.230.495 43.230.494 ( Note 54) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Perse ro) Tbk (Catatan 54) 13.654.063 56.015.845 ( Note 54) PT Bank KEB Hana Indonesia (Catatan 54) 8.660.226 9.086.250 PT Bank KEB Hana Indon esia (Note 54) PT Bank UOB Indonesia (Catatan 54) 2.804.232 58.327.993 PT Bank UOB Indonesia (Note 5 4) PT Bank KB Indonesia Tbk 1.344.500 1.344. 500 PT Bank KB Indonesia Tbk Jumlah 88.171.936 183.453.622 Total Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 25.394.469 122.309.017 Less current maturities Aset keuangan tidak lancar lainnya 62.777.467 61.144.605 Other non-current financial a ssets Tingkat bunga per tahun Interest rates per annum Deposito berjangka Time deposits Dollar Amerika Serikat 1,00% - 5,5% 1,00% - 5,5% U.S. Dollar Rupiah 2,25% 2,25% Rupiah
Page 94
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 90 - Keuntungan atau kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui dalam laporan laba rugi, dengan penyesuaian ke nilai tercatatnya melalui akun cadangan kerugian. Manajemen berpendapat bahwa ECL untuk aset keuangan lainnya tidak material. Gain or impairment loss on financial instruments measured at amortised cost is recognised in profit or loss, with a corresponding adjustment to their carrying amount through the loss allowance account. Management believes that the ECL for other financial assets is not material. Jaminan atas pinjaman bank Guarantee deposits for bank loans Deposito berjangka pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar US$ 2.150.000 (2024: US$ 2.150.000) mempunyai jangka waktu 1 bulan dan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperole h TPEC dari bank yang sama (Catatan 54). Time deposits in PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting to US$ 2,150,000 (2024: US$ 2,150,000) has a term of one month and was used as collateral for credit facilities obtained by TPEC from the sam e bank (Note 54). Saldo pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam Rupiah dan PT Bank DBS Indonesia dalam Dollar Amerika Serikat merupakan saldo target DSAA yang harus dipertahankan oleh Perusahaan sesuai dengan perjanjian sindikasi bank (Catatan 54i). Amount in PT Bank Mandiri (Persero) Tbk in Rupiah and PT Bank DBS Indonesia in U.S. Dollar represented DSAA target balance required to be maintained by the Company in accordance with syndicated loan agreement (Note 54i). Investasi pada pihak ketiga Investments in third parties Penyertaan pada Damon Inc. Investment in Damon Inc. Investasi ini merupakan investasi SMI pada Damon Inc., suatu perusahaan Kanada yang bergerak di bidang pengembangan dan manufaktur, pemasaran dan distribusi kendaraan listrik roda dua, yang melakukan pencatatan perdana saham pada tanggal 13 November 2024. SMI menempatkan 756.025 lembar saham Damon (mewakili 3,6%) senilai US$5.600.000, dimana sebesar 20% dari saham tersebut bersifat tanpa batasan dan sisanya mempunyai periode lock-up berkisar antara 90-180 hari. This investment represents SMI’s investment in Damon Inc, a Canadian company engaged in manufacturing and development, marketing, and distribution of two-wheeler electric vehicle, which conducted IPO on November 13, 2024. SMI subscribed 756,025 shares of Damon (representing 3.6%) at the value of US$ 5,600,000, wherein 20% of the shares are unrestricted while the rest have a period of lock-up ranging from 90-180 days. Investasi diukur berdasarkan nilai pasar saham pada tanggal 30 September 2025, yaitu sebesar US$ 0,068 (31 Desember 2024: US$0,85). Penurunan nilai wajar investasi ini adalah sebesar US$591.211 dan dibebankan langsung ke laba rugi (Catatan 43). The investment was measured based on the market share price as of September 30, 2025, which is US$ 0.068 (December 31, 2024: US$0.85). The decrease in fair value of such investment amounted to US$ 591,211 and was directly charged to profit or loss (Note 43). MAM MAM TS menempatkan investasi dana di MAM sebagai manajer investasi. Bank kustodian untuk investasi TS adalah DBS. TS placed several investments in MAM as fund manager. Custodian bank for TS’ investments are DBS. Nilai aset bersih atas aset keuangan lainnya yang ditempatkan pada MAM adalah sebagai berikut: The net assets value of the other financial assets with MAM are as follows: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ TS 12.384.772 11.910.829 TS
Page 95
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 91 - MAM ditunjuk untuk mengelola dana Grup, untuk menyeimbangkan portofolio dengan acuan yang telah ditetapkan dengan membeli dan menjual instrumen utang dan ekuitas. Jumlah keuntungan, baik yang telah dan belum direalisasi, terkait dengan investasi di MAM dan Damon diungkapkan pada Catatan 43. Keuntungan yang belum direalisasi diakui pada nilai wajar dari investasi ini. MAM was appointed to manage the Group funds, to balance the portfolio within the designated guidelines by buying and selling debt instruments and equity Total realized and unrealized gain related to investments in MAM and Damon were disclosed in Note 43. Unrealized gain was recognized on the fair value from these investments. Rekening bank dibatasi penggunaannya Restricted cash in banks Seluruh dana yang ditempatkan di PT Bank KB Indonesia Tbk Dollar Amerika Serikat dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dollar Amerika Serikat sebesar US$2.250.000 merupakan dana yang perlu diinvestasikan terkait dengan peraturan perpajakan atas dividen. All funds placed in PT Bank KB Indonesia Tbk in U. S. Dollar and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk in U.S. Dollar amounting to US$2,250,000 were fund invested in compliance with tax regulation on dividend. Dana yang ditempatkan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rupiah merupakan jaminan reklamasi dan jaminan pasca tambang milik Masmindo dan Mekko. Funds placed in PT Bank Mandiri (Persero) Tbk in Rupiah represented reclamation guarantee and post- mining guarantee of Masmindo and Mekko. 7. PIUTANG USAHA 7. TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE Tidak terdapat piutang retensi pada tanggal 30 September 2025. There is no outstanding retention receivable as of September 30, 2025. Pada tanggal 1 Januari 2024, piutang usaha dari kontrak dengan pelanggan sebesar US$ 343.610.145 (setelah dikurangi cadangan kerugian kredit sebesar US$ 645.382). As at January 1, 2024, trade receivables from contracts with customers amounted to US$ 343,610,145 (net of loss allowance for credit losses of US$ 645,382). Piutang usaha dari pelanggan mempunyai jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang dan jasa Trade accounts receivable from customers on sale o f goods and services has credit period of 30 days 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ a. Berdasarkan Pelanggan: a. By Debtors: Pihak Berelasi (Catatan 52) 78.146.763 69.251 .806 Related Parties (Note 52) Pihak Ketiga Third Parties ENI North Ganal Limited 11.355.869 - ENI North Ganal Limited BP Berau Ltd. 9.808.360 10.271.685 B P Berau Ltd. PT Shell Manufacturing Indonesia 1.392.083 8.315.754 PT Shell Manufacturing Indonesia Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 5 juta) 29.989.814 26.356.055 Others (each below US$ 5 million) Penjualan batubara Sale of coal Pelanggan luar negeri 120.999.531 144.692.975 Foreign customers Pelanggan dalam negeri 99.001.808 78.634.116 Domestic customers Perdagangan lainnya Other trading Pelanggan luar negeri 7.227.728 6.913.008 Foreign customers Pelanggan dalam negeri 25.253.966 26.487.279 Domestic customers Jumlah 305.029.159 301.670.872 Total Cadangan kerugian kredit (708.188) (772.9 48) Allowance for credit losses Bersih 304.320.971 300.897.924 Net Jumlah 382.467.734 370.149.730 Total b. Berdasarkan mata uang b. Based on currency Dollar Amerika Serikat 172.610.649 238.382.485 U.S. Dollar Rupiah 210.565.273 132.540.193 Rupiah Jumlah 383.175.922 370.922.678 Total Cadangan kerugian kredit (708.188) (772.9 48) Allowance for credit losses Bersih 382.467.734 370.149.730 Net
Page 96
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 92 - antara 30 hari (2024: 30 hari). Tidak ada bunga yang dibebankan pada piutang usaha. (2024: 30 days). No interest is charged on trade accounts receivable. Penyisihan kerugian kredit untuk piutang usaha telah diukur sejumlah sepanjang umur ECL. ECL pada piutang usaha diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur masa lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari debitur, kondisi ekonomi umum industr i di mana debitur beroperasi. Allowance for credit losses for trade accounts receivable has been measured at an amount equal to lifetime ECL. The ECL on trade accounts receivable are estimated using a provision matrix by reference to past default experience of the debtor and an analysis of the debtor’s current financial position , adjusted for factors that are specific to the debto rs, general economic conditions of the industry in whic h the debtors operate. Ketika menerapkan matriks provisi pada piutang usaha milik Grup, populasi piutang usaha dikelompokkan dalam piutang yang memiliki karakteristik risiko kredit yang serupa, ditentukan dari jenis pendapatan yang dimiliki oleh Grup. Piutang usaha tersebut dikelompokkan menjadi jasa energi, sumber daya energi, infrastruktur energi, logistik dan infrastruktur, mineral, bisnis hijau, ventura digital dan pendapatan lainnya. When applying a provision matrix to the Group's trade accounts receivable, the population of individual trade accounts receivable were aggregated into groups of receivables that share similar credit risk characteristics, determined based on the Group revenue stream. The trade accounts receivable are grouped into energy services, energy resources, energy infrastructure, logistic and infrastructure, mineral, green business, digital ventures and other revenue. Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha berdasarkan matriks provisi Grup. The following table details the risk profile of tra de receivables based on the Group’s provision matrix. Matriks provisi Provision matrix Belum jatuh tempo/ Not past due < 30 hari/ days 31 – 90 hari/ days 91 – 180 hari/ days > 181 hari/ days Sub Jumlah/ Sub Total US$ US$ US$ US$ US$ US$ Tingkat kerugian kredit ekspektasian/ Expected credit loss rate *) *) *) *) 3,40% Estimasi jumlah tercatat bruto pada saat gagal bayar/ Estimated total gross carrying amount at default 277.571.447 50.940.179 16.354.854 3.339.503 22.716.695 370.922.678 ECL sepanjang umur/Lifetime ECL - - - - (772.948) (772.948) Total/Jumlah 370.149.730 *) Sudah mendekati nol / Close to zero Jatuh tempo/Past due 31 Desember/ December 31 , 2024 Mutasi cadangan kerugian kredit adalah sebagai berikut: The movements in allowance for credit losses are as follows: Belum jatuh tempo/ Not past due < 30 hari/ days 31 – 90 hari/ days 91 – 180 hari/ days > 181 hari/ days Sub Jumlah/ Sub Total US$ US$ US$ US$ US$ US$ Tingkat kerugian kredit ekspektasian/ Expected credit loss rate *) *) *) *) 2,87% Estimasi jumlah tercatat bruto pada saat gagal bayar/ Estimated total gross carrying amount at default 273.477.543 58.024.382 25.859.045 1.123.416 24.691.536 383.175.922 ECL sepanjang umur/Lifetime ECL - - - - (708.188) (708.188) Total/Jumlah 382.467.734 *) Sudah mendekati nol / Close to zero 30 September/ September 30, 2025 Jatuh tempo/Past due
Page 97
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 93 - Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan kredit piutang usaha dari pihak ketiga adalah cukup, sedangkan atas piutang usaha dari pihak berelasi, tidak dibutuhkan cadangan karena manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang ini dapat tertagih. Management believes that allowance for credit losses on trade accounts receivable from third parties is adequate, while on the trade accounts receivable from related parties, no allowance is required as management believes in the collectability of these accounts. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, piutang usaha TPEC dari CSTS Joint Operation, BP Berau Ltd., PT PLN Nusantara Power, PT Medco E&P, PT Shell Manufacturing Indonesia dan PT Pertamina EP, dijadikan jaminan atas pinjaman bank yang diperoleh TPEC dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Catatan 27). As of September 30, 2025 and December 31, 2024, TPEC’s trade account receivable from CSTS Joint Operation, BP Berau Ltd., PT PLN Nusantara Power, PT Medco E&P, PT Shell Manufacturing Indonesia and PT Pertamina EP, were used as collateral for bank loans obtained by TPEC from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Note 27). Pada tanggal 30 September 2025, piutang usaha NAN dengan nilai sebesar US$ 7.000.000 dijaminkan secara fidusia atas pinjaman NAN kepada LPEI (Catatan 27). As of September 30, 2025, accounts receivables of NAN amounting to US$ 7,000,000 were used as fiduciary collateral to NAN’s loan from LPEI (Note 27). Aset Kontrak Contract Assets Jumlah yang berkaitan dengan aset kontrak adalah saldo dari pelanggan dalam kontrak konstruksi yang timbul pada saat Grup menerima pembayaran dari pelanggan sejalan dengan serangkaian pencapaian terkait kinerja. Grup sebelumnya akan mengakui aset kontrak untuk setiap pekerjaan yang dilakukan. Setiap jumlah yang sebelumnya diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang usaha pada saat ditagih kepada pelanggan. Amounts relating to contract assets are balances due from customers under construction contracts that arise when the Group receives payments from customers in line with a series of performance related milestones. The Group will previously have recognized a contract asset for any work performed. Any amount previously recognized as a contract asset is reclassified to trade accounts receivables at the point at which it is invoiced to the customer. Manajemen mengestimasi cadangan kerugian aset kontrak sejumlah ECL sepanjang umur, dengan mempertimbangkan pengalaman gagal bayar historis dan prospek masa depan industri pelanggan. Tidak ada jumlah tagihan kepada pelanggan yang melewati jatuh tempo pada akhir periode pelaporan ataupun historis penghapusan aset kontrak. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat cadangan penurunan nilai untuk aset kontrak. Management estimates the loss allowance on contract assets at an amount equal to lifetime ECL, taking into account the historical default experience and the future prospects of the customer’s industry. None o f the amounts due from customers at the end of the reporting period is past due and no history of write off for contract assets. Therefore, management assessed that there is no ECL allowance that should be made for contract asset. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Saldo awal periode 772.948 645.382 Balance at beginning of period Pemulihan cadangan (11.544) - Reversal allowance Penambahan atas akuisisi entitas anak (Catatan 1) - 15.144 Addition due to acquisition of subsidiary (Note 1) Penambahan - 115.431 Addition Selisih kurs (53.216) (3.009) Translation adjustment Saldo akhir periode 708.188 772.948 Balance at end of period 30 September/ 31 Desember/ 1 Januari/ September 30, December 31, January 1, 2025 2024 2024 US$ US$ US$ Aset kontrak konstruksi - lancar 61.259.338 66 .150.926 19.506.377 Construction contra ct assets - current Liabilitas kontrak konstruksi - lancar (3.465.679) (3.065.239) (10.572.038) Constructio n contract liabilities - current 8. ASET DAN LIABILITAS KONTRAK 8. CONTRACT ASSETS AND LIABILITIES TPEC mengadakan beberapa perjanjian dengan pihak berelasi dan pihak ketiga terkait dengan jasa konstruksi (Catatan 54). TPEC have entered into various agreements with related parties and third parties for the provision of various construction related services (Note 54).
Page 98
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 94 - Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau asumsi signifikan yang dibuat selama periode pelaporan berjalan dalam menilai cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut. There has been no change in the estimation techniques or significant assumptions made during the current reporting period in assessing the loss allowance for the contract assets. Liabilitas Kontrak Contract Liabilities Liabilitas kontrak yang berkaitan dengan kontrak konstruksi adalah saldo kepada pelanggan dalam kontrak konstruksi. Hal ini timbul apabila serangkaian pencapaian terkait pembayaran melebihi pendapatan yang diakui hingga saat ini berdasarkan metode cost- to-cost. Contract liabilities relating to construction contr acts are balances due to customers under construction contracts. These arise if a particular milestone payment exceeds the revenue recognised to date under the cost-to-cost method. Tidak ada perubahan signifikan dalam saldo liabilit as kontrak selama periode pelaporan. There were no significant changes in the contract liability balance during the reporting period. Tabel berikut menunjukkan jumlah pendapatan yang diakui pada periode pelaporan berjalan terkait liabilitas kontrak bawaan. Tidak ada pendapatan yang diakui pada periode pelaporan berjalan yang terkait dengan kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi di tahun lalu. The following table shows how much of the revenue recognized in these current reporting period relates to brought-forward contract liabilities. There was no revenue recognized in the current reporting period that related to performance obligations that were satisfied in a prior year. Pendapatan Grup yang telah diakui yang termasuk sebagai saldo liabilitas kontrak pada awal periode: The Group’s revenue recognized that was included in the contract liability balance at the beginning of the period: 9. PIUTANG LAIN-LAIN 9. OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE 2025 2024 US$ US$ Jumlah terkait dengan kontrak konstruksi 3.065.239 10.572.038 Amount related to construction cost 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ a. Berdasarkan Pelanggan: a.By Debtors: Pihak berelasi (Catatan 52) 17.550.384 18.104 .113 Related parties (Note 52) Pihak ketiga Third parties Istar Resources Co., Ltd. 5.853.903 5.853.9 03 Istar Resources Co., Ltd. PT Bara Jaya Utama 5.011.575 5.011.575 PT Bara Jaya Utama Klaim atas royalti 945.775 1.443.517 Claim for royalty Piutang pajak bahan bakar kendaraan bermotor ("PBBKB") - 3.214.36 0 Vehicle fuel tax ("PBBKB") receivable Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 1 juta) 10.239.159 12.243.298 Othe rs (each below US$ 1 million) Jumlah 22.050.412 27.766.653 Total Dikurangi cadangan kerugian kredit (292.783) (292.783) Less allowance for credit losses Jumlah pihak ketiga 21.757.629 27.473.870 Total third parties Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (9.517.706) (22.080.058) Le ss current maturities Piutang lain-lain - setelah dikurangi bagian Other a ccounts receivable - net of current yang jatuh tempo dalam satu tahun 12.239.923 5.393.812 maturities b. Berdasarkan mata uang b.Based on currency Dollar Amerika Serikat 24.541.573 24.319.058 U.S. Dollar Rupiah 15.059.223 21.551.708 Rupiah Jumlah 39.600.796 45.870.766 Total Cadangan kerugian kredit (292.783) (292.7 83) Allowance for credit losses Bersih 39.308.013 45.577.983 Net
Page 99
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 95 - Mutasi cadangan kerugian kredit adalah sebagai berikut: The movements in allowance for credit losses are as follows: Manajemen mengestimasi cadangan kerugian piutang lain-lain sejumlah ECL sepanjang umur, dengan mempertimbangkan pengalaman gagal bayar historis dan prospek masa depan industri pelanggan. Management estimates the loss allowance on other receivables at an amount equal to lifetime ECL, taking into account the historical default experien ce and the future prospects of the customer’s industry . Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan kredit piutang lain-lain adalah cukup. Management believes that allowance for credit losses on other accounts receivable is adequate. PT Bara Jaya Utama PT Bara Jaya Utama Pada tanggal 4 Desember 2020, PT Bara Jaya Utama ("BJU") yang merupakan salah satu supplier ICI, dinyatakan dalam status penundaan kewajiban pembayaran utang oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya berdasarkan Keputusan No. 14/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby. On December 4, 2020, PT Bara Jaya Utama ("BJU"), one of ICI’s supplier has been declared under the suspension payment of its debt by the Commercial of Surabaya District Court No. 14/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby. Atas keputusan tersebut, ICI telah mengajukan tagihan sebesar Rp 128.220.659.673. Utang tersebut akan dibayarkan oleh BJU kepada ICI dalam jangka waktu 8 tahun yang dimulai pada tahun 2022 dengan porsi pembayaran tahunan yang telah ditentukan dan akan dibayarkan secara bulanan dengan porsi yang sama besar. Per 30 September 2025, sisa tagihan sebesar US$ 5.011.575 (31 Desember 2024: US$ 5.011.575). Upon such decision, ICI has submitted its receivables in the amount of Rp 128,220,659,673. The debt will then be paid by BJU to ICI within a period of 8 yea rs starting in 2022 with a predetermined portion of annual payments and will be paid monthly in an equal portion. As of September 30, 2025, the remaining receivables is US$ 5.011.575 (December 31, 2024: US$ 5,011,575). Piutang pajak bahan bakar kendaraan bermotor (“PBBKB”) Vehicle fuel tax (“PBBKB”) receivable Piutang PBBKB merupakan saldo PBBKB yang telah dibayarkan KJA dan dapat saling hapus terhadap royalti. The PBBKB tax receivables represents the balance of PBBKB paid by KJA which can be offset against royalty. Berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) tertanggal 11 Agustus 2016 yang menyampaikan tindak lanjut dari hasil rapat antara Kementrian Keuangan, MESDM, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (“BPKP”) dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia bahwa Pemerintah telah menyepakati bahwa PBBKB dapat saling hapus terhadap utang royalti. Based on the letter from Directorate General of Taxation (“DGT”) dated August 11, 2016, which informed the follow-up actions from the meeting result between Ministry of Finance, MoEMR, Financial and Development Supervisory Board (“BPKP”) and Audit Board of Republic of Indonesia, the Government has agreed that the PBBKB can be offset against royalty payable. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Saldo awal periode 292.783 - Balance at beginning of period Cadangan kerugian diakui dalam laba Allowance for losses recognized in profit rugi selama periode berjalan pada: or loss during the period on: - Aset diterbitkan setelah dikurangi aset yang dihentikan pengakuannya karena - Assets originated, net of those penyelesaian - 292.783 derecognized due to settlement Saldo akhir periode 292.783 292.783 Balance at end of period
Page 100
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 96 - 10. PERSEDIAAN 10. INVENTORIES Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan nilai penurunan persediaan cukup. Management believes that the allowance for decline in value of inventories is adequate. Pada tanggal 30 September 2025, sebagian besar persediaan, kecuali batubara dan bahan bakar diesel dan minyak, telah diasuransikan terhadap semua risiko dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 33.653.034 (31 Desember 2024: US$ 35.105.101), belum termasuk beberapa persediaan yang diasuransikan secara bersamaan dengan asuransi aset tetap (Catatan 21). As of September 30, 2025, majority of the inventories, except for coal, diesel and fuels, hav e been insured against all risks with the total coverage of US$ 33,653,034 (December 31, 2024: US$ 35,105,101), excluding some inventories which are insured in lump-sum basis with insurance for property, plant and equipment (Note 21). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas persediaan yang diasuransikan. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the inventorie s insured. Penurunan nilai persediaan diakui sebagai pengurang atas biaya persediaan dan diakui sebagai beban. The decline in the value of inventories was recognized as deduction to the cost of inventories and charged to expenses. Untuk periode sembilan bulan berakhir pada 30 September 2025, jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dan dicatat sebagai beban pokok kontrak dan penjualan adalah sebesar US$ 297.691.644 (2024: US$ 358.778.068). For the nine-month period ended September 30, 2025, inventories recognized in expenses and was recorded as cost of contracts and goods sold amounted to US$ 297,691,644 (2024: US$ 358,778,068). Pada tanggal 30 September 2025, fidusia atas persediaan barang NAN baik berupa barang jadi, barang setengah jadi, dan bahan baku dengan nilai sebesar US$ 5.250.000 dijadikan sebagai jaminan atas utang kepada LPEI (Catatan 27). As of September 30, 2025, fiducia of NAN’s inventories including finished goods, semi finished goods product, and raw material amounting to US$ 5,250,000 were used as collateral to its loan t o LPEI (Note 27). 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Batubara 13.456.120 14.193.111 Coal Ekstrak, minyak atsiri, dan Extracts, essential oil s, and bahan aroma kimia 12.005.463 8.082.419 aroma chemicals Suku cadang dan bahan pembantu 9.613.743 5.545.225 Spare parts and supplies Kendaraan bermotor 5.577.243 6.982.692 Motor vehicles Barang dalam perjalanan 5.555.839 4.751.425 Goods in transit Minyak pelumas dan bahan peledak 1.770.627 6.589.586 Lubricants and blasting materials Bahan bakar diesel dan minyak 2.159.287 4.584.867 Diesel and fuels Bauksit 422.049 1.265.923 Bauxite Cangkang sawit - 916.743 Palm kernel shells Lainnya 1.553.703 99.731 Others Jumlah 52.114.074 53.011.722 Total Penyisihan penurunan nilai persediaan (1.456.564) (1.351.864) Allowance for decline in value Bersih 50.657.510 51.659.858 Net Mutasi penyisihan penurunan nilai Changes in the al lowance for decline persediaan: in value are as follows: Saldo awal 1.351.864 1.207.125 Beginning balance Penambahan 104.700 144.739 Additions Saldo akhir 1.456.564 1.351.864 E nding balance
Page 101
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 97 - 11. PAJAK DIBAYAR DIMUKA 11. PREPAID TAXES 12. ASET BIOLOGIS 12. BIOLOGICAL ASSETS Penilaian aset produk agrikultur kaliandra menggunakan Pendekatan Pendapatan karena nilai wajar produk agrikultur kaliandra adalah berdasarkan proyeksi pendapatan yang akan dihasilkan oleh tanaman yang sudah menghasilkan. Melalui pendekatan pendapatan, nilai tanaman kaliandra ditentukan berdasarkan nilai kini arus kas bersih yang diperkirakan akan dapat dihasilkan oleh produk agrikultur selama sisa umur ekonomisnya. Dengan metode arus kas diskonto, besaran proyeksi arus kas bersih ditentukan tahun per tahun, dengan memperhatikan siklus hidup tanaman dan kemudian didiskonto dengan menerapkan tingkat diskonto (discount rate) tertentu. Akumulasi dari proyeksi arus kas bersih yang telah didiskonto (nilai kini arus k as bersih) merefleksikan nilai tanaman secara keseluruhan. Nilai tersebut berada dalam kategori pengukuran nilai wajar Level 3. Valuation of Calliandra agricultural product asset s is using the Income Approach because the fair value agricultural products is based on projections of income that will be generated by plants that have been produced. Based on the income approach, the values of Calliandra plantations are determined based on the present value of projected net cash flows that are expected to be generated from agricultural products for the remaining economic life. With the discounted cash flow method, the net cash flow projection is determined annually, by considering the life cycle of Calliandra plantations, and then discounted by applying a certain discount rate. The accumulated discounted net cash flow projection (present value of net cash flow) reflects the value of entire plants. The value is within the category of fair value measurement Level 3. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Pajak penghasilan pasal 4(2), 15, 22, 23 Income tax Articles 4(2), 15, 22, 23 Entitas anak 4.230.478 2.473.304 S ubsidiaries Pajak penghasilan badan Corporate Income Tax Perusahaan (Catatan 47) Company (Note 47) 2025 136.992 - 2025 2024 (Catatan 15) - 252.770 2024 (Note 15) 2023 - 108.779 20 23 Entitas anak Subsidiaries 2025 (Catatan 47) 32.341 - 2025 (Note 47) 2024 (Catatan 15) 5.537 5.592.384 2024 (Note 15) 2023 (Catatan 15) - 18.770.938 2023 (Note 15) 2020 - 26.569 202 0 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) - bersih Value Added T ax (VAT) - net Perusahaan 95.823 6.536 Company KJA 20.831.200 42.973.647 KJA IMI dan entitas anak 13.131.242 10.382.949 IMI and subsidiaries SMI dan entitas anak 8.797.586 7.711.954 SMI and subsidiaries TPE, TPEC dan CSTS JO 7.599.581 1.836.774 TPE, TPEC and CSTS JO IMP dan entitas anak 1.597.074 1.851.028 IMP and subsidiaries IMU dan entitas anak 1.217.433 361.079 IMU and subsidiaries Lain-lain (masing-masing di bawah Others (each below US$1 juta) 1.074.147 333.783 U S$ 1 million) Jumlah 58.749.434 92.682.494 Total
Page 102
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 98 - 13. ASET LANCAR LAINNYA 13. OTHER CURRENT ASSETS Uang muka proyek terutama merupakan uang muka untuk partisipasi dan pengembangan bisnis dan uang muka untuk kegiatan perdagangan serta uang muka ke pemasok terkait proyek pekerjaan. Uang muka pembelian batubara merupakan pembayaran uang muka oleh ICI dan IETPL, entitas anak. Advance for projects mainly represents advances fo r participation and business expansion and advances for trading as well as advances to vendors related to work projects. Advances for purchase of coal represent advance payments made by ICI and IETPL, subsidiaries. Uang muka pembayaran royalti ke Pemerintah terutama merupakan pembayaran uang muka oleh KJA. Advance for royalties payment to the Government ar e mainly advance payments made by KJA. Penyertaan atas Surat Utang Promisori yang dapat dikonversi – Falaina Pte. Ltd. Investment in Convertible Promissory Note – Falaina Pte. Ltd. Pada tanggal 3 Januari 2024, Indika Ventures Pte. Ltd., perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Perusahaan telah menandatangani Convertible Note dengan Falaina Pte. Ltd. (Falaina) sebesar US$ 3.000.000. Penyertaan atas Convertible Note ini dijamin dengan share charge sejumlah 7.725.000 saham oleh Mr. Sivachantiran Belasamy, pemegang saham dari Falaina yang mewakili 30% jumlah saham di Falaina. On January 3, 2024, Indika Ventures Pte. Ltd., a wholly owned subsidiary of the Company, signed a Convertible Note with Falaina Pte. Ltd. (Falaina) amounting to US$ 3,000,000. Subscription to this Convertible Note is secured with a share charge over 7,725,000 shares held by Mr. Sivachantiran Belasamy, a shareholder of Falaina, which represents 30% of total shares in Falaina. Convertible Note ini memiliki bunga 5% per tahun yang akan dibayarkan pada saat jatuh tempo, di mana Convertible Note ini akan jatuh tempo pada tanggal 3 Januari 2026. This Convertible Note has a 5% interest per annum, that is due and payable on the maturity date, where the Convertible Note shall mature on January 3, 2026. Pinjaman dalam surat utang promisori yang dapat dikonversi – Forest Plateau Pte., Ltd. Convertible Promissory Note Loan – Forest Plateau Pte., Ltd. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Uang muka Advances Proyek 36.424.594 25.279.373 Project s Pembelian batubara 17.960.926 18.218.854 Purchase of coal Pembayaran royalti 3.713.498 7.666.849 Advance royalty payments Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 2 juta) 18.978.981 20.894.593 Ot hers (each below US$ 2 million) Investment in convertible promissory Investasi dalam surat utang promisori note Falaina Pte. Ltd. 3.256.250 3.143.750 Falaina Pte. Ltd. PT Exelly Elektrik Indonesia 899.281 928 .103 PT Exelly Elektrik Indonesia Forest Plateau Pte. Ltd. - 5.000. 000 Forest Plateau Pte. Ltd. Others 1.641.993 1.555.012 Others Biaya dibayar dimuka Prepaid expenses Asuransi 4.708.773 1.476.256 Insurance PNBP Penggunaan Kawasan Hutan 2.269.983 1.0 14.556 PNBP Utilization of Forest Area Sewa - bagian jangka pendek 515.350 259. 067 Rent - current maturities Lain-lain 7.134.932 4.095.223 Othe rs Biaya ditangguhkan 6.702.359 - Deferred costs Deposit 3.265 37.048 De posits Jumlah 104.210.185 89.568.684 Total
Page 103
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 99 - Pada tanggal 2 November 2023, PT Laras Ekosistem Organik (Laras), entitas anak Perusahaan, memberikan surat utang promisori yang dapat dikonversi sebesar US$ 5.000.000 (“Surat Utang”) kepada Forest Plateau Pte., Ltd. (Forest Plateau), suatu perusahaan Singapura yang bergerak di bidang perdagangan besar kopi, cokelat dan teh. Tingkat bunga surat utang adalah 3% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 1 Agustus 2024. On November 2, 2023, PT Laras Ekosistem Organik (Laras), a subsidiary of the Company, provided convertible promissory note for the amount of US$ 5,000,000 (“Promissory Note”) to Forest Plateau Pte. Ltd. (Forest Plateau), a Singaporean company which is engaged in wholesale coffee, cocoa and tea. Interest rate on such Promissory Note is 3% per annum and matured on August 1, 2024. Apabila Forest Plateau menerbitkan suatu efek dalam suatu transaksi, maka Surat Utang dan bunga yang belum dibayarkan dapat dikonversi menjadi saham dengan harga yang sama atau lebih kecil dari Discounted Conversion Rate , sebagaimana diatur dalam Perjanjian Surat Utang. If Forest Plateau issues securities in any transaction, such unpaid Promissory Note and related interest will be converted into shares at the same price or lower than Discounted Conversion Rate, as agreed in the Promissory Note Agreement. Pada tanggal 23 Mei 2025, Surat Utang Laras telah dikonversi menjadi 2.342 lembar saham Forest Plateau, yang mewakili 11,4% kepemilikan saham. As of May 23, 2025, the Promissory Note has been converted into 2,342 shares of Forest Plateau, representing 11.4% of ownership. Pada tanggal 30 September 2025, kepemilikan saham ini disajikan sebagai bagian dari investasi saham pada pihak ketiga (Catatan 19). As of September 30, 2025, such share ownership was presented as part of investment in shares of stock at third parties (Note 19). 14. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA 14. INVESTMENTS IN ASSOCIATES AND JOINT VENTURES Mutasi investasi pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut: Changes in investments in associates are as follow s: Nama entitas asosiasi/ Aktivitas utama/ Tempat kedudu kan/ Name of associates Principal activity Domicile 30 September/ 31 Desember/ 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, September 30, December 31, 2025 2024 2025 2024 % % US$ US$ PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR) Pembangkit Listrik Tenaga Uap/ Coal-fired power plant Cirebon - Jawa Barat/ 6,25% 6,25% 161.039.874 164.703.711 Cirebon - West Java PT Cirebon Electric Power (CEP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap/ Coal-fired power plant Cirebon - Jawa Barat/ 20% 20% 81.060.126 77.939.691 Cirebon - West Java PT Sea Bridge Shipping (SBS) Pengangkutan barang domestik/ Domestic goods shipment Jakarta/Jakarta 46% 46% 17.084.653 18.164.424 PT Mitra Samudra Indonesia (MSI) Perdagangan besar dan eceran, informasi dan komunikasi serta Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis/ Jakarta/ 30,1% 30,1% 2.013.705 2.006.346 Wholesale and retail trading, information and communication as well as professional, scientific and technical activities Jakarta PT Narada Sahara Kencana (ADX) Layanan digital dan periklanan Jakarta/ Jakarta 22.5% 22.5% 119.591 83.825 Digital services and advertising PT Cirebon Power Services (CPS) Pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas dan alat-al at listrik/ Cirebon - Jawa Barat/ 20% 20% 354.127 287.651 Operation and maintenance of facilities and power tools Cirebon - West Java PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) Manajemen pelabuhan/ Port management Batam/ 25% - 1.148.830 - Batam PT Pelabuhan Patimban Internasional Pengangkutan dan pergudangan/ Jakarta/Jakarta 29% 29% - - Transportation and warehousing Jumlah/Total 262.820.906 263.185.648 Investasi pada ventura bersama/ Investment in joint ventures: PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS) Pembangkit Listrik Tenaga Surya/ Solar Panel Power Plant Jakarta/ Jakarta 51% 51% 4.135.478 4.787.293 Jumlah /T otal 266.956.384 267.972.941 Persentase kepemilikan dan hak suara yang dimiliki Perusahaan dan entitas anak/ Percentage of ownership interest and voting power Jumlah tercatat/ and its subsidiaries Carrying amount held by the Company
Page 104
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 100 - Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi Grup ditetapkan di bawah ini. Ringkasan informasi keuangan ini mencerminkan jumlah yang terdapat dalam laporan keuangan entitas asosiasi yang disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Summarized financial information in respect of the Group’s material associates is set out below. The summarized financial information below represent amounts shown in the associate’s financial statements prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Rekonsiliasi ringkasan informasi keuangan di atas terhadap nilai tercatat investasi pada CEPR, CEP da n SBS diukur menggunakan metode ekuitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian: Reconciliation of the above summarized financial information to the carrying amount of the interest in CEPR, CEP, and SBS measured using the equity method recognized in the consolidated financial statements: Jumlah gabungan informasi entitas asosiasi yang secara individual tidak material: Aggregate information of associates that are not individually material: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Nilai tercatat awal periode 263.185.648 259.05 7.133 Carrying amount at beginning of period Perubahan investasi kepemilikan di BACT 1.244.072 - Changes of investment ow nership in BACT Perubahan investasi tambahan Changes of investment due to additional kepemilikan di NAN (Catatan 1) - ( 11.880.835) ownership in NAN (Note 1) Penurunan nilai investasi - (1.060 .632) Impairment of investment Bagian laba entitas asosiasi 9.246.002 17.0 96.853 Equity in net profit of associates Dividen (3.680.000) (5.657.500) Divi dends Bagian penghasilan komprehensif lain Share in other comprehensive income pada entitas asosiasi: of associates: (Kerugian) keuntungan yang belum Unrealized (loss) g ain on derivative direalisasi atas instrumen keuangan financial in strument (hedging derivatif (cadangan lindung nilai) (7.189.186) 5.285.685 reserve) Selisih kurs 14.370 344.944 Translation adjustment Nilai tercatat akhir periode 262.820.906 263.1 85.648 Carrying amount at end of period CEPR CEP SBS CEPR CEP SBS US$ US$ US$ US$ Aset lancar 380.731.731 119.464.228 14.344 .125 307.970.907 113.369.270 15.423 .621 Current assets Aset tidak lancar 2.226.994.686 374.596.919 2 4.271.624 2.298.826.390 391.720.298 26 .323.323 Non-current assets Liabilitas lancar 127.964.339 29.330.731 740.531 107.618.810 57.289.503 1.641.234 Current liabilities Liabilitas tidak lancar 1.835.602.591 59.429.786 734.668 1.840.363.645 58.101.608 617.832 Non-current liabilities CEPR CEP SBS CEPR CEP SBS US$ US$ US$ US$ US$ US$ Pendapatan 261.748.904 157.338.390 20.278.52 6 300.730.907 149.354.535 21.637.17 1 Revenue Laba sebelum pajak 22.805.213 20.131.835 7.100.857 49.278.993 11.448.536 9.675.257 Profit before tax Laba periode berjalan 14.101.398 15.602.172 5.652.672 38.191.220 8.806.833 7.681.361 Profit for the period Jumlah penghasilan Total comprehensive komprehensif selama income for the periode berjalan (14.655.346) 15.602.172 5.652.672 11.066.160 8.806.833 7.681.361 period Dividen yang diumumkan Dividends declared selama periode berjalan - - 8.000.000 - - 12.000.000 during the period 31 Desember/December 31, 202430 September/September 30, 2025 2025 2024 CEPR CEP SBS CEPR CEP SBS US$ US$ US$ US$ Aset bersih entitas asosiasi 644.159.487 405.300.630 3 7.140.550 658.814.842 389.698.457 39.487.878 Net assets of the associate Persentase bagian kepemilikan Percentage of the Grou p Grup 25% 20% 46% 25% 20% 46% owmership interest Ekuitas yang diatribusikan ke Grup Equity attributab le to the Group yang merepresentasikan nilai representing carrying amount tercatat bagian Grup 161.039.874 81.060.126 17 .084.653 164.703.711 77.939.691 18.164. 424 of the Group's interest 30 September/September 30, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Page 105
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 101 - Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi Grup yang secara individual tidak material ditetapkan di bawah ini yang disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Summarized financial information in respect of the Group associates that are not individually material is set out below prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. PT Cirebon Energi Prasarana PT Cirebon Energi Prasarana CEPR didirikan untuk rencana pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon berkapasitas 1 x 1000 MW yang berlokasi di Cirebon, Jawa Barat (“Proyek”) dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 19 Mei 2023. CEPR was established in line with the Coal-fired P ower Plant development project at the capacity of 1 x 1000 MW located at Cirebon, West Java (“Project”) and started commercial operation since May 19, 2023. Pada tanggal 21 Oktober 2015, dengan masuknya para sponsor lainnya ke dalam CEPR, yaitu Marubeni Corporation, Samtan Co. Ltd., Korea Midland Power Co. Ltd. dan Chubu Electric Power Co. Ltd., maka kepemilikan PEC di CEPR telah terdilusi menjadi 25%. Pada tanggal 1 Agustus 2016, kepemilikan Grup di CEPR terdilusi dari 25% menjadi 6,25%. On October 21, 2015, following the participation o f other sponsors in CEPR, namely Marubeni Corporation, Samtan Co. Ltd., Korea Midland Power Co. Ltd. and Chubu Electric Power Co. Ltd., PEC’s ownership in CEPR has been diluted to 25%. On August 1, 2016, the Group effective interest in CEPR was further diluted from 25% to 6.25%. 2025 2024 US$ US$ Bagian Grup dari laba bersih entitas asosiasi (11) 334.193 Group's share in gain of associates Bagian Grup dari (kerugian) penghasilan Group's share in other comprehensive komprehensif lain entitas asosiasi 14.370 (35.764) (loss) income of associates Bagian Grup dari jumlah (kerugian) penghasilan Group's share in total comprehensive komprehensif entitas asosiasi 14.359 298.429 (loss) income of associates 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Nilai tercatat gabungan atas kepentingan Aggregate carrying amount of Group's Grup dalam entitas asosiasi ini 3.636.253 2.377.822 interest in these associates 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Aset lancar 14.196.370 7.857.561 Cur rent assets Aset tidak lancar 179.815.897 120.768.909 Non-current assets Liabilitas lancar 5.577.283 4.174.415 Current liabilities Liabilitas tidak lancar 226.961.859 160.853.51 0 Non-current liabilities 2025 2024 US$ US$ Pendapatan 19.838.665 12.341.631 Reven ue Rugi sebelum pajak (8.356.273) (9.515.377) Loss before tax Rugi periode berjalan (8.469.190) (9.634.658 ) Loss for the period Jumlah rugi komprehensif Total comprehensive loss selama periode berjalan (8.520.400) (9.853.5 25) for the period Dividen yang diumumkan asosiasi yang Dividends decla red by associates secara individual tidak signifikan that are not indi vidually material selama periode berjalan - 687.500 during the period
Page 106
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 102 - Kontribusi yang diberikan oleh PEC dilakukan proporsional dengan jumlah kepemilikannya di CEPR, sehingga kepemilikannya di CEPR tetap sebesar 6,25%. Contribution provided by PEC was made proportionate to its ownership in CEPR, hence its ownership in CEPR remains at 6.25%. Kepemilikan tidak langsung Perusahaan pada CEPR melalui PEC dijadikan sebagai jaminan terkait dengan fasilitas pinjaman pihak berelasi (Catatan 54). The Company’s indirect ownership in CEPR through PEC was used as collateral to a related party’s loa n facility (Note 54). PT Cirebon Electric Power PT Cirebon Electric Power Kepemilikan tidak langsung Perusahaan pada CEP melalui IPI dan III dijadikan sebagai jaminan terkait dengan fasilitas pinjaman pihak berelasi (Catatan 54). The Company’s indirect ownership in CEP through IP I and III was used as collateral to a related party’s loan facility (Note 54). PT Sea Bridge Shipping PT Sea Bridge Shipping Pada bulan Oktober 2008, TPEC mendirikan SBS, perusahaan yang bergerak dalam bidang pengangkutan barang domestik. TPEC mempunyai kepemilikan sebesar 46%. SBS berdomisili di Kalimantan Timur dan memulai operasi komersial pada tahun 2008. In October 2008, TPEC established SBS, a company engaged in domestic goods shipment. TPEC has 46% ownership interest. SBS is domiciled in East Kalimantan and started its commercial operations in 2008. Berdasarkan keputusan edaran rapat pemegang saham tahunan SBS tertanggal 30 April 2025, disetujui bahwa SBS akan membagikan dividen sebesar US$ 8.000.000 yang dibayarkan paling lambat tanggal 31 Desember 2025. Bagian TPEC atas dividen ini sebesar US$ 3.680.000 dan telah diterima seluruhnya pada bulan September 2025. Based on circular resolution of annual general meeting of shareholders of SBS dated April 30, 2025, it is approved that SBS will distribute dividend at the amount of US$ 8,000,000, which will be paid at the latest on December 31, 2025. TPEC’s portion of such dividend was US$ 3,680,000 and was fully received in September 2025. Berdasarkan keputusan edaran rapat pemegang saham tahunan SBS tertanggal 19 Juni 2024, disetujui bahwa SBS akan membagikan dividen sebesar US$ 12.000.000 yang dibayarkan paling lambat tanggal 31 Desember 2024. Bagian TPEC atas dividen ini sebesar US$ 5.520.000 dan telah diterima seluruhnya pada tahun 2024. Based on circular resolution of annual general meeting of shareholders of SBS dated June 19, 2024, it is approved that SBS will distribute dividend at the amount of US$ 12,000,000, which will be paid at the latest December 31, 2024. TPEC’s portion of such dividend was US$ 5,520,000 and was fully received in year 2024. PT Mitra Samudra Indonesia (”MSI”) Berdasarkan akta Perjanjian Pengambil Bagian Saham No. 22 tanggal 16 Desember 2021 dari Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., IMU telah mengambil kepemilikan 55 lembar saham milik PT Mitra Samudra Indonesia (mewakili 30,1%) dengan nilai Rp 33.500.000.000 (setara dengan US$ 2.334.332). PT Mitra Samudra Indonesia (”MSI”) Based on the Deed of Share Subscription Agreement No. 22 dated December 16, 2021 from Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., IMU has acquired 55 shares owned by PT Mitra Samudra Indonesia (representing 30.1%) amounting to Rp 33,500,000,000 (equivalent to US$ 2,334,332). PT Narada Sahara Kencana (”ADX”) Pada tanggal 1 Maret 2022, Indika Ventures Pte. Ltd. (“IDV”), selaku salah satu entitas anak Perusahaan, telah melaksanakan penyertaan dalam PT Narada Sahara Kencana (“ADX”), suatu perseroan terbatas yang bergerak di bidang layanan digital dan periklanan, melalui beberapa mekanisme transaksi sebagai berikut: PT Narada Sahara Kencana (”ADX”) On March 1, 2022, Indika Ventures Pte. Ltd. (“IDV”), a subsidiary of the Company, has made investment in PT Narada Sahara Kencana (“ADX”), a limited company involved in digital and advertisement services, through the following mechanisms: i. Konversi atas surat utang milik IDV berdasarkan Perjanjian Penyertaan Surat Utang Wajib Konversi tertanggal 24 April 2020 sebesar Rp 8.000.000.000 i. Conversion of convertible loan owned by IDV based on Mandatory Convertible Loan Agreement dated April 24, 2020 of Rp 8,000,000,000
Page 107
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 103 - (setara dengan US$ 560.656) menjadi 12,5% saham di ADX, dan ii. Penyertaan atas saham baru yang diterbitkan oleh ADX sebesar Rp 7.500.000.000 (setara dengan US$ 523.922) yang setara dengan 10% saham di ADX. (equivalent to US$ 560,656) for 12.5% share ownership in ADX, and ii. Investment in new shares issued by ADX of Rp 7,500,000,000 (equivalent to US$ 523,922) or equivalent to 10% share ownership in ADX. Setelah penyelesaian kedua transaksi diatas, IDV memiliki 22,5% saham di ADX. After the above mentioned two transactions, IDV owns 22.5% share ownership in ADX. Pada tahun 2024, manajemen IDV melakukan reviu atas investasinya di ADX dan memutuskan untuk melakukan penyisihan penurunan nilai sebesar US$ 1.060.632. In 2024, management of IDV made a review of its investment in ADX and decided to provide provision for impairment of US$ 1,060,632. PT Cirebon Power Services PT Cirebon Power Services Kepemilikan tidak langsung Perusahaan pada CPS dijadikan sebagai jaminan terkait dengan fasilitas pinjaman pihak berelasi. The Company’s indirect ownership in CPS was used as collateral to a related party’s loan facility. Berdasarkan keputusan edaran rapat pemegang saham tahunan CPS tertanggal 4 Juni 2024, disetujui bahwa CPS akan membagikan dividen sebesar Rp 11.000.000.000 (setara dengan US$ 687.500), dimana bagian III dan IPI atas dividen tersebut masing-masing sebesar US$ 34.375 (setara dengan Rp 550.000.000) dan US$ 103.125 (setara dengan Rp 1.650.000.000). Based on circular resolution of annual general meeting of shareholders of CPS dated June 4, 2024, it is approved that CPS will distribute dividend at the amount of Rp 11,000,000,000 (equivalent to US$ 687,500), wherein III’s and IPI’s portion on such dividend was US$ 34,375 (equivalent to Rp 550,000,000) and US$ 103,125 (equivalent to Rp 1,650,000,000), respectively. PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) Pada bulan Desember 2024, ISII dan ILSS, entitas anak, mendirikan BACT dengan kepemilikan 100% (Catatan 1). In December 2024, ISII and ILSS, both subsidiaries , established BACT with 100% ownership (Note 1). Pada tanggal 11 Februari 2025, BACT menerbitkan 60.749 lembar saham baru yang ditempatkan oleh ICTSI Middle East DMCC (ICTSI), pihak ketiga. ICTSI juga membeli satu lembar saham BACT yang sebelumnya dimiliki oleh ILSS. Setelah penempatan saham dan pembelian saham BACT oleh ICTSI, kepemilikan saham ISII di BACT terdilusi dari 99,9% menjadi 25%, sedangkan 75% saham lainnya dimiliki oleh ICTSI. Kepemilikan efektif Grup atas BACT adalah sebesar 25% dan dicatat sebagai bagian dari investasi pada entitas asosiasi. On February 11, 2025, BACT issued 60,749 new shares, which was subscribed by ICTSI Middle East DMCC (ICTSI), a third party. ICTSI also purchased one share of BACT previously owned by ILSS. Following the share subscription and purchase of BACT shares by ICTSI, ISII’s share ownership in BACT was diluted from 99.9% to 25%, while the remaining 75% shares are owned by ICTSI. The Group’s effective ownership in BACT is 25% and is accounted as part of investments in associates. PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) Pada tanggal 30 September 2025, bagian IPA atas kerugian komprehensif lain PPI melebihi kepentingannya di PPI, sehingga menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya. Sebagai akibatnya, Perusahaan tidak mengakui bagian IPA atas rugi komprehensif PPI. As of September 30, 2025, IPA’s share of losses in PPI’s comprehensive income exceeded its interest in PPI, therefore discontinue recognizing its share of further losses. In accordance therewith, the Company and its subsidiaries did not recognize IPA’s share in net comprehensive loss of PPI.
Page 108
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 104 - Investasi pada ventura bersama Investment in joint venture PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya Pada bulan Maret 2021, ITB bersama dengan Fourth Partner Energy Singapore Pte. Ltd. (“FPES”) mendirikan perusahaan dengan nama PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (“EMITS”). In March 2021, ITB together with Fourth Partner Energy Singapore Pte. Ltd. (“FPES”) established PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (“EMITS”). Modal dasar dan ditempatkan EMITS masing-masing sebesar Rp 111.912.000.000 (setara dengan US$ 7.822.182) dan Rp 27.978.000.000 (setara dengan US$ 1.955.546), dimana dari modal ditempatkan tersebut, saham ITB sebesar Rp 14.269.000.000 (atau setara dengan 51,001%), sedangkan sisanya dimiliki oleh FPES. Authorized and subscribed capital of EMITS is Rp 111,912,000,000 (equivalent to US$ 7,822,182) and Rp 27,978,000,000 (equivalent to US$ 1,955,546), respectively, wherein from the total subscribed capital, ITB’s portion of shares is Rp 14,269,000,000 or equivalent to 51.001%), while the remaining belongs to FPES. Maksud, tujuan dan kegiatan usaha EMITS adalah: (1) menyediakan jasa konsultasi terkait instalasi proyek tenaga surya; (2) menyediakan konstruksi bangunan proyek tenaga surya; (3) operasi dan pemeliharaan instalasi listrik; (4) penyewaan pembangkit listrik atau instalasi listrik tenaga su rya; dan (5) kegiatan IPP pembangkit listrik tenaga surya. EMITS is involved in the following business industry: (1) providing consultation services related to sola r power installation project; (2) providing building construction for solar power project; (3) operation and maintenance of electricity installation; (4) le ase of solar power plant or electricity installation; a nd (5) activities related to IPP solar power plant. Sebelum Oktober 2023, berdasarkan kesepakatan antara pemegang saham EMITS, ITB selaku pemegang saham mayoritas EMITS memiliki hak untuk mengarahkan keputusan operasional yang akan diambil oleh EMITS. Saat ini EMITS bermaksud untuk mengembangkan Proyek-proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Utilitas. Mengingat bahwa Proyek-proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Utilitas memerlukan komitmen keikutsertaan dari Para Pemegang Saham, keikutsertaan EMITS pada Proyek-proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya memerlukan suatu keputusan yang harus disepakati bersama oleh Para Pemegang Saham untuk memastikan komitmen EMITS pada proyek-proyek terkait dan kesepakatan keputusan bersama ini efektif sejak tanggal 1 Oktober 2023. Prior to October 2023, based on the agreement between the shareholders of EMITS, ITB as a majority shareholders of EMITS shall have the right to directing the operational decisions that will be ma de by EMITS. Currently, EMITS intends to develop its Utility Solar Power Project. Considering that the Utility Solar Power Project requires commitment of the Shareholders to undertake each of their participation, the participation of EMITS into Util ity Solar Power Project requires joint decision of the Shareholders to ensure their participation into the relevant project(s) and such joint decision agreement takes effect since October 1, 2023. Terhitung sejak Oktober 2023, EMITS merupakan entitas asosiasi Perusahaan sehingga bagian Perusahaan atas aset bersih EMITS sejak saat itu disajikan sebagai bagian dari catatan ini. Effective from October 2023, EMITS became the associate of the Company, hence the Company’s portion of EMITS’ net assets since then was presented in this note. Mutasi investasi pada ventura bersama adalah sebagai berikut: Changes in investments in joint ventures are as follows: Ringkasan informasi keuangan di bawah ini merupakan jumlah yang disajikan dalam laporan The summarized financial information below represents amounts shown in the joint venture’s 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Nilai tercatat awal periode 4.787.293 5.524.125 Carryi ng amount at beginning of period Penambahan - 1.274.554 Additions Bagian rugi ventura bersama (591.671) (1.640.199) Equi ty in net loss of joint ventures Bagian kerugian komprehensif lain Share in other com prehensive loss pada ventura bersama: of joint ventures: Selisih kurs (60.144) (371.187) Translation adjustment Nilai tercatat akhir periode 4.135.478 4.787.293 Carry ing amount at end of period
Page 109
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 105 - keuangan ventura bersama yang disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. financial statements prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Rekonsiliasi ringkasan informasi keuangan di atas terhadap nilai tercatat kepemilikan dalam ventura bersama yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian: Reconciliation of the above summarized financial information to the carrying amount of the interest in the joint venture recognized in the consolidated financial statements: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Aset lancar 6.975.754 9.142.971 Cu rrent assets Aset tidak lancar 17.250.872 16.023.882 Non-current assets Liabilitas lancar 8.163.557 7.514.199 Current liabilities Liabilitas tidak lancar 7.954.292 8.265.805 Non-current liabilities 30 September/ 30 September/ September 30, September 30, 2025 2024 US$ US$ Pendapatan 1.055.207 550.705 Re venue Rugi sebelum pajak (1.160.139) (1.535.185) Loss before tax Rugi periode berjalan (1.160.139) (1.433.790 ) Loss for the period Jumlah kerugian komprehensif selama Total comprehens ive loss periode berjalan (1.278.068) (1.430.621) for the period 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Aset bersih dari ventura bersama 8.108.777 9.386.849 N et assets of the joint venture Proporsi kepemilikan Grup pada Proportion of the Gro up's ownership ventura bersama 51% 51% interest in the joint venture Jumlah tercatat kepemilikan Grup Carrying amount of the Group's interest pada ventura bersama 4.135.478 4.787.293 in the joint venture
Page 110
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 106 - 15. KLAIM PENGEMBALIAN PAJAK 15. CLAIMS FOR TAX REFUND KJA Klaim pengembalian pajak KJA merupakan lebih bayar pajak penghasilan badan tahun 2024 yang diajukan restitusi oleh KJA. Pada tanggal 11 Juni 2025, KJA menerima pengembalian pajak atas pajak penghasilan badan tahun pajak 2023 sebesar Rp 290.499.279.876 atau setara dengan US$ 17.847.225. KJA Claim for tax refund of KJA represents overpayment of corporate income for fiscal year 2024, which KJA is filing restitution. On June 11, 2025, KJA received tax refund from corporate income tax fiscal year 2023 amounting Rp290,499,279,876 or equivalent to US$ 17,847,225. TPEC dan TPE TPEC and TPE TPEC dan TPE mencatat klaim pengembalian pajak CSTS JO sesuai porsi partisipasi masing-masing dari nilai klaim. TPEC and TPE recorded CSTS JO’s claims for tax refund at their participating portion of total claims. Pada tanggal 12 Februari 2025, TPE dan TPEC menandatangani Amandemen No. 4 untuk perjanjian pengoperasian bersama yang tidak terinkorporasi oleh dan antara PT Chiyoda International Indonesia, Chiyoda Corporation, PT Saipem Indonesia, PT Tripatra Engineers and Constructors, PT Tripatra Engineering, and PT Suluh Ardhi Engineering. Berdasarkan amandemen ini, disepakati perubahan persentase kepentingan partisipasi untuk TPEC menjadi 30% dari sebelumnya 28% dan untuk TPE menjadi 0% dari sebelumnya 2%. On February 12, 2025, TPE and TPEC signed Amendment No. 4 for the unincorporated joint operation agreement by and between: PT Chiyoda International Indonesia, Chiyoda Corporation, PT Saipem Indonesia, PT Tripatra Engineers and Constructors, PT Tripatra Engineering, and PT Suluh Ardhi Engineering. Based on this amendment, it is agreed to amend the participating interest for TPEC 30% from 28% and for TPE 0% from 2%. Pada tanggal laporan, CSTS JO mempunyai proses pajak yang masih belum selesai untuk tahun pajak sebagai berikut: As of reporting date, the CSTS JO has outstanding tax claims being process for the following fiscal years: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Perusahaan (Catatan 47) The Company (Note 47) 2024 (Catatan 11) 252.770 - 2024 (Note 11) 2020 7.898.962 8.217.287 2020 Entitas anak Subsidiaries KJA (Catatan 11) 6.196.273 - KJA (Note 11) TPEC 3.353.741 11.980.350 TPEC Kalista Grup (Catatan 47) 2.915.563 3.017.271 Kalista Group (Note 47) IMU Grup (IMU, KGTE, ILSS, IMN IMU Group (IMU, KGTE , ILSS, IMN dan ISB) (Catatan 47) 293.250 553.110 and ISB) (Note 47) TPE - 855.740 TPE XTI (Catatan 47) - 137.314 XTI (Note 47) REN (Catatan 47) - 35.479 REN (Note 47) Jumlah 20.910.559 24.796.551 Total
Page 111
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 107 - Kalista Grup Kalista Group Pada tahun 2025 dan 2024, Kalista Grup telah melakukan pengajuan klaim pengembalian pajak pertambahan nilai melalui prosedur restitusi kepada DJP dan belum menerima tanggapan lebih lanjut dari DJP. In 2025 and 2024, Kalista Group has submitted a full claim for value added tax refund through restitutio n procedure to DGT and has not yet received any further response from DGT. 16. ASET EKSPLORASI DAN EVALUASI 16. EXPLORATION AND EVALUATION ASSETS 30 September/ September 30, 2025 31 Desember/ December 31, 2024 30 September/ September 30, 2025 31 Desember/ December 31, 2024 30 September/ September 30, 2025 31 Desember/ December 31, 2024 US$ US$ US$ US$ US$ US$ STP Juni/ June 2020 STP Juli - Oktober/ July - October 2020 STP Juli - Desember/ July - December 2021 STP Januari - Desember/ January - December 2022 STP Januari - Oktober/ January - October 2023 STP November - Desember/ - 8.581.102 November - December 2023 STP Januari - Oktober/ 8.208.664 23.138.920 Januari - October 2024 STP November - Desember/ 1.393.769 - November - December 2024 Jumlah 3.353.741 11.980.350 - 855.740 Total 418.130 - - - Mengajukan permohonan klai m restitusi PPN pada bulan Maret 2025/ Submitted request to claim VAT refund in March 2025 Permohonan klaim restitusi PPN dikabulkan dan telah diterima pada Juli 2025/ Request to claim VAT approved and fund already accepted in July 2025 - 9.201.019 - 2.576.285 - 184.020 Permohonan klaim restitusi PPN dikabulkan dan telah diterima pada Januari 2025/ Request to claim VAT approved and fund already accepted in January 2025 - 179.686 - 50.312 - 3.594 Permohonan klaim restitusi PPN dikabulkan dan telah diterima pada Juli 2025/ Request to claim VAT approved and fund already accepted in July 2025 - 105.790 - 29.621 - 2.116 Pengajuan pembatalan Surat Tagihan Pajak pada bulan Maret 2024/ Submission of cancellation Notice of Tax Assesment in March 2024 913.494 915.666 274.048 256 .386 - 18.314 663.209 664.786 198.963 186.140 - 13.296 Pengajuan pembatalan Surat Tagiha n Pajak pada bulan Maret 2024/ Submission of cancellation Notice of Tax Assesment in March 2024 Status terakhir/ Current status Jenis surat pajak/ Type of tax letter Masa pajak/ Tax period Jumlah yang diklaim/ Total claimed Bagian TPEC/ TPEC's portion Bagian TPE/ TPE's portion - 2.402.709 - 171.622 Permohonan klaim restitusi PPN dikabulkan dan telah diterima pada Februari 2025/ Request to claim VAT approved and fund already accepted in February 2025 2.462.600 6.478.897 - 462.778 Mengajukan permohonan klaim restit usi PPN pada bulan Desember 2024/ Submitted request to claim VAT refund in December 2024 Saldo awal/ Beginning balance Penambahan/ Addition Pengurangan/ Deduction Saldo akhir/ Ending balance US$ US$ US$ US$ NUS 114.939.193 20.535.603 - 135.474.796 NUS Jumlah tercatat 114.939.193 135.474.796 Net carrying amount 30 September/ September 30, 2025
Page 112
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 108 - Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/ Beginning balance Addition Deduction Ending balance US$ US$ US$ US$ US$ NUS 102.123.524 12.815.669 - - 114.939.193 NUS IIR 17.012.796 - (17.012.796) - - IIR MEA 4.325.999 - - (4.325.999) - MEA Jumlah 123.462.319 12.815.669 (17.01 2.796) (4.325.999) 114.939.193 Total Cadangan kerugian Allowance for penurunan nilai (21.338.795) - 17.012.796 4.325.999 - impairment losses Jumlah tercatat 102.123.524 114.939.193 Net carrying amount 31 Desember/December 31 , 2024 Pelepasan entitas anak (Catatan 1d)/ Disposal of Subsidiaries (Note 1d) Biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada aset eksplorasi dan evaluasi sejumlah US$ 3.520.589 (2024: US$ 1.879.509) dengan tingkat kapitalisasi tahunan sebesar 13,38%. Borrowing costs capitalized to exploration and evaluation assets amounted US$ 3,520,589 (2024: US$ 1,879,509) with annual capitalized rate at 13.38%. Dengan pertimbangan bahwa aset batubara di proyek Baliem tidak dapat memberikan hasil yang menguntungkan, maka pada bulan Desember 2015 manajemen IIR memutuskan untuk melakukan pencadangan atas penurunan nilai aset tersebut sebesar US$ 17.012.796. Pada tahun 2024, manajemen IIR memutuskan untuk melakukan penghapusan atas aset tersebut. In view that its coal assets in Baliem project are not economically viable, management of IIR has decided to provide full provision for impairment on those assets amounting to US$ 17,012,796 in December 2015. In 2024, management of IIR has decided to write- off those assets. 17. PROPERTI PERTAMBANGAN 17. MINING PROPERTIES Akun ini merupakan biaya yang ditransfer dari aset eksplorasi dan evaluasi terkait area of interest , evaluasi kelayakan teknis dan kelangsungan usaha komersial yang dibuktikan, dan biaya selanjutnya untuk menyiapkan tambang sampai ke tahap produksi. This account represents costs transferred from exploration and evaluation assets related to an are a of interest, technical feasibility and commercial viability of which are deamonstrable, and subsequent costs to develop the mine to the production phase. 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ December 31, 2024 Additions 2024 US$ US$ US$ Biaya perolehan 28.916.004 584.288 29.500.292 Cost Akumulasi amortisasi (23.208.373) (97.153) (23.305.526) Accumulated amo rtization Nilai tercatat 5.707.631 6.194.766 Net carrying amount Beban amortisasi dibebankan pada beban pokok kontrak dan penjualan (Catatan 41). Amortization expenses were charged to cost of contracts and goods sold (Note 41). 1 Januari/ 30 September/ January 1, Penambahan/ September 30, 2025 Additions 2025 US$ US$ US$ Biaya perolehan 29.500.292 1.133.098 30.633.390 Cost Akumulasi amortisasi (23.305.526) (225.517) (23.531.043) Accumulated amorti zation Nilai tercatat 6.194.766 7.102.347 Net carrying amount
Page 113
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 109 - 18. KERJASAMA OPERASI 18. JOINT OPERATIONS STC Joint Operation STC Joint Operation Pada tahun 2013, TPEC melakukan perjanjian kerja sama operasi dengan PT Saipem Indonesia dan PT Chiyoda International Indonesia yang dikenal dengan nama STC Joint Operation (“STC JO”) di mana dilaksanakan pengendalian bersama. Bagian TPEC adalah 38%. In 2013, the TPEC entered into an unincorporated joint operation agreement with PT Saipem Indonesia and PT Chiyoda International Indonesia known as the STC Joint Operation (“STC JO”) in which joint control is exercised. TPEC share is 38%. STC JO kemudian melakukan perjanjian konsorsium dengan Hyundai Heavy Industries Co Ltd (HHI) dengan maksud untuk mengikuti lelang untuk pengadaan dan instalasi New Built Barge Floating Production Unit (Hull, Topside and Mooring System ) Jangkrik dan Jangkrik North East (atau dikenal sebagai proyek ENI Jangkrik) yang akan diadakan oleh ENI Muara Bakau B.V. (ENI). Pada bulan Desember 2013, ENI telah mengeluarkan surat penunjukan pemenang kepada konsorsium STC JO dan HHI untuk proyek ENI Jangkrik dan menerbitkan surat pelaksanaan pekerjaan pendahuluan untuk proyek tersebut. Kontrak untuk proyek tersebut ditandatangani pada tanggal 28 Februari 2014. Dalam eksekusi proyek di atas, STC JO memiliki kesepakatan bahwa tiap-tiap anggota JO akan berkontribusi dalam bentuk sumber daya manusia dan sumber daya lainnya, dan beberapa bagian tertentu dari proyek dipercayakan kepada anggota JO tertentu ( “Own Portion” ). Own Portion yang dipercayakan kepada TPEC adalah pengadaan Gas Turbine Generators package , dan pengadaan peralatan yang difabrikasi, yaitu Vessels, Columns, and Shell & Tube Heat Exchangers. Pada tanggal 31 Desember 2018, berdasarkan progress acceptance certificate, kemajuan secara fisik dari proyek ini telah mencapai 100%. Masa garansi dari proyek ini telah berakhir pada tanggal 15 Mei 2020. Ringkasan keuangan di bawah ini merupakan jumlah yang ditunjukkan dalam laporan keuangan operasi bersama sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: STC JO formed a consortium with Hyundai Heavy Industries Co Ltd (HHI), for the purpose of submitting a bid to ENI Muara Bakau B.V. (ENI), to do provision and installation of New Built Barge Floating Production Unit (Hull, Topside and Mooring System) for Jangkrik and Jangkrik North East (known as ENI Jangkrik Project). In December 2013, ENI has issued a letter awarding the consortium to STC JO and HHI for the ENI Jangkrik Project, and a letter to start the early works of the project. The contract was signed on February 28, 2014. In executing the project, STC JO has an agreement that each member will contribute personnel and other resources, and certain portion of the project will be entrusted to certain members (“Own Portion”). The Own Portion of TPEC is to procure Gas Turbine Generator packages, and Fabricated Equipment, such as Vessels, Columns, and Shell & Tube Heat Exchangers. As of December 31, 2018, based on progress acceptance certificate, the physical progress of th is project is 100%. Warranty period of this project ha s ended on May 15, 2020. The summarized financial information below represents amounts shown in the joint operation’s financial statements in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards: CSTS Joint Operation CSTS Joint Operation Pada tanggal 27 Oktober 2014, TPEC dan TPE melakukan perjanjian kerjasama operasi dengan On October 27, 2014, TPEC and TPE entered into an unincorporated joint operation agreement with 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Jumlah aset 2.426.942 2.378.633 Total assets Jumlah liabilitas 2.456.033 2.480.149 Total liabilities 2025 2024 US$ US$ Jumlah beban 29.091 101.517 Total expenses
Page 114
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 110 - Chiyoda Corporation, PT Chiyoda International Indonesia, PT Saipem Indonesia dan PT Suluh Ardhi Engineering yang dikenal dengan nama CSTS Joint Operation (“CSTS JO”) dimana dilaksanakan pengendalian bersama. Chiyoda Corporation, PT Chiyoda International Indonesia, PT Saipem Indonesia and PT Suluh Ardhi Engineering known as the CSTS Joint Operation (“CSTS JO”) in which joint control is exercised. Bagian dari TPE dan TPEC dalam kerjasama ini secara keseluruhan adalah 30% yang mana secara internal, TPE dan TPEC sepakat untuk membagi 25,5%:4,5% untuk proyek Front End Engineering Design (FEED) dan 2%:28% untuk proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC). TPE and TPEC’s portion in CSTS JO altogether is 30%, while internally they agreed to split the portion b y 25.5%:4.5% for Front End Engineering Design (FEED) and 2%:28% for Engineering, Procurement and Construction (EPC) project. Pada tanggal 29 Oktober 2014, BP Berau Ltd dan CSTS JO menandatangani kontrak Front End Engineering Design (FEED) untuk Tangguh LNG Expansion Project, yang berlaku efektif tertanggal 5 Desember 2014 untuk melakukan FEED, rencana dan estimasi untuk kontrak EPC, dan mengajukan tender untuk EPC kontrak dari Tangguh LNG Expansion Project tersebut. On October 29, 2014, BP Berau Ltd and CSTS JO signed the contract for Front End Engineering Design (FEED) of Tangguh LNG Expansion Project, effective on December 5, 2014, to deliver FEED, plans and estimates for EPC contract, and submitting the tender for EPC contract of Tangguh LNG Expansion Project. Pada tanggal 25 Agustus 2016, BP Berau Ltd dan CSTS JO menandatangani kontrak EPC untuk Proyek Ekspansi LNG Tangguh, yang telah diamandemen beberapa kali, terakhir melalui amandemen No. 5 tanggal 5 September 2022. On August 25, 2016, BP Berau Ltd and CSTS JO signed contract EPC of Tangguh LNG Expansion Project, which has been amended several times, last through amendment No. 5 dated September 5, 2022. Pada tanggal 12 Februari 2025, TPE dan TPEC menandatangani Amandemen No. 4 untuk perjanjian pengoperasian bersama yang tidak terinkorporasi oleh dan antara PT Chiyoda International Indonesia, Chiyoda Corporation, PT Saipem Indonesia, PT Tripatra Engineers and Constructors, PT Tripatra Engineering, and PT Suluh Ardhi Engineering. Berdasarkan amandemen ini, disepakati perubahan persentase kepentingan partisipasi untuk TPEC menjadi 30% dari sebelumnya 28% dan untuk TPE menjadi 0% dari sebelumnya 2%. On February 12, 2025, TPE and TPEC signed Amendment No. 4 for the unincorporated joint operation agreement by and between PT Chiyoda International Indonesia, Chiyoda Corporation, PT Saipem Indonesia, PT Tripatra Engineers and Constructors, PT Tripatra Engineering, and PT Suluh Ardhi Engineering. Based on this amendment, it is agreed to amend the participating interest for TPEC 30% from 28% and for TPE 0% from 2%. Per tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kemajuan secara fisik dari proyek ini telah mencapai 100%. As of September 30, 2025 and December 31, 2024, the physical progress of this project is 100%. Ringkasan keuangan di bawah ini merupakan jumlah yang ditunjukkan dalam laporan keuangan operasi bersama: The summarized financial information below represents amounts shown in the joint operation’s financial statements: ST Joint Operation ST Joint Operation Pada tanggal 2 2 Febuari 2025, TPE dan TPEC melakukan perjanjian kerja sama operasi dengan PT Saipem Indonesia yang dikenal dengan nama ST On February 22, 2025, TPE and TPEC’s entered into an unincorporated joint operation agreement with PT Saipem Indonesia known as the ST Joint Operation (ST JO), in which joint control is exercised. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Jumlah aset 248.033.401 314.786.138 Total assets Jumlah liabilitas 433.941.832 494.207.030 Total liabilities 2025 2024 US$ US$ Jumlah pendapatan 6.091.482 139.945.491 Total revenues Jumlah beban 591.096 196.006.902 Total expenses
Page 115
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 111 - Joint Operation ( ST JO), dimana dilaksanakan pengendalian bersama. Bagian dari TPE dan TPEC dalam kerja sama ini secara keseluruhan adalah 20% untuk proyek Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) dari Floating Production, Storage, and Offloading (FPSO) untuk fasilitas pengembangan lapangan di Kutei North Hub. TPE and TPEC’s portion in ST JO is 20% for Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI) of a Floating Production, Stora ge, and Offloading (FPSO) for Kutei North Hub Field development facility. Pada tanggal 26 Maret 2025, ENI North Ganal Limited dan ST JO menandatangani Perjanjian untuk Kegiatan Pendahuluan. On March 26, 2025, ENI North Ganal Limited and ST JO signed the Agreement for Preliminary Activities. Ringkasan keuangan di bawah ini merupakan jumlah yang ditunjukkan dalam laporan keuangan tidak diaudit operasi bersama: The summarized financial information below represents amounts shown in the joint operation’s unaudited financial statements : STTM Joint Operation STTM Joint Operation Pada tanggal 26 Agustus 2025, TPE dan TPEC melakukan perjanjian kerja sama operasi dengan PT Saipem Indonesia dan PT McDermott Indonesia yang dikenal dengan nama STTM Joint Operation (STTM JO) dimana dilaksanakan pengendalian bersama. On August 26, 2025, TPE and TPEC entered into an unincorporated joint operation agreement with PT Saipem Indonesia and PT McDermott Indonesia known as the STTM Joint Operation (STTM JO) in which joint control is exercised. Bagian dari TPE dan TPEC dalam kerja sama ini secara keseluruhan adalah 20% untuk proyek Front End Engineering Design (FEED) dari Floating Production Storage and Offloading Vessel (FPSO) untuk proyek Inpex Masela LNG Abadi. TPE and TPEC’s portion in STTM JO altogether is 20%, for Front End Engineering Design (FEED) of a Floating Production, Storage, and Offloading (FPSO) for Inpex Masela Abadi LNG Project. Pada 29 Juli 2025, Inpex Masela Limited telah mengeluarkan surat penunjukan pemenang kepada konsorsium STTM JO untuk proyek FPSO LNG Abadi dan menerbitkan surat pelaksanaan pekerjaan pendahuluan untuk proyek tersebut. Kontrak untuk proyek tersebut ditandatangani pada tanggal 26 Agustus 2025. In July 29, 2025, Inpex Masela, Ltd has issued a letter awarding the consortium to STTM JO for the FPSO LNG Abadi Project, and a letter to start the early works of the project. The contract was signed on August 26, 2025. Ringkasan keuangan di bawah ini merupakan jumlah yang ditunjukkan dalam laporan keuangan tidak diaudit operasi bersama: The summarized financial information below represents amounts shown in the joint operation’s unaudited financial statements : Jumlah aset Total assets Jumlah liabilitas Total liabilities Jumlah pendapatan Total revenue Jumlah beban Total expenses 179.902.194 174.659.403 30 September/ September 30, 2025 US$ 2025 US$ 132.104.773 126.861.983
Page 116
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 112 - 19. UANG MUKA DAN ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 19. ADVANCES AND OTHER NON-CURRENT ASSETS 20. TANAMAN PRODUKTIF 20. BEARER PLANTS Tanaman produktif belum menghasilkan merupakan biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan pengembangan tanaman perkebunan (tanaman kaliandra merah) seperti penanaman, pemupukan, dan aktivitas pemeliharaan lainnya yang dilakukan sampai dengan tanaman tersebut menghasilkan. Bearer plant - immature plantation reflect costs incurred in connection with the development of the plantations (tanaman kaliandra merah) such as planting, fertilizing, and other maintenance activi ties carried out until the plantation matures. Beban amortisasi dibebankan pada beban pokok kontrak dan penjualan (Catatan 41). Amortization expenses were charged to cost of contracts and goods sold (Note 41). Jumlah aset Total assets Jumlah liabilitas Total liabilities Jumlah pendapatan Total revenue Jumlah beban Total expenses 12.467.617 2025 US$ 1.900.100 2.269.657 30 September/ September 30, 2025 US$ 12.098.060 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Investasi saham - pihak ketiga 46.212.695 25.746.775 Investment in shares of stock - third parties Uang muka proyek 35.088.674 37.804.278 Advance for projects Uang muka investasi saham 500.000 1.228.728 Advance for investment in shares of stock Biaya lisensi tangguhan *) 7.943.354 - Deferred license cost *) Lain-lain 6.318.937 5.982.418 Others Jumlah 96.063.660 70.762.199 Total *) Termasuk reklasifikasi dari tanaman produktif (Catatan 20)/ Includes reclassification from bearer plants (Note 20) Selisih kurs penjabaran Reklasifikasi laporan 1 Januari/ (Catatan 10,19 dan 21)/ keuangan/ 30 September/ January 1, Penambahan/ Reclassification Translation September 30, 2025 Additions (Notes 10, 19 and 21) adjustments 2025 US$ US$ US$ US$ US$ Tanaman belum menghasilkan 12.457.637 617.490 (10.938.189) (143.202) 1.993.736 Immature plantation Tanaman menghasilkan - - 2.446.027 (56.897) 2 .389.130 Mature plantation 12.457.637 617.490 (8.492.162) (200.099) 4.382.866 Akumulasi amortisasi - (266.483) 266.483 - - Accumulated amortization Jumlah tercatat 12.457.637 4.382.866 Net carrying amount 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ December 31, 2024 Additions 2024 US$ US$ US$ Tanaman belum menghasilkan 9.750.025 2.707.61 2 12.457.637 Immature plantation
Page 117
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 113 - 21. ASET TETAP 21. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT Selisih kurs penjabaran Pelepasan laporan entitas anak 1 Januari/ keuangan/ (Catatan 1d)/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Translation Disposal of December 31, 2024 Additions Deductions adjustments Subsidiaries (Note 1 d) 2024 US$ US US$ US$ US$ US$ US$ Biaya perolehan: At cost: Pemilikan langsung Direct acquisitions Tanah 40.538.418 856.383 5.291.316 (199) 214.337 - 46.900.255 Land Bangunan, infrastruktur, prasarana Buildings, infrastructure, dan perbaikan bangunan 257.513.956 16.206.973 2.841.694 (4.537.998) (344.163) (24.629) 271.655.833 leasehold and improvements Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor lainnya 62.513.883 9.431.686 1.182.834 (4.647.910) (471.132) (88.557) 67.920.804 other equipment Kapal 347.851 - - - - - 347.851 Vessels Kendaraan bermotor 22.415.237 13.150.577 80.044 (762.621) (24.427) (12.987) 34.845.823 Motor vehicles Mesin dan peralatan 181.736.175 3.348.800 4.281.346 (27.014.282) (56.293) - 162.295.746 Machinery and equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equip ment, heavy dan kendaraan 165.131.475 8.092.523 2.644.539 (587.386) 220.561 - 175.501.712 equipment and vehicles Aset dalam penyelesaian 97.489.371 43.571.748 95.203 - (153.831) (1.622.363) 139.380.128 Construction in-progress Jumlah 827.686.366 94.658.690 16.416.976 (37.550.396) (614.948) (1.748.536) 898.848.152 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Pemilikan langsung Direct acquisitions Bangunan, infrastruktur, prasarana Buildings, infrastructure, dan perbaikan bangunan 184.994.574 5.397.281 662.877 (4.658.045) (55.919) (8.158) 186.332.610 leasehold and improvements Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fixture and peralatan kantor lainnya 40.430.570 6.176.702 1.049.311 (4.245.629) (329.932) (67.770) 43.013.252 other equipment Kapal 347.851 - - - - - 347.851 Vessels Kendaraan bermotor 6.884.816 2.723.153 63.192 (441.635) (64.005) (11.015) 9.154.506 Motor vehicles Mesin dan peralatan 139.902.397 2.051.878 1.661.620 (27.013.821) (6.197) - 116.595.877 Machinery and equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equipment, heavy dan kendaraan 145.423.303 4.981.786 2.217.330 (382.401) 30.748 - 152.270.766 equipment and vehicles Sub-jumlah 517.983.511 21.330.800 5.654.330 (36.741.531) (425.305) (86.943) 507.714.862 Sub-total Cadangan kerugian penurunan nilai 2.581.733 - - - - (1.654.009) 927.724 Allowance for impairment losses Jumlah Tercatat 307.121.122 390.205.566 Net Carrying Amount Penambahan atas akuisisi entitas anak (Catatan 1)/ Addition due to acquisition of subsidiary (Note 1) Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Dep reciation expense was allocated to the following: Perincian keuntungan pelepasan aset tetap adalah sebagai berikut: Details of the gain on disposal of property, plant and equipment are as follows: Dipindahkan ke aset Selisih kurs tidak lancar yang penjabaran dimiliki untuk dijual Reklasifikasi laporan (Catatan 22)/ 1 Januari/ (Catatan 20 dan 23)/ keuangan/ Transfer to non 30 September/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reclassifications Translation current assets held Sep tember 30, 2025 Additions Deductions (Notes 20 and 23) adjustments for sale (Note 22) 2025 US$ US US$ US$ US$ US$ US$ Biaya perolehan: At cost: Pemilikan langsung Direct acquisitions Tanah 46.900.255 374.557 - - (253.605) - 47.021.207 Land Bangunan, infrastruktur, prasarana Buildings, in frastructure, dan perbaikan bangunan 271.655.833 3.169.347 (184.603) 5.846.272 (1.012.415) - 2 79.474.434 leasehold and improvements Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fi xtures and peralatan kantor lainnya 67.920.804 1.399.511 (81.072) 369.280 (331.673) - 69.276.850 other equipment Kapal 347.851 - - - - - 347.851 Vessels Kendaraan bermotor 34.845.823 381.447 (95.838) - (34 .955) - 35. 096.477 Motor vehicles Mesin dan peralatan 162.295.746 183.842 - 126.039 (161 .583) - 162. 444.044 Machinery and equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equip ment, heavy dan kendaraan 175.501.712 2.145.567 (59. 434) 1.955.143 (792.824) (2.105.669) 176.644.495 equipment and vehicles Aset dalam penyelesaian 139.380.128 47.869.893 - (6.679.195) ( 1.296.825) - 17 9.274.001 Construction in-progress Jumlah 898.848.152 55.524.164 (420.947) 1.617.539 (3.883.880) (2.105.669) 949.579.359 Tota l Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Pemilikan langsung Direct acquisitions Bangunan, infrastruktur, prasarana Buildings, in frastructure, dan perbaikan bangunan 186.332.610 4.107.873 (184.603) 69.148 49.107 - 190.374.135 leasehold and improvements Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fi xture and peralatan kantor lainnya 43.013.252 4.867.038 (81.072) - (125.269) - 47.673.949 other equipment Kapal 347.851 - - - - - 347.851 Vessels Kendaraan bermotor 9.154.506 3.084.055 (95.838) - (2 91.350) - 11 .851.373 Motor vehicles Mesin dan peralatan 116.595.877 1.694.459 - (69.148) 74 .286 - 11 8.295.474 Machinery and equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equip ment, heavy dan kendaraan 152.270.766 3.772.975 (52. 306) 47.607 (724.788) (172.009) 155.142.2 45 equipment and vehicles Sub-jumlah 507.714.862 17.526.400 (413.819 ) 47.607 (1.018.014) (172.009) 523.685.027 Sub-total Cadangan kerugian penurunan nilai 927.724 - - - - - 927.724 Allowance for impair ment losses Jumlah Tercatat 390.205.566 424.966.608 Net Carrying Amount 2025 2024 US$ US$ Beban pokok kontrak dan penjualan (Catatan 41) 14.237.752 11.702.015 Cost of contracts a nd goods sold (Note 41) Beban penjualan, umum dan Selling, general and admi nistrative administrasi (Catatan 42) 3.288.648 2.560.041 expe nses (Note 42) Jumlah 17.526.400 14.262.056 Total
Page 118
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 114 - Rincian aset dalam penyelesaian pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: Details of construction in-progress as of Septembe r 30, 2025 and December 31, 2024, are as follows: Manajemen tidak melihat adanya peristiwa yang akan menghambat penyelesaian aset dalam penyelesaian tersebut. Management does not foresee any events that may prevent the completion of the constructions in-progress. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada aset dalam penyelesaian sejumlah US$ 8.262.634 (2024: US$ 7.217.099) dengan tingkat kapitalisasi tahunan sebesar 13,38%. Borrowing costs capitalized to construction in progress amounted to US$ 8,262,634 (2024: US$ 7,217,099) with annual capitalized rate at 13.38%. Berdasarkan IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, KJA berhak menggunakan seluruh Barang Milik Negara yang diperoleh selama masa PKP2B sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku. Based on IUPK as a Continuation of Contract/ Agreement, KJA has the right to utilise all State- Owned Assets which had been acquired during the CCoW period in accordance with the prevailing laws and regulations. Hak Guna Bangunan (HGB) Building Use Rights (HGB) Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah di Bintaro, Tangerang Selatan seluas 40.343 meter persegi dengan Hak Guna Bangunan (HGB) yang akan jatuh tempo antara 2038 sampai 2040. The Company owns several pieces of land located in Bintaro, South Tangerang measuring 40,343 square meters with Building Use Rights (HGB) for certain periods expiring between 2038 to 2040. ILSS memiliki beberapa bidang tanah di Kariangau, Kalimantan Timur seluas 32.880 meter persegi dengan HGB selama 30 tahun dan tanggal berakhirnya hak pada bulan Juni 2025. Terkait dengan perjanjian konsesi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Balikpapan (Catatan 54), ILSS sedang mengurus perubahan ijin dari HGB menjadi hak pengelolaan. ILSS owns several pieces of land located in Kariangau, East Kalimantan measuring 32,880 square meters with HGB for a period of 30 years and expiration date in June 2025. In relation to the concession agreement with the Class 1 Harbormaster and Port Authority Office of Balikpapan (Note 54), ILSS is in the process of changing its land title f rom HGB to Hak Pengelolaan. IMU memiliki beberapa bidang tanah di Kariangau, Kalimantan Timur seluas 247.814 meter persegi dengan HGB selama 20 tahun dan tanggal berakhirnya hak berkisar antara tahun 2040 sampai dengan tahun 2045. IMU owns several pieces of land located in Kariangau, East Kalimantan measuring 247,814 square meters with HGB for a period of 20 years and expiration dates ranging from 2040 until 2045. TPEC memiliki beberapa bidang tanah yang berlokasi di Jakarta dengan hak legal berupa HGB untuk jangka waktu 20 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2029. TPEC owns several pieces of land located in Jakarta with legal rights in form of HGB for 20 years until 2029. TPE memiliki tanah yang berlokasi di Kelurahan Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan hak legal berupa HGB yang akan jatuh tempo pada 2044. TPE owns land located in Banyuraden Village, Subdistrict of Gamping, District of Sleman, Yogyakarta with legal rights in form of HGB until 2044. 2025 2024 US$ US$ Nilai realisasi 39.170 76.665 Proceeds Jumlah tercatat (7.128) (34.655) Net carrying amounts Keuntungan pelepasan 32.042 42.010 Gain on disposal Persentase Estimasi tahun Persentase Estimasi tahun Penyelesaian/ Akumulasi Biaya/ Penyelesaian/ Penyelesa ian/ Akumulasi Biaya/ Penyelesaian/ Percentage of Accumulated Estimated Year of Percentage of Accumulated Estimated Year of Completion Costs Completion Completion Costs Completion US$ US$ Bangunan, prasarana dan perbaikan Buildings, leaseho ld and bangunan 80 - 95% 2.169.180 2025 - 2026 80 - 98% 5.306.934 2025 - 2026 improvements Mesin dan peralatan 80 - 90% 176.606.188 2025 - 2026 80 - 90% 113.173.452 2025 - 2026 Machinery and equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equipment , heavy equipment dan kendaraan 80 - 95% 498.633 2026 80 - 9 5% 20.899.742 2026 and vehicles Jumlah 179.274.001 139.380.128 Total 30 September/September 30, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Page 119
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 115 - IMP memiliki beberapa bidang tanah di Batu Sopang, Kalimantan Timur seluas 199.800 meter persegi dengan HGB selama 30 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2051. IMP owns several pieces of land located in Batu Sopang, East Kalimantan measuring 199,800 square meters with HGB for 30 years until 2051. NAN memiliki tanah di Solo -Sragen, Jawa Tengah seluas 12.471 meter persegi dengan HGB selama 20 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2039. NAN owns land located in Solo -Sragen, Central Java measuring 12,471 square meters with HGB for 20 years until 2039. GSI memiliki sebidang tanah di Setiabudi, Jakarta seluas 632 meter persegi dengan HGB yang akan jatuh tempo di tahun 2038. GSI owns pieces of land located in Setiabudi, Jakarta measuring 632 square meters with HGB which will expire in 2038. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. Management believes that there will be no difficult y in the extension of the land rights since all the l ands were acquired legally and supported by sufficient evidence of ownership. Aset tetap yang dijaminkan Property, plant and equipment used as collateral TPE TPE Pada 21 Juni 2018, melalui Surat No. TPE/041/VI/2018, TPE menyetujui untuk menjaminkan aset berupa 2 bidang tanah (HGB No. 00467 dan HGB No. 00468) kepada Bank Mandiri untuk fasilitas kredit modal kerja yang diberikan kepada TPEC. On June 21, 2018, by Letter No. TPE/041/ VI/2018, TPE agreed to use as collateral the asset in form o f two plots of land (HGB No. 00467 and HGB No. 00468) to Bank Mandiri for working capital credit facility granted to TPEC. Pada tanggal 31 Desember 2024, aset berupa fidusia atas kendaraan dengan nilai buku US$ 2.331.703 dijadikan jaminan atas pinjaman TPE dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 27). On December 31 , 202 4, fiduciary security over vehicles with net book value fo US$ 2,331,703 was used as collateral for TPE’s loans from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 27). NAN NAN Tanah dan bangunan pabrik, SHGB No. 00183/ dagen atas nama NAN di Jl. Solo-Sragen KM 7, Karanganyar, Jawa Tengah dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman bank (Catatan 27). Land and factory building, SHGB No. 00183/ dagen owned by NAN located at Jl. Solo Sragen KM 7, Karanganyar, Central Java was used as collateral to bank loan (Note 27). Aset tetap dan sebagian aset hak -guna, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada beberapa perusahaan asuransi terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebagai berikut: Property, plant and equipment and certain right -of- use assets, except land, are insured with various insurance companies against fire, theft and other possible risks, as follows:
Page 120
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 116 - Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan timbulnya kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Management believes that the insurance coverages are adequate to cover possible losses on the relate d assets insured. Pada tanggal 30 September 2025, aset tetap termasuk aset yang telah habis disusutkan tetapi masih digunakan dengan harga perolehan sebesar US$ 450.915.998 (31 Desember 2024: US$ 488.356.231). As of September 30, 2025, property, plant and equipment include assets with acquisition cost of US$ 450,915,998 (December 31, 2024: US$ 488,356,231), that are fully depreciated but still in use. Penurunan nilai aset tetap Impairment of property, plant and equipment TPEC TPEC Pada tahun 2019, penurunan nilai atas bangunan adalah sebesar US$ 872.991. In 2019, the impairment loss of building amounted to US$ 872,991. Manajemen berkeyakinan bahwa penurunan nilai aset tetap tersebut adalah cukup pada akhir periode pelaporan. Management believes that the allowance for impairment of property, plant, and equipment is adequate at the end of reporting period. 22. ASET TIDAK LANCAR DIMILIKI UNTUK DIJUAL 22. NON-CURRENT ASSET HELD FOR SALE Pada tanggal 30 Juni 2025, TIME menandatangani perjanjian induk dan perjanjian jual beli bersyarat dengan IEMS, entitas anak EMITS, dimana TIME setuju untuk mengalihkan Perjanjian Sewa Daya dengan PT PLN Indonesia Geothermal (sebelumnya PT Indo Tenaga Hijau atau ITH) ( Perjanjian Sewa ), termasuk aset tetap yang terkait dengan Perjanjian Sewa, kepada IEMS, tunduk pada persetujuan dari ITH. On June 30, 2025, TIME entered into a master agreement and a conditional sale and purchase agreement with IEMS, a subsidiary of EMITS, wherein TIME agreed to novate its Power Lease Agreement entered with PT PLN Indonesia Geothermal (previously PT Indo Tenaga Hijau or ITH) ( Lease Agreement), including property and equipment related to this Lease Agreement, to IEMS, subject t o approval from ITH. Harga transaksi atas pengalihan adalah sebesar Rp 31 miliar (setara dengan US$ 1.902.774), Transaction price for the novation is agreed at Rp 31 billion (equivalent to US$ 1,902,774), while net 30 September/ 31 Desember/ Perusahaan asuransi/ Mata uang/ September 30, December 31, Insurance company Currency 2025 2024 PT Adi Antara Asia Rp 446.614.361.602 243.309. 482.710 PT Asuransi Cakrawala Proteksi Rp 340.079.183.139 161. 893.903.654 PT Asuransi Astra Buana Rp 153.224.101.200 153.224.101 .200 PT Asuransi Sinar Mas Rp 90.648.010.000 90.648.010.000 PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk Rp 70.999.923.377 70. 999.923.377 PT Asuransi Central Asia Rp 22.635.227.469 160.785.409 .083 PT MNC Asuransi Indonesia Rp 17.530.552.000 17.530.552.000 PT Asuransi Malacca Trust Wuwungan Indonesia Rp 1.000 .000.000 1.000.000.000 PT Lippo General Insurance Tbk Rp 184.680.000 184.680. 000 PT Asuransi Artarindo Rp - 5.257.257.788 PT Asuransi Cakrawala Proteksi US$ 389.173.460 343.441 .322 PT Aon Indonesia US$ 276.312.000 43.144.500 PT Asuransi Central Asia US$ 18.605.712 22.645.007 PT Asuransi Malacca Trust Wuwungan Indonesia US$ 17.4 15.922 17.415.922 PT Asuransi Jasa Indonesia US$ 14.884.569 14.884.569 PT Asuransi Tokio Marine Indonesia US$ 14.884.569 14.8 84.569 PT Asuransi Jasindo Syariah US$ 13.057.656 11.907.656 PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia US$ 11.163.427 11.1 63.427 PT Asuransi Tripakarta US$ 7.442.285 7.442.285 PT Asuransi Wahana Tata US$ 7.442.285 7.442.285 PT Asuransi Dayin Mitra Tbk US$ - 22.762 PT Asuransi Marsh Indonesia US$ - 37.505 Jumlah pertanggungan/ Sum insured
Page 121
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 117 - sementara nilai buku aset tetap terkait dengan Perjanjian Sewa sebesar US$ 1.933.660 pada tanggal 30 Juni 2025. book value of property and equipment related to the Lease Agreement amounted to US$ 1,933,660 as of June 30, 2025. Sebagai akibat dari perjanjian induk dan perjanjian jual beli bersyarat diatas, TIME melakukan reklasifikasi penyajian aset tetap terkait ke aset tidak lancar dimiliki untuk dijual. As result of the above master agreement and conditional sale and purchase agreement, TIME has reclassified presentation of the related property a nd equipment to non-current asset held for sale. Pada tanggal 30 Oktober 2025, para pihak telah menyelesaikan transaksi ini. On October 30, 2025, the parties have finalized th is transaction. 23. ASET HAK-GUNA 23. RIGHT-OF-USE ASSETS Grup menyewa beberapa aset termasuk ruang kantor, alat berat, peralatan dan kendaraan dan tanah. Masa sewa adalah 2 - 15 tahun. The Group leases several assets including office space, plant, equipment and vehicles and parcels of land. The average lease term is 2 - 15 years. Grup memiliki opsi untuk membeli peralatan berat tertentu dengan jumlah nominal pada akhir masa sewa. Kewajiban Grup dijamin dengan hak milik pesewa atas aset yang disewa untuk sewa tersebut. The Group has options to purchase certain heavy equipment for a nominal amount at the end of the lease term. The Group’s obligations are secured by the lessors’ title to the leased assets for such leases. Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset hak- guna dan liabilitas sewa adalah sebagai berikut: The reconciliation of right-of-use assets and lease liabilities by major classifications was as follows: 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Translasi/ December 31, 2024 Additions Deductions Translation 2024 US$ US$ US$ US$ US$ US$ Biaya perolehan: At cost: Gedung dan perbaikan gedung 7.303.410 8.936.400 122.873 (226.796) (12.381) 16.123.506 Building and improvements Kendaraan bermotor 5.235.997 431.716 - (38.669) (33.875) 5.595.169 Motor vehicles Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fixt ures and peralatan kantor lainnya 6.150.552 240.03 4 - - - 6.390.586 other equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equipme nt, heavy dan kendaraan 52.464.948 238.477 - - - 52.703.425 equipment and vehicles Aset dalam penyelesaian 219.263 - - - - 219.263 Construction in p rogress Jumlah 71.374.170 9.846.627 122.873 (2 65.465) (46.256) 81.031.949 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Gedung dan perbaikan gedung 6.782.180 5.517.126 5.585 (105.940) (3.510) 12.195.441 Building and improvements Kendaraan bermotor 5.397.014 245.355 - (38.669) (18.696) 5.585.004 Motor vehicles Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fixt ures and peralatan kantor lainnya 4.148.578 49.329 - - - 4.197.907 other equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equipme nt, heavy dan kendaraan 38.081.987 8.164.964 - - - 46.246.951 equipment and vehicles Jumlah 54.409.759 13.976.774 5.585 ( 144.609) (22.206) 68.225.303 Total Jumlah Tercatat Bersih 16.964.411 12.806.646 Net Carrying Amount Penambahan atas akuisisi entitas anak (Catatan 1)/ Addition due to acquisition of subsidiary (Note 1) ` Reklasifikasi 1 Januari/ (Catatan 21)/ 30 September/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Translasi/ Reclassifications September 30, 2025 Additions Deductions Translation (Note 21) 2025 US$ US$ US$ US$ US$ US$ Biaya perolehan: At cost: Gedung dan perbaikan gedung 16.123.506 1.499.348 (583.686) (410.610) - 16.628.558 Building and improvements Kendaraan bermotor 5.595.169 - (225.421) (14.156) - 5.355.592 Motor vehicles Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor lainnya 6.390.586 - - - - 6.390.586 other equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equipment, heavy dan kendaraan 52.703.425 14.860.887 (23.189.183) 301.372 (98.496) 44.578.005 equipment and vehicles Aset dalam penyelesaian 219.263 - - - 219.263 Construction in progress Jumlah 81.031.949 16.360.235 (23.998.290) (123.394) (98.496) 73.172.004 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Gedung dan perbaikan gedung 12.195.441 2.364.998 (583.686) (490.117) - 13.486.636 Building and improvements Kendaraan bermotor 5.585.004 9.305 (225.421) (36.128) - 5.332.760 Motor vehicles Perabotan, perlengkapan dan Office furniture, fixtures and peralatan kantor lainnya 4.197.907 1.923 - - - 4.199.830 other equipment Alat berat, peralatan, pengangkutan Plant, equipment, heavy dan kendaraan 46.246.951 7.492.783 (23.189.183) 695.303 (47.607) 31.198.247 equipment and vehicles Jumlah 68.225.303 9.869.009 (23.998.290) 169.058 (47.607) 54.217.473 Total Jumlah Tercatat Bersih 12.806.646 18.954.531 Net Carrying Amount
Page 122
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 118 - Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation expense was allocated to the following: Selama periode sembilan bulan yang berakhir tanggal 30 September 2025, sewa aset tetap tertentu telah berakhir. Kontrak yang telah berakhir digantikan dengan sewa baru untuk aset pendasar yang identik. Hal ini mengakibatkan penambahan pada aset hak- guna sebesar US$ 16.360.235 selama periode tersebut (2024: US$ 7.854.057). For the nine-month periods ended September 30, 2025, certain leases expired. The expired contracts were replaced by new leases for identical underlyin g assets. This resulted in additions to right-of- use assets of US$ 16,360,235 within the period (2024: US$ 7,854,057). Beberapa transaksi sewa gedung atau gudang dan alat berat, peralatan dan kendaraan mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh Grup sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi perpanjangan yang dimiliki hanya dapat diambil oleh Grup. Grup mengevaluasi pada awal dimulainya masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi perpanjangan. Grup mengevaluasi kembali penentuan ini apabila ada peristiwa signifikan atau ada perubahan keadaan signifikan di dalam kendali Grup. Some leases of buildings or warehouses and plant, equipment and vehicles contain extension options exercisable by the Group before the end of the non- cancellable contract period. The extension options held are exercisable only by the Group. The Group assesses at lease commencement whether it is reasonably certain to exercise the extension option s. The Group reassesses this assessment if there is a significant event or significant change in circumstances within its control. 24. ASET TIDAK BERWUJUD 24. INTANGIBLE ASSETS 2025 2024 US$ US$ Beban pokok kontrak dan penjualan Cost of contracts and goods sold (Catatan 41) 8.190.846 7.345.765 (Note 41) Beban penjualan umum dan administrasi Selling, general and administrative expenses (Catatan 42) 1.678.163 3.896.411 (Note 42) Jumlah 9.869.009 11.242.176 Total 1 Januari/ 30 September/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ September 30, 2025 Additions Deductions 2025 US$ US$ US$ Biaya perolehan At cost Akuisisi entitas anak perusahaan: Acquisition of sub sidiaries: Masmindo 15.580.233 - - 15.580.233 Masmindo IMP IMP TMK 5.008.781 - - 5.008.781 TMK JBP 2.976.523 - - 2.976.523 JBP DPP 1.525.782 - - 1.525.782 DPP NAN 3.817.300 - - 3.817.300 NAN PIM 3.607.267 - - 3.607.267 PIM BIG 2.072.816 - - 2.072.816 BI G EMB 1.367.520 - - 1.367.520 EMB Sub-jumlah 35.956.222 - - 35.956.222 Sub-total Pengembangan sistem dan perangkat System development and lunak komputer 14.107.027 215.253 - 14.322.280 computer software Aset tidak berwujud lainnya 3.555.846 1 .124.517 (13.852) 4.666.51 1 Other intangible asset Jumlah 53.619.095 1.339.770 (1 3.852) 54.945.013 Total Akumulasi amortisasi Accumulated amortization Akuisisi entitas anak perusahaan: Acquisition of sub sidiaries: IMP IMP TMK 815.668 175.653 - 991.321 TMK JBP 387.777 83.506 - 471.283 JBP DPP 147.918 42.805 - 190.723 DPP NAN 211.818 146.054 357. 872 NAN PIM 661.884 297.848 - 959.732 PIM BIG 403.263 157.799 - 561.062 BIG EMB 532.151 219.949 - 752.100 EMB Sub-jumlah 3.160.479 1.123.614 - 4.284.093 Sub-total Pengembangan sistem dan perangkat System development and lunak komputer 11.196.006 627.246 - 11.823.252 computer software Aset tidak berwujud lainnya 1.062.388 3 11.795 (462) 1.540.2 01 Other intangible asset Jumlah 15.418.873 2.062.655 (4 62) 17.647.546 Total Cadangan kerugian penurunan nilai 678.023 - - 678.023 Allowance for impairment losses Jumlah Tercatat 37.522.199 36.619.444 Net Carrying Amount
Page 123
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 119 - Penambahan atas akuisisi entitas anak (Catatan 1d)/ Addition due to 1 Januari/ acquisition of 31 Desember/ January 1, subsidiary Penambahan/ Pengurangan/ December 31, 2024 (Note 1d) Additions Deductions 2024 US$ US$ US$ US$ US$ Biaya perolehan At cost Akuisisi entitas anak perusahaan: Acquisition of sub sidiaries: KJA 701.662.765 - - (701.662.765) - KJA MEA (Catatan 1d) 65.071.555 - - (65.071.555) - MEA (Note 1d) Masmindo 15.580.233 - - - 15.580.233 Masmindo IMP IMP TMK 5.008.781 - - - 5.008 .781 TMK JBP 2.976.523 - - - 2.976 .523 JBP DPP 1.525.782 - - - 1.525 .782 DPP TCG (Catatan 1d) 2.719.901 - - (2.719.901) - TCG (Note 1d) NAN - 3.817.300 - - 3.817.300 NA N PIM 3.607.267 - - 3.607.267 PIM BIG 2.072.816 - - - 2.072 .816 BIG EMB 1.367.520 - - - 1.367. 520 EMB Sub-jumlah 801.593.143 3.817.300 - (769.454.221) 35.956.222 Sub-total Pengembangan sistem dan perangkat System development and lunak komputer 13.131.696 163.389 811.942 - 14. 107.027 computer software Aset tidak berwujud lainnya 1.593.765 359.418 1.602.663 - 3.555.846 Other intangible a sset Jumlah 816.318.604 4.340.107 2.4 14.605 (769.454.221) 53.619.095 Total Akumulasi amortisasi Accumulated amortization Akuisisi entitas anak perusahaan: Acquisition of sub sidiaries: KJA 701.662.765 - - (701.662.765) - KJA MEA 34.859.758 - - (34.859.758) - MEA IMP (Catatan 1d) IMP (Note 1d) TMK 626.098 - 189.570 - 815.668 TMK JBP 297.652 - 90.125 - 387.777 JBP DPP 101.719 - 46.199 - 147.918 DPP TCG (Catatan 1d) 194.278 - 48.570 (242.848) - TCG (Note 1d) NAN - - 211.818 - 211.8 18 NAN PIM 264.754 - 397.130 - 661.884 PIM BIG 192.865 - 210.398 - 403.263 BIG EMB 291.369 - 240.782 - 532.151 EMB Sub-jumlah 738.491.258 - 1.434.592 (736.765.371) 3.160.479 Sub-total Pengembangan sistem dan perangkat System development and lunak komputer 10.162.954 151.585 881.467 - 11. 196.006 computer software Aset tidak berwujud lainnya 13.437 209.9 67 838.984 - 1.062.388 Other intangible asset Jumlah 748.667.649 361.552 3. 155.043 (736.765.371) 15.418.873 Total Cadangan kerugian penurunan nilai 30.889.820 - 853.758 (31. 065.555) 678.023 Allowance for impairment losses Jumlah Tercatat 36.761.135 37.522.199 Net Carrying Amount Beban amortisasi dialokasikan sebagai berikut: Am ortization expense was allocated to the following: KJA KJA Aset tidak berwujud ini terkait dengan hak tambang (PKP2B) Kideco yang telah berakhir pada bulan Maret 2023, sehingga aset ini juga telah diamortisasi secara penuh pada tanggal 31 Maret 2023. Untuk keperluan penyajian, karena KJA sudah mendapatkan ijin IUPK sebagai kelanjutan dari PKP2B, seluruh saldo harga perolehan dan akumulasi amortisasi aset tidak berwujud yang terkait dengan PKP2B dengan nilai buku US$ nihil, tidak disajikan di tabel diatas. The intangible assets pertain to mining rights (CC oW) of Kideco which expired in March 2023, hence such asset was also fully amortized as of March 31, 2023. For presentation purpose, as KJA has already obtained IUPK as a continuation of CCoW, all cost and accumulated amortization of the intangible assets related to CCoW with net book value of US$ nil was not presented in the above table. MEA MEA Aset tidak berwujud ini berasal dari akuisisi MEA yang bergerak di bidang pertambangan batubara The intangible assets resulted from the acquisition of MEA, a company engaged in business of mining 2025 2024 US$ US$ Disajikan secara terpisah dalam laba rugi 1.123.614 9 81.258 Recognized separately in profit or loss Beban pokok kontrak dan penjualan (Catatan 41) 216.002 300.814 Cos t of contracts and goods sold (Note 41) Beban penjualan, umum dan administrasi Selling, gene ral and administrative (Catatan 42) 723.039 246.790 expenses (Note 42) Jumlah 2.062.655 1.528.862 Total
Page 124
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 120 - dengan Izin Usaha Pertambangan yang terletak di Kutai Timur – Kalimantan Timur. activities under Mining Coal Exploration Permit located in the East Kutai – East Kalimantan. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach with Excess Earnings method. Dengan pertimbangan bahwa aset batubara di MEA saat ini tidak akan dapat memberikan hasil yang menguntungkan pada kondisi pasar batubara saat ini, manajemen IIR memutuskan untuk melakukan pencadangan atas penurunan nilai aset tersebut pada akhir tahun 2015 sebesar US$ 30.211.797. In the view that its coal assets in MEA project are not economically viable at the current coal market condition, management of IIR has decided to provide full provision for impairment on those assets at end of 2015 amounting to US$ 30,211,797. Pada tahun 2024, IIR melakukan divestasi atas sahamnya di MEA (Catatan 1). In 2024, IIR divested its investment in MEA (Note 1). Masmindo Masmindo Aset tidak berwujud ini (hak tambang) berasal dari akuisisi Masmindo yang bergerak di bidang pertambangan emas dengan wilayah PKP2B yang terletak di Sulawesi Selatan. The intangible assets (mining rights) resulted from the acquisition of Masmindo, a company engaged in the business of gold mining activities with CCoW area located in the South Sulawesi. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Arus Kas Diskonto Greenfield. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Greenfield Discounted Cashflow method. TMK TMK Aset tidak berwujud ini berupa Hak Pemanfaatan Hutan yang berasal dari akuisisi TMK yang bergerak di bidang pengusahaan hutan dengan luas lahan 82.805 Ha (Tidak diaudit) yang berada di Kalimantan Timur. The intangible assets is in the form of Forest Utilization Rights resulted from the acquisition of TMK, a company engaged in the business of forest exploitation with total area of 82,805 Ha (Unaudited) located in East Kalimantan. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 24 tahun. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 24 years. JBP JBP Aset tidak berwujud ini berupa Hak Pemanfaatan Hutan yang berasal dari akuisisi JBP yang bergerak di bidang pengusahaan hutan dengan luas lahan 23.590 Ha (Tidak diaudit) yang berada di Kalimantan Timur. The intangible assets is in the form of Forest Utilization Rights resulted from the acquisition of JBP, a company engaged in the business of forest exploitation with total area of 23,590 Ha (Unaudited) located in East Kalimantan. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 30 tahun. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 30 years.
Page 125
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 121 - DPP DPP Aset tidak berwujud ini berupa Hak Pemanfaatan Hutan yang berasal dari akuisisi DPP yang bergerak di bidang pengusahaan hutan dengan luas lahan 29.485 Ha (Tidak diaudit) yang berada di Kalimantan Timur. The intangible assets is in the form of Forest Utilization Rights resulted from the acquisition of DPP, a company engaged in the business of forest exploitation with total area of 29,485 Ha (Unaudited) located in East Kalimantan. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 30 tahun. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 30 years. TCG TCG Aset tidak berwujud ini berupa Hak Pemanfaatan Hutan yang berasal dari akuisisi TCG yang bergerak di bidang pengusahaan hutan dengan luas lahan 24.287 Ha (Tidak diaudit) yang berada di Kalimantan Timur. The intangible assets is in the form of Forest Utilization Rights resulted from the acquisition of TCG, a company engaged in the business of forest exploitation with total area of 24,287 Ha (Unaudited) located in East Kalimantan. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 28 tahun. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 28 years. Pada tahun 2024, IMP melakukan divestasi atas sahamnya di TCG sehingga sisa nilai buku aset tidak berwujud terkait TCG dihapuskan (Catatan 1d). In 2024, IMP divested its investment in TCG hence remaining book value of intangible assets related t o TCG was written off (Note 1d). NAN NAN Aset tidak berwujud ini berasal dari akuisisi NAN, perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan minyak atsiri dan bahan aroma kimia yang berlokasi di Solo Sragen - Jawa Tengah dan terkait dengan database pelanggan NAN. Penilaian aset tidak berwujud ini berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaian menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 16 tahun. The intangible assets resulted from acquisition of NAN, a company engaged in the processing business industry of essential oil and aroma chemical locate d in Solo Sragen - Central Java and pertain to its customer database. The valuation of such intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 16 years. PIM PIM Aset tidak berwujud ini (hak tambang) berasal dari akuisisi PIM yang memiliki dua entitas anak, yaitu PT Mekko Metal Mining (MMM) dan PT Perkasa Alumina Indonesia. Hak tambang ini merupakan ijin usaha pertambangan bauksit yang dimiliki oleh MMM, yang terletak di Kalimantan Barat dan berlaku sampai dengan Mei 2032. The intangible assets (mining rights) resulted from the acquisition of PIM, which has two subsidiaries, namely PT Mekko Metal Mining (MMM) and PT Perkasa Alumina Indonesia. Such mining rights refer to bauxite mining license owned by MMM, located in West Kalimantan and is valid until May 2032. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method.
Page 126
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 122 - BIG BIG Aset tidak berwujud terkait dengan perjanjian distribusi eksklusif untuk penjualan produk molecular diagnostic yang diberikan oleh Bioneer Corporation dalam rangka setoran modal non tunai pada PT Bioneer Indika Group. The intangible asset pertains to exclusive distribution agreement related to sales of diagnostic molecular products, provided by Bioneer Corporation as non- cash capital injection in PT Bioneer Indika Group. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 10 tahun. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 10 years. EMB EMB Aset tidak berwujud berasal dari akuisisi EMB dan terkait dengan perjanjian distributor antara EMB dan pihak ketiga, dimana EMB ditunjuk sebagai distributor dari produk pihak ketiga di wilayah Republik Indonesia. The intangible assets resulted from the acquisition of EMB and was referred to distributorship agreement entered between EMB and a third party, where EMB was appointed as distributor for the third party’s products in the territory of Indonesia. Nilai wajar aset tidak berwujud tersebut berdasarkan laporan penilaian dari penilai independen. Penilaia n menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Kelebihan Pendapatan Beberapa Periode. Fair value of the intangible assets was based on a valuation report prepared by an independent appraiser. The valuation is based on income approach using Multiple Period Excess Earnings method. Aset tak berwujud akan diamortisasi selama estimasi masa manfaat 5 tahun. The intangible asset will be amortized over the estimated useful life of 5 years. PT Zebra Cross Teknologi Selama tahun 2022, PT Zebra Cross Teknologi telah membuat cadangan penurunan nilai atas perangkat lunak komputer yang dikembangkan secara internal sebesar US$ 678.023. PT Zebra Cross Teknologi During year 2022, PT Zebra Cross Teknologi has made provision for impairment on its internal developed software program at the amount of US$ 678,023. 25. GOODWILL 25. GOODWILL Akun ini merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset bersih entitas anak setelah dikurangi akumulas i penurunan nilai. This account represents the excess of acquisition cost over the Company’s interest in the fair value of th e net assets of subsidiaries net of accumulated impairment.
Page 127
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 123 - Sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup, goodwill diuji penurunan nilainya secara tahunan (Catatan 3u). Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah (UPK). In accordance with the Group’s accounting policy, goodwill is tested for impairment annually (Note 3u). For the purpose of assessing impairment, assets are grouped at the lowest level for which there are separately identifiable cash flows (CGU). Grup menggunakan pendekatan pendapatan untuk menguji penurunan nilai UPK tertentu. Pendekatan pendapatan didasarkan atas nilai arus kas masa depan yang akan dihasilkan oleh suatu bisnis berdasarkan masing-masing UPK izin tambang. Metode Diskonto Arus Kas meliputi proyeksi arus kas dan mendiskontokannya menjadi nilai kini. Proses pendiskontoan menggunakan tingkat pengembalian yang sesuai dengan risiko terkait dengan bisnis ata u aset dan nilai waktu uang sebesar 9,73% pada tahun 2025 (2024: 9,73%). The Group used an income approach to assess the impairment value of certain CGU. The income approach is predicated upon the value of the future cash flows that a business will generate going forward based on the respective CGU’s mining license. The Discounted Cash Flow method was used which involves projecting cash flows and converting them to a present value equivalent through discounting. The discounting process uses a rate of return that is commensurate with the risk associated with the business or asset and the time value of money of 9.73% in 2025 (2024: 9.73%). Per tanggal 30 September 2025, setiap kemungkinan perubahan yang wajar pada tingkat diskonto dan pertumbuhan pendapatan yang diterapkan pada perhitungan value-in-use, kemungkinan besar tidak akan membuat jumlah terpulihkan goodwill atas akuisisi KJA menjadi di bawah nilai tercatat. Setel ah penilaian penurunan nilai selesai, manajemen telah menyimpulkan bahwa terdapat ruang yang cukup. As of September 30, 2025, any reasonably possible change to the discount rate and revenue growth applied to the value-in-use calculation is not likely to cause the recoverable amount of goodwill on the acquisition of KJA to be below the carrying amount. Upon completion of the impairment assessment, management has concluded that there is adequate headroom. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Biaya Perolehan Cost PT Kideco Jaya Agung 635.124.678 635.124.678 PT Kideco Jaya Agung Nusantara Resources Ltd 5.777.014 5.777.0 14 Nusantara Resources Ltd PT Natura Aromatik Nusantara PT Natura Aromatik Nus antara (NAN) (Catatan 1d) 2.769.888 2.140.846 (NAN) (Note 1d) PT Telaga Mas Kalimantan 3.200.930 3.200. 930 PT Telaga Mas Kalimantan PT Rockgeo Energi Nusantara 2.012.519 2.0 12.519 PT Rockgeo Energi Nusantara PT Trisetia CitaGraha (TCG) - 1.224.188 PT Trisetia CitaGraha (TCG) PT Perkasa Investama Mineral 832.356 83 2.356 PT Perkasa Investama Mineral PT Diva Perdana Pesona 697.384 697.384 PT Diva Perdana Pesona PT Mekko Metal Mining 295.139 295.139 PT Mekko Metal Mining Jumlah 650.709.908 651.305.054 Total Divestasi TCG (Catatan 1d) - ( 1.224.188) Divestment of TCG (Note 1d) Jumlah tercatat bersih 650.709.908 650.080.866 Net carrying amount Perubahan nilai tercatat bersih: Movement in net car rying amount: Saldo awal 650.080.866 649.164.208 Begi nning balance Penambahan karena akuisisi NAN 629.042 2.140.846 Addition due to acquisition of NAN Divestasi TCG (Catatan 1d) - ( 1.224.188) Divestment of TCG (Note 1d) Saldo akhir 650.709.908 650.080.866 Endi ng balance
Page 128
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 124 - 26. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 26. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS Cross Currency Swap Cross Currency Swap Pada tanggal 25 Juni 2025, Perusahaan menandatangani transaksi Cross Currency Swap (CCS) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”) dan PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) untuk lindung nilai terhadap resiko selisih kurs dan suku bunga atas pinjaman dalam mata uang Rupiah pada fasilitas sindikasi sebesar US$ 203.000.000 dan Rp2.801.880.000.000 yang digunakan untuk membiayai proyek emas Awakmas (Catatan 54). On June 25, 2025, the Company entered into Cross Currency Swap (CCS) with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”) and PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) to hedge its exposure on foreign exchange and interest rate on Rupiah denominated loans from the syndicated loan facility amounting to US$203,000,000 and Rp 2,801,880,000,000 for financing of Awakmas gold project (Note 54). Berdasarkan CCS, Perusahaan setuju (1) untuk membayar bunga dan pokok pinjaman tetap dalam US Dollar setiap bulan dan (2) untuk menerima pembayaran pokok pinjaman Rupiah setiap bulan serta bunga yang dihitung berdasarkan INDONIA. Eksposur terhadap risiko kredit pihak lawan (counterparty) dianggap rendah karena perpanjian ini dibuat dengan lembaga keuangan terpercaya dengan peringkat kredit yang kuat yang diharapkan memenuhi ketentuan sesuai dengan perjanjian. Under the CCS, the Company agrees (1) to pay monthly fixed US Dollar interest and loan principal payment and (2) to receive monthly Rupiah loan principal payment and interest charged at INDONIA rate. Exposure to counterparty credit risk is considered low because these agreements have been entered into with major creditworthy institutions with strong credit ratings, and they are expected to perform fully under terms of the agreements. Estimasi nilai wajar liabilitas derivatif Perusahaa n yang ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai yang dicatat pada nilai wajar adalah sebagai berikut: The estimated fair values of the Company’s derivative liabilities designated and effective as hedging instruments carried at fair value are summarized below: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Liabilitas derivatif atas: Derivative liability on: Cross currency swap 11.523.066 - Cr oss currency swap Pinjaman yang dapat dikonversikan 9.294.353 9.294.35 3 Convertible loans (Note 32) (Catatan 32) 20.817.419 9.294.353
Page 129
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 125 - 27. PINJAMAN JANGKA PENDEK 27. SHORT-TERM LOANS Rincian fasilitas pinjaman diatas adalah sebagai berikut: Details of the above facilities are as follows: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Utang bank Bank loans Rupiah Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Pers ero) Tbk, Cabang Jakarta 17.058.153 38.720.186 J akarta branch PT Bank Central Asia Tbk 1.631.347 - PT Bank Central Asia Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk 1.576.005 1.325.071 PT Bank OCBC NISP Tbk Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar PT Bank KB Indonesia Tbk 1.631.551 1.631.55 1 PT Bank KB Indonesia Tbk PT Bank Central Asia Tbk - 2.6 54.115 PT Bank Central Asia Tbk Standard Chartered Bank, cabang Standard Chartered B ank, Jakarta - 25.000.000 Jakart a branch Yuan Renminbi Yuan Renminbi Standard Chartered Bank, cabang Standard Chartered B ank, Jakarta 2.290.032 273.998 Jakarta branch Subjumlah 24.187.088 69.604.921 Subtot al Pinjaman lainnya Other loans Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia 5.746.697 - Indonesian Export Financ ing Institution Subjumlah 5.746.697 - Subtotal Bunga masih harus dibayar 262.246 399.27 3 Accrued interest Jumlah 30.196.031 70.004.194 Total Fasilitas Tingkat bunga Jenis fasilitas/ maksimum/ Tanggal per tahun/ 30 Septe mber/ 31 Desember/ Entitas/ Type of Mata Uang/ Maximum Tanggal perjanjian/ jatuh tempo/ Interest rate September 30, December 31, Entities facilities Currency facility Agreement date Mat urity date per annum 2025 2024 US$ US$ PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, TPEC Kredit modal kerj a/ US$ 28.400.000 2 November/ 13 Nov ember 2025/ USD - SOFR 1 bulan + 3% 17.058.153 14.589.778 Cabang Jakarta/ Jakarta branch Working capital loan November 2, 2022 N ovember 13, 2025 IDR - INDONIA 1 bulan + 2.25%/ (Mandiri) USD - SOFR 1 month + 3% IDR - INDONIA 1 month + 2.25% KJA Talangan dana devisa hasil Rp 2.000.000.000.000 22 Desember/ 22 Januari 2025/ 0,5% per tahun di a tas - 24.130.408 ekspor sumber daya alam December 22, 2023 January 22, 2025 tingkat suku bunga Rekening (“DHE SDA”) dan/and Khusus Giro Escrow DHE treasury line SDA yang menjadi agunan/ 0.5% per annum above the interest rate of Current Escrow Account DHE SDA which becomes collateral PT Bank Central Asia Tbk (BCA) PGE Time Loan Revolving/ Rp 35.000.000.000 3 Juni 2025/ 29 Agustus 2026/ 5,85%/ 1.631.347 - Time Loan Revolving June 3, 2025 August 29, 2026 5.85% Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia NAN Kredit modal kerja ekspor/ US$ 10.000.000 1 Agus tus 2025/ 1 Agustus 2026/ 6,9% 5.746.697 - Export working capital loan August 1, 2025 August 1, 2026 PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Fasilitas kredit eksp or/ US$ 4.800.000 13 Desember 202 4/ 31 Desember 2025/ 6% - 1.956.0 00 Export credit facility December 13, 2024 December 31, 2025 Overdraft/ Overdraft US$ 949.991 13 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 6% - 698.115 December 13, 2024 December 31, 2025 PT Bank KB Indonesia Tbk EMB Kredit modal kerja/ US$ 10 .000.000 21 Oktober 2024/ 2 Novemb er 2025/ SOFR 3 bulan + 3%/ 1.631.551 1.63 1.551 (KB Bank) Working capital loan October 21, 2024 November 2, 202 5 SOFR 3 month + 3% PT Bank OCBC NISP Tbk XTI Uncomitted demand loan/ Rp 35.000.000.000 17 Oktober/ 17 Oktober 2025/ 8% 1.576.005 1.325.071 (OCBC) Uncomitted demand loan October 17, 2023 October 17, 2 025*) Standard Chartered Bank, cabang EMI Pinjaman jangka pendek/ US$ 10.000.000 12 Maret 2025/ 20 Januari 2026/ Cost of fund + 2,25%/ 2.290.032 273.998 Jakarta/ Jakarta Branch Short-term loans March 25, 2025 January 20, 2026 Cost of fund + 2.25% (SCB) Perusahaan/ Short-term loan US$ 25.000.000 24 Juli/ 31 Maret 2025/ Cost of fund + 1,5%/ - 25.000.000 The Company July 24, 2024 March 31, 2025 Cost of fund + 1.5% Jumlah pokok pinjaman/ Total principal loan 29.933.785 69.604.921 Bunga yang masih harus dibayar/ Accrued interest 262.246 399.273 Jumlah/ Total 30.196.031 70.004.194 *) Pada saat ini, XTI sedang diskusi dengan OCBC te rkait dengan perpanjangan fasilitas dan beberapa pe rubahan persyaratan dan kondisi dalam fasilitas. XTI is currently discussing with OCBC related to the extension of the facilities and certain amendments of terms and condition of the facilities. Kreditur/ Creditors
Page 130
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 126 - Perjanjian fasilitas kredit dengan Mandiri, BCA, KB Bank, OCBC dan LPEI mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan (Catatan 54). Credit facility agreements with Mandiri, BCA, KB Bank, OCBC and LPEI contain certain covenants to maintain financial ratios (Note 54). 28. UTANG USAHA 28. TRADE ACCOUNTS PAYABLE Utang usaha atas jasa sub-kontraktor dan pembelian barang dan jasa dari pihak ketiga memiliki jangka waktu kredit antara 14 sampai dengan 60 hari. Tidak ada bunga yang dibebankan pada utang usaha. Trade accounts payable to sub-contractors and purchase of goods and services transactions from third parties has credit terms of 14 to 60 days. No interest is charged to the trade accounts payable. 29. UTANG PAJAK 29. TAXES PAYABLE 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ a. Berdasarkan pemasok a. By creditor Pihak berelasi (Catatan 52) 5.150.900 3.882 .042 Related parties (Note 52) Pihak ketiga Third parties Pemasok lokal 246.840.902 285.772.465 Lo cal suppliers Pemasok luar negeri 47.692.668 12.485.255 Foreign suppliers Jumlah pihak ketiga 294.533.570 298.257.720 Total third parties Jumlah 299.684.470 302.139.762 Total b. Berdasarkan mata uang b. By currency Rupiah 200.839.180 231.067.925 Rupiah Dollar Amerika Serikat 98.425.700 70.131.532 U.S. Dollar Euro 388.874 652.025 Euro Dollar Singapura 28.120 285.055 Singapore Dollar Dollar Australia 2.596 3.225 Australian Dollar Jumlah 299.684.470 302.139.762 Total 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Pajak kini Current tax Entitas anak Subsidiaries 2025 (Catatan 47) 5.447.818 - 2025 (Note 47) 2024 600.000 1.572.649 2024 2023 - 386.104 2023 Pajak penghasilan Income tax Pasal 4(2) 250.352 443.720 Article 4(2) Pasal 15 165.228 191.914 Article 15 Pasal 21 1.680.059 1.705.859 A rticle 21 Pasal 22 49.023 22.346 Article 22 Pasal 23 1.315.709 1.353.533 A rticle 23 Pasal 25 1.216.599 1.010.181 A rticle 25 Pasal 26 2.427.463 2.392.452 A rticle 26 Pajak pertambahan nilai 4.917.039 4.104.549 Value added tax Jumlah 18.069.290 13.183.307 Total
Page 131
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 127 - 30. UTANG LAIN-LAIN KEPADA PIHAK KETIGA DAN BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR 30. OTHER ACCOUNTS PAYABLE TO THIRD PARTIES AND ACCRUED EXPENSES 31. PINJAMAN JANGKA PANJANG 31. LONG-TERM LOANS 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Biaya konstruksi dan sub-kontraktor 34.937.148 22.765.023 Construction and sub-contractor s expenses Pengapalan dan transportasi 13.577.145 9.359. 980 Shipping and transportation Gaji, insentif, dan bonus karyawan 12.292.188 14.590.742 Salaries, employees' incentives and bonus PNBP bagian pemerintah pusat dan daerah 8.849.459 15.742.261 PNBP for central and local government's share Perbaikan dan pemeliharaan 6.763.722 6.163. 530 Repair and maintenance Utang royalti kepada pemerintah 5.008.406 5 .519.690 Royalty payable to government Kewajiban rehabilitasi Daerah Aliran Watershed/ Daerah Aliran Sungai (“DAS”) Sungai ("DAS") - 5.400.000 rehabilitation obligation Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 5 juta) 37.207.832 40.824.022 Othe rs (each below US$ 5 million) Jumlah 118.635.900 120.365.248 Total 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Pihak berelasi (Catatan 52) 585.295 1.07 6.401 Related party (Note 52) Pihak ketiga Third parties Utang bank Bank loans Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar Pinjaman Sindikasi 307.125.000 455.990.280 Syndicated Loans PT Bank DBS Indonesia 38.350.000 49.200.000 PT Bank DBS Indonesia Rupiah Rupiah Pinjaman Sindikasi 167.978.417 - Syndicated Loans PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 12.020.384 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Jumlah 525.473.801 505.190.280 Total Biaya yang belum diamortisasi (3.309.965) (3. 533.309) Unamortized cost Bunga masih harus dibayar 1.196.181 240.350 Accrued interest Jumlah 523.360.017 501.897.321 Total Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (73.332.489) (56.892.368) Less current maturities Pinjaman jangka panjang - bersih 450.027.528 4 45.004.953 Long-term loans - net Jadwal pembayaran pokok pinjaman Schedule of princip al repayment Pada tahun pertama 72.136.309 56.630.280 In the first year Pada tahun kedua 106.917.725 144.500.000 In the second year Pada tahun ketiga dan seterusnya 346.419.767 3 04.060.000 In the third year and onwards Jumlah 525.473.801 505.190.280 Total Tingkat suku bunga per tahun Interest rates per annu m Dollar Amerika Serikat 5,60% - 6,81% 5,89% - 7,09% U.S. Dollar Rupiah 6,31% - 7,42% - Rupiah
Page 132
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 128 - Rincian fasilitas pinjaman jangka panjang adalah sebagai berikut: Details of long-term loan facilities are as follows: Pinjaman Sindikasi Syndicated Loans Fasilitas US$ 300.000.000 Pada tahun 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit sebesar US$ 300.000.000 dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ("Mandiri") (Catatan 54). Pada tanggal 29 April 2024, Perusahaan melakukan penarikan atas keseluruhan fasilitas yang disediakan, dimana dana tersebut digunakan untuk melunasi seluruh utang obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2024. Utang bank akan dicicil sesuai dengan pembayaran yang telah disepakati dalam fasilitas pinjaman. Perjanji an fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untu k mempertahankan rasio keuangan. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi persyaratan tersebut. US$ 300,000,000 facility In 2023, the Company obtained US$ 300,000,000 credit facility from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ("Mandiri") (Note 54). On April 29, 2024, the Company has made full drawdown of the provided facility, which proceeds were used to pay all the outstanding bonds obligation due in 2024. The loan will be repaid on installment basis, based on payment schedule as agreed in the loan facility. The credit facility agreement contains certain covenants to maintain financial ratios. As of September 30, 2025 and December 31, 2024, the Company has complied with these covenants. Fasilitas US$ 203.000.000 dan Rp 2.801.880.000.000 US$ 203,000,000 and Rp2,801,880,000,000 facility Pada bulan Juni 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit sebesar US$ 203.000.000 dan Rp 2.801.880.000.000 dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Bank BNI”), PT Bank UOB Indonesia (“UOB”), dan PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) (Catatan 54) yang akan digunakan untuk melunasi jumlah terutang fasilitas US$ 250.000.000 yang didiskusikan dibawah dan membiayai proyek emas Awakmas. In June 2025, the Company obtained US$ 203,000,000 and Rp2,801,880,000,000 credit facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Bank BNI”), PT Bank UOB Indonesia (“UOB”), and PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) (Note 54) to repay the outstanding loan under US$250,000,000 facility discussed below and to finance project Gold Awakmas. Tanggal jatuh tempo Tingkat bunga fasilitas/ per tahun/ 30 September/ 31 Desember/ Entitas/ Jenis fasilitas/ Mata Uang/ Fasilitas maksimu m/ Tanggal perjanjian/ Maturity date Interest rate September 30, December 31, Entities Type of facility Currency Maximum facility Agr eement date of facility per annum 2025 2024 US$ US$ US$ US$ Pinjaman Sindikasi Perusahaan Kredit pembiayaan/ US$ 3 00.000.000 29 April/ 31 Desember 2028/ 277 .125.000 294.000.000 Financing credit April 29, 2024 December 31, 2028 Perusahaan Kredit pembiayaan/ Financing credit US$ dan/ and Rp US$203.000.000 dan/and Rp2.801.880.000.000 Fasilitas US$: SOFR + 1.75% sampai dengan Tanggal Operasi Komersial dan SOFR + 1.65% setelah Tanggal Operasi Komersial Fasilitas Rp: INDONIA + 1.6%/ US$ Facility: SOFR + 1,75% until the Commercial Operation Date and SOFR + 1,65% after the Commercial Operation Date Rp Facility: INDONIA + 1,6% 30.000.000 167.978.417 - - Perusahaan Kredit pembiayaan/ Financing credit US$ 250.000.000 2 Maret 2023/ March 2, 2023 2 Maret 2028/ March 2, 2028 SOFR + (2,25%-2,5%)/ SOFR + (2.25%-2.5%) - 161.990.280 PT Bank DBS Indonesia KGTE US$ 50.000.000 20 September/ 28 Maret/ SOFR 3 bulan + 1,3%/ 23.100.0 00 33.950.000 September 20, 2023 March 28 , 2027 SOFR 3 months + 1.3% JBP US$ 22.500.000 18 April/ 18 April/ SOF R + 2,25%/ 15.250.000 15.250.000 April 18, 2022 April 18 , 2027 SOFR + 2.25% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KBN Rp 210.000.000.000 26 Juni/ 31 Desember/ INDONIA 3 bulan + 1,65%/ 12. 020.384 - June 26, 2025 December 31, 2033 INDONIA 3 months + 1.65% Subtotal 525.473.801 505.190.280 Biaya yang belum diamortisasi/ Unamortized cost (3.309.965) (3.533.309) Bunga yang masih harus dibayar/ Accrued interest 1.196.181 240.350 Jumlah/ Total 523.360.017 501.897.321 Fasilitas pengeluaran modal (amortizing term loan )/ Capital expenditure facility (amortizing term loan) Kredit pembiayaan/ Financing credit Nama kreditur/ Name of creditors Kredit investasi/ Investment credit SOFR 3 bulan + 1,55/ SOFR 3 months + 1.55% 25 Juni 2025/ June 25, 2025 25 Juni 2030/ June 25, 2030
Page 133
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 129 - Utang bank akan dicicil sesuai dengan pembayaran yang telah disepakati dalam fasilitas pinjaman. The loan will be repaid on installment basis, based on payment schedule as agreed in the loan facility. Sampai dengan tanggal 30 September 2025, Perusahaan telah menarik US$ 30.000.000 dan Rp 2.801.880.000.000 dari fasilitas ini. Up to September 30, 2025, the Company has drawn US$ 30,000,000 and Rp 2,801,880,000,000 from this facility. Perjanjian fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan. Pada tanggal 30 September 2025, Perusahaan telah memenuhi persyaratan tersebut. The credit facility agreement contains certain covenants to maintain financial ratios. As of September 30, 2025, the Company has complied with these covenants. Fasilitas US$ 250.000.000 Pada tahun 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit sebesar US$ 250.000.000 dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Bank BNI”), PT Bank UOB Indonesia (“UOB”), PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) and PT Bank KB Indonesia Tbk. (“KB Bank”) (Catatan 54). Perusahaan telah menarik US$ 202.000.000 dari fasilitas ini. Utang bank akan dicicil sesuai dengan pembayaran yang telah disepakati dalam fasilitas pinjaman. US$ 250,000,000 facility In 2023, the Company obtained US$ 250,000,000 credit facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Bank BNI”), PT Bank UOB Indonesia (“UOB”), PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) and PT Bank KB Indonesia Tbk. (“KB Bank”) (Note 54). The Company has drawn US$ 202,000,000 from this facility. The loan will be repaid on installment basis, based on payment schedule as agreed in the loan facility. Perjanjian fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan. Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah memenuhi persyaratan tersebut. The credit facility agreement contains certain covenants to maintain financial ratios. As of December 31, 2024, the Company has complied with these covenants. Pada tanggal 3 Juli 2025, Perusahaan telah melunasi lebih awal seluruh pinjaman yang terutang atas fasilitas ini dengan menggunakan fasilitas pinjaman sindikasi baru yang ditandatangani dengan bank pada tanggal 25 Juni 2025 (Catatan 54). On July 3, 2025, the Company made early repayment of all its outstanding loans under this facility by using a new syndication loan facility entered into with banks on June 25, 2025 (Note 54). PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia Fasilitas US$ 50.000.000 US$ 50,000,000 facility Pada tanggal 20 September 2023, KGTE mendapatkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank DBS Indonesia sebesar US$ 50.000.000, dimana fasilitas ini telah ditarik seluruhnya pada bulan y ang sama. On September 20, 2023, KGTE obtained new loan facility from PT Bank DBS Indonesia at the amount of US$ 50,000,000, which has been fully drawn within the same month. Perjanjian fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan (Catatan 54). Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, KGTE telah memenuhi persyaratan tersebut. The credit facility agreement contains certain covenants to maintain financial ratios (Note 54). As of September 30, 2025 and December 31, 2024, KGTE has complied with these covenants. Fasilitas US$ 22.500.000 Sampai dengan tanggal 30 September 2025, JBP telah melakukan penarikan pinjaman sebesar US$15.250.000 dari fasilitas kredit yang diberikan oleh DBS Bank Ltd (Catatan 54). Pada tanggal 26 September 2025, JBP telah mengirimkan surat konfirmasi pelunasan lebih awal atas seluruh utangnya, termasuk bunga, kepada DBS Bank Ltd. yang akan dibayarkan pada tanggal 17 Oktober 2025. US$ 22,500,000 facility Up to September 30, 2025, JBP has made drawdown of loan totaling US$15,250,000 from credit facility of US$22,500,000 provided by DBS Bank Ltd (Note 54). On September 26, 2025, JBP has sent confirmation letter for early repayment of its outstanding debt, including interest, to DBS Bank Ltd, which will be paid on October 17, 2025.
Page 134
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 130 - Perjanjian fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan (Catatan 54). Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, JBP telah memenuhi persyaratan tersebut. The credit facility contains certain covenants to maintain financial ratios (Note 54). As of Septembe r 30, 2025 and December 31, 2024, JBP has complied with these covenants. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) PT Bank Mand iri (Persero) Tbk (Mandiri) Pada tanggal 26 Juni 2025, KBN menandatangani fasilitas pinjaman baru dengan Mandiri sebesar Rp 210.000.000.000, dimana fasilitas pinjaman ini telah ditarik seluruhnya pada bulan yang sama. Perjanjian fasilitas kredit ini mencakup persyarata n tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan (Catatan 54). Pada tanggal 30 September 2025, KBN telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. On June 26, 2025, KBN signed new credit facility with Mandiri for a limit of Rp 210,000,000,000 which has been fully drawn within the same month. The credit facility contains certain covenant to maintain financial ratios (Note 54). As of September 30, 2025, KBN has complied with the required covenants. 32. PINJAMAN YANG DAPAT DIKONVERSIKAN 32. CONVERTIBLE LOANS Pinjaman Konversi Seri A Pada tanggal 19 Mei 2022, entitas anak Perusahaan, yaitu PT Solusi Mobilitas Indonesia (“SMI”) dan PT Indika Energy Infrastructure (“IEI”), telah menandatangani suatu perjanjian investasi bersama dengan Alpha JWC III, L.P. dan/atau afiliasinya dan Sino Key Limited (“Investor Seri A”) untuk sektor kendaraan listrik roda dua melalui investasi pada P T Ilectra Motor Group (“IMG”) (“Transaksi”). Convertible Loan Series A On May 19, 2022, the subsidiaries of the Company, PT Solusi Mobilitas Indonesia (“SMI”) and PT Indika Energy Infrastructure (“IEI”), signed a joint investment agreement with Alpha JWC III, L.P. and/or its affiliates and Sino Key Limited (“Investor Seri es A”) for two-wheelers electric vehicle sector throug h investment in PT Ilectra Motor Group (“IMG”) (“Transaction”). Sehubungan dengan Transaksi, Investor Seri A setuju untuk memberikan pinjaman yang dapat dikonversi senilai US$ 7.500.000 atau ekuivalen dalam Rupiah pada tanggal penarikan yang diajukan oleh IMG kepada Investor Seri A, sebagaimana diatur dalam Convertible Loan Agreement yang ditandatangani oleh dan antara SMI, Investor Seri A, dan IMG tertanggal 19 Mei 2022 (“Pinjaman Konversi Seri A”). With reference to the Transaction, Investor Series A agreed to provide a convertible loan amounting to US$ 7,500,000 or its equivalent in Rupiah at the date of the drawdown by IMG to Investor Series A, as governed under the Convertible Loan Agreement executed by and between SMI, Investor Series A and IMG dated May 19, 2022 (“Convertible Loan Series A”). Tanggal jatuh tempo dari perjanjian pinjaman yang dapat dikonversi ini adalah 6 tahun sejak tanggal perjanjian pinjaman yang dapat dikonversikan tersebut (“Perjanjian”), dan dapat diperpanjang The maturity date of the convertible loan agreement is 6 years from the date of the convertible loan agreement (“Agreement”), which can be extended for 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Pokok pinjaman Principal loan Pinjaman Konversi Seri A 7.500.000 7.500.00 0 Convertible Loan Series A Pinjaman Konversi Seri B 22.850.000 22.850.000 Convertible Loan Series B Pinjaman Konversi Seri B+ 7.500.000 7.500.000 Convertible Loan Series B+ Subjumlah 37.850.000 37.850.000 Subtot al Nilai wajar derivatif tertanam atas Fair value chan ges on embedded pinjaman yang dapat dikonversikan (11.876.255) (11.8 76.255) derivative of convertible loan Beban unwinding 3.113.541 2.555.007 Unwindin g expense Jumlah 29.087.286 28.528.752 Total
Page 135
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 131 - sampai dengan 10 tahun sejak tanggal Perjanjian tersebut (“Tanggal Jatuh Tempo”). up to 10 years from the date of the Agreement (“Maturity Date”). Para Pihak setuju bahwa selama pinjaman masih dalam bentuk pinjaman yang dapat dikonversikan, pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 1% per tahun, tidak termasuk pajak. Bunga ini hanya akan menjadi terutang dan jatuh tempo pada saat IMG diharuskan melakukan pembayaran, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam paragraf dibawah ini. The parties agree that in so for so long as the loan is in the form of the convertible loan, it shall be subject to interest at the rate of 1% per annum, exclusive from tax. Such interest shall only become due and payable when IMG is obliged to perform repayment, as further explained in the paragraph below. Investor Seri A mempunyai hak untuk meminta pembayaran kembali Pinjaman Konversi Seri A dan sejumlah bunga dari IMG pada kondisi (i) pinjaman yang dapat dikonversikan belum dikonversi pada atau sebelum Tanggal Jatuh Tempo; atau (ii) setiap saat setelah peristiwa gagal bayar yang didefinisikan dalam Perjanjian. Investor Series A have the right to demand a repayment of the Convertible Loan Series A and a corresponding amount of interest from IMG, in the event of (i) the convertible loan has not been converted on or before the Maturity Date; or (ii) a t any time after any occurrence of event of default a s defined in the Agreement. Pinjaman Konversi Seri A yang secara keseluruhan diterbitkan akan dikonversi menjadi saham yang mewakili (baik langsung maupun tidak langsung) sebesar 21,44% dari saham IMG yang diterbitkan dan disetor penuh dalam kondisi dilusi penuh dan dapat dikonversi. Opsi konversi tertanam senilai US$ 3.267.565 pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Perubahan nilai wajar derivatif tertanam atas pinjaman yang dapat dikonversikan seri A diakui langsung pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2024. The Convertible Loan Series A in aggregate will be convertible into shares representing (directly and indirectly) 21.44% of the total issued and paid-up capital of IMG on a fully diluted and as converted basis. The embedded conversion option was valued at US$ 3,267,565 as of September 30, 2025 and December 31, 2024. Fair value changes on embedded derivative of convertible loan series A was recognized directly in consolidated profit and loss of year 2024. Pinjaman Konversi Seri B Convertible Loan Series B Pada tanggal 17 Agustus 2023, SMI dan IEI, bersama dengan Investor Seri B yaitu Alpha JWC Ventures II L.P., Sino Key Limited, HH-CTBC, dan Brama One Ventures Limited menandatangani perjanjian penambahan investasi atau disebut dengan Perjanjian Pinjaman Konversi Seri B. Investor Utama Seri B ini adalah Sino Key Limited. On August 17, 2023, SMI dan IEI, with the Series B Investors, Alpha JWC Ventures II L.P., Sino Key Limited, HH-CTBC, and Brama One Ventures Limited entered into additional joint investment agreement or referred to as Convertible Loan Agreement Series B. The Lead Investor for Series B is Sino Key Limited. Perjanjian ini terkait dengan penambahan pinjaman sebesar US$ 20.350.000 dengan tingkat bunga 1% per tahun, tidak termasuk pajak (“Pinjaman Konversi Seri B”). Tanggal jatuh tempo perjanjian investasi yang dapat dikonversi ini adalah 19 Mei 2028, dan dapat diperpanjang oleh Investor Seri B sampai dengan tanggal yang tidak ditentukan atau sebelum tanggal 19 Mei 2032. This Agreement related to additional convertible l oan, amounting to US$ 20,350,000, bearing interest rate of 1% per annum, excluding tax (“Convertible Loan Series B”). The maturity date of the convertible lo an agreement is May 19, 2028 and can be extended by Investor Series B until unspecified date or before May 19, 2032. Para Pihak setuju bahwa selama pinjaman masih dalam bentuk pinjaman yang dapat dikonversikan, pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 1% per tahun, tidak termasuk pajak. Bunga ini hanya akan menjadi terutang dan jatuh tempo pada saat IMG diharuskan melakukan pembayaran, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam paragraf dibawah ini. The parties agree that in so for so long as the lo an is in the form of the convertible loan, it shall be subject to interest at the rate of 1% per annum, exclusive from tax. Such interest shall only become due and payable when IMG is obliged to perform repayment, as further explained in the paragraph below. Investor Seri B mempunyai hak untuk meminta pembayaran kembali Pinjaman Konversi Seri B dan sejumlah bunga dari IMG pada kondisi (i) pinjaman yang dapat dikonversikan belum dikonversi pada tanggal jatuh tempo; atau (ii) pada saat penghentian Investor Series B have the right to demand a repayment of the Convertible Loan Series B and a corresponding amount of interest from IMG, in the event of (i) the convertible loan has not been converted on the Maturity Date; or (ii) upon
Page 136
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 132 - perjanjian karena peristiwa gagal bayar sebagaimana diatur dalam perjanjian. termination of the agreement following to event of default as governed under the agreement. Pada tanggal 28 Agustus 2023, pemegang saham dan Investor Seri A dan Investor Seri B menandatangani Perjanjian Investasi yang Diubah dan Dinyatakan Kembali yang berisi penggabungan antara Penjanjian Pinjaman Konversi Seri A dan Pinjaman Konversi Seri B, sehingga dalam perjanjian tersebut menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan nilai transaksi sebesar US$ 27.850.000 atau setara dalam Rupiah sesuai dengan tanggal penarikan yang diajukan oleh Grup kepada Investor (“Jumlah Pinjaman”). On August 28, 2023, the shareholder and Investor Series A and Investor Series B entered into Amended and Restated Investment Agreement that combined both Convertible Loan Series A and Convertible Loan Series B Agreement, therefore after the amendment, total transaction value was US$ 27,850,000 or its equivalent in Rupiah determined based on withdrawal date submitted by the Group to Investors (“Total Loan”). Opsi konversi tertanam senilai US$ 5.107.480 pada tanggal 28 Agustus 2023. Opsi konversi tertanam senilai US$ 4.041.034 pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Perubahan nilai wajar derivatif tertanam atas pinjaman yang dapat dikonversikan seri B diakui langsung pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2024. The embedded conversion option was valued at US$ 5,107,480 as of August 28, 2023. The embedded conversion option was valued at US$ 4,041,034 as of September 30, 2025 and December 31, 2024. Fair value changes on embedded derivative of convertible loan series B was recognized directly in consolidat ed profit and loss of year 2024. Pada tanggal 26 Januari 2024, IMG telah menandatangani Perjanjian Pinjaman Konversi dengan PT Zeze Ajuwel Tambang (“PT ZAT”) sebesar US$ 2.500.000. Perjanjian pinjaman konversi ini merupakan kelanjutan dari Pinjaman Konversi Seri B dan memiliki ketentuan yang sama dengan Pinjaman Konversi Seri B. On January 26, 2024, IMG had signed Convertible Loan Agreement with PT Zeze Ajuwel Tambang (“PT ZAT”) amounting to US$ 2,500,000. This convertible loan agreement is a continuation of the Convertible Loan Series B and has the same terms with the Convertible Loan Series B. Tanggal jatuh tempo untuk perjanjian pinjaman ini adalah 19 Mei 2028 dan dapat diperpanjang sampai dengan tanggal yang tidak ditentukan atau sebelum tanggal 19 Mei 2032. Pinjaman dari PT ZAT (Pinjaman ZAT) ini akan dikonversi menjadi saham yang mewakili (baik langsung maupun tidak langsung) 1,9% dari saham IMG yang diterbitkan dan disetor penuh dalam kondisi dilusi penuh dan dapat dikonversi. Bilamana dikonversi, Jumlah Pinjaman ditambah Pinjaman ZAT akan mewakili (baik langsung maupun tidak langsung) sebesar 29,45% dari saham IMG yang diterbitkan dan disetor penuh dalam kondisi dilusi penuh dan dapat dikonversi. The maturity date of the convertible loan agreemen t is May 19, 2028 and can be extended until unspecified date or before May 19, 2032. The loan of PT ZAT (ZAT Loan) will be convertible into shares representing (directly and indirectly) 1.9% of the total issued and paid-up capital of IMG on a fully diluted and as converted basis. Upon conversion, Total Loan and ZAT Loan represent (directly and indirectly) 29.45% of the total issue d and paid-up capital of IMG on a fully diluted and a s converted basis. Sebagai kelanjutan penandatanganan Perjanjian Pinjaman Konversi, PT ZAT juga telah menandatangani Akta Kepatuhan atas Perjanjian Investasi yang Diubah dan Dinyatakan Kembali tertanggal 28 Agustus 2023 (“ARIA”) pada tanggal 26 Januari 2024. Following signing of the Convertible Loan Agreemen t, PT ZAT had also signed Deed of Adherence to the Amended and Restated Investment Agreement of IMG dated August 28, 2023 (“ARIA”) on January 26, 2024. Opsi konversi tertanam senilai US$ 613.606 pada tanggal 31 Maret 2024. Opsi konversi tertanam senilai US$ 496.400 pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Perubahan nilai wajar derivatif tertanam atas pinjaman yang dapat dikonversikan diakui langsung pada laporan laba rugi konsolidasia n tahun 2024. The embedded conversion option was valued at US$ 613,606 as of March 31, 2024. The embedded conversion option was valued at US$ 496,400 as of September 30, 2025 and December 31, 2024. Fair value changes on embedded derivative of convertible loan was recognized directly in consolidated profit and loss for year 2024.
Page 137
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 133 - Pinjaman Konversi Seri B+ Pada tanggal 14 Agustus 2024, IMG telah menandatangani Perjanjian Pinjaman Konversi dengan ZAT sebesar US$ 7.500.000. Perjanjian pinjaman konversi ini merupakan tambahan dari Pinjaman Konversi Seri B dan memiliki ketentuan yang sama dengan Pinjaman Konversi Seri B. Tanggal jatuh tempo untuk perjanjian pinjaman ini adalah 19 Mei 2028 dan dapat diperpanjang sampai dengan tanggal yang tidak ditentukan atau sebelum tanggal 19 Mei 2032. Series B+ Convertible Loan On 14 August 2024, IMG has signed a Convertible Loan Agreement with ZAT amounting to US$ 7,500,000. This convertible loan agreement is in addition to the Series B Convertible Loan and has the same terms as the Series B Convertible Loan. The maturity date of the loan is May 19, 2028 and may be extended to indefinite period or before May 19, 2032. Opsi konversi tertanam senilai US$ 1.610.312 pada tanggal 31 Oktober 2024 dan US$ 1.489.354 pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Perubahan nilai wajar derivatif tertanam atas pinjaman yang dapat dikonversikan seri B+ diakui langsung pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2024. The embedded conversion option was valued at US$ 1,610,312 as of October 31, 2024 and US$ 1,489,354 as of September 30, 2025 and December 31, 2024. Fair value changes on embedded derivative of convertible loan series B+ was recognized directly in consolidated profit and loss for year 2024. Bilamana dikonversi, Jumlah Pinjaman ditambah Pinjaman ZAT akan mewakili (baik langsung maupun tidak langsung) sebesar 30,02% dari saham IMG yang diterbitkan dan disetor penuh dalam kondisi dilusi penuh dan dapat dikonversi. Upon conversion, Total Loan and ZAT Loan represent (directly and indirectly) 30.02% of the total issue d and paid-up capital of IMG on a fully diluted and a s converted basis. 33. LIABILITAS SEWA 33. LEASE LIABILITIES 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Analisis jatuh tempo Maturity analysis Tahun 1 8.711.298 9.696.413 Year 1 Tahun 2 3.928.632 2.573.135 Year 2 Tahun 3 3.477.380 1.265.444 Year 3 Tahun 4 2.250.282 - Year 4 Jumlah 18.367.592 13.534.992 Total Beban keuangan ditangguhkan (1.600.364) (433.6 70) Deferred interest expense Jumlah 16.767.228 13.101.322 Total Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (8.569.787) (8.867.164) Current maturities Liabilitas sewa jangka panjang 8.197.441 4.23 4.158 Noncurrent lease liabilities
Page 138
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 134 - 34. UTANG OBLIGASI 34. BONDS PAYABLE Obligasi 2029 Pada tanggal 7 Mei 2024, Perusahaan menerbitkan Obligasi sejumlah US$ 350.000.000 (“Obligasi 2029”). Obligasi ini akan jatuh tempo pada tanggal 7 Mei 2029 dan dikenakan bunga sebesar 8,75% per tahun, terutang setiap 6 bulan pada tanggal 7 Mei dan 7 November, dimulai pada tanggal 7 November 2024. Obligasi ini tercatat di Singapore Stock Exchange. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi 2029 ini, the Bank of New York Mellon bertindak sebagai “Trustee” sedangkan Perusahaan, IIC, TIME, TPE, TPEC dan TS menjadi pihak penjamin. Senior Notes 2029 On May 7, 2024, the Company issued Senior Notes amounting to US$ 350,000,000 (”Notes 2029”). The Notes will mature on May 7, 2029 and bears interest at 8.75% per annum, payable semiannually on May 7 and November 7, commencing November 7, 2024. The Notes are listed on the Singapore Stock Exchange. In relation to the issuance of the Notes 2029, the Bank of New York Mellon acted as “Trustee”, while the Company, IIC, TIME, TPE, TPEC and TS acted as Guarantors. Obligasi 2029 ini dijamin dengan hak prioritas pertama dengan jaminan sebagai berikut: The Notes 2029 are secured on a first priority bas is by a lien on the following collaterals: • Gadai atas saham-saham TPE dan TPEC yang dimiliki oleh Perusahaan, TIME dan IIC; • Gadai atas penyertaan saham Perusahaan di IIC; • Gadai atas penyertaan saham Perusahaan dan IIC di KJA; • Gadai atas penyertaan saham TPEC di TS; dan • Jaminan atas saham-saham di atas dibagi secara pari passu dengan pinjaman sindikasi tertentu. • Pledges of TPE and TPEC’s shares owned by the Company, TIME and IIC; • Pledge of the Company’s investments in shares of stock of IIC; • Pledge of the Company’s and IIC’s investments in shares of stock of KJA; • Pledge of TPEC’s investments in shares of stock of TS; and • The above pledge of shares collaterals are shared pari passu with certain syndicated loans. Perusahaan mempunyai hak opsi untuk menarik seluruh atau sebagian Obligasi 2029 tersebut. Selama periode sebelum tanggal 7 Mei 2026, Perusahaan mempunyai hak opsi untuk menarik sampai dengan 35% dari Obligasi 2029 dengan dana dari hasil satu atau lebih penawaran saham, dengan harga sebesar 108,75%. Setiap saat sebelum tanggal 7 Mei 2026, Perusahaan mempunyai hak opsi untuk menarik seluruh Obligasi 2029 pada harga 100% ditambah dengan premium yang telah ditentukan dalam perjanjian obligasi. Pada tanggal 7 Mei 2026 atau setiap saat setelah tanggal tersebut, Perusahaan mempunyai hak opsi untuk menarik sebagian atau seluruh Obligasi 2029 dengan harga yang telah ditentukan dalam perjanjian obligasi. The Company will be entitled at its option to rede em all or any portion of the Notes 2029. At any time prior to May 7, 2026, the Company will be entitled at its option to redeem up to 35% of the Notes 2029 with the net proceeds of one or more equity offerings at a redemption price of 108.75%. At any time prior to May 7, 2026, the Company will be entitled at its option to redeem the Notes 2029, in whole but not in part, at redemption price equal to 100% plus the applicable premium, as further determined in the Notes 2029 indenture. At any time on or after May 7, 2026, the Company may redeem in whole or in part of the Notes 2029 at a redemption price specificall y described in the Notes 2029 indenture. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Obligasi 2029 455.000.000 455.000.000 Senior Notes 2029 Biaya emisi obligasi Unamortized bond issuance cost s yang belum diamortisasi (6.360.560) (7.31 9.106) Bunga yang masih harus dibayar - jangka pendek 17.571.566 6.512.538 Accrued interest - current Bersih 466.211.006 454.193.432 Net Disajikan di laporan posisi keuangan Presented in co nsolidated statements konsolidasian sebagai: of financial position as: Liabilitas lancar 17.571.566 6.512.538 Current liabilities Liabilitas tidak lancar 448.639.440 447.680.8 94 Noncurrent liabilites Jumlah 466.211.006 454.193.432 Tot al
Page 139
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 135 - Sehubungan dengan Obligasi 2029 tersebut, Perusahaan dan beberapa entitas anak tertentu dibatasi untuk, diantaranya, melakukan hal-hal berikut: In relation to Notes 2029, the Company and certain subsidiaries are restricted to, among others, perform the following: • Memperoleh pinjaman tambahan dan menerbitkan saham preferen; • Membagikan dividen atau membeli atau menebus modal saham; • Berinvestasi atau melakukan pembayaran atas sesuatu yang termasuk dalam “Pembatasan Pembayaran”; • Menerbitkan atau menjual saham dari entitas anak yang telah dibatasi; • Menjamin utang; • Menjual aset; • Menciptakan hak gadai; • Melakukan transaksi penjualan dan sewa kembali; • Melakukan perjanjian yang membatasi kemampuan entitas anak dan KJA untuk membayar dividen dan memindahkan aset atau menerbitkan pinjaman “antar perusahaan”; • Melakukan transaksi dengan pemegang saham atau pihak berelasi; • Melakukan konsolidasi atau merger; atau • Melakukan aktivitas di bidang usaha lain. • Incur additional indebtedness and issue preferred stock; • Declare dividends on capital stock or purchase or redeem capital stock; • Make investments or other specified “Restricted Payments”; • Issue or sell capital stock of restricted subsidiaries; • Guarantee indebtedness; • Sell assets; • Create any lien; • Enter into sale and leaseback transactions; • Enter into agreements that restrict the restricted subsidiaries’ and KJA’s ability to pay dividends and transfer assets or make inter-issuer loans; • Enter into transactions with equity holders or affiliates; • Effect a consolidation or merger; or • Engage in different business activities. Persyaratan-persyaratan tersebut, termasuk pembatasan yang disebutkan diatas, tergantung pada kualifikasi dan pengecualian tertentu, seperti yang tercantum di dalam perjanjian Wali Amanat Obligasi 2029. These covenants, including the above restrictions, are subject to a number of important qualifications and exceptions as described in the Notes 2029 Indenture. Hasil penerbitan Obligasi 2029 ini digunakan untuk mendanai Tender Offer untuk membeli kembali jumlah pokok agregat maksimum Obligasi 2025 yang masih terutang, untuk membeli kembali jumlah terutang Obligasi 2025 di pasar terbuka, tender offer dan/ atau menebus sepanjang diijinkan oleh Perjanjian Obligasi 2025; dan menggunakan sisa dana penerbitan untuk membiayai pembelanjaan modal terkait dengan pengembangan dan ekspansi bisnis non batubara. Proceeds of the Notes 2029 were used to fund the Tender Offer to repurchase the maximum aggregate principal amount of outstanding Notes 2025, to repurchase and/or redeem any remaining outstanding Notes 2025 through open market repurchases, tender offers and/or redemptions as permitted under the indenture governing the Notes 2025; and to use any remaining proceeds to fund capital expenditures in connection with the development and expansion of our non-coal related businesses. Hasil penerbitan Obligasi 2029, setelah dipotong dengan biaya penerbitan tertentu, telah diterima pada tanggal 7 Mei 2024. Proceeds of the Notes 2029, after netting off with certain issuance cost, were received on May 7, 2024. Pada tanggal 26 Juni 2024, Perusahaan menerbitkan tambahan utang obligasi sebesar US$ 105.000.000 yang merupakan satu kesatuan dan mempunyai ketentuan serta persyaratan yang sama dengan Obligasi 2029. Dana hasil penerbitan bersama dengan bunga terhitung sejak dan termasuk 7 Mei 2024 sampai dengan namun tidak termasuk 3 Juli 2024 telah diterima pada tanggal 3 Juli 2024. On June 26, 2024, the Company issued additional US$ 105,000,000 bonds payable, which forms an integral part and has the same terms and condition with Notes 2029. The proceeds together with the accruing interest from and including May 7, 2024 and up to but excluding July 3, 2024 was received on July 3, 2024. Sejak diterbitkan sampai dengan 31 Desember 2024, Obligasi 2029 ini memperoleh peringkat “Ba3” dengan outlook stabil dari Moody’s dan “BB-” dengan outlook stabil dari Fitch. Pada bulan Maret 2025, Moody’s Since issued until December 31, 2024, Notes 2029 have been assigned a rating of “Ba3” with stable outlook by Moody’s and “BB-” with stable outlook by Fitch. In March 2025, Moody’s retained the rating o f
Page 140
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 136 - mempertahankan peringkat “Ba3” namun dengan outlook negatif. Pada tanggal 16 April 2025, Fitch mengafirmasi peringkat Obligasi 2029 dari “BB-” menjadi “B+” dengan outlook stabil. Beban keuangan atas utang obligasi pada tahun 2025 sebesar US$ 33.177.0831 (2024: US$ 39.912.932) (Catatan 44). “Ba3” but with negative outlook. On April 16, 2025, Fitch reaffirmed the rating of Notes 2029 from “BB-” to “B+” with stable outlook. The finance costs incurred for the bonds payable in 2025 amounted to US$ 33,177,083 (2024: US$ 39,912,932) (Note 44). 35. PROVISI REHABILITASI TAMBANG, PENUTUPAN TAMBANG DAN PEMBONGKARAN 35. PROVISION FOR MINE REHABILITATION, MINE CLOSURE AND DECOMMISSIONING 36. IMBALAN KERJA 36. EMPLOYEE BENEFITS Grup memberikan imbalan pasca kerja untuk karyawannya sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pasca kerja tersebut sebanyak 4.417 orang pada 30 September 2025 (31 Desember 2024: 3.864) orang. The Group provide post-employment benefits for the ir qualifying employees in accordance with prevailing regulations. The number of employees entitled to the benefits is 4,417 as of September 30, 2025 (December 31, 2024: 3,864). Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Grup terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingk at bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji. The defined benefit pension plan typically exposes the Group to actuarial risks such as interest rate risk , longevity risk and salary risk. Risiko Tingkat Bunga Interest Risk Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program. A decrease in the bond interest rate will increase the plan liability. Risiko Harapan Hidup Longevity Risk Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta program baik selama kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta akan menigkatkan liabilitas program. The present value of the defined benefit plan liab ility is calculated by reference to the best estimate of the mortality of the plan participants during their employment. An increase in the life expectancy of the plan participants will increase the plan’s liability. Risiko Gaji Salary Risk Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program. Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu. The present value of the defined benefit plan liab ility is calculated by reference to the future salaries of plan participants. As such, an increase in the salary of the plan participants will increase the plan’s liability. 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Saldo awal 43.105.706 43.265.139 Beg inning balance Penambahan 900.000 1.346.811 Additions Realisasi - (1.281.831) Realization Perubahan asumsi - (448.825) Changes in assumptions Akresi - 224.412 Accretion Saldo akhir 44.005.706 43.105.706 E nding balance 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Imbalan pasca kerja 26.068.480 24.962.266 Post-employment benefits Imbalan cuti jangka panjang 334.762 712.542 Long service leave Jumlah 26.403.242 25.674.808 Total
Page 141
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 137 - Beban imbalan pasca kerja yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah: Amounts recognized as expense in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income in respect of these post-employment benefits are as follows: Jumlah liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui d i laporan posisi keuangan konsolidasian yang timbul dari kewajiban Grup sehubungan dengan imbalan pasca kerja dan perubahannya adalah sebagai berikut: The amounts recognized in the consolidated statements of financial position arising from the Group obligations with respect to these post- employment benefits and their movements are as follows: Perhitungan imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dilakukan oleh aktuaris independen. Penilaian aktuaria menggunakan metode projected unit credit dan menggunakan asumsi utama sebagai berikut: The cost of providing post-employment benefits as of December 31, 2024 is calculated by independent actuaries. The actuarial valuation was carried out using the projected unit credit method and using the following key assumptions: 2025 2024 US$ US$ Biaya jasa kini 1.977.867 2.468.818 Current service costs Biaya bunga 304.177 292.440 Interest costs Biaya jasa lalu (217.410) (50.587) Past service cost Jumlah 2.064.634 2.710.671 Total Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement on the net pasca kerja: defined benefit liability: Keuntungan aktuarial Actuarial gain arising from yang timbul dari perubahan asumsi changes in demogr aphic and demografik dan keuangan (378.925) (278 .949) financial assumptions Kerugian (keuntungan) aktuarial yang timbul Actuari al loss (gain) arising from changes dari perubahan asumsi penyesuaian 343.416 (20) in experience adj ustments Komponen imbalan pasti yang diakui dalam Components of defined benefit costs recognized kerugian komprehensif lain (35.509) (278.969) in other comprehensive loss Jumlah 2.029.125 2.431.702 T otal 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Saldo awal nilai kini liabilitas tidak Opening bala nce of present value of didanai 24.962.266 25.634.750 unfund ed obligations Biaya jasa kini 1.977.867 2.780.504 Current service costs Penambahan karena akuisisi Addition due to acquisit ion of entitas anak (Catatan 1) - 301.503 a subsidiary (Note 1) Kerugian (keuntungan) selisih kurs 353.723 (1.865.097) Loss (gain) in foreign exchange Biaya bunga 304.177 479.779 Interest costs Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement on the net defined pasca kerja: benefit liability: Keuntungan aktuarial yang Actuarial gain arising fr om timbul dari perubahan asumsi changes in demographi c and demografik dan keuangan (378.925) (852.23 1) financial assumptions Kerugian (keuntungan) aktuarial yang timbul Actuaria l loss (gain) arising from changes dari perubahan asumsi penyesuaian 343.416 (170.632) in experience adjustments Biaya jasa lalu (217.410) (386.525) Past service costs Pembayaran manfaat (1.276.634) (959.785) Benefits paid Saldo akhir nilai kini liabilitas tidak Closing bal ance of present value of didanai 26.068.480 24.962.266 unfund ed obligations
Page 142
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 138 - Asumsi aktuarial yang signifikan dalam penentuan liabilitas imbalan pasca kerja adalah tingkat disko nto dan tingkat kenaikan gaji yang diharapkan. Analisa sensitivitas dibawah ini ditentukan berdasarkan kemungkinan perubahan atas asumsi tersebut pada akhir periode pelaporan, sementara asumsi lainnya dianggap konstan. Significant actuarial assumptions for the determination of post-employment benefits obligation are discount rate and expected salary increase rate . The sensitivity analysis below have been determined based on reasonably possible changes of the respective assumptions occurring at the end of the reporting period, while holding all other assumptio ns constant. Jika tingkat diskonto 1% lebih tinggi, liabilitas imbalan kerja pada tanggal 30 September 2025 akan turun sebesar US$ 926.225 (31 Desember 2024: US$ 926.225) sedangkan penurunan 1% pada tingkat diskonto akan menyebabkan kenaikan liabilitas imbalan kerja pada tanggal 30 September 2025 sebesar US$ 1.239.388 (31 Desember 2024: US$ 1.239.388). If the discount rate is 1% higher, the post employment benefits obligation as at September 30, 2025 would decrease by US$ 926,225 (December 31, 2024: US$ 926,225), while decrease by 1% in the discount rate would increase the post-employment benefit obligation as at September 30, 2025 by US$ 1,239,388 (December 31, 2024: US$ 1,239,388). Jika tingkat kenaikan gaji yang diharapkan 1% lebih tinggi, liabilitas imbalan kerja pada tanggal 30 September 2025 akan meningkat sebesar US$ 1.228.077 (31 Desember 2024: US$ 1.228.077) sedangkan penurunan 1% pada tingkat kenaikan gaji yang diharapkan akan menyebabkan turunnya liabilitas imbalan kerja pada tanggal 30 September 2025 sebesar US$ 933.229 (31 Desember 2024: US$ 933.229). If the expected salary incremental rate is 1% higher, the post-employment benefits obligation as at September 30, 2025 would increase by US$ 1,228,077 (December 31, 2024: US$ 1,228,077), while decrease by 1% in the salary incremental rate would decrease the post- employment benefit obligation as at September 30, 2025 by US$ 933,229 (December 31, 2024: US$ 933,229). Analisa sensitivitas yang disajikan diatas tidak mewakili perubahan sebenarnya dari liabilitas imbalan pasca kerja karena besar kemungkinan bahwa perubahan asumsi tidak saling berdiri sendiri, melainkan beberapa asumsi saling terkait erat. The sensitivity analysis presented above may not b e representative of the actual change in the post- employment benefits obligation as it is unlikely th at the change in assumptions would occur in isolation of one another as some of the assumptions may be correlated. Lebih jauh lagi, dalam menyajikan analisa sensitivitas diatas, nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja dihitung dengan menggunakan metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan, sesuai dengan metode perhitungan yang digunakan dalam menentukan liabilitas imbalan pasca kerja pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Furthermore, in presenting the above sensitivity analysis, the present value of the post-employment benefits obligation has been calculated using projected unit credit method at the end of the reporting period, which is the same as that applied in calculating the post-employment benefits obligation recognized in the consolidated statement of financi al position. Liabilitas imbalan pasca kerja pada Grup tidak didanai, sehingga menyebabkan kewajiban pembayaran manfaat langsung pada saat terjadinya kewajiban pembayaran, dimana hal ini terkait erat dengan ketersediaan kas pada Grup. Grup juga akan The Group’s post-employment benefits obligation is unfunded, causing benefit payments in the future when due, which is correlated with the cash availability in the Group. The Group will also concentrate on managing risk by focusing on efficient Tingkat diskonto per tahun Discount rate per annum Tingkat kenaikan gaji per tahun Salary increment rat e per annum Tingkat kematian Mortality rate Tingkat ketidak mampuan Disability rate Tingkat pengunduran diri Resignation rate Usia pensiun normal Normal retirement age 30 September/September 30 , 2025 dan/and 31 Desember/December 31 , 2024 3% - 12% per annum until age 25 -40 years then decreasing linearly to 0% at 54-55 years 55 - 56 7,05% - 7,15% 100% TMI4/CSO' 80 5% TMI4/10% CSO' 80 3% - 12% per tahun sampai dengan usia 25 -40 tahun, menurun menjadi 0% pada usia 54-55 tahun/ 6% - 10%
Page 143
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 139 - mengelola risiko dengan berfokus pada pengelolaan arus kas yang efisien dan selanjutnya memperkokoh lini usaha non-batubara. cash flow management and further strengthening the non-coal business holdings. Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas imbalan pasca kerja pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 berkisar antara 5 sampai 20 tahun. The average duration of the benefit obligation at September 30, 2025 and December 31, 2024 is ranging from 5 until 20 years. 37. MODAL SAHAM DAN SAHAM TREASURI 37. CAPITAL STOCK AND TREASURY SHARES Jumlah Saham/ Number of Shares (Nilai nominal Persentase Rp 100 per saham/ Kepemilikan/ Jumlah Modal Rp 100 par value Percentage of Disetor/Total per share) Ownership Paid-up Capital Name of Stockholders US$ PT Indika Inti Investindo 1.968.882.699 3 7,84% 21.499.012 PT Indika Inti Investindo PT Teladan Resources 1.463.155.591 28,12% 15.976.777 PT Teladan Resources Pandri Prabono-Moelyo 265.384.200 5,10% 2.897.835 Pandri Prabono-Moelyo Agus Lasmono 10.156.000 0,20% 110.897 Agus Lasmono Wishnu Wardhana 4.775.280 0,09% 52.1 43 Wishnu Wardhana M. Arsjad Rasjid P.M. 1.208.000 0,0 2% 13.191 M. Arsjad Rasjid P.M. Azis Armand 1.208.000 0,02% 13.191 Azis Armand Johanes Ispurnawan 200.000 0,00% 2 .184 Johanes Ispurnawan PT Indika Mitra Holdiko 10 0,00% 0,11 PT Indika Mitra Holdiko Saham masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 1.487.722.220 28,60% 15.966.97 9 Public shares (each below 5%) Jumlah saham beredar 5.202.692.000 100,0 0% 56.532.209 Total outstanding shares Saham treasuri (Catatan 1c) 7.500.000 - 359.945 Treasury shares (Note 1c ) Jumlah modal ditempatkan dan disetor 5.210.192.000 100,00% 56.892.154 30 September/September 30 , 2025 Nama Pemegang Saham Jumlah Saham/ Number of Shares (Nilai nominal Persentase Rp 100 per saham/ Kepemilikan/ Jumlah Modal Rp 100 par value Percentage of Disetor/Total per share) Ownership Paid-up Capital Name of Stockholders US$ PT Indika Inti Investindo 1.968.882.699 3 7,84% 21.499.012 PT Indika Inti Investindo PT Teladan Resources 1.463.155.591 28,12% 15.976.777 PT Teladan Resources Pandri Prabono-Moelyo 261.401.300 5,02% 2.840.374 Pandri Prabono-Moelyo Agus Lasmono 10.156.000 0,20% 110.897 Agus Lasmono Indracahya Basuki 1.403.500 0,03% 15 .325 Indracahya Basuki M. Arsjad Rasjid P.M. 1.208.000 0,0 2% 13.191 M. Arsjad Rasjid P.M. Azis Armand 1.208.000 0,02% 13.191 Azis Armand PT Indika Mitra Holdiko 10 0,00% 0,11 PT Indika Mitra Holdiko Saham masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 1.495.276.900 28,74% 16.063.44 2 Public shares (each below 5%) Jumlah saham beredar 5.202.692.000 100,0 0% 56.532.209 Total outstanding shares Saham treasuri (Catatan 1c) 7.500.000 - 359.945 Treasury shares (Note 1c ) Jumlah modal ditempatkan dan disetor 5.210.192.000 100,00% 56.892.154 Nama Pemegang Saham 31 Desember/December 31 , 2024
Page 144
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 140 - 38. TAMBAHAN MODAL DISETOR 38. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Pada tahun 2004, Perusahaan mengakuisisi 99,959% saham PT Indika Inti Corpindo (IIC). Transaksi ini merupakan transaksi antara entitas sepengendali, karena IIC mempunyai pemegang saham utama yang sama dengan Perusahaan dengan kepemilikan sebesar 99,959%. Selisih antara nilai perolehan dan nilai aset bersih yang diperoleh sebesar US$ 10.862.663 disajikan sebagai “Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali” sebagai bagian dari ekuitas. In 2004, the Company acquired 99.959% shares of stock of PT Indika Inti Corpindo (IIC). The acquisition was a transaction with an entity under common control as IIC has the same majority stockholder as the Company with ownership interest of 99.959%. The difference between the acquisition cost and the net assets acquired amounting to US$ 10,862,663 was presented as “Difference in Value of Restructuring Transaction between Entities Under Common Control” under equity. 39. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA 39. NON-CONTROLLING INTERESTS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME a. Kepentingan non-pengendali a. Non-controlling interests Ringkasan informasi keuangan pada masing- masing entitas anak yang memiliki kepentingan non-pengendali yang material ditetapkan di bawah ini. Ringkasan informasi keuangan di bawah ini merupakan jumlah sebelum eliminasi intra grup. Summarized financial information in respect of each of the subsidiaries that has material non- controlling interest is set out below. The summarized financial information below represents amounts before intragroup eliminations. Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali/ Biaya emisi Opsi saham Difference in Value of Modal disetor Agio saham/ saham/ karyawan/ Restructuring Transaction lainnya/ Paid-in capital Share Employee between Entitites Other Jumlah/ in excess of par issuance cost stock option Under Comm on Control paid-in capital Total US$ US$ US$ US$ US$ US$ Penerbitan 833.142.000 saham Issuance of 833,142,000 melalui Penawaran Umum Perdana Company's shares t hrough saham Perusahaan pada tahun 2008 254.633.211 (15.7 45.526) - - - 238.887.685 Initial Public Offering in 2008 Tambahan modal disetor pada tahun 2011 Additional pa id-in capital in 2011 melalui pelaksanaan opsi saham through exercise of employee and karyawan dan manajemen - - 1.097.573 - - 1.097.573 managem ent stock options Difference in Value of Restructuring Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi between Transaction Entities Under Entitas Sepengendali (SINTRES) - - - 10.862.663 - 10.862.663 Common Control (SINTRES) Modal disetor lainnya - - - - 2.978.214 2.978.214 Other paid-i n capital Saldo per 30 September 2025 dan Balance as of Septem ber 30, 2025 and 31 Desember 2024 254.633.211 (15.745.526) 1. 097.573 10.862.663 2.978.214 25 3.826.135 December 31, 2024 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Saldo awal periode 149.674.212 144.295.066 Balance at beginning of period Bagian laba entitas anak pada Share in profit of su bsidiaries in periode berjalan 13.510.184 21.729.412 the cur rent period Kerugian yang belum direalisasi atas instrumen keuangan derivatif Unrealized loss on derivative financial (hedging reserve) (5.391.890) 3.964.263 instrument (hedging r eserve) Akuisisi saham di GSI (Catatan 1d) - 1.602.419 Acquisition of shares in GSI (Note 1d) Penurunan investasi IPA (Catatan 1d) - 605.661 Decrease of investment in IPA (Notes 1d) Divestasi entitas anak - (548.408 ) Divestment of subsidiary Akuisisi tambahan kepemilikan saham di EMB - (641.793) Acquisition of additional shares in EMB Dividen entitas anak (16.522.550) (21.390.869) Dividend of subsidiaries Selisih kurs penjabaran laporan keuangan 934.945 58.461 Translation adju stment Jumlah 142.204.901 149.674.212 Total
Page 145
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 141 - i. Dividen i. Dividend a) Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan KJA tanggal 21 Maret 2025, diputuskan bahwa KJA akan membagikan dividen dari kinerja keuangan tahun 2024 sebesar US$ 125.000.000 yang akan dibayarkan dalam tiga tahap, terakhir pada bulan September 2025. Bagian kepentingan non-pengendali atas dividen ini sebesar US$ 11.249.930 a) Based on Annual General Meeting of Shareholders of KJA dated March 21, 2025, it is approved that KJA will distribute dividend from its 2024 financial performance at the amount of US$ 125,000,000, which will be paid in three stages, latest in September 2025. Non-controlling interests portion of such dividend was US$ 11,249,930. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan KJA tanggal 28 Maret 2024, diputuskan bahwa KJA akan membagikan dividen dari kinerja keuangan tahun 2023 sebesar US$ 185.000.000. Based on Annual General Meeting of Shareholders of KJA dated March 28, 2024, it is approved that KJA will distribute dividend from its 2023 financial performance at the amount of US$ 185,000,000. 30 September/ 31 Desember/ 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, September 30, December 31, 2025 2024 2025 2024 US$ US$ US$ US$ Aset lancar 397.836.518 468.196.359 1.383.803 1.131.172 Current a ssets Aset tidak lancar 139.463.375 156.345.947 161.039.874 164.958.653 Noncur rent assets Jumlah Aset 537.299.893 624.542.306 162.423.677 166.089.825 Total Assets Liabilitas jangka pendek 228.922.354 273.64 3.149 40.892 40.295 Current liabilities Liabilitas jangka panjang 70.376.027 69.7 01.701 - - Noncurrent liabilities Jumlah Liabilitas 299.298.381 343.344.850 40.892 40.295 Total Liabilities KJA PEI 2025 2024 2025 2024 US$ US$ US$ US$ Pendapatan 1.152.447.326 1.404.883.530 3.557.190 10.062.788 Income Beban (1.070.643.270) (1.287.486.429) (9. 206) (84) Expenses Laba periode berjalan 81.804.056 117.397. 101 3.547.984 10.062.704 Profit for the period Laba yang dapat diatribusikan kepada: Profit attributable to: Pemilik entitas induk 81.804.056 117.397. 101 3.546.586 10.058.720 Owners of the Company Kepentingan non-pengendali - - 1.398 3 .984 Non-controlling interests Laba periode berjalan 81.804.056 117.397. 101 3.547.984 10.062.704 Profit for the period Laba komprehensif lain yang Other comprehensive inc ome dapat diatribusikan kepada: attributable to: Pemilik entitas induk - - (7.189.186) (6.967. 876) Owners of the Company Kepentingan non-pengendali - - - - Non-controlling interests Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income periode berjalan 81.804.056 117.397.101 (3.641.202) 3.094.828 for the period Pemilik entitas induk 81.804.056 117.397. 101 (3.642.600) 3.090.844 Owners of the Company Kepentingan non-pengendali - - 1.398 3 .984 Non-controlling interests Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income periode berjalan 81.804.056 117.397.101 (3.641.202) 3.094.828 for the period Dividen yang dibayarkan kepada Dividends paid to no n kepentingan non-pengendali 11.249.930 16.6 50.000 - - controlling interests Kas masuk (keluar) bersih dari: Net cash inflow (outflow) from: Kegiatan operasi 198.922.797 74.237.369 (994) (14.066) Operating activities Kegiatan investasi (3.737.923) (6.464.12 9) - (958) Investing activities Kegiatan pendanaan (151.314.761) (120.141.23 3) - - Financing activities KJA PEI
Page 146
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 142 - Dividen ini dibayar dalam empat tahap, yaitu sebesar US$ 50.000.000 pada bulan April 2024 dan sebesar US$ 45.000.000 masing- masing pada bulan Juni, Agustus dan Oktober 2024. Such dividend was paid in four stages, wherein US$ 50,000,000 paid in April 2024 and US$ 45,000,000 each in June, August and October 2024. Bagian kepentingan non -pengendali atas dividen ini sebesar US$ 16.650.000. Non-controlling interests’s portion of such dividend was US$ 16,650,000. b) Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan CTA tanggal 9 April 2025, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai final untuk tahun buku 2024 sebesar Rp180.000.000.000 (setara dengan US$ 11.665.088), yang akan dibayarkan dalam tiga tahap, terakhir pada Oktober 2025. Bagian kepentingan non-pengendali atas dividen ini sebesar Rp 81.360.000.000 (setara dengan US$ 5.272.620). Pada tanggal 30 September 2025, utang dividen sebesar Rp39.472.000.000 (setara dengan US$ 2.334.845), dimana sebesar US$ 975.540 adalah utang dividen kepada kepentingan non-pengendali dan disajikan sebagai utang dividen pada laporan posisi keuangan konsolidasian. b) Based on the Annual General Meeting of Shareholders of CTA dated April 9, 2025, the shareholders approved the distribution of final cash dividends for the 2024 financial performance amounting to Rp180,000,000,000 (equivalent to US$ 11,665,088), which will be paid in three stages, with the last payment in October 2025. The non-controlling interest portion of this dividend amounted to Rp 81,360,000,000 (equivalent to US$ 5,272,620). As of September 30, 2025, dividend payable was Rp39,472,000,000 (equivalent to US$ 2,334,845), wherein US$ 975,540 represented dividen payable to non- controlling interest and was presented as dividen payable in the consolidated statement of financial position. b. Komponen ekuitas lainnya b. Other component of equity i. Akumulasi selisih kurs penjabaran laporan keuangan i. Cumulative translation adjustments Selisih kurs yang berkaitan dengan penjabaran dari aset bersih dari entitas anak yang menggunakan mata uang fungsional selain mata uang penyajian Grup yaitu mata uang Dollar Amerika Serikat diakui langsung dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam selisih penjabaran atas laporan keuangan. Selisih kurs yang sebelumnya diakumulasi dalam selisih kurs penjabaran atas laporan keuangan, direklasifikasi ke laba rugi pada saat pelepasan entitas anak. Exchange differences relating to the translation of the net assets of the subsidiaries using different functional currency other than the Group presentation currency (i.e. U.S. Dollar) are recognized directly in other comprehensive income and accumulated in the foreign currency translation reserve. Exchange differences previously accumulated in the foreign currency translation reserve are reclassified to profit or loss on the disposal of those subsidiaries.
Page 147
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 143 - ii. Penghasilan komprehensif lain ii. Other comprehensive income 40. PENDAPATAN 40. REVENUES 7,53% dari jumlah pendapatan pada tahun 2025 (2024: 7,19%) dilakukan dengan pihak berelasi (Catatan 52). 7.53% of the total revenues in 2025 (2024: 7.19%) were made to related parties (Note 52). Tabel berikut merinci pendapatan berdasarkan segmen operasi Grup: The following table details revenue based on the Group’s operation segment: 2025 2024 US$ US$ Pendapatan kontrak dan jasa Contracts and services r evenues ENI North Ganal Limited 35.980.439 - ENI North Ganal Limited PT Pertamina EP 28.062.230 25.659.235 PT Per tamina EP PT AGPA Refinery Complex 21.872.761 9.939.118 PT AGPA Refinery Complex PT Exxon Mobil Indonesia 21.686.438 22.023.093 PT Exxon Mobil Indonesia PT Pupuk Kalimantan Timur 19.135.418 13.096.213 PT Pupuk Kalimantan Timur PT Shell Manufacturing Indonesia 13.949.284 15.331.48 2 PT Shell Manufacturing Indonesia PT Pertamina Hulu Rokan 10.828.428 14.679.516 PT Pertamina Hulu Rokan PT Kaltim Pama Industri 10.149.686 2.353.834 PT Kaltim Pama Industri Medco E&P Grissik Ltd 5.491.134 5.825.086 Medco E&P Grissik Ltd BP Berau Ltd. 5.358.031 42.579.822 BP Berau Ltd. CSTS Joint Operation 520.874 5.774.169 CST S Joint Operation PT Indy Digital Investama 1.985.460 7.642.931 PT Indy Digital Investama Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 4 juta) 37.865.264 23.913.157 Others (each below US$ 4 million) Subjumlah 212.885.447 188.817.656 Subt otal Penjualan batubara Sales of coal Pelanggan luar negeri 716.872.060 1.118.055.2 03 Foreign customers Pelanggan dalam negeri 464.265.824 442.261.80 4 Domestic customers Subjumlah 1.181.137.884 1.560.317.007 Subt otal Perdagangan lainnya Other trading Pelanggan luar negeri 30.918.737 16.434.360 Foreign customers Pelanggan dalam negeri 18.021.796 18.598.60 4 Domestic customers Subjumlah 48.940.533 35.032.964 Su btotal Jumlah 1.442.963.864 1.784.167.627 Total
Page 148
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 144 - Tabel berikut merinci pendapatan berdasarkan waktu pengakuan pendapatan: The following table details revenue based on timing of revenue recognition: Selama tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat pelanggan pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan konsolidasian pada periode yang bersangkutan. In 2025 and 2024, there is no third party customer representing more than 10% of the total consolidated revenues of the respective period. 41. BEBAN POKOK KONTRAK DAN PENJUALAN 41. COST OF CONTRACTS AND GOODS SOLD Rincian pemasok pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan konsolidasian pada periode yang bersangkutan adalah sebagai berikut: Revenues to the following third party supplier represented more than 10% of the total consolidated revenues of the respective period: 2025 2024 US$ US$ Sumber daya energi 1.181.137.884 1.561.856.424 E nergy resources Jasa energi 165.482.103 145.684.934 Energy ser vices Bisnis hijau 39.891.052 22.694.560 Green bus iness Logistik dan infrastruktur 36.138.635 28.719.490 Logistic and infrastructure Mineral 11.553.212 4.756.714 Mineral Ventura digital 5.651.919 11.222.865 Digital ventures Pendapatan lainnya 3.109.059 9.232.640 Other revenue Jumlah 1.442.963.864 1.784.167.627 Total2025 2024 US$ US$ Pada waktu tertentu 1.209.064.239 1.604.808.078 At a point in time Sepanjang waktu 233.899.625 179.359.549 Over time Jumlah 1.442.963.864 1.784.167.627 Total 2025 2024 US$ US$ Sub-kontraktor, instalasi, beban Sub-contractors, in stallations, perlengkapan komunikasi dan communications supplies expense beban usaha langsung 589.820.084 603.336.110 and other direct costs Royalti 220.254.202 333.153.575 Royalty Bahan baku 127.856.188 188.127.362 Materials Bahan bakar 97.394.997 108.625.127 Fuel Bongkar muat 61.886.615 74.986.063 Handl ing Gaji, upah dan tunjangan karyawan 57.127.028 4 8.621.396 Salaries, wages and allowances Sewa, perbaikan dan pemeliharaan 33.625.868 62 .424.344 Rental, repairs and maintenance Penyusutan dan amortisasi (Catatan 17, 20 Depreciati on and amortization (Notes 17, 20 21, 23 dan 24) 23.136.600 19.350.018 21, 23 and 24) Beban reklamasi dan lingkungan 13.164.499 16.6 03.080 Environment and reclamation expenses Biaya pemakaian barang 9.134.569 21.829.972 Consumables Jasa profesional 1.121.698 5.328.704 Professional fees Kenaikan (penurunan) persediaan batubara 416.927 (7.327.901) Increase (decrease) in coal inventory Asuransi Insurance Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 5 juta) 14.285.390 39.716.423 Others (each below US$ 5 million) Jumlah 1.249.224.665 1.514.774.273 Total 2025 2024 US$ US$ PT Pamapersada Nusantara 237.825.015 271.444. 312 PT Pamapersada Nusantara
Page 149
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 145 - 42. BEBAN PENJUALAN, UMUM DAN ADMINISTRASI 42. SELLING, GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES 43. PENDAPATAN INVESTASI 43. INVESTMENT INCOME 44. BEBAN KEUANGAN 44. FINANCE COSTS 2025 2024 US$ US$ Gaji, upah, dan tunjangan karyawan 48.338.977 49.085.550 Salaries, wages, and employee benefits Beban pemasaran dan komisi 21.873.602 29.799.6 01 Marketing and commissions expense PNBP bagian pemerintah pusat dan PNBP for central an d pemerintah daerah 8.849.459 13.151.380 local government's share Jasa profesional 8.961.069 18.779.911 P rofessional fees Penyusutan dan amortisasi (Catatan 21, 23 Depreciati on and amortization (Notes 21, 23 dan 24) 5.689.850 6.757.266 and 24) Sewa 1.815.456 3.178.190 Rental Perjalanan dinas dan transportasi 1.250.697 1 .159.257 Travel and transportation Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 1 juta) 15.982.845 11.235.168 Others (each below US$ 1 million) Jumlah 112.761.955 133.146.323 Total 2025 2024 US$ US$ Penghasilan bunga: Interest income: Deposito berjangka 8.472.967 6.978.329 Time deposits Jasa giro dan lain-lain 4.941.560 6.751.837 Current and other bank accounts Piutang pihak berelasi (Catatan 52) 734.215 731.605 Loans to related party (Note 52 ) Investasi pada pihak ketiga 112.500 1.917. 400 Investment in third parties Jumlah penghasilan bunga 14.261.242 16.379.171 Total interest income Total keuntungan yang telah dan belum terealisasi atas investasi pada pihak Total realized and unrealized gain on ketiga 5.646.925 121.732 investmen t in third parties Pembelian investasi di bawah (di atas) par (Catatan 6) - (227.789) Purchase of investmen t below (above) par (Note 6) Pendapatan dividen 125.000 128.000 Dividend Income Jumlah 20.033.167 16.401.114 Total 2025 2024 US$ US$ Beban bunga atas utang obligasi Interest expense on bonds payable (Catatan 34) 33.177.083 39.912.932 (Note 34) Bunga atas utang bank dan pinjaman Interest on bank loans and long-term jangka panjang (Catatan 27, 31 dan 54) 14.278.432 19.131.277 loans (Notes 27, 31 and 54) Amortisasi biaya emisi obligasi Amortization of bond s issuance costs (Catatan 34) 958.546 4.205.587 (Not e 34) Premi pelunasan lebih awal Premium on early redempt ion of Obligasi - 3.854.138 Seni or Notes Lain-lain (masing-masing dibawah US$ 3 juta) 4.981.265 4.653.934 Others (each below US$ 3 million) Jumlah 53.395.326 71.757.868 Total
Page 150
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 146 - 45. LAIN-LAIN – BERSIH 45. OTHERS – NET 46. PAJAK FINAL 46. FINAL TAX Pajak final berasal dari Perusahaan, IPY, TPE, TPEC , IMP, CTA, ILSS, ISB dan IMN sehubungan dengan pendapatan yang berasal dari pengoperasian sewa gedung, kontrak konstruksi dan jasa pengangkutan batu bara. Final tax is derived from the Company, IPY, TPE, TPEC, IMP, CTA, ILSS, ISB and IMNN which is related to income from office rental, construction contract s and coal transshipment services. 47. PAJAK PENGHASILAN 47. INCOME TAX Pajak penghasilan Grup terdiri dari: Income tax of the Group consists of the following: Pajak Kini Current Tax Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan rugi fiskal adalah sebagai berikut: A reconciliation between profit before tax per consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income and fiscal loss is as follows: 2025 2024 US$ US$ Penanganan bahan bakar 2.640.674 3.611.321 Fuel handling Keuntungan pelepasan aset tetap Gain on disposal of property, plant and (Catatan 21) 32.042 7.873.850 equ ipment (Note 21) Demurage dikurangi dispatch (643.534) (3.388.944) Demurage net off dispatch Pajak penghasilan luar negeri (1.321.578) (2.1 96.379) Foreign witholding tax Kerugian kurs mata uang asing - bersih (6.050.423) (4.502.818) Loss on foreign exchange - n et Pengembalian klaim pengembalian pajak (Catatan 47) - 11.084.252 Refund from claims for tax refund (Note 47) Pembelian dengan diskon saham Gain from a bargain p urchase of shares GSI (Catatan 1) - 2.351.718 i n GSI (Note 1) Kerugian revaluasi (Catatan 1) - (1. 071.070) Loss on revaluation (Note 1) Kerugian atas divestasi MUTU (Catatan 1) - (3.902.998) Loss on divestment of MUTU (Note 1) Denda penghentian awal hak Penalty on early termina tion of pemasaran ICI - (4.231.124) ma rketing rights ICI Lain-lain - bersih 2.552.839 3.143.470 Miscellaneous - net Jumlah (2.789.980) 8.771.278 Total 2025 2024 US$ US$ Pajak kini 33.309.196 37.102.260 Curre nt tax Pajak tangguhan (539.835) 5.780.462 Deferred tax Jumlah beban pajak - bersih 32.769.361 42.882 .722 Total income tax expense - net
Page 151
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 147 - Rugi fiskal pajak penghasilan badan Perusahaan tahun 2024 sudah sesuai dengan Surat Pemberitahuan Pajak yang disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak. Fiscal loss of corporate income tax of the Company for 2024 are in accordance with the corporate tax returns filed with the Tax Service Office. Berdasarkan peraturan perpajakan di Indonesia, Perusahaan melaporkan pajaknya sendiri. Rugi fiskal dapat dikompensasikan dengan laba fiskal pada masa lima tahun mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Under the Taxation Laws in Indonesia, the Company submits tax returns on a self-assessment basis. Fiscal losses can be utilized against the taxable income f or a period of five years subsequent to the year the fiscal loss was incurred. Perhitungan kurang (lebih) bayar pajak kini adalah sebagai berikut: Underpayment (overpayment) of corporate income tax is computed as follows: 2025 2024 US$ US$ Laba sebelum pajak menurut laporan Profit before tax per consolidated laba (rugi) dan penghasilan statements of profit or loss and komprehensif lain konsolidasian 46.758.668 95 .213.292 other comprehensive income Dikurangi: Laba sebelum pajak entitas anak 105.921.721 133.713.261 Less: Profi t before tax of the subsidiaries Rugi sebelum pajak - Perusahaan (59.163.053) ( 38.499.969) Loss before tax - the Company Perbedaan temporer: Temporary differences: Beban gaji dan tunjangan 898.738 (937.93 5) Salaries and benefits Imbalan pasca kerja 244.620 372.444 Post-employment benefits Penghasilan bunga (739.738) - Interest income Perbedaan penyusutan komersial Difference between c ommercial dan fiskal (6.885) 6.961 and fiscal depreciation Jumlah 396.735 (558.530) Total Perbedaan yang tidak dapat Nondeductible expenses ( nontaxable diperhitungkan menurut fiskal: income): Beban gaji dan tunjangan 7.123.778 8.989.55 9 Salaries and benefits Lain-lain 42.344.057 26.277.638 Others Jumlah 49.467.835 35.267.197 Total Rugi fiskal (9.298.483) (3.791.302) Fiscal loss 2025 2024 US$ US$ Beban pajak kini Current tax expense Perusahaan - - T he Company Entitas anak 33.309.196 37.102.260 Sub sidiaries Jumlah 33.309.196 37.102.260 Total Dikurangi pajak dibayar dimuka Less prepaid taxes Perusahaan The Company Pasal 22 dan 23 136.992 54.548 Article 22 and 23 Entitas anak Subsidiaries Pasal 22 dan 23 17.536.393 21.005.539 Article 22 and 23 Pasal 25 10.357.326 17.795.455 Article 25 Jumlah pajak dibayar dimuka 28.030.711 38.855 .542 Total prepaid taxes Underpayment (overpayment) of Kurang (lebih) bayar pajak kini 5.278.485 (1.753.282) corporate income tax Lebih bayar pajak badan (Catatan 11) Overpayment of corporate income tax (Note 11) Perusahaan 136.992 54.548 T he Company Entitas anak 32.341 2.636.587 Subsidiaries Jumlah lebih bayar pajak badan 169.333 2 .691.135 Total overpayment of corporate income tax Kurang bayar pajak badan (Catatan 29) Underpayment o f corporate income tax (Note 29) Entitas anak 5.447.818 937.853 Subsidiaries Jumlah kurang bayar pajak badan 5.447.818 937.853 Total underpayment of corporate income tax
Page 152
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 148 - Pajak Tangguhan Deferred Tax Rincian aset (liabilitas) pajak tangguhan entitas anak adalah sebagai berikut: The details of the subsidiaries’ deferred tax asset s (liabilities) are as follows: Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets Akun ini merupakan aset pajak tangguhan entitas anak dengan rincian sebagai berikut: This account represents deferred tax assets of subsidiaries as follows: Liabilitas Pajak Tangguhan Deferred Tax Liabilities Akun ini merupakan liabilitas pajak tangguhan entitas anak setelah diperhitungkan dengan aset pajak tangguhan dari masing-masing entitas usaha, dengan rincian sebagai berikut: This account represents deferred tax liabilities o f subsidiaries after deducting the deferred tax assets of the same business entity as follows: Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian rugi akuntansi sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: A reconciliation between the tax expense and the amount computed by applying the tax rates to loss before tax is as follows: 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Entitas anak Subsidiaries Aset tetap 254.189 400.093 Property, plant and equipment Cadangan atas kerugian Allowances for credit kredit piutang 125.472 111.246 losses on receivables Imbalan pasca kerja 3.473.103 3.531.948 Post-employment benefits Kewajiban lingkungan, reklamasi, Environmental, reclamation, loss on kerugian dari penjualan 8.682.485 8.484.485 disposal Biaya yang masih harus dibayar 3.879.600 3.440.134 Accrued expenses Rugi fiskal 331.573 1.459.714 Fiscal loss Lain-lain 431.316 297.411 Other Aset pajak tangguhan - bersih 17.177.738 17.7 25.031 Deferred tax assets - net 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Entitas anak Subsidiaries Aset tidak berwujud 6.692.529 7.332.729 Intangible assets Cadangan revaluasi investasi 1.563.842 2.209.900 Investment revaluation reserve Pinjaman yang dapat dikonversikan 113.369 62.314 Convertible loan Lain-lain 101.882 (118.120) Other Liabilitas pajak tangguhan - bersih 8.471.622 9.486.823 Deferred tax liabilities - ne t
Page 153
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 149 - Peraturan Menteri Keuangan No. PMK-136 Tahun 2024 (PMK-136) tentang Implementasi Global Anti- Base Erosion (GloBE) atau Pajak Minimum Global Pilar II (”Pillar Two”) telah diberlakukan di Indonesia, yurisdiksi di mana Perusahaan didirikan, dan mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Di bawah aturan ini, top- up pajak akan muncul di mana tarif pajak efektif dari operasi Entitas Induk Utama (UPE) di yurisdiksi individu mana pun, dihitung menggunakan prinsip- prinsip yang ditetapkan dalam undang-undang Pillar Two, yaitu di bawah 15%. Oleh karena PMK-136 belum efektif pada tanggal pelaporan, Grup menerapkan pengecualian atas pengakuan dan pengungkapan informasi mengenai aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan Pillar Two, sebagaimana diatur dalam amandemen PSAK 212 yang diterbitkan pada Desember 2023. The Ministry of Finance Regulation No. PMK-136 Year 2024 (PMK-136) regarding the Implementation of Global Anti-Base Erosion (GloBE) rules or Pillar II Global Minimum Tax (“Pillar Two”) was enacted in Indonesia, the jurisdiction in which the Company is incorporated and came into effect from January 1, 2025. Under these rules, a top-up tax will arise where the effective tax rate of the Ultimate Parent Entit ies (UPE) operations in any individual jurisdictions, calculated using principles set out in the Pillar T wo legislation, is below 15%. Since the PMK-136 was not effective at the reporting date, the Group applies the exception on recognitio n and disclosure of information about deferred tax assets and liabilities related to Pillar Two income taxes, as provided in the amendments to PSAK 212 issued in December 2023. Sebagai konsekuensi dari aturan Pillar Two, banyak pemerintah nasional telah memberlakukan (atau mengumumkan pengenalan yang akan segera terjadi) atas aturan pajak minimum domestik yang selaras dengan aturan model Pillar Two OECD. Jika aturan pajak minimum domestik tersebut diberlakukan, mereka harus menaikkan kewajiban pajak lokal ke tarif minimum 15%, sehingga menghilangkan kewajiban top-up pajak yang harus dibayarkan oleh Perusahaan berdasarkan aturan Pillar Two. Grup terus memantau penerapan aturan pajak minimum domestik tersebut untuk memastikan kepatuhan terhadap semua kewajiban pelaporan. As a consequence of the Pillar Two rules, many national governments have enacted (or announced the imminent introduction of) domestic minimum tax rules that are closely aligned to the OECD’s Pillar Two model rules. Where such domestic minimum tax rules are in place, they should raise local tax obligations to the 15% minimum rate, thereby eliminating the top- up tax liability otherwise payable by the Company under the Pillar Two rules. The Group continuously monitors the implementation of such domestic minimum tax rules to ensure compliance with all filing obligations. 2025 2024 US$ US$ Rugi sebelum pajak - Perusahaan (59.163.053) ( 38.499.969) Loss before tax - Company Pajak sesuai tarif pajak yang berlaku (13.015.872) (8.469.993) Tax at applicable tax rate Pengaruh pajak atas perbedaan yang tidak dapat diperhitungkan Tax effect of nonded uctible menurut fiskal: expenses (nontaxable income): Beban gaji dan tunjangan 1.567.231 1.977.70 3 Salaries and benefits Lain-lain 9.315.693 5.781.079 Others Jumlah 10.882.924 7.758.782 Total Pengaruh pajak atas perbedaan temporer Tax effect o f the unrecognized dan rugi fiskal yang tidak temporary difference s and diperhitungkan 2.132.948 711.211 fiscal loss Beban pajak - Perusahaan - - Tax expense - Company Beban pajak - entitas anak (32.769.361) (42.8 82.722) Tax expense - subsidiaries Jumlah beban pajak (32.769.361) (42.882.722) Total tax expense
Page 154
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 150 - Fasilitas Pajak Tax Facility KGTE Pada bulan Maret 2020, Menteri Keuangan Republik Indonesia menyetujui permohonan pengurangan pajak penghasilan badan KGTE dan memutuskan: a. pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 100% untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tahun pajak KGTE beroperasi secara komersial; b. pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 50% untuk jangka waktu 2 (dua) tahun sejak berakhirnya pengurangan pajak penghasilan 100%; c. pembebasan dari pemotongan dan pemungutan pajak oleh pihak ketiga atas penghasilan yang diterima KGTE untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tahun pajak KGTE beroperasi secara komersial. KGTE In March 2020, the Minister of Finance of the Republic of Indonesia approved the application for a reduction of KGTE's corporate income tax and decided: a. reduction of corporate income tax of 100% for a period of 5 (five) years from the tax year KGTE operates commercially; b. 50% reduction in corporate income tax for a period of 2 (two) years from the end of the 100% income tax reduction; c. exemption from withholding and collection of taxes by third parties on income received by KGTE for a period of 5 (five) years from the tax year of KGTE's commercial operations. Surat Ketetapan Pajak Tax Assessment Letters Perusahaan The Company Selama tahun 2024 dan 2025, Perusahaan menerima beberapa keputusan pajak untuk tahun pajak sebagai berikut: In 2024 and 2025, the Company received several tax decisions for the following fiscal years: Tahun pajak 2024 Fiscal year 2024 Pada tanggal 28 Agustus 2025, Perusahaan menerima surat dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang terkait pemeriksaan pajak tahun 2024 yang mencakup seluruh jenis pajak. On August 28, 2025, the Company received a letter from Directorate General of Taxation (DGT) related to tax audit for fiscal year 2024, covering all types of taxes. Tahun pajak 2023 Fiscal year 2023 Pada tanggal 23 April 2025, DJP telah menyelesaikan pemeriksaan atas seluruh kewajiban perpajakan tahun 2023 Perusahaan dan telah menerbitkan surat ketetapan pajak. Seluruh surat ketetapan pajak tersebut telah sesuai dengan pelaporan Perusahaan, kecuali berikut ini: On April 23, 2025, DGT completed their audit of al l the Company’s tax obligation for fiscal year 2023 and issued tax assessment letters, accordingly. All ta x assessment letters are in line with the Company’s report, except for the following: - Surat ketetapan lebih bayar atas pajak penghasilan badan Perusahaan, dimana DJP melakukan koreksi atas rugi fiskal dari US$389.631, sebagaimana dilaporkan oleh Perusahaan, menjadi US$178.501. Tidak ada koreksi atas lebih bayar pajak yang dilaporkan, yaitu US$108.779. Pengembalian lebih bayar pajak diterima oleh Perusahaan pada tanggal 15 Mei 2025. - Overpayment tax assessment letters on the Company’s corporate income tax, wherein DGT corrected fiscal loss from US$389,631, as reported by the Company, to US$178,501. There is no correction to reported tax overpayment, which is US$108,779. Refund of tax overpayment was received by the Company on May 15, 2025. - Surat ketetapan kurang bayar atas pajak pertambahan nilai Perusahaan, dimana kurang bayar ditetapkan sebesar Rp49.973.981, termasuk denda. - Underpayment tax assessment letters on the Company’s value added tax, wherein tax underpayment was assessed at Rp49,973,981, including penalty.
Page 155
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 151 - Perusahaan tidak melakukan keberatan atas surat ketetapan pajak tersebut. Selisih antara hasil pemeriksaan dan jumlah tercatat dibebankan langsung ke laba rugi. The Company is not filing any objection a gainst the above tax assessment letters. Difference between the tax audit results and recorded amount is directly charged to profit and loss. Tahun pajak 2022 Fiscal year 2022 Pada tanggal 22 Mei 2025, Perusahaan menerima surat dari DJP terkait pemeriksaan pajak tahun 2022 yang mencakup seluruh jenis pajak. On May 22, 2025, the Company received a letter DGT related to tax audit for fiscal year 2022, covering all types of taxes. Tahun pajak 2020 Fiscal year 2020 Pada tanggal 22 Januari 2024, Perusahaan menerima beberapa surat ketetapan pajak (SKPKB) terkait dengan kewajiban perpajakan Perusahaan untuk tahun fiskal 2020, sebagai berikut: On January 22, 2024, the Company received several tax assessment letters (SKPKB) in regards to its ta x obligation for fiscal year 2020, as follows: Pajak pertambahan nilai sebesar Rp 1.031.416.538 (setara dengan US$ 63.817), ditambah denda sebesar Rp 773.562.404 (setara dengan US$ 47.863). Pajak penghasilan pasal 26 sebesar Rp 91.838.072.919 (setara dengan US$ 5.505.880), ditambah denda sebesar Rp 39.916.612.219 (setara dengan US$ 2.393.082) (31 Desember 2024: Rp 91.838.072.919 (setara dengan US$ 5.727.765), ditambah denda sebesar Rp 39.916.612.219 (setara dengan US$ 2.489.522)). • Value added tax at the amount of Rp 1,031,416,538 (equivalent to US$ 63,817), plus penalty of Rp 773,562,404 (equivalent to US$ 47,863). • Withholding tax article 26 at the amount of Rp 91,838,072,919 (equivalent to US$ 5,505,880), plus penalty of Rp 39,916,612,219 (equivalent to US$ 2,393,082) (December 31, 2024: Rp 91,838,072,919 (equivalent to US$ 5,727,765), plus penalty of Rp 39,916,612,219 (equivalent to US$ 2,489,522)). SKPKB terkait dengan pajak pertambahan nilai dibiayakan pada bulan Januari 2024. Perusahaan sudah membayar dan mengajukan keberatan atas SKPKB pajak penghasilan pasal 26 dan mencatat jumlah yang dibayar sebagai klaim pengembalian pajak (Catatan 15). SKPKB related to value added tax was charged as direct expense in January 2024. The Company has paid and filed objection letter in regards with the SKPKB for withholding tax article 26 and accounted the amount paid as claims for tax refund (Note 15). Pada tanggal 15 Januari 2025, DJP menerbitkan surat keputusan yang menolak seluruh keberatan yang diajukan oleh Perusahaan atas pajak penghasilan pasal 26 tahun pajak 2020. Perusahaan sudah mengajukan banding terhadap keputusan DJP tersebut pada tanggal 10 April 2025. On January 15, 2025, DGT issued decision letters, which rejected all the Company’s objection related to withholding tax article 26 for fiscal year 2020. The Company filed appeal against the decision of DGT on April 10, 2025. Tahun pajak 2019 Fiscal year 2019 Pada bulan April 2021, Perusahaan menerima beberapa SKPKB dan surat tagihan pajak (STP) terkait dengan kewajiban perpajakan Perusahaan untuk tahun fiskal 2019, terdiri dari kurang bayar pajak penghasilan pasal 26 sebesar Rp 129.208.145.925 (setara dengan US$ 7.994.564) dan kurang bayar pajak pertambahan nilai sebesar Rp 12.594.801.834 (setara dengan US$ 779.285), dan Perusahaan telah mengajukan keberatan atas SKPKB tersebut. In April 2021, the Company received several SKPKB and tax notice letters (STP) in regards to its tax obligation for fiscal year 2019, consisted of Rp 129,208,145,925 (equivalent to US$ 7,994,564) underpayment of income tax article 26 and Rp 12,594,801,834 (equivalent to US$ 779,285) underpayment of value added tax, and the Company has filed objection letters against the SKPKB. Pada tahun 2022, DJP menolak keberatan yang diajukan Perusahaan atas pajak tersebut di atas. Perusahaan membuat cadangan penuh atas klaim In 2022, DGT has rejected the Company’s objection for the above taxes. The Company provided full
Page 156
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 152 - pengembalian pajaknya, dan pada saat yang sama juga sudah mengajukan banding atas penolakan DJP. provision on its claim for tax refund, while at the same time also filed appeal against DGT’s rejection. Tahun pajak 2018 dan 2017 Fiscal years 2018 and 2017 Pada bulan Februari 2021, Perusahaan menerima beberapa SKPKB terkait dengan kewajiban perpajakan Perusahaan untuk tahun pajak 2017 dan 2018. Sejak 30 Maret 2022, DJP telah menerbitkan surat keputusan sebagai tanggapan atas keberatan yang disampaikan oleh Perusahaan, yang mengabulkan sebagian keberatan yang disampaikan oleh Perusahaan sehingga kewajiban pajak yang baru termasuk denda dan bunga turun. In February 2021, the Company received several SKPKB in regards with its tax obligation for fiscal years 2017 and 2018. From March 30, 2022, DGT has also issued decision letters in response to the Company’s objection letters, which partially grante d the Company’s objection, hence the new tax obligation including penalty and interest was decreased. Perusahaan membuat cadangan penuh atas klaim pengembalian pajaknya, dan pada saat yang sama juga sudah mengajukan banding terhadap keputusan dan tanggapan DJP atas keberatan yang diajukan oleh Perusahaan. The Company provided full provision on its claim f or tax refund, while at the same time also filed appea l against all decisions and responses of DGT to the Company’s objection. Pada tanggal 25 Januari 2024, Pengadilan Pajak telah memutuskan kasus pajak pertambahan nilai (PPN) Perusahaan untuk tahun pajak 2017 sampai dengan 2019 dan telah mengeluarkan surat keputusan tertanggal 5 Februari 2024 yang menyatakan bahwa kurang bayar PPN Perusahaan untuk ketiga tahun pajak tersebut adalah Rp 15.449.068.854 (setara dengan US$ 955.888), dibandingkan dengan On January 25, 2024, Tax Court has concluded for t he cases of the Company’s value added tax (VAT) for fiscal year 2017 until 2019 and has issued decision letter dated February 5, 2024, stating that the Company’s VAT underpayment for the three fiscal years amounted to Rp 15,449,068,854 (equivalent to US$ 955,888), as compared to Rp 17,676,250,598 Kurang bayar (termasuk bunga Jumlah yang Ekuivalen dalam US$/ Jumlah Kewajiban Pajak Baru Setelah dan denda)/ diajukan oleh US$ equivalent Tanggapan DJP atas Keberatan Underpayment Perusahaan/ 31 Desember/ Perusahaan/ Keterangan pajak/ Tahun pajak/ Mata uang/ (including interest Mata uang/ Amount appealed Tanggapan Perusahaan/ December 31, 2024 New Tax Obligation after DGT’s Description of tax Fiscal year Currency and penalty) Cu rrency by the Company Company's response dan/ and 2023 Responses on the Company’s Objection Pajak penghasilan badan/ 2017 US$ 498.315 US$ 3.461.7 98 Mengajukan keberatan / - US$ 209.082 Corporate income tax File objection Pengembalian pajak sebesar Rp 3.681.677.982 (setara dengan US$256.509 telah diterima sepenuhnya oleh Perusahaan pada bulan Juni 2022/ The tax refund of Rp 3,681,677,982 (equivalent to US$256,509) has been fully received by the Company in June 2022 Pajak penghasilan pasal 21/ 2017 Rp 40.868.479 Rp 40.86 8.479 Menerima ketetapan / - lncome tax article 21 Agree with the assessment Pajak penghasilan pasal 26/ *) 2017 Rp 553.574.780.75 1 Rp - Mengajukan keberatan / - Rp116.564.876.750 lncome tax article 26 File objection Pajak pertambahan nilai/ 2017 Rp 5.456.950.274 Rp - Mengajukan keberatan/ - Rp2.660.477.523 Value added tax File objection Pengembalian pajak sebesar Rp 2.796.472.750 telah diterima sepenuhnya oleh Perusahaan pada bulan April 2022/ The tax refund of Rp 2,796,472,750 has been fully received by the Company in April 2022 Pajak penghasilan badan/ 2018 US$ 1.712.903 US$ 462.750 Mengajukan keberatan/ - US$ 941.463 Corporate income tax File objection Pengembalian pajak sebesar Rp 11.236.792.126 (setara dengan US$771.440 telah diterima sepenuhnya oleh Perusahaan pada bulan Juni 2022/ The tax refund of Rp 11,236,792,126 (equivalent to US$771,440) has been fully received by the Company in June 2022 Pajak penghasilan pasal 26/ 2018 Rp 140.016.331.149 Rp - Mengajukan keberatan/ - Menolak seluruh keberatan y ang Income tax article 26 File objection disampaikan Perusahaan/ Rejected all the Company’s objection Pajak pertambahan nilai/ 2018 Rp 2.420.971.240 Rp - Mengajukan keberatan/ - Menolak seluruh keberatan ya ng Value added tax File objection disampaikan Perusahaan/ Rejected all the Company’s objection *) Dari jumlah keseluruhan yang ditetapkan oleh pajak sebesar Rp 553.574.780.751 (ekuivalen dengan US$ 38.448.033), Perusahaan membayar sebagian ketetapan tersebut sebesar Rp 114.059.475.780 (ekuivalen dengan US$ 7.921.599) pada bulan Maret 2021 dan Rp 2.505.400.969 (ekuivalen dengan US$ 174.101) pada bulan Juni 2021/ From the total assessment of Rp 553,574,780,751 (eq uivalent to US$ 38,448,033) made by tax office, the Company partly paid Rp 114,059,475,780 (equivalent to US$ 7,921,599) in March 2021 and Rp 2.505.400.969 (equivalent to US$ 174,101) in June 2021.
Page 157
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 153 - Rp 17.676.250.598 (setara dengan US$ 1.093.692) yang ditetapkan oleh DJP dan yang telah dibayar oleh Perusahaan. (equivalent to US$ 1,093,692) assessed by the DGT and paid by the Company. Pada tanggal 1 Februari 2024, Pengadilan Pajak telah memutuskan kasus pajak penghasilan pasal 26 (PPh) Perusahaan untuk tahun pajak 2017 sampai dengan 2019 dan telah mengeluarkan surat keputusan tertanggal 13 Februari 2024 yang menyatakan bahwa kurang bayar PPh Perusahaan untuk ketiga tahun pajak tersebut adalah Rp 241.739.180.996 (setara dengan US$ 14.957.356), dibandingkan dengan Rp 385.789.353.823 (setara dengan US$ 23.870.149) yang ditetapkan oleh DJP dan yang telah dibayar oleh Perusahaan. On February 1, 2024, Tax Court has concluded for t he cases of the Company’s withholding tax article 26 (WHT) for fiscal year 2017 until 2019 and has issued decision letter dated February 13, 2024, stating th at the Company’s WHT underpayment for the three fiscal years amounted to Rp 241,739,180,996 (equivalent to US$ 14,957,356), as compared to Rp 385,789,353,823 (equivalent to US$ 23,870,149) assessed by the DGT and paid by the Company. Pada tanggal 1 Februari 2024, Pengadilan Pajak telah memutuskan kasus pajak penghasilan badan (CITR) Perusahaan untuk tahun pajak 2017 sampai dengan 2018 dan telah mengeluarkan surat keputusan tertanggal 13 Februari 2024 yang menyatakan bahwa lebih bayar CITR Perusahaan untuk kedua tahun pajak tersebut adalah US$ 654.624, dibandingkan dengan kurang bayar pajak sebesar US$ 1.150.545 yang ditetapkan oleh DJP dan yang telah dibayar oleh Perusahaan. On February 1, 2024, Tax Court has concluded for t he cases of the Company’s corporate income tax (CITR) for fiscal year 2017 until 2018 and has issued decision letter dated February 13, 2024, stating that the Company’s CITR overpayment for the two fiscal years amounted to US$ 654,624, as compared to tax underpayment of US$ 1,150,545 assessed by the DGT and paid by the Company. Pada bulan Maret 2024, Perusahaan telah menerima seluruh klaim pengembalian pajak sesuai putusan Pengadilan Pajak dan mencatat sebagai bagian dari lain-lain bersih (Catatan 45). In March 2024, the Company has received all claims for tax refund based on decision from Tax Court and recorded as part of others – net (Note 45). Pada tanggal 7 Mei 2024, Perusahaan melakukan proses kasasi ke tingkat Mahkamah Agung terkait dengan sisa pajak penghasilan pasal 26 untuk tahun pajak 2017 sampai 2019 yang belum disetujui oleh Pengadilan Pajak sebesar Rp 241.514.206.428 (setara dengan US$ 14.943.336). Mahkamah Agung telah memberikan seluruh putusan atas permohonan kasasi yang diajukan Perusahaan dengan putusan menolak kasasi yang diajukan. On May 7, 2024, the Company filed appeal to Supreme Tax Court in regards with the remaining withholding tax article 26 for fiscal years 2017 un til 2019 which were not approved by Tax Court amounting to Rp 241,514,206,428 (equivalent to US$ 14,943,336). The Supreme Tax Court has provided full response to the appeals filed, has rejected all of the appeals. Pada tanggal 22 Agustus 2025, Perusahaan menerima surat tagihan pajak (STP), dimana DJP mengenakan sanksi administratif terkait Putusan Pengadilan Pajak untuk pajak penghasilan pasal 26 Perusahaan masa Desember 2017 sebesar Rp1.503.240.582. Perusahaan telah menjawab STP tersebut dan mengajukan permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi. On August 22, 2025, the Company received a tax notice letter (STP) wherein DGT claimed administrative sanction related to Tax Court Decision on the Company’s income tax article 26 for December 2017 amounting to Rp1,503,240,582. The Company has responded to the STP and submitted a request for reduction or elimination of the administrative sanction. KJA KJA Pada tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, KJA telah menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (“SPPT”) dan Surat Tagihan Pajak (“STP”) atas Pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”) sebagai berikut: As of the date of these consolidated financial statements, KJA has received the following Notification of Tax Due (“SPPT”) and Tax Collection Letter (“STP”) on Land and Building Tax (“PBB”):
Page 158
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 154 - Pada tanggal 3 Juni 2024, KJA menerima Surat Ketetapan Pajak terkait Pajak Bumi dan Bangunan (SKP) atas tahun pajak 2023 sebesar Rp 355.872.802.250 (setara dengan US$ 21.727.383). KJA telah melunasi SKP ini pada tanggal 2 Juli 2024 dan mencatat sebagai bagian dari beban pokok kontrak dan penjualan pada tahun 2024. Pada bulan Desember 2024, KJA menerima beberapa SKPKB, STP, dan SKPLB sebagai berikut: On June 3, 2024, KJA received Notice of Tax Assessment related to its Land and Building Tax (NOA) for fiscal year 2023 amounting to Rp 355,872,802,250 (equivalent to US$ 21,727,383). KJA settled the NOA on July 2, 2024 and recorded as part of cost of contracts and good sold in 2024. In December 2024, KJA received several SKPKB, STP, and SKPLB as follows: KJA telah menyetujui sebagian ketetapan pajak tersebut dan mencatat jumlah yg disetujui pada kerugian lainnya. Atas jumlah sisanya KJA telah mengajukan keberatan. KJA has accepted a portion of these tax assessment s and recorded the accepted portion on other loss. Fo r the remaining amounts, KJA has filed objections. Pada tahun 2025, KJA menerima beberapa SKPKB dan SKPLB sebagai berikut: In 2025, KJA received several SKPKB and SKPLB as follows: Jumlah yang ditetapkan berdasarkan SPPT/STP / Tahun Pajak/ Assessed amount based Jumlah yang dibayarkan/ Status pada tanggal laporan keuangan/ Fiscal Year on SPPT/STP Amount Paid Status as of date of financial report 2014 Rp 17.345.308.291 setara/ Rp 17.345.308.291 seta ra/ Pengadilan telah menyetujui tuntutan hukum yang di klaim oleh (SPPT) equivalent to US$ 1,280,286 equivalent to US$ 1,280, 286 KJA pada tanggal 21 November 2017. KJA telah menerima pengembalian pajak atas SPPT PBB tahun 2014, 2010-2013 dan 2015 pada 17 Mei 2018. Jumlah yang diterima adalah sebesar US$ 1.518.047 setelah dikompensasikan dengan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) atas pajak penghasilan tahun 2013, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bulan Desember 2013, Tagihan Pajak (STP) PPN bulan Desember 2013 dan 50% atas SPPT PBB 2016 dan 2017 sebesar US$ 1.8 97.321. Selisih atas transaksi ini dibebankan pada laba rugi. Pada tanggal 6 Desember 2017, DJP mengajukan permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung. Pada tanggal 5 Agustus 2024, keputusan Mahkamah Agung telah menolak permohonan peninjauan kembali dari DJP selaku Pemohon peninjauan kembali terkait SPPT PBB 2014 dengan nomor putusan 2823/B/PK/Pjk/2024./ Tax Court has approved the lawsuit claimed by KJA o n November 21, 2017. KJA has received the tax refund for SPPT PBB period 2014, 2010-2013 and 2015 on May 17, 2018. The amount received is US$ 1,518,047 after being co mpensated by the Underpayment Assessment Letter of Corporate Income Tax (SKPKB) in 2013, Value Added Tax (PPN) in December 2013, Tax Collection Letter (STP) of VAT in December 2013 and 50% of SPPT PBB period 2016 and 2017 amounting to US$ 1 ,897,321. The difference in this transaction was charged to p rofit or loss. On December 6, 2017, DJP filed a judicial review to the Supreme Court. On August 5, 2024, the Supreme Court has rej ected the judicial review from DJP as the petitioner regardin g the SPPT PBB 2014 with decree number 2823/B/PK/Pjk/2024.
Page 159
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 155 - KJA telah menyetujui seluruh ketetapan pajak tersebut dan mencatat jumlah yg disetujui pada kerugian lainnya. KJA has accepted all these tax assessments and recorded the accepted portion on other loss. IMU dan Entitas Anak IMU and Subsidiaries 30 September/ 31 Desember/ 30 September/ 31 Desember/ Entitas/ Jenis surat pajak/ Masa pajak/ September 30, D ecember 30, September 30, December 30, Status terakhir / Entities Type of tax letter Tax period 2025 2024 2025 2024 Current status Rp Rp US$ US$ ILSS Surat Panggilan Pemeriksaan 2023 1.358.219.235 1.358.219.235 81.428 84.0 38 Pada tanggal laporan keuangan ini, proses pemeriksaan masih berjalan/ As of the date of these financial statements, the tax audit is still ongoing. IMN Surat Panggilan Pemeriksaan 2023 491.427.455 491.427.455 29.462 30.406 Pada tanggal laporan keuangan ini , proses pemeriksaan masih berjalan/ As of the date of these financial statements, the tax audit is still ongoing. IMN SPT Badan 2024 600.997.657 600.997.657 36.031 37.186 Pada tanggal laporan keuangan ini, proses pemeriksa an masih berjalan/ As of the date of these financial statements, the tax audit is still ongoing. ISB Surat Panggilan Pemeriksaan 2023 1.275.417.852 1.275.417.852 76.464 78.91 5 Pada tanggal laporan keuangan ini, proses pemeriksaan masih berjalan/ As of the date of these financial statements, the tax audit is still ongoing. ISB SPT Badan 2024 1.165.360.162 1.165.360.162 69.865 72.105 Pada t anggal laporan keuangan ini, proses pemeriksaan mas ih berjalan/ As of the date of these financial statements, the tax audit is still ongoing. IMU SKPLB 2023 - 1.527 .711.549 - 94.525 Pada tanggal 15 April 2025, IMU telah menerim a pengembalian pajak tersebut sebesar Rp 662.100.769 setelah dipot ong dengan hutang pajak atau setara US$ 39.905, selisih antara lebih bayar yang diajukan sebelumnya dibebankan langsung ke laba rugi tahun berjalan/ On April 15, 2025, IMU received the tax refund amounting to Rp 662,100,769 after deducting tax liabilities, equivalent to US$ 39,905, with the difference between the overpayment previously submitted charged directly to the profit and loss for the current year. KGTE SKPLB 2023 - 2.53 2.076.102 - 155.935 Pada tanggal 16 Januari 2025, KGTE telah mene rima pengembalian tersebut sebesar US$ 151.335 atau seta ra dengan Rp 2.457.379.665, dan selisih kurs untuk penerimaan yang masuk tersebut dicatat ke beban lain-lain/ KGTE has received the refund of US$ 151,335 or equivalent to Rp 2,457,379,665, and the exchange rate difference for the receipt of the incoming money is recorded to other expense. Jumlah 4.891.422.361 8.951.210.012 293 .250 553.110 Total Jumlah yang diklaim/ Total claimed Jumlah yang diklaim/ Total claimed
Page 160
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 156 - Pada tanggal 11 Oktober 2024, IMU menerima SKPLB dari DJP terkait Pajak Penghasilan Badan tahun 2022 sebesar Rp 2.243.144.939 (setara dengan US$ 145.508). Pada tanggal 7 November 2024, IMU telah menerima pengembalian pajak sebesar Rp 2.195.307.005 (setara US$ 142.462), setelah diperhitungkan dengan dengan denda keterlambatan. On October 11, 2024, IMU received SKPLB from the DGT related to its Corporate Income Tax for year 2022 amounting to Rp 2,243,144,939 (equivalent to US$ 145,508). On November 7, 2024, IMU has received refund of Rp 2,195,307,005 (equivalent to US$ 142,462), after netting off with tax penalty. KGTE KGTE Pajak dibayar dimuka pasal 4(2) pada 31 Desember 2022 sebesar US$ 3.324.851 merupakan hasil pembebasan dari pemotongan pajak oleh pihak ketiga yang dapat ditagihkan kembali. Pada tanggal 18 Desember 2023 KGTE telah menerima Sebagian pengembalian sebesar US$ 2.236.421 dan sisanya dicatat pada klaim pengembalian pajak dimana KGTE menerima pengembalian pada tanggal 10 dan 16 Januari 2024. Prepaid tax article 4(2) on December 31, 2022 in the amount of US$ 3,324,851 is the result of exemption from withholding taxes by third parties that can be charged back. On December 18, 2023, KGTE has received partially a refund of US$ 2,236,421 and remaining balance recorded as claim for tax refund which KGTE received the refund on January 10 and 16, 2024. Pada tanggal 26 November 2024 KGTE menerima Surat Ketetepan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) dari Direktorat Jendral Pajak (DJP) atas Pajak Penghasilan Badan tahun 2022 sebesar Rp 1.639.234.494 atau setara dengan US$ 103.330 setelah dipotong dengan utang pajak sebesar Rp 108.308.472 setara US$ 6.906, sebelumnya KGTE melaporkan lebih bayar senilai Rp 1.747.542.966 atau setara dengan US$ 112.209. Pada tanggal 29 November 2024, KGTE telah menerima seluruh pengembalian tersebut. On November 26, 2024, KGTE received an Overpayment Tax Determination Letter (SKPLB) from the Directorate General of Taxes (DGT) on Corporate Income Tax in 2022 amounting to Rp 1,639,234,494 or equivalent to US$ 103,330 after being deducted with a tax payable of Rp 108,308,472 equivalent to US$ 6,906, previously KGTE reported an overpayment of Rp 1,747,542,966 or equivalent to US$ 112,209. As of November 29, 2024, KGTE has received all of these refund. Pada bulan Maret 2020, Menteri Keuangan Republik Indonesia menyetujui permohonan pengurangan pajak penghasilan badan KGTE dan memutuskan: a. pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 100% untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tahun pajak Perusahaan beroperasi secara komersial; b. pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 50% untuk jangka waktu 2 (dua) tahun sejak berakhirnya pengurangan pajak penghasilan 100%; c. pembebasan dari pemotongan dan pemungutan pajak oleh pihak ketiga atas penghasilan yang diterima Perusahaan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tahun pajak Perusahaan beroperasi secara komersial. In March 2020, the Minister of Finance of the Republic of Indonesia approved the application for a reduction of the KGTE's corporate income tax and decided: a. reduction of corporate income tax of 100% for a period of 5 (five) years from the tax year the Company operates commercially; b. 50% reduction in corporate income tax for a period of 2 (two) years from the end of the 100% income tax reduction; c. exemption from withholding and collection of taxes by third parties on income received by the Company for a period of 5 (five) years from the tax year of the Company's commercial operations. Pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 100% untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tahun pajak KGTE beroperasi secara komersial. Reduction of corporate income tax of 100% for a period of 5 (five) years from the tax year the KGTE operates commercially. ILSS ILSS Pada tanggal 22 Maret 2021, ILSS menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atas Pajak Pertambahan Nilai tahun 2019. ILSS mengajukan On March 22, 2021, ILSS received an Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB) from the Directorate General of Taxes (DGT) for the 2019 Value Added Tax. ILSS filed an objection
Page 161
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 157 - keberatan atas SKPKB masa pajak Mei, Juli, Agustus, September, dan Oktober 2019 pada tanggal 21 Juni 2021 sebesar Rp 5.182.002.217 (setara dengan US$ 367.388). Pada tanggal 25 Mei 2022, DJP mengabulkan seluruhnya atas keberatan SKPKB masa pajak Juli dan September 2019. Pada tanggal 16 Juni 2022, DJP mengabulkan Sebagian atas keberatan SKPKB masa Agustus dan Oktober 2019 dan menolak keberatan SKPKB masa Mei 2019. ILSS mengajukan banding ke pengadilan pajak pada tanggal 15 September 2022. Pada tanggal 3 Juni 2025, pengadilan pajak mengabulkan semua permohon banding yang telah diajukan. to the SKPKB for the May, July, August,September, and October 2019 tax periods on June 21, 2021 in the amount of Rp 5,182,002,217 (equivalent to US$ 367,388). On May 25, 2022, the DGT fully approved the objections to the SKPKBs for the July and September 2019 tax periods. On June 16, 2022, the DGT partially approved the objections to the SKPKBs for the August and October 2019 periods and rejected the objections to the SKPKBs for the May 2019 period. ILSS submitted an appeal to the tax court on September 15, 2022. On June 3, 2025, the tax court granted all the appeals that had been filed. Pada Tanggal 27 Desember 2023, ILSS menerima SKPKB dari DJP atas Pajak Penghasilan Badan tahun 2018 sebesar Rp 43.629.888.915 (setara dengan US$ 2.830.169). ILSS tidak setuju dengan hasilnya dan mengajukan keberatan pada tanggal 26 Maret 2024. Pada tanggal 19 Desember 2024, DJP menerbitkan surat keputusan yang menolak seluruh keberatan yang diajukan oleh ILSS atas Pajak Penghasilan Badan tahun pajak 2018. Pada tanggal 11 Maret 2025, ILSS telah mengajukan banding terhadap keputusan DJP tersebut. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, Pengadilan Pajak belum memberikan putusan atas permohonan banding yang diajukan ILSS. On December 27, 2023, ILSS has received SKPKB from DGT for its 2018 Corporate Income Tax amounting to Rp 43,629,888,915 (equivalent to US$ 2,830,169). ILSS disagreed with the result and submit the objection letter on March 26, 2024. On December 19, 2024, DGT issued decision letters, which rejected all the Company’s objection related to corporate income tax for fiscal year 2018. On March 11, 2025, ILSS has filed the appeal againts the decision of DGT. As of the date of these consolidated financial statements, Tax Court has not provided response to the appeal filed by ILSS. Pada tanggal 25 Juli 2024, ILSS menerima SKPLB dari DJP terkait dengan Pajak Penghasilan Badan tahun 2022 sebesar Rp 1.237.148.350 (setara dengan US$ 80,251). Pada tanggal 9 Agustus 2024, ILSS telah menerima pengembalian pajak sebesar Rp 1.152.928.594 (setara dengan US$ 75,066), setelah dikurangi dengan utang pajak. Pada tanggal 27 Juli 2024, ILSS menerima SKPLB dari DJP terkait Pajak Penghasilan Badan tahun 2021 sebesar Rp 2.176.548.067 (setara dengan US$ 141.188). Pada tanggal 19 Agustus 2024, ILSS telah menerima pengembalian tersebut. On July 25, 2024, ILSS received an SKPLB from DGT related to its corporate income tax for year 2022 amounting to Rp 1,237,148,350 (equivalent to US$ 80,251). As of August 9, 2024, ILSS has received the refund of Rp 1,152,928,594 (equivalent to US$ 75,066), after netting of with tax payable. On July 27, 2024, ILSS received SKPLB from DGT related to its corporate income tax for year 2021 amounting to Rp 2,176,548,067 (equivalent to US$ 141,188). As of August 19, 2024, ILSS has received the tax refund. IMN IMN Pada tanggal 1 Juli 2024, IMN menerima SKPLB dari DJP terkait Pajak Penghasilan Badan tahun 2022 sebesar Rp 411.164.918 (setara dengan US$ 26.671). Pada tanggal 24 Juli 2024, IMN telah menerima pengembalian tersebut sebesar Rp 389.242.817 (setara dengan US$ 25.315), setelah dikurangi dengan utang pajak. On July 1, 2024, IMN received SKPLB from DGT related to its corporate income tax for year 2022 amounting to Rp 411,164,918 (equivalent to US$26,671). On July 24, 2024, IMN has received the refund of Rp 389,242,817 (equivalent to US$ 25,315) after netting off with tax payable. ISB ISB Pada tanggal 23 April 2024, ISB menerima SKPLB dari DJP terkait dengan Pajak Penghasilan Badan tahun 2022 sebesar Rp 435.973.621 (setara dengan US$ 26,975). Pada tanggal 11 Juni 2024, ISB telah menerima pengembalian tersebut On April 23, 2024, ISB received an SKPLB from DGT related to its corporate income tax for year 2022 amounting to Rp 435,973,621 (equivalent to US$26.975). As of June 11, 2024, ISB has received the refund of Rp 302,626,786
Page 162
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 158 - sebesar Rp 302.626.786 (setara dengan US$ 18.725), setelah dikurangi oleh utang pajak. (equivalent to US$ 18,725), after netting off with tax payable. NAN Sampai dengan 30 September 2025, NAN telah melakukan pengajuan klaim pengembalian pajak pertambahan nilai melalui prosedur pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak kepada DJP senilai Rp 16.198.534.094 (setara dengan US$ 990.536). NAN As of September 30, 2025, NAN has submitted claim for value added tax refund through preliminary refund of overpaid tax payments procedure to the DGT at the amount of Rp 16,198,534,094 (equivalent to US$ 990,536). Selama tahun 202 5, NAN telah menerima pengembalian sebesar Rp 21.597.511.893 (setara dengan US$ 1.320.395). During 2025, NAN has received the refund of Rp 21,597,511,893 (equivalent to US$ 1,320,395). XTI XTI melaporkan lebih bayar pajak penghasilan badan untuk tahun 2023 sebesar Rp 2.219.273.510 (setara dengan US$ 135.091 tanggal 31 Maret 2025 dan US$ 137.314 tanggal 31 Desember 2024), yang saat ini telah selesai proses pemeriksaan pajak dan tela h diterima sebesar Rp 2.154.361.612,- sesuai dengan SKP Pemeriksaan 2023 yang terbit pada tanggal 28 April 2025. (Catatan 15). XTI XTI filed overpayment of corporate income tax for year 2023 at the amount of Rp 2,219,273,510 (equivalent to US$ 135,091 as of March 31, 2025 and US$ 137,314 as of December 31, 2024), which has now been finalized through a tax audit process, and the company has received a refund of Rp 2,154,361,612 in accordance with the 2023 Tax Audit Assessment Letter (SKP) issued on April 28, 2025 (Note 15). REN Pada tanggal 26 April 2024, REN menerima SKPLB terkait Pajak Penghasilan pasal 22 (PPh 22) tahun 2022 sebesar Rp 1.976.028.689 (setara dengan US$ 130.232) dan SKPKB atas PPh 22 masa Desember 2022, PPh 23 masa Desember 2022, dan PPN masa Agustus – September 2022. Jumlah SKPLB, setelah diperhitungkan dengan SKPKB, adalah sebesar Rp 1.122.068.907 (setara dengan US$ 77.677). Lebih bayar pajak tersebut diterima oleh REN pada tanggal 3 Mei 2024. REN On April 26, 2024, REN received SKPLB pertaining to income tax article 22 for year 2022 amounting to Rp 1,976,028,689 (equivalent to US$ 130,232) and SKPKB for income tax article 22 for December 2022, income tax article 23 for December 2022 and VAT for August – September 2022. SKPLB, after netting off with SKPKB, amounted to Rp 1,122,068,907 (equivalent to US$ 77,677). Tax overpayment was received by REN on May 3, 2024. REN melaporkan lebih bayar pajak penghasilan badan untuk tahun 2023 sebesar Rp 573.299.627 (setara dengan US$ 35.479 tanggal 31 Desember 2024). Pada tanggal 20 Mei 2025, REN telah menerima pengembalian kelebihan bayar tersebut sebesar Rp 573.299.627 (setara dengan US$ 37.196). REN filed overpayment of corporate income tax for year 2023 at the amount of Rp 573,299,627 (equivalent to US$ 35,479 as of December 31, 2024). As of May 20, 2025, REN has received the refund of overpayment amounting to Rp 573,299,627 (equivalent to US$ 37,196). GSI Pada bulan Juli 2024, DJP telah menyelesaikan audit atas kewajiban perpajakan GSI untuk tahun pajak 2022. Berdasarkan surat ketetapan yang diterbitkan oleh DJP, kerugian fiskal GSI terkoreksi dari Rp 20.595.515.497 menjadi Rp 19.011.752.751 dan lebih bayar pajak badan ditetapkan sebesar Rp 14.312.862.888 (setara dengan US$ 870.748). DJP juga melakukan koreksi sebesar Rp 72.399.283 (termasuk bunga dan denda) atas pajak pertambahan nilai GSI. Pengembalian dana telah diterima oleh GSI pada tanggal 1 Agustus 2024. GSI In July 2024, DGT completed an audit of GSI’s tax obligation for fiscal year 2022. Based on the assessment letters issued by DGT, GSI’s fiscal loss was corrected from Rp 20,595,515,497 to Rp 19,011,752,751 and overpayment of corporate income tax was assessed at Rp 14,312,862,888 (equivalent to US$ 870,748). DGT also made a correction of Rp 72,399,283 (including interest and penalty) over GSI’s value added tax. The refund was received by GSI on August 1, 2024.
Page 163
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 159 - TIME Pada tanggal 30 Desember 2024, DJP menerbitkan (1) surat ketetapan pajak kurang bayar terkait dengan pajak pertambahan nilai (PPN) TIME untuk periode Maret 2023 sebesar Rp 1.828.750 dan (2) surat ketetapan lebih bayar pajak terkait PPN TIME untuk tahun fiskal 2023 (SKPLB). Berdasarkan SKPLB tersebut, lebih bayar PPN TIME sebesar Rp 1.686.004.744 dibandingkan dengan Rp 1.686.444.744 yang tercatat di buku TIME sebagai bagian dari pajak dibayar di muka (Catatan 11). Lebih bayar tersebut dikembalikan kepada TIME pada 10 Maret 2025. TIME On December 30, 2024, DGT issued (1) underpayment tax assessment letter related to TIME’s value added tax (VAT) for March 2023 amounting to Rp 1,828,750 and (2) overpayment tax assesment letters related to TIME’s VAT for fiscal year 2023 (SKPLB). Based on the SKPLB, TIME’s prepaid VAT was Rp 1,686,004,744 out of Rp 1,686,444,744 being recorded in TIME’s book as part of prepaid taxes (Note 11). The overpayment was refunded to TIME on March 10, 2025. Selain surat ketetapan pajak tersebut diatas, DJP juga menerbitkan surat tagihan pajak (STP) terkait dengan PPN TIME periode Desember 2023 sebesar Rp 8.417.822, dimana TIME tidak setuju dengan STP tersebut. Aside to the above tax assessment letters, DGT als o issued tax collection letter (TCL) related to TIME’s VAT for December 2023 amounting to Rp 8,417,822, in which TIME does not agree to such TCL. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, TIME masih menunggu hasil keputusan atas keberatannya. As of the date of these consolidated financial statements, TIME is waiting for the decision of its objection. BID Pada tanggal 21 Januari 2025, DJP menerbitkan surat ketetapan pajak lebih bayar (SKPLB) terkait dengan pajak pertambahan nilai (PPN) BID untuk tahun fiskal 2023, dimana berdasarkan SKPLB tersebut, PPN dibayar di muka BID sebesar Rp 202.830.499 dan tidak ada koreksi yang dibuat oleh DJP. PPN BID tercatat sebagai bagian dari pajak dibayar di muka (Catatan 11). Pengembalian pajak diterima oleh BID pada tanggal 17 Februari 2025. BID On January 21, 2025, DGT issued SKPLB related to BID’s value added tax (VAT) for fiscal year 2023, wherein based on such SKPLB, BID’s prepaid VAT was Rp 202,830,499 and no fiscal correction was made by DGT. BID’ VAT was recorded as part of prepaid taxes (Note 11). The tax refund was received by BID on February 17, 2025. IMI DJP menerbitkan SKPLB atas kewajiban pajak badan IMI tahun 2022 dimana lebih bayar ditetapkan sebesar Rp 766.201.149, dibandingkan dengan jumlah tercatat sebesar Rp 766.201.149 (setara dengan US$ 50.992). Akumulasi rugi fiskal IMI direvisi dari Rp 32.020.029.433 menjadi Rp 31.512.595.793 karena perbedaan waktu pengakuan beban. Pengembalian lebih bayar ini telah diterima oleh IM I pada tanggal 29 Mei 2024. IMI The DGT issued Tax Overpayment Assessment Letter on IMI’s corporate income tax obligation for fiscal year 2022 wherein overpayment was assessed at Rp 766,201,149, as compared to the recorded balance of Rp 766,201,149 (equivalent to US$ 50,992). IMI’s accumulated fiscal loss was revised from Rp32,020,029,433 to Rp 31,512,595,793 due to timing difference of expense recognition. Overpayment was received by IMI on May 29, 2024. 48. LABA PER SAHAM 48. EARNINGS PER SHARE Berikut ini data yang digunakan untuk perhitungan laba per saham dasar dan bersifat dilusian: Below is the data used for the computation of basi c and diluted earnings per share: 2025 2024 US$ US$ Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan Profi t for the period attributable to owners kepada pemilik entitas induk 479.123 34.40 8.565 of the Company Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa untuk Weight ed average number of ordinary shares for tujuan laba per saham dasar 5.202.692.000 5.202.692 .000 the purposes of basic earnings per share Laba per saham (Nilai penuh) Saham dasar 0,0001 0,006 6 Earning per share (Full amount) Basic
Page 164
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 160 - Perusahaan tidak memiliki potensi saham dilusian pada 2025 dan 2024. The Company has no potential dilutive ordinary shares in 2025 and 2024. 49. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN 49. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL INSTRUMENTS Aset keuangan pada nilai wajar melalui Liabilitas keuangan pada Aset keuangan pada laporan laba rugi/ biaya perolehan yang biaya perolehan yang Financial assets at fair diamortisasi/ diamortisasi/ value through Financial liabilites at Financial assets at profit or loss amortized Liabilitas sewa/ Instrumen majemuk/ Jumlah/ amortized cost (FVTPL) cost Lease liabilities Compound instrument Total US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ 30 September 2025 September 30, 2025 Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Bank dan setara kas 474.775.679 - - - - - 474.775.679 Cash in bank and cash equivalents Aset keuangan lainnya 12.958.287 12.436.182 - - - - 25.394.469 Other financial assets Piutang usaha Trade accounts receivable Pihak berelasi 78.146.763 - - - - - 78.146.763 Related parties Pihak ketiga 304.320.971 - - - - - 304.320.971 Third parties Piutang lain-lain - jatuh tempo Other accounts receivable - dalam satu tahun current maturities Pihak berelasi - - - - - - - Related parties Pihak ketiga 9.517.706 - - - - - 9.517.706 Third parties Aset lancar lainnya - - - - - 5.797.524 5.797.524 Other current assets Deposit 3.265 - - - - - 3.265 Deposits Aset Keuangan Tidak Lancar Non-current Financial Assets Aset keuangan tidak lancar lainnya 62.777.467 - - - - - 62.777.467 Other noncurrent financial assets Piutang lain-lain - setelah dikurangi bagian Other accounts receivable - net of jatuh tempo dalam satu tahun current maturities Pihak berelasi 17.550.384 - - - - - 17.550.384 Related parties Pihak ketiga 12.239.923 - - - - - 12.239.923 Third parties Investasi saham - 15.699.674 31.013.021 - - - 46.712.695 Investment in shares of stock Uang jaminan 3.044.462 - - - - - 3.044.462 Refundable deposits Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities Pinjaman jangka pendek - - - 30.196.031 - - 30.196.031 Short-term loans Utang usaha Trade accounts payable Pihak berelasi - - - 5.150.900 - - 5.150.900 Related party Pihak ketiga - - - 294.533.570 - - 294.533.570 Third parties Utang lain-lain kepada pihak ketiga dan Other accounts payable to third parties biaya yang masih harus dibayar - - - 118.635.900 118.635.900 and accrued expenses Utang dividen - - - 975.540 - - 975.540 Dividends payable Liabilitas jangka panjang - jatuh tempo Current maturities of dalam satu tahun long-term liabilities Pinjaman jangka panjang Long-term loans Pihak ketiga - - - 73.332.489 - - 73.332.489 Third parties Pihak berelasi - - - 585.295 - - 585.295 Related party Liabilitas sewa - - - - 8.569.787 - 8.569.787 Lease liabilities Utang obligasi - bersih - - - 17.571.566 - - 17.571.566 Bonds payable - net Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-current Financial Liabilities Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi Long-term liabilities - net of bagian jatuh tempo dalam satu tahun current maturities Pinjaman jangka panjang long-term loans Pihak ketiga - - - 450.027.528 - - 450.027.528 Third parties Pinjaman yang dapat dikonversikan - - - - - 29.087.286 29.087.286 Convertible loans Liabilitas sewa - - - - 8.197.441 - 8.197.441 Lease liabilities Utang obligasi - bersih - - - 448.639.440 - - 448.639.440 Bonds payable - net Liabilitas derivatif - - - - - 20.817.419 20.817.419 Derivative liabilities Utang jangka panjang lainnya - pihak ketiga - - - 510.924 - - 510.924 Other long-term liability - third party Provisi rehabilitasi tambang, penutupan Provision for mine rehabilitation, tambang dan pembongkaran - - - 44.005.706 - - 44.005.706 mine closure and decommissioning Jumlah 975.334.907 28.135.856 31.013.021 (1.484.164.889) (16.767.228 ) (55.702.229) (510.555.514) Total Aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya/ Financial assets at fair value through other comprehensive income (FVTOCI)
Page 165
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 161 - 50. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN MODAL 50. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT a. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan a. Financial risk management objectives and policies Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing, tingkat bunga, risiko harga, kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Direksi. The Group’s overall financial risk management and policies seek to ensure that adequate financial resources are available for the operation and development of their business, while managing their exposure to foreign currency risk, interest rate risk, price risk, credit and liquidity risks. The Groups operate within defined guidelines that were approved by Directors. i. Manajemen risiko mata uang asing i. Foreign currency risk management Mata uang fungsional Grup adalah Dolar Amerika Serikat. Grup melakukan transaksi dalam mata uang asing; oleh karena itu timbul eksposur terhadap fluktuasi kurs mata asing. The Group functional currency is U.S. Dollar. The Group undertakes transactions denominated in foreign currencies; consequently, exposures to exchange rate fluctuations arise. Rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diungkapkan dalam Catatan 55. Details of monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are disclosed in Note 55. Analisis sensitivitas mata uang asing Foreign currency sensitivity analysis Sensitivitas Grup terhadap mata uang asing adalah 1,25% pada 30 September 2025 (2024: 3%). Jika Dollar Amerika Serikat melemah/ menguat masing-masing 1,25% pada 30 The Group sensitivity against the relevant foreign currencies is 1.25% on September 30, 2025 (2024: 3%). Had the U.S. Dollar weakened/ strengthened by 1.25% Liabilitas keuangan Aset keuangan pada pada nilai Instrument derivatif nilai wajar melalui Liabilitas keuangan pada wajar melalui pada arus kas Aset keuangan pada laporan laba rugi/ biaya peroleha n yang laporan laba rugi/ lindung nilai/ biaya perolehan yang Financial assets at fair diamortisasi/ Financial liabilities at Derivatives designated diamortisasi/ value through Financial liabilites at fair value thr ough as hedge instrument Financial assets at profit or loss amortized profit o r loss under Liabilitas sewa/ Instrumen majemuk/ Jumlah/ amortized cost (FVTPL) cost (FVTPL) Cash flow hedge Leas e liabilities Compound instrument Total US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ 31 Desember 2024 December 31, 2024 Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Bank dan setara kas 452.232.116 - - - - - - - 452.23 2.116 Cash in bank and cash equivalents Aset keuangan lainnya 109.755.567 12.553.450 - - - - - - 122.309.017 Other financial assets Piutang usaha Trade accounts receivable Pihak berelasi 69.251.806 - - - - - - - 69.251.806 R elated parties Pihak ketiga 300.897.924 - - - - - - - 300.897.924 T hird parties Piutang lain-lain - jatuh tempo Other accounts rece ivable - dalam satu tahun current maturities Pihak berelasi 1.288.616 - - - - - - - 1.288.616 Rel ated parties Pihak ketiga 22.080.058 - - - - - - - 22.080.058 Thi rd parties Aset lancar lainnya - - - - - - - 10.626.865 10.626. 865 Other current assets Deposit 37.048 - - - - - - - 37.048 Deposits Aset Keuangan Tidak Lancar Non-current Financial Ass ets Aset keuangan tidak lancar lainnya 61.144.605 - - - - - - - 61.144.605 Other noncurrent financial asset s Piutang lain-lain - setelah dikurangi bagian Other accounts receivable - net of jatuh tempo dalam satu tahun current maturities Pihak berelasi 16.815.497 - - - - - - - 16.815.497 R elated parties Pihak ketiga 5.393.812 - - - - - - - 5.393.812 Th ird parties Investasi saham - 1.228.728 25.746.775 - - - - - 26. 975.503 Investment in shares of stock Uang jaminan 2.307.966 - - - - - - - 2.307.966 Refun dable deposits Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities Pinjaman jangka pendek - - - 70.004.194 - - - - 70.0 04.194 Short-term loans Utang usaha Trade accounts payable Pihak berelasi - - - 3.882.042 - - - - 3.882.042 Rel ated parties Pihak ketiga - - - 298.257.720 - - - - 298.257.720 T hird parties Utang lain-lain kepada pihak ketiga dan Other accou nts payable to third biaya masih harus dibayar - - - 120.365.248 - - - - 120.365.248 parties and accrued expenses Liabilitas jangka panjang - jatuh tempo Current mat urities of dalam satu tahun long-term liabilities Pihak ketiga - - - 56.892.368 - - - - 56.892.368 Thi rd parties Pihak berelasi - - - 21.738 - - - - 21.738 Related p arty Liabilitas sewa - - - - - - 8.867.164 - 8.867.164 Le ase liabilities Utang obligasi - bersih - - - 6.512.538 - - - - 6.51 2.538 Bonds payable - net Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-current Finan cial Liabilities Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi Long-t erm liabilities - net of bagian jatuh tempo dalam satu tahun current maturiti es Pinjaman jangka panjang long-term loans Pihak ketiga - - - 445.004.953 - - - - 445.004.953 T hird parties Pihak berelasi - - - 1.054.663 - - - - 1.054.663 Rel ated party Pinjaman yang dapat dikonversikan - - - - - - - 28.5 28.752 28.528.752 Convertible loans Liabilitas sewa - - - - - - 4.234.158 - 4.234.158 Le ase liabilities Utang obligasi - bersih - - - 447.680.894 - - - - 44 7.680.894 Bonds payable - net Liabilitas derivatif - - - - - - - 9.294.353 9.294.3 53 Derivative liabilities Utang jangka panjang lainnya - pihak ketiga - - - 2. 370.068 - - - - 2.370.068 Other long-term liability - third party Provisi rehabilitasi tambang, penutupan Provision fo r mine rehabilitation, tambang dan pembongkaran - - - 43.105.706 - - - - 43 .105.706 mine closure and decommissioning Jumlah 1.041.205.015 13.782.178 25.746. 775 (1.495.152.132) - - (13.101.322) (27.196.240) (45 4.715.726) Total Aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya/ Financial assets at fair value through other comprehensive income (FVTOCI)
Page 166
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 162 - September 2025 (2024: 3%), dengan seluruh variabel konstan lainnya, laba bersih setelah pajak untuk periode sembilan bulan berakhir pada 30 September 2025 akan turun/naik sebesar US$ 1.338.642 (2024: US$ 1.106.977). 1,25% pada tanggal 30 September 2025 (2024: 3%) adalah tingkat sensitivitas yang digunakan ketika melaporkan secara internal risiko mata uang asing kepada para manajemen kunci, dan merupakan penilaian manajemen terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar valuta asing. Analisis sensitivitas hanya mencakup saldo moneter yang ada dalam mata uang selain Dolar Amerika Serikat. September 30, 2025 (2024: 3%), with all other variables held constant, profit after tax for the nine-month period then ended September 30, 2025 would decrease/ increase US$ 1,338,642 (2024: US$ 1,106,977). 1.25% as at September 30, 2025 (2024: 3%) are the sensitivity rates used when reporting foreign currency risk internally to key management personnel and represents management’s assessment of the reasonably possible change in foreign exchange rates. The sensitivity analysis includes only outstanding monetary items denominated in currencies other than U.S. Dollar. Menurut pendapat manajemen, analisis sensitivitas tidak mewakili dari risiko nilai tukar valuta asing karena eksposur pada akhir periode pelaporan tidak mencerminkan eksposur selama periode berjalan. The management believes that the sensitivity analysis is unrepresentative of the inherent foreign currency risk because the exposure at the end of the reporting period does not reflect the exposure during the period. ii. Manajemen risiko tingkat suku bunga ii. Interest rate risk management Eksposur risiko tingkat bunga berhubungan dengan jumlah aset atau liabilitas dimana pergerakan pada tingkat suku bunga dapat mempengaruhi laba setelah pajak. Risiko pada pendapatan bunga bersifat terbatas karena Grup hanya bermaksud untuk menjaga saldo kas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional. Dari sisi beban bunga, mayoritas Grup adalah instrumen bunga tetap. Ada kalanya, Grup meminjam dengan suku bunga mengambang dan menggunakan interest rate swap dan cross currency swap sebagai lindung nilai arus kas atas pembayaran bunga dan pokok pinjaman di masa depan, dimana mengubah pinjaman dari suku bunga mengambang menjadi suku bunga tetap dan dengan kurs tetap dari kurs yang fluktuatif akan memberikan manfaat ekonomis. Interest rate swap dan cross currency swap memungkinkan Grup untuk (1) mendapatkan pinjaman jangka panjang dengan suku bunga mengambang dan merubahnya menjadi suku bunga tetap yang lebih rendah dibandingkan jika Grup meminjam langsung dengan suku bunga tetap serta (2) menggunakan kurs tetap dibandingkan kurs yang fluktuatif. Dengan interest rate swap, Grup setuju dengan pihak ketiga untuk menukar pada interval tertentu selisih antara kontrak bunga tetap dan mengambang yang dihitung berdasarkan jumlah notional yang disepakati. Persetujuan dari Direksi dan Komisaris serta Komite Treasury harus diperoleh sebelum Grup menggunakan instrumen keuangan tersebut untuk mengelola eksposur risiko suku bunga. The interest rate risk exposure relates to the amount of assets or liabilities which are subject to a risk that a movement in interest rates will adversely affect the profit after tax. The risk on interest income is limited as the Group only intends to keep sufficient cash balances to meet operational needs. On interest expenses, majority of the Group debt are fixed rate instruments. The Group sometimes borrows at variable rates and uses interest rate swaps and cross currency swap as cash flow hedges of future interest and principal payments, which have the economic effect of converting borrowings from floating rates to fixed rates and from fluctuating exchange rate to fixed exchange rate. The interest rate swaps and cross currency swap allow (1) the Group to raise long-term borrowings at floating rates and swap them into fixed rates that are lower than those available if the Group borrowed at fixed rates directly and (2) fixing exchange rate from previously fluctuating exchange rates. Under the interest rate swaps, the group agrees with other parties to exchange, at specified intervals, the difference between fixed contract rates and floating rate interest amounts calculated by reference to the agreed notional principal amounts. Approvals from Directors and Commissioners as well as Treasury Committee must be obtained before committing the Group to any of the instruments to manage the interest rate risk exposure. Analisis sensitivitas telah ditentukan berdasarkan paparan suku bunga untuk instrumen non derivatif pada akhir periode The sensitivity analysis have been determined based on the exposure to interest rates for non-derivative instruments at the end of the
Page 167
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 163 - pelaporan. Untuk liabilitas tingkat bunga mengambang, analisis tersebut disusun dengan asumsi jumlah liabilitas terutang pada akhir periode pelaporan itu terutang sepanjang tahun. Kenaikan atau penurunan 50 basis poin digunakan ketika melaporkan risiko suku bunga secara internal kepada manajemen kunci dan merupakan penilaian manajemen terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada suku bunga. reporting period. For floating rate liabilities, the analysis is prepared assuming the amount of the liability outstanding at the end of the reporting period was outstanding for the whole period. A 50 basis point increase or decrease is used when reporting interest rate risk internally to key management personnel and represents management’s assessment of the reasonably possible change in interest rates. Jika suku bunga telah lebih tinggi/rendah 50 basis poin dan semua variabel lainnya tetap konstan, laba Grup untuk periode sembilan bulan berakhir pada 30 September 2025 akan turun/naik sebesar US$ 2.777.038 (30 September 2024: US$ 933.759). Hal ini terutama disebabkan oleh eksposur Grup terhadap suku bunga atas pinjamannya dengan suku bunga variabel. If interest rates had been 50 basis points higher/lower and all other variables were held constant, the Group’s profit for for the nine- month period then ended September 30, 2025 would decrease/ increase by US$ 2,777,038 (September 30, 2024: US$ 933,759). This is mainly attributable to the Group exposure to interest rates on its variable rate borrowings. Eksposur risiko tingkat bunga Grup pada aset keuangan dan liabilitas keuangan dijelaskan dalam tabel risiko likuiditas. The Group exposure to interest rates on financial assets and financial liabilities are detailed in the liquidity risk table. iii. Manajemen risiko harga iii. Price risks management Grup terekspos pada risiko harga saham yang timbul dari investasi ekuitas. Investasi ekuitas lebih ditujukan untuk tujuan strategis dari pada untuk tujuan perdagangan. Grup tidak aktif memperdagangkan investasi ini. The Group are exposed to equity price risks arising from equity investments. Equity investments are held for strategic rather than trading purposes. The Group do not actively trade these investments. Grup menghadapi risiko harga komoditas karena batubara adalah suatu komoditas yang diperdagangkan di pasar dunia. Harga batubara pada umumnya mengikuti indeks harga internasional, yang cenderung mengalami fluktuasi yang signifikan. Sebagai produk komoditas, harga global batubara pada prinsipnya tergantung pada tingkat permintaan dan penawaran pada pasar ekspor dunia. Grup belum mengadakan perjanjian untuk melindungi eksposur fluktuasi harga batubara tetapi mungkin melakukannya pada masa yang akan datang. Namun, untuk meminimalisasi risiko, harga batubara dinegosiasi dan disepakati setiap tahunnya dengan pelanggan. The Group face commodity price risk because coal is a commodity product traded in world coal markets. Prices for coal are generally based on international coal indices as benchmarks, which tend to be highly cyclical and subject to significant fluctuations. As a commodity product, global coal prices are principally dependent on the supply and demand dynamics of coal in the world export market. The Group have not entered into coal pricing agreements to hedge its exposure to fluctuations in the coal price but may do so in the future. However, in order to minimize the risk, coal prices are negotiated and agreed every year with customer. iv. Manajemen risiko kredit iv. Credit risk management Grup mengembangkan dan mengelola peringkat risiko kredit untuk mengkategorikan eksposur sesuai dengan tingkat risiko gagal bayar. Grup menggunakan catatan perdagangannya sendiri untuk memeringkat pelanggan utama dan debitur lainnya. The Group develops and maintains its credit risk gradings to categorize exposures according to their degree of risk of default. The Group uses its own trading records to rate its major customers and other debtors. Kerangka peringkat risiko kredit kini Grup terdiri dari kategori berikut: The Group current credit risk grading framework comprises the following categories:
Page 168
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 164 - Kategori/ Category Deskripsi/ Description Dasar pengakuan ECL/ Basis for recognizing ECL Lancar/ Performing Rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan tidak ada jumlah yang lewat jatuh tempo/ The counterparty has a strong financial position and there is no past due amounts ECL 12 bulan/ 12-month ECL Dicadangkan/ Doubtful Bila terdapat peningkatan risiko kredit sejak pengakuan awal/ There has been a significant increase in credit ris k since initial recognition ECL sepanjang umur – kredit tidak memburuk/ Lifetime ECL – not credit- impaired Gagal bayar/ In default Informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur tidak mungkin membayar krediturnya, termasuk Grup, secara penuh/ Information developed internally or obtained from external sources indicates that the debtor is unlikely to pay its creditors, including the Group, in full ECL sepanjang umur – kredit memburuk/ Lifetime ECL – credit-impaired Penghapusan/ Write-off Terdapat informasi yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis/ There is information indicating that the debtor is in severe financial difficulty and there is no realistic prospect of recovery Saldo dihapuskan/ Amount is written off Grup telah mengadopsi prosedur dalam memperluas persyaratan kredit kepada pelanggan dan dalam memantau risiko kreditnya. Grup hanya memberikan kredit kepada pihak lawan yang layak kredit. Kas ditempatkan pada lembaga yang layak kredit dan memiliki kerugian kredit yang tidak material. The Group has adopted procedures in extending credit terms to customers and in monitoring its credit risk. The Group only grants credit to creditworthy counterparties. Cash is held with creditworthy institutions and is subject to immaterial credit loss. Meskipun eksposur kredit Grup terkonsentrasi terutama di Indonesia, tidak terdapat konsentrasi risiko kredit signifikan pada pelanggan atau kelompok pelanggan tertentu. Although the Group’s credit exposure is concentrated mainly in Indonesia, it has no significant concentration of credit risk with any single customer or group of customers. Rincian lebih lanjut dari risiko kredit pada piutang usaha dan piutang lainnya dan aset kontrak diungkapkan masing-masing pada Catatan 7, 8 dan 9. Further details of credit risks on trade and other accounts receivable and contract assets are disclosed in Notes 7, 8 and 9. v. Manajemen risiko likuiditas v. Liquidity risk management Tanggung jawab utama untuk manajemen risiko likuiditas bertumpu pada Direksi yang telah membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan cadangan fasilitas pinjaman dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan menyesuaikan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan. Ultimate responsibility for liquidity risk management rests with Directors, which have built an appropriate liquidity risk management framework for the management of the Group short, medium and long-term funding and liquidity management requirements. The Group manage liquidity risk by maintaining adequate reserves, banking facilities and reserve borrowing facilities by continuously monitoring forecast and actual cash flows and matching the maturity profiles of financial assets and liabilities.
Page 169
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 165 - Grup menjaga kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja, dimana dana tersebut ditempatkan dalam bentuk kas dan deposito serta dividen kas yang diterima setiap tahunnya. The Group maintains sufficient funds to finance ongoing working capital requirements, whereas the funds are placed in cash and deposit and cash dividend is also received every year. Tabel risiko likuiditas dan suku bunga Liquidity and interest rate risk tables Tabel berikut merinci sisa jangka kontrak Grup untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan periode pembayaran yang disepakati. Tabel telah dibuat berdasarkan arus kas terdiskonto liabilitas keuangan berdasarkan tanggal paling awal dimana Grup dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup bunga dan arus kas utama. Untuk liabilitas dengan suku bunga mengambang, jumlah tak terdiskonto ditentukan dari kurva suku bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal yang paling awal di mana Grup dapat diminta untuk membayar. The following tables detail the Group remaining contractual maturity for non- derivative financial liabilities with agreed repayment periods. The tables have been drawn up based on the undiscounted cash flows of financial liabilities based on the earliest date on which the Group can be required to pay. The tables include both interest and principal cash flows. To the extent that interest flows are floating rate, the undiscounted amount is derived from interest rate curves at the end of the reporting period. The contractual maturity is based on the earliest date on which the Group may be required to pay. Tingkat bunga rata-rata tertimbang efektif/ Kurang dari > 3 bulan Weighted average 1 bulan/ sampai 1 tahun/ effective Less than 1-3 bulan/ > 3 months > 1-5 tahun/ interest rate 1 month 1-3 months to 1 year > 1-5 years Jumlah/Total % US$ US$ US$ US$ US$ 31 Desember 2024 December 31, 2024 Tanpa bunga Non-interest bearing Utang usaha 298.164.949 3.763.427 211.38 6 - 302.139.762 Trade accounts payable Utang lain-lain kepada pihak ketiga Other accounts payable to third parties dan biaya masih harus dibayar 120.365.248 - - - 120.365.248 and accrued ex penses Provisi rehabilitasi tambang, penutupan tambang dan Provision for mine rehabilita tion, pembongkaran - - - 43.105.706 43.105.706 mine closure and decommissionin g Instrumen suku bunga variabel Variable interest rate instruments Pinjaman Jangka pendek 5,75% - 8,00% 35.195.536 21.950.547 14.290.783 - 71.436.866 Short-term loans Pinjaman Jangka panjang 5,89% - 7,09% 14.805.627 29.611.254 268.926.523 313.076.464 626.419.868 Long-term loans Liabilitas sewa 2,05% - 2,70% - - 8.867.164 4.234.158 13.101.322 Lease liabilities Instrumen suku bunga tetap Fixed interest rate instr uments Pinjaman yang dapat dikonversikan 1,00% - - - 28.528.752 28.528.752 Conve rtible loan Utang Obligasi 8,75% - - 6.512.538 447.680.894 454.193.432 Bonds payable Jumlah 468.531.360 55.325.228 298.808.394 836.625.974 1.659.290.956 Total Tingkat bunga rata-rata tertimbang efektif/ Kurang dari > 3 bulan Weighted average 1 bulan/ sampai 1 tahun/ effective Less than 1-3 bulan/ > 3 months > 1-5 tahun/ interest rate 1 month 1-3 months to 1 year > 1-5 years Jumlah/Total % US$ US$ US$ US$ US$ Tanpa bunga Non-interest bearing Utang usaha 272.989.756 9.568.108 15.876.683 1.249.923 299.684.470 Trade accounts payable Utang lain-lain kepada pihak ketiga Other accounts p ayable to third parties dan biaya yang masih harus dibayar - - 118.635.900 - 118.635.900 and accrued expenses Utang dividen 975.540 - - - 975.540 Dividen Payable Provisi rehabilitasi tambang, penutupan tambang dan Provision for mine rehabilita tion, pembongkaran - - - 44.005.706 44.005.706 mine closure and decommissioning Instrumen suku bunga variabel Variable interest rate instruments Pinjaman Jangka pendek 1,50% - 8,00% - 20.374.834 10.256.213 - 30.631.047 Short-term loans Pinjaman Jangka panjang 1,55% - 2,25% - - 32.779.837 605.631.392 638.411.229 Long-term loans Liabilitas sewa 2,05%-2,70% - - 8.569.787 8.197.441 16.76 7.228 Lease liabilities - Instrumen suku bunga tetap - Fix ed interest rate instruments Pinjaman yang dapat dikonversikan 1.00% - - - 29.37 8.159 29.378.159 Convertible loan Utang Obligasi 8.75% - 17.827.818 - 487.895.391 505.723.209 Bonds payable Jumlah 273.965.296 47.770.760 186.118.420 1.1 76.358.012 1.684.212.488 Total 30 September 2025 September 30, 2025
Page 170
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 166 - Tabel berikut merinci estimasi jatuh tempo instrumen keuangan non-derivatif Grup. Tabel tersebut telah disusun berdasarkan jatuh tempo kontrak terdiskonto dari aset keuangan termasuk bunga yang akan diperoleh dari aset tersebut. Dimasukkannya informasi aset keuangan non-derivatif diperlukan untuk memahami manajemen risiko likuiditas Grup sebagaimana likuiditas dikelola berdasarkan aset dan liabilitas bersih. The following table details the Group expected maturity for non-derivative financial assets. The table has been drawn up based on the undiscounted contractual maturities of the financial assets including interest that will be earned on those assets. The inclusion of information on non-derivative financial assets is necessary in order to understand the Group liquidity risk management as the liquidity is managed on a net asset and liability basis. Tingkat bunga rata-rata tertimbang efektif/ Kurang dari 3 bulan Lebih dari Weighted average 1 bulan/ sampai 1 tahun/ 5 tahun/ effective Less than 1-3 bulan/ 3 months 1-5 tahun/ More than interest rate 1 month 1-3 months to 1 year 1-5 years 5 y ears Jumlah/Total % US$ US$ US$ US$ US$ US$ Tanpa bunga Non-interest bearing Kas 2.777.291 - - - - 2.777.291 Cash on hand Aset keuangan lainnya - - 12.553.450 - - 12.5 53.450 Other financial assets Piutang usaha 328.511.626 16.354.854 3.339.503 21.943.747 - 370.149.730 Trade acc ounts receivable Deposit - 37.048 - - 37.048 Deposits Piutang lain-lain - - 22.080.058 23.497.925 - 45.577.983 Other accounts receivable Uang muka dan aset tidak Advance and other non-curre nt lancar lainnya - - - 56.102.4 24 - 56.102.424 assets Uang jaminan - - - 2.307.966 - 2.307.966 Refundable deposits Instrumen tingkat bunga variabel Variable interest r ate instruments Bank 0,01% - 2,70% 253.753.226 - - - - 253.753.2 26 Cash in bank Aset keuangan lainnya 0,2% - 3,00% - - 107.605.567 61.144.605 - 168.750.172 Other financial assets Instrumen tingkat bunga tetap Fixed interest rate in struments Deposito berjangka 1.00% - 198.481.423 - - - 198.481.423 Time deposits Aset keuangan lainnya 5.88% - 8.25% - 2.150.000 - - - 2.150.000 O ther financial asset Jumlah 585.042.143 216.986.277 145.6 15.626 164.996.667 - 1.112.640.713 Total 31 Desember 2024 December 31, 2024 b. Manajemen modal b. Capital management Grup mengelola modalnya untuk memastikan mereka dapat mempertahankan kelangsungan usaha disamping memaksimalkan pengembalian kepada pemegang saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Strategi Grup tetap tidak berubah di 2024. The Group manage their capital to ensure that they will be able to continue as a going concern while maximizing the return to shareholders through the optimization of the debt and equity balance. The Group’s strategy remains unchanges in 2024. Struktur modal Grup terdiri dari utang termasuk pinjaman yang diungkapkan dalam Catatan 27, 31, 32, 33 dan 34, kas dan setara kas (Catatan 5), investasi pada pihak ketiga, deposito berjangka (Catatan 6) dan modal tersedia bagi para pemegang saham dari induk perusahaan, terdiri dari modal saham (Catatan 37), tambahan The capital structure of the Group consists of deb t, which includes the borrowings disclosed in Notes 27, 31, 32, 33 and 34, cash and cash equivalents (Note 5), investment in third parties, time deposit (Note 6) and equity attributable to owners of the Company, comprising of issued capital (Note 37), additional paid-in capital Tingkat bunga rata-rata tertimbang efektif/ Kurang dari 3 bulan Lebih dari Weighted average 1 bulan/ sampai 1 tahun/ 5 tahun/ effective Less than 1-3 bulan/ 3 months 1-5 tahun/ More than interest rate 1 month 1-3 months to 1 year 1-5 years 5 y ears Jumlah/Total % US$ US$ US$ US$ US$ US$ Tanpa bunga Non-interest bearing Kas 2.432.231 - - - - 2.432.231 Cash on hand Aset keuangan lainnya - - 12.384.772 51.410 - 12.436.182 Other financial assets Piutang usaha 331.501.925 25.859.045 1.656 .202 23.450.562 - 382.467.734 Trade accounts receivable Deposit - - - 3.265 - 3.265 Deposits Uang muka dan aset tidak Advance and other non-curre nt lancar lainnya - - - 96.063.660 - 96.063.660 assets Uang jaminan - - - 3.044.462 3.04 4.462 Refundable deposits Instrumen tingkat bunga variabel Variable interest r ate instruments Bank 0,01% - 2,70% 349.219.986 - - - - 349.219.986 Cash in bank Aset keuangan lainnya 0,2% - 3,00% - 10.941.145 - 72.194.0 87 - 83.135.232 Other financial assets Instrumen tingkat bunga tetap Fixed interest rate in struments Deposito berjangka 1,00% - 6,75% - 127.970.126 - - - 127.970.126 Time deposits Aset keuangan lainnya 8,57% - - - 2.150.000 2.150.000 Other financial asset Jumlah 683.154.142 164.770.316 14.040.974 196.957.446 - 1.058.9 22.878 Total 30 September 2025 September 30, 2025
Page 171
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 167 - modal disetor (Catatan 38), saldo laba dan komponen ekuitas lainnya. (Note 38), retained earnings and other components of equity. Rasio pinjaman bersih Grup (Gearing ratio) adalah sebagai berikut: The Group’s ratio of net debts to equity (Gearing ratio) are as follows: 51. PENGUKURAN NILAI WAJAR 51. FAIR VALUE MEASUREMENTS Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat pada biaya perolehan amortisasi Fair value of financial instruments carried at amortized cost Kecuali disebutkan pada tabel berikut ini, manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilita s keuangan yang dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya karena mempunyai jangka waktu pendek atau yang berlaku menggunakan tingkat suku bunga pasar: Except as detailed in the following table, managem ent considers that the carrying amounts of financial assets and financial liabilities recorded in the consolidated financial statements approximate their fair values because they have either short-term maturities or carry market interest rate: Nilai wajar utang obligasi didasarkan pada harga kuotasi yang tersedia di bursa. Fair value of bonds payable is based on available quoted price from exchange. Pengukuran nilai wajar diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian Fair value measurements recognized in the consolidated statement of financial position Instrumen keuangan yang diukur berdasarkan nilai wajar secara substansial diakui sehubungan dengan investasi pada unit portofolio, dimana diklasifikas i sebagai aset pada nilai wajar diakui melalui laba rugi (Catatan 6). Financial instrument measured at fair value subsequent to initial recognition pertains to investment in portfolio, which is classified as at fair value through profit or loss (Note 6). Investasi saham pada pihak ketiga yang bukan merupakan perusahaan tercatat yang diklasifikasi sebagai investasi pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (Catatan 6 dan 19), termasuk pada level 2 sesuai dengan tingkatan nilai wajar. Investment in shares of stock to unlisted third pa rties which are classified as investment at fair value through other comprehensive income (Notes 6 and 19) falls into Level 2 of the fair value hierarchy. Investment in shares of stock to listed third parti es 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US US Pinjaman Debt Pinjaman jangka pendek 30.196.031 70.004.194 Short-term loans Pinjaman jangka panjang 523.945.312 502.973.72 2 Long-term loans Pinjaman yang dapat dikonversikan 29.087.286 28.528.752 Convertible loan Liabilitas sewa 16.767.228 13.101.322 Lease liabilities Utang obligasi - bersih 466.211.006 454.193.43 2 Bonds payable - net Jumlah pinjaman 1.066.206.863 1.068.801.422 To tal debt Kas dan setara kas 477.207.910 455.009.407 Cash and cash equivalents Aset keuangan lainnya 88.171.936 183.453.622 Other financial assets Pinjaman bersih 500.827.017 430.338.393 Net debt Ekuitas 1.334.597.150 1.355.186.935 Equity Rasio pinjaman bersih terhadap modal 38% 32% Net debt to equity ratio Tingkatan Nilai tercatat/ Nilai wajar/ hiriarki/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Carrying amount Fair value Hierarchy level Carrying am ount Fair value US$ US$ US$ US$ Utang obligasi - bersih 466.211.006 457.45 7.000 Tingkat/Level 1 454.193.432 469.028.000 Bonds payable - net Pinjaman yang dapat dikonversikan 29.087.286 37.850.000 Tingkat/Level 2 28.528.752 37.850.000 Convertible loan 30 September/September 30, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Page 172
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 168 - Investasi saham pada pihak ketiga yang merupakan Perusahaan tercatat yang diklasifikasi sebagai investasi pada nilai wajar melalui laba rugi (Catatan 6 dan 19) termasuk pada level 1 sesuai dengan tingkatan nilai wajar. which are classified as investment at fair value through profit or lsss (Notes 6 and 19) falls into level 1 of true fair value hierarchy Aset biologis (Catatan 12), termasuk pada level 3 sesuai dengan tingkatan nilai wajar. Biological assets (Note 12) falls into Level 3 of the fair value hierarchy. Instrumen keuangan derivatif diukur pada nilai wajar dan termasuk pada Level 2 sesuai dengan tingkatan nilai wajar. Metode penilaian yang digunakan adalah arus kas diskonto, dimana arus kas masa depan diestimasi berdasarkan tingkat bunga forward (dari kurva imbal hasil yang dapat diamati pada akhir periode pelaporan) dan tingkat bunga berdasarkan kontrak, lalu didiskontokan dengan menggunakan tingkat bunga yang mencerminkan risiko kredit dari beberapa pihak. Derivative financial instruments were measured at fair value and fall into Level 2 of the fair value hierarchy. Valuation technique used is discounted cash flow, wherein future cash flows are estimated based on forward interest rates (from observable yield curves at the end of the reporting period) an d contract interest rates, discounted at a rate that reflects the credit risk of various counterparties. Tingkatan nilai wajar adalah sebagai berikut: The fair value hierarchy are as follow: Tingkat 1 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari harga kuotasian (tak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang serupa; Level 1 fair value measurements are those derived from quoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or liabilities; Tingkat 2 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari harga); dan Level 2 fair value measurements are those derived from inputs other than quoted prices included within Level 1 that are observable for the asset or liability,either directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e. derived from prices); and Tingkat 3 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi). Level 3 fair value measurements are those derived from valuation techniques that include inputs for the asset or liability that are not based on observable market data (unobservable inputs). Tidak terdapat transfer antara Level 1 dan 2 selama tahun berjalan. There was no transfer between Levels 1 and 2 durin g the year. 52. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 52. NATURE OF RELATIONSHIPS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES Sifat Hubungan Pihak Berelasi Nature of Relationships a. Pemegang saham utama Perusahaan adalah PT Indika Inti Investindo dan PT Teladan Resources. a. PT Indika Inti Investindo and PT Teladan Resources are the majority stockholders of the Company. b. Pihak berelasi yang memiliki perusahaan induk yang sama dengan Perusahaan adalah: b. Related parties which have the same majority stockholder as the Company: PT Power Jawa Barat PT Marmitria Land PT Power Jawa Barat PT Marmitria Land c. Pihak berelasi yang merupakan perusahaan asosiasi dan ventura bersama dari entitas anak: c. Related parties which are associates and joint venture of the Company’s subsidiaries: PT Sea Bridge Shipping PT Cirebon Electric Power PT Sea Bridge Shipping PT Cirebon Electric Power
Page 173
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 169 - PT Cirebon Power Services PT Cirebon Energi Prasarana PT Sumber Multi Energi Penajam PT Narada Sahara Kencana PT Pelabuhan Patimban Internasional PT Mitra Samudra Indonesia PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya dan entitas anak PT Batu Ampar Container Terminal PT Cirebon Power Services PT Cirebon Energi Prasarana PT Sumber Multi Energi Penajam PT Narada Sahara Kencana PT Pelabuhan Patimban Internasional PT Mitra Samudra Indonesia PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya and subsidiaries PT Batu Ampar Container Terminal d. CSTS Joint Operation dan STTM Joint Operation merupakan proyek kerjasama antara TPEC, TPE dan pihak ketiga (Catatan 18). d. CSTS Joint Operation and STTM Joint Operation are joint operations between TPEC, TPE and third parties (Note 18). e. ST Joint Operation dan STC Joint Operation merupakan proyek kerjasama antara TPEC dan pihak ketiga (Catatan 18). e. ST Joint Operation and STC Joint Operation are joint operations between TPEC and third parties (Note 18). f. Manajemen kunci yang meliputi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. f. Key management personnel includes Commissioners and Directors of the Company. g. PT Imeco Multi Prasarana (IMECO) adalah pihak berelasi karena salah seorang pemegang saham utama Perusahaan merupakan manajemen kunci di IMECO. g. PT Imeco Multi Prasarana (IMECO) is a related party because one of the main shareholders of the Company is also the key management in IMECO. h. Yayasan Indika Untuk Indonesia (Indika Foundation) adalah pihak berelasi karena beberapa personel manajemen kunci Perusahaan sama dengan Indika Foundation. h. Yayasan Indika Untuk Indonesia (Indika Foundation) is a related party because the Company has some key management personnel in common with Indika Foundation. Kebijakan Grup mengenai persyaratan dan kondisi transaksi dengan pihak berelasi setara dengan yang berlaku dalam transaksi wajar. The Group policy as regards to terms and conditions of transactions with related parties are made as at conditions as those done with third parties. Transaksi Pihak Berelasi Transactions with Related Parties Dalam kegiatan usaha normalnya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak berelasi meliputi, antara lain, sebagai berikut: In the normal course of business, the Group entered into certain transactions with related parties including, among others, the following: a. Jumlah kompensasi komisaris dan direksi Perusahaan adalah sebesar: a. Total remuneration of commissioners and directors of the Company are as follows: b. ILSS memberikan jasa kepada CSTS Joint Operation sebagai subkontraktor untuk Proyek Marshalling and Stevedoring di Gresik, Surabaya. b. ILSS provides service to CSTS Joint Operation as subcontractor for Marshalling and Stevedoring Project in Gresik, Surabaya. TPEC dan TPE memberikan personil untuk pekerjaan EPC Tangguh Expansion Project kepada CSTS JO yang disebut sebagai own-portion. TPEC and TPE provides personnel for the job Tangguh Expansion Project EPC to CSTS JO as their own portion. 2025 2024 US$ US$ Komisaris Commissioners Manfaat jangka pendek 1.254.983 1.054.097 Short-term benefits Direksi Directors Manfaat jangka pendek 1.969.710 3.785.500 Short-term benefits Jumlah 3.224.693 4.839.597 Total
Page 174
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 170 - KJA melakukan penjualan batubara kepada PT Cirebon Electric Power dan PT Cirebon Energi Prasarana. KJA generates coal sales to PT Cirebon Electric Power and PT Cirebon Energi Prasarana. Piutang Usaha (Catatan 7) Trade Accounts Receivable (Note 7) Pendapatan (Catatan 40) Revenues (Note 40) c. Rincian transaksi pembelian dan utang usaha dan saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut: c. Details of the trade accounts payable and balances with related parties are as follows: Utang Usaha (Catatan 28) Trade Accounts Payable (Note 28) Pembelian Jasa Selama periode sembilan bulan berakhir 30 September 2025, CTA membeli jasa pemuatan dan transportasi batubara dari PT Sea Bridge Shipping sejumlah US$ 20.278.526 (30 September 2024: US$ 25.801.046) (Catatan 54). Provision of Services For the nine-month period ended September 30, 2025, CTA purchased coal loading and transshipment services from PT Sea Bridge Shipping at the amount of US$ 20,278,526 (September 30, 2024: US$ 25,801,046) (Note 54). d. Grup melakukan transaksi lain dengan pihak berelasi. Rincian transaksi dan saldo sebagai berikut: d. The Group entered into other transactions with related parties. Details of transactions and balances are as follows: Piutang Lain-lain (Catatan 9) Other Accounts Receivable (Note 9) Grup memberikan pinjaman dana kepada pihak berelasi dan melakukan pembayaran terlebih dahulu atas biaya pihak berelasi sebagai berikut: The Group provided loans to related parties and also made advance payments of expenses for related parties, as follows: 30 September/ 31 Desember/ 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, September 30, December 31, 2025 2024 2025 2024 US$ US$ CSTS Joint Operation 38.653.363 46.131. 479 1,31% 1,56% CSTS Joint Operation PT Cirebon Energi Prasarana 23.727.416 13.418.719 0,81% 0,45% PT Cirebon Energi Prasaran a PT Cirebon Electric Power 13.408.595 9.667.829 0,45% 0,33% PT Cirebon Electric Power ST Joint Operation 2.042.243 - 0,07% 0,00% ST Joint Operation STTM Joint Operation 305.146 - 0,01% 0,00% STTM Joint Operation PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya 10.000 13.153 0,00% 0,00% PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya PT Sea Bridge Shipping - 20.626 0,00% 0,00% PT Sea Bridge Shipping Jumlah 78.146.763 69.251.806 2,65% 2 ,34% Total Persentase terhadap jumlah aset/ Jumlah/ Amount Percentage to total assets 2025 2024 2025 2024 US$ US$ PT Cirebon Electric Power 55.402.360 56.982.990 3,84% 3,19% PT Cirebon Electric Power PT Cirebon Energi Prasarana 48.747.008 65.283.406 3,38% 3,66% PT Cirebon Energi Prasarana ST Joint Operation 3.608.326 - 0,25% 0,00% ST Joint Operation CSTS Joint Operation 520.874 5.774.169 0,04% 0,32% CSTS Joint Operation STTM Joint Operation 305.146 - 0,02% 0,00% STTM Joint Operation PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya 41.354 44.605 0,00% 0,00% PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya PT Sea Bridge Shipping 640 199.145 0,00% 0,01% PT Sea Bridge Shipping Jumlah 108.625.708 128.284.315 7,53% 7,19% Total Percentage to total revenuesJumlah/Amount terhadap pendapatan/ Persentase 30 September/ 31 Desember/ 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, September 30, December 31, 2025 2024 2025 2024 US$ US$ PT Sea Bridge Shipping 5.150.900 3.882.042 0,32% 0,24% PT Sea Bridge Shipping Percentage to total liabilitiesJumlah/Amount jumlah liabilitas/ Persentase terhadap
Page 175
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 171 - Mutasi cadangan kerugian kredit adalah sebagai berikut: The movements in allowance for credit losses are as follows: Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan kredit piutang lain-lain kepada pihak berelasi adalah cukup. Management believes that the allowance for credit losses on other accounts receivable from related parties is adequate. PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR) PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR) Pada tahun 2017, CEPR menandatangani sejumlah Perjanjian Pemegang Saham Bridge Loan (SBL) dengan pemegang saham yang setuju untuk menyediakan pinjaman kepada CEPR, proporsional dengan persentase kepemilikan di CEPR. PEC, sebagai 25% pemegang saham di CEPR, menyetujui pinjaman sebesar US$ 7.275.000 dengan tingkat bunga 4% per tahun. Pinjaman ini digunakan untuk membiayai biaya dan beban proyek CEPR. In 2017, CEPR entered into Shareholder Bridge Loan (SBL) Agreements with its shareholders wherein the shareholders agreed to provide bridge loans to CEPR, proportionate with their percentage of ownership in CEPR. PEC, as a 25% shareholder in CEPR, granted bridge loans in the total amount of US$ 7,275,000 bearing interest at 4% per annum. The loan is used to finance CEPR’s project cost and expenses. Perusahaan, sebagai sponsor dan pemilik tidak langsung atas 6,25% saham di CEPR, menyetujui pinjaman sebesar US$ 3.431.256 dengan tingkat bunga 4% per tahun. Pinjaman ini digunakan untuk membiayai biaya dan beban proyek CEPR. The Company, as a sponsor and owns indirectly 6.25% ownership in CEPR, granted several bridge loans in the total amount of US$ 3,431,256, bearing interest at 4% per annum. The loan is used to finance CEPR’s project cost and expenses. Setelah menyelesaikan Financial Close (“Financial Closing”) pada tanggal 9 November 2017 dengan senior lenders nya, konsorsium antara Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Nippon Export and Investment Insurance (NEXI) and Korea Exim Bank (KEXIM), CEPR telah melunasi seluruh pokok pinjaman dari Perusahaan dan PEC. Bunga yang terhutang pada pinjaman tetap outstanding dikonversi menjadi perjanjian pinjaman baru, dengan tingkat bunga sebesar 4% per tahun. Upon achieving its Financial Close on November 9, 2017 (“Financial Closing”) with its senior lenders, a consortium between Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Nippon Export and Investment Insurance (NEXI) and Korea Exim Bank (KEXIM), CEPR fully paid all principal outstanding loan from the Company and PEC. The interest accruing on the loans remained outstanding and were converted to a new loan agreement, bearing interest at 4% per annum. 30 September/ 31 Desember/ 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, September 30, December 31, 2025 2024 2025 2024 US$ US$ PT Cirebon Energi Prasarana 17.464.540 16.729.427 0,59% 0,56% PT Cirebon Energi Prasarana PT Power Jawa Barat 2.541.300 2.622.750 0,09% 0,09% PT Power Jawa Barat PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya 85.844 86.070 0,00% 0,00% PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya PT Cirebon Electric Power - 1.288.616 0,00% 0,04% PT Cirebon Electric Power Jumlah 20.091.684 20.726.863 0,68% 0,70% Total Dikurangi cadangan kerugian kredit (2.541.300) (2.622.750) (0,09%) (0,09%) Less allowance for credit losses Bersih 17.550.384 18.104.113 0,59% 0,61% Net Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun - (1.288.616) (0,00%) (0,04%) Less current maturities Bagian jangka panjang piutang Non-current maturitie s of other accounts lain-lain pihak berelasi - bersih 17.550.384 16.815.497 0,59% 0,57% receivable f rom related parties - net Jumlah/Amount Persentase dari jumlah aset/ Percentage to total assets 30 September/ 31 Desember/ September 30, December 31, 2025 2024 US$ US$ Saldo awal tahun 2.622.750 2.749.668 Balance at beginn ing of year Selisih kurs (81.450) (126.918) Translation adjustment Saldo akhir tahun 2.541.300 2.622.750 Balance at end o f year
Page 176
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 172 - Pada bulan Februari 2022, Perusahaan memberikan pinjaman sebesar US$ 13.593.750 kepada CEPR, dengan bunga 7% per tahun. Pinjaman ini jatuh tempo pada ulang tahun ke-25 terhitung sejak tanggal perjanjian atau tanggal 9 Februari 2047, mana yang lebih cepat. Pembayaran lebih awal diperbolehkan, sebagaimana diatur lebih lanjut dalam perjanjian. Pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan dilakukan proporsional dengan jumlah kepemilikan efektifnya di CEPR. In February 2022, the Company provided loan at the amount of US$ 13,593,750 to CEPR, bearing an interest at 7% per annum. The loan will mature at the earlier of 25th anniversary from the date of the loan agreement or February 9, 2047. Prepayment of loan is allowed, as further agreed in the agreement. The loan provided by the Company above was made proportionate to its effective ownership in CEPR. PT Power Jawa Barat (PJB) PT Power Jawa Barat (PJB) PJB merupakan proyek pembangkit listrik tenaga batubara yang berlokasi di Bojonegara, Banten (dahulu propinsi Jawa Barat) yang dimiliki oleh pihak berelasi dari salah seorang Komisaris Perusahaan dengan bekerjasama dengan pihak ketiga sebelum krisis ekonomi tahun 1998 untuk membangun pembangkit listrik tersebut. PJB is a project for coal-fired power plant located in Bojonegara, Banten (formerly West Java) owned by related party of one of the Commissioners of the Company, working together with third parties to build such power plant prior to the economic crisis in 1998. Piutang lain-lain dari PJB terutama merupakan piutang yang berasal dari biaya-biaya PJB yang dibayarkan terlebih dahulu oleh Perusahaan. Other accounts receivable from PJB mainly represents receivable arising from expenses of PJB paid in advance by the Company. Sejak tahun 2009, manajemen memutuskan untuk mencadangkan seluruh piutangnya dari PJB setelah mempertimbangkan kondisi proyek yang tidak memiliki perkembangan kemajuan yang berarti. Since 2009, management decided to provide full provision on its accounts receivable from PJB after considering the condition of the project which has no significant progress. PT Cirebon Electric Power (CEP) PT Cirebon Electric Power (CEP) Perusahaan menyetorkan sejumlah dana kepada Mizuho Bank Ltd. untuk menjamin Debt Service Reserve Requirement (DSRR) atas fasilitas pembiayaan proyek CEP. Transaksi ini dicatat sebagai piutang lain-lain kepada CEP. Karena fluktuasi tingkat suku bunga acuan pinjaman CEP, jumlah DSRR yang harus disetor oleh Perusahaan telah direvisi beberapa kali. Sejak tahun 2024, Perusahaan mendapatkan fasilitas committed SBLC dari KEB (Catatan 54) untuk menjamin kebutuhan DSRR terkait proyek CEP dan telah digunakan untuk menggantikan secara bertahap jaminan kas yang diberikan oleh Perusahaan. Saldo akhir piutang dari CEP terkait DSRR adalah sebesar US$ nihil pada tanggal 30 September 2025 (31 Desember 2024: US$ 1.288.616). The Company paid certain amount of fund to Mizuho Bank Ltd. to secure the Debt Service Reserve Requirement (DSRR) for CEP’s project financing facility. Such transaction was recorded as part of other accounts receivable from CEP. Due to fluctuation in interest rate reference for CEP’s loan, the DSRR amount required from the Company has been revised several times. Since 2024, the Company obtained a committed SBLC from KEB (Note 54) to secure the above DSRR requirement for CEP project and has been used to gradually replace cash guarantee provided by the Company. Latest outstanding balance of the receivable from CEP related to DSRR was US$ nil as of September 30, 2025 (December 31, 2024: US$ 1,288,616). Penghasilan Bunga dari Piutang Pihak Berelasi (Catatan 43) Interest Income on Loans to Related Parties (Note 43) 2025 2024 2025 2024 US$ US$ PT Cirebon Energi Prasarana 734.215 731.605 3,66% 4,46% PT Cirebon Energi Prasarana pendapatan investasi/ investment incomeJumlah/Amount Persentase terhadap Percentage to total
Page 177
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 173 - Sewa Gedung Kantor Office Space Rental Beberapa entitas anak lain menyewa ruangan kantor dari ML yang dicatat sebagai Aset hak-guna berdasarkan PSAK 73. Jumlah biaya sewa kepada ML Pada tahun 2025 sebesar US$ 1.127.167 (2024: US$ 1.176.259). Some other subsidiaries rent office building from ML, which was recorded as part of right-of-use assets based on PSAK 73. Total rent expense to ML in 2025 amounted to US$ 1,127,167 (2024: US$ 1,176,259). Pinjaman jangka panjang (Catatan 31) Pada tanggal 29 Juli 2022, TIME menandatangani perjanjian pinjaman dengan EMITS, dimana EMITS setuju untuk menyediakan fasilitas pinjaman sebesar Rp 36.284.480.500 kepada TIME, dengan jangka waktu maksimal selama 15 tahun setelah Commercial Operation Date (COD). Pinjaman dikenakan bunga sebesar 6,5% per tahun. Pada tanggal 30 September 2025, jumlah pokok pinjaman dan bunga terutang masing-masing sebesar Rp 6.208.500.000 (setara dengan US$ 372.604) dan Rp 2.772.049.684 (setara dengan US$ 166,369) (31 Desember 2024: jumlah pokok pinjaman dan bunga terutang masing-masing sebesar Rp 14.960.000.000 (setara dengan US$ 925.628) dan Rp 2.499.968.699 (setara dengan US$ 150.773)). Beban bunga yang dicatat oleh TIME atas pinjaman tersebut diatas pada periode sembilan bulan berakhir 30 September 2025 sebesar US$ 20.364 (periode sembilan bulan berakhir 30 September 2024: US$ 57.382). Selain pinjaman jangka panjang kepada EMITS tersebut diatas, TIME juga mencatat utang kepada IEMS sebesar Rp771.836.560 (setara dengan US$46.322) terkait dengan tagihan sewa ITH sejak perjanjian pengalihan sewa dari TIME ke IEMS (Catatan 22). Pada tanggal 30 September 2025, seluruh utang TIME kepada EMITS dan IEMS disajikan sebagai bagian dari liabilitas lancar. Long-term loans (Note 31) On July 29, 2022, TIME signed a loan agreement with EMITS, wherein EMITS agrees to provide loan facility amounting to Rp 36,284,480,500 to TIME for a maximum period of 15 years after Commercial Operation Date (COD). The loan bears interest at 6.5% per annum. As of September 30, 2025, outstanding loan principal and accrued interest amounted to Rp 6,208,500,000 (equivalent to US$ 372,604) and Rp 2,772,049,684 (equivalent to US$ 166,369), respectively (December 31, 2024: outstanding loan principal and accrued interest amounted to Rp 14,960,000,000 (equivalent to US$ 925,628) and Rp 2,499,968,699 (equivalent to US$ US$ 150,773), respectively)). Interest expense recorded by TIME on the above loan during the nine-months period ended September 30, 2025 amounted to US$ 20,364 (nine-months period ended September 30, 2024: US$ 57,382). In addition to the long-term loans to EMITS discussed above, TIME also recorded payable to IEMS amounting to Rp771,836,560 (equivalent to US$46,322) pertaining to rights of ITH lease since lease novation agreement from TIME to IEMS (Note 22). As of September 30, 2025, all of TIME's loans to EMITS and IEMS were presented as part of current liabilities. Perjanjian Pemasokan Pada tanggal 19 Mei 2022, TIME menandatangani perjanjian pemasokan dengan EMITS yang mulai berlaku sejak 7 Januari 2022, dimana EMITS wajib memasok dan mengirimkan peralatan tertentu kepada TIME sesuai dengan spesifikasi, syarat dan jadwal yang ditetapkan berdasarkan perjanjian. Harga peralatan yang disepakati adalah Rp 16.258.271.066 termasuk pajak, biaya dan ongkos. Supply Agreement On May 19, 2022, TIME entered into supply agreement with EMITS with effective date from January 7, 2022, wherein EMITS agreed to supply and deliver certain equipment to TIME in accordance with specification, terms and schedule as further specified in the agreement. Agreed price for such equipment was Rp 16,258,271,066, inclusive of all taxes, fees and costs. Sesuai dengan perjanjian, periode jaminan akan dimulai dari pengiriman peralatan kepada TIME dan/atau kontraktornya dan sampai 25 tahun setelah tanggal operasi komersial. In accordance with the agreement, warranty period of the equipment shall commence from the delivery of the equipment to TIME and/ or its contractors and until 25 years after the commercial operation. Keberlanjutan dari perjanjian pemasokan ini tergantung dari persetujuan ITH atas pengalihan perjanjian sewa dari TIME ke IEMS (Catatan 22). Continuity of this supply agreement is subject to ITH’s approval on the novation of lease agreement from TIME to IEMS (Note 22).
Page 178
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 174 - 53. INFORMASI SEGMEN 53. SEGMENT INFORMATION PSAK 108 mensyaratkan agar segmen operasi ditentukan berdasarkan laporan internal tentang komponen Grup yang direviu secara berkala oleh pengambil keputusan utama dalam rangka mengalokasikan sumber daya terhadap segmen tersebut dan menilai kinerja segmen tersebut. PSAK 108 requires operating segments to be identified on the basis of internal reports on components of the Group that are regularly reviewed by the chief operating decision maker in order to allocate resources to the segments and to assess their performance. Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dikelompokkan berdasarkan (1) energi (mencakup jasa energi, sumber daya energi dan infrastruktur energi) dan (2) kepemilikan portofolio lainnya (mencakup logistik dan infrastruktur, mineral, bisn is hijau, ventura digital dan lain-lain). For management reporting purposes, the Group are principally organized based on (1) energy (covering energy services, energy resources and energy infrastructure) and (2) other portfolio (covering logistic infrastructure, minerals, green business, digital ventures and others). Energi Energy Jasa energi Energy services Bisnis utama Grup pada segmen ini adalah Tripatra. Melalui Tripatra, Grup memberikan jasa teknik, pengadaan material dan pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan serta logistik. Group’s core businesses in this sector are Tripatra. Through Tripatra, Group provides engineering, procurement and construction services, operations and maintenance and logistic services. Sumber daya energi Energy resources KJA adalah aset utama Grup dalam segmen ini dan merupakan produsen batubara ketiga terbesar di Indonesia menurut volume produksi. Pada segmen ini, Grup juga didukung perdagangan batubara, yang diwakili oleh ICI dan IETPL. KJA is Group’s core asset in this sector and is the third largest producer of coal in Indonesia based on production volume. In this segment, Group is also supported by coal trading, represented by ICI and IETPL. Infrastruktur energi Energy infrastructure Proyek pembangkit listrik (PPL) berkapasitas 660 megawatt yang terletak di Cirebon, Jawa Barat (CEP) dan PPL berkapasitas 1.000 megawatt di Cirebon (CEPR) merupakan investasi Grup dalam segmen ini. The 660 megawatt power generation plant (PGP) in Cirebon, West Java (CEP) and the 1,000 megawatt in Cirebon (CEPR) represent Group’s investments in this sector. Kepemilikan portofolio lainnya Other portfolio holdings Pada segmen ini, Grup memiliki logistik dan infrastruktur, mineral, bisnis hijau, ventura digital dan lainnya. In this pillar, Group has logistic infrastructure, minerals, green business, digital ventures, and others. Logistik dan infrastruktur Logistic and infrastructure Mulai tahun 2021, Grup Interport berkontribusi pada segmen ini, yang terutama didukung oleh operasional di ILSS, KGTE, IPA, CTA dan SBS. ILSS memberikan jasa logistik untuk membantu operasi pembangkit listrik. Jasa yang diberikan meliputi operasi perpindahan kapal (transshipment), operasi kapal tunda dan tongkang, operasi jetty dan pemeliharaan, manajemen persedian batubara, peralatan penunjang, operasi dan pemeliharaan pabrik dan alat berat, penanganan limbah. Starting 2021, Interport Group contributes to this sector, which is mainly backed up by the operations of ILSS, KGTE, IPA, CTA and SBS. ILSS engages in logistic and port management and provides logistics to support power plant operations. Its services include ship to ship operations (transshipment), tug and barge operations, jetty operation and maintenance, coal stockpile management, balance of plant, plant and heavy-duty equipment operation and maintenance, and waste handling.
Page 179
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 175 - ILSS juga memegang izin perusahaan bisnis pelabuhan yang dimana memperbolehkan ILSS untuk mengoperasikan pelabuhan di seluruh Indonesia. ILSS also holds port business entities license from the government, which enable ILSS to operate any port in Indonesia. KGTE bergerak dalam bidang terminal penyimpanan bahan bakar. Pada 12 April 2018, Kariangau menandatangani perjanjian layanan fasilitas penampungan dengan PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, dimana penyimpanan bahan bakar ini sudah beroperasi secara komersial pada bulan November 2020. IPA merupakan bagian dari konsorsium PT Pelabuhan Patimban Internasional yang beroperasi pada Desember 2021 untuk mengelola Patimban International Car Terminal. CTA menyediakan jasa transportasi batu bara dan transshipment kepada KJA. KGTE engages in terminal fuel storage. On April 12, 2018, KGTE signed a storage facility service agreement with PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, which fuel storage has been commercially operated in November 2020. IPA is part of the PT Pelabuhan Patimban Internasional consortium which started its operation in December 2021, managing the Patimban International Car Terminal. CTA provides coal transportation and transshipment services to KJA. SBS, entitas asosiasi yang bergerak dalam bidang pengangkutan barang domestik untuk melayani KJA dan CTA, termasuk dalam segmen ini untuk evaluasi manajemen. SBS, our associate entity engaged in the domestic good shipment serving for KJA and CTA, is included in this segment reporting for management analysis. Mineral Mineral Pada segmen ini, Grup didukung oleh IMI. IMI melakukan investasi strategis di perusahaan pertambangan emas Nusantara Resources Limited dan PT Masmindo Dwi Area. In this sector, the Company is backed up by IMI. IMI made a strategic investment in gold mining company Nusantara Resources Limited and PT Masmindo Dwi Area. Selain Nusantara dan PT Masmindo Dwi Area, sektor mineral juga didukung oleh dua entitas anak, yaitu (1) PT Rockgeo Energi Nusantara yang aktif dalam industri perdagangan nikel dan (2) entitas anak yang baru diakusisi pada tahun 2022, PT Perkasa Investama Mineral (PIM). PIM memiliki dua entitas anak, yaitu PT Mekko Metal Mining (bergerak di bidang pertambangan bijih bauksit) dan PT Perkasa Alumina Indonesia (bergerak di industri pembuatan logam dasar bukan besi). In addition to Nusantara and PT Masmindo Dwi Area, mineral sector is also backed-up by two subsidiaries, namely (1) PT Rockgeo Energi Nusantara, which is active in nickel trading and (2) newly acquired subsidiaries in year 2022, PT Perkasa Investama Mineral (PIM). PIM has two subsidiaries, which are PT Mekko Metal Mining (engaged in bauxite mining) and PT Perkasa Alumina Indonesia (engaged in non-ferrous base metal manufacturing industry). Bisnis hijau Green business EMITS dan TIME, yang menyediakan solusi one- stop-shop solusi energi terbarukan untuk sektor komersial dan industri Indonesia, merupakan salah satu yang masuk dalam segmen ini. EMITS and TIME, which provides a one-stop-shop renewable energy solutions platform for Indonesia’s commercial and industrial sectors, is one of the contributor for this segment. Grup IMG mengembangkan bisnis kendaraan elektrik roda 2 dan grup MMG (termasuk EMB) yang mengembangkan bisnis kendaraan elektrik roda 4 di Indonesia melihat masih besarnya peluang pasar domestik untuk sektor ini. Selain itu, hal ini juga sejalan dengan roadmap Net Zero Emission sebagaimana dicanangkan oleh pemerintah yang berencana untuk meningkatkan kendaraan roda 2 dan kendaraan roda 4. IMG Group is developing 2-wheels electric vehicle business and MMG Group (including EMB) which develops 4-wheels electric vehicle business in Indonesia, prospecting the large domestic market opportunities for this sector. In addition, this is also aligned with the Net Zero Emission roadmap established by government that aims to boost 2-wheels and 4-wheels. Pada tahun 2023, beberapa entitas anak, seperti Kalista, KSH, KND, KRO, KBN, IBN dan MTB didirikan untuk mendukung segmen ini. Kalista In 2023, some subsidiaries, namely Kalista, KSH, KND, KRO, KBN, IBN and MTB were established to support this segment. Kalista group support EV
Page 180
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 176 - group memberikan layanan leasing EV untuk perusahaan-perusahaan, sedangkan IBN dan MTB bergerak dalam industri baterai untuk kendaraan bermotor, memberikan jasa konsultasi manajemen, perdagangan dalam jumlah besar untuk kendaraan bermotor dan mobil, serta suku cadang dan aksesoris terkait. leasing for companies, while IBN and MTB were established to conduct battery business for motor vehicles, conduct management consulting services, wholesale trade in motorcycles and cars, related parts and accessories. Indika Nature merupakan bagian dari strategi diversifikasi Perusahaan yang berfokus pada investasi bisnis hijau melalui sektor biomassa, agroforestri dan perdagangan carbon. IMP, JBP, DPP dan TMK merupakan entitas anak yang tergabung dalam kelompok Indika Nature. Indika Nature memperluas bisnisnya ke industri minyak atsiri dengan mengakuisisi 100% saham NAN pada tahun 2024. NAN merupakan salah satu eksportir minyak atsiri di Indonesia yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah. Indika Nature is part of the Company’s business diversification strategy, focusing on green investments through the biomass, agroforestry and carbon trading sectors. IMP, JBP, DPP and TMK are subsidiaries classified in the Indika Nature group. Indika Nature expands its business to essential oil industry by acquiring 100% ownership of NAN in 2024. NAN is one of the essential oil exporter in Indonesia, which is based in Solo, Central Java. Pengembangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendukung ambisi Indika Energy dalam mencapai Net Zero Emission pada tahun 2050 untuk berkontribusi dalam menciptakan Indonesia yang lebih berkelanjutan. The development is part of Indika Energy’s actions to achieve Net Zero Emission by 2050 and to also contributed to create a more sustainable Indonesia. Ventura digital Digital ventures Kontributor utama pada segmen ini adalah Xapiens. Main contributor in this sector is Xapiens. Xapiens memberikan pelayanan ICT untuk memperbaiki produktivitas perusahaan dengan salah satu caranya, mengembangkan dan mengelola aplikasi perusahaan, integrasi sistem dan solusi, dan juga menyediakan pelayanan proteksi teknologi informasi dan teknologi operasional cyber security services. Xapiens delivers Enterprise ICT services to companies resulting in better productivity by among others, developing and managing enterprise applications, system integration and solutions, as well as providing protection through its information technology and operational technology cyber security services. Lain-lain Others IMAN, BIG and BID yang didirikan oleh Perusahaan pada tahun 2023 untuk fokus melakukan distribusi alat kesehatan menjadi pendukung segmen ini. IECPL, IECPL III and IECPL IV masuk dalam segmen ini. IPY yang memberikan jasa manajemen dan pelayanan untuk kantor di Bintaro termasuk dalam segmen ini. ICPL melakukan beberapa aktivitas perdagangan untuk scrap baja, nikel, peralatan transportasi dimana pendapatan dan kinerjanya dimasukkan dalam segmen ini. IMAN, BIG dan BID, established by the Company in 2023 which focus on distribution for healthcare equipment, is one of the supports for this segment. IECPL, IECPL III and IECPL IV are included in this segment. IPY which provides management and building services for office building in Bintaro is included in this segment. ICPL has some trading for steel scrap, nickel and transportation equipment, which revenues and performances are included in this segment.
Page 181
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 177 - Sumber Daya Infrastruktur Jasa Energi/ Energi/ Energi/ Energy Energy Energy Eliminasi/ Konsolidasian/ Services Resources Infrastructure Elimination Consolidated US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ Pendapatan Revenues Penjualan kepada Pihak Eksternal 238.100.040 2 .053.709.323 - 38.812.771 6.701.971 37.981.678 14.6 20.182 56.753.785 - 2.446.679.750 External Sales Penjualan antar segmen 2.818.414 - - 78.078.534 - 55.437 6 .555.411 3.186.626 (90.694.422) - Inter-segement Sale s Jumlah Pendapatan 240.918.454 2.053.709.323 - 116.891.305 6.701.971 38.037.115 21.175.593 59.940.411 (90.694.422) 2.446.679.750 Total Revenues Hasil segmen 22.576.068 267.896.191 - 31.126.733 2.225.120 4. 531.958 3.779.790 2.940.359 (2.383.241) 332.692.978 Segment result Bagian laba bersih entitas asosiasi Equity in net p rofit of associates dan ventura bersama - - 13.224.962 3.815.680 - (1.583.988) - - - 15.456.654 and joint v entures Amortisasi aset tidak berwujud - - - - (397.130) (827.0 64) - (210.398) - (1.434.592) Amortization of intangible assets Beban penjualan, umum dan Selling, general and admin istrative administrasi (11.870.926) (92.856.163) ( 60.491) (12.535.684) (7.678.028) (30.631.523) (2.165.070) (27 .644.530) 10.844.750 (174.597.665) expenses Pendapatan investasi 6.242.865 12.662.001 123.433 6.923.031 398.2 06 381.762 198.465 (24.637.982) 16.510.831 18.802.6 12 Investment income Beban keuangan (2.467.137) (3.802.054) (6.282) (5.010.589) (747.2 97) (7.758.374) (111.464) (144.851.517) 73.587.329 (91.167. 385) Finance costs Beban pajak final (6.262.455) - - (1.446.375) - (334.795) - (496.813) - (8.540.438) Final tax Perubahan nilai wajar pinjaman yang Fair value chang es on embedded dapat dikonversikan - - - - - (45.468) - - - (45.468) derivative of convertible loan Lain-lain - bersih 636.607 (11.067.385) (68.681) 11.642.339 (197 .405) (5.164.032) (1.094.788) 7.563.626 (8.528.851) (6.2 78.570) Others - net Laba (rugi) sebelum pajak 8.855.022 172.832 .590 13.212.941 34.515.135 (6 .396.534) (41.431.524) 606.933 (187.337.255) 90.030.818 84.888. 126 Profit (loss) before tax Manfaat (beban) pajak (656.674) (44.897.0 56) - (1.848.771) 96.673 (5.144.914) (560.2 91) (63.885) - (53.074.918) Tax benefit (expense) Laba bersih periode berjalan 31.813.208 Profit for the period Didistibusikan kepada: Atributeable to: Pemilik Entitas Induk 10.083.796 Owners of t he company Kepentingan non pengendali 21.729.412 Non-co ntrolling interestJumlah Laba Konsolidasian 31.813.208 Total Consolidated Profit Aset segmen 322.465.756 885.551.927 454.128.054 455.043.147 461.728.276 420.862.943 73.368.148 3.285.129.462 (3.395.513.904) 2.962.763.809 Segment Assets Liabilitas Segmen 32.635.923 54.494.757 - 61.204.463 204 .373.422 149.704.873 2.853.231 948.557.334 (385.044.318) 1.068.779.68 5 Segment Liabilities Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan 177.419.349 320.398.608 154.471 22.950 .376 58.308.016 37.960.481 7.463.479 296.080.151 (381.937.742) 538.797.189 Unallocated Liabilities Jumlah Liabilitas yang dikonsolidasikan 210.055.272 374.893.365 154.471 84.154.839 262.681.438 187.665.3 54 10.316.710 1.244.637.485 (766.9 82.060) 1.607.576.874 Total Consolidated Liabilities Informasi lainnya Other information Penambahan pada aset tetap, aset Addition to propert y, plant and equipment, hak-guna dan pengembangan sistem right-of-use assets and system dan perangkat lunak komputer 105.028.124 development and computer software Beban penyusutan 35.307.574 Depreciation expense Amortisasi biaya emisi obligasi Amortization on bon d issuance cost dan diskon obligasi 5.284.221 and discount 31 Desember/December 31 , 2024 Lainnya/ Others Energi/Energy Kepemilikan Portofolio Lainnya/ Other Portfolio Holdings Logistik dan infrastruktur/ Logistic and infrastructure Mineral/ Mineral Bisnis hijau/ Green business Ventura digital/ Digital ventures Segmen Geografis Perusahaan dan entitas anak domestik terutama beroperasi di Indonesia. Entitas anak di luar Indonesia terutama bergerak di bidang investasi dan pembiayaan. Jumlah aset dan pendapatan usaha entitas anak tersebut tidak material terhadap jumlah aset konsolidasian dan jumlah pendapatan konsolidasian. Dengan demikian, Grup tidak menyajikan informasi segmen geografis. Pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan konsolidasian diungkapkan pada Catatan 40. Geographic Segment The Company and its domestic subsidiaries mainly operate in Indonesia. Subsidiaries outside of Indonesia are mainly involved in investment and financing activities. Total assets and revenues fro m these subsidiaries are not material as compared to the consolidated total assets and consolidated total revenues, respectively. Therefore, the Group did no t present information on geographical area segments. Customers which represent more than 10% of the total consolidated revenues are disclosed in Note 40. Sumber Daya Infrastruktur Jasa Energi/ Energi/ Energi/ Energy Energy Energy Eliminasi/ Konsolidasian/ Services Resources Infrastructure Elimination Consolida ted US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ Pendapatan Revenues Penjualan kepada Pihak Eksternal 165.482.103 1. 181.137.884 - 36.138.635 11.553.212 39.891.052 5.651.919 3.109.059 - 1.4 42.963.864 External Sales Penjualan antar segmen - - 57.158.465 5.872.930 425.18 8 4.391.685 1.770.340 (6 9.618.608) - Inter-segement Sales Jumlah Pendapatan 165.482.103 1.181.137.884 - 93.297.100 17.426.142 40.316.240 10.043.604 4.879.399 (69.618 .608) 1.442.963.864 Total Revenues Hasil segmen 6.078.882 162.546.833 - 22.422.307 2.754.678 4.330.79 9 481.971 467.729 (5. 344.000) 193.739.199 Segment result Bagian laba bersih entitas asosiasi Equity in net p rofit of associates dan ventura bersama - - 6.712.261 2.497.975 - (591.671) 35.766 - - 8.654.331 and joint ventures Amortisasi aset tidak berwujud - - - - (297.848) (667.967) - (157.799) - (1.123.614) Amortizatio n of intangible assets Beban penjualan, umum dan Selling, general and admin istrative administrasi (8.833.632) (56.358.050) (8 .832) (10.308.582) (5.577.056) (22.827.441) (2.039.567) (13.858.2 25) 7.049.430 (112.761.955) ex penses Pendapatan investasi 5.089.799 3.506.340 59.718 1.454.707 130.396 6.463.353 129.467 33. 537.238 (30.337.851) 20.033.167 Investment income Beban keuangan (1.293.378) (1.807.039) (242) (3.100.841) (70.917) (4.083.985) (183.207) ( 74.925.040) 32.069.323 (53.395.326) Finance cost Beban pajak final (4.366.778) - - (762.520) - (217.752) - (250.104) - ( 5.597.154) Final tax Perubahan nilai wajar pinjaman yang Fair value chang es on embedded dapat dikonversikan - - - - - - - - - - deriva tive of convertible loan Penurunan nilai aset - - - - - - - - - - Impairment of assets Kerugian penurunan nilai - - - - - - - - - - I mpairment loss Lain-lain - bersih 43.034 4.582.474 (7.684) 2.801.130 6.283.3 49 (7.398.689) (11.054) ( 4.185.267) (4.897.273) (2.789.980) Others - net Laba (rugi) sebelum pajak (3.282.073) 112.470 .558 6.755.221 15.004.176 3.222 .602 (24.993.353) (1.586.624) ( 59.371.468) (1.460.371) 46.758.668 Profit (loss) before tax Manfaat (beban) pajak (1.524.516) (30.270.985 ) - (988.190) 6 5.526 (42.159) 307 (9.344) - (32.769.361) Tax benefit (expense) Laba bersih periode berjalan 13.989.307 Profi t for the period Didistibusikan kepada: Atributeable to: Pemilik Entitas Induk 479.123 Owners of t he company Kepentingan non pengendali 13.510.184 Non-con trolling interest Jumlah Laba Konsolidasian 13.989.307 Total Co nsolidated Profit Aset segmen 310.158.048 814.858.745 448.881.835 460.362.298 578.144.893 415.300.386 72.310.239 3.301.333.259 (3.454.304.103) 2.947.045.600 Segment Assets Liabilitas Segmen 33.827.587 29.049.645 - 59.615.523 265.719. 718 80.682.934 3.265.778 970.39 2.175 (376.346.497) 1.066.206.863 Se gment Liabilities Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan 168.726.565 303.398.312 98.033 42.959.4 49 71.812.482 29.105.226 6.807 .722 343.649.607 (420.315.809) 546.241.587 Unallocated Liabilities Jumlah Liabilitas yang dikonsolidasikan 202.554.152 332.447.957 98.033 102.574.9 72 337.532.200 109.788.160 10.073.50 0 1.314.041.782 (796.662.306) 1.612 .448.450 Total Consolidated Liabilities Informasi lainnya Other information Penambahan pada aset tetap, aset Addition to propert y, plant and equipment, hak-guna dan pengembangan sistem right-of-use assets and system dan perangkat lunak komputer 72.099.652 devel opment and computer software Beban penyusutan 27.395.409 Depreciation exp ense Amortisasi biaya emisi obligasi 958.546 Amortization on bond issuance cost 30 September/September 30, 2025 Energi/Energy Kepemilikan Portofolio Lainnya/ Other Portfolio Holdings Logistik dan infrastruktur/ Logistic and infrastructure Mineral/ Mineral Bisnis hijau/ Green business Ventura digital/ Digital ventures Lainnya/ Others
Page 182
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 178 - 54. IKATAN DAN KONTIJENSI PERJANJIAN SIGNIFIKAN 54. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES SIGNIFICANT AGREEMENTS a. Sehubungan dengan Proyek CEPR (“Power II”), PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR) telah menandatangani Common Agreement tertanggal 18 April 2017 ( Common Agreement Awal) yang ditandatangani antara lain oleh (i) CEPR, (ii) Japan Bank for International Cooperation, (iii) The Export- Import Bank of Korea; (iv) bank- bank dan institusi-institusi keuangan sebagaimana tercantum di dalam lampiran 1 (Para Pemberi Pinjaman) dari Common Agreement Awal, (v) Mizuho Bank, Ltd., dan (vi) PT Bank Mizuho Indonesia. Common Agreement Awal telah diamandemen dan dinyatakan kembali pada tanggal 3 November 2017 berdasarkan perjanjian amandemen dan pernyataan kembali terhadap Common Agreement ( A&R Agreement) ( Common Agreement Awal sebagaimana diamandemen dan dinyatakan kembali dengan A&R Agreement disebut sebagai, Common Agreement). a. In relation to the CEPR Project (“Power II”), PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR) has signed a Common Agreement dated April 18, 2017 (the Original Common Agreement), made among others, by (i) CEPR, (ii) Japan Bank for International Cooperation, (iii) The Export- Import Bank of Korea; (iv) banks and financial institutions named under schedule 1 (the Lenders) of the Original Common Agreement, (v) Mizuho Bank, Ltd., and (vi) PT Bank Mizuho Indonesia. The Original Common Agreement has been amended and restated on November 3, 2017 under an amendment and restatement agreement (A&R Agreement) (the Original Common Agreement as amended and restated by the A&R Agreement shall be referred to as, the Common Agreement). Sebagaimana dipersyaratkan di dalam Common Agreement, Perusahaan telah menandatangani Equity Support Agreement (“ESA”) tertanggal 18 April 2017 yang dibuat antara (i) PT Imeco Inter Sarana (IIS), (ii) Perusahaan, (iii) PT Imeco Multi Infrastruktur, (iv) PT Imeco Multi Prasarana, (v) PT Indika Energy Infrastructure (IEI), (vi) PT Indika Multi Energi Internasional (IMEI), (vii) PT Prasarana Energi Indonesia (PEI), (viii) PEC, dan (ix) Mizuho Bank, Ltd., yang mana Perusahaan dan IIS memberikan janji-janji pembayaran sehubungan dengan kewajiban- kewajiban pembayaran CEPR berdasarkan Common Agreement, dengan ketentuan bahwa, jumlah keseluruhan kewajiban dari Perusahaan dan IIS tidak melebihi persentase kewajiban yang ditentukan di dalam ESA. As required in the Common Agreement, the Company has executed an Equity Support Agreement (“ESA”) dated April 18, 2017 made between (i) PT Imeco Inter Sarana (IIS), (ii) the Company, (iii) PT Imeco Multi Infrastruktur, (iv) PT Imeco Multi Prasarana, (v) PT Indika Energy Infrastructure (IEI), (vi) PT Indika Multi Energi Internasional (IMEI), (vii) PT Prasarana Energi Indonesia (PEI), (viii) PEC, and (ix) Mizuho Bank, Ltd., pursuant to which, the Company and IIS provides payment undertakings in relation to the payment obligation of CEPR based on the Common Agreement, provided that the aggregate obligation of the Company and IIS shall not exceed the percentage of obligation set out under the ESA. Sehubungan dengan ESA dan sebagai salah satu kondisi prasyarat Common Agreement, PEC telah menandatangani akta perjanjian atas gadai saham No. 62 tertanggal 20 April 2017 yang dibuat di hadapan Liestiani Wang, S.H., M.Kn. (Gadai Saham) dengan PT Bank Mizuho Inpdonesia sebagai penerima gadai (Penerima Gadai) dan CEPR. Berdasarkan Gadai Saham, PEC menggadaikan saham-saham miliknya di dalam CEPR baik yang saat ini maupun dimasa yang akan datang untuk menjamin kewajiban pembayaran CEPR berdasarkan Common Agreement. In relation to the ESA and as one of the conditions precedent in the Common Agreement, PEC has entered into a deed of share pledge agreement No. 62 dated April 20, 2017 drawn up before Liestiani Wang, S.H., M.Kn. (the Share Pledge) with PT Bank Mizuho Indonesia as pledgee (the Pledgee) and CEPR. Pursuant to the Share Pledge, PEC has pledged is present and future shares in CEPR to secure CEPR’s payment obligation under the Common Agreement. Sebagai salah satu persyaratan di dalam Common Agreement , Perusahaan juga telah menandatangani suatu special share undertaking agreement pada tanggal 18 April 2017 ( Special Share Undertaking Agreement ) yang dibuat antara (i) Marubeni Corporation, (ii) Korea As one of the conditions precedent under the Common Agreement, the Company has also entered into a special share undertaking agreement dated April 18, 2017 (the Special Share Undertaking Agreement) made between (i) Marubeni Corporation, (ii) Korea Midland
Page 183
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 179 - Midland Power Co., Ltd., (iii) Samtan, (iv) JERA Co., Inc., (v) IIS, (vi) Perusahaan (vii) seluruh pemegang saham yang disebutkan di dalam Special Share Undertaking Agreement (viii) CEPR, dan (ix) Mizuho Bank, Ltd., yang mana Perusahaan beserta seluruh sponsor dan pemegang saham telah memberikan janji-janji sehubungan dengan kepemilikannya (baik langsung maupun tidak langsung) di CEPR. Power Co., Ltd., (iii) Samtan, (iv) JERA Co., Inc., (v) IIS, (vi) the Company (vii) all shareholders named in the Special Share Undertaking Agreement, (viii) CEPR, and (ix) Mizuho Bank, Ltd., pursuant to which the Company together with the other sponsors and shareholders provide certain undertakings regarding their ownership (direct or indirect) in CEPR. b. Pada tanggal 20 Desember 2017, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pinjaman Transaksi Khusus dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”), dimana Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja berulang dari Mandiri sebesar US$ 50.000.000 (“Fasilitas”). Fasilitas digunakan untuk membiayai cash flow gap dalam rangka mendukung kegiatan operasional Grup. b. On December 20, 2017, the Company signed a Loan Facility for Special Transaction Agreement with PT Bank Mandirii (Persero) Tbk (“Mandiri”), wherein the Company obtained revolving working capital facility from Mandiri amounting to US$ 50,000,000 (“Facility”). The Facility shall be used to finance the cash flow gap to support the operational activities of the Group. Fasilitas ini telah diamandemen beberapa kali, yang terakhir pada tanggal 10 Oktober 2025, dimana tanggal jatuh tempo telah diperpanjang untuk satu tahun kemudian sampai dengan 9 Oktober 2026. The facility has been amended several times, with latest on October 10, 2025, where the maturity date has been extended for another one year until October 9, 2026. Berdasarkan perjanjian yang telah diamandemen, fasilitas modal kerja: Based on the amended agreement, the working capital facility: a. dikenakan bunga sebesar SOFR ditambah 1,5%. a. bears interest rate at SOFR Plus 1.5%. b. memuat syarat dan ketentuan tertentu yang mengharuskan Perusahaan untuk memenuhi, antara lain, sebagai berikut: Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Consolidated Net Debt to EBITDA tidak melebihi 3,75:1; Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) tidak kurang dari 1,5:1 sampai dengan tanggal 31 Desember 2027 dan kembali menjadi 2,5:1 pada tanggal 1 Januari 2028 dan seterusnya; Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Priority Indebtedness tidak melebihi 15% Jumlah Aset; Memberikan pemberitahuan tertulis kepada Mandiri dalam waktu 30 hari kerja setelah investasi baru dilakukan oleh Perusahaan; akuisisi, merger atau divestasi; dan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris Perusahaan; Dibatasi untuk bertindak sebagai penjamin dan menjaminkan asetnya, kecuali jika diminta oleh bond indentures yang ada sebelum fasilitas modal kerja ini; Terbatas untuk mengubah komposisi pemegang saham Perusahaan yang akan mengakibatkan perubahan kontrol, seperti yang dijelaskan lebih lanjut pada amandemen fasilitas. b. contains certain terms and conditions that require the Company to fulfill, among others, as follows: Ensure that on each testing date, Consolidated Net Debt to EBITDA ratio shall not exceed 3.75:1; Ensure that on each testing date, Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) shall not be less than 1.5:1 until December, 31 2027 and back to 2.5:1 on January 1, 2028 and onwards; Ensure that on each testing date, Priority Indebtedness not more than 15% of the Total Assets; Provide written notification to Mandiri within 30 working days after a new investment made by the Company; acquisition, merger or divestment; and change in the Company’s board of directors and commissioners; Restricted to act as guarantor and pledge its assets, except when they are required by bond indentures existing before this working capital facility; Restricted to change the Company’s shareholder composition which will result in change of control, as further described in the amendment facility.
Page 184
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 180 - Persyaratan keuangan pada tiga poin pertama di atas akan diuji setiap enam bulan dan dasar perhitungannya berdasarkan periode empat kuartal terakhir. The financial covenant on the above three bullets points will be tested on a semiannual basis and calculation is based on the last four quarters period. Tidak ada pinjaman terutang atas fasilitas ini pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. There was no loan outstanding under this facility as of September 30, 2025 and December, 31 2024. c. Pemberi pinjaman, berdasarkan Common Agreement dan Facility Agreement antara CEP dan pihak terkait lainnya yang didefinisikan sebagai pihak pemberi pinjaman mengharuskan Perusahaan yang bertindak sebagai sponsor, serta III dan IPI sebagai pemegang saham CEP, menandatangani Equity Support Agreement tanggal 8 Maret 2010 dengan Mizuho Corporate Bank, Ltd., yang bertindak sebagai offshore security and administrative agent , dan menyetujui hal berikut di bawah ini: c. The lenders, pursuant to the Common Agreement and Facility Agreement amongst CEP and certain parties defined as lenders, require the Company as a sponsor and III and IPI as shareholders of CEP to enter into Equity Support Agreement dated March 8, 2010 with Mizuho Corporate Bank, Ltd., as offshore security and administrative agent, and agree on the following: 1. Sponsor setuju untuk memberikan jaminan pembayaran dan bersedia melakukan pembayaran kepada CEP sebesar 20% dari unfunded base equity sesuai dengan Common Agreement. 1. Sponsor agrees to guarantee payment of and, shall cause to contribute to CEP 20% of any unfunded base equity required to be contributed to CEP, as specified in the Common Agreement. 2. Sponsor setuju untuk memberikan jaminan pembayaran dan bersedia melakukan pembayaran kepada CEP sebesar 20% dari unfunded contingent equity sesuai dengan Common Agreement. 2. Sponsor agrees to give a guarantee payment and willing to do a payment to CEP of 20% from unfunded contingent equity required to be contributed to CEP, as specified in the Common Agreement. 3. Sponsor setuju untuk menerbitkan letter of credit untuk jaminan pembayaran bilamana terjadi force majeure pada PLN sesuai dengan perjanjian. 3. Sponsor agrees to issue standby letter of credit to secure payment in the event of PLN force majeure in the amount specified in the agreement. 4. Sponsor setuju untuk memberikan jaminan pembayaran atas tax support amount, sesuai dengan perjanjian. 4. Sponsor agrees to give a guarantee payment of tax support amount, as defined in the agreement. Perjanjian tersebut mencakup beberapa persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh Perusahaan. The agreement contains certain covenants that the Company is required to fulfill. Berdasarkan perjanjian Share Charge tanggal 12 Maret 2010, Perusahaan setuju untuk memberikan jaminan sebagai berikut: Based on Share Charge Agreement dated March 12, 2010, the Company agreed to use the following as collateral: i. Seluruh kepemilikan saham Perusahaan di Indika Power Investment Pte. Ltd. (IPI). i. All of the Company’s share in Indika Power Investment Pte. Ltd. (IPI). ii. Seluruh dividen, bunga dan uang yang dibayar atau terutang lainnya sehubungan dengan seluruh kepemilikan saham Perusahaan di IPI dan seluruh hak, manfaat dan pendapatan lainnya sehubungan dengan atau yang dihasilkan dari seluruh kepemilikan saham Perusahaan di IPI, kepada Mizuho Corporate Bank, Ltd. Sebagai “offshore security agent” seluruh hak, milik dan kepentingan Perusahaan atas jaminan tersebut diatas, baik saat ini maupun di masa yang akan datang, dalam rangka pembayaran atau pelunasan ii. All dividends, interest and other money paid or payable in respect of all of the Company’s shares in IPI and all other rights, benefits and proceeds in respect of or derived from all the Company’s shares in IPI, in favour of Mizuho Corporate Bank, Ltd, as “offshore security agent”, all its present and future rights, titles and interest in and to the above collateral, and in each case for the payment and discharge of loan of CEP from Japan Bank for International Cooperation including all cost and expenses to indemnify the offshore security agent.
Page 185
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 181 - pinjaman CEP dari Japan Bank untuk International Cooperation termasuk seluruh beban dan biaya untuk mengganti kerugian kepada offshore security agent. Berdasarkan Perjanjian Gadai Saham tertanggal 12 Maret 2010, Perusahaan telah menggadaikan seluruh kepemilikan tidak langsung melalui IPI dan III di CEP, termasuk seluruh saham tambahan di kemudian hari. Perusahaan telah menggadaikan saham tambahan atas IPI dan III di CEP pada tanggal 28 Februari 2019. Based on Share Pledge Agreement dated March 12, 2010, the Company shall pledge all of its shares through IPI and III in CEP, including any future shares. The Company has further pledged additional share pledge of IPI and III in CEP on February 28, 2019. d. Pada tanggal 12 April 2018, Perusahaan dan PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) menandatangani Perjanjian Jual Beli Bahan Bakar (Fuel SPA), dimana Perusahaan setuju untuk memenuhi kebutuhannya akan bahan bakar hanya dari EMLI. Fuel SPA juga akan antara lain mengatur tentang kualitas dan kuantitas pembelian serta tingkat harga. Fuel SPA berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2039, dapat diperpanjang selama 10 tahun berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak. d. On April 12, 2018, the Company and PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) entered into Fuel Sales and Purchase Agreement (Fuel SPA), wherein the Company agrees to source its needs of fuels only from EMLI. The Fuel SPA also among others covers the requirement for quality and quantity of purchase as well as pricing terms. The Fuel SPA will expire on December 31, 2039, extended for an additional 10 years at mutually agreed terms between both parties. Pada tanggal 12 April 2018, Perusahaan dan EMLI menandatangani Perjanjian Program Bantuan Pemasaran (yang telah diamandemen dari waktu ke waktu), dimana EMLI setuju untuk memberikan insentif kepada Perusahaan dalam bentuk program bantuan pemasaran (MAP), yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2039. Sesuai dengan MAP, EMLI akan membayar dana MAP kepada Perusahaan sebesar US$ 10.000.000, yang akan dibayarkan dalam mata uang Rupiah serta termin pembayaran yang disesuaikan dengan tercapainya persyaratan dan kondisi tertentu, sebagaimana diatur lebih spesifik dalam Perjanjian MAP. On April 12, 2018, the Company and EMLI entered into Marketing Assistance Program Agreement (as amended from time to time) with EMLI, wherein EMLI agrees to provide an incentive to the Company in form of marketing assistance program (MAP), valid until December 31, 2039. Based on the agreement, EMLI will disburse MAP fund to the Company in the amount of US$ 10,000,000, to be disbursed in Indonesian Rupiah equivalent and with payment term in accordance with achievement of certain terms and condition, as specifically detailed in the MAP agreement. Perjanjian MAP juga mengatur tentang minimum volume pembelian produk yang harus dilakukan oleh Perusahaan, serta mengatur konsekuensi bilamana Perusahaan gagal memenuhi volume minimum tersebut. The MAP agreement also specifies certain minimum products volume purchase required to be made by the Company, and regulates consequences, should the Company fails to fulfil such minimum requirement. Selama tahun 2020, Perusahaan berhasil mencapai persyaratan dan kondisi tertentu yang diharuskan untuk penagihan tahap pertama dan kedua. Perusahaan melalui entitas anaknya menagih sebesar US$ 7.597.390 kepada EMLI dan diakui sebagai bagian dari lain-lain bersih, selama semester 2 tahun 2020. Pendapatan dari sisa dana MAP diakui pada tahun 2021. In 2020, the Company has achieved terms and conditions required for the first and second stage of billing, and through its subsidiaries billed US$ 7,597,390 to EMLI and recognized as part of others – net, during the second half of 2020. Revenue from the remaining MAP fund was recognized in 2021. e. Selain dari fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus yang diberikan oleh Mandiri pada Catatan 54b, Perusahaan juga memperoleh beberapa fasilitas lainnya dari Mandiri sebagai berikut: e. Aside to the facility for Special Transaction Agreement provided by Mandiri in Note 54b, the Company also obtained few other facilities from Mandiri, as follows:
Page 186
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 182 - Fasilitas/ Facility Informasi/ Information Nilai/ Amount Bank Garansi/ Bank Guarantee ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 30.000.000 terdiri dari/ consist of: (i) Jaminan penawaran/ Bid bond ● Fasilitas maksimu m / Maximum facility US$ 30.000.000 (ii) Jaminan pelaksanaan/ Performance bond ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 30.000.000 (iii) Jaminan uang muka/ Advance payment bonds ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 30.000.000 (iv) Jaminan pembayaran/ Payment bond ● Fasilitas m aksimum / Maximum facility US$ 30.000.000 (v) Jaminan pemeliharaan/ Maintenance bond ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 30.000.000 (vi) Jaminan retensi/ Retention bond ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 30.000.000 (vii) Jaminan pembebasan atau penangguhan pembayaran ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 30.000. 000 bea masuk/ Custom bond (viii) Fasilitas Treasury Line/ Treasury Line Facility ● Limit setara kredit / Credit equivalent limit US$ 5.000.000 Fasilitas merupakan fasilitas global yang dapat digunakan oleh entitas anak tertentu, sebagaimana ditentukan dalam amandemen perjanjian. Such facility is a global line facility which can b e used by certain subsidiaries, as specifically agreed in the amended agreement. Pada tanggal 30 September 2025, Perusahaan dan beberapa entitas anak telah menggunakan fasilitas NCL global sebesar Rp 62.207.410.000 dan US$ 303.555 sebagai jaminan penawaran dan pelaksanaan terhadap beberapa proyek, dan akan jatuh tempo pada bulan November 2025 sampai dengan Juli 2028 (31 Desember 2024: Rp 62.000.000.000 dan US$ 178.500 yang akan jatuh tempo pada bulan Mei sampai dengan November 2025). As of September 30, 202 5, the Company and several subsidiaries have utilized NCL global facility of Rp 62,207,410,000 and US$ 303,555 as bid bond and performance bond to certain projects, and will mature within November 2025 to July 2028 (December 31, 2024: Rp 62,000,000,000 and US$ 178,500 which will mature within May to November 2025). f. Pada tanggal 21 Januari 2022, Perusahaan menandatangani Memorandum of Understanding bersama dengan PT Industri Baterai Indonesia (“IBC”), Hon Hai Precision Co. Ltd. (“Foxconn”) dan Gogoro Inc (“Gogoro”) untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem energi baru yang berkelanjutan di Indonesia melalui investasi di baterai, kendaraan listrik dan industri pendukungnya. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta ini akan diimplementasikan melalui skema kerjasama Build – Operate – Localize (“BOL”) di Indonesia. f. On January 21, 2022, the Company signed Memorandum of Understanding together with PT Industri Baterai Indonesia (“IBC”), Hon Hai Precision Co. Ltd. (“Foxconn”) and Gogoro Inc. (“Gogoro”) to collaborate in the development of sustainable new energy ecosystem in Indonesia through investment in battery and electric vehicle and other supporting industries. Such collaboration between government and private sector will be implemented through Build - Operate - Localize (“BOL”) cooperation scheme in Indonesia. g. Pada tanggal 2 Maret 2023, Perusahaan telah menandatangani suatu Perjanjian Fasilitas Kredit US$ 250.000.000, yang telah di amandemen dari waktu ke waktu (“Perjanjian Fasilitas”) bersama dengan (i) para entitas anak Perusahaan, yaitu PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. sebagai para penanggung awal, (ii) Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Bank BNI”), PT Bank UOB Indonesia (“UOB”), PT Bank DBS Indonesia (“DBS”), PT Bank KB Indonesia Tbk. (“KB Bank”), bertindak secara sendiri- sendiri atau bersama-sama, sebagai pengatur (iii) Bank BNI, sebagai Agen, (iv) Mandiri sebagai Agen Jaminan, dan (v) Mandiri dan Bank BNI, masing-masing bertindak sebagai Bank Rekening. g. On March 2, 2023, the Company has signed a US$ 250,000,000 Credit Facility Agreement, as amended from time to time (“Facility Agreement”) with (i) the Company's subsidiaries, namely PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, and Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. as initial guarantors (ii) Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ("Bank BNI"), PT Bank UOB Indonesia ("UOB"), PT Bank DBS Indonesia ("DBS"), PT Bank KB Indonesia Tbk. ("KB Bank"), acting individually or jointly as arrangers (iii) Bank BNI as agent (iv) Mandiri as Guarantee Agent, and (v) Mandiri and Bank BNI, respectively acting as Account Bank. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu selama 5 tahun dan akan dibayar kembali secara The Facility has a term of 5 years and will be pai d on installment basis, based on schedule as
Page 187
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 183 - bertahap, berdasarkan jadwal yang telah ditentukan dalam Perjanjian Fasilitas. Pinjaman dikenakan bunga sebesar SOFR ditambah 2,5%, terutang setiap kuartal. further detailed in the Facility Agreement. The loan was charged with interest at SOFR plus 2.5%, payable on a quarterly basis. Perjanjian Fasilitas tersebut dijamin secara pari passu berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Indenture untuk Senior Notes 2029 (Catatan 34). The Facility Agreement is guaranteed on a pari passu basis based on the terms of the Indenture for Senior Notes 2029 (Note 34). Perjanjian Fasilitas memuat syarat dan ketentuan tertentu yang harus dipenuhi oleh Perusahaan, termasuk pemenuhan rasio keuangan tertentu. The Facility Agreement has terms and condition which require the Company to fulfill, including maintaining certain financial ratios. Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Consolidated Net Debt to EBITDA tidak melebihi 3,75:1; Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) tidak kurang dari 2,5:1; Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Priority Indebtedness tidak melebihi 15% Jumlah Aset; Ensure that on each testing date, Consolidated Net Debt to EBITDA ratio shall not exceed 3.75:1; Ensure that on each testing date, Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) shall not be less than 2.5:1; Ensure that on each testing date, Priority Indebtedness not more than 15% of the Total Assets; Tanggal pengujian persyaratan keuangan tersebut diatas adalah pada hari terakhir bulan Maret, Juni, September dan Desember. Perhitungan berdasarkan periode empat kuartal terakhir. Testing date of the above financial covenant is on the last day of March, June, September and December. Calculation is based on the last four quarters period. Sampai dengan 30 Juni 2025, Perusahaan telah menggunakan US$ 202 juta dari fasilitas yang diberikan (31 Desember 2024: US$ 162 juta). Pada tanggal 3 Juli 2025, Perusahaan telah melunasi lebih awal seluruh pinjaman yang terutang atas fasilitas ini dengan menggunakan fasilitas pinjaman sindikasi baru yang ditanda tangani dengan bank pada tanggal 25 Juni 2025 (Catatan 54i). Up to June 30, 2025, the Company has made a drawdown of US$ 202 million of the provided facility (December 31, 2024: US$ 162 million). On July 3, 2025, the Company made early repayment of all its outstanding loan under this facility by using a new syndication loan facility entered into with banks on June 25, 2025 (Note 54i). h. Pada tanggal 28 Desember 2023, Perusahaan menandatangani suatu Perjanjian Fasilitas (“Perjanjian Fasilitas”) senilai US$ 300.000.000, bersama dengan (i) para entitas anak dari Perusahaan, yaitu IIC, TIME, TPEC, TPE, dan TRIS, sebagai para penanggung awal, (ii) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) and Mandiri ("Mandiri") bertindak secara sendiri-sendiri atau bersama-sama, sebagai pengatur, (iii) BNI sebagai agen, (iv) Mandiri sebagai agen jaminan dan (v) BNI dan Mandiri sebagai bank rekening. h. On December 28, 2023, the Company signed a US$ 300,000,000 Facility Agreement (“Facility Agreement”), together with (i) subsidiaries of the Company, namely IIC, TIME, TPEC, TPE, TRIS, as original guarantors, (ii) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) and Mandiri ("Mandiri") as the arranger (whether acting individually or collectively, (iii) BNI as agent, (iv) Mandiri as security agent and (v) BNI and Mandiri as account bank. Berdasarkan Perjanjian Fasilitas, Mandiri dan BNI berkomitmen untuk menyediakan pinjaman sebesar US$ 300.000.000 (" Jumlah Komitmen") kepada Perusahaan, dengan alokasi pinjaman masing-masing sebesar US$ 150.000.000. Under the Facility Agreement, Mandiri and BNI committed to provide US$ 300,000,000 loans (“Total Commitment”) to the Company, with allocation of each US$ 150,000,000. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk (1) melunasi seluruh pokok utang obligasi 2024, premi, dan/ atau bunga terutang terkait dengan utang obligasi 2024; (2) mendanai pembelian utang obligasi 2025 dari pasar terbuka dan The loans shall be used to (1) fund the full repayment of Notes 2024 and for the payment of any premiums or accrued interest in relation to the Notes 2024; (2) fund open market repurchase of Note 2025 and for the payment of
Page 188
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 184 - pembayaran premia tau bunga terutang terkait dengan utang obligasi 2025 dan (3) membayar biaya terkait dan pengeluaran yang timbul dengan Perjanjian Fasilitas ini. any premiums or accrued interest in relation to Note 2025; and (3) pay fees, expenses and costs incurred in connection with this Facility Agreement. Perusahaan harus membayar kembali pinjaman melalui angsuran triwulanan yang dimulai sejak tanggal 31 Maret 2024, berdasarkan jadwal pembayaran yang telah disepakati dalam Perjanjian Fasilitas sampai dengan tanggal pembayaran akhir, yang mana lebih dulu antara ulang tahun kelima sejak tanggal penandatanganan perjanjian atau 31 Desember 2028. The Company shall repay the aggregate loans in quarterly installments starting from March 31, 2024, based on installment schedules as further detailed in the Facility Agreement until final repayment date, which is the earlier between 5th anniversary from the signing date or December 31, 2028. Pinjaman tersebut dikenakan bunga SOFR 3 bulan ditambah 1,55% per tahun. Bunga dibayarkan setiap triwulan. The loans bear interest at SOFR 3 months plus 1.55% per annum. Interest is paid on a quarterly basis. Perjanjian Fasilitas tersebut dijamin secara pari passu berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Indenture untuk Surat Utang Senior. Perusahaan juga akan dibatasi untuk menjual, mengalihkan, atau melepaskan saham langsung atau tidak langsung di KJA yang akan menyebabkan kepemilikannya kurang dari 65% dari jumlah saham KJA. Apabila pelepasan ini merupakan permintaan pemerintah, peraturan atau perintah lainnya, Consolidated Debt to EBITDA Ratio setelah pelepasan ini tidak boleh melebihi 3,00 : 1,00. The Facility Agreement is guaranteed on a pari passu basis based on the terms of the Indenture for Senior Notes. The Company shall also be restricted to sell, transfer, or dispose its direct or indirect shares in KJA which shall cause its ownership to be less than 65% of the total shares in KJA. Except in case of such disposition which is required pursuant to a government order, regulation or other directive, the Consolidated Debt to EBITDA Ratio upon such disposal would not be greater than 3.00 to 1.00. Perjanjian Fasilitas memuat syarat dan ketentuan tertentu yang harus dipenuhi oleh Perusahaan, antara lain, sebagai berikut: The Facility Agreement contains certain terms and conditions that require the Company to fulfill, among others, as follows: Menjaga Fixed Charge Coverage Ratio minimal 2,50 : 1,00; Menjaga Consolidated Net Debt dibagi EBITDA tidak lebih dari 3,75 : 1,00; dan Menjaga Priority Indebtedness tidak melebihi 15% dari jumlah aset; Maintain Fixed Charge Coverage Ratio at the minimum of 2.50 : 1.00; Maintain Consolidated Net Debt to EBITDA not more than 3.75 : 1.00; and Maintain Priority Indebtedness not more than 15% of the Total Assets; Persyaratan keuangan pada tiga poin di atas akan diuji pada tanggal terakhir bulan Maret, Juni, September dan Desember setiap tahunnya (“Tanggal Uji”) dan perhitungan berdasarkan periode dua belas bulan yang berakhir pada Tanggal Uji yang bersangkutan. The financial covenant on the above three bullet points will be tested on the last day of March, June, September and December each year (“Testing Date”) and calculation is based on the period of twelve months that end on the relevant Testing Date. Pada bulan Maret 2024, Perusahaan menandatangani amandemen perjanjian pertama untuk memperpanjang jangka waktu ketersediaan fasilitas dan mengubah tanggal pembayaran pertama menjadi 30 Juni 2024. In March 2024, the Company entered into the first amendment agreement to extend the availability period of the facility and to change the first repayment date to June 30, 2024. Pada tanggal 29 April 2024, Perusahaan sudah melakukan penarikan penuh atas fasilitas yang diberikan, dengan saldo terutang sebesar US$ 277.125.000 pada tanggal 30 September 2025 (31 Desember 2024: US$ 294.000.000). As of April 29, 2024, the Company has fully drawn the provided facility, with outstanding balance of US$ 277,125,000 as of September 30, 2025 (December 31, 2024: US$ 294.000,000). Pada tanggal 30 September 2025, Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Mandiri dan BNI atas beberapa pangajuan perubahan dalam On September 30, 2025, the Company obtained approval from Mandiri and BNI on several amendment proposals to the Facility Agreement,
Page 189
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 185 - Perjanjian Fasilitas, antara lain terkait dengan pemenuhan Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) yang sebelumnya minimal 2,50 : 1,00 menjadi pemenuhan FCCR minimal 1,50:1,00 sampai dengan tanggal 31 Desember 2027 (inklusif) dan minimal 2,50:1,00 efektif tanggal 1 Januari 2028. among others related to maintenance of Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) from previously minimum of 2.50:1.00 to maintenance of FCCR minimum of 1.50:1.00 up to December 31, 2027 (inclusive) and minimum of 2.50:1.00 effective from January 1, 2028. i. Pada tanggal 2 5 Juni 2025, Perusahaan telah menandatangani suatu Perjanjian Fasilitas Kredit sebesar US$ 203.000.000 dan Rp 2.801.880.000.000, (“Perjanjian Fasilitas”) bersama dengan (i) para entitas anak Perusahaan, yaitu PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. sebagai para penanggung awal, (ii) Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Bank BNI”), PT Bank UOB Indonesia (“UOB”) dan PT Bank DBS Indonesia (“DBS”), bertindak secara sendiri-sendiri atau bersama-sama, sebagai pengatur (iii) Mandiri sebagai Agen dan Agen Jaminan dan (iv) Mandiri dan Bank DBS, masing-masing bertindak sebagai Bank Rekening. i. On June 25 , 2025, the Company has signed a US$ 203,000,000 and Rp 2,801,880,000,000 Credit Facility Agreement (“Facility Agreement”) with (i) the Company's subsidiaries, namely PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, and Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. as initial guarantors (ii) Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ("Bank BNI"), PT Bank UOB Indonesia ("UOB") and PT Bank DBS Indonesia ("DBS"), acting individually or jointly as arrangers (iii) Mandiri as Agent and Guarantee Agent and (iv) Mandiri and Bank DBS, respectively acting as Account Bank. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu selama 5 tahun dan akan dibayar kembali secara bertahap, berdasarkan jadwal yang telah ditentukan dalam Perjanjian Fasilitas. Pinjaman dalam Dollar Amerika Serikat dikenakan bunga sebesar SOFR ditambah 1,75% sebelum Tanggal Operasi Komersial dan sebesar SOFR ditambah 1,65% setelah Tanggal Operasi Komersial, terutang setiap bulan. Sedangkan untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah dikenakan bunga sebesar compounded INDONIA ditambah 1,6% per tahun, terutang setiap bulan. The Facility has a term of 5 years and will be paid on installment basis, based on schedule as further detailed in the Facility Agreement. The US Dollar denominated loan was charged with interest at SOFR plus 1.75% before Commercial Operation Date and SOFR plus 1.65% after Commercial Operation Date, payable monthly. While Rupiah denominated loan was charged compounded INDONIA plus 1.6% per annum, payable monthly. Perjanjian Fasilitas tersebut dijamin secara pari passu berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Indenture untuk Obligasi 2029 (Catatan 34). The Facility Agreement is guaranteed on a pari passu basis based on the terms of the Indenture for Senior Notes 2029 (Note 34). Perjanjian Fasilitas ini akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan Proyek Awak Mas dari PT Masmindo Dwi Area. This Facility Agreement will be used to fund the development and construction of the Awak Mas Project of PT Masmindo Dwi Area. Perjanjian Fasilitas memuat syarat dan ketentuan tertentu yang harus dipenuhi oleh Perusahaan, termasuk pemenuhan rasio keuangan tertentu. The Facility Agreement has terms and conditions which require the Company to fulfill, including maintaining certain financial ratios. Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Consolidated Net Debt to EBITDA tidak melebihi 3,75:1; Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) tidak kurang dari 2,5:1 untuk periode pengujian setelah Tanggal Operasi Komersial dan tidak kurang dari 1,5:1 untuk periode pengujian sebelum Tanggal Operasi Komersial; Memastikan bahwa pada setiap tanggal pengujian, rasio Priority Indebtedness tidak melebihi 15% Jumlah Aset; Ensure that on each testing date, Consolidated Net Debt to EBITDA ratio shall not exceed 3.75:1; Ensure that on each testing date, Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR) shall not be less than 2.5:1 for testing periods after Commercial Operation Date and not be less than 1.5:1 for testing periods before Commercial Operation Date; Ensure that on each testing date, Priority Indebtedness not more than 15% of the Total Assets;
Page 190
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 186 - Tanggal pengujian persyaratan keuangan tersebut diatas adalah pada hari terakhir bulan Maret, Juni, September dan Desember. Perhitungan berdasarkan periode empat kuartal terakhir. The testing date of the above financial covenant is on the last day of March, June, September and December. Calculation is based on the last four quarters period. Perusahaan melakukan penarikan pertama atas fasilitas ini pada tanggal 3 Juli 2025, yaitu sebesar US$ 30.000.000 dan Rp 2.801.880.000.000. The Company made the first drawdown from this facility on July 3, 2025, at the amount of US$ 30,000,000 and Rp 2,801,880,000,000. j. Pada Desember 2023, Konsorsium Perusahaan dan Infraco memenangkan tender untuk merancang, membangun, mengembangkan, mengoperasikan dan memelihara sejumlah proyek tenaga surya skala utilitas hybrid dengan baterai, yang diharapkan memiliki kapasitas terpasang agregat sekitar 102 MWp solar ditambah 252 MWh baterai dan berlokasi di Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, Indonesia, sehubungan dengan proyek de- dieselisasi PLN. Perusahaan dan Infraco setuju untuk berpartisipasi masing-masing sebesar 72,25% dan 12,75% dalam proyek, sementara PT PLN Indonesia Power (PLN IP) akan berpatisipasi sebesar 15%. Struktur proyek, termasuk potensi pembentukan perusahaan proyek bersama, sedang dibahas antara Perusahaan, Infraco, dan PLN IP. j. In December 2023, the Consortium of the Company and Infraco won the bid to design, construct, develop, operate and maintain a number of utility-scale solar power projects with battery, which are expected to have an aggregate installed capacity of approximately 102 MWp solar and 252 MWh battery, and to be located in Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, and Papua, Indonesia, in connection with PLN’s de- dieselization project. The Company and Infraco agreed to participate at 72.25% and 12.75%, respectively, in the project, meanwhile PT PLN Indonesia Power (PLN IP) participates at 15%. The structure of the project, including the potential establishment of a jointly held project company, is under discussion between the Company, Infraco, and PLN IP. Sehubungan dengan proyek di atas, Perusahaan menggunakan bank garansi bid bond (BG) dari fasilitas pinjaman non-tunai yang disediakan oleh Mandiri (Catatan 54e), dimana Infraco, melalui banknya, menerbitkan counter guarantee sebesar 15% dari nilai BG kepada Mandiri. In relation to the above project, the Company utilized the bank guarantee bid bond (BG) from non-cash loan facility provided by Mandiri (Note 54e), wherein Infraco, through its bank, provides counter guarantee at 15% of the BG amount to Mandiri. k. Pada tanggal 4 April 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB), dimana KEB memberikan fasilitas committed standby letter of credit (SBLC) kepada Perusahaan terkait dengan Penjaminan Sponsor di proyek CEPR. Fasilitas ini berlaku untuk periode 12 bulan sampai dengan 16 April 2025 dan dijamin sepenuhnya dengan deposito berjangka sebesar US$ 5.806.250 yang ditempatkan di KEB (Catatan 6). k. On April 4, 2024, the Company signed a credit agreement with PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB), wherein KEB provided the Company with a committed standby letter of credit (SBLC) related to the Company’s sponsor guarantee in CEPR project. The facility is valid for a period of 12 months until April 16, 2025 and is fully secured by a time deposit of US$ 5,806,250 placed with KEB (Note 6). Pada bulan Juli 2024, Perusahaan mendapatkan fasilitas committed SBLC tambahan dari KEB terkait dengan Penjaminan Sponsor untuk proyek CEP. Fasilitas ini berlaku untuk periode 6 bulan sampai dengan 21 Januari 2025 dan dijamin sepenuhnya dengan deposito berjangka sebesar US$ 3.260.000 yang ditempatkan di KEB, dan telah beberapa kali diperpanjang kembali, yang terakhir sampai dengan 21 Januari 2026 dengan jaminan deposito sebesar US$ 3.000.000. In July 2024, the Company obtained another committed SBLC from KEB related to the Company’s sponsor guarantee for CEP project. The facility is valid for a period of 6 months until January 21, 2025 and is fully secured by a time deposit of US$ 3,260,000 placed with KEB, and has been extended several times, recently until January 21, 2026 with deposit guarantee of US$ 3,000,000. SBLC ini digunakan untuk menggantikan sebagian jaminan kas yang saat ini diberikan oleh Perusahaan, sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 52. This SBLC was used to partially replace cash guarantee currently provided by the Company, as discussed in Note 52.
Page 191
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 187 - Pada bulan Februari 2025, Perusahaan menandatangani amandemen terhadap perjanjian fasilitas, dengan perubahan sebagai berikut: In February 2025, the Company entered into an amendment to the facility agreement, with the following changes: Menambahkan fasilitas baru untuk menjamin PLN force majeure terkait proyek CEP dengan nilai sebesar US$ 1.247.726, efektif sejak 19 Februari 2025 sampai dengan 21 Maret 2026. Fasilitas ini dijamin penuh dengan deposito Perusahaan pada bank yang sama dengan jumlah yang sama. SBLC ini digunakan untuk menggantikan jaminan kas yang saat ini diberikan oleh Perusahaan, sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 52. Mengubah fasilitas sebelumnya yang diberikan untuk proyek CEPR dengan penurunan jumlah dari US$ 5.806.250 menjadi US$ 5.768.750, efektif sampai dengan tanggal 15 Oktober 2025. Fasilitas telah diubah kembali dengan penurunan jumlah menjadi US$4.412.500, efektif sampai dengan tanggal 14 April 2026. to include a new facility to guarantee PLN force majeure related to CEP project at the amount of US$ 1,247,726 valid from February 19, 2025 to March 21, 2026. Such facility was fully collateralized by the Company’s deposit in the bank at the same amount. This SBLC was used to replace cash guarantee currently provided by the Company, as discussed in Note 52. to amend the previous facility provided for CEPR project with a decreased amount from US$ 5,806,250 to US$ 5,768,750, valid until October 15, 2025. The facility has been amended with decrease in amount to US$4,412,500, valid until April 14, 2026. l. Pada tanggal 24 Juli 2024, Perusahaan menandatangani surat fasilitas tanpa ikatan dengan Standard Chartered Bank, Cabang Indonesia (SCB), dimana SCB memberikan fasilitas pinjaman jangka pendek dengan pagu kredit sebesar US$ 25.000.000, dengan jangka waktu maksimum 1 tahun. Pinjaman dikenakan bunga sebesar 1,5% diatas cost of fund bank. Pinjaman dapat digunakan untuk tujuan umum perusahaan atau keperluan modal kerja, namun tidak dapat digunakan untuk bisnis apapun yang terkait dengan batubara. Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan penarikan pinjaman penuh sebesar US$ 25.000.000 dari fasilitas. Pinjaman ini telah dilunasi oleh Perusahaan pada tanggal 27 Maret 2025. l. On July 24, 2024, the Company signed uncommitted facility letter with Standard Chartered Bank, Indonesia Branch (SCB), wherein SCB provides short-term loan facility with credit limit of US$ 25,000,000 for a maximum tenor of one year. The loan bears interest at 1.5% above bank’s cost of fund. Proceeds shall be applied towards general corporate purpose or working capital requirements, but cannot be used for any coal related business. On December 31, 2024, the Company has fully drawn US$ 25,000,000 from the facility. Such loan was fully settled by the Company on March 27, 2025. m. TPEC mempunyai komitmen untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultasi konstruksi sebagai berikut: m. TPEC has construction work and construction consultant services commitments with several customers as follows:
Page 192
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 188 - COMMITMENTS No. Project Name Owner Start of project End of project 1 Onshore LNG Engineering, Procurement and USD 2,436,0 61,053 BP Berau Ltd. 25 Agustus 2016/ 31 Desember 2025/ Construction (EPC) Contract for Tangguh IDR 31,929,86 9,039,538 August 25, 2016 December 31, 2025 Expansion Project EUR 294,416,663 JPY 21,196,498,508 3 Engineering, Procurement and Construction USD 41,420 ,000 Star Energy Geothermal Salak, Ltd 17 June 2021/ 3 1 Oktober 2025/ Contract for the Salak Power Plant Upgrade June 17, 2021 October 31, 2025 4 Engineering, Procurement & Construction USD 7,847,50 2 Medco E&P Grissik Ltd 28 Juli 2023/ 27 Januari 2026/ Dayung Facility Optimization (DFO) Project July 28, 2023 January 27, 2026 5 Engineering, Procurement and Construction IDR 700,00 0,000,000 PT Shell Manufacturing Indonesia 22 Septemb er 2023/ 22 Oktober 2027/ Contract for the Chrysalis Project September 22, 202 3 October 22, 2027 6 EPC CONTRACT of Rev amp Ammonia IDR 840,000,000,000 PT Pupuk Kalimantan Timur 24 Nov ember 2023/ 24 November 2027 Plant-2 Project Nov ember 24, 2023 November 24, 2027 7 EPC Pembangunan SP ABG Stage 1 di USD 63,900,000 PT Pertamina EP 23 Nov ember 2023/ 15 Me i 2026 Lapangan Akasia Bagus Nov ember 23, 2023 May 15, 2026 8 AGPA Refinery Complex Project IDR 992,291,700,726 PT AGPA Refinery Complex 29 Februari 2024/ 30 J uni 2026 February 29, 2024 June 30, 2026 9 EPC Contract for an LCO2 Plant witj a Capacity USD 33,000,000 PT Kaltim Parna Industri 1 Agustus 2024/ 1 Agustus 2026/ 300 Tons/Days August 1, 2024 August 1, 2026 10 Project and Construction Management IDR 34,706,641, 400 PT Vale Indonesia Tbk 1 September 2024/ 31 Agustus 2026/ Services Sorowako Limonite September 1, 2024 August 3 1, 2026 11 Engineering, Procurement & Construction USD 4,807,8 88 Medco E&P Grissik Ltd. 23 Oktober 2024/ 22 Desember 2026/ Suban Compressor Revamping Project October 23, 2024 D ecember 22, 2026 12 Project Management Consultancy (PMC) for IDR 842,8 11,567,000 BP Berau Ltd. 7 Februari 2025/ 7 Februari 2 027/ Execute Stage Ubadari, Tangguh EGR/CCUS, February 7 , 2025 February 7, 2027 and Tangguh Onshore Compression (UCC) Project 13 EPCI of a Floating Production, Storage and USD 114, 621,456 Eni North Ganal Limited 28 Maret 2025/ 31 Dese mber 2025/ Offloading (FPSO) for Kutei North Hub Field March 28 , 2025 December 31, 2025 Development Facility 14 FEED SAF Tripatra Sumatra I IDR 55,690,572, 000 PT T ripatra Engineering 25 Maret 2025/ 30 Agustus 2025 March 25, 2025 August 30, 2025 15 MEPG Suban Flowline and Well Facility IDR 48,752,7 42,700 Medco E&P Grissik 1 Mei 2025/ 30 April 2027 Construction May 1, 2025 April 20, 2027 16 Provision of Project Support Contract IDR 44,850,00 0,000 ExxonMobil Cepu Limited 1 September 2025/ 28 Feb ruari 2028/ September 1, 2025 February 28, 2028 17 FPCI for Floating Production Storage and USD 77,450 ,000 Inpex Masela, Ltd. 1 September 2025/ December 1, 2027/ Offloading Vessel (FPSO) (FEED Phase) September 1, 2 025 December 1, 2027 18 Penyediaan Jasa Construction, Fabrication & IDR 164 ,593,716,047 JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi 25 September 2025 3 Desember 2027 Installation September 25, 2025 December 3, 2027 Project expected Contract Value
Page 193
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 189 - n. Pada tanggal 30 September 2025, TPEC memiliki fasilitas kredit dari Mandiri, sebagai berikut: n. As of September 30, 202 5, TPEC has credit facilities from Mandiri, as follows: Tanpa persetujuan tertulis dari Bank, TPEC dibatasi antara lain untuk: mengalihkan aset yang telah diagunkan, memperoleh pinjaman baru dari lembaga keuangan lain kecuali dalam rangka usaha normal, mengalihkan hak atau kewajiban atas pinjaman ini kepada pihak lain. TPEC juga disyaratkan untuk memenuhi rasio keuangan yang disebutkan dalam perjanjian. TPEC is restricted to, among other things: transfe r assets used as collateral, obtain new credit facilities from other financial institution except in the normal course of business and transfer its rights and obligations in this loan agreement to another party without written consent from the Bank. TPEC is also required to maintain financial ratios as stipulated in the agreement. Fasilitas pinjaman non -cash di atas juga dapat digunakan oleh TPE dengan batas pagu bersama sebesar US$ 235 juta. Pada tanggal 30 September 2025, fasilitas pinjaman non-cash berupa bank garansi dan letter of credit yang telah digunakan oleh TPE dan TPEC untuk proyek -proyek tertentu sebesar US$ 81.163.421 (31 Desember 2024: US$ 117.084.263). The above non-cash loan facilities may also be used by TPE with joint limit of a US$ 235 million. As of September 30, 2025, non-cash loan facility in form of bank guarantee and letter of credit used by TPE and TPEC for certain projects amounted to US$ 81,163,421 (December 31, 2024: US$ 117,084,263). Fasilitas kredit modal kerja mengandung persyaratan yang menyatakan bahwa TPEC wajib memelihara financial ratio covenant tertentu berupa: debt-to-equity ratio maksimal sebesar 250%, rasio lancar minimal sebesar 110% dan debt service coverage ratio sebesar minimal 2 kali. The working capital loan facilities contain a covenant stating that TPEC is required to maintain certain financial ratio covenant, being: debt-to-equity ratio of maximum 250%, current ratio of minimum 110% and debt service coverage ratio of minimum 2 times. TPEC memenuhi seluruh financial ratio covenant pada 30 September 2025. TPEC meets all financial ratio covenant as of September 30, 2025. Pada tanggal 30 September 2025, TPEC mengakui saldo pinjaman jangka pendek dari fasilitas kredit modal kerja beserta akrual bunganya dengan jumlah sebesar US$ 17.109.181 (31 Desember 2024: US$ 14.616.864). As of September 30, 2025, TPEC recognized an outstanding balance of short-term loans from working capital loan facilities along with the accrued interest amounting to US$ 17.109.181 (December 31, 2024: US$ 14,616,864). Fasilitas/ Facility Informasi/ Information Kredit Modal Kerja/ Working Capital Loan ● Fasilitas maksimum/ Maximum facility US$ 28.400.000 ● Tingkat bunga per tahun/ Interest rate USD - SOFR 1month + 3% per annum IDR - INDONIA 1 month + 2.25% ● Structuring fee / Structuring fee US$ 24.350 Pinjaman non cash / Non cash loan ● Fasilitas maksimum/ Maximum facility US$ 235.000.000 ● Jenis/ Type Bank garansi, Letter of credit / Bank guarantee, Letter of credit ● Structuring fee / Structuring fee US$ 45.000 ● Biaya penerbitan bank garansi/ Provision for bank guarantee 0,35% - 0,75% ● Biaya penerbitan SKBDN (Letter of Credit )/ Provision for letter of credit 0,125% datar/ flat Nilai/ Amount
Page 194
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 190 - o. Pada tanggal 30 September 2025, TPEC memiliki fasilitas kredit dan fasilitas treasury dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited yaitu fasilitas limit gabungan sebesar US$ 5 juta untuk sub-limit dalam fasilitas berikut: o. As of September 30, 2025, TPEC has credit facilities and treasury facilities from The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited with combined limit amounting to US$ 5 million with sub limits as follows: Fasilitas kredit dari HSBC merupakan perjanjian yang berkelanjutan dan tetap berlaku kecuali HSBC membatalkan fasilitas tersebut. Credit facility from HSBC is a continuing agreement and remains valid unless HSBC cancel the facility. TPEC diharuskan tetap menjaga current ratio minimum 1,0 kali, dan menjaga gearing ratio maksimum 1,0 kali. TPEC juga diharuskan untuk menjaga saldo kas sebesar US$ 5 juta setiap akhir tahun. TPEC telah memenuhi persyaratan tersebut. TPEC shall maintain its current ratio at a minimum of 1.0 times and gearing ratio at a maximum of 1.0 times. TPEC shall also maintain a minimum cash balance of US$ 5 million at the end of the fiscal year. TPEC complied with this requirements. Pada 30 September 2025, fasilitas bank garansi HSBC yang digunakan oleh TPEC adalah sebesar US$ Nihil (31 Desember 2024: US$ 782.054). As of September 30, 2025, HSBC bank guarantee facilities used by TPEC amounted to US$ Nil (December 31, 2024: US$ 782,054). p. Pada tanggal 30 September 2025, TPEC memiliki fasilitas Pembiayaan Vendor dari KB Bank. Tenor pembiayaan bervariasi tergantung perjanjian dengan Pemasok. Pembayaran kepada bank oleh TPEC akan dilakukan melalui Transfer Telegrafik (T/T) ke rekening escrow milik pemasok p. As of September 30, 2025, TPEC has credit facilities for Vendor Financing from KB Bank. The payment tenor varies depending on the Supplier Agreement. Repayment to bank by TPEC will be made via Telegraphic Transfer (T/T) to the supplier’s escrow account. Fasilitas/ Facility Informasi/ Information Nilai/ Amount Kredit Berdokumen/ Documentary Credit ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 5.000.000 ● Komisi / Commissions 0,125% per kw artal, minimal US$ 50/IDR 500,000 0.125% per quarter, minimum US$ 50/IDR 500,000 Kredit Berdokumen dengan Pembayaran ● Fasilitas maks imum / Maximum facility US$ 5.000.000 Tertunda/ Deferred Payment Credit ● Komisi / Commissions 0,125% tetap, minimal US$ 50/IDR 500,000 0.125% flat, minimum US$ 50/IDR 500,000 ● Komisi atas akseptasi/ 1,5% per tahun, minimal US$ 50/IDR 500,000 ● Acceptance Commissions 1.5% per annum, minimum US$ 50/IDR 500,000 Pembiayaan Impor 1/ Clean Import Loan 1 ● Fasilitas maksimum / Maximum facility US$ 5.000.000 or eq. IDR 65,000,000,000 ● Bunga / Interest (USD) 7% per tahun/ 7% per annum (floating rate) below Bank's BLI ● Bunga / Interest (IDR) 4% per tahun/ 4% per annum (floating rate) below Bank's BLI Bank Garansi/ Bank Guarantee ● Fasilitas maksimum / M aximum facility US$ 5.000.000 ● Komisi / Commissions 0,60% per tahun, minimal US$ 5 0/IDR 500,000 0.60% per annum, minimum US$ 50/IDR 500,000 terdiri dari/ consist of: (i) Jaminan penaw aran/ Tender Bonds ● Fasilitas maks imum / Maximum facility US$ 5.000.000 ● Komisi / Commissions 0,60% per tahun, minimal US$ 5 0/IDR 500,000 0.60% per annum, minimum US$ 50/IDR 500,000 (ii) Jaminan pelaksanaan/ Performance bonds ● Fasilit as maksimum / Maximum facility US$ 5.000.000 ● Komisi / Commissions 0,60% per tahun, minimal US$ 5 0/IDR 500,000 0.60% per annum, minimum US$ 50/IDR 500,000 (ii) Jaminan Pembayaran di Depan/ Advance ● Fasilita s maksimum / Maximum facility US$ 5.000.000 Payment Bonds ● Komisi / Commissions 0,60% per ta hun, minimal US$ 50/IDR 500,000 0.60% per annum, minimum US$ 50/IDR 500,000 Treasury Facility ● Fasilitas maksimum / Maximum faci lity US$ 5.000.000 ● Jatuh tempo maksimum / Maximum maturity 1 tahun / 1 year
Page 195
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 191 - q. Pada tanggal 30 September 2025, TPE mempunyai komitmen untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultasi konstruksi sebagai berikut: q. As of September 30, 2025, TPE has consulting services commitments for construction work as follows: r. Pada tanggal 26 Juli 2022, PT Masmindo Dwi Area (“Masmindo”) dan Kontraktor menandatangani Perjanjian Engineering, Procurement and Construction No. 330-800-CN-CCC-0004 (“Kontrak EPC”), dimana berdasarkan perjanjian ini, Kontraktor berkewajiban untuk mengerjakan pekerjaan EPC terkait dengan processing plant dengan nilai kontrak tetap sebesar Rp 1.237.582.690.770 (setara dengan US$ 78.671.584). Nilai kontrak dan jadwal tergantung pada waktu serta rise and fall atas peralatan yang diimpor dan bahan bakar. Berdasarkan perjanjian, tanggal permulaan adalah 28 hari setelah diterbitkannya Notice to Proceed oleh Masmindo, setelah dipenuhinya beberapa kondisi persyaratan yang ditentukan dalam Kontrak EPC, namun tidak melebihi tanggal 30 April 2023. r. On July 26, 2022, PT Masmindo Dwi Area (“Masmindo”) and the Contractor entered into Engineering, Procurement and Construction Contract No. 330-800-CN-CCC-0004 (“EPC Contract”), wherein under this contract, risk rests with Contractor to deliver the EPC works related to the processing plant at a fixed lumpsum contract price of Rp 1,237,582,690,770 (equivalent to US$ 78,671,584). The contract price and schedule will be subject to variation of time and rise and fall restricted to imported equipment and fuel. The commencement date under the EPC Contract shall be 28 days after issuance of Notice to Proceed by Masmindo, subject to the fulfilment of several conditions precedent stipulated in the EPC Contract, but shall be no longer than April 30, 2023. Pada tanggal 29 Desember 2022, Kontrak EPC telah diubah melalui Amandemen I, antara lain mengubah tanggal terakhir penerbitan NTP menjadi 30 April 2023 dan memperkenalkan konsep Limited Notice to Proceed (“LNTP”) yang akan diterbitkan oleh Masmindo kepada Kontraktor. On December 29, 2022, EPC contract has been amended through the Amendment I, which among others change the latest date for issuing the NTP to 30 April 2023 and introduce the concept of Limited Notice to Proceed (“LNTP”) to be issued by Masmindo to the Contractor. Mulai proyek/ Selesai proyek/ No. Nama proyek/ Project Pemberi kerja/ Ow ner Start of project End of project 1 Onshore LNG Engineering, Procurement and USD 2.436.0 61.053 BP Berau Ltd. 25 Agustus 2016/ 31 Desember 2025/ Construction (EPC) Contract for Tangguh IDR 31.929.86 9.039.538 August 25, 2016 December 31, 2025 Expansion Project EUR 294.416.663 JPY 21.196.498.508 2 Pengadaan Maintenance Support Services IDR 35.010.11 4.411 PT Pertamina EP Cepu Regional 4 Zona 12 30 Okto ber 2023/ 30 Oktober 2026/ October 30, 2023 October 30, 2026 3 Engineering Services IDR 13.500.000.000 PT Saipem Ind onesia 1 Februari 2024/ 31 Januari 2026/ February 1, 2024 January 31, 2026 4 Jasa Penunjang Fungsi Operation & Surface IDR 21.862 .213.525 PT Pertamina EP 30 Oktober 2024/ 18 Maret 202 8/ Facilities October 30, 2024 March 18, 2028 5 Jasa Pengawasan Konstruksi Utara IDR 594.909.100.000 PT Pertamina Hulu Rokan 23 Desember 2024/ 22 Septembe r 2027/ December 23, 2024 September 22, 2027 6 Project Management Consultancy (PMC) for IDR 842.81 1.567.000 BP Berau Ltd. 7 Februari 2025/ 7 Februari 20 27/ Execute Stage Ubadari, Tangguh EGR/CCUS, February 7, 2025 February 7, 2027 and Tangguh Onshore Compression (UCC) Project 7 Jasa Pengawasan Konstruksi Selatan IDR 594.899.740. 000 PT Pertamina Hulu Rokan 25 Agustus 2025/ 24 Novemb er 2029/ (PHR JPK Selatan) August 25, 2025 November 24, 2029 8 FPCI for Floating Production Storage and USD 77.450. 000 Inpex Masela, Ltd. 1 September 2025 December 1, 20 27/ Offloading Vessel (FPSO) (FEED Phase) September 1, 2025 December 1, 2027 Contract Value Nilai kontrak/ Tenggang waktu/ Period expected
Page 196
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 192 - Pada tanggal 30 Desember 2022, Masmindo telah menerbitkan LNTP kepada Kontraktor dengan jumlah maksimum pembayaran termasuk PPN sebesar Rp 243.455.471.661, dimana jumlah tersebut dan setiap pembayaran berdasarkan LNTP merupakan bagian dari nilai kontrak dalam Kontrak EPC. On December 30, 2022, Masmindo has issued the LNTP to the Contractor with maximum aggregate amount of payments including VAT amounted to Rp 243,455,471,661 where such amount and any payment under the LNTP shall form part of the contract price in the EPC Contract. Pada tanggal 3 April 2023, Masmindo telah menerbitkan Pemberitahuan Perpanjangan LNTP kepada Kontraktor, mengubah tanggal terakhir penerbitan NTP menjadi 30 Juli 2023. On April 3, 2023, Masmindo has issued the Notice of Extension of LNTP to the Contractor, allowing the latest date for issuing the NTP to be by July 30, 2023. Pada tanggal 23 Agustus 2023, Kontrak EPC telah diamendemen lebih lanjut melalui Amendemen II, yang mengubah tanggal terakhir penerbitan NTP menjadi 1 Januari 2024. On August 23, 2023, EPC Contract has been further amended through the Amendment II, which allows the latest date for issuing the NTP to be January 1, 2024. Pada tanggal 24 Agustus 2023, Masmindo telah menerbitkan Perpanjangan LNTP No.2 untuk memperpanjang periode pelaksanaan Ruang Lingkup Pekerjaan Terbatas ( Limited Scope of Work) sampai dengan 31 Desember 2023 dan mengubah jumlah maksimum pembayaran termasuk PPN atas LNTP menjadi Rp 629.994.152.600, dimana jumlah tersebut dan setiap pembayaran berdasarkan LNTP merupakan bagian dari nilai kontrak dalam Kontrak EPC. On August 24, 2023, Masmindo has issued the LNTP Extension No.2 to extend the period for execution of Limited Scope of Work until December 31, 2023 and change the maximum aggregate amount of payments including VAT under the LNTP to Rp 629,994,152,600, where such amount and any payment under the LNTP shall form part of the contract price in the EPC Contract. Pada tanggal 10 November 2023, Masmindo menerbitkan NTP dengan tanggal mulai untuk memulai pekerjaan pada 8 Desember 2023. Dengan diterbitkannya NTP, maka semua pekerjaan yang tersisa dalam LNTP harus dimasukkan ke dalam ruang lingkup pekerjaan NTP yang akan dilaksanakan berdasarkan instruksi NTP ini sejak tanggal mulai. On November 10, 2023, Masmindo has issued the NTP with the commencement date to commence the works on December 8, 2023. With issuance of such NTP, then all remaining works in LNTP shall be rolled into the scope of works of NTP which will be executed by instruction of this NTP from the commencement date. s. Pada tanggal 26 Juli 2022, Masmindo dan Kontraktor menandatangani Perjanjian Construction and Project Management Works No. 330-800-CN-CCC-0005 (“Kontrak CPM”) untuk pembangunan seluruh infrastruktur Non-Processing. Ini adalah kontrak dimana Masmindo mempunyai kendali atas biaya serta kinerja, dan Kontrak CPM akan berdasarkan biaya aktual Kontraktor, dengan estimasi total biaya yang disepakati sebesar Rp 1.658.331.309.400 (setara dengan US$ 105.418.048), termasuk 8% marjin Kontraktor. tanggal permulaan adalah 28 hari setelah diterbitkannya Notice to Proceed oleh Masmindo, setelah dipenuhinya beberapa kondisi persyaratan yang ditentukan dalam Kontrak CPM, namun tidak melebihi tanggal 30 April 2023. s. On July 26, 2022, Masmindo and the Contractor entered into Construction and Project Management Works Contract No. 330-800-CN-CCC-0005 (“CPM Contract”) for construction of all Non Processing Infrastructure. This is an open book contract where Masmindo could have control over costs and performance and the CPM Contract will be based on actual costs of the Contractor under agreed estimated total cost of Rp 1,658,331,309,400 (equivalent to US$ 105,418,048), including 8% margin of the Contractor. The commencement date under the CPM Contract shall be 28 days after issuance of Notice Proceed (“NTP”) by Masmindo which shall fulfil Conditions Precedent as stipulated in the Contract and shall be no longer that 30 April 2023. Pada tanggal 29 Desember 2022, Kontrak CPM telah diubah melalui Amandemen I, antara lain mengubah tanggal terakhir penerbitan NTP menjadi 30 April 2023 dan memperkenalkan konsep Limited Notice to Proceed (“LNTP”) yang On December 29, 2022, the CPM Contract has been amended through the Amendment I, which among others change the latest date for issuing the NTP to 30 April 2023 and introduce the concept of Limited Notice to Proceed (“LNTP”) to be issued by Masmindo to the Contractor.
Page 197
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 193 - akan diterbitkan oleh Masmindo kepada Kontraktor. Pada tanggal 30 Desember 2022, Masmindo telah menerbitkan LNTP kepada Kontraktor dengan jumlah maksimum pembayaran termasuk PPN sebesar Rp 160.885.530.716 (setara dengan US$ 10.227.292), dimana jumlah tersebut dan setiap pembayaran berdasarkan LNTP merupakan bagian dari nilai kontrak dalam Kontrak EPC. On December 30, 2022, Masmindo has issued the LNTP to the Contractor with maximum aggregate amount of payments including VAT amounted to Rp 160,885,530,716 (equivalent US$ 10,227,292), where such amount and any payment under the LNTP shall form part of the contract price in the EPC Contract. Pada tanggal 3 April 2023, Masmindo telah menerbitkan Pemberitahuan Perpanjangan LNTP kepada Kontraktor, mengubah tanggal terakhir penerbitan NTP menjadi 30 Juli 2023. On April 3, 2023, Masmindo has issued the Notice of Extension of LNTP to the Contractor, allowing the latest date for issuing the NTP to be by July 30, 2023. Pada tanggal 23 Agustus 2023, Kontrak EPC telah diamendemen lebih lanjut melalui Amendemen II, yang mengubah tanggal terakhir penerbitan NTP menjadi 1 Januari 2024. On August 23, 2023, EPC Contract has been further amended through the Amendment II, which allows the latest date for issuing the NTP to be January 1, 2024. Pada tanggal 24 Agustus 2023, Masmindo telah menerbitkan Perpanjangan LNTP No. 2 untuk memperpanjang periode pelaksanaan Ruang Lingkup Pekerjaan Terbatas (Limited Scope of Work) sampai dengan 31 Desember 2023 dan mengubah jumlah maksimum pembayaran termasuk PPN atas LNTP menjadi Rp 313.633.859.536, dimana jumlah tersebut dan setiap pembayaran berdasarkan LNTP merupakan bagian dari nilai kontrak dalam Kontrak EPC. On August 24, 2023, Masmindo has issued the LNTP Extension No. 2 to extend the period for execution of Limited Scope of Work until December 31, 2023 and change the maximum aggregate amount of payments including VAT under the LNTP to Rp 313,633,859,536, where such amount and any payment under the LNTP shall form part of the contract price in the EPC Contract. Pada 10 November 2023, Masmindo telah menerbitkan NTP dengan tanggal mulai untuk memulai pekerjaan pada 8 Desember 2023. Dengan diterbitkannya NTP, maka semua pekerjaan yang tersisa didalam LNTP harus dimasukkan ke dalam ruang lingkup pekerjaan NTP yang akan dilaksanakan berdasarkan instruksi NTP ini sejak tanggal mulai. On November 10, 2023, Masmindo has issued the NTP with the commencement date to commence the works on December 8, 2023. With issuance of such the NTP, then all remaining works in LNTP shall be rolled into the scope of works NTP, which will be executed by instruction of this NTP since the commencement date. t. Pada tanggal 17 Agustus 2023, Masmindo dan PT Petrasys Teknologi Indonesia (“Petrasys”) telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Eksplorasi Deposit Tarra. Petrasys akan melaksanakan seluruh Pekerjaan geologi dan menyediakan pendanaan penuh untuk Pekerjaan tersebut hingga sejumlah US$ 4.000.000. Masmindo akan membayar kompensasi kepada Petrasys atas penyerahan hasil Pekerjaan. t. On August 17, 2023, Masmindo and PT Petrasys Teknologi Indonesia (“Petrasys”) has entered into Cooperation Agreement for Exploration of Tarra Deposit. Petrasys will perform all the geological Works and provide full funding for the Works up to the amount of US$ 4,000,000. Masmindo will pay compensation to Petrasys for the delivery of the result of the Work. u. Pada tanggal 08 Januari 2025, Masmindo dan PT Orica Mining Services (“OMS”), PT Trifita Perkasa (“Trifita”), PT Kaltim Nitrate Indonesia (“KNI”) dan Orica Singapore Pte Ltd (“OSPL”) menandatangani Perjanjian Pemasokan Bahan Peledak dan Layanan (“Kontrak Peledakan”), dimana berdasarkan kontrak ini, OMS sebagai kontak penghubung antara KNI, OSPL atau Trifita dalam keperluan Kontrak Peledakan, berkewajiban untuk mengerjakan pekerjaan pemasokan bahan peledak dan layanan termasuk impor, transportasi, penaganan, penyimpanan u. On January 08, 2025, Masmindo and PT Orica Mining Services (“OMS”), PT Trifita Perkasa (“Trifita”), PT Kaltim Nitrate Indonesia (“KNI”) and Orica Singapore Pte Ltd (“OSPL”) have entered into Explosives Supply and Service Agreement (“Blasting Contract”), wherein under this contract, OMS as the liaison contact between KNI, OSPL or Trifita for the purposes of the Blasting Contract, is obliged to perform the explosives supply and services including import, transportation, handling, storage and use of
Page 198
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 194 - dan penggunaan bahan peledak dengan estimasi nilai kontrak sebesar Rp 480.000.000.000 (setara dengan US$ 32.000.000). Nilai kontrak dan jadwal tergantung pada waktu serta rise and fall atas peralatan yang diimpor dan bahan bakar. Berdasarkan kontrak, tanggal permulaan adalah ketika Orica secara resmi melakukan peledakan pertama di area tambang yang dibuktikan dengan Berita Acara peledakan pertama, setelah dipenuhinya beberapa kondisi persyaratan yang ditentukan dalam kontrak Peledakan dengan jangka waktu kontrak sampai dengan 84 bulan. explosives with an estimated contract value of Rp 480,000,000,000 (equivalent to US$ 32,000,000). The contract value and schedule are subject to the timing and rise and fall of imported equipment and fuel. Under the contract, the commencement date is when Orica officially conducts the first blasting in the mine area as evidenced by the Minutes of the first blasting, after the fulfillment of several conditions specified in the Blasting Contract with a contract period of up to 84 months. v. Pada tanggal 08 Januari 2025, Masmindo dan PT Macmahon Mining Services (“Macmahon”) menandatangani Kontrak Jasa Pertambangan No. 130-MDA-CSC-043-2024 (“Kontrak Pertambangan”), dimana berdasarkan kontrak ini, Macmahon berkewajiban untuk mengerjakan pekerjaan jasa pertambangan di area tambang Masmindo dengan estimasi harga kontrak sebesar Rp 4.530.000.000.000 (setara dengan US$ 302.000.000). Harga kontrak dan jadwal tergantung pada waktu serta rise and fall atas peralatan yang diimpor dan bahan bakar serta perubahan rencana tambang. Tanggal permulaan berdasarkan kontrak pertambangan adalah 30 hari setelah diterbitkannya Pemberitahuan untuk Memulai oleh Masmindo, setelah dipenuhinya beberapa kondisi persyaratan yang ditentukan dalam Kontrak Pertambangan, dengan jangka waktu kontrak sampai dengan 84 bulan. v. On January 08, 2025, Masmindo and PT Macmahon Mining Services (“Macmahon”) have entered into Mining Services Contract No. 130-MDA-CSC-043-2024 (“Mining Contract”), wherein under this contract, Macmahon is obligated to perform mining services works at Masmindo's mine area with an estimated contract value of Rp 4,530,000,000,000 (equivalent to US$ 302,000,000). The contract value and schedule are subject to timing and rise and fall of imported equipment and fuel as well as changes to the mine plan. The commencement date under the Mining Contract is 30 days after issuance of Notice to Proceed by Masmindo, subject to fulfilment of several conditions specified in the Mining Contract, with a contract term of up to 84 months. w. Pada tanggal 1 Juni 2017, ICI memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, cabang Singapura dengan limit kredit gabungan sebesar US$ 5.000.000. Perjanjian ini telah diperbarui pada tanggal 17 Maret 2025 dan berlaku sampai dengan 20 Maret 2026. Setelah perubahan tersebut, rincian fasilitas yang diberikan adalah sebagai berikut: w. On June 1, 2017, ICI obtained credit facility from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Singapore branch with combined credit limit of US$ 5,000,000. This loan agreement has been amended on March 17, 2025, and valid until March 20, 2026. Details of facilities after amendments are as follows: Fasilitas maksimum/ Suku bunga/ Maximum facility Interest rate Periode/Period Fasilitas LC/ US$ 7,5 juta/ million - 90 hari/ days Letter of Credit Facility Trust Receipt Facility US$ 7,5 juta/ million 2,50% + SOFR per tahun/ 45 hari/ days 2.50% + SOFR per annum Invoicing Facility US$ 7,5 juta/ million 2,50% + SOFR per tahun/ 90 hari/ days 2.50% + SOFR per annum Fasilitas/Facility x. Pada tanggal 12 Juni 2023, ICI memperoleh fasilitas kredit modal kerja berupa invoice financing dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dengan limit kredit sebesar US$ 30.000.000. Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 2,15% + SOFR 3 bulan, dengan jangka waktu pembayaran maksimal selama 120 hari. Perjanjian pinjaman ini telah diperbaharui pada tanggal 11 Juni 2024 dan berlaku sampai dengan 12 Juni 2026. x. On June 12, 2023, ICI obtained a working capital credit facility in the form of invoice financing from Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, with a limit of US$ 30,000,000. Such facility bears interest rate of 2.15% + SOFR 3 months, with a maximum repayment period of 120 days. This facility has been amended on June 11, 2024 and valid until June 12, 2026.
Page 199
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 195 - Fasilitas kredit ini mempunyai beberapa persyaratan keuangan yang harus dipenuhi oleh ICI, antara lain: • Debt to Equity Ratio harus lebih kecil atau sama dengan 300% • Debt Service Charge Ratio harus sama atau lebih besar dari 100% • Rasio jumlah piutang dan uang muka terhadap utang dan utang bank jangka pendek harus sama atau lebih besar dari 100%. Pada tanggal 30 September 2025, tidak ada fasilitas yang digunakan oleh ICI. Such credit facility contains certain financial covenants that requires ICI to fulfil, among others: • Debt to Equity Ratio should be less than or equal to 300% • Debt Service Coverage Ratio should be equal to or greater than 100% • Ratio of total accounts receivable and advance payments, compared to accounts payable and short-term bank loan should be equal or greater than 100% As of September 30, 2025, there is no facility used by ICI. y. Pada tanggal 5 April 2024, ICI dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”), Cabang Singapura menandatangani perjanjian fasilitas, dimana BRI setuju untuk memberikan fasilitas berikut kepada ICI: Uncommited LC Issuance Line sejumlah US$ 15.000.000 atau setara dalam mata uang lain, berlaku 24 bulan terhitung sejak penandatanganan fasilitas. Biaya penerbitan sebesar 1/16% flat dari LC yang diterbitkan (minimal US$ 100). Fasilitas Uncommited Commercial Line sejumlah US$ 15.000.000 atau setara dalam mata uang lain, berlaku 24 bulan terhitung sejak penandatanganan fasilitas. Pinjaman ini dikenakan bunga CME Term 1,3,6 bulan SOFR ditambah 2%. Pinjaman ini digunakan untuk memfasilitasi dan membiayai kegiatan perdagangan. Fasilitas Modal Kerja Pembeli sebesar US$ 15.000.000 atau setara dalam mata uang lain, berlaku 24 bulan terhitung sejak penandatanganan fasilitas. Pinjaman ini dikenakan bunga CME Term 1,3,6 bulan SOFR ditambah 2%, pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan impor. Jumlah pagu fasilitas gabungan tidak melebihi US$ 15.000.000. Fasilitas ini berisi batasan-batasan tertentu yang harus dipenuhi oleh ICI. Pada tanggal 30 September 2025, tidak ada fasilitas yang digunakan oleh ICI. y. On April 5, 2024, ICI and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”), Singapore Branch entered into facility agreement, wherein BRI agreed to provide ICI with the following facilities: Uncommitted LC Issuance Line at the amount of US$ 15,000,000 or its equivalent in other currencies, valid 24 months effective from signing of the facility. Issuance cost is 1/16% flat of LC issued (minimum of US$ 100). Uncommitted Commercial Line facility at the amount of US$ 15,000,000 or its equivalent in other currencies, valid 24 months effective from signing of the facility. The loan bears interest rate at CME Term 1,3,6-months SOFR plus 2%. The loan is used to facilitate and finance trade activities. Buyer Working Capital facility at the amount of US$ 15,000,000 or its equivalent in other currencies, valid 24 months effective from signing of the facility. The loan bears interest rate at CME Term 1,3,6-months SOFR plus 2%, the loan is used to finance import activities. Total combined limit facility is US$ 15,000,000. The facility contains certain covenants that require ICI to fulfill. As of September 30, 2025, there is no facility used by ICI. z. Pada tanggal 20 Oktober 2017, ICI memperoleh fasilitas kredit dari Mandiri, cabang Singapura dengan limit kredit gabungan sebesar US$ 40.000.000. ICI memperoleh fasilitas ini untuk membiayai kegiatan penjualan dan/atau untuk kebutuhan modal kerja. Perjanjian pinjaman ini telah diperbaharui beberapa kali terakhir pada tanggal 15 April 2025 dan berlaku hingga 15 April 2026. Setelah perubahan z. On October 20, 2017, ICI obtained a credit facility from Mandiri, Singapore Branch with maximum facility of US$ 40,000,000. This credit facility is obtained by ICI to finance its trading activities and/or its general for working capital requirement. This loan has been amended several times most recently in April 15, 2025 and valid until April 15, 2026.
Page 200
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 196 - Fasilitas maksimum/ Suku bunga atau komisi/ Maximum facility Interest rate or commission Periode/Period Fasilitas modal kerja/ US$ 40 juta/million 2,5% diatas SOFR per tahun/ 180 hari/days Working capital facility 2.5% above SOFR per annum Irrevocable Sight Import US$ 40 juta/million 1/16% per bulan atau US$ 40, - Letters of Credit Facility mana yang lebih tinggi/ 1/16% per month or US$ 40, whichever is higher Irrevocable Sight Import US$ 10 juta/million 1/16% per bulan atau US$ 40, - Letters of Credit Facility, mana yang lebih tinggi/ for usage only by related 1/16% per month or US$ 40, company, Indika Energy whichever is higher Trading Pte Ltd ("IETPL") Trust Receipt Financing US$ 40 juta/million 2,5% diatas SOFR per tahun/ 45 hari/days Facility 2.5% above SOFR per annum Trust Receipt Financing US$ 10 juta/million 2,5% diatas SOFR per tahun/ 45 hari/days Facility for usage only by 2.5% above SOFR per annum related company, Indika Energy Trading Pte Ltd ("IETPL") Fasilitas/ Facility aa. Pada tanggal 14 September 2017, IETPL mengadakan Perjanjian Bisnis Batubara dengan Bellridge Holding Limited (BHL) selama satu tahun, dimana BHL berencana untuk melakukan investasi di industri batubara atas nama IETPL. Terkait transaksi ini, IETPL telah melakukan pembayaran sebesar US$ 18 juta yang dicatat sebagai uang muka pembelian batubara, yang nantinya IETPL akan mendapatkan pengembalian dalam bentuk profit sharing dari hasil investasi yang dilakukan oleh BHL. Pada tanggal 30 September 2025, nilai transaksi ini sebesar aa. On September 14, 2017, IETPL entered into a Coal Business Cooperation Agreement with Bellridge Holding Limited (BHL) for one year, where BHL plans to invest in coal bussiness industry on behalf of IETPL. Related to this transaction, IETPL paid US$ 18 million recorded as advance for purchase of coal, which IETPL will obtain coal from BHL. On September 30, 2025 the balance of this transaction amounting to US$ 9,153,495 (2024: US$ 9,153,495), which recorded on other current asset account. tersebut, rincian fasilitas yang diberikan adalah sebagai berikut: Details of facilities after amendments are as follows: Perjanjian tersebut di atas mencakup beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh ICI, antara lain: a. ICI tidak diperkenankan mengubah komposisi pemilik saham tanpa persetujuan dari Mandiri; b. ICI menyerahkan salinan perubahan perjanjian terkait kontrak pembelian dan penjualan dengan pemasok dan penjual dalam waktu 30 hari dari tanggal efektif perjanjian; c. Debt Equity Ratio (rasio atas pinjaman berbunga terhadap total ekuitas) ICI tidak boleh lebih dari 3:1 dan rasio atas EBITDA terhadap beban bunga tidak boleh kurang dari 1,5:1. Per tanggal 30 September 2025, ICI telah memenuhi persyaratan tersebut. The agreement covering certain covenant which required ICI to fulfill, among other things: a. ICI is not allowed to change the composition of shareholders without approval from Mandiri; b. ICI submits a copy of the agreement with respect to the contract of purchase and sale with the supplier and the seller within 30 days from the effective date of the agreement; c. Debt Equity Ratio (ratio of its total interest bearing debt to total equity) shall not exceed 3:1 and the ratio of EBITDA to interest expense shall not be less than 1.5:1. As of September 30, 2025, ICI has complied with these covenants.
Page 201
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 197 - US$ 9.153.495 (2024: US$ 9.153.495) dicatat pada akun aset lancar lainnya. bb. Pada tanggal 12 April 2018, KGTE menandatangani perjanjian jasa fasilitas penyimpanan dengan PT Exxonmobil Lubricants Indonesia (Exxon) untuk masa kontrak 20 tahun dengan kemungkinan tambahan perpanjangan 10 tahun. KGTE akan memberikan jasa penyimpanan bahan bakar khusus untuk Exxon. Berdasarkan perjanjian KGTE membangun tangki penyimpanan bahan bakar untuk kapasitas 96.000 m3 yang berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur dan Exxon akan membayar fixed fee dan throughput fee sebagai imbalan. bb. On April 12, 2018, KGTE signed storage facility service agreement with PT Exxonmobil Lubricants Indonesia (Exxon) for 20 years contract duration plus 10 years extension possibility. KGTE will serve fuel storage service dedicated to Exxon. Based on storage facility agreement as mentioned above, KGTE built fuel storage tanks with capacity of 96,000 m3 located in Balikpapan, East Kalimantan and Exxon will pay fixed fee and throughput fee as compensation. cc. Pada tanggal 5 Maret 2024, KGTE dan PT ExxonMobil Lubricants Indonesia melakukan perjanjian jasa fasilitas, dimana KGTE menyediakan dan mengoperasikan suatu terminal dan fasilitas terkait (yang berbeda dari terminal dan fasilitas dibawah Perjanjian ExxonMobil-KGTE), termasuk tangki penyimpanan, dermaga, pipa, untuk penerimaan, penyimpanan dan pengiriman produk dan menyediakan jasa terkait di Kariangau, Kalimantan Timur dan Exxon akan membayar fixed fee dan throughput fee sebagai imbalan. Fixed fee yang dibayarkan pada bulan pertama tanggal permulaan pelaksanaan, selama 12 bulan berturut turut sebesar US$ 41.665. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal tanggal efektif dan akan tetap berlaku untuk 17 tahun setelah tanggal pemulaan pelaksanaan. Untuk melaksanakan perjanjian tersebut KGTE melakukan pembelian terhadap seluruh Aset Bunkering yang dimiliki oleh ISB. cc. On March 5, 2024, KGTE and PT ExxonMobil Lubricants Indonesia entered into a facility services agreement, wherein KGTE provides and operates a terminal and related facilities (which are different from the terminals and facilities under the ExxonMobil-KGTE Agreement), including storage tanks, docks, pipes, for receiving, storing and shipping products and providing related services in Kariangau, East Kalimantan and Exxon will pay a fixed fee and throughput fee as compensation. The fixed fee paid in the first month of the implementation date, for 12 consecutive months is US$ 41,665. This agreement is effective from the effective date and will remain in effect for 17 years after the implementation date. To implement this agreement, KGTE purchased all Bunkering Assets owned by ISB dd. Pada tanggal 20 September 2023, KGTE dan PT DBS Indonesia menandatangani perjanjian fasilitas perbankan No. 224/STC-DBS/IX/1- 2/2023 dengan nilai pinjaman yang diberikan sebesar US$ 50.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 1,30% ditambah dengan SOFR tiga bulan hingga Maret 2027. Pinjaman ini digunakan untuk melunasi kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank UOB Indonesia. Pada tanggal 25 September 2023, KGTE telah mencairkan seluruh fasilitas perbankan tersebut. Perjanjian fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan. Pada tanggal 30 September 2025, KGTE telah memenuhi persyaratan tersebut. dd. On September 20, 2023, KGTE and PT DBS Indonesia signed banking facility agreement No. 224/STC-DBS/IX/1-2/2023 with a loan value of US$ 50,000,000 with an interest rate of 1.30% plus three months SOFR until March 2027. This loan is used to pay off credit with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk and PT Bank UOB Indonesia. On September 25, 2023 KGTE has withdrawn all banking facilities. The credit facility agreement contains certain covenants to maintain financial ratios. As of September 30, 2025, KGTE has complied with these covenants. ee. Pada tanggal 29 Desember 2020, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menunjuk Konsorsium Patimban sebagai Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Pelabuhan Patimban di Provinsi Jawa Barat (“Proyek Patimban”). Periode ee. On December 29, 2020, Ministry of Transportation of Republic of Indonesia through Directorate General of Sea Transportation has appointed Patimban Consortium as Executing Entity Public Private Partnership of Patimban Port in West Java Province (“Patimban Project”). Concession period is 40 years from stage 1
Page 202
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 198 - konsesi selama 40 tahun sejak tanggal operasi tahap 1, dimana anggota konsorsium terdiri dari: 1. PT CT Corp Infrastruktur Indonesia (“CT”) 2. ILSS, the Company’s fully owned subsidiary (“ILSS”) 3. PT U Connectivity Services (“UCS”) 4. PT Terminal Petikemas Surabaya (“TPS”) operation date, while members of the consortium are: 1. PT CT Corp Infrastruktur Indonesia (“CT”) 2. ILSS, the Company’s fully owned subsidiary (“ILSS”) 3. PT U Connectivity Services (“UCS”) 4. PT Terminal Petikemas Surabaya (“TPS”) Konsorsium Patimban bertujuan untuk menjadikan Pelabuhan Patimban menjadi pelabuhan yang modern dan efisien dimana teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan Proyek Patimban. Patimban Consortium aims to create Patimban Port as a smart port that are modern and efficient where technology becomes integral part to the management of Patimban Project. Selanjutnya Para Pihak mendirikan PT Pelabuhan Patimban Internasional berdasarkan Akta Notaris Dedy Syamri, S.H. No. 1 tanggal 5 Februari 2021 dengan komposisi pemegang saham sebagai berikut: Subsequently the Parties established PT Pelabuhan Patimban Internasional based on Notarial Deed No. 1 of Dedy Syamri, S.H. dated February 5, 2021 with the shareholders’ composition as follow: Persentase Kepemilikan/ Jumlah Modal Jumlah Saham/ Percentage of Disetor/Total Number of Shares Ownership Paid-up Capital Rp PT CT Corp Infrastruktur Indonesia (CT) 3.200.000 32,00% 3.200.000.000 PT Indika Logistic & Support Services 2.900.000 29,00% 2.900.000.000 PT U Connectivity Services (UCS) 2.900.000 29,00% 2.900.000.000 PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) 1.000.000 10,00% 1.000.000.000 Jumlah/Total 10.000.000 100,00% 10.000.000.000 Name of Stockholders Nama Pemegang Saham/ Pada tanggal 17 Maret 2021, telah dilakukan penandatanganan perjanjian Kerjasama antara Pemerintah dengan Badan Usaha (“KPBU”) antara Direktur Jenderal Perhubungan Laut dengan PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI), yang merupakan konsorsium bersama antara IMU, CT, UCS dan TPS On March 17, 2021, an agreement of Kerjasama antara Pemerintah dengan Badan Usaha (“KPBU”) was signed between the Director General of Sea Transportation and PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI), which is a joint consortium between IMU, CT, UCS and TPS. Setelah Perjanjian KPBU ini berlaku efektif, maka PPI secara resmi menjadi operator yang akan mengelola Pelabuhan Patimban dan diharapkan dapat memberi layanan prima serta mampu mengelola pelabuhan seefisien mungkin sehingga mampu berkontribusi mengurangi biaya logistik nasional secara signifikan. After this KPBU Agreement becomes effective, PPI officialy becomes the operator that will manage the Patimban Port and is expected to provide excellent service and be able to manage the port as efficiently as possible so that it can contribute to reducing national logistics costs significantly. Pada tanggal 3 Mei 2021, ILSS menjual 29% kepemilikan sahamnya di PPI kepada PT Interport Patimban Agung senilai Rp 2.900.000.000 atau setara dengan US$ 184.349. On May 3, 2021, ILSS sold its 29% ownership in PPI to PT Interport Patimban Agung at the amount of Rp 2,900,000,000 or equivalent to US$ 184,349. ff. Pada tanggal 27 Maret 2023, ILSS dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas I Balikpapan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menandatangani perjanjian konsesi tentang penyediaan pelayanan pelabuhan di Balikpapan dengan masa konsesi selama 31 tahun sejak tanggal perjanjian ditandatangani. Pada tanggal 30 Agustus 2024, perjanjian konsesi ini telah dilakukan amandemen dengan ff. On March 27, 2023, ILSS and the Class I Harbormaster and Port Authority Office of Balikpapan, Directorate General of Sea Transpartation, Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia signed a concession agreement regarding the provision and/or port services in Balikpapan with a concession period of 31 years from the date this agreement was signed. On August 30, 2024, this concession agreement was amended to change the concession period to 54 years.
Page 203
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 199 - mengubah jangka waktu konsesi menjadi 54 tahun. gg. Pada tanggal 15 April 2021, ISB dan PT Exxonmobil Lubricants Indonesia telah menandatangani kontrak, di mana ISB memberikan jasa throughput dengan masa kontrak hingga 14 April 2022. Kontrak telah diperpanjang beberapa kali, terakhir sampai 14 April 2026. gg. On April 15, 2021, ISB and PT Exxonmobil Lubricants Indonesia entered into an agreement wherein ISB provides throughput services with duration valid until April 14, 2022. The agreement has been extended several times, the latest until April 14, 2026. hh. ISB menandatangani perjanjian kerjasama dengan Exxonmobil Lubricants Indonesia mengenai Jasa Penyediaan Transportasi Bahan Bakar. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 4 Februari 2022 sampai dengan 3 Februari 2024 dengan nilai kontrak sebesar Rp 86.142.600.000. hh. ISB signed an agreement with Exxonmobil Lubricants Indonesia regarding the Provision of Fuel Transport Services. This agreement is valid from February 4, 2022 until February 3, 2024 with contract value amounted to Rp 86,142,600,000. Pada 29 Agustus 2025 para pihak menandatangani Amandemen 2 yang memperpanjang periode Kontrak menjadi 31 Agustus 2027. On August 29, 2025, the parties signed the Amendment 2 to extend period of contract up to August 31, 2027. ii. Pada tanggal 11 Februari 2022, ISB melakukan perjanjian sewa menyewa kapal dengan PT Pelayaran Kalimantan Prima Transport (PKPT) yaitu kapal TB. Arwana 88 & OB. SSS 23316 selama dua tahun. Perjanjian ini efektif berlaku dari tanggal 16 Februari 2022 sampai dengan 15 Febuari 2024. Pada tanggal 8 Agustus 2025, dilakukan amandemen terhadap perjanjian untuk perpanjangan waktu sewa sampai dengan 1 September 2030 dan perubahan harga sewa. Pada tanggal 25 Agustus 2023, ISB melakukan perjanjian sewa menyewa kapal dengan PKPT yaitu kapal TB.Spika 18 dan OB Oceanbrave 23533, selama dua tahun. Perjanjian ini efektif berlaku dari tanggal 1 September 2023 sampai dengan 1 September 2025. ii. On February 11, 2022, ISB entered into a ship lease agreement with PT Pelayaran Kalimantan Prima Transport, namely TB. Arwana 88 & OB. SSS 23316 for two years. This agreement is effective from February 16, 2022 to February 15, 2024. On August 8, 2025, this agreement has been amended for an extension of the lease period until September 1, 2030 and changes in rental prices. On August 25, 2023, ISB entered into a lease agreement with PKPT, namely the TB.Spika 18 and OB Oceanbrave 23533 for two years. This agreement is effective from September 1, 2023 to September 1, 2025. Pada tanggal 8 Agustus 2025, dilakukan amandemen terhadap perjanjian untuk perpanjangan waktu sewa sampai dengan 1 September 2030 dan perubahan harga sewa. On August 8, 2025, this agreement has been amended for an extension of the lease period until September 1, 2030 and changes in rental prices. jj. Pada tanggal 24 Februari 2025, ISB dan PT Vale Indonesia Tbk (Vale) menandatangani perjanjian Jetty Operation and Management Services IGP Morowali dimana ISB menyediakan jasa pengelolaan operasional jetty milik Vale yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah. Perjanjian ini berlaku selama 5 tahun, dimulai dari 1 Maret 2025 sampai dengan 28 Februari 2030. Terkait perjanjian diatas, ISB menggunakan jaminan pelaksanaan sebesar Rp207.410.000 dari fasilitas NCL gobal milik Perusahaan (Catatan 54e), yang akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2025 dan akan diperpanjang setiap jj. On February 24, 2025, ISB and PT Vale Indonesia Tbk (Vale) signed an agreement with IGP Morowali's Jetty Operation and Management Services wherein ISB provides operational management services for Vale's jetty located in Morowali, Central Sulawesi. This agreement is valid for 5 years, starting from March 1, 2025 to February 28, 2030. Related to the above agreement, ISB utilized Rp207,410,000 performance bond from the Company’s global NCL facility (Note 54e), which will be due on December 31, 2025 and subject to annual extension based on the amounts required in the agreement with Vale.
Page 204
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 200 - tahun sesuai dengan jumlah yang dipersyaratkan dalam perjanjian dengan Vale. kk. CTA menandatangani kontrak dengan PT Sea Bridge Shipping (SBS), entitas asosiasi, dimana SBS: Memberikan jasa pemuatan batubara dari titik muatan di Tanah Merah Coal Transshipment (TMCT), transportasi batubara ke titik pengapalan di Teluk Adang dan bongkar muat batubara dari tongkang ke kapal. Melakukan jasa penyewaan kapal untuk kegiatan proyek pengangkutan batubara penyewa. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2026. kk. CTA entered into agreements with PT Sea Bridge Shipping (SBS), an associate, wherein SBS: Performs services to load the coal from loading point at Tanah Merah Coal Transshipment (TMCT), transport the coal to the transshipment point at Teluk Adang and loading and unloading the coal from barges to the mother vessels. Performs ship charter services for the Charterer’s project activities of coal transportation. The agreements are valid until March 31, 2026. ll. Pada tanggal 1 Januari 2021, CTA dan PT Karunia Lintas Samudra (KLS) melakukan perjanjian jasa angkut batubara dari titik muat di Tanah Merah Coal Transshipment (TMCT) sampai dengan titik transshipment di Teluk Adang. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2024. Pada tanggal 7 Maret 2024 perjanjian ini kembali diperpanjang sampai 31 Maret 2026. ll. On January 1, 2021, CTA and PT Karunia Lintas Samudera (KLS) entered into an agreement, wherein KLS performs services to load the coal from loading point at Tanah Merah Coal Transshipment (TMCT) and transport the coal to the transshipment point at Teluk Adang. This agreement is valid until March, 31, 2024. On March 7, 2024, this agreement has been extended again until March 31, 2026. mm. Pada tanggal 1 April 2023, CTA dan PT Kartika Samudra Adijaya (KSA) melakukan perjanjian jasa angkut batubara dari titik muat di Tanah Merah Coal Transshipment (TMCT) sampai dengan titik transshipment di Teluk Adang. Perjanjian ini telah berakhir pada 31 Desember 2023. Pada 8 Maret 2024, perjanjian ini kembali diperpanjang sampai 31 Maret 2026. Pada tanggal 14 Maret 2024, CTA menandatangani perjanjian dengan PT Masada Jaya Lines (MJL), dimana MJL melakukan jasa pemuatan batubara dari titik pemuatan di Transhipment Batubara Tanah Merah (TMCT) dan mengangkut batubara ke titik transshipment di Teluk Adang. Pada 5 Maret 2025, perjanjian ini kembali diperpanjang sampai 31 Maret 2026. Pada tanggal 28 Febuari 2024, CTA menandatangani addendum perjanjian dengan PT Bima Nusantara Internasional mengenai sewa Dozer sebanyak 12 Unit dimulai tanggal 1 April 2024, dengan perpajangan sewa sampai dengan 31 Maret 2026. Pada tanggal 28 April 2024, CTA menandatangani addendum perjanjian dengan PT Karunia Wahana Nusantara mengenai sewa Dozer sebanyak 6 Unit dimulai tanggal 1 April 2024, dengan perpanjangan sewa sampai dengan 31 Maret 2026. mm. On April 1, 2023, CTA entered into an agreement with PT Kartika Samudra Adijaya (KSA) wherein KSA perform services to load the coal from loading point at Tanah Merah Coal Transhipment (TMCT) and transport the coal to the transshipment point at Teluk Adang. This agreement already ends on December 31, 2023. On March 8, 2024 this agreement has been extended again until March 31, 2026. On March 14, 2024, CTA entered into an agreement with PT Masada Jaya Lines (MJL), wherein MJL perform services to load the coal from loading point at Tanah Merah Coal Transhipment (TMCT) and transport the coal to the transshipment point at Teluk Adang. On March 5, 2025, this agreement has been extended again until March 31, 2026. On February 28, 2024, CTA signed an addendum to the agreement with PT Bima Nusantara Internasional regarding the lease of 12 units of Dozer starting from April 1, 2024, with the lease extended until March 31, 2026. On April 28, 2024, CTA signed an addendum to the agreement with PT Karunia Wahana Nusantara regarding the lease of 12 units of Dozer starting from April 1, 2024, with the lease extended until March 31, 2026.
Page 205
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 201 - nn. Pada tanggal 30 April 2024, IMN dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk menandatangani Perjanjian Penyedia Jasa Transportasi dan Jasa Pihak Ketiga Logistik di kawasan Ternate, Maluku Utara. Perjanjian ini berlaku selama dua tahun berlaku efektif terhitung sejak tanggal 1 Mei 2024 sampai dengan 30 April 2026. nn. On April 30, 2024, IMN and PT Trimegah Bangun Persada Tbk signed an Agreement on Transportation Service Providers and Logistics Third Party Services in the Ternate area, North Maluku. This agreement is valid for two years, effective from May 1, 2024 to April 30, 2026. oo. Pada tanggal 27 Maret 2024, IMN melakukan perjanjian sewa Gudang dan Lahan seluas 700 m2 di Kawasan Ternate, Maluku dari CV Alif Bangun Mandiri. Perjanjian ini berlaku selama dua tahun terhitung sejak 01 Mei 2024 sampai dengan 30 April 2026. oo. On March 27, 2024, IMN entered into a lease agreement for a 700 m2 Warehouse and Land in the Ternate Area, Maluku from CV Alif Bangun Mandiri. This agreement is valid for two years starting from May 1, 2024 to April 30, 2026. pp. Pada tanggal 8 November 2023, IMN dan PT Pelindo Multi Terminal telah sepakat untuk saling mengikatkan diri dalam perjanjian kerja sama pelayanan kegiatan penyediaan fasilitas gudang dan lapangan penumpukan termasuk kegiatan pendukung logistik dan shorebares di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal 1 Juni 2023 sampai dengan 31 Mei 2024. Pada tanggal 12 Agustus 2024, perjanjian ini diperpanjang selama 5 tahun, terhitung sejak tanggal 1 Juni 2024 sampai dengan 31 Mei 2029. pp. On November 8, 2023, IMN and PT Pelindo Multi Terminal have agreed to bind themselves to each other in a service cooperation agreement for warehouse facilities and stacking fields, including logistics support activities and shorebares at the Mirah Terminal of Tanjung Perak Port. This agreement is valid from June 1, 2023 to May 31, 2024. On August 12, 2024, this agreement was extended for 5 years, starting from June 1, 2024 to May 31, 2029. qq. Pada tanggal 23 Juni 2025, PGE dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menandatangani perjanjian kredit, dimana BCA setuju untuk memberikan fasilitas kredit kepada PGE berupa fasilitas Time Loan Revolving, dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 35.000.000.000. Batas waktu penarikan fasilitas kredit adalah 12 bulan terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian kredit. PGE dikenakan bunga sebesar suku bunga deposito yang ditempatkan di BCA sebagai jaminan atas pinjaman yang ditarik dari fasilitas ditambah margin. Sampai dengan tanggal 30 September 2025, PGE sudah menggunakan fasilitas kredit tersebut sebesar Rp 27.210.860.000 (setara dengan US$ 1.631.347). qq. On June 23, 2025, PGE and PT Bank Central Asia Tbk (BCA) signed a credit agreement, wherein BCA agreed to provide a credit facility to PGE in the form of Time Loan Revolving facility, with a maximum credit limit of Rp 35,000,000,000. The availability period of the credit facility is 1 2 months after signing of the credit agreement. PGE is charged an interest rate equal to the deposit interest rate placed in BCA as collateral for the loans drawn from the facility plus a margin. As of September 30, 2025, PGE has utilized the credit facility amounting to Rp 27,210,860,000 (equivalent to US$ 1,631,347). rr. Pada tanggal 8 November 2023, IMN dan PT Pelindo Multi Terminal telah sepakat untuk saling mengikatkan diri dalam perjanjian kerja sama pelayanan kegiatan penyediaan fasilitas gudang dan lapangan penumpukan termasuk kegiatan pendukung logistik dan shorebares di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal 1 Juni 2023 sampai dengan 31 Mei 2024. Pada tanggal 12 Agustus 2024, perjanjian ini diperpanjang selama 5 tahun, terhitung sejak tanggal 1 Juni 2024 sampai dengan 31 Mei 2029. rr. On November 8, 2023, IMN and PT Pelindo Multi Terminal have agreed to bind themselves to each other in a service cooperation agreement for warehouse facilities and stacking fields, including logistics support activities and shorebares at the Mirah Terminal of Tanjung Perak Port. This agreement is valid from June 1, 2023 to May 31, 2024. On August 12, 2024, this agreement was extended for 5 years, starting from June 1, 2024 to May 31, 2029.
Page 206
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 202 - ss. KJA memiliki jaminan bank sehubungan dengan kontrak penjualan dengan PT Bank OUB Indonesia pada tanggal 30 September 2025 sebesar US$ 2.804.230 (31 Desember 2024: US$ 2.804.230) dan Mandiri sebesar US$ 3.943.000 pada tanggal 30 September 2025 (31 Desember 2024: US$ 3.943.000) seperti yang diungapkan pada Catatan 6. ss. KJA has time deposits in relation to various sales contract with PT Bank OUB Indonesia as of September 30, 2025 amounting to US$ 2,804,230 (December 31, 2024: US$ 2,804,230) and Mandiri amounting to US$ 3,943,000 as of September 30, 2025 (December 31, 2024: US$ 3,943,000) as disclosed in Note 6. tt. Pada tanggal 30 April 2020, KJA menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank UOB Indonesia (“UOB”) dimana KJA memperoleh fasilitas. Sampai dengan 30 September 2025, fasilitas yang berlaku sebagai berikut: tt. On April 30, 2020, KJA signed a credit facility agreement with PT Bank UOB Indonesia (“UOB”) wherein KJA is provided with the following facilities. As of September 30, 2025, the active facilities are as follow: Fasilitas Perdagangan Multi Opsi dengan fasilitas maksimal sebesar US$ 30.000.000, mencakup: Multi Option Trade Facility with maximum facility of US$ 30,000,000, covering: 1. Fasilitas Uncommitted Early Payment Discount (“EPD”), sebelumnya dinamakan Bill Export Purchase Buyer ("BEP"). EPD dalam mata uang Rupiah dikenakan bunga JIBOR tiga bulan yang berlaku ditambah 1,75% per tahun, sedangkan EPD dalam mata uang US Dolar dikenakan bunga SOFR ditambah 1,5% per tahun. Jangka waktu maksimum fasilitas EPD adalah 3 bulan sejak penarikan. 1. Uncommitted Early Payment Discount (“EPD”), previously named Bill Export Purchase Buyer (“BEP”) Facility. Rupiah denominated EPD bears interest per annum at JIBOR three months plus 1.75% per annum, while US$ denominated EPD bears SOFR plus 1.5% per annum. Maximum tenor for EPD facility is 3 months from drawdown. 2. Fasilitas Uncommitted Bank Guarantee (“BG”) untuk penerbitan performance bond dan bid bond. Penerbitan BG akan dikenakan biaya sebesar 0,5% per tahun dengan jumlah minimum US$ 50. 3. Fasilitas Uncommitted Standby Letter of Credit (“SBLC”) untuk penerbitan Bid Bond dan Performance Bond . Penerbitan SLBC akan dikenakan biaya sebesar 0,5% per tahun dengan jumlah minimum US$ 50. 2. Uncommitted Bank Guarantee (“ BG”) Facility for issuance of performance bond and bid bond. Issuance of BG will be charged fee of 0.5% per annum, with minimum amount of US$ 50. 3. Uncommited Standby Letter of Credit (“SBLC”) facility for issuance of Bid Bond and Performance Bond. Issuance of SLBC will be charged fee of 0.5% per annum, with minimum amount of US$ 50. Fasilitas Valas tanpa ikatan dengan fasilitas maksimal sebesar US$ 20.000.000. Uncommitted FX Facility with maximum facility of US$ 20,000,000. Batas maksimum kedua fasilitas di atas adalah US$ 50.000.000. Fasilitas kredit ini berlaku selama satu tahun dan akan diperpanjang secara otomatis untuk periode satu tahun berikutnya kecuali jika bank mengakhiri dengan pemberitahuan kepada KJA minimal 1 bulan sebelumnya. Maximum limit of the above two facilities is US$ 50,000,000. The facility is valid for one year and will be automatically extended for successive 1 year period unless the bank terminates by giving KJA at least 1 month advance notice. Pada tanggal 30 September 2025, KJA telah menggunakan fasilitas BG sehubungan dengan contract penjualan sebesar Rp Nihil dan US$ 604.230 (31 Desember 2024: Rp 37.256.750.000 atau setara dengan US$ 2.305.920 dan US$ 604.230). As of September 30, 2025, KJA has used this BG facility in relation to sales contract amounting to Rp Nil and US$ 604,230 (December 31, 2024: Rp 37,256,750,000 or equivalent to 2,305,920 and US$ 604,230).
Page 207
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 203 - Fasilitas Export Invoice Financing Devisa Hasil Ekspor dari Barang Ekspor Sumber Daya Alam (“EIF-DHE SDA”) dengan fasilitas maksimal sebesar Rp 1.100.000.000.000. Jumlah penarikan fasilitas EIF-DHE SDA dengan menggunakan Fasilitas Valas sebesar 100% dari jumlah saldo tunai yang ditahan dalam Rekening Khusus atau Deposito Berjangka DHE. KJA memberikan jaminan berupa gadai rekening/deposito. Jumlah penarikan EIF-DHE SDA tanpa menggunakan Fasilitas Valas sebesar 90% dari jumlah saldo tunai yang ditahan dalam Rekening Khusus atau Deposito Berjangka DHE. KJA memberikan jaminan berupa gadai rekening/deposito yang menjamin seluruh fasilitas dengan rasio Loan to Value (“LTV”) maksimal 90%. EIF-DHE SDA dikenakan bunga JIBOR ditambah 0,5% per tahun. Export Invoice Financing Foreign Exchange Proceeds from Exports of Natural Resources (“EIF-DHE SDA”) with maximum facility of Rp 1,100,000,000,000. EIF-DHE SDA facility drawdown which uses FX Facility amounting to 100% from cash balance that is restricted in Current Account or Time Deposit DHE. KJA provides collateral in the form of bank account/time deposit pledge. EIF-DHE SDA facility drawdown without using FX Facility amounting to 90% from cash balance that is restricted in Current Account or Time Deposit DHE. KJA provides collateral in the form of bank account/time deposit pledge which guarantee all facilities with maximum 90% Loan to Value ratio (“LTV”). EIF-DHE SDA bears interest per annum at JIBOR plus 0.5%. uu. Pada tanggal 30 September 2025, KJA memiliki pesanan pembelian yang sebagian besar terdiri dari pembelian suku cadang, dengan nilai sebesar US$ 3.338.913 (31 December 2024: US$ 5.908.945). uu. As of September 30, 2025, KJA has outstanding purchase orders which is mainly for purchase spareparts, amounting to US$ 3,338,913 (December 31, 2024: US$ 5,908,945). vv. Kewajiban kehutanan vv. Forestry obligations Berdasarkan PPKH OP yang diterbitkan pada tanggal 20 Februari 2023, No. SK.149/Menlhk/Setjen/PLA.0/2/2023, KJA memiliki kewajiban untuk membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak Penggunaan Kawasan Hutan (“PNBP-PKH”) setiap tahun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Based on PPKH OP as issued on February 20, 2023, No. SK.149/Menlhk/Setjen/PLA.0/2/2023, KJA has obligation to pay State’s Non- Tax Revenue from Utilization of Forest Area (“PNBP- PKH”) each year in accordance with prevailing laws and regulation. Pada 30 September 2025, KJA telah membayar kewajiban untuk PNBP-PKH tahun 2025 sebesar Rp 88.997.875.000 atau setara dengan US$ 5.447.960 (31 Desember 2024: Rp 94.980.665.500 atau setara dengan US$ 6.087.334). On September 30, 2025, KJA has paid the obligation of PNBP-PKH for the year 2025 amounting to Rp 88,997,875,000 or equivalent to US$ 5,447,960 (December 31, 2024: Rp 94,980,665,500 or equivalent to US$ 6,087,334). KJA telah memenuhi ketentuan dari peraturan yang dijelaskan di atas. KJA has complied with the requirements of this regulation. ww. Kewajiban Provisi Sumber Daya Hutan (“PSDH”) dan Dana Reboisasi (“DR”) ww. Provision of Forest Resources (“PSDH”) and Reforestation Fund (“DR”) obligations Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kehutanan dan Peraturan Menteri Kehutanan No. 8 Tahun 2021 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan di Hutan Lindung dan Hutan Produksi, diatur bahwa atas kegiatan di area kawasan kehutanan dikenakan pungutan sebagai pengganti nilai pemanfaatan hutan dan dana untuk reboisasi dan rehabilitasi hutan serta kegiatan pendukungnya sesuai tarif yang berlaku dalam peraturan Menteri Kehutanan. Based on Government Regulation No. 23 of 2021 concerning Forestry Management and Minister of Forestry Regulation No. 8 of 2021 concerning Forest Administration and Preparation of Forest Management Plans and Forest Utilization in Protected Forests and Production, it is regulated that activities in forest area shall be subject to a levy for substitute benefit value of forest utilization and DR and forest rehabilitation, also supporting documents according to the applicable tariffs in the regulation of the Minister of Forestry.
Page 208
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 204 - xx. Kewajiban rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (“DAS”) xx. Watershed/ Daerah Aliran Sungai (“DAS”) rehabilitation obligation Pada tanggal 5 November 2019, KJA menerima surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.9320/Menlhk- PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019 tentang penetapan lokasi penanaman dalam rangka rehabilitasi daerah aliran sungai. On November 5, 2019, KJA received the Minister of Environment and Forestry’s decree No. SK.9320/Menlhk PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019 concerning the determination of planting location for the rehabilitation of watersheds. Berdasarkan SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019, ditetapkan lokasi penanaman dalam rangka rehabilitasi Daerah Aliran Sungai seluas 13.260 (tiga belas ribu dua ratus enam puluh) hectare (Tidak di audit) atas nama PT Kideco Jaya Agung yang terletak pada Kawasan Taman Nasional Kutai dalam DAS Sangatta dan DAS Mahakam di Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Muara Kaman dan Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Based on SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019, a planting location for the rehabilitation of the watershed area of 13,260 (thirteen thousand two hundred and sixty) hectares (Unaudited) was established under the name of PT Kideco Jaya Agung which is located in the Park Area National Kutai in the Sangatta watershed and Mahakam watershed in South Sangatta District, Muara Kaman District and Rantau Pulung District, East Kutai Regency and Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province. Pada tanggal 21 Mei 2021, KJA menerima Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK. 3924/Menlhk-PDASHL/KTA/ DAS.1/5/2021 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019 tanggal 5 November 2019 tentang Penetapan Lokasi Penanaman Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai atas nama PT Kideco Jaya Agung. Keputusan SK. 3924/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/5/2021 mengubah SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019, menetapkan lokasi penanaman rehabilitasi DAS seluas 13.438 (tiga belas ribu empat ratus tiga puluh delapan) hectare. On May 21, 2021, KJA received the Decree of the Minister of Environment and Forestry No. SK. 3924/Menlhk-PDASHL/KTA/ DAS.1/5/2021 concerning Amendments to the Decree of the Minister of Environment and Forestry No. SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019 dated November 5, 2019 stipulating the location of planting for watershed rehabilitation on behalf of PT Kideco Jaya Agung. SK decision 3924/Menlhk- PDASHL/KTA/DAS.1/5/2021 amending of SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/ DAS.1/11/2019, stipulating the location of planting for watershed rehabilitation covering an area of 13,438 (thirteen thousand four hundred thirty eight) hectare. Pada tanggal 10 Maret 2022, KJA menerima surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK. 1632/Menlhk- PDASRH/KTA/DAS.1/3/2022 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.9320/Menlhk- PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019 tentang Penetapan Lokasi Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai atas nama PT Kideco Jaya Agung. Keputusan ini mencabut surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK. 3924/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/5/2021 beserta peta lampirannya. On March 10, 2022, KJA received the Decree of the Minister of Environment and Forestry No. SK. 1632/Menlhk- PDASRH/KTA/DAS.1/3/2022 concerning Second Amendments to the Decree of the Minister of Environment and Forestry No. SK.9320/Menlhk-PDASHL/KTA/DAS.1/11/2019 stipulating the location of planting for watershed rehabilitation on behalf of PT Kideco Jaya Agung. This Decree revokes SK decision of the Minister of Environment and Forestry No. 3924/Menlhk- PDASHL/KTA/DAS.1/5/2021 and its attached map. Sampai dengan tanggal 30 September 2025, KJA telah memulai kegiatan penyiapan lahan, pembenihan dan penanaman serta telah mencadangkan penyisihan rehabilitasi aliran sungai sebesar US$ nihil (31 Desember 2024: US$ 5.400.000). As of September 30, 2025, KJA has started land preparation, hatchery and planting activities and has made provisions for the river flow rehabilitation of US$ Nil (December 31, 2024: US$ 5,400,000). yy. Kontrak jasa penambangan yy. Mining service contract Dalam menjalankan kegiatan penambangan, KJA telah melakukan beberapa perjanjian dengan kontraktor untuk menyediakan jasa In running the mining operation, KJA has entered into a number of agreements with contractors to provide mining services to KJA such as overburden
Page 209
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 205 - penambangan kepada KJA seperti pengupasan tanah, pemuatan batubara, pemindahan batubara dan pengangkutan batubara. Berdasarkan perjanjian tersebut, KJA diwajibkan untuk membayar kontraktor dengan biaya jasa dan kontraktor akan menyediakan peralatan, perlengkapan, mesin dan alat-alat lainnya yang dibutuhkan dalam menjalankan jasa penambangan. removal, coal loading, coal hauling and coal transport. Under the agreements, KJA is required to pay contractors a service fee and contractors will provide all plant, equipment, machinery, appliances and other items necessary for performing the mining services. Selain itu, KJA juga melakukan perjanjian pengapalan dan penanganan batubara dengan kontraktor untuk menyediakan derek terapung dan jasa pengapalan batubara dari terminal batubara KJA ke kapal pelanggan. Masa berlaku perjanjian peralatan tambang dan jasa transportasi batubara tersebut bervariasi antara 1-9 tahun. In addition to that, KJA has also entered into barging and coal handling agreements with contractors in relation to floating cranes and coal transshipment services from KJA’s coal terminal to customer vessels. The mining equipment and coal handling service contracts extend for periods of between 1-9 years. zz. Undang-Undang Pertambangan No. 4/2009 zz. Mining Law No. 4/2009 Pada tanggal 12 Januari 2019, Pemerintah mengesahkan dan mengundangkan Undang- Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Sistem Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (“PKP2B”) seperti dimiliki KJA tidak akan lagi tersedia untuk para investor. Walaupun Undang- Undang Pertambangan No. 4/2009 ini mengindikasikan bahwa ketentuan yang ada pada PKP2B yang masih berlaku, seperti PKP2B yang dimiliki oleh KJA, akan dihormati, ketentuan transisi dalam Undang-Undang Pertambangan No. 4/2009 ini tidak jelas, dan diperlukan klarifikasi lebih lanjut melalui Peraturan Pemerintah antara lain: On January 12, 2019, the Government ratified and promulgated Law No. 4 Year 2009 concerning Mineral and Coal Mining. The Coal Contract of Work (“CCoW”) system under which KJA operates will no longer be available to investors. While Mining Law No. 4/2009 indicates that existing CoWs, such as KJA’s CCoW, will be honoured, the transition provisions stated in Mining Law No. 4/2009 are unclear and will require clarification in Government Regulations these include: Peraturan peralihan PKP2B. Undang-Undang Pertambangan No. 4/2009 menyatakan bahwa PKP2B yang ada pada saat ini akan tetap berlaku hingga akhir masa berlakunya. Namun, Undang-Undang Pertambangan No. 4/2009 ini juga menyatakan bahwa PKP2B dalam jangka waktu satu tahun harus disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang ada pada Undang-Undang ini (kecuali ketentuan mengenai Penerimaan Negara – yang mana tidak didefinisikan, tetapi kemungkinan mencakup royalti dan pajak); dan The CCoW transition provisions. Mining Law No. 4/2009 notes that existing CCoWs will be valid until their expiration. However, it also states that existing CCoWs within one year must be amended to conform with the provisions of Mining Law No. 4/2009 (other than terms related to State Revenue – which is not defined, but presumably includes royalties and taxes); and Persyaratan kepada para pemegang PKP2B yang telah memulai aktivitasnya untuk, dalam waktu satu tahun dari pengumuman Undang-Undang Pertambangan No. 4/2009, menyampaikan rencana aktivitas penambangannya di seluruh wilayah izin usaha pertambangan. The requirement for CCoW holders who have already commenced some form of activity to, within one year of enactment of Mining Law No. 4/2009, submit a mining activity plan for the entire contract area. Terkait dengan kewajiban divestasi pemegang saham pengendali asing, pada tanggal 6 Desember 2017 Samtan Co. Ltd. yang sebelumnya memiliki 49% kepemilikan saham di KJA telah mendivestasikan 40% saham KJA kepada PT Indika Energy Tbk yang merupakan Related to the divestment obligation of foreign controlling shareholders, on December 6, 2017 Samtan Co. Ltd. that previously hold 49% of equity shares in KJA has divested 40% of the KJA’s shares to PT Indika Energy Tbk, a domestic
Page 210
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 206 - perusahaan dalam negeri. Setelah divestasi tersebut, PT Indika Energy Tbk merupakan pemegang saham pengendali. company. After such a divestment, PT Indika Energy Tbk is the controlling shareholder of KJA. KJA terus memonitor perkembangan peraturan terlaksana Undang-Undang Pertambangan No. 4/2009 tersebut secara ketat dan akan mempertimbangkan dampak terhadap operasi KJA, jika ada, pada saat peraturan-peraturan pelaksana ini diterbitkan. KJA is closely monitoring the progress of the implementing regulations for Mining Law No. 4/2009 and will consider the impact on its operations, if any, as these regulations are issued. Pada tanggal 14 November 2017, KJA dan Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili oleh MESDM telah menandatangani amendemen kedua PKP2B. On November 14, 2017, KJA and the Government of the Republic of Indonesia represented by MoEMR has signed the second amendment of the CCoW. Manajemen yakin bahwa KJA telah patuh terhadap ketentuan peraturan-peraturan yang disebutkan di atas. Management believes that KJA has complied with the requirements of the regulations mentioned above. aaa. Undang-undang Pertambangan No.3/2020 aaa. Mining Law No. 3/2020 Pada tanggal 10 Juni 2020, Pemerintah mengeluarkan Undang–undang Pertambangan No. 3/2020 sebagai perubahan atas Undang- undang No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. PKP2B diberikan jaminan perpanjangan menjadi IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/ Perjanjian setelah memenuhi persyaratan dengan ketentuan: On June 10, 2020, the Government issued Mining Law No. 3/2020 as an amendment to Law No. 4/2009 concerning Mineral and Coal Mining. CCoWs are guaranteed an extension to IUPK as a Continuation of Contract/ Agreement Operations after fulfilling the requirements with the following provisions: a. PKP2B yang belum memperoleh perpanjangan dijamin mendapatkan 2 (dua) kali perpanjangan dalam bentuk IUPK sebagai Kelanjutan Kontrak/ Perjanjian untuk beroperasi masing-masing untuk jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) tahun sebagai kelanjutan operasi setelah PKP2B dengan mempertimbangkan upaya peningkatan penerimaan negara. a. CCoW that have not received an extension are guaranteed to get 2 (two) extensions in the form of IUPK as a Continuation of Contract/Agreement to Operate, each for a maximum period of 10 (ten) years as a continuation of operations after the end of the CCoW by considering efforts to increase revenue of the country. b. IUPK yang telah memperoleh perpanjangan pertama dijamin untuk diberikan perpanjangan kedua dalam bentuk IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian untuk jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) tahun sebagai kelanjutan operasi dengan mempertimbangkan upaya peningkatan penerimaan negara. b. IUPK that have obtained the first extension are guaranteed to be given a second extension in the form of IUPK as a Continuation of Contract/Agreement to Operate for a maximum period of 10 (ten) years as a continuation of operations with taking into account efforts to increase income state. bbb. Peraturan Pemerintah No. 96/2021 bbb. Government Regulation No. 96/2021 Pada tanggal 9 September 2021, Pemerintah menetapkan dan mengundangkan Peraturan Pemerintah No. 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara mengenai IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian sebagai berikut: On September 9, 2021, the Government stipulated and promulgated Government Regulation No. 96 Year 2021 concerning Implementation of Mineral and Coal Mining Business Activities regarding IUPK as Continuation Contract/ Agreement to Operate as follows: i. Untuk memperoleh IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, pemegang PKP2B harus mengajukan permohonan kepada Menteri dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) tahun atau dalam jangka waktu paling lambat 1 (satu) tahun sebelum PKP2B berakhir. i. To obtain an IUPK as a Continuation of Contract/Agreement to Operate, the holder of the CCoW must submit an application to the Minister within a maximum period of 5 years or at the latest 1 year before the CCoW ends.
Page 211
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 207 - ii. IUPK sebagai kelanjutan dari Kontrak/ Perjanjian Operasi diberikan dengan ketentuan sesuai sisa jangka waktu PKP2B dan perpanjangan pertama selama 10 (sepuluh) tahun. ii. IUPK as a continuation of the Contract/ Operation Agreement is granted with the provisions according to the term of CCoW and the first extension for 10 (ten) years. iii. Menteri dalam memberikan IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian dengan mempertimbangkan keberlanjutan operasi, optimalisasi potensi cadangan Mineral atau Batubara dalam rangka konservasi Batubara dari Wilayah IUPK (“WIUPK”) untuk tahap kegiatan Operasi Produksi, dan kepentingan nasional. iii. The Minister in granting the IUPK as a Continuation of the Contract/Agreement to Operate by considering operations, optimizing potential reserves or coal in the context of conserving Coal from Areal IUPK (“WIUPK”) for the Production Operation stage, and national interests. iv. Dalam memberikan IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, Pemerintah mempertimbangkan keberlanjutan operasi dan optimalisasi potensi cadangan, pemegang PKP2B harus menenuhi syarat administratif, teknis, lingkungan dan finansial. iv. In granting the IUPK as a Continuation the Contract/Agreement to Operate, the Government will consider the operation and optimization of potential reserves, and PKP2B holders must meet the administrative, technical, environmental and financial requirements. PP No. 96 Tahun 2021 ini mencabut PP No. 23 Tahun 2010, PP No. 24 Tahun 2012, PP No. 1 Tahun 2014, PP No. 77 Tahun 2014 dan PP No. 1 Tahun 2017, dan untuk seluruhnya dinyatakan tidak berlaku. GR No. 96 year 2021 revokes GR No. 23 Year 2010, GR No. 24 Year 2012, GR No. 1 Year 2014, GR No. 77 year 2014 and GR No. 1 Year 2017, and declared its entirety to be invalid. Pada tanggal 4 Oktober 2021 dan 29 Oktober 2021, KJA telah menyerahkan dokumen rencana pengembangan dan/atau pemanfaatan batubara dalam negeri dan dokumen Rencana Pengembangan Seluruh Wilayah (“RPSW”). On October 4 and October 29, 2021, KJA has submitted plan for development and/or utilization of domestic coal and Rencana Pengembangan Seluruh Wilayah (“RPSW”). Pada 25 Januari 2022, KJA telah menerima surat persetujuan dari MESDM terkait dengan rencana pengembangan dan/atau pemanfaatan Batubara dan Persetujuan RPSW pada 16 Juni 2022 serta Perubahan Persetujuan RPSW pada 22 Agustus 2022. On January 25, 2022, KJA received approval from MoEMR related to plan for the Development and/or Utilization of Coal and RPSW Approval on June 16, 2022 also Amendment of RPSW Approval on August 22, 2022. Pada tanggal 21 Februari 2022, KJA telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan IUPK sebagai kelanjutan kontrak/perjanjian operasi. On February 21, 2022, KJA has submitted its application for obtaining the IUPK as a Continuation of Contract/Agreement Operation. Pada tanggal 16 Desember 2022, MESDM memberikan persetujuan IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian yang berlaku sampai dengan 13 Maret 2033 dan dapat diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. On December 16, 2022, the MoEMR granted the IUPK as a Continuation of the Contract/ Agreement to Operate, which is valid until March 13, 2033 and can be extended in accordance with prevailing regulation. Setelah memperoleh IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, ketentuan perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akan dilaksanakan oleh KJA sesuai dengan ketentuan yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2023. Upon obtaining the IUPK as a Continuation of the Contract/Agreement to Operate, the provisions on taxation and/or Non-Tax State Revenues (PNBP) will be implemented by KJA in accordance with prevailing regulations starting January 1, 2023. ccc. Peraturan Menteri ESDM No. 7/2017 ccc. MoEMR Ministerial Regulation No. 7/2017 Pada tanggal 11 Januari 2017, MESDM menerbitkan Peraturan Menteri No. 7/2017 (“PM On January 11, 2017, MoEMR issued a Ministrial Regulation No. 7/2017 (“MR No. 7”) on the
Page 212
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 208 - No. 7”) Tentang Tata Cara Penetapan Harga Patokan Penjualan Mineral Logam dan Batubara, yang telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri No. 11/2020 (“PM No. 11”) yang berlaku pada tanggal 14 Mei 2020, yang mengatur bahwa penjualan batubara harus dilakukan dengan mengacu pada harga patokan batubara sebagaimana ditetapkan oleh Menteri. Procedures for the Setting of Benchmark Prices for Mineral and Coal Sales, as amended several times by Ministerial Regulation No. 11/2020 dated May 14, 2020 (“MR No. 11”), which regulates that the sale of coal shall be conducted with reference to the benchmark price issued by the Minister. Pada tanggal 5 Januari 2018, MESDM mengeluarkan Keputusan Menteri No. 23 K/30/MEM/2018 tentang Penetapan Persentase Minimal Penjualan Batubara Untuk Kepentingan Dalam Negeri Tahun 2018, sebagaimana dicabut oleh Keputusan Menteri ESDM No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri dan Keputusan Menteri ESDM No. 399.K/MB.01/MEM.B/2023 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri ESDM No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri. On January 5, 2018, the MoEMR issued a Ministerial Decision No. 23 K/30/MEM/2018 regarding Determination of Minimum Percentage of Coal Sales for Domestic Affairs Year 2018, as revoked by Minister of Energy and Mineral Resources Decree No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 concerning Meeting Domestic Coal Needs and Minister of Energy and Mineral Resources Decree No. 399.K/MB.01/MEM.B/2023 concerning Amendments to the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 concerning Meeting Domestic Coal Needs. Pada tanggal 28 Desember 2023, MESDM memberikan Persetujuan RKAB Tahun 2024 No. T 480.RKAB/MB.05/DJB.B/2023 dan sebagaimana telah diubah melalui Persetujuan Perubahan RKAB Tahun 2025 sampai 2026 No. T 439.RKAB/MB.05/DJB.B/2025 pada 25 September 2025, mengenai pelaksanaan pemenuhan Domestic Market Obligation (“DMO”) tahun 2025. Kewajiban DMO sebesar 25% dari jumlah produksi batubara yang disetujui oleh Pemerintah yaitu 7.627.064 MT. Jumlah produksi batubara yang disetujui Pemerintah untuk tahun 2025 adalah 30.508.255 MT. Untuk tahun yang berakhir pada 30 September 2025, KJA telah menjual sebanyak 9.566.070 MT Batubara ke pasar domestik. On December 28, 2023, MoEMR issued Approval RKAB Year 2024 No. T- 480.RKAB/MB.05/DJB.B/2023 and has been amended by Amendment Approval RKAB Year 2025 until 2026 No. T- 439.RKAB/MB.05/DJB.B/2025 on September 25, 2025 regarding the Domestic Market Obligation (“DMO”) implementation for 2025. The new DMO requirement is 25% of total coal produce approved by Government amounted to 7,627,064 MT. Total coal produce approved by government for 2025 period is 30,508,255 MT. For the year ended on September 30, 2025, KJA has sold 9,566,070 MT of coal to domestic market. KJA telah memenuhi kewajiban DMO untuk periode 2025 dan 2024. KJA has fulfilled the DMO requirement for period of 2025 and 2024. ddd. Peraturan Menteri No. 25/2018 ddd. Ministerial Regulation No. 25/2018 Pada bulan Mei 2018, MESDM mengeluarkan Peraturan Menteri No. 25/2018 (“PM No. 25/2018”) tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara yang telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri No. 17/2020, yang mengatur bahwa penjualan batubara harus dilakukan dengan mengacu pada harga patokan batubara sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah. Peraturan ini mencabut beberapa peraturan termasuk Peraturan Menteri No. 17/2010. In May 2018, MoEMR issued Ministerial Regulation No. 25/2018 (“PM No. 25/2018”) concerning Mineral and Coal Mining Concession that has been amended several times with Ministerial Regulation No. 17/2020, which stipulates that coal sales must be carried out with reference to the coal benchmark price as determined by the Government. This regulation revokes some regulations including Ministerial Regulation No. 17/2010. Pada tanggal 21 November 2022, MESDM mengeluarkan Keputusan MESDM Republik Indonesia No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 Tahun 2022 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri sebagaimana diubah oleh Keputusan Menteri ESDM No. 399.K/MB.01/MEM.B/2023 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri ESDM On November 21, 2022, MoEMR issued Ministerial Decree of MoEMR Republic of Indonesia No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 Year 2022 regarding Fulfillment of Domestic Coal Obligation as amended by Minister of Energy and Mineral Resources Decree No. 399.K/MB.01/MEM.B/2023 concerning Amendments to the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No.
Page 213
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 209 - No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri, yang berlaku mulai tanggal 17 November 2023. Peraturan ini mengatur harga jual batubara untuk penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum sebesar US$ 70/MT sesuai dengan spesifikasi dan harga batubara acuan. 267.K/MB.01/MEM.B/2022 concerning Fulfillment of Domestic Coal Needs, which takes effect from November 17, 2023. This regulation regulates the selling price of coal for the provision of electricity for the public interest at US$ 70/MT in accordance with the specifications and the reference coal price. Manajemen yakin bahwa KJA telah patuh terhadap ketentuan peraturan-peraturan yang disebutkan di atas. Management believes that KJA has complied with the requirements of the regulations mentioned above. eee. Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2022 eee. Government Regulation No. 15/2022 Pada 11 April 2022, Pemerintah Indonesia telah mengundangkan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2022 tentang Perlakukan Perpajakan Dan/Atau Penerimaan Negara Bukan Pajak Di Bidang Usaha Pertambangan Batubara (“PP No. 15”). On April 11, 2022, the Government of Indonesia has promulgated Government Regulation No. 15 of 2022 concerning Tax Treatment and/or Non- Tax State Revenue in the Coal Mining Business Sector (“GR No. 15”). Setelah mendapatkan IUPK sebagai kelanjutan operasi kontrak/perjanjian, maka ketentuan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak, dan pendapatan daerah berlaku sesuai dengan ketentuan Pasal 16 PP No. 15. After obtaining an IUPK as a continuation operation of the contract/agreement, the provisions for taxation, non-tax state revenue and regional income are applied in accordance with the provisions of Article 16 GR No. 15. fff. Peraturan Pemerintah No. 78/2010 fff. Government Regulation No. 78/2010 Pada 20 Desember 2010, Pemerintah Indonesia mengundangkan Peraturan Pemerintah No. 78/2010 (“PP No. 78”) tentang reklamasi dan pascatambang. On December 20, 2010, the Government of Indonesia legislate Government Regulation No. 78/2010 (“GR No. 78”) that deals with reclamation and post-mining activities. Pemegang IUP-Eksplorasi, antara lain, harus memuat rencana reklamasi di dalam rencana kerja dan anggaran biaya ekplorasinya dan menyediakan jaminan reklamasi berupa deposito berjangka yang ditempatkan pada bank pemerintah. An IUP-Exploration holder, among other requirements, must include a reclamation plan in its exploration work plan and budget and provide a reclamation guarantee in the form of a time deposit placed at a state-owned bank. Pemegang IUP-Operasi Produksi, antara lain, harus menyiapkan (1) rencana reklamasi lima tahunan; (2) rencana pascatambang; (3) menyediakan jaminan reklamasi yang dapat berupa rekening bersama atau deposito berjangka yang ditempatkan pada bank pemerintah, bank garansi, atau cadangan akuntansi (bila diizinkan); dan (4) menyediakan jaminan pascatambang berupa deposito berjangka yang ditempatkan di bank pemerintah. An IUP-Production Operation holder, among other requirements, must (1) prepare a five- year reclamation plan; (2) prepare a post- mining plan; (3) provide a reclamation guarantee that may be in the form of a joint account or time deposit placed at a state-owned bank, a bank guarantee, or an accounting reserve (if eligible); and (4) provide a post-mine guarantee in the form of a time deposit at a state-owned bank. Penempatan jaminan reklamasi dan jaminan pascatambang tidak menghilangkan kewajiban pemegang IUP dari ketentuan untuk melaksanakan aktivitas reklamasi dan pascatambang. The requirement to provide reclamation and post- mine guarantees does not release the IUP holder from the requirement to perform reclamation and post-mine activities. Pada tahun 2012, KJA menerima surat dari Direktorat Jenderal Mineral Batubara dan Panas bumi (“DJMBP”) yang menyetujui rencana penutupan tambang KJA. Berdasarkan surat dari DJMBP No. 558/30/DJB/2012 tanggal 7 Februari 2012, KJA harus menyediakan jaminan In 2012, KJA received several letters from Directorate General Mineral Coal and Geothermal (“DGMCG”) which approved the KJA’s mine closure plan. Based on a letter from DGMCG No. 558/30/DJB/2012 dated February 7, 2012, KJA should provide a post-mine guarantee for Roto
Page 214
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 210 - pascatambang untuk area Roto dan Samurangau mulai dari tahun 2014 sampai 2023. Surat ini telah diubah melalui Surat Persetujuan Perubahan Rencana Pascatambang PT Kideco Jaya Agung No. B-346/MB.07/DJB.T/2022 tanggal 24 Januari 2022. Sampai dengan 30 September 2025, KJA telah menempatkan jaminan pascatambang dalam bentuk deposito berjangka sebesar US$ 39.547.088 (31 Desember 2024: US$ 39.547.088) untuk area Roto dan Samurangau (Catatan 6). and Samurangau Area starting from 2014 to 2023. This letter has been amended by Agreement Letter of Postmining Plan Amendment PT Kideco Jaya Agung No. B-346/MB.07/DJB.T/2022 dated January 24, 2022. As of September 30, 2025, KJA has placed a post-mine guarantee in the form of time deposit amounting to US$ 39,547,088 (December 31, 2024: US$ 39,547,088) for Roto and Samurangau area (Note 6). Selain itu, berdasarkan surat No. 3164/30/ DJB/2012 tanggal 18 September 2012, KJA harus menyediakan jaminan pascatambang untuk area Susubang-Uko mulai dari tahun 2013 sampai 2016. In addition, based on letter No. 3164/30/ DJB/2012 dated September 18, 2012, KJA should provide a post-mine guarantee for the Susubang- Uko Area starting from 2013 to 2016. Pada tanggal 11 September 2019, MESDM mengeluarkan surat No. 1528/37/DJP/2019 terkait perubahan jaminan pascatambang untuk area Susubang-Uko mulai tahun 2019 - 2021. Sampai dengan tanggal 30 September 2025, KJA telah menempatkan jaminan pascatambang dalam bentuk deposito berjangka sebesar US$ 2.852.805 (31 Desember 2024: US$ 2.852.805) untuk area Susubang-Uko (Catatan 6). On September 11, 2019, MoEMR released letter No. 1528/37/DJP/2019 related to amendment of post-mine guarantee for the Susubang-Uko area starting from 2019 – 2021. As of September 30, 2025, KJA has placed a post-mine guarantee in the form of time deposits amounting to US$ 2,852,805 (Desember 31, 2024: US$ 2,852,805) for Susubang-Uko area (Note 6). Pada tanggal 3 Mei 2018, MESDM mengundangkan Peraturan Menteri ESDM No. 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara, yang salah satunya mengatur pelaksanaan reklamasi, pertimbangan nilai masa depan dari biaya pascatambang dan penentuan cadangan akuntansi. On May 3 2018, MESDM promulgated Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 26 of 2018 concerning Implementation of Good Mining Principles and Supervision of Mineral and Coal Mining, which among other things regulates the implementation of reclamation, consideration of the future value of post-mining costs and determination of accounting reserves. Sebelum peraturan pelaksanaan No. 26/2018 ini dilaksanakan oleh KJA, cadangan jaminan reklamasi dalam bentuk cadangan akuntansi telah dicatat pada ekuitas sebesar US$ 4.519.201. Prior to KJA’s implementation of the regulation No. 26/2018, the reclamation guarantee reserve in the form of accounting reserve has been recorded at equity with a total amount of US$ 4,519,201. Pada tanggal 30 September 2025, KJA telah menempatkan deposito berjangka terkait dengan jaminan reklamasi sebesar US$ 8.291.665 (31 Desember 2024: US$ 6.841.808) (Catatan 6). As of September 30, 2025, KJA has placed a time deposit in relation to reclamation guarantee amounting to US$ 8,291,665 (December 31, 2023: US$ 6,841,808) (Note 6). ggg. Peraturan Pemerintah No. 36/2023 Pada 12 Juli 2023, Pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan terkait Devisa Hasil Ekspor dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan dan pengolahan sumber daya alam (DHE SDA) yang efektif berlaku pada 1 Agustus 2023. Peraturan ini mewajibkan eksportir hasil pertambangan untuk memasukan DHE SDA ke dalam sistem keuangan Indonesia melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau ggg. Government Regulation No. 36/2023 On July 12, 2023, the Government of Indonesia released a regulation regarding Devisa Hasil Ekspor from utilizing, managing, and processing of natural resources (DHE SDA) which effective on August 1, 2023. This regulation requires mining exporter to deposit DHE SDA into Indonesia’s financial system through Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia or bank. Placement of DHE SDA is required for exporter
Page 215
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 211 - bank. Penempatan DHE SDA wajib untuk eksportir dengan nilai ekspor pada Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) paling sedikit US$ 250.000 atau ekuivalennya. DHE SDA wajib ditempatkan paling sedikit sebesar 30% dalam jangka waktu paling singkat tiga bulan dalam Rekening Khusus DHE SDA. with export amount on Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) minimum US$ 250,000 or equivalent. DHE SDA placement is required at least 30% for minimum three months placement in Current Account DHE SDA. Manajemen yakin bahwa KJA telah patuh terhadap ketentuan peraturan-peraturan yang disebutkan di atas. Management believes that KJA has complied with the requirements of the regulations mentioned above. hhh. Pada tanggal 22 Desember 2023, KJA menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit Talangan Dana Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (“DHE SDA”) dan Treasury Line dengan Mandiri di mana KJA mendapatkan fasilitas kredit revolving yang mencakup fasilitas modal kerja terkait dengan kewajiban penempatan DHE-SDA dengan fasilitas maksimal sebesar Rp 2.000.000.000.000. Fasilitas ini berlaku untuk satu tahun dan KJA telah melakukan perpanjangan atas jangka waktu fasilitas tersebut. hhh. On December 22, 2023, KJA signed Credit Facility Agreement Talangan Dana Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (“DHE SDA”) and Treasury Line with Mandiri wherein KJA is provided with revolving credit facilities covering working capital facility related with DHE-SDA placement obligation with maximum facility of Rp 2,000,000,000,000. The facility is valid for one year and KJA has extended the facility period. Pinjaman ini dikenakan bunga 0,5% per tahun di atas tingkat suku bunga Rekening Khusus Giro Escrow DHE SDA yang menjadi agunan. The loan bears interest of 0.5% per annum above the interest rate of Current Escrow Account DHE SDA which becomes collateral. iii. Keputusan MESDM Republik Indonesia No. 72.K/MB.01/MEM.B/2025 Pada tanggal 24 Februari 2025, MESDM mengeluarkan Keputusan MESDM Republik Indonesia No. 72.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam Dan Batubara yang efektif berlaku pada 1 Maret 2025. Peraturan ini mengatur Harga Patokan Batubara (HPB) sebagai batas bawah harga penjualan batubara oleh pemegang IUPK sebagai kelanjutan operasi kontrak/perjanjian. iii. www. Ministerial Decree of MoEMR Republic of IndonesiaNo. 72.K/MB.01/MEM.B/2025 On February 24, 2025, MoEMR issued Ministerial Decree of MoEMR Republic of Indonesia No. 72.K/MB.01/MEM.B/2025 regarding Guidance for Setting Benchmark Prices for Mineral and Coal Sales effective on March 1, 2025. This regulation regulates Coal Benchmark Price (HPB) as the lowest coal sales price for IUPK as a continuation operation of the contract/agreement. jjj. Peraturan Pemerintah No. 8/2025 Pada 17 Februari 2025, Pemerintah Indonesia mengundangkan PP No. 8 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang efektif berlaku pada 1 Maret 2025. jjj. Government Regulation No. 8/2025 On February 17, 2025, the Government of Indonesia promulgate GR no. 8 of 2025 concerning Amendment of GR no. 36 of 2023 regarding Foreign Exchange Proceeds from Exports from Business Activities, Management and/or Processing of Natural Resources (“DHE SDA”) which effective on March 1, 2025. Peraturan ini mewajibkan eksportir hasil pertambangan untuk memasukan DHE SDA ke dalam sistem keuangan Indonesia melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau bank. Penempatan DHE SDA wajib untuk eksportir dengan nilai ekspor pada Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) paling sedikit US$ 250.000 atau ekuivalennya. This Regulation requires mining exporter to deposit DHE SDA into Indonesia’s financial system through Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia or bank. Placement of DHE SDA is required for exporter with export amount on Pemberitahuan Pabean Ekspor (“PPE”) minimum US$ 250,000 or equivalent.
Page 216
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 212 - DHE SDA wajib ditempatkan sebesar 100% dari hasil kegiatan ekspor dalam jangka waktu paling singkat 12 bulan dalam Rekening Khusus DHE SDA. DHE yang ditempatkan ke dalam Rekening Khusus DHE SDA dapat digunakan untuk: a. Penukaran ke Rupiah di Bank yang melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing yang sama, mengacu pada ketentuan Bank Indonesia; b. Pembayaran dalam bentuk valuta asing atas kewajiban pajak, penerimaan negara bukan pajak, dan kewajiban lainnya kepada pemerintah; c. Pembayaran dividen dalam valuta asing; d. Pembayaran untuk pengadaan barang dan jasa dalam bentuk valuta asing berupa bahan baku, bahan penolong, atau barang modal yang belum tersedia, tidak tersedia, tersedia namun hanya sebagian, tersedia tapi spesifikasi tidak memenuhi di dalam negeri; e. Pembayaran kembali atas pinjaman untuk pengadaan barang modal dalam bentuk valuta asing; DHE SDA placement is required at least 100% from export activities proceeds for minimum 12 months placement in Current Account DHE SDA. DHE which is placed in Current Account DHE SDA can be used for: a. Exchange into Rupiah at Bank which conducting business activities in the same foreign currency, referring to Bank Indonesia’s regulations; b. Payment in foreign currency for tax obligations, Non-Tax State Revenues, and other obligations to the government; c. Payment of dividend in foreign currency; d. Payment for item and service procurement in foreign currency in the form of direct material, supporting materials, or capital goods not yet available, not available, only partly available, available but don’t meet the specifications in locally; e. Repayment of loan for capital goods procurement in foreign currency. Atas penggunaan DHE SDA poin b, c, d, dan e eksportir harus menyerahkan bukti penggunaan DHE SDA kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau bank. Selain itu, eksportir juga harus menyerahkan surat pernyataan yang ditandatangani eksportir yang menyatakan penggunaan DHE SDA atas penggunaan DHE SDA poin d dan e. For the usage of DHE SDA point b, c, d, and e, exporter must submit proof of DHE SDA usage to Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia or bank. Furthermore, the exporter has also submit statement letter signed by exporter which states the usage of DHE SDA for DHE SDA usage point d and e. Penggunaan DHE SDA pada poin a sampai e, diperhitungkan sebagai pengurang besaran kewajiban penempatan DHE SDA. Usage of DHE SDA point a until e is considered as DHE SDA placement obligation deduction. kkk. Peraturan Pemerintah No. 18/2025 Pada 11 April 2025, Pemerintah Indonesia telah mengundangkan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2022 tentang Perlakuan Perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak di Bidang Usaha Pertambangan Batubara yang berlaku efektif setelah 15 hari Peraturan Pemerintah ini dundangkan. Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak berupa penjualan hasil tambang per ton dihitung berdasarkan ketentuan: a) Harga penjualan Batubara menggunakan harga yang lebih tinggi antara: Harga patokan Batubara yang merupakan harga batas bawah penjualan Batubara pada saat transaksi; dan Harga sesungguhnya atau seharusnya yang diterima atau diperoleh penjual kkk. Government Regulation No. 18/2025 On April 11, 2025, the Government of Indonesia has promulgated Government Regulation No. 18 of 2025 concerning Amendment of GR No. 15 of 2022 regarding Tax Treatment and/or Non-Tax State Revenue in the Coal Mining Business Sector which effective 15 days after this Government Regulation promulgated. Non-Tax State Revenue from sale of mining results per tonne is calculated based on the following requirements: a) Sale of the coal using the higher price between: Coal benchmark prices which are the lowest coal sales price at the time of transaction; and Actual price or the price that should be received by seller.
Page 217
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 213 - Maka tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak dihitung sebesar: Harga Batubara Acuan (HBA) < USD 70 per ton, tarif 15% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 70 per ton sampai dengan < USD 120 per ton, tarif 18% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 120 per ton sampai dengan < USD 140 per ton, tarif 19% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 140 per ton sampai dengan < USD 160 per ton, tarif 22% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 160 per ton sampai dengan < USD 180 per ton, tarif 25% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. HBA ≥ USD 180 per ton, tarif 28% dikalikan harga jual, lalu dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. b) Untuk penjualan batubara yang menggunakan harga sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Mineral dan Batubara dalam hal tertentu, tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak dihitung sebesar 14% dikalikan harga jual dikurangi tarif iuran produksi atau royalti dikurangi tarif pemanfaatan barang milik negara eks PKP2B dari hasil produksi per ton. Non-Tax State Revenue is calculated by: Coal Benchmark Price (HBA) < USD 70 per tonne, rate of 15% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 70 per tonne until < USD 120 per tonne, rate of 18% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State-Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 120 per tonne until < USD 140 per tonne, rate of 19% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State- Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 140 per tonne until < USD 160 per tonne, rate of 22% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State- Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 160 per tonne until < USD 180 per tonne, rate of 25% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State- Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. HBA ≥ USD 180 per tonne, rate of 28% is multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State- Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. b) For the sale of coal using price in accordance with laws and regulation in Mineral and Coal Mining in certain cases, Non-Tax State Revenue is calculated with rate of 14% multiplied with sales price less production fees or royalty less utilization rate of State- Owned Assets ex CCoW from production result per tonne. lll. Keputusan MESDM Republik Indonesia No. 341.K/EK.01/MEM.E/2024 lll. Ministerial Decree of MoEMR Republic of Indonesia No. 341.K/EK.01/MEM.E/2024 Pada tanggal 24 Desember 2024, MESDM mengeluarkan Keputusan MESDM Republik Indonesia No. 341.K/EK.01/MEM.E/2024 tentang pemanfaatan bahan bakar nabati Biodiesel sebagai campuran bahan bakar minyak jenis minyak solar dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. On December 24, 2024, MoEMR issued Ministerial Decree of MoEMR Republic of Indonesia No. 341.K/EK.01/MEM.E/2024 regarding utilization of Biodiesel Biofuel as solar fuel mixture in financing framework by Palm Plantation Fund Management Agency. The utilization of Biodiesel Biofuel as solar fuel mixture, the mixing percentage is set
Page 218
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 214 - Pemanfaatan bahan bakar nabati jenis biodiesel sebagai campuran dalam bahan bakar minyak jenis solar, ditetapkan persentase pencampuran sebesar 40%. Keputusan ini efektif berlaku pada 1 Januari 2025. at 40%. This Decree is effective on January 1, 2025. mmm. Pada tanggal 18 April 2022, JBP dan PT Bank DBS Indonesia ("DBS") menandatangani perjanjian untuk memberikan fasilitas pinjaman untuk mendukung pengeluaran modal kerja dengan limit gabungan sebesar US$ 27.500.000. Rincian fasilitas yang diberikan adalah sebagai berikut: mmm. On April 18, 2022, JBP and PT Bank DBS Indonesia ("DBS") signed new term loan facility to support capital expenditure with combined credit limit of US$ 27,500,000. The details of facilities provided are as follows: Fasilitas maksimum/ Suku bunga atau komisi/ Maximum facility Interest rate or commission Periode/Period Fasilitas pengeluaran Modal (ATL)/ US$ 22,5 juta/ m illion 2,5% diatas SOFR per tahun/ 5 tahun / years Capital expenditure Facility (Amortizing term loan) 2.5% above SOFR per annum Fasilitas LC/ US$ 5 juta/ million - 1 tahun / year Letter of Credit Facility Fasilitas/Facility Perjanjian tersebut di atas mencakup beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh JBP, antara lain: Tidak diperkenankan mengubah komposisi pemilik saham, menerima pinjaman baru dari pihak lainnya, mengubah jenis usaha dan bentuk hukum, memindahtangankan aset material tanpa persetujuan dari Bank DBS. Menjaga dan mempertahankan setiap semester: i. Net debt to equity minimal 3:1 (Jumlah hutang dikurangi kas dibagi dengan ekuitas) untuk JBP; ii. Net debt to EBITDA minimal 3,75 x untuk Indika Energy secara konsolidasi; iii. Fixed Charge Coverage Ratio minimal 2,50 x untuk Indika Energy secara konsolidasi. Tidak diperkenankan mensubordinasikan pinjaman/fasilitas. The agreement covering certain covenant which required JBP to fulfill, among other things: Not allowed to change the composition of shareholders, receive new loan from other parties, change the type of business and legal form, transfer the material asset without approval from DBS Bank. Manage and maintain on semi annually basis: i. Net debt to equity ratio at the minimum 3:1 (Total Debt minus cash divide with equity) at JBP level; ii. Net debt to EBITDA at the minimum 3.75 x at Indika Energy’s consolidated level; iii. Fixed Charge Coverage Ration at the minimum 2.50 x at Indika Energy’s consolidated level. Not allowed to subordinate the loan/facility. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 December 2024, JBP telah menggunakan fasilitas dari DBS, dan menarik pinjaman sebesar US$ 15.250.000. As of September 30, 2025 and December 31, 2024, JBP has utilized loan facility from DBS, and made drawdown of US$ 15,250,000. nnn. Pada tanggal 8 September 2016, NAN dan BCA menandatangani perjanjian untuk memberikan fasilitas kredit dengan rincian fasilitas yang diberikan adalah sebagai berikut: nnn. On September 8, 2016, NAN and BCA signed credit loan facility with the details of facilities provided are as follows: i. Fasilitas kredit lokal (rekening koran) dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi US$ 949.991; ii. Fasilitas kredit ekspor dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi US$ 3.328.000; iii. Fasilitas Installment loan dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi US$ 185.597. i. Local credit facility (Current account) with a maximum amount of credit not exceeding US$ 949,991; ii. Export credit facility with a maximum amount of credit not exceeding US$ 3,328,000; iii. Installment loan facility with a maximum credit limit not exceeding US$ 185,597.
Page 219
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 215 - Bunga yang harus dibayarkan sebesar: i. 6,0% per tahun yang dihitung dari utang yang timbul dari fasilitas kredit lokal (rekening koran); ii. 6,0% per tahun yang dihitung dari jumlah fasilitas kredit ekspor yang telah ditarik dan belum dibayar kembali; iii. 6,0% per tahun yang dihitung dari jumlah fasilitas kredit installment loan yang telah ditarik dan belum dibayar kembali. Interest to be paid is: i. 6.0% per annum calculated from debt arising from local credit facility (current account); ii. 6.0% per annum calculated from the number of export credit facilities that have been withdrawn and have not been paid yet; iii. 6.0% per annum calculated from the amount of the installment loan credit facility that has been withdrawn and has not been paid yet. Fasilitas kredit dari BCA dijamin dengan jaminan sebagai berikut: Tanah dan bangunan pabrik, SHGB Nomor 00183/ dagen atas nama NAN di Jl. Solo- sragen KM 7, Karanganyar, Jawa Tengah; The credit facility from BCA is secured by the following collaterals: Land and factory buildings, SHGB number 00183/ dagen on behalf of NAN at Jl. Solo sragen KM 7, Karanganyar, Central Java; Perjanjian tersebut di atas mencakup beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh NAN, antara lain: NAN tidak diperkenankan melakukan pembagian dividen; NAN wajib untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut: - EBITDA/(interest + installment) minimum 1,00 kali; - Current ratio minimum 1,00 kali; - Debt to equity ratio maksimal 1,00 kali (diluar pinjaman pemegang saham). The agreement covering certain covenant which required NAN to fulfill, among other things: NAN is not permitted to distribute dividends; NAN is required to maintain financial ratio as follows: - Minimum EBITDA / (interest + installment) 1.00 times; - Current ratio minimum 1.00 times; - Maximum debt to equity ratio of 1.00 times (Excluding shareholders loan). Pada tanggal 18 September 2025, NAN telah melakukan pelunasan atas kewajiban utang bank kepada BCA. On September 18, 2025, NAN fully paid of its bank loan to BCA. ooo. Pada tanggal 1 Agustus 2025, NAN dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor ("LPEI") menandatangani perjanjian untuk memberikan fasilitas kredit dengan rincian fasilitas yang diberikan adalah sebagai berikut: ooo. On August 1, 2025, NAN and Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor ("LPEI") signed credit loan facility with the details of facilities provid ed are as follows: i. Fasilitas Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE) dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi US$ 1.000.000; ii. Fasilitas Penugasan Khusus Ekspor Trade Finance (PKE-Trade Finance) – Pre & Post Shipment Financing dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi US$ 9.000.000; i. Credit facility Export Working Capital with a maximum amount of credit not exceeding US$ 1,000,000; ii. Special Export Assignment Credit facility Trade Finance (PKE-Trade Finance) – Pre & Post Shipment Financing with a maximum amount of credit not exceeding US$ 9,000,000; Bunga yang harus dibayarkan sebesar: i. 6,9% per tahun yang dihitung dari utang yang timbul dari fasilitas kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE); ii. SOFR 6M + 1,87% per tahun yang dihitung dari jumlah fasilitas kredit ekspor yang telah ditarik dan belum dibayar Kembali untuk Pre-shipment; iii. SOFR 3M + 1,72% per tahun yang dihitung dari jumlah fasilitas kredit ekspor yang Interest to be paid is: i. 6.9% per annum calculated from debt arising from credit facility Export Working Capital (KMKE); ii. SOFR 6M + 1.87% per annum calculated from the export credit facilities that have been withdrawn and have not been paid yet for Pre-shipment; SOFR 3M + 1.72% per annum calculated from the export credit facilities that have been
Page 220
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 216 - telah ditarik dan belum dibayar Kembali untuk Post-shipment; withdrawn and have not been paid yet for Post- shipment;. Fasilitas kredit dari LPEI dijamin dengan jaminan sebagai berikut: Fidusia atas persediaan barang NAN baik berupa barang jadi, barang setengah jadi, dan bahan baku dengan nilai jaminan sebesar US$ 5.250.000; Fidusia atas piutang usaha dengan nilai jaminan sebesar US$ 7.000.000; Tanah dan bangunan pabrik, SHGB Nomor 00183/ dagen atas nama NAN di Jl. Solo-sragen KM 7, Karanganyar, Jawa Tengah; The credit facility from LPEI is secured by the following collaterals: Fiducia of NAN’s inventories included Finished goods, semi finished goods product, and raw material with collateral amount of US$ 5,250,000; Fiducia of accounts receivables with collateral amount of US$ 7,000,000; Land and factory buildings, SHGB number 00183/ dagen on behalf of NAN at Jl. Solo sragen KM 7, Karanganyar, Central Java; Perjanjian tersebut di atas mencakup beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh NAN, antara lain: NAN wajib untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut: - Menjaga Networth positif; - Current ratio minimum 100%; - Debt to equity ratio maksimal 3,00 kali; - Rasio kas, piutang usaha, persediaan dan uang muka pembelian dikurangi utang dagang minimum 125% dari outstanding fasilitas pembiayaan modal kerja The agreement covering certain covenant which required NAN to fulfill, among other things: NAN is required to maintain financial ratio as follows: - Maintain positive networth - Current ratio minimum 100%; - Maximum debt to equity ratio of 3.00 times. - Ratio cash, account receivable, inventories & advance minus accounts payable minimum 125% from outstanding credit facility. Perjanjian fasilitas kredit mencakup persyaratan tertentu untuk mempertahankan rasio keuangan. Per tanggal 30 September 2025, NAN telah memenuhi persyaratan tersebut. The credit facility agreement contains certain covenants to maintain financial ratios. As of September 30, 2025, NAN has complied with these covenants. ppp. Pada tanggal 2 November 2022, PT Electra Mobilitas Indonesia (“EMI”) menandatangani Surat Fasilitas tanpa ikatan dengan Standard Chartered Bank Indonesia (“SCB”) yang diubah dari waktu ke waktu, yang terdiri dari beberapa fasilitas berikut ini: ppp. On November 2, 2022, PT Electra Mobilitas Indonesia (“EMI”) signed Uncommitted Facility Offering Letter with Standard Chartered Bank Indonesia (“SCB”) as amended for time to time, which consist of the following facilities:
Page 221
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 217 - Jumlah pagu fasilitas gabungan tidak melebihi US$ 10.000.000 atau setara dalam Rp dan CNY. Dalam fasilitas ini terdapat beberapa kondisi dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh EMI, sebagaimana diperjanjikan dalam surat fasilitas. Total combined limit facility is US$ 10,000,000 or its equivalent in Rp and CNY. The facility contains certain terms and conditions that require EMI to fulfill, as further detailed in the facility letter. Sampai dengan 30 September 2025, EMI telah menggunakan fasilitas Pinjaman Jangka Pendek sebesar US$ 2.290.032 (December 31, 2024: US$ 273.998). As of September 30, 2025, EMI has utilized US$ 2,290,032 from Short-term Loan facility (December 31, 2024: US$ 273,998). qqq. Pada tanggal 22 Februari 2023, PT Energi Makmur Buana, entitas anak (“EMB”) dan Daeyong Chaevi Co, Ltd. (“Chaevi”) telah menandatangani Perjanjian Distribusi dimana EMB berperan sebagai Distributor untuk charger station (“Chaevi Charger Station”) dan berhak untuk mengimpor dan mendistribusikan Chaevi Charger di Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Distribusi. Perjanjian Distribusi akan berlaku selama 2 (dua) tahun atau sampai tanggal 22 Februari 2025 dan telah diperpanjang secara otomatis untuk dua tahun kedepan. qqq. On February 22, 2023, PT Energi Makmur Buana, a subsidiary ("EMB") and Daeyong Chaevi Co, Ltd. ("Chaevi") have entered into a Distribution Agreement whereby EMB acts as the Distributor for charger stations ("Chaevi Charger Stations") and is entitled to import and distribute Chaevi Charger in the Territory as referred to in the Distribution Agreement. The Distribution Agreement will be valid for 2 (two) years or until February 22, 2025 and has automatically been renewed for another two years. rrr. Pada tanggal 1 Oktober 2023, EMB dan Hyundai Motor Company (“HMC”) telah menandatangani Perjanjian Distribusi dimana EMB berperan rrr. On October 1, 2023, EMB and Hyundai Motor Company (“HMC”) have signed and entered into a Distribution Agreement where EMB act as Informasi/ Information Nilai/ Amount Pembiayaan Faktur Impor/ Import ● Pagu fasilitas/ Facility limit US$ 10.000.000 atau setara (or its equivalent in) Rp dan/and CNY Invoice Financing ● Komisi/ Commission 2% di atas Cost of Fund Bank / 2% over Bank’s Cost of Fund ● Jangka Waktu / Tenor 120 hari sejak tanggal pembiayaan/ 120 days from financing date Pinjaman Jangka Pendek/ ● Pagu fasilitas/ Facility limit US$ 7.000.000 atau setara (or its equivalent in) Rp dan/and CNY Short-term Loans ● Komisi/ Commission 2,25% di atas Cost of Fund Bank / 2.25% over Bank’s Cost of Fund ● Jangka Waktu / Tenor 120 hari/ 120 days LC impor dijamin/ Import LCs - Secured ● Pagu fasilitas/ Facility limit US$ 10.000.000 atau setara (or its equivalent in) Rp dan/and CNY ● Komisi/ Commission 0,4% per tahun dengan biaya komisi minimum US$100/ 0.4% per annum, with minimum fee of US$100 ● Biaya akseptasi LC/ LC acceptance fee 1,0% per tahun dengan biaya komisi minimum US$100/ 1.0% per annum, with minimum fee of US$100 LC impor tidak dijamin/ Import LCs - ● Pagu fasilitas/ Facility limit US$ 10.000.000 atau setara (or its equivalent in) Rp dan/and CNY Unsecured ● Biaya penerbitan LC/ LC issuance fee 0,4% per tahun dengan biaya komisi minimum US$100/ 0.4% per annum, with minimum fee of US$100 1,0% per tahun dengan biaya komisi minimum ● Biaya akseptasi LC/ LC acceptance fee US$100/ 1.0% per annum, with mini mum fee of US$100 Pinjaman Impor/ Import Loan ● Pagu fasilitas/ Facility limit US$ 10.000.000 atau setara (or its equivalent in) Rp dan/and CNY ● Komisi/ Commission 2% di atas Cost of Fund Bank / 2% over Bank’s Cost of Fund ● Jangka Waktu / Tenor 120 hari sejak tanggal pembiayaan/ 120 days from financing date Obligasi dan jaminan / Bond and guarantees● Pagu fasilitas/ Facility limit US$ 5.000.000 atau setara (or its equivalent in) Rp dan/and CNY Fasilitas/Facility
Page 222
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 218 - sebagai Distributor untuk bus listrik Hyundai (“Hyundai Bus”) dan berhak untuk mengimpor dan mendistribusikan Hyundai Bus di Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Distribusi. Perjanjian Distribusi akan berlaku sampai dengan 31 Desember 2025. Distributor for electric bus of Hyundai (“Hyundai Bus”) and entitled to import and distribute the Hyundai Bus in the Territory as stipulated in the Distribution Agreement. The Distribution Agreement is effective until December 31, 2025. sss. Pada tanggal 8 Januari 2024, EMB dan PT Abacus Kencana Industries. (“Abacus”) telah menandatangani Perjanjian Distribusi dimana EMB berperan sebagai Distributor untuk Abacus station (“Abacus Charger Station”) dan berhak untuk mendistribusikan Abacus Charger Station di Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Distribusi. Perjanjian Distribusi akan berlaku selama 3 (tiga) tahun atau sampai tanggal 8 Januari 2027. sss. On January 8, 2024, EMB and PT Abacus Kencana Industries. ("Abacus") have entered into a Distribution Agreement whereby EMB acts as the Distributor for charger stations ("Abacus Charger Stations") and is entitled to distribute “Abacus Charger Stations” in the Territory as referred to in the Distribution Agreement. The Distribution Agreement will be valid for 3 (three) years or until January 8, 2027. ttt. Pada tanggal 13 Maret 2024, EMB dan Higer Bus Company Limited telah menandatangani Perjanjian Distribusi dimana EMB berperan sebagai Distributor untuk bus listrik Higer dan berhak untuk mengimpor dan mendistribusikan Higer Bus di Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Distribusi. Perjanjian Distribusi akan berlaku selama 2 (dua) tahun. ttt. On March 13, 2024, EMB and Higer Bus Company Limited signed and entered into a Distribution Agreement where EMB acts as the Distributor for the electric bus of Higer and is entitled to import and distribute the Higer Bus in the Territory as stipulated in the Distribution Agreement. The Distribution Agreement is effective for 2 (two) years. uuu. Pada tanggal 2 Oktober 2023, EMB dan PT Bank KB Indonesia Tbk (“KB Bank”) menandatangani perjanjian fasilitas, dimana KB Bank bersedia memberikan fasilitas berikut ini kepada EMB: uuu. On October 2, 2023, EMB and PT Bank KB Indonesia Tbk (“KB Bank”) entered into facility agreement, wherein KB Bank agreed to provide EMB with the following facilities: Uncommitted LC atau SKBDN dengan baki kredit sebesar US$ 20.000.000 atau setara dalam mata uang lainnya, dengan jangka waktu 12 bulan sejak ditandatanganinya fasilitas. Biaya penerbitan sebesar 0,25% per bulan dari LC atau SKBDN yang diterbitkan (minimal US$ 50), sedangkan biaya akseptasi adalah 1,5% per tahun per penerbitan akseptasi (minimal US$ 50). Uncommitted LC or SKBDN at the amount of US$ 20,000,000 or its equivalent in other currencies, valid 12 months effective from signing of the facility. Issuance cost is 0.25% per month of LC or SKBDN issued (minimum of US$ 50), while acceptance cost is 1.5% per annum for each issuance of the acceptance (minimum of US$ 50). Uncommitted kredit modal kerja dengan baki kredit sebesar US$ 20.000.000 atau setara dalam mata uang lainnya, dengan jangka waktu 12 bulan sejak ditandatanganinya fasilitas. Pinjaman dikenakan bunga sebesar SOFR 3 bulan ditambah 3%, terutang setiap bulan, sedangkan pokok pinjaman dibayarkan paling lambat pada tanggal jatuh tempo fasilitas. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan bank atas kendaraan listrik dan komersial. Uncommitted working capital facility at the amount of US$ 20,000,000 or its equivalent in other currencies, valid 12 months effective from signing of the facility. The loan bears interest rate at 3-months SOFR plus 3%, payable monthly, while the principal is paid at the latest on the maturity date of the facility. The loan is used to finance electric vehicle and commercial vehicle. Jumlah baki kredit gabungan untuk fasilitas LC/SKBDN dan modal kerja adalah US$ 20.000.000. The combined limit facility for LC/SKBDN and working capital is US$ 20,000,000. Fasilitas ini mempunyai beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh EMB, termasuk pemenuhan beberapa ratio yang dihitung berdasarkan kinerja keuangan Perusahaan secara konsolidasian. The facility contains certain covenants that require EMB to fulfill, including some ratios measured based on the financial performance at the Company’s consolidation level. Pada tanggal 21 Oktober 2024, perjanjian fasilitas ini telah diperpanjang selama satu tahun, dengan On October 21, 2024, this facility agreement was extended for another one year, with facility limit
Page 223
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 219 - limit fasilitas turun menjadi US$ 10.000.000 . Pada tanggal 29 Oktober 2025, EMB dan KB Bank menandatangani perpanjangan perjanjian fasilitas sampai dengan tanggal 2 Oktober 2026, dengan beberapa perubahan syarat dan kondisi antara lain perubahan suku bunga kredit modal kerja menjadi SOFR 3 bulan + 1,75%. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo terutang atas fasilitas LC/SKBDN sebesar US$ 1.631.551. decrease to US$ 10,000,000 . On October 29, 2025, EMB and KB Bank signed extension facility agreement until October 2, 2026, with changes in some terms and conditions, among others, changes in interest on working capital facility to 3-months SOFR + 1.75%. As of September 30, 2025 and December 31, 2024, outstanding loan amount under the LC/SKBDN facility amounted to US$ 1,631,551. vvv. Pada tanggal 9 Mei 2025, EMB dan PT Sany Heavy Industry (“Sany”) menandatangani Nota Kesepahaman mengenai Kerjasama Pengembangan Truk Listrik Pertambangan dimana EMB ditunjuk sebagai partner strategis oleh Sany dan berhak untuk mengimpor dan mendistribusikan Truk Listrik merek Sany termasuk pelaksanaan jasa layanan purna jual di Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Nota Kesepahaman. Nota Kesepahaman akan berlaku selama 3 tahun atau sampai dengan tanggal 8 Mei 2028. vvv. On May 9, 2025, EMB and PT Sany Heavy Industry (“Sany”) signed a Memorandum of Understanding regarding the Cooperation in the Development of Mining Electric Trucks where EMB was appointed as a strategic partner by Sany and has the right to import and distribute Sany brand Electric Trucks including conduct after-sales service in the Region as referred to in the Memorandum of Understanding. The Memorandum of Understanding will be valid for 3 years or until May 8, 2028. www. Pada tanggal 21 Mei 2025, EMB dan PT Transportasi Jakarta (TJ) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Pengujian Bus Listrik dengan spesifikasi tertentu di rute operasi TJ. Nota Kesepahaman akan berlaku selama 1 tahun. www. On May 21, 2025, EMB and PT Transportasi Jakarta (TJ) signed a Memorandum of Understanding on the Implementation of Electric Bus Testing with a certain specification on the operational route of TJ. The Memorandum of Understanding will be valid for 1 year. xxx. Pada tanggal 17 Oktober 2023, PT Xapiens Teknologi Indonesia (“XTI”) menandatangani perjanjian fasilitas dengan PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”), dan telah diamandemen terakhir pada tanggal 13 Desember 2024, dimana OCBC memberikan beberapa fasilitas berikut kepada XTI: xxx. On October 17, 2023, PT Xapiens Teknologi Indonesia (“XTI”) signed facility agreement with PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”), which was amended last on December 13, 2024, wherein OCBC agreed to provide the following facilities to XTI: Periode Pembayaran Fasilitas/ Jenis Fasilitas/ Nilai/ Pembayaran Kemb ali/ Bunga/ Jaminan/ bunga/ Interest Facility Type of Facility Amount Repayment Interes t Guarantee payment method Term loan 1 yang bersifat Membiayai pembelian Rp15,00 0,000,000/ 31 Maret 2029 dengan 36 kali 8,5% per tahun, floating mengikuti Jaminan fidusia atas Bulanan/ committed/ bahan terkait proyek US$ 928.103 angsuran per bulan, dimana angsuran cost of fund bank yang mengikuti tagihan XTI dari PT Pos Monthly basis Committed Term Loan 1 jangka panjang dengan pertama dilakukan pada bulan t ingkat suku bunga Bank Indonesia/ Indonesia sampai d engan PT Pos Indonesia/ berikutnya setelah masa grace period 8,5% per annum, floating based on nilai jaminan To finance purchase of 3 bulan berakhir/ March 31, 2023 with Bank's cost of fund referred to Bank Rp 18.750.000.000/ material related to long 36 monthly installment wher e first Indonesia's interest rate Fiducia on XTI's a ccounts term contracts with PT installment starts on the nex t minth receivable from PT Pos Pos Indonesia after end of 3-month grace period Indon esia up to the amount of RP 18,750,000,000 Deman loan yang bersifat Membiayai kebutuhan Rp55,00 0,000,000/ 16 Oktober 2025 (12 bulan)/ 8% per tahun, floating mengikuti Jaminan fidusia atas Sesuai dengan uncommitted/ Uncommitted modal kerja rutin terkait US$ 3.403.044 October 16, 2025 (12 months) cost of fund bank yang mengikuti tagihan XTI dari PT Pos tanggal yang demand loan proyek/ tingkat suku bunga Bank Indonesia/ Indonesia sampai dengan ditentukan lebih To finance routine 8% per annum, floating based on nilai jaminan Rp lanjut dengan working capital related Bank's cost of fund referred to Bank 68.750.000.000/ perjanjian/ to projects Indonesia's interest rate Fiducia on XTI' s accounts In accordance with receivable from PT Pos the dates determined Indonesia up to the further in the agreemen amount of RP 68,750,000,000 Bank Garansi (BG)/ Standby Memfasilitasi penerbitan Rp10,000,000,000/ 16 Oktober 2025/ Biaya penerbitan BG/SBLC 0,5% Letter of Credit (SBLC) yang jaminan (counter US$ 618.735 October 16, 2025 per tahun dari setiap penerbitan bersifat uncommitted/ guarantee) untuk proyek BG/SBLC/ Uncommitted Bank Guarantee XTI/ To facilitate Issuance fee of BG/SBLC 0,5% per (BG) Standby Letter of Credit guarantee (and counter annum for each issuance of BG?SBLC (SBLC) guarantee) for XTI's projects
Page 224
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 220 - Fasilitas ini mencakup persyaratan tertentu, termasuk mempertahankan rasio keuangan, sebagaimana dijabarkan lebih lanjut dalam perjanjian. The facility contains certain covenants, including maintaining certain financial ratios, as further detailed in the agreement. Pada tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, XTI dan OCBC sedang berdiskusi terkait dengan perpanjangan fasilitas dan perubahan beberapa persyaratan fasilitas. As of the date of the consolidated financial statements, XTI and OCBC are discussing the extension of the facility and amendment of certain terms in the facility. yyy. Pada tanggal 26 Juni 2025, KBN (entitas anak) telah melakukan penandatanganan pinjaman jangka panjang dengan Mandiri Jenis pinjaman tersebut adalah kredit investasi dengan tujuan pembiayaan kembali atas pengadaan 60 unit bus listrik, 18 unit charger dan infrastruktur stasiun pengisian daya yang dilakukan oleh KBN senilai Rp210.000.000.000,-. yyy. On June 26, 2025, KBN (a subsidiary) entered into a long-term loan agreement with Mandiri The loan facility is classified as an investment credit facility, intended for the refinancing of the procurement of 60 electric buses, 18 charging units, and related charging station infrastructure, with a total value of Rp210,000,000,000. Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar tarif Indonia + 1,65% per tahun, dengan skema pembayaran pokok pinjaman beserta bunga secara triwulanan yang akan dibayarkan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Hingga tanggal pelaporan, KBN telah melakukan pembayaran pokok sebesar Rp7.875.000.000 dan bunga sebesar Rp3.679.653.542. Fasilitas akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2033. Seluruh pinjaman telah dicairkan dalam satu kali penarikan pada tanggal 30 Juni 2025. Sesuai dengan perjanjian pinjaman, KBN wajib memenuhi beberapa persyaratan (covenants) sebagai berikut: Mempertahankan rasio Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 100% pada tahun 2025, dan minimal 105% sejak tahun 2026 hingga fasilitas pinjaman lunas; Mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas maksimal 400% di mana utang yang dimaksud adalah utang berbunga dan ekuitas adalah Modal disetor ditambah pinjaman pemegang saham (subordinated); Per tanggal pelaporan, KBN telah mematuhi seluruh ketentuan keuangan dan non-keuangan sebagaimana diatur dalam perjanjian pinjaman. The loan bears interest at the Indonia rate plus 1.65% per annum, with a repayment scheme involving principal and interest payments made quarterly in March, June, September, and December. As of the reporting date, KBN has made payments of principal amounting to Rp7,875,000,000 and interest amounting to Rp3,679,653,542. The facility will mature on December 31, 2033. The entire loan was disbursed in a single drawdown on June 30, 2025. In accordance with the loan agreement, the Entity is required to comply with the following covenants: Maintain a Debt Service Coverage Ratio (DSCR) of at least 100% in 2025, and at least 105% from 2026 until the loan facility is fully repaid; Maintain a maximum debt-to-equity ratio of 400%, where debt refers to interest-bearing liabilities and equity refers to paid-up capital plus subordinated shareholder loans; As of the reporting date, KBN has complied with all financial and non-financial covenants stipulated in the loan agreement. zzz. KSH (entitas anak) telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Big Bird Pusaka pada tanggal 2 Agustus 2024 untuk penyewaan 5 unit bus listrik (EV bus) dan 1 unit charger. Perjanjian ini mencakup ketentuan terkait asuransi, harga sewa, dan pemeliharaan unit. Masa sewa dimulai pada tanggal 10 Agustus 2024 dan berakhir pada tanggal 7 Januari 2025. Perjanjian ini juga menetapkan bahwa kontrak dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak sebelum masa sewa berakhir. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Agustus 2025, dan saat ini sedang dalam tahap finalisasi perjanjian untuk diperpanjang lebih lanjut hingga Desember 2025. zzz. On August 2, 2024, KSH (a subsidiary) entered into a cooperation agreement with PT Big Bird Pusaka for the lease of 5 electric buses (EV buses) and 1 charger. The agreement includes provisions related to insurance, rental price, and unit maintenance. The lease period begins on August 10, 2024, and ends on January 7, 2025. The agreement also stipulates that the contract may be extended based on evaluations conducted by both parties before the lease period expires. This agreement has been extended until August 31, 2025, and is currently in the finalization stage for a further extension until December 2025.
Page 225
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 221 - aaaa. Pada tanggal 30 Oktober 2023, KSH (entitas anak) menandatangani perjanjian sewa menyewa dengan Perusahaan Umum (Perum) Damri dimana KSH sepakat untuk menyewakan 26 unit bus listrik dan 8 unit charger kepada Damri untuk jangka waktu lima tahun, dapat diperpanjang selama lima tahun lagi tergantung pada evaluasi sewa. Jika tidak ada evaluasi, maka perjanjian secara otomatis diperpanjang. Perjanjian tersebut menetapkan beberapa syarat dan ketentuan untuk sewa, antara lain perhitungan kilometer layanan selama masa sewa, harga sewa, asuransi dan pemeliharaan unit dan detail spesifikasi unit. aaaa. On October 30, 2023, KSH (a subsidiary) entered into leasing agreement with Perusahaan Umum (Perum) Damri wherein KSH agreed to lease 26 units of electric bus and 8 units of charger to Damri for a period of five years, extendable for another five years subject to evaluation of the lease. Should there be absence of the evaluation, then the agreement is automatically extended. The agreement sets-up several terms and conditions for the lease, including among others calculation of kilometer of services during the lease period, lease price, insurance and maintenance of the units and detail specification of the units. bbbb. KSH dan KRO (entitas anak) menandatangani perjanjian sewa menyewa dengan PT Pixel Komunitas (Pixel) dimana KSH dan KRO masing – masing sepakat untuk menyewakan 1 unit bus listrik dan 1 unit wall charger serta 5 unit motor listrik kepada Pixel untuk jangka waktu lima tahun dari tanggal 3 Juni 2024 sampai dengan 2 Juni 2029, dapat diperpanjang selama lima tahun lagi tergantung pada evaluasi sewa. Jika tidak ada evaluasi, maka perjanjian secara otomatis diperpanjang. bbbb. KSH and KRO (subsidiaries) entered into leasing agreement with PT Pixel Komunitas (Pixel) wherein KSH and KRO each agreed to lease 1 unit of electric bus, 1 unit of wall charger and 5 units of electric motors, respectively, to Pixel for a period of five years from June 3, 2024 to June 2, 2029, extendable for another five years subject to evaluation of the lease. Should there be absence of the evaluation, then the agreement is automatically extended. Perjanjian tersebut menetapkan beberapa syarat dan ketentuan untuk sewa, antara lain perhitungan kilometer layanan selama masa sewa, harga sewa, asuransi dan pemeliharaan unit dan detail spesifikasi unit. The agreement sets-up several terms and conditions for the lease, including among others calculation of kilometer of services during the lease period, lease price, insurance and maintenance of the units and detail specification of the units. cccc. KSH (entitas anak) pada tanggal 13 Agustus 2025 menandatangani perjanjian sewa menyewa dengan PT Ecocare Indo Pasifik Tbk., dimana KSH sepakat untuk menyewakan 1 (satu) unit bus listrik dengan jangka waktu perjanjian 8 tahun terhitung sejak tanggal 28 July 2025 sampai dengan tanggal 27 July 2033. Apabila tidak ada evalusasi sewa sebelum 6 bulan berakhirnya kontrak, maka perjanjian secara otomatis diperpanjang dengan waktu yang ditentukan. Perjanjian tersebut menetapkan beberapa syarat dan ketentuan untuk sewa, antara lain perhitungan kilometer layanan selama masa sewa, harga sewa, asuransi dan pemeliharaan unit dan detail spesifikasi unit. cccc. On August 13, 2025, KSH (a subsidiary) entered into a lease agreement with PT Ecocare Indo Pasifik Tbk., under which KSH agreed to lease out one (1) electric bus unit for a period of eight years, starting from July 28, 2025, until July 27, 2033. If no lease evaluation is conducted six months before the expiration of the contract, the agreement will be automatically renewed for a period to be determined The agreement sets forth several terms and conditions of the lease, including the calculation of service kilometers during the lease period, rental price, insurance and unit maintenance, as well as detailed unit specifications
Page 226
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 222 - 55. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 55. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: At September 30, 2025 and December 31, 2024, the Group had monetary assets and liabilities in foreig n currencies as follows: Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kurs konversi yang digunakan Grup serta kurs yang berlaku pada tanggal 30 Oktober 2025 adalah sebagai berikut: At September 30, 2025 and December 31, 2024, the conversion rates used by the Group and the prevailing rates on October 30, 2025 are as follows: Sehubungan dengan fluktuasi kurs mata uang asing US$ terhadap mata uang asing, Grup mencatat kerugian selisih kurs mata uang asing bersih sebesar US$ 6.050.423 pada tahun 2025 (2024: kerugian sebesar US$ 4.502.818). In relation with fluctuation of US$ against foreign currencies, the Group recorded net loss on foreign exchange of US$ 6,050,423 in 2025 (2024: loss of US$ 4,502,818). Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen Asing/ US$/ Asing/ US$/ Foreign Equivalent in Foreign Equivalent in Currency US$ Currency US$ Aset Assets Kas dan setara kas IDR 3.259.055.426.880 195.387. 016 3.707.326.996.420 229.385.410 Cash and cash equivalents SGD 1.993.643 1.545.881 2. 181.813 1.609.069 EUR 116.249 136.325 6 .106 6.366 AUD 85.025 55.853 97.969 61.113 INR 84.637 953 84.007 988 PGK 17.220 4.054 95.265 23.461 QAR 6.999 1.919 6.994 1.917 JPY 892 600 89.999 570 Aset keuangan lainnya IDR 93.032.232.960 5.57 7.472 45.291.419.080 2.802.34 0 Other financial assets Piutang usaha IDR 3.512.228.753.640 210.565.273 2.142.114.599.266 132.540.193 Trade accounts receivable Piutang lain-lain IDR 251.187.839.640 15.059.2 23 348.318.704.696 21.551.708 Other accounts receivable Aset lancar lainnya IDR - - 167.913.369.666 10.3 89.393 Other current assets Pajak dibayar dimuka IDR 966.833.769.403 57.96 3.655 1.496.936.123.025 92.620.723 Prepaid taxes Klaim pengembalian pajak IDR 348.788.124.120 2 0.910.559 400.761.857.262 24.79 6.551 Claim for tax refund Jumlah Aset 507.208.783 515.789.802 T otal Assets Liabilitas Pinjaman jangka pendek IDR 338.028.623.400 20. 265.505 647.211.443.634 40.045. 257 Short-term loans CNY 16.299.717 2.290.032 2.0 00.007 273.998 Utang usaha IDR 3.349.997.522.400 200.839.180 3.734.519.803.850 231.067.925 T rade accounts payable EUR 331.605 388.874 6 25.353 652.025 SGD 36.265 28.120 386.520 285.055 AUD 3.952 2.596 5.170 3.225 Utang pajak IDR 209.496.296.400 12.559.730 187.256.556.167 11.586.224 Taxes payable Utang lain-lain dan Other accounts payable and biaya masih harus dibayar IDR 787.765.058.280 47.228.121 1.290.981.115.346 79.87 7.559 accrued expenses AUD 100.332 65.908 - - Utang jangka panjang IDR 3.012.142.721.280 180.58 4.096 17.396.792.639 1.076.401 Lo ng term loan Jumlah Liabilitas 464.252.162 364.867.669 Total Liabilities Jumlah Aset Moneter Bersih 42.956.621 150.9 22.133 Total Net Monetary Assets 30 September/September 30, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Page 227
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 223 - 56. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI NON KAS 56. SUPPLEMENTAL DISCLOSURES ON NONCASH INVESTING ACTIVITIES Grup melakukan transaksi non kas yang tidak disajikan dalam laporan arus kas konsolidasian dengan rincian sebagai berikut: Group have non-cash activities that were not presented in the consolidated statements of cash flows with details as follows: <, 57. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN 57. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING FROM FINANCING ACTIVITIES Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam liabilitas Grup yang timbul dari aktivitas pendanaa n, termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan perubahan non kas. Liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan adalah liabilitas yang arus kas , atau arus kas masa depannya, diklasifikasikan dalam laporan arus kas konsolidasian Grup sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan. The table below details changes in the Group’s liabilities arising from financing activities, incl uding both cash and non-cash changes. Liabilities arising from financing activities are those for which cash flows were, or future cash flows will be, classified in t he Group’s consolidated statement of cash flows as cash flows from financing activities. Amortisasi biaya transaksi dan pengaruh perubahan Bunga yang Arus kas bersih dari kurs/ Amortization of dikapitalisasi Pengambilalihan saham 1 Januari/ aktivitas pendanaan/ transaction cost and ke pokok/ Interest tambahan NAN/ 31 Desember/ January 1, Financing foreign exchange capitalization Additional shares Perubahan nonkas/ December 31, 2024 cashflows - net impact to principal acquisition NAN N oncash changes 2024 US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ Pinjaman jangka pendek 58.409.213 11.556.5 75 (479.226) 78.632 439.000 - 70.004.194 Short-term loans Pinjaman jangka panjang 163.826.095 338.779. 576 307.499 14.155 46.397 - 502.973.722 Long- term loans Pinjaman yang dapat dikonversik 20.092.531 10.244.545 608.697 - - (2.417.021) 28.52 8.752 Convertible loan Liabilitas sewa 16.320.413 (10.786.472) (1.165.616) (1.113.630) - 9.846.627 13.101.322 Lease liabilities Utang obligasi 833.281.900 (377.747.222) 5.246.15 8 (5.346.404) - (1.241.000) 454.193.4 32 Bonds payable Premium utang obligasi - (3. 854.138) - - - - (3.854.138) Premium on bonds payable Biaya transaksi - (466.423) 5.284.221 - - (205.33 6) 4.612.462 Transaction cost 1.091.930.152 (32.273.559) 9.801.733 (6.367.247) 485.397 5.983.270 1.069.559.746 Non kas/Non-cash 58. KONDISI EKONOMI 58. CURRENT ECONOMIC CONDITION Berdasarkan data historis harga batubara sangat fluktuatif. Fluktuasi harga batubara yang terus berlanjut di masa datang dapat mempengaruhi operasi Grup dan/atau pelanggan Grup. Dampak keadaan ekonomi juga mempengaruhi kondisi keuangan para pelanggan yang meningkatkan risiko tidak tertagihnya piutang dari pelanggan. Disamping Based on historical data, coal prices are very volatile. Continued fluctuation of coal price in the future m ay affect Group’s and/or its customers’ operations. In addition, the effects of the economic situation on the financial condition of the customers have increased the credit risk inherent in the receivables from 2025 2024 US$ US$ Additions to property, plant and equipment, Perolehan aset tetap, aset ekplorasi dan evaluasi, exploration and evaluation assets, mining properties properti pertambangan dan aset hak guna melalui: and right of use assets through: Utang bank dan utang lain-lain 19.679.684 8.048.570 Bank loan and other payable Liabilitas sewa 16.360.235 7.854.057 Leased liabilities Perolehan aset tidak berwujud melalui utang 1.339.05 6 744.793 Additions of intangible assets through payable Amortisasi biaya transaksi dan pengaruh perubahan Bunga yang Arus kas bersih dari kurs/ Amortization of dikapitalisasi aktivitas pendanaan/ transaction cost and ke pokok/ Interest 1 Januari/ Financing foreign exchange capitalization Perubahan non kas 30 September/ January 1, 2025 cashflows - net impact to principles /Non-cash changes September 30, 2025 Pinjaman jangka pendek 70.004.194 (39.190.481) (480.655) (137.027) - 30.196.031 Short-term loans Pinjaman jangka panjang - pihak ketiga 501.897.321 22.363.592 (1.856.727) 955.831 - 523.360.017 Long-term loans - third parties Pinjaman jangka panjang - pihak berelasi 1.076.401 (533.691) 23.094 19.491 - 585.295 Long-term loan s - related party Liabilitas sewa 13.101.322 (7.357.396) (4.170.239) (1.166.694) 16.360.235 16.767.228 Lease liabilities Utang obligasi 454.193.432 - 958.546 11.059.028 - 466.211.006 Bonds payable Pinjaman yang dapat dikonversikan 28.528.752 - - 5 58.534 - 29.087.2 86 Convertible loans 1.068.801.422 (24.717.976) (5.525.981) 11.289.163 16.360.235 1.066.206.863 Non Kas/Non-cash
Page 228
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 224 - itu terdapat risiko dari ketidakpastian kebijakan pemerintah Indonesia dalam perizinan pertambangan. customers. In addition, there is an uncertain risk from Indonesian government policy in mining regulation. Perubahan kondisi ekonomi tergantung kepada kondisi ekonomi global - suatu tindakan yang berada diluar kendali Grup. Oleh karena itu, tidaklah mungkin untuk menentukan dampak masa depan kondisi ekonomi terhadap likuiditas dan pendapatan Grup atau pengaruh krisis terhadap investor, pelanggan, dan pemasok Grup. Changes in the economic condition is dependent on global economic conditions, which is beyond the Group’s control. It is not possible to determine th e future effect the economic condition may have on the Group’s liquidity and earnings, including the effec t flowing through from its investors, customers and suppliers. Manajemen menyakini bahwa Grup memiliki sumber daya yang cukup untuk melanjutkan operasinya di masa depan sehingga laporan keuangan konsolidasian tetap dapat disajikan dengan mempertahankan asumsi kelangsungan usaha. The management believes that the Group has adequate resources to continue its operations for the near future. Accordingly, the Group continues to adopt the going concern basis in preparing the consolidated financial statements. 59. LABA TIDAK DICADANGKAN DAN DIVIDEN TUNAI a. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan tanggal 19 April 2023, diputuskan antara lain pencadangan laba ditahan sebesar US$ 6.065.935 sebagai tambahan dana cadangan wajib Perusahaan sesuai dengan ketentuan Pasal 70 Undang-undang No. 40 tahun 2007 sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jumlah laba ditahan yang dicadangkan Perusahaan setelah keputusan diatas menjadi sebesar US$ 11.378.431. 59. UNAPPROPRIATED RETAINED EARNINGS AND CASH DIVIDENS a. Based on Annual General Meeting of Shareholders of the Company dated April 19, 2023, it was approved among other appropriation retained earnings of US$ 6,065,935 as an additional to the Company’s mandatory reserve fund to comply with Article 70 Law No. 40 of 2007 as last amended by Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation. Total Company’s appropriated retained earnings after the above is US$ 11,378,431. b. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan tanggal 6 Mei 2024, diputuskan antara lain pembagian dividen final sebesar US$ 30,000,000 (setara dengan Rp 479.340.000.000, dikonversi menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal pencatatan), yang merupakan kurang lebih 25% dari laba konsolidasian Perusahaan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2023. Dividen per saham dibulatkan menjadi US$ 0.0057662. b. Based on Annual General Meeting of Shareholders of the Company dated May 6, 2024, it was approved among other things, distribution of final dividend at the amount of US$ 30,000,000 (equivalent to Rp 479,340,000,000, translated using Bank Indonesia middle rate at recording date), representing approximately 25% of the Company’s consolidated profit attributable to owners of the Company for financial year 2023. Dividend per share is rounded up to US$ 0,0057662. c. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan tanggal 5 Mei 2025, diputuskan antara lain pembagian dividen final sebesar US$ 5,041,898 (setara dengan Rp 82.885.542.856, dikonversi menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal pencatatan), yang merupakan kurang lebih 50% dari laba konsolidasian Perusahaan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2024. Dividen per saham dibulatkan menjadi US$ 0.00097. c. Based on Annual General Meeting of Shareholders of the Company dated May 5, 2025, it was approved among other things, distribution of final dividend at the amount of US$ 5,041,898 (equivalent to Rp 82,885,542,856, translated using Bank Indonesia middle rate at recording date), representing approximately 50% of the Company’s consolidated profit attributable to owners of the Company for financial year 2024. Dividend per share is rounded up to US$ 0,00097.
Page 229
PT. INDIKA ENERGY Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) PT. INDIKA ENERGY Tbk. AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS SEPTEMBER 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2025 AND 2024 (UNAUDITED) (Continued) - 225 - 60. PERISTWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 60. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD Pada bulan Oktober 2025, Perusahaan menempatkan investasi pada surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa melalui penawaran umum PT Danantara Investment Management (Perseroan) dengan rincian sebagai berikut: Rp 150.000.000.000 pada seri A dengan bunga 2% per tahun yang dibayarkan setiap tahun dimulai pada tanggal 21 Oktober 2026. Surat utang seri A akan jatuh tempo pada tanggal 22 Oktober 2030. Rp 150.000.000.000 pada seri B dengan bunga 2% per tahun yang dibayarkan setiap tahun dimulai pada tanggal 21 Oktober 2026. Surat utang seri B akan jatuh tempo pada tanggal 21 Oktober 2032. In October 2025, the Company has placed an investment in long-term debt securities offered without a public offering of PT Danantara Investment Management (Perseroan), with details as follow: Rp 150,000,000,000 series A with interest of 2% per annum, payable annually starting from October 21, 2026. Series A debt securities will mature on October 22, 2030. Rp 150,000,000,000 series B with interest of 2% per annum, payable annually starting from October 21, 2026. Series B debt securities will mature on October 21, 2032. 61. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 61. MANAGEMENT’S RESPONSIBILITY AND APPROVAL OF CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian dari halaman 1 sampai 225 merupakan tanggung jawab manajemen, dan telah disetujui oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 30 Oktober 2025. The preparation and fair presentation of the consolidated financial statements on pages 1 to 225 were the responsibilities of the management and were approved by the Company’s Directors and authorized for issue on October 30, 2025.